Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung
Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati BandungNot a member yet
53115 research outputs found
Sort by
The use of multimodal texts on improving students' English reading comprehension in analytical exposition texts : A-pre experimental study to Islamic Senior High School in Majalengka
This study examines the use of multimodal texts in improving students’ English reading comprehension. This is a pre-experimental study. The primary objective of this study is to investigate whether the use of multimodal text is significantly effective in enhancing students’ English reading comprehension. This study aims to explain three points: (1) students’ English reading comprehension before using multimodal text, (2) students’ English reading comprehension after using multimodal text, and (3) significant differences before and after using multimodal text in students’ English reading comprehension.
This study employed a pre-experimental design as a quantitative method, with only one group participating in the pre-test and post-test. The population of this research, conducted for the 2024/2025 academic year, consists of eleventh-grade students at MA BKMU Cikijing. Twenty-seven students from class 11A were selected as samples using the convenience sampling technique. Multiple-choice tests are used for both pre-tests and post-tests in data collection.
According to this study’s findings, students’ English reading comprehension increased significantly by 21.11 points, with an average pre-test score of 60.37 and a post-test score of 81.48. The N-gain score is 0.55. The alternative hypothesis (Ha) was accepted, and the null hypothesis (H0) was rejected, according to the results of the Wilcoxon test, which also revealed a p-value of 0.000, which is less than 0.05.
It can be concluded that using multimodal text at MA BKMU Cikijing can improve students’ English reading comprehension. This study demonstrates that multimodal media can benefit teachers and students in learning to read English
Kampanye Public Relations dalam sosialisasi aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL): Studi deskriptif kualitatif pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandung
INDONESIA:
Kampanye public relations yang dilakukan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandung dalam mensosialisasikan aplikasi elektronik siap nikah dan hamil (ELSIMIL) kepada sasaran yaitu calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca persalinan dan baduta. Kampanye dilaksanakan melalui media sosial seperti instagram, youtube, dan WhatsApp serta dilakukan secara langsung kepada sasaran kampanye oleh Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Petugas Bangga Kencana Kelurahan (PBKK) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dengan berbagai macam strategi penyampaian pesan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pemilihan tema, pemilihan media serta evaluasi kampanye public relations dalam sosialisasi aplikasi ELSIMIL yang dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandung dengan merujuk pada model kampanye Leon Ostergaard yang melalui tiga tahapan, yaitu tahap identifikasi masalah (pra kampanye), perencanaan dan pengelolaan kampanye, dan evaluasi kampanye. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivistik dengan metode penelitian deskriptif kualitatif melalui teknik penyumpulan data melalui wawancara secara mendalam, observasi partisipasi pasif dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menujukan bahwa kampanye public relations dalam sosialisasi aplikasi ELSIMIL yang dilakukan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandung melewati beberapa tahap yang sesuai dengan model kampanye Leon Ostergaard yang terdiri dari (1) tahapan identifikasi masalah, melalui pemilihan tema dan konsep dengan melihat kondisi sosial masyarakat Kota Bandung serta menyesuaikan kategorisasi calom ibu sebagai sasaran kampanye. (2) Tahapan perencanaan dan pelaksanaan dengan melalukan pemilihan media dan penyampaian pesan kampanye kepada sasaran kampanye. Media yang digunakan yaitu media sosial seperti Instagram, Youtube, dan WhatsApp, sementara itu penyampaian pesan kampanye dilakukan melalui kegiatan tatap muka seperti seminar, orientasi TPK dan sosialisasi para kader kepada sasaran kampanye. (3) Tahapan evaluasi kampanye dilakukan secara berkala melalui laporan setiap bulan untuk mengukur efektivitas dan progress pendampingan calon pengantin, serta menilai indikator keberhasilan pelaksanaan kampanye aplikasi. Terdapat juga kendala seperti kurangnya ketegasan dari pihak kewilayahan dan KUA terkait pentingnya mengunduh aplikasi ELSIMIL untuk para calon pengantin. Evaluasi ini dilakukan untuk meningkatkan kulitas dan efektivitas kampanye berikutnya agar lebih maksimal.
ENGLISH:
The public relations campaign carried out by the Population Control and Family Planning Agency of Bandung City aimed to promote the Electronic Application for Marriage and Pregnancy Readiness (ELSIMIL) to its target audiences, namely engaged couples, pregnant women, postpartum mothers, and children under two years old. The campaign was conducted through social media platforms such as Instagram, YouTube, and WhatsApp, as well as directly to the target groups by Family Planning Counselors (PKB), Village-Level Bangga Kencana Officers (PBKK), and the Family Assistance Team (TPK), using various message delivery strategies.
This study aims to examine the process of theme selection, media selection, and the evaluation of the public relations campaign in the socialization of the ELSIMIL application conducted by the Population Control and Family Planning Agency of Bandung City. The study refers to Leon Ostergaard's campaign model, which consists of three stages: problem identification (pre-campaign), campaign planning and management, and campaign evaluation. This study adopts a constructivist paradigm using a descriptive qualitative research method, with data collection techniques including in-depth interviews, passive participant observation, and documentation.
The results of this study show that the public relations campaign for the socialization of the ELSIMIL application conducted by the Population Control and Family Planning Agency of Bandung City followed several stages in accordance with Leon Ostergaard’s campaign model, which consists of: (1) the problem identification stage, through the selection of themes and concepts based on the social conditions of Bandung’s community and by categorizing prospective mothers as the campaign targets; (2) the planning and implementation stage, involving the selection of media and message delivery to the campaign’s target audience. The media used included social media platforms such as Instagram, YouTube, and WhatsApp, while campaign messages were delivered through face-to-face activities such as seminars, TPK orientations, and socialization efforts by community health cadres; (3) the evaluation stage, which was conducted regularly through monthly reports to measure the effectiveness and progress of assistance to engaged couples, as well as to assess the indicators of the campaign’s success. Challenges included a lack of assertiveness from local authorities and the Office of Religious Affairs (KUA) regarding the importance of downloading the ELSIMIL application for prospective brides and grooms. This evaluation serves to improve the quality and effectiveness of future campaigns to ensure better outcomes
Pengaruh Current Ratio dan Return On Assets terhadap struktur modal perusahaan makanan yang terdaftar di BEI : Studi di PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk periode 2014-2023
Industri makanan dan minuman di Indonesia memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, dengan kontribusi signifikan pada PDB dan peningkatan investasi. Namun, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti ketidakpastian ekonomi global dan dinamika internal perusahaan, khususnya terkait pengelolaan struktur modal yang mencerminkan keseimbangan antara hutang dan aset perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Untuk mengetahui apakah Current Ratio berpengaruh secara parsial terhadap Struktur Modal di PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk periode 2014-2023 ; 2) Untuk mengetahui apakah Return On Assets berpengaruh secara parsial terhadap Struktur Modal di PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 2014-2023 ; 3. Untuk mengetahui apakah Current Ratio dan Return On Assets berpengaruh secara simultan terhadap Struktur Modal di PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 2014-2023.
Kerangka pemikiran penelitian ini didasarkan pada teori yang menyatakan bahwa Current Ratio (CR), Return On Assets (ROA), berpengaruh positif terhadap Struktur Modal (DAR), artinya ketika Current Ratio, Return On Assets naik, maka Struktur Modal pun akan naik, begitupun sebaliknya.
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu Perusahaan makanan yang terdaftar Bursa Efek Indonesia periode 2014-2023. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah regresi berganda di antaranya Analisis Uji Deskriptif, Analisis Uji Asumsi Klasik, Analisis Regresi Berganda dan Analisis Uji Hipotesis (uji t dan uji F) dengan menggunakan alat analisis yaitu SPSS versi 26.
Berdasarkan hasil uji t, CR memiliki nilai signifikansi 0,609 dan t hitung 0,533, sehingga tidak berpengaruh signifikan terhadap DAR. Sebaliknya, ROA menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap DAR dengan nilai signifikansi 0,000 dan t hitung -7,624. Uji F menghasilkan F hitung sebesar 47,649 dengan signifikansi 0,000, yang menunjukkan bahwa CR dan ROA secara simultan berpengaruh signifikan terhadap DAR. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,912 mengindikasikan bahwa 91,2% variasi struktur modal dapat dijelaskan oleh CR dan ROA, sedangkan sisanya 8,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model
Analisis Profabilitas (ROA) melalui Leverage (DAR) dan Total Asset Turnover (TATO) terhadap perusahaan yang tercatat di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI): Studi pada PT. Mustika Ratu Tbk. periode 2013-2023
Profabilitas (ROA) merupakan variabel yang mencerminkan tingkat keevektifan aset perusahaan dalam pemerolehan laba (keuntungan). Profabilitas (ROA) dipengaruhi oleh Leverage (DAR) sebagai komponen untuk mengetahui kemampuan aset membiayai utang dan Total Asset Turnover (TATO) sebagai komponen untuk mengetahui aktivitas perusahaan dalam menggunakan aset untuk memperoleh pendapatan. dan Leverage (DAR) meningkat maka Profabilitas (ROA) akan menurun sedangkan Total Asset Turnover (TATO) berpengaruh baik pada Profabilitas (ROA), maka dapat disimpulkan apabila Total Asset Turnover (TATO)
Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan tenaga kerja lokal melalui rumah produksi kremesan: Penelitian Asset Based Community Development di Desa Serangmekar Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung
Pemberdayaan masyarakat merupakan proses strategis dalam meningkatkan kapasitas individu maupun kelompok agar mampu mandiri secara sosial dan ekonomi. Salah satu bentuk pemberdayaan yang berkembang di Desa Serangmekar adalah Rumah Produksi Kremesan, sebuah UMKM lokal yang memanfaatkan potensi warga desa sebagai tenaga kerja dalam penglahan dan pemasaran makanan ringan berbahan dasar ubi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prinsip-prinsip, tahapan, serta indikator keberhasilan pemberdayaan masyarakat dalam konteks peningkatan tenaga kerja melalui rumah produksi kremesan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kemandirian masyarakat di Desa Serangmekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.
Landasan teori mengacu pada teori pemberdayaan masyarakat menurut Eko Sutoro (2012) Pemberdayaan masyarakat adalah suatu proses yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi yang mereka miliki. Landasan teori juga mengacu pada teori prinsip-prinsip pemberdayaan, tahapan pemberdayaan dan indikator hasil pemberdayaan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan model Asset Based Community Development (ABCD) yang menitikberatkan pada pengembangan potensi dan kekuatan lokal masyarakat sebagai dasar dari pemberdayan yang berkelanjutan. Paradigma yang digunakan adalah interpretative, yang memandang realitas sosial sebagai hasil konstruksi subjektif melalui pengalaman dan makna yag dientuk dalam interaksi sosial. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai proses pembedayaan yang berlangsug.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan yang dilakukan oleh Rumah Produksi Kremesan cukup berhasil dengan menerapkan prinsip pemberdayaan yang mencakup kesetaraan, partisipatif, dan keberlanjutan. Proses pemberdayaan dilakukan secara bertahap, mulai dari identifikasi potensi, penyadaran, pelatihan, implementasi, hingga evaluasi. Keberhasilan pemberdayaan tercermin dari meningkatnya keterlibatan warga, peningkatan pendapatan, serta tumbuhnya kesadaran kolektif terhadap kemandirian ekonomi. Model pemberdayaan ini mampu menjadi contoh praktik pembangunan desa yang berbasis kekuatan lokal dan berorientasi pada keberlanjutan
Praktik pengupahan pada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara dihubungkan dengan Undang-Undang ketenagakerjaan dan Fatwa DSN-MUI nomor 112/DSN-MUI/IX/2017 tentang akad ijarah pada Pemilu tahun 2024: Studi kasus di Desa Biru, Kecamatan Majalaya, Kabupaten BandungKata
Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) memiliki peran strategis dalam menjamin proses pemiliu. KPPS diangkat dan diberikan upah yang besarannya telah ditentukan oleh Surat Kementerian Keuangan Nomor S-647/MK.02/2022. Namun, praktik pengupahan seringkali menimbulkan persoalan karena besaran upah yang diterima dinilai tidak sebanding dengan beban kerja yang dijalankan, terutama ketika pekerjaan dilakukan melebihi waktu kerja normal dan tanpa kejelasan. Dalam Islam, upah harus mengandung keadilan dan kesejahteraan. Sebagai umat Islam, sudah semestinya para pengusaha/majikan muslim merujuk kepada asas-asas dan prinsip Ijarah yang berlandaskan Hukum Ekonomi Syari’ah.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui pelaksanaan pembayaran upah tenaga kerja KPPS pada Pemilu Tahun 2024 di Desa Biru, Kecamatan. Majalaya, Kabupaten. Bandung. (2) Mengetahui tinjauan undang-undang ketenagakerjaan terhadap pembayaran upah pada petugas KPPS pada pemilu Tahun 2024 di Desa Biru, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. (3) Mengetahui tinjauan Fatwa DSN-MUI No 112/DSN-MUI/IX/2017 tentang akad Ijarah terhadap pembayaran upah pada petugas KPPS pada Pemilu Tahun 2024 di Desa Biru, Kecamatan. Majalaya, Kabupaten. Bandung.
Kerangka berfikir ini pada penelitian ini berdasarkan pada konsep akad ijarah dalam Hukum Ekonomi Syariah, dengan fokus pada praktik pengupahan petugas KPPS. Dalam kerangka ini, aspek yang dianalisis mencakup sistem pengupahan KPPS, waktu kerja, dasar hukum pengupahan, rukun dan syarat akad ijarah, serta kesesuaian pengupahan antara praktik dan prinsip syariah.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan fokus pada pendekatan yuridis empiris. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan memberikan deskripsi secara menyeluruh tentang praktik pengupahan KPPS di Desa Biru, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, dengan mengkaji kesesuaiannya dengan ketentuan dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan serta akad ijarah dalam Fatwa DSN-MUI No. 112/DSN-MUI/IX/2017.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Petugas KPPS diberikan upah sebesar Rp. 1.200.000 untuk ketua, dan anggota Rp. 1.100.000. Upah yang diberikan mengacu pada Surat Menteri Keuangan RI Nomor: S-647/MK.02/2022 (2) Tinjauan UU ketenagakerjaan sebagai lex generalis, bahwasannya petugas KPPS dalam hal waktu kerja, lembur, dan istirahat tidak sejalan dengan Pasal 77, 78, dan 79 UU Nomor 13 tahun 2013 tentang ketenagakerjaan (3) Pelaksanaan tugas KPPS telah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI No. 112/DSN-MUI/IX/2017 tentang akad ijarah, telah memenuhi rukun dan syarat sah. Hal ini ditunjukkan dengan adanya SK pengangkatan KPPS, buku panduan KPPS, dan informasi upah sejak awal masa kerja. Oleh karena itu, tidak ditemukan unsur gharar maupun ketidaktahuan (jahalah), dan akad ijarah ini sah (shahih)
Peran konselor karier dalam peningkatan Self Confidence untuk perencanaan masa depan siswa: Penelitian di SMK Muhammadiyah 2 Cibiru Bandung
Self confidence menjadi permasalah yang dialami oleh remaja terkhusus siswa tingkat SMA/SMK sederajat, tidak semua remaja dapat dengan mudah mengambil keputusan karier, dan banyak diantara siswa yang mengalami episode keraguan sebelum pada akhirnya membuat keputusan yang pasti pada jalur kariernya. Peneliti melihat bahwa self confidence (kepercayaan diri) menjadi permasalahan siswa di SMK Muhammadiyah 2 Cibiru Bandung dalam penentuan karier, rendahnya self confidence menggiring pemikiran pesimis terhadap masa depan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa self confidence bukan hanya modal untuk meraih karier yang diinginkan melainkan sebagai kunci untuk siswa tersebut dalam mengambil keputusan karier yang tepat untuk masa depannya.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui tugas dan fungsi konselor karier di SMK Muhammadiyah 2 Cibiru Bandung, untuk mengetahui upaya yang dilakukan konselor karier dalam peningkatan self confidence di SMK Muhammadiyah 2 Cibiru Bandung, dan untuk mengetahui hasil peran konselor karier dalam peningkatan self confidence di SMK Muhammadiyah 2 Cibiru Bandung.
Untuk menganalisis permasalahan dalam penelitian maka yang dibutuhkan adalah teori yang pertama Peran Konselor menurut CBT, sedangkan teori yang kedua dalam Self Confidence untuk Perencanaan Masa Depan Siswa menggunakan teori Self Confidence dan Career Life Span. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian adalah guru BK dan siswa SMK Muhammadiyah 2 Cibiru Bandung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peran konselor karier dengan menjalankan tugas dan fungsi juga melakukan upaya dalam membantu para siswa untuk bisa menyelesaikan tugas perkembangannya maka siswa yang sebelumnya masih dalam zona keraguan setelah Bimbingan Karier secara klasikal melalui metode pembuatan sketsa karier maka siswa mulai memahami porensi diri, kemudian siswa tersebut mampu memutuskan pilihan karier yang lebih terarah, dan siswa tersebut lebih termotivasi untuk mencapai tujuan masa depannyaa
Pengaruh Loneliness terhadap subjective Well-Being pekerja Work From Home dimoderasi Emotional Intelligence
Perubahan pola kerja menuju sistem kerja jarak jauh mendorong munculnya dinamika psikologis baru bagi para pekerja, salah satunya adalah rasa loneliness. Loneliness menjadi salah satu faktor yang dapat menurunkan subjective well-being pada individu yang bekerja secara work from home. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonfirmasi pengaruh loneliness terhadap subjective well-being, serta mengkonfirmasi peran moderasi emotional intelligence dalam hubungan tersebut. Penelitian dilakukan pada 385 responden yang menjalani sistem kerja work from home dengan pendekatan kuantitatif dan teknik analisis regresi berganda menggunakan moderated regression analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa loneliness berpengaruh negatif signifikan terhadap subjective well-being, dan emotional intelligence terbukti secara signifikan memoderasi hubungan tersebut dengan memperlemah pengaruh negatifnya. Temuan ini menegaskan bahwa emotional intelligence memiliki peran penting dalam menjaga subjective well-being pekerja work from home di tengah tantangan keterbatasan interaksi sosial
Pengaruh Debt To Equity Ratio, Total Asset Turnover, dan Operating Profit Margin terhadap prediksi financial distress: Studi pada Pt Pan Brothers Tbk periode tahun 2017-2023
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat Kabupaten Bima untuk menunaikan ibadah haji : Studi kuantitatif pada seksi penyelenggaraan haji dan umrah di kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima tahun 2024-2025
Minat masyarakat Kabupaten Bima untuk menunaikan ibadah haji terus menunjukkan peningkatan meskipun terbatasnya kuota dan panjangnya masa tunggu hingga 34 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan, masa tunggu, dan religiusitas terhadap minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji secara parsial maupun simultan.
Penelitian ini menggunakan teori minat yang berkaitan dengan suatu kegiatan atau hal-hal yang membangkitkan rasa ingin tahu, kemudian membuat seseorang memberi perhatian, dan memunculkan rasa senang atau nikmat pada diri seseorang. Penggunaan teori minat dalam penelitian ini akan membahas tentang bagaimana pengaruh pendapatan, masa tunggu dan religiusitas terhadap minat masyarakat Kabupaten Bima untuk menunaikan ibadah haji.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan paradigma positivisme, data diperoleh dari 93 responden yang terdaftar dalam SISKOHAT tahun 2024–2025 melalui kuesioner menggunakan skala Likert. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji determinasi (R²), uji F, dan uji T dengan bantuan software SPSS versi 26.
Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, ketiga variabel pendapatan, masa tunggu, dan religiusitas berpengaruh signifikan terhadap minat masyarakat berhaji. Nilai thitung masing-masing adalah 7,649 untuk pendapatan, 11,674 untuk masa tunggu, dan 13,469 untuk religiusitas, semuanya lebih besar dari ttabel 1,986. Secara simultan, ketiga faktor ini juga berpengaruh dengan nilai fhitung sebesar 75,062 > ftabel 2,71. Nilai koefisien determinasi sebesar 71,7% menunjukkan bahwa variabel bebas memberikan kontribusi besar terhadap minat masyarakat Kabupaten Bima untuk menunaikan ibadah haji