Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung
Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati BandungNot a member yet
53115 research outputs found
Sort by
Hubungan metode langsung dan lingkungan bahasa dengan keterampilan berbicara: Studi kasus di Ma'had Safeera
Keterampilan berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang paling esensial, karena mencerminkan tingkat penguasaan bahasa oleh seorang pembelajar. Keterampilan ini berfungsi sebagai sarana utama dalam komunikasi lisan serta media untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan dalam berbagai konteks kehidupan. Dalam pengajaran bahasa Arab bagi penutur asing, keterampilan berbicara memiliki urgensi yang lebih tinggi karena menjadi indikator utama keberhasilan proses pembelajaran. Ma’had Safeera berhasil membekali para siswinya dengan kemampuan berbicara dalam bahasa Arab secara lancar dan efektif. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penerapan metode langsung dalam proses pembelajaran, serta penyediaan lingkungan bahasa yang kondusif dan menyeluruh, yang mendorong penggunaan bahasa Arab dalam seluruh aktivitas harian. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis secara ilmiah pengalaman Ma’had Safeera guna memberikan kontribusi praktis dan teoritis yang dapat direplikasi di lembaga serupa.
Adapun tujuan dari penelitian ini meliputi: (1) mendeskripsikan implementasi metode langsung dalam pembelajaran bahasa Arab di Ma’had Safeera; (2) mendeskripsikan lingkungan bahasa yang terbentuk sebagai hasil dari penerapan metode tersebut; (3) mengidentifikasi sejauh mana pengaruh metode langsung dalam pengembangan keterampilan berbicara siswi; dan (4) menganalisis pengaruh lingkungan bahasa terhadap peningkatan keterampilan berbicara. Seluruh tujuan tersebut diarahkan untuk menjelaskan keterkaitan antara metode pembelajaran dan faktor lingkungan dengan performa kebahasaan lisan peserta didik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori dalam kerangka studi kasus, dengan Ma’had Safeera sebagai objek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket kepada para siswi, sedangkan analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS untuk menguji hipotesis serta menganalisis hubungan antarvariabel. Analisis dalam penelitian ini didasarkan pada teori behaviorisme yang memandang pembelajaran bahasa sebagai proses stimulus-respons yang diperkuat melalui pengulangan dan masukan linguistik yang berkelanjutan dalam lingkungan yang mendukung.
Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa metode langsung memberikan pengaruh yang signifikan dan positif terhadap keterampilan berbicara para siswi, dengan nilai koefisien Beta sebesar 0,703 yang mengindikasikan pengaruh langsung yang kuat. Selain itu, lingkungan bahasa juga terbukti memberikan kontribusi yang signifikan dalam peningkatan keterampilan berbicara, dengan nilai koefisien Beta sebesar 0,594. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,919 menunjukkan bahwa metode langsung dan lingkungan bahasa secara simultan mampu menjelaskan sebesar 91,9% variasi yang terjadi dalam perkembangan keterampilan berbicara. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi antara metode pembelajaran yang tepat dan penciptaan lingkungan bahasa yang aktif untuk mengoptimalkan keterampilan berbicara peserta didik, khususnya dalam konteks pembelajaran bahasa Arab bagi penutur asing
Pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi program magrib mengaji: Participatory Action Research di Masjid Riyadhul Jannah Subang
INDONESIA:
Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan kekhawatiran masyarakat terhadap menurunnya minat anak-anak dan remaja dalam kegiatan keagamaan, terutama membaca Al-Qur’an baik di rumah maupun di tempat ibadah. Program Magrib Mengaji merupakan salah satu bentuk pendidikan non-formal berbasis agama yang bertujuan membentuk karakter religius generasi muda melalui pembiasaan membaca Al-Qur’an selepas salat magrib. Melalui program magrib mengaji ini diharapkan anak-anak dan remaja dapat lebih menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, terutama dapat dengan lancar membaca Al-Qur’an
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran umum Program Magrib Mengaji di Masjid Riyadhul Jannah, bagaimana proses implementasinya, serta apa saja hasil yang dicapai dari pelaksanaannya.
Penelitian ini menggunakan teori pemberdayaan Masyarakat dari Eko Sudarmanto dkk (2020) Pemberdayaan sebagai peningkatan kapasitas kelompok tertinggal, yang bertujuan untuk mengembangkan kesadaran, motivasi, dan kemandirian masyarakat melalui partisipasi aktif, serta meningkatkan nilai, posisi sosial, dan kapasitas kelompok Masyarakat.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif pendekatan Participatory Action Research (PAR) dalam pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi Program magrib mengaji ini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data mencakup reduksi daa, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini dilaksanakan secara rutin dengan dukungan masyarakat, tokoh agama, serta pemerintah desa. Kegiatan ini mencakup pembelajaran membaca Al-Qur’an, tajwid dasar, hafalan doa, dan pembiasaan adab islami. Program ini terbukti memberi pengaruh positif terhadap pembentukan karakter religius dan kedisiplinan anak-anak, meskipun masih dihadapkan pada kendala seperti terbatasnya tenaga pengajar dan sarana pendukung. Kesimpulannya, pemberdayaan Masjid Riyadhul Jannah untuk Program Magrib Mengaji di Desa Sarireja merupakan kegiatan keagamaan yang efektif dalam memperkuat nilai-nilai keislaman anak-anak, serta patut dikembangkan secara berkelanjutan.
ENGLISH:
This research is motivated by the community's concern about the declining interest of children and adolescents in religious activities, especially in reading the Qur'an both at home and in places of worship. The Magrib Mengaji program is a form of non-formal religious education aimed at shaping the religious character of the younger generation through the habit of reading the Qur’an after the Maghrib prayer. Through this program, it is hoped that children and teenagers will apply Islamic values more deeply in their daily lives, particularly in being fluent in reading the Qur'an.
This study aims to explore the general overview of the Magrib Mengaji program at Riyadhul Jannah Mosque, how its implementation process unfolds, and what results have been achieved from its execution.
This research applies the theory of community empowerment by Eko Sudarmanto et al. (2020), which defines empowerment as increasing the capacity of marginalized groups with the aim of developing awareness, motivation, and community self-reliance through active participation, as well as improving the value, social position, and capacity of community groups.
The research method used is descriptive qualitative with a Participatory Action Research (PAR) approach in empowering the community through the optimization of the Magrib Mengaji program. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Meanwhile, data analysis consists of data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The results show that this program is regularly implemented with support from the community, religious leaders, and the village government. The activities include learning to read the Qur’an, basic tajwid, memorization of prayers, and instilling Islamic manners. The program has proven to have a positive impact on shaping the religious character and discipline of children, although it still faces challenges such as limited teaching staff and supporting facilities. In conclusion, the empowerment of Riyadhul Jannah Mosque through the Magrib Mengaji program in Sarireja Village is an effective religious activity in strengthening Islamic values among children and deserves to be developed sustainably.
ARABIC:
تنبع هذه الدراسة من قلق المجتمع بشأن تراجع اهتمام الأطفال والمراهقين بالأنشطة الدينية، وخاصة قراءة القرآن الكريم سواء في المنزل أو في أماكن العبادة. يُعد برنامج "مغربٍ يقرأ" شكلاً من أشكال التعليم غير الرسمي القائم على الدين، ويهدف إلى بناء شخصية دينية لدى الجيل الصاعد من خلال تعويدهم على تلاوة القرآن الكريم بعد صلاة المغرب. ومن خلال هذا البرنامج، يُؤمَل أن يتمكن الأطفال والمراهقون من تطبيق القيم الإسلامية بشكل أعمق في حياتهم اليومية، خاصة في إتقان قراءة القرآن.
تهدف هذه الدراسة إلى معرفة الصورة العامة لبرنامج مغربٍ يقرأ في مسجد رياض الجنة، وكيفية تنفيذ البرنامج، والنتائج التي تم تحقيقها من خلال تطبيقه.
تعتمد هذه الدراسة على نظرية تمكين المجتمع التي وضعها إيكو سودارمانتو وآخرون (2020)، والتي تُعرف التمكين بأنه زيادة قدرة الفئات المهمشة بهدف تنمية الوعي، والتحفيز، والاستقلالية لدى المجتمع من خلال المشاركة الفاعلة، بالإضافة إلى تعزيز القيمة والمكانة الاجتماعية والقدرة لدى الجماعات المجتمعية.
تستخدم هذه الدراسة المنهج النوعي الوصفي مع نهج البحث الإجرائي التشاركي (PAR) في تمكين المجتمع من خلال تحسين برنامج مغربٍ يقرأ. وتشمل تقنيات جمع البيانات: الملاحظة، والمقابلات، والتوثيق. أما تحليل البيانات فيتضمن تقليص البيانات، وعرضها، واستخلاص النتائج.
تشير نتائج البحث إلى أن هذا البرنامج يُنفَّذ بانتظام بدعم من المجتمع، والزعماء الدينيين، والحكومة المحلية. وتشمل الأنشطة: تعليم تلاوة القرآن، وأساسيات التجويد، وحفظ الأدعية، وغرس الآداب الإسلامية. وقد أثبت البرنامج تأثيره الإيجابي في تكوين الشخصية الدينية والانضباط لدى الأطفال، رغم التحديات مثل قلة المعلمين وضعف البنية التحتية. وخلصت الدراسة إلى أن تمكين مسجد رياض الجنة من خلال برنامج مغربٍ يقرأ في قرية سريرجا هو نشاط ديني فعال في تعزيز القيم الإسلامية لدى الأطفال ويستحق الاستمرار والتطوير المستدام
Manajemen strategi dakwah melalui media sosial dalam meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan pegawai: Studi deskriptif di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat memiliki peran penting dalam membina kehidupan keagamaan dan meningkatkan pemahaman agama pegawainya. Di era digital, lembaga ini menghadapi tantangan sekaligus peluang untuk menyampaikan pesan keagamaan secara efektif. Media sosial dimanfaatkan sebagai sarana dakwah digital yang adaptif dan interaktif, dengan fokus penelitian pada manajemen strategi perumusan, implementasi, dan evaluasi dalam meningkatkan pemahaman keagamaan pegawai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana manajemen strategi dakwah melalui media sosial dilaksanakan oleh Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat. Dengan pemahaman agama yang baik, diharapkan para pegawai tidak hanya mampu menjalankan tugas administrasi, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam pelayanan publik yang mereka berikan kepada masyarakat.
Kerangka berpikir penelitian ini didasarkan pada konsep manajemen strategi menurut Fred R. David, yang membagi strategi ke dalam tiga tahapan utama: formulasi strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan angket terbuka untuk memperoleh pemahaman menyeluruh tentang fenomena yang diteliti. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sehingga hasil penelitian mencerminkan realitas yang ada di lapangan secara sistematis dan logis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi strategi dilakukan melalui penetapan visi, misi, serta analisis SWOT untuk menentukan arah jangka panjang lembaga. Implementasi strategi diwujudkan dalam berbagai program seperti Podcast Sehati, Berita Keagamaan, dan Konten Dakwah di Instagram yang berjalan efektif. Evaluasi strategi dilakukan secara berkala dengan mengidentifikasi tantangan pelaksanaan serta melakukan penyesuaian program melalui laporan pertanggungjawaban (LPJ). Simpulan penelitian ini bahwa manajemen strategi dakwah melalui media sosial di Kanwil Kemenag Jabar terbukti mampu meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan pegawai secara signifikan.
Kata Kunci: Manajemen Strategi, Dakwah Digital, Pemahaman Keagamaan, Pegawai
Konseling Islam dengan teknik Cognitive Behavioral Therapy untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa Body Shaming: Penelitian di Sekolah Menengah Pertama Al-Ma'soem Jalan Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang
Sekolah menengah pertama Al-Ma’soem Bandung merupakan salah satu SMP terkemuka yang terletak di Bandung. Namun, terdapat berbagai permasalahan di SMP Al-Ma’soem, salah satu masalah yang menarik untuk diteliti adalah perilaku body shaming yang menjadi penyebab dari kepercayaan diri siswa yang rendah. Penelitian berfokus pada permasalahan kondisi kepercayaan diri siswa korban Body shaming, proses konseling yang dilakukan, dan hasil dari konseling Islam untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa korban Body shaming.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi kepercayaan diri siswa korban body shaming, untuk mengetahui proses konseling islam dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa korban Body shaming, dan untuk mengetahui hasil dari konseling Islam dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa korban Body shaming di SMP Al-Ma’soem.
Metode penelitian yang menggunakan adalah metode kualitatif deskrptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap siswa korban body shaming dan guru BK di SMP Al-Ma'soem, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.
Teori yang digunakan dalam penelitian adalah teori konseling Islam yang dikemukakan oleh Syafaruddin (2017), teori kepercayaan diri dengan konsep “Self-Worth” dari Carl Rogers (1951), dan body shaming menurut teori citra tubuh yang dikemukakan oleh Dian Yustika Sari dan Yuyun Sunesti (2021).
Dari hasil penelitian mengenai Konseling Islam dengan Teknik CBT Untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa korban body shaming diketahui kondisi kepercayaan diri siswa korban body shaming mengalami penurunan ditandai dengan beberapa ciri yaitu kesulitan menerima pengalaman negatif dan menghadapi tantangan, ada kesenjangan antara diri sendiri dengan diri ideal, kesulitan dalam penerimaan diri, kesulitan dalam pengambilan keputusan, hubungan interpersonal yang tidak sehat, serta berpandangan negatif terhadap diri sendiri. Konseling Islam dengan teknik CBT dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa korban body shaming dilakukan melalui lima tahap yaitu: (1) Membangun hubungan baik dengan konseli; (2) Konseli dibimbing untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan; (3) Konseli diberikan cara mengenali emosi dan pikiran negatif; (4) Konseli diberikan pemahaman untuk menantang pikiran yang bias; dan (5) Konseli dibantu untuk mengubah pikiran dan perilaku negatif dengan ayat Al-Qur’an. Setelah melakukan konseling, kondisi kepercayaan diri siswa siswa mengalami peningkatan, meskipun begitu masih terdapat kondisi konseli yang belum mengalami perubahan yaitu adanya kesenjangan antara diri sendiri dan diri ideal, hal ini perlu penelitian lebih lanjut
Sinergitas pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam mengatasi pernikahan dini: Riset aksi di Kampung Cipulus Desa Mandalasari Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung
Fenomena pernikahan dini masih menjadi isu global yang terus mendapat perhatian, khususnya di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Terutama sejak pandemi COVID-19 yang memperburuk kondisi ekonomi masyarakat. Di wilayah pedesaan seperti Kampung Cipulus, pernikahan dini marak terjadi akibat faktor ekonomi yang lemah, rendahnya akses dan kepedulian terhadap pendidikan, pengaruh budaya patriarkal, serta minimnya kontrol sosial terhadap pergaulan remaja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat Kampung Cipulus terhadap konsep pemberdayaan ekonomi sebagai upaya untuk mengatasi pernikahan dini. Selain itu, penelitian ini juga ingin mengungkap keterampilan ekonomi yang dimiliki oleh masyarakat serta potensi keterampilan tersebut dalam mendukung program pemberdayaan. Terakhir, penelitian ini bertujuan untuk memahami tingkat hasrat atau motivasi masyarakat dalam mengembangkan pemberdayaan ekonomi sebagai solusi alternatif dalam mencegah terjadinya pernikahan dini di lingkungan mereka.
Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah riset aksi (action research) yang dipadukan dengan pendekatan mixed methods research serta didukung oleh model kolaboratif pentahelix. Penelitian ini juga didasari oleh teori sinergitas dari Stephen Covey yang menekankan pentingnya integrasi antara pengetahuan, keterampilan, dan hasrat dalam membangun kerja sama yang efektif dan berdaya guna untuk menciptakan perubahan sosial.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Kampung Cipulus memiliki pengetahuan awal yang kuat mengenai hubungan antara pemberdayaan ekonomi dan upaya pencegahan pernikahan dini. Meskipun kesadaran tentang dampak negatif pernikahan dini sudah ada, pemahaman mengenai pemberdayaan ekonomi sebagai solusi preventif masih perlu ditingkatkan. Keterlibatan aktif dari berbagai elemen melalui model Pentahelix (akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media) terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan praktis dan kesadaran sosial masyarakat. Hal ini mendorong pergeseran pola pikir di mana kemandirian finansial dan keterampilan menjadi alternatif yang lebih baik daripada pernikahan dini, menciptakan efek domino positif dalam komunitas
Strategi Marketing Public Relations Brand Miracle Mates
INDONESIA:
Marketing Public Relations merupakan kombinasi antara Marketing dan Public Relations melalui serangkaian proses untuk mencapai sebuah tujuan perusahaan. Marketing Public Relations berkembang pesat dan diterapkan pada berbagai macam perusahaan, termasuk brand Miracle Mates.
Miracle Mates sebuah perusahaan yang bergerak di industri fesyen berhasil membangun citra positif dan menarik perhatian konsumen, dengan menjangkau lebih banyak konsumen dan menjalin hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan melalui penerapan strategi marketing public relations, seperti meningkatkan kepuasan konsumen, meningkatkan citra positif serta peningkatan kinerja pemasaran digital.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Marketing Public Relations pada brand Miracle Mates, sebagai perusahaan yang bergerak di industri fesyen, melalui teori P.E.N.C.I.L.S yang ditemukan oleh Thomas L. Harris. Konsep ini terdiri dari tujuh strategi yaitu Publications, Event, News, Community involvement, Inform of Image, Lobbying and Negotiating, Social responcibility. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mendeskripsikan secara rinci dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi parsitipatif pasif dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Miracle Mates sebagai perusahaan yang bergerak di industri fesyen, melakukan strategi Marketing Public Relations dengan teori P.E.N.C.I.L.S melalui tujuh strategi yang digunakan meliputi: (1) Publications berfokus pada pemanfaatan media sosial internal dan eksternal, (2) Event berfokus pada momentum dan relevansi, (3) News berfokus pada penyebaran berita melalui website pribadi, (4) Community involvement melalui sponsor/dukungan dana dan produksi konten musisi, (5) Inform of Image berfokus pada pengenalan logo dan desain produk, (6) Lobbying and negotiating berfokus pada membangun hubungan personal dan brainstorming melalui hubungan yang baik, (7) Social responcibility berfokus pada tanggung jawab internal dan eksternal melalui kegiatan sosial.
ENGLISH:
Marketing Public Relations is a combination of Marketing and Public Relations through a series of processes to achieve a company's objectives. Marketing Public Relations has grown rapidly and is applied in various companies, including the Miracle Mates brand.
Miracle Mates, a company engaged in the fashion industry, has successfully built a positive image and attracted consumer attention by reaching more consumers and fostering relationships with various stakeholders through the implementation of marketing public relations strategies, such as improving customer satisfaction, enhancing positive brand image, and boosting digital marketing performance.
This study aims to determine the Marketing Public Relations Strategy of the Miracle Mates brand, as a company operating in the fashion industry, through Thomas L. Harris's P.E.N.C.I.L.S. theory. This concept consists of seven strategies: Publications, Events, News, Community involvement, Inform of Image, Lobbying and Negotiating, and Social Responsibility. This research employs a qualitative descriptive method that describes in detail by collecting data through, in deep interview, passive participant observation,and documentation.
The findings of this study explain that Miracle Mates, as a company operating in the fashion industry, implements its Marketing Public Relations strategy using the P.E.N.C.I.L.S. theory through seven applied strategies: (1) Publications focus on utilizing internal and external social media; (2) Events focus on momentum and relevance; (3) News focuses on news dissemination through the personal website; (4) Community involvement through sponsorship/funding support and musician content production; (5) Inform of Image focuses on logo recognition and product design; (6) Lobbying and Negotiating focuses on building personal relationships and brainstorming through good rapport; (7) Social Responsibility focuses on internal and external responsibility through social activities
Penerapan kode etik jurnalistik pada pemberitaan Pilkada: Analisis isi independensi pemberitaan Pilkada Jawa Barat 2024 dalam media daring Tribun Jabar.id
Penerapan Kode Etik Jurnalistik Pada Pemberitaan Pilkada (Analisis Isi Independensi Pemberitaan Pilkada Jawa Barat 2024 Dalam Media Daring Tribunjabar.Id ) Pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan momen penting dalam demokrasi yang menuntut media menyajikan informasi secara akurat, berimbang, dan bebas dari kepentingan tertentu. Namun, pemberitaan politik kerap menghadirkan tantangan etis bagi media, terutama dalam menjaga independensi. Penelitian ini menyoroti bagaimana media Daring Tribunjabar.id menerapkan prinsip-prinsip Kode Etik Jurnalistik pada pemberitaan Pilkada Jawa Barat 2024, edisi 12–25 November. Tujan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan prinsip independensi dalam pemberitaan Pilkada Jawa Barat 2024 dengan mengkaji tiga aspek utama: akurasi, keberimbangan, dan itikad baik, sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 Kode Etik Jurnalistik. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif. Konsep independensi mengacu pada elemen jurnalisme menurut Bill Kovach dan Tom Rosenstiel, yang menekankan bahwa jurnalis harus setia kepada kebenaran dan publik, serta menjaga jarak dari pengaruh luar yang dapat mencederai integritas pemberitaan. Independensi ini tercermin melalui upaya menjaga akurasi, keberimbangan, dan niat baik dalam penyajian berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tribunjabar.id telah mengupayakan penerapan prinsip-prinsip tersebut, namun masih terdapat kelemahan, seperti kurangnya verifikasi menyeluruh, ketidakseimbangan narasi, dan lemahnya mekanisme koreksi pasca publikasi. Maka, diperlukan perbaikan teknis dan prosedural agar independensi benar-benar terjaga
Upaya meningkatkan keterampilan membaca di kelas III menggunakan metode fonik pada mata pelajaran bahasa Indonesia di MI Pasir Bandung Kecamatan Rongga Kabupaten Bandung Barat
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca siswa kelas III di MI Pasir Bandung. Berdasarkan observasi dan wawancara, ditemukan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami bacaan dan guru belum memanfaatkan metode pembelajaran yang bervariasi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode fonikdalam meningkatkan keterampilan membaca siswa. Metode fonik menekankan hubungan antara huruf dan bunyi, sedangkan metode global menekankan pada pengenalan kata secara utuh dan konteks kalimat.
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan tes membaca.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca siswa dari siklus I ke siklus II. Pada akhir siklus II, keterampilan membaca siswa mencapai 83,64% keberhasilan, meningkat dari 71,73% pada siklus I. Aktivitas guru juga mengalami peningkatan, dari 73% pada siklus I menjadi 93% pada siklus II.
Dengan demikian, metode fonik terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas III di MI Pasir Bandung. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode fonik dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar
Penggunaan media stik es krim untuk meningkatkan kemampuan mufradat siswa pada mata pelajaran bahasa Arab: Penelitian kuasi eksperimen di kelas IV MI M THREE Banjaran
Najiya Zaina Farhani (1212090109) “Penggunaan Media Stik Es Krim Untuk Meningkatkan Kemampuan Mufradat Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab (Penelitian Kuasi Eksperimen di kelas IV MI M Three Banjaran). Dalam pembelajaran bahasa Arab, dapat terlihat bahwasanya kekurangan kemampuan mufradat menjadi masalah bagi beberapa siswa, dimana hal ini dapat menghambat konsistensi belajar juga peningkatan kemampuan bahasa Arab siswa, kemampuan mufradat merupakan salah satu faktor penting dimana jika tidak dikuasai dengan baik, maka dapat menghambat proses pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap bahasa Arab. Kurangnya kemampuan mufradat disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya keterbatasan media pembelajaran yang menarik. Media stik es krim dapat digunakan untuk menjadi alternatif sebagai sarana peningkatan kemampuan mufradat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk 1.Mengetahui kemampuan mufradat siswa pada pembelajaran bahasa Arab di kelas IV MI M Three sebelum menggunakan media stik es krim, 2. Mengetahui kemampuan mufradat siswa pada pembelajaran bahasa Arab di kelas IV MI M Three sesudah menggunakan media stik es krim, 3. Mengetahui peningkatan kemampuan mufradat siswa kelas IV MI M Three dalam pembelajaran bahasa Arab dengan menggunakan media stik es krim lebih baik daripada media gambar. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eskperimen dan menggunakan desain Nonequivalent Control Group Desain. Dalam penelitian ini, populasi yang digunakan yaitu seluruh siswa kelas IV MI M Three Kabupaten Bandung tahun ajaran 2024/2025. Sampel yang diambil yaitu kelas IV A dan kelas IV B dengan jumlah 40 siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji t independent dengan taraf signifikasi 0,05. Adapun hipotesis penelitian ini yaitu terdapat perbedaan peningkatan kemampuan mufradat siswa antara kelas eksperimen dan kontrol. Penelitian ini membuktikan bahwa media stik es krim dapat meningkatkan kemampuan mufradat siswa antara kelas eksperimen dan kontrol, dilihat berdasarkan uji t independent pada N -Gain Score diperoleh nilai <,001, maka H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan peningkatan kemampuan mufradat karena taraf signifikasinya lebih kecil dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini menunjukan peningkatan kemampuan mufradat siswa pada pembelajaran Bahasa Arab kelas IV yang mengikuti pembelajaran menggunakan media stik es krim lebih baik daripada yang mengikuti pembelajaran menggunakan media gambar
Pengaruh layanan informasi pada program edufair terhadap perencanaan karier siswa : Penelitian terhadap layanan bimbingan konseling pada siswa kelas XI di SMA Plus Al-Ghifari Kota Bandung, Jawa Barat
Perencanaan karier merupakan proses penting dalam perkembangan individu, khususnya bagi siswa SMA yang berada pada masa eksplorasi. Meskipun demikian, tidak semua siswa memiliki arah karier yang jelas, oleh karena itu, diperlukan intervensi melalui layanan informasi sebagai bagian dari program Bimbingan dan Konseling. Program Edufair merupakan salah satu bentuk layanan informasi yang diharapkan dapat membantu siswa menyusun rencana karier secara lebih matang dan realistis.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh layanan informasi pada Program Edufair terhadap perencanaan karier siswa kelas XI di SMA Plus Al-Ghifari, Kota Bandung.
Penelitian ini merujuk pada teori Prayitno (2009), yang menjelaskan bahwa layanan informasi harus memenuhi empat aspek, yaitu: materi informasi, kesesuaian informasi dengan kebutuhan siswa, cara penyampaian yang efektif, dan pemanfaatan informasi oleh siswa. Selain itu, teori perkembangan karier dari Super (1957) menyatakan bahwa pada tahap eksplorasi, siswa perlu mengenali minat dan kemampuannya, menetapkan tujuan, membuat keputusan, dan merencanakan langkah konkret sebagai bagian dari perencanaan karier.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tekink analisis regresi linear sederhana. Sampel penelitian merupakan siswa kelas XI SMA Plus Al-Ghifari yang berjumlah 50 siswa dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan skala likert.
Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara layanan informasi dalam Program Edufair terhadap perencanaan karier siswa. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05) dan koefisien regresi sebesar 0,768 mengindikasikan kekuatan hubungan antara kedua variabel. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,355 menunjukkan bahwa 35,5% variasi dalam perencanaan karier dipengaruhi oleh layanan informasi, sementara 64,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Dapat diartikan H1 diterima dan H0 ditolak sehingga layanan informasi pada Program Edufair berpengaruh terhdaap perencanaan karier siswa kelas XI SMA Plus Al-Ghifari