Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung
Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati BandungNot a member yet
53115 research outputs found
Sort by
Rancang bangun Aplikasi Deteksi Dini Kanker Kulit Melanoma menggunakan Mobilenetv3 dengan ekstraksi fitur Glcm dan algoritma Canny
Kanker kulit melanoma merupakan salah satu jenis kanker yang paling berbahaya dan memerlukan deteksi dini untuk meningkatkan peluang kesembuhan. Penelitian ini merancang dan mengembangkan aplikasi mobile berbasis deep learning untuk mendeteksi melanoma menggunakan arsitektur MobileNetV3, dengan metode Gray-Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) untuk ekstraksi fitur tekstur dan Canny Edge Detection untuk analisis tepi lesi kulit. Dataset yang digunakan berasal dari ISIC (International Skin Imaging Collaboration), terdiri dari citra melanoma dan non-melanoma. Model dilatih dengan TensorFlow, kemudian dikonversi ke TensorFlow Lite dan diintegrasikan pada aplikasi berbasis Flutter. Hasil pengujian menunjukkan akurasi training dan validasi yang baik, namun pada pengujian nyata akurasi hanya mencapai 60%, yang mengindikasikan adanya overfitting. Pengujian aplikasi menggunakan black-box testing memastikan seluruh fungsi berjalan dengan baik, sedangkan usability testing (SUS) memperoleh skor 77,16 yang termasuk kategori acceptable. Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi mampu membantu deteksi dini melanoma secara dasar, namun masih memerlukan peningkatan kualitas dataset dan optimasi model agar performa lebih stabil
Konsep lisan dan aurat dalam Al-Qur'an dan relevansinya dengan etika penggunaan sosial media
INDONESIA:
Penelitian ini mengkaji bagaimana konsep terkait menjaga lisan dan aurat di dalam Al-Qur’an. Pokok dari permasalahan ini adalah untuk mencoba melihat relevansi dari aturan yang ada didalam Al-Qur’an untuk menjawab masalah yang ada dalam etika penggunaan sosial media. Secara garis besar segala aktivitas yang ada didalam sosial media merupakan aktivitas yang berkaitan dengan tulisan dan penampilan. Tulisan itu sendiri adalah perwujudan dari bahasa utama manusia yaitu lisan. Dan dalam menjaga penampilan hendaknya berakar pada aturan untuk menjaga auratnya.
Berdasarkan data yang digunakan dalam penelitian ini, maka sumber data terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini ialah ayat-ayat Al-Qur’an tentang menjaga lisan dan aurat. Sedangkan sumber data sekundernya adalah buku-buku dan jurnal yang relevan dengan pembahasan penelitian ini. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis.
Hasil penelitian ini ialah didalam Al-Qur’an terdapat anjuran maupun larangan dalam menjaga lisan yaitu berupa larangan berdusta, berhati-hati sebelum berbicara, membalikan makna, berkata yang baik, berkata yang benar dan berkata dengan lemah lembut. Sedangkan terkait aurat, Al-Qur’an berbicara tentang empat hal, yaitu fitrah manusia menjaga aurat, kewajiban menjaga aurat, menjaga pandangan dan batasan aurat. Konsep dari menjaga lisan dan aurat ini relevan dengan etika penggunaan sosial media karena dapat menjawab dari setiap masalah yang ada dan sesuai dengan aturan hukum yang ada.
ENGLISH:
This study examines how the concepts of guarding one's speech and aurat are addressed in the Qur'an. The main issue here is to explore the relevance of the rules outlined in the Qur'an in addressing ethical concerns related to the use of social media. In general, all activities on social media involve writing and appearance. Writing itself is the manifestation of the primary language of humans, which is speech. And in maintaining appearance, one should adhere to the rules for maintaining aurat.
Based on the data used in this study, the data sources consist of primary and secondary data sources. The primary data sources used in this study are the verses of the Qur'an about guarding one's speech and aurat. The secondary data sources are books and journals relevant to the discussion in this study. The method used is descriptive analysis.
The results of this study indicate that the Qur'an contains both recommendations and prohibitions regarding the preservation of speech, such as prohibitions against lying, being cautious before speaking, twisting meanings, speaking kindly, speaking truthfully, and speaking gently. Regarding modesty, the Qur’an addresses four aspects: the natural inclination of humans to maintain aurat, the obligation to maintain aurat, guarding one’s gaze, and the boundaries of aurat. The concept of maintaining aurat in speech and behavior is relevant to social media ethics as it addresses various issues.
ARABIC:
هذا البحث يدرس كيفية تطبيق مفهوم الحفاظ على اللسان والعورة في القرآن الكريم. جوهر هذه المسألة هو محاولة النظر في مدى صلة القواعد الواردة في القرآن الكريم بمعالجة المشكلات المتعلقة بأخلاقيات استخدام وسائل التواصل الاجتماعي. بشكل عام، جميع الأنشطة الموجودة في وسائل التواصل الاجتماعي هي أنشطة تتعلق بالكتابة والمظهر. الكتابة نفسها هي تجسيد للغة الرئيسية للإنسان وهي اللسان. وفي الحفاظ على المظهر يجب أن يكون متجذراً في القواعد المتعلقة بالحفاظ على العورة.
استنادًا إلى البيانات المستخدمة في هذا البحث، فإن مصادر البيانات تتكون من مصادر أولية ومصادر ثانوية. المصادر الأولية المستخدمة في هذا البحث هي آيات القرآن الكريم المتعلقة بحفظ اللسان والعورة. أما المصادر الثانوية فهي الكتب والمجلات ذات الصلة بموضوع البحث. الطريقة المستخدمة هي الطريقة الوصفية التحليلية.
نتائج هذا البحث هي أن القرآن الكريم يحتوي على توصيات ومحظورات فيما يتعلق بحفظ اللسان، منها تحريم الكذب، والتأني قبل الكلام، وتغيير المعنى، والكلام الطيب، والكلام الصادق، والكلام اللطيف. أما فيما يتعلق بالعورة، فإن القرآن يتحدث عن أربعة أمور، وهي: فطرة الإنسان في حفظ العورة، وواجب حفظ العورة، وحفظ البصر، وحدود العورة. مفهوم حفظ اللسان والعورة هذا ذو صلة بأخلاقيات استخدام وسائل التواصل الاجتماعي لأنه يمكن أن يجيب على كل مشكلة موجودة ويتوافق مع القواعد القانونية الموجودة
Analisis maqashid syariah dalam anggaran pendapatan belanja negara dan pengaruhnya terhadap rasio gini di Indonesia
Ketimpangan sosial merupakan permasalahan krusial dalam pembangunan ekonomi di Indonesia yang diukur melalui Rasio Gini. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen fiskal berperan penting dalam mengurangi ketimpangan pendapatan melalui alokasi belanja negara yang tepat sasaran. Dalam perspektif Islam, keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat merupakan bagian dari tujuan utama syariat (maqāṣid al-syarī‘ah)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi maqasid syariah dalam struktur APBN serta menguji pengaruhnya terhadap tingkat ketimpangan sosial di Indonesia yang tercermin melalui Rasio Gini. Selain itu, penelitian ini juga berusaha memberikan kontribusi akademik dalam pengembangan literatur mengenai integrasi ekonomi Islam dengan kebijakan fiskal negara, serta menawarkan rekomendasi praktis bagi pengambil kebijakan agar pengelolaan APBN dapat lebih berpihak pada kesejahteraan rakyat sesuai prinsip syariah Dalam penelitian ini, maqasid syariah digunakan sebagai kerangka teoritis yang mencakup pemeliharaan agama (ḥifẓ al-dīn), jiwa (ḥifẓ al-nafs), akal (ḥifẓ al- ‘aql), keturunan (ḥifẓ al-nasl), dan harta (ḥifẓ al-māl). Alokasi APBN dianalisis berdasarkan fungsi belanja negara yang relevan dengan dimensi maqasid syariah, Dengan pendekatan ini, penelitian berupaya menjelaskan keterkaitan antara kebijakan fiskal berbasis maqasid syariah dengan tingkat pemerataan distribusi pendapatan di Indonesia.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dandata sekunder berupa laporan realisasi APBN dan data Rasio Gini di Indonesia selama periode 1994-2024. Analisis dilakukan melalui metode regresi untuk menguji hubungan antara variabel alokasi belanja negara yang dipetakan berdasarkan dimensi maqasid syariah dengan tingkat ketimpangan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa komponen belanja negara yang sejalan dengan maqasid syariah, seperti pendidikan dan perlindungan sosial, berpengaruh signifikan dalam menurunkan Rasio Gini. Namun, terdapat pula alokasi anggaran yang kurang efektif dalam mendukung pemerataan
Implementasi distilbert pada chatbot dalam pengembangan media informasi haji dan umrah
Di dalam era baru yang serba digital ini, perguruan tinggi terus mencari cara yang inovatif dengan tujuan untuk meningkatkan layanan akademis dan untuk memperlancar penyebaran informasi. Salah satu langkah yang diambil dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan dan memperlancar penyebaran informasi dalam bidang pendidikan adalah dilakukannya integrasi dengan chatbot, yang semakin populer di dalam berbagai bidang kehidupan. Di dalam kasus ini, program studi Manajemen Haji dan Umrah di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung melakukan upaya untuk memanfaatkan teknologi chatbot untuk mengembangkannya sebagai salah satu platform yang menjadi media untuk menyebarkan informasi yang lebih efisien dan mudah digunakan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk merancang dan membangun teknologi chatbot yang memiliki kemampuan untuk memberikan jawaban terhadap berbagai macam pertanyaan yang berkaitan dengan haji dan umrah dengan menggunakan neural networks yang menjadi arsitektur DistilBERT serta untuk mengetahui kinerja dari model yang dilatih dengan menggunakan metodologi penelitian CRISP-DM.
Penelitian ini menggunakan tiga skenario pelatihan model, yaitu skenario pelatihan dengan epoch 10, epoch 15 dan epoch 20. Hasil dari pelatihan model neural networks dengan menggunakan arsitektur ini menunjukkan bahwa skenario dengan jumlah epoch 15 memiliki nilai loss yang paling rendah yaitu sebesar 0.239 dan memiliki nilai akurasi yang paling tinggi yaitu sebesar 98%.
ENGLISH:
In this new era of digital transformation, universities are constantly looking for innovative ways in order to enhance academic services and streamline information dissemination. One of the approaches taken to improve services and facilitate the spread of information in education is the integration of chatbots, which have become increasingly popular in various fields of life. In this context, the Hajj and Umrah Management study program at Sunan Gunung Djati State Islamic University in Bandung has made efforts to leverage chatbot technology as a platform for disseminating information more efficiently and conveniently. This research aims to design and develop a chatbot capable of answering a variety of questions related to Hajj and Umrah by utilizing neural networks built on the DistilBERT architecture.
Additionally, the study seeks to evaluate the performance of the trained model using the CRISP-DM research methodology. The research involves three model training scenarios: training with 10 epochs, 15 epochs, and 20 epochs. The results of training the neural network model using this architecture indicate that the 15-epoch scenario achieved the lowest loss value of 0.239 and the highest accuracy of 98%. This demonstrates the potential of chatbots in improving access to educational information while maintaining high performance and reliability
Tanggapan siswa terhadap penerapan metode keteladanan hubungannya dengan sikap disiplin siswa pada mata pelajaran PAI: Penelitian korelasional pada siswa kelas IX SMPN 2 Sukaresmi kabupaten Cianjur
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa meskipun Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa, khususnya dalam hal kedisiplinan, namun praktik di lapangan menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman seperti disiplin belum sepenuhnya terinternalisasi dalam perilaku siswa. Fenomena seperti keterlambatan masuk kelas, pelanggaran tata tertib, dan kurangnya tanggung jawab masih banyak ditemui. Metode keteladanan, yang menekankan pada pemberian contoh nyata oleh guru dalam sikap dan tindakan sehari-hari, dipandang sebagai pendekatan yang tepat untuk membentuk sikap disiplin siswa secara afektif.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) tanggapan siswa terhadap penerapan metode keteladanan pada mata pelajaran PAI; 2) sikap disiplin siswa kelas IX SMPN 2 Sukaresmi Kabupaten Cianjur pada mata pelajaran PAI; 3) hubungan antara tanggapan siswa terhadap penerapan metode keteladanan dengan sikap disiplin siswa pada mata pelajaran PAI di kelas IX SMPN 2 Sukaresmi Kabupaten Cianjur.
Penelitian ini menggunakan kerangka berpikir Albert Bandura dalam teori pembelajaran sosial yang menekankan bahwa individu belajar melalui observasi dan peniruan terhadap figur yang dianggap kredibel. Guru yang menunjukkan sikap disiplin menjadi model bagi siswa, sehingga hipotesis penelitian ini adalah semakin positif tanggapan siswa terhadap metode keteladanan, maka semakin tinggi sikap disiplin mereka pada mata pelajaran PAI.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional untuk mengetahui hubungan antara tanggapan siswa terhadap metode keteladanan dan sikap disiplin siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert sebagai instrumen utama, serta dilengkapi dengan observasi sebagai data pendukung. Analisis data mencakup uji normalitas dan linearitas untuk memenuhi asumsi statistik, dilanjutkan dengan uji korelasi Pearson guna mengetahui tingkat hubungan antarvariabel. Seluruh proses pengolahan data dilakukan dengan bantuan program SPSS versi 27.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) tanggapan siswa terhadap penerapan metode ketelad1anan termasuk kedalam kategori baik, dengan skor rata-rata 3,95 berada pada interval 3,40-4,19; 2) sikap disiplin siswa pada mata pelajaran PAI termasuk kedalam kategori baik, dengan skor rata-rata skor 3,92 berada pada interval 3,40-4,19; 3) hail uji korelasi pearson menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kedua variabel, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,554 dan signifikansi 0,000 yang ada pada interval 0,40-0,60 yang termasuk kategori cukup besarnya pengaruh variabel X terhadap Y 30,6% dan sisanya 69,4% dipengaruhi faktor lain. Dengan demikian, semakin positif tanggapan siswa terhadap penerapan metode keteladanan yang dilakukan guru, maka semakin tinggi pula sikap disiplin siswa dalam mengikuti pembelajaran PAI
Sanksi tindak pidana penyelundupan pakain bekas impor dalam pasal 102 Undang-Undang nomor 17 tahun 2006 perspektif hukum pidana Islam
Fenomena maraknya penyelundupan pakaian bekas impor di Indonesia memunculkan kegelisahan akademik karena menimbulkan kerugian negara, mengancam kesehatan masyarakat, serta merusak keberlangsungan industri tekstil dalam negeri. Kondisi ini semakin kompleks mengingat posisi strategis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan jalur perdagangan Internasional yang terbuka, sehingga rawan dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya tindak pidana penyelundupan pakaian bekas di Indonesia, mengkaji unsur-unsur tindak pidana dalam Pasal 102 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006, serta menelaah sanksinya menurut perspektif hukum pidana Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan serta analisis komparatif antara hukum positif dan hukum Islam, didukung data sekunder dari literatur, regulasi, serta laporan resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 102 UU No.17 Tahun 2006 memberikan sanksi yang sejalan dengan prinsip jarimah ta’zir dalam hukum Islam, di mana hukuman ditentukan ulil amri untuk menjaga kemaslahatan umum. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penguatan pengawasan perbatasan, konsistensi penegakan hukum, serta edukasi masyarakat agar penyelundupan pakaian bekas dapat diminimalisasi sekaligus melindungi kepentingan nasional
Implementasi manajemen sumber daya manusia dalam optimalisasi peran penyuluh agama Islam sebagai agen moderasi beragama: Studi kasus di Kementerian Agama Kota Sukabumi
INDONESIA:
Kementerian Agama Kota Sukabumi memiliki peran strategis dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat melalui penyuluh agama Islam sebagai agen moderasi beragama, terutama dalam menghadapi tantangan intoleransi dan radikalisme. Optimalisasi peran ini membutuhkan manajemen sumber daya manusia (MSDM) yang efektif, mulai dari tahap rekrutmen hingga evaluasi. Penyuluh agama dituntut untuk adaptif, inklusif, serta mampu memanfaatkan teknologi dalam menyampaikan pesan moderat demi memperkuat toleransi dan harmoni sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen sumber daya manusia dalam optimalisasi peran penyuluh agama Islam sebagai agen moderasi beragama di Kementerian Agama Kota Sukabumi. Fokus penelitian mencakup aspek perencanaan dan rekrutmen, pelatihan dan pengembangan, serta manajemen kinerja.
Kerangka berpikir penelitian merujuk pada teori Gary Dessler (2017) yang menjelaskan bahwa Manajemen Sumber Daya Manusia meliputi fungsi utama yaitu peran strategis dalam optimalisasi tugas penyuluh agama Islam sebagai agen moderasi beragama. Perencanaan SDM menjadi landasan untuk memetakan kebutuhan penyuluh di setiap wilayah, sementara rekrutmen dan seleksi memastikan individu yang terpilih memiliki kompetensi serta komitmen pada nilai-nilai moderasi.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang relevan di Kementerian Agama Kota Sukabumi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data sehingga menghasilkan temuan yang valid dan komprehensif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MSDM di Kementerian Agama Kota Sukabumi telah dilaksanakan secara sistematis, mulai dari proses perencanaan dan rekrutmen, pelatihan serta pengembangan kompetensi, hingga evaluasi kinerja penyuluh. Rekrutmen mengikuti kebijakan pusat meskipun masih menghadapi tantangan teknis di tingkat daerah. Pelatihan dilakukan secara berkala untuk memperkuat kemampuan penyuluh dalam menyampaikan dakwah moderat yang sesuai dengan prinsip moderasi beragama.
Kata kunci: Agen Moderasi beragama; kementerian agama kota Sukabumi; manajemen sumber daya manusia; penyuluh agama Islam.
ENGLISH:
The Sukabumi City Ministry of Religious Affairs plays a strategic role in fostering community religious life through Islamic religious instructors as agents of religious moderation, particularly in addressing the challenges of intolerance and radicalism. Optimizing this role requires effective human resource management (HRM), from recruitment to evaluation. Religious instructors are required to be adaptive, inclusive, and able to utilize technology to convey messages of moderation to strengthen tolerance and social harmony.
This study aims to examine the implementation of human resource management in optimizing the role of Islamic religious instructors as agents of religious moderation at the Sukabumi City Ministry of Religious Affairs. The research focuses on planning and recruitment, training and development, and performance management.
The research framework refers to Gary Dessler's theory (2017), which explains that Human Resource Management encompasses a primary function, namely a strategic role in optimizing the duties of Islamic religious instructors as agents of religious moderation. Human resource planning serves as the basis for mapping the needs of instructors in each region, while recruitment and selection ensure that selected individuals possess the competency and commitment to the values of moderation.
The research method used is a qualitative approach with a constructivist paradigm and a case study method. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and relevant documentation at the Ministry of Religious Affairs in Sukabumi City. Data analysis was conducted in three stages: data reduction, data presentation, and data verification, resulting in valid and comprehensive findings.
The results of the study indicate that the implementation of Human Resources Management (HRM) at the Ministry of Religious Affairs in Sukabumi City has been carried out systematically, from the planning and recruitment process, through training and competency development, to the evaluation of the performance of extension workers. Recruitment follows central government policies, although technical challenges remain at the regional level. Regular training is conducted to strengthen extension workers' abilities in delivering moderate da'wah (Islamic preaching) in accordance with the principles of religious moderation.
keywords: Religious moderation agent; ministry of Religious affairs of Sukabumi city; human resource management; islamic Religious instructor
Participation Action Research pemberdayaan masyarakat melalui program Desa Wisata Sembalun Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur
Desa Sembalun merupakan salah satu desa wisata unggulan di Kabupaten Lombok Timur yang memiliki potensi alam dan budaya yang sangat kaya. Potensi tersebut dapat berperan sebagai pusat pemberdayaan melalui pendekatan Participation Action Research (PAR). Dengan melibatkan masyarakat dalam pengelolaan dan pengembangan desa wisata, baik dari segi perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi program. Program desa wisata Sembalun dapat menjadi wadah partisipatif yang berkelanjutan dalam memperkuat kapasitas lokal.
Penelitian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui program desa wisata di Desa Sembalun dengan menggunakan pendekatan Participation Action Research (PAR). Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi lokal secara mandiri dan berkelanjutan, serta memperkuat partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan desa wisata.
Landasan teori dalam penelitian ini mencakup tiga konsep utama. Pertama, Participation Action Research (PAR) adalah pendekatan penelitian yang melibatkan masyarakat secara aktif utuk memahami dan memperbaiki kondisi mereka melalui refleksi dan tindakan bersama. Kedua, teori pemberdayaan masyarakat (community empowerment) menjelaskan bahwa proses pemberdayaan dilakukan dengan mendorong potensi lokal melalui pelatihan, bimbingan dan sarana prasarana agar masyarakat mampu mandiri dan berdaya. Ketiga Pembangunan partisipatif yakni pembangunan yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh proses pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Participation Action Research (PAR), yaitu pendekatan kualitatif yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga refleksi terhadap pemberdayaan masyarakat melalui Program Desa Wisata Sembalun.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Participation Action Research (PAR) dalam proses pemberdayaan masyarakat melalui Program Desa Wisata Sembalun mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Program desa wisata di Sembalun yang berperan penting dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi lokal. Kegiatan ini mendorong partisipasi aktif warga dalam UMKM, pelatihan SDM, serta pelestarian lingkungan. Pemberdayaan dilakukan secara partisipatif, melibatkan warga, Pokdarwis, BUMDes, dan tokoh adat dalam perencanaan dan evaluasi program. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kapasitas SDM, pertumbuhan ekonomi lokal melalui usaha wisata, serta peningkatan kesadaran lingkungan. Program ini membuktikan bahwa desa wisata tidak hanya sebagai destinasi, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan berkelanjutan
Konsep ekologi dalam perspektif FRITJOF CHAPRA
Penelitian ini dilatar belakangi oleh krisis ekologis yang semakin memburuk, yang tidak semata-mata disebabkan oleh faktor alam, tetapi juga oleh cara pandang manusia yang memosisikan alam sebagai objek mekanistik semata. Pandangan ini dipengaruhi oleh filsafat Cartesian yang memisahkan manusia dari alam dan menjadikan alam sebagai benda mati yang dapat dieksploitasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana manusia memandang alam sebagai mesin dan untuk mengkaji konsep ekologi menurut Fritjof Capra
sebagai alternatif paradigma yang lebih ekologis dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi pustaka, melalui analisis terhadap karya-karya Capra seperti The Web of Life, The Tao of Physics, dan The Turning Point.
Dalam kerangka pemikirannya, Capra menolak paradigma mekanistik dan menawarkan pendekatan sistemik, organik, holistik, serta ekologis, yang
menekankan keterhubungan dan ketergantungan antar semua unsur kehidupan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ekologi Capra mengusung kesadaran ekologis yang menempatkan manusia sebagai bagian dari jaringan kehidupan, bukan sebagai penguasa atas alam. Dengan demikian, pendekatan Capra memberikan dasar filosofis yang kuat untuk membangun masyarakat yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan
Pengaruh artificial intelligence dan digital marketing terhadap minat beli konsumen pada platform Shopee: Studi pada mahasiswa/i angkatan 2020 FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Perkembangan teknologi digital yang semakin cepat membawa perubahan besar pada cara konsumen berbelanja secara online. Shopee sebagai salah satu e-commerce terbesar di Indonesia berupaya menarik perhatian konsumen melalui penerapan Artificial Intelligence (AI) dan strategi Digital Marketing. Meskipun demikian, masih ada keraguan sebagian pengguna terhadap efektivitas teknologi AI, serta promosi digital yang belum sepenuhnya memengaruhi minat beli, sehingga menarik untuk diteliti lebih lanjut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh AI terhadap minat beli, bagaimana peran Digital Marketing dalam meningkatkan minat beli, serta bagaimana pengaruh keduanya secara bersama-sama terhadap minat beli konsumen pada platform Shopee, dengan objek penelitian mahasiswa/i angkatan 2020 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini mencakup konsep minat beli menurut Kotler, teori AI dari Huang & Rust, serta konsep Digital Marketing menurut Muljono. AI dipandang mampu mempermudah pengalaman belanja melalui fitur pencarian berbasis gambar dan sistem rekomendasi, sementara Digital Marketing berfungsi membangun komunikasi serta promosi yang lebih terarah dalam mendorong keputusan konsumen.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan sifat deskriptif-verifikatif. Sampel penelitian ditentukan sebanyak 252 responden menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif, uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearilitas, uji heteroskedastisitas, regresi linear berganda, uji t, uji f, serta koefisien determinasi dengan bantuan SPSS versi 26.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa AI berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, Digital Marketing juga berpengaruh positif dan signifikan, serta keduanya secara simultan terbukti memengaruhi minat beli konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi AI yang optimal serta strategi pemasaran digital yang tepat dapat meningkatkan daya tarik dan minat beli konsumen di platform Shopee