Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung
Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati BandungNot a member yet
53115 research outputs found
Sort by
Pengaruh penerapan model Discovery Learning berbantuan Math Bingo terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dan Self Efficacy peserta didik
Matematika adalah ilmu dasar penting yang mendukung perkembangan teknologi serta kemampuan berpikir kritis, logis, dan sistematis. Namun, banyak siswa masih menganggapnya sulit dan membosankan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model discovery learning berbantuan Math Bingo terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dan self efficacy siswa. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group, melibatkan dua kelas VII di salah satu MTs di Kabupaten Bandung, masing-masing 20 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes pemecahan masalah dengan validitas dan reliabilitas tinggi, serta angket self efficacy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang memperoleh model discovery learning berbantuan math bingo meningkat secara signifikan dibandingkan peserta didik yang menerapkan pembelajaran konvensional, (2) terdapat perbedaan pencapaian kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang belajar menerapkan model Discovery learning berbantuan Math Bingo meningkat secara signifikan dibandingkan peserta didik yang menerapkan pembelajaran konvensional, dan (3) Self efficacy peserta didik sesudah pembelajaran matematika yang menggunakan model Discovery learning berbantuan Math Bingo menunjukkan tingkat Self efficacy yang positif. Temuan ini menunjukkan bahwa model discovery learning berbantuan Math Bingo efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self efficacy peserta didik. Penerapan media berbasis permainan interaktif seperti Math Bingo dapat menjadi alternatif pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna di era digital saat ini
Pengaruh proses rekrutmen terhadap kualitas kinerja pendidik penelitian di Yayasan Bayt Tamyiz Tukdana Kabupaten Indramayu
Rekrutmen merupakan proses untuk menjaring calon pendidik yang sesuai dengan kebutuhan lembaga, sedangkan kualitas kinerja pendidik mencerminkan seberapa baik pendidik menjalankan tugasnya secara profesional dalam kegiatan belajar mengajar. Kedua hal ini sangat penting dalam menunjang keberhasilan pendidikan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji sejauh mana pengaruh proses rekrutmen terhadap kualitas kinerja pendidik di Yayasan Bayt Tamyiz Tukdana, serta menelaah bagaimana pelaksanaan rekrutmen dan kondisi kinerja pendidik di lingkungan Yayasan tersebut. Latar belakang dari penelitian ini adalah pentingnya proses rekrutmen yang tepat sasaran, akan tetapi dalam pelaksanaannya Yayasan Bayt Tamyiz masih menghadapi sejumlah hambatan seprti, letak Lokasi yang kurang strategis, minimnya jumlah pelamar, dan masih terdapat pendidik yang merangkap jadwal bahkan tidak sesuai dengan latar belakang Pendidikan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data yang dikumpulkan menggunakan angket skala likert yang disebarkan kepada 38 pendidik dan 75 peserta didik serta dilengkapi dengan dokumentasi dan wawancara sebagai langkah awal dalam studi pendahuluan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket berskala Likert kepada 38 pendidik dan 75 peserta didik, serta didukung oleh dokumentasi dan wawancara sebagai studi pendahuluan. Proses analisis data melibatkan uji validitas dan reliabilitas, analisis deskriptif berdasarkan setiap indikator, uji normalitas dan linearitas, serta analisis regresi linier sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) proses rekrutmen di Yayasan Bayt Tamyiz tergolong sangat baik berdasarkan penilaian responden dan uji instrumen; (2) kualitas kinerja pendidik juga dinilai baik dengan indikator-indikator yang valid dan reliabel; dan (3) hasil uji regresi menunjukkan bahwa proses rekrutmen tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas kinerja pendidik, ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,423 (> 0,05), sehingga hipotesis nol (H₀) diterima. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas kinerja pendidik lebih mungkin dipengaruhi oleh faktor lain seperti kepemimpinan, lingkungan kerja, pelatihan, motivasi, dan kualifikasi pendidikan
Mitologi romantisisme dalam film 'Honeymoonish' karya Elie Semaan: Kajian semiotika menurut teori Roland Barthes
الرومانسية هي أحد التيارات في الأدب والفن التي تركز على التعبير عن المشاعر والخيال والتجارب الذاتية. وفي السينما العربية المعاصرة، غالبًا ما يُعاد تمثيل هذه القيم بأسلوب يعكس الثقافة والمعايير الاجتماعية. يُعدّ فيلم شهر العسل (للمخرج إيلي السمعان) مثالًا يبرز ديناميكيات الحب ضمن إطار اجتماعي معقّد، حيث يستخدم رموزًا بصرية وسردية غنية كالغرفة المليئة بالزهور والمغامرات المشتركة، لتعكس قيمًا عاطفية وثقافية.
تتناول هذه الدراسة الإشكاليتين: (١) كيف تُصوّر الرومانسية بصريًا في الفيلم, و(٢) كيف تُبنى سرديًا, وذلك عبر تحليل سيميائي يستند إلى نظرية رولان بارت، إلى جانب تحليل سردي يتتبع تطوّر الحب والعلاقات. وتهدف الدراسة إلى توضيح كيفية تمثيل الرومانسية بصريًا وسرديًا، ما يُسهم في فهم أعمق لديناميكيات الحب في السياق العربي.
تستند المنهجية إلى تحليل نوعي باستخدام نظرية بارت (الدلالة، الإيحائية، والأسطورية)، إضافة إلى مراجعة أدبية وملاحظة دقيقة للفيلم. كما دعمت الدراسة بمراجع مثل بارت (الأسطوريات) وباردويل وتومسون (فن السينما).
أظهرت النتائج أن الفيلم يقدّم الرومانسية كقيمة ثقافية من خلال رم ة بصرية شاعرية وسرد متماسك، يعبّر عن مفاهيم الحب والتضحية والأمل. كما أن هذه الرموز تعكس البُنى الاجتماعية والثقافية للمجتمع العربي، ما يجعل الفيلم ليس ترفيهيًا فقط، بل نصًا بصريًا غنيًا بالمعاني والدلالات الثقافية
Peningkatan kemampuan komunikasi dan self esteem matematis peserta didik melalui pendekatan pembelajaran visual thinking berbantuan symbolab
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui a) gambaran keterlaksanaan aktivitas guru dan peserta didik, b) perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis peserta didik sebelum dan sesudah pembelajaran pembelajaran visual thinking berbantuan symbolab dengan peserta didik yang menggunakan pembelajaran konvensional c) perbedaan pencapaian kemampuan komunikasi matematis peserta didik melalui pendekatan pembelajaran visual thinking berbantuan symbolab dengan peserta didik yang menggunakan pembelajaran konvensional d) perbedaan peningkatan self esteem matematis peserta didik antara sebelum dan sesudah mendapatkan pendekatan pembelajaran visual thinking berbantuan symbolab. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan Non-equivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas yang diberi perlakuan berbeda, kelas eksperimen menggunakan pendekatan pembelajaran Visual Thinking berbantuan Symbolab dan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 54 Bandung. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan komunikasi matematis dan angket self esteem matematis. Hasil penelitian ini yaitu: (a) gambaran keterlaksanaan aktivitas guru berkategori sangat baik dan keterlaksanaan peserta didik berkategori baik; (b) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis peserta didik melalui pendekatan pembelajaran visual thinking berbantuan symbolab dengan peserta didik yang menggunakan pembelajaran konvensional; (c) terdapat perbedaan pencapaian kemampuan komunikasi matematis peserta didik melalui pendekatan pembelajaran visual thinking berbantuan symbolab dengan peserta didik yang menggunakan pembelajaran konvensional; (d) terdapat perbedaan peningkatan self esteem matematis peserta didik antara sebelum dan sesudah mendapatkan pendekatan pembelajaran visual thinking berbantuan symbolab
Penerapan strategi Treasure Hunt berbantuan aplikasi QuizWhizzer untuk meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran bahasa Arab: Studi quasi eksperimen terhadap siswa kelas VII di SMP Muhammadiyah 10 Bandung
تعدّ الدافعية عاملاً أساسيًا في نجاح تعلم اللغة العربية، إذ من دونها يواجه التلاميذ صعوبة في اكتساب المهارات اللغوية. ومع ذلك، أظهرت الملاحظة والمقابلة في مدرسة محمدية المتوسطة العاشرة باندونج أن معظم التلاميذ لديهم دافعية منخفضة، مما ينعكس في ضعف الحماس، وقلة المشاركة في أنشطة التعلم، وعدم الاهتمام بالمادة. وقد بُذلت جهود متعددة لترقية دافعية التلاميذ، لكنها لم تحقق نتائج مثالية. من هنا، ظهرت الحاجة إلى استخدام استراتيجيات تعليمية تفاعلية تتناسب مع خصائص التلاميذ. ومن بين هذه الجهود، تبرز استراتيجية البحث عن الكنز (Treasure Hunt) بمساعدة تطبيق "QuizWhizzer" بوصفها استراتيجية تجمع بين النشاط والتقنية الحديثة، ويتوقع أن تخلق بيئة تعليمية ممتعة ومحفزة تسهم في ترقية دافعية التلاميذ.
الأغراض لهذا البحث هي معرفة دافعية التلاميذ في تعلم اللغة العربية قبل تطبيق استراتيجية البحث عن الكنز (Treasure Hunt) بمساعدة تطبيق "QuizWhizzer"، ومعرفة دافعية التلاميذ في تعلم اللغة العربية بعد تطبيق استراتيجية البحث عن الكن (Treasure Hunt) بمساعدة تطبيق "QuizWhizzer" ، ومعرفة ترقية دافعية التلاميذ في تعلم اللغة العربية بعد تطبيق استراتيجية البحث عن الكن (Treasure Hunt) بمساعدة تطبيق "QuizWhizzer".
استخدمت الباحثة المنهج الكمي بطريقة شبه تجريبية، وتكونت عينة البحث من فصلين: الفصل التجريبي (7ج) ويضم 19 تلميذًا، والفصل الضبطي (7ب) ويضم 22 تلميذًا. والأدوات المستخدمة في هذا البحث هي المقابلة، والاستبيان، والتوثيق.
إن هناك ترقية دافعية التلاميذ في تعلم اللغة العربية بعد تطبيق إستراتيجية البحث عن الكنز (Treasure Hunt) بمساعدة تطبيق QuizWhizzer، وهذا ما تبيّن من خلال نتيجة اختبار "ت" التي أظهرت قيمة (Sig. 2-tailed) مقدارها 0,000، وهي أقل من مستوى الدلالة 0,05، مما يدلّ على وجود فرق ذي دلالة إحصائية بين متوسط دافعية التلاميذ في الفصل التجريبي والفصل الضبطي بعد التطبيق. وارتفع متوسط دافعية التلاميذ في الفصل التجريبي من 29,79 إلى 51,11، بنسبة ترقية مقدارها %71,56. أما قيمة N-Gain فبلغت 0,706، وتقع في الفئة "مرتفعة" لأن د ≥ ٠٫٧٠. في المقابل، لم يحدث ترقية ملحوظة في دافعية التلاميذ في الفصل الضبطي الذين تعلموا بالطريقة التقليدية، إذ ارتفع المتوسط من 30,41 إلى 36,59 فقط، بنسبة ترقية مقدارها %20,3، وبلغت قيمة N-Gain مقدارها 0,209، وتقع في الفئة "منخفضة" لأنها أقل من ٠٫٣٠
Socioscientific issues as a pedagogical approach to foster scientific argumentation in bioplastic production using sugarcane bagasse
INDONESIA:
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan argumentasi ilmiah siswa melalui penerapan pembelajaran berbasis socioscientific issues dalam konteks pembuatan bioplastik dari ampas tebu (Saccharum officinarum). Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain one-shot case study yang melibatkan 36 siswa kelas XI Kimia Industri di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Cimahi. Terdapat empat instrumen penelitian yang digunakan, yaitu: (1) lembar kerja peserta didik yang dirancang untuk memfasilitasi analisis masalah kontekstual, percobaan laboratorium, dan refleksi; (2) debat argumentatif yang membahas isu lingkungan dan ilmiah terkait limbah plastik dan bioplastik; serta (3) tes argumentasi ilmiah yang disusun berdasarkan Toulmin Argumentation Pattern untuk menilai kemampuan siswa dalam menyusun klaim, mendukung klaim dengan bukti, memberikan pembenaran, dan menyampaikan sanggahan. Produk yang dihasilkan siswa meliputi laporan hasil percobaan, tes argumentasi ilmiah, dan debat lisan. Data dianalisis menggunakan penilaian berbasis rubrik dan dikonversi ke dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja siswa dalam menyelesaikan lembar kerja tergolong sangat baik dengan skor rata-rata sebesar 91. Argumentasi lisan siswa umumnya mencapai level 2 (klaim dengan bukti), sedangkan argumentasi tertulis mencapai level 3 (argumen yang mencakup sanggahan lemah). Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berbasis isu sosiosaintifik efektif dalam mengembangkan kemampuan argumentasi ilmiah siswa, meskipun diperlukan penguatan lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas sanggahan.
ENGLISH:
This study aims to develop students’ scientific argumentation through the implementation of socioscientific issues-based learning in the context of bioplastic production from sugarcane bagasse (Saccharum officinarum). A pre-experimental method employing a one-shot case study design was conducted involving 36 eleventh-grade Industrial Chemistry students at a vocational high school (SMK) in Cimahi City. Four research instruments were utilized: (1) student worksheets designed to facilitate contextual problem analysis, laboratory experimentation, and reflective thinking; (2) argumentation debates addressing environmental and scientific issues surrounding plastic waste and bioplastics; and (3) scientific argumentation tests structured according to the Toulmin Argumentation Pattern, assessing students’ ability to construct claims, support them with evidence, provide reasoning, and offer rebuttals. Student outputs included Students' work includes experimental reports, scientific argumentation tests, and oral debates. Data were analyzed using rubric-based scoring and converted to percentage values. The findings indicate a high level of student performance in completing worksheets (average score: 91), categorized as “very good.” Oral argumentation predominantly reached level 2 (claim with evidence), while written argumentation reached level 3 (arguments including weak rebuttals). These results suggest that socioscientific issues-based learning is effective in fostering students’ scientific argumentation skills, though further scaffolding is required to strengthen rebuttal quality
Strategi konseling individu dalam menangani perilaku membolos siswa: Penelietian di sekolah menengah atas Muhammadiyah kelas 11 IPA 1 Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran
Penelitian ini dilakukan karena tingginya frekuensi perilaku membolos di kalangan siswa yang menjadi perhatian serius bagi tenaga pendidik. Perilaku membolos merupakan tindakan siswa yang meninggalkan sekolah tanpa alasan yang jelas, dilakukan selama jam pelajaran dan tanpa adanya izin dari pihak sekolah. Membolos muncul sebagai permasalahan yang ada di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah Pangandaran, hal ini menjadi sebuah kebiasaan yang dilakukan oleh siswa sehingga menganggu proses pembelajaran, oleh karena itu membutuhkan perhatian ekstra dari pendidik di sekolah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi perilaku membolos siswa di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah Pangandaran. Melalui strategi konseling individu, penelitian ini menggali informasi terkait jenis perilaku membolos yang dilakukan oleh siswa, implementasi strategi konseling individu dalam menangani perilaku membolos dan hasil konseling individu dengan pendekatan Humanistik untuk menangani perilaku membolos yang dilakukan oleh siswa
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, karena dalam penelitian ini menjelaskan secara mendalam mengenai perilaku membolos siswa sesuai dengan konteks yang nyata agar dapat menggali perspektif terkait apa yang menjadi pandangan, perasaan dan pengalaman siswa yang melakukan perilaku membolos. Pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.
Kemudian penelitian ini didasari oleh teori humanistik pendekatan Abraham Maslow yang menekankan pada pemenuhan kebutuhan dasar dan pengembangan potensi yang dimiliki oleh masing-masing individu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses strategi Konseling Individu dengan pendekatan Humanistik dalam menangani perilaku membolos siwa berjalan dengan baik, hal ini dibuktikan dengan adanya perubahan positif pada siswa yang melakukan perilaku membolos yaitu (1)Meningkatnya kesadaran siswa akan dampak perilaku membolos, (2)Meningkatnya motivasi belajar siswa, (3)Komunikasi yang baik, (4)Kehadiran siswa di sekolah yang semakin membaik
Penggunaan metode rubaiyat berbantu media roda putar untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa: Penelitian kuasi eksperimen pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Cileunyi
Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan dengan salah satu guru pembelajaran al-Qur'an kelas VII SMP Negeri 2 Cileunyi, mendapatkan informasi bahwa kemampuan membaca al-Qur'an siswa pada umumnya masih dibawah ratarata. Hal ini ditandai dengan siswa yang masih terbata-bata dalam membaca al Qur'an, siswa belum bisa membedakan bacaan yang harus dibaca panjang dan dibaca pendek, siswa keliru dengan huruf-huruf hijaiyah yang memiliki kemiripan bentuk yang sama. Pembelajaran al-Qur'an di SMP Negeri 2 Cileunyi masih menggunakan metode iqra. Untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti mencoba menerapkan metode rubaiyat berbantu media roda putar yang belum diterapkan di sekolah tersebut. Metode rubaiyat berbantu media roda putar ini diasumsikan dapat meningkatkan kemampuan membaca al-Qur'an siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses penggunaan metode rubaiyat berbantu media roda putar pada pembelajaran al-Qur'an siswa kelas VII SMP Negeri 2 Cileunyi. (2) Untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca al-Qur'an siswa setelah diterapkannya penggunaan metode rubaiyat dan media roda putar dalam pembelajaran al-Qur'an siswa kelas VII SMP Negeri 2 Cileunyi.
Penelitian ini berlandaskan pada kerangka berpikir bahwa penggunaan metode dan media secara umum dapat meningkatkan kemampuan membaca alQur'an siswa. Metode rubaiyat berbantu media roda putar diasumsikan mampu meningkatkan kemampuan membaca al-Qur'an siswa karena memiliki kelebihan yaitu mudah, cepat dan menyenagkan. Hipotesis yang diajukan adalah Penggunaan metode rubaiyat berbantu media roda putar dapat meningkatkan kemampuan membaca al-Qur'an siswa di kelas VII SMP Negeri 2 Cileunyi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, wawancara, observasi, serta dokumentasi. Analisis data kualitatif menggunakan pendekatan logika, serta analisis data kuantitatif menggunakan pendekatan statistik, yaitu uji normalitas, homogenitas, N-Gain, dan uji hipotesis.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) penggunaan metode rubaiyat berbantu media roda putar telah terlaksana dengan sangat baik. Hal ini didasarkan pada hasil observasi guru dengan skor rata-rata 89% (2) Peningkatan kemampuan membaca al-Qur'an siswa setelah diterapkan metode rubaiyat berbantu media roda putar berada pada kategori ''sedang'' berdasarkan N-Gain yang diperoleh sebesar 0,324. Serta peningkatannya signifikan berdasarkan uji independent sample t-Test dengan Sig. (2-tailed) = <0,001 < 0,05 maka Ha diterima
Hubungan aktualisasi fitrah terhadap sikap tawakal pada aktivis Masjid Salman ITB
Aktualisasi fitrah merupakan proses mewujudkan potensi bawaan manusia yang suci dan lurus sebagai anugerah dari Allah, sehingga setiap individu diarahkan untuk mengoptimalkan seluruh aspek fitrahnya dalam kehidupan sehari-hari. Proses ini menjadi semakin penting bagi para aktivis yang terlibat dalam kegiatan dakwah di Masjid Salman ITB yang secara aktif mendorong perubahan dan pembaruan peradaban. Namun, berbagai tantangan dan dinamika pembinaan selalu hadir mewarnai setiap langkah mereka. Hadirnya sikap tawakal berperan sebagai penyeimbang spiritual agar para aktivis tetap dapat menjalankan peran dan tanggung jawabnya dengan tenang, ikhlas, dan penuh keyakinan kepada Allah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktualisasi fitrah dengan sikap tawakal pada aktivis Masjid Salman ITB. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, melibatkan 100 responden yang telah dilantik sebagai aktivis Latihan Mujahid Dakwah (LMD) periode tahun 2022–2025. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil uji normalitas menunjukkan tidak berdistribusi normal sehingga analisis hubungan antara variabel dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Seluruh proses uji analisis dilakukan menggunakan software SPSS for windows versi 21. Hasil penelitian menunjukkan, sebagian besar aktivis memiliki tingkat aktualisasi fitrah pada kategori sedang (44%), diikuti kategori tinggi (37%), dan kategori rendah (19%). Sedangkan sikap tawakal sebagian besar aktivis berada pada kategori tinggi (58%), kategori sedang (32%), dan kategori rendah (10%). Analisis korelasi menghasilkan koefisien sebesar 0,750 dengan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara aktualisasi fitrah dengan sikap tawakal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi aktualisasi fitrah seorang aktivis, maka semakin kuat pula sikap tawakal yang dimiliki dalam menghadapi berbagai tantangan dakwah di Masjid Salman ITB
Pengaruh pesan dakwah aqidah terhadap perubahan perilaku ibu-ibu Majelis Ta’lim Ummu Khadijah: Penelitian di Masjid Izzatul Islam Grand Wisata Kec. Tambun Selatan Kab. Bekasi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran aqidah terhadap perubahan perilaku ibu-ibu Majelis Ta’lim Ummu Khadijah. Masalah yang diangkat adalah kesenjangan antara pengetahuan agama dan perilaku sehari-hari, meskipun para peserta rutin mengikuti pengajian. Tantangan modern seperti budaya global dan penggunaan media sosial yang tinggi juga memengaruhi. Data BPS 2023 menunjukkan lebih dari 70% masyarakat aktif di media sosial, yang sering tidak sejalan dengan nilai Islam. Oleh karena itu, pembelajaran aqidah perlu disampaikan secara praktis agar dapat diterapkan dalam kehidupan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara materi aqidah yang meliputi enam rukun iman dengan perubahan dalam aspek pengetahuan, sikap, dan tindakan para jamaah. Penelitian ini menggunakan teori perubahan perilaku (knowledge, attitude, practice) dan didukung oleh teori Elaboration Likelihood Model(ELM) untuk menganalisis bagaimana pesan dakwah aqidah memengaruhi perilaku melalui jalur persuasi. Teori ELM ini dikembangkan oleh para ahli dari Ohio State University, Amerika Serikat, yaitu Richard E. Petty dan John T. Cacioppo pada tahun 1980.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 52 orang anggota aktif Majelis Ta’lim Ummu Khadijah. Analisis dilakukan secara statistik untuk mengetahui sejauh mana pemahaman aqidah memengaruhi perilaku keagamaan para peserta. Penelitian ini menggunakan paradigma positivistik, yaitu cara pandang yang menekankan pada data yang bisa diukur dan dibuktikan secara ilmiah. Dengan paradigma ini, peneliti dapat menilai hubungan antara pesan dakwah aqidah dan perubahan perilaku ibu-ibu majelis ta’lim secara objektif dan sistematis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pemahaman aqidah yang baik serta menunjukkan sikap dan perilaku positif. Sebanyak 98% responden setuju atau sangat setuju dengan pernyataan yang mencerminkan keimanan dan penerapannya, seperti keyakinan kepada Allah, malaikat, kitab, rasul, hari kiamat, serta qada dan qadar. Mereka juga mengalami peningkatan dalam ibadah, menjauhi maksiat, dan memperbaiki akhlak. Nilai R Square sebesar 0,704 menunjukkan bahwa 70,4% perubahan perilaku dipengaruhi oleh pesan dakwah aqidah, sedangkan 29,6% dipengaruhi faktor lain. Ini menunjukkan hubungan yang kuat antara dakwah aqidah dan perubahan perilaku