Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung
Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati BandungNot a member yet
53115 research outputs found
Sort by
Pengaruh Debt to Equity Ratio, Current Ratio dan Return On Equity terhadap harga saham: Studi pada perusahaan sektor Healthcare yang terdaftar di BEI periode 2018-2023
Sebagai investor, keputusan untuk berinvestasi di pasar modal sangat bergantung pada analisis fundamental kinerja keuangan perusahaan. Akan tetapi harga saham tidak selalu mencerminkan kinerja keuangan perusahaan secara langsung. Penilitian ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan kinerja saham sektor healthcare selama fase awal pandemi COVID-19 yang menunjukan sisi positif, akan tetapi kondisi ini tidak berlanjut lama setelah fase transisi hingga pandemi berakhir sehingga mengakibatkan fluktuasi harga saham tersebut. Fluktuasi harga saham di sektor ini mengharuskan investor untuk melakukan analisis yang matang sebelum memutuskan untuk membeli dan menjual sahamnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial Debt to Equity Ratio terhadap harga saham, Current Ratio terhadap harga saham dan Return On Equity terhadap harga saham. Dan untuk mengetahui pengaruh secara simultan antara Debt to Equity Ratio, Current Ratio dan Return On Equity terhadap harga saham pada perusahaan sektor healthcare yang terdaftar di BEI periode 2018-2023.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendeketan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Data sekunder merupakan data yang digunakan dalam penelitian ini yang diperoleh melalui website perusahaan, website BEI dan yahoo finance. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik non�probability sampling dengan jenis purposive sampling berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan dan didapatkan 16 sampel perusahaan. Teknik Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi data panel, uji t, uji f dan uji koefisien determinasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial Debt to Equity Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Current Ratio secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Return On Equity secara parsial tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap harga saham. Secara simultan Debt to Equity, Current Ratio dan Return On Equity berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Dengan koefisien determinasi sebesar 10,6%, sehingga variabel independen dalam penelitian ini mampu memengaruhi variabel harga saham sebesar 10,6%, sedangkan sisanya 89,4% dipengaruhi dan dijelaskan oleh faktor–faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Tren Marriage Is Scary di TikTok bagi anggota UKM Women Studies Centre UIN Bandung
Perkembangan teknologi saat ini telah menciptakan media sosial khususnya TikTok sebagai ruang diskusi yang aktif dalam membentuk dan menyebarkan narasi seputar pernikahan. Salah satu tren yang muncul yaitu Marriage Is Scary, yang mempresentasikan ketakutan dan kekhawatiran akan pernikahan, terutama perspektif perempuan yang belum menikah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor pembentuk persepsi perempuan terhadap pernikahan dalam narasi Marriage is Scary, memahami persepsi anggota UKM Women Studies Centre terhadap tren tersebut, serta menganalisis dampak tren Marriage is Scary terhadap anggota UKM Women Studies Centre UIN Bandung.
Penelitian ini menggunakan teori kontruksi sosial Peter L. Berger. Peter L. Berger menjelaskan bahwa realitas sosial dibentuk melalui proses eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara, observasi, FGD, analisis konten dan dokumentasi yang berkaitan dengan anggota UKM Women Studies Centre UIN Bandung. Adapun teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor utama yang membentuk persepsi perempuan terhadap pernikahan dalam tren Marriage is Scary, yaitu media sosial, pengalaman pribadi dan lingkungan sekitar seperti kasus perselingkuhan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta perubahan nilai dan ekspektasi terhadap pernikahan, khususnya adanya kesenjangan antara harapan dan realitas kehidupanpernikahan. Persepsi anggota UKM Women Studies Centre terbentuk melalui tiga komponen, yaitu kognitif (memahami risiko dalam pernikahan), afektif (munculnya rasa takut dan cemas), dan konatif (kecenderungan untuk menunda pernikahan dan lebih selektif dalam memilih pasangan). Narasi Marriage is Scary memberikan dampak positif dan negatif bagi anggota UKM tersebut. Dampak positifnya adalah mereka menjadi lebih berhati-hati dalam memilih pasangan dan dalam mengambil keputusan untuk menikah. Sementara itu, dampak negatifnya berupa munculnya ketakutan berlebih hingga membuat sebagian memilih untuk tidak menikah tanpa pertimbangan yang matan
Pembagian harta waris dengan sistem hibah sebelum pewaris meninggal dunia di Desa Margahurip Kecamatan Banjaran Ditinjau dari hukum kewarisan Islam
Pembagian waris dengan sistem hibah sebelum pewaris meninggal dunia memang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat di Desa Margahurip. Dimana masyarakat disana menganggapnya pemabagian waris. Padahal, kewarisan hanya terjadi ketika terdapat peristiwa kematian saja. Tentu hal ini tidak bisa dikatakan sebagai peristiwa kewarisan, karena praktiknya dilakukan semasa hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pembagian waris dengan sistem hibah sebelum pewaris meninggal dunia di Desa Margahurip Kecamatan Banjaran serta untuk mengetahui alasan masyarakat melakukan pembagian waris sebelum pewaris meninggal di Desa Margahurip Kecamatan Banjaran dan juga untuk mengetahui tinjauan Hukum Kewarisan Islam mengenai pembagian waris dengan sistem hibah sebelum pewaris meninggal dunia di Desa Margahurip Kecamatan Banjaran. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni teori mashlahah mursalah Imam Malik yang berarti sesuatu yang baik menurut akal dengan pertimbangan dapat mewujudkan kebaikan atau menghindarkan keburukan bagi manusia. Dalam hal ini akal menganggap baik atau mashlahah untuk membagikan harta waris sebelum pewaris meninggal dunia, yang selaras dengan tujuan hukum islam yakni menghindari kemadharatan.
Metode penelitian yang digunakan yakni deskriptif analitis yakni dengan cara mendeskripsikan fakta-fakta, kemudian disusul dengan analisis. Sumber data yang digunakan merupakan sumber data primer dan sekunder. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis empiris yakni penelitian hukum mengenai pemberlakuan atau implementasi ketentuan hukum normatif secara langsung pada setiap peristiwa. Hasil penelitian ini diketahui bahwa Masyarakat Desa Margahurip memilih pembagian waris dengan sistem hibah karena mengikuti kebiasaan turun temurun. Pembagiannya dilakukan dengan cara musyawarah keluarga. Para orang tua yang memberikan hartanya semasa hidup sudah memisahkan sebagian harta yang kiranya cukup untuk kehidupannya dan untuk kematiannya kelak. Masyarakat di sana sangat mengutamakan kerukunan dan keharmonisan keluarga. Pembagian ini dilakukan dengan alasan mengindari pertengkaran dan permusuhan antar anggota keluarga, disamping itu juga terdapat keinginan orang tua untuk melihat secara langsung hartanya diberikan dan dimanfaatkan oleh anak-anaknya. Pemberian hibah orang tua kepada anaknya harus dilakukan secara adil. Pembagian yang dilakukan semasa hidup ini tidak dapat dikatakan sebagai pembagian harta waris, meskipun masyarakat menyebutnya sebagai pembagian waris. Menurut Hukum Kewarisan Islam hal ini tidak termasuk peristiwa kewarisan karena rukun dan syaratnya tidak terpenuhi
Bantuan sosial melalui Program Kartu Tangkis dalam mengatasi kemiskinan ekstrem: Penelitian di Desa Girimukti Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang
Skripsi ini mengkaji permasalahan mengenai kemiskinan ekstrem yang terjadi di Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang. Banyaknya kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sumedang membuat pemerintah Kabupaten Sumedang dan BAZNAS Kabupaten Sumedang mengeluarkan Program Kartu Tangkis. Program Kartu Tangkis ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem. Namun pada pelaksanaannya, Program Kartu Tangkis di Desa Girimukti ini memunculkan berbagai dinamika yang terjadi pada masyarakat miskin ekstrem.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan praktik penyaluran Program Kartu Tangkis yang mencerminkan ketimpangan dan upaya keadilan sosial di masyarakat miskin ekstrem, perubahan ekonomi masyarakat miskin ekstrem serta dampak negatif yang timbul pada masyarakat setelah adanya Program Kartu Tangkis.
Penelitian ini menggunakan teori struktural fungsional Robert King Merton sebagai kerangka berpikir untuk menganalisis dan memahami bagaimana dampak yang terjadi pada masyarakat miskin ekstrem setelah dilaksanakannya Program Kartu Tangkis di Desa Girimukti. Dimana Program Kartu Tangkis ini memiliki fungsi manifes dan fungsi laten. Fungsi manifes yaitu fungsi yang diharapkan, sementara fungsi laten yaitu fungsi yang tidak disadari dan tersembunyi sehingga dapat menimbulkan suatu konsekuensi positif atau konsekuensi negatif yang disebut disfungsional. Namun jika suatu kebijakan tidak menimbulkan dampak apapun baik positif atau negatif, maka hal ini dapat dikatakan nonfungsional.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yakni observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Kemudian data-data yang telah diperoleh, dianalisis melalui beberapa tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bantuan sosial melalui Program Kartu Tangkis di Desa Girimukti ini memberikan berbagai perubahan dalam mengatasi kemiskinan ekstrem di masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, meskipun belum meningkatkan penghasilan atau akses layanan sosial secara signifikan namun masyarakat merasakan perubahan yang positif. Di sisi lain, praktik penyaluran bantuan yang tidak transparan justru menimbulkan ketimpangan sosial. Adapun fungsi manifes atau fungsi yang tampak jelas dari Program Kartu Tangkis yakni mengentaskan kemiskinan ekstrem. Sementara fungsi laten atau fungsi tersembunyi dari Program Kartu Tangkis memunculkan konsekuensi yang positif dan negatif di masyarakat. Konsekuensi positif berupa kelonggaran pengeluaran untuk keperluan lain dan negatif berupa ketergantungan pada bantuan. Konsekuensi negatif ini merugikan masyarakat sehingga dikatakan disfungsional. Namun beberapa warga tidak mengalami konsekuensi apapun setelah adanya Program Kartu Tangkis, maka hal ini dapat dikatakan nonfungsional
Larangan perkawinan sesuku menurut adat Salingka Nagari Bukik Batabuah Kecamatan Canduang Provinsi Sumatera Barat
Perkawinan merupakan sunnatullah yang berlaku untuk seluruh makhluk-Nya. Dalam Qs. An-Nisa’: 23 menjelaskan bahwa terdapat wanita-wanita yang haram dinikahi, berdasarkan ayat tersebut tidak ada dijelaskan larangan perkawinan sesuku ini. Akan tetapi di Nagari Bukik Batabuah yang mayoritas penduduknya beragama islam terdapat larangan perkawinan sesuku ini. Adat yang mengatur larangan tersebut dikenal sebagai Adat Salingka Nagari. Oleh karena itu hal tersebut menarik untuk dikaji lebih mendalam.
Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui latar belakang perkawinan sesuku, problematika larangan perkawinan sesuku ditinjau dari Adat Salingka Nagari Bukik Batabuah, serta untuk menganalisis pandangan hukum keluarga islam tentang larangan perkawinan sesuku.
Penelitian ini didasarkan pada kerangka pemikiran bahwa perkawinan sesuku yang seharusnya tidak ada larangan dalam hukum keluarga islam, akan tetapi dilarang dalam hukum adat Minangkabau karena terdapat maslahat yang ingin dicapai dan mafsadat yang harus dihindari. Dangan demikian apakah maslahat atapun mafsadat dalam perkawinan sesuku ini sejalan dengan hukum keluarga islam berdasarkan teori maqshid al-syari’ah dan al-‘urf.
Metode yang digunakan Deskrptif Analitis, dengan pendekatan Yuridis Empiris. Sumber data dari penelitan ini yaitu sumber data primer berupa wawancara, dan sumber data sekunder yang didapatkan dari beberapa referensi kepustakaan, seperti buku-buku, jurnal dan artikel ilmiah. Sedangkan jenis penelitian yaitu Kualitatif
Berdasarkan hasil penelitian, latar belakang terjadinya larangan perkawinan sesuku ini disesbabkan oleh dua faktor, yaitu faktor sepersusan dan faktor pengendalian nafsu. Oleh karena perkawinan sesuku ini merupakan suatu hal yang jarang dilakukan oleh masyarakat Minangkabau bahkan perkawinan sesuku ini suatu aib terbesar bagi masyarakat Minangkabau, terkhsusnya di nagari Bukik Batabuah. Problematika yang terjadi akbiat perkawinan sesuku ini yaitu rancunya silsilah keturunan (nasab) serta anak yang lahir setelah perkawinan tersebut akan mendapatkan keterbelakangan mental dan keluarga tersebut tidak akan mersakan perkawinan yang sakinah, mawaddah dan warahmah. Tinjauan hukum keluarga islam terkait perkawinan sesuku ini tidaklah melarang dan antara hukum islam dengan hukum adat tidak terdapat pertentangan didalamnya. Dalam perkawinan ada namanya mahram mu’abad yaitu orang-orang yang haram melakukan perkawinan untuk selamanya, disebabkan oleh: adanya hubungan nasab, adanya hubungan perkawinan, dan adanya radha’ah yaitu hubungan sepersusuan. Dengan demikian perkawinan sesuku ini boleh saja dilakukan, dengan ketentuan yang bersangkutan melaksankan perkawinannya diluar nagari Bukik Batabuah
Menganalisis Stock price melalui Return on Asset (ROA) dan Earning Per Share (EPS) pada perusahaan sektor farmasi yang tercatat di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) periode 2014 2023
Perkembangan pesat industri farmasi didorong oleh meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan dan inovasi obat-obatan, mendorong perusahaan menjaga kinerja keuangan guna menarik investor. Stock price menjadi indikator penting yang mencerminkan persepsi pasar terhadap kinerja dan prospek perusahaan. Dua faktor yang memengaruhi stock price adalah return on asset (ROA) dan earning per share (EPS), yang dapat menjadi pertimbangan investor dalam menilai potensi pertumbuhan saham di sektor farmasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis stock price melalui return on asset dan earning per share, baik secara parsial maupun secara simultan pada perusahaan farmasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberi kontribusi bagi pengembangan strategi perusahaan dalam meningkatkan stock price serta pertimbangan bagi para investor dalam mengambil keputusan untuk berinvestasi. Kerangka pemikiran penelitian ini menyatakan bahwa return on asset dan earning per share secara simultan mempengaruhi stock price. Return on asset yang tinggi mencerminkan efisiensi pengelolaan aset dan prospek keuntungan yang baik, sehingga menarik minat investor. Earning per share menunjukkan laba per saham yang menjadi acuan dalam keputusan investasi. Keduanya dapat meningkatkan permintaan saham dan mendorong kenaikan stock price. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Sampel yang digunakan sebanyak tiga perusahaan farmasi, yaitu PT. Kimia Farma Tbk, PT. Kalbe Farma Tbk dan PT. Industri Jamu dan Farmasi SIDO Muncul Tbk, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data kuantitatif yang diperoleh dari sumber sekunder berupa data time series untuk periode 2014–2023. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel return on asset secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap stock price secara parsial, dengan hasil H0 ditolak dan Ha diterima. Serta, variabel earning per share secara parsial berpengaruh signifikan terhadap stock price, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Pengujian secara simultan menunjukkan bahwa return on asset dan earning per share secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap stock price, dengan Fhitung sebesar 14.22932 > Ftabel 3.35 dan nilai probabilitas 0.000060 < 0,05. Maka H0 ditolak dan Ha diterima
Analisis transitivitas pada teks surat Ibrahim berbasis teori sistemik linguistik fungsional menurut Halliday
Penelitian ini berkaitan dengan surat Ibrahim sebagai bagian dari Al-Qur’an, menawarkan kekayaan linguistik yang kompleks dengan narasi-narasi yang memuat nilai historis dan teologis. Melalui pendekatan Sistemik Linguistik Fungsional (SLF), khususnya analisis transitivitas, struktur bahasa dalam surat ini dapat dikaji untuk mengungkap bagaimana proses, partisipan, dan sirkumstansi digunakan dalam membangun makna-makna keagamaan dan ideologis.
Penelitian ini bertujuan sebagai berikut: 1) mengetahui tipe proses transitivitas dalam teks surat Ibrahim; 2) mengetahui tipe partisipan untuk proses transitivitas dalam teks surat Ibrahim; 3) mengetahui tipe sirkumstansi untuk proses transitivitas dalam teks surat Ibrahim; dan 4) mengetahui implikasi terhadap kompetensi profesional guru dalam mengembangkan materi ajar. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman bagaimana Al-Qur'an menggunakan bahasa untuk menyampaikan pesan-pesan spiritual, moral, dan sosial. Dengan menggunakan teori Linguistik Sistemik Fungsional, penelitian ini menawarkan pendekatan baru untuk menganalisis teks-teks keagamaan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif untuk menganalisis teks surah Ibrahim dalam Al-Qur'an menggunakan teori Linguistik Sistemik Fungsional (LSF), khususnya dalam analisis transitivitas. Sumber data primer yang digunakan adalah teks Surah Ibrahim dan terjemahannya, sedangkan sumber data sekunder adalah literatur yang berkaitan dengan teori Linguistik Sistemik Fungsional. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan studi pustaka dengan teknik analisis data dengan menggunakan teknik analisis konten dan wacana, dengan tahapan penyusutan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dengan uji keabsahan data diuji melalui triangulasi dan verifikasi oleh para ahli.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Analisis transitivitas dalam teks Surat Ibrahim mencakup berbagai proses yang menggambarkan hubungan antara Allah SWT, rasul-Nya, dan umat manusia. Surat ini mengandung enam jenis proses, dengan proses material yang mendominasi, menunjukkan banyaknya tindakan fisik yang dapat diamati, seperti pengutusan rasul dan fenomena alam semesta. Proses mental, yang mencerminkan pengalaman batin manusia terhadap wahyu, serta proses relasional dan verbal, menggambarkan komunikasi dan hubungan antara entitas dalam surat ini; 2) Partisipan dalam proses transitivitas menunjukkan peran dominan Allah SWT sebagai aktor utama, dengan Rasul-Nya dan umat manusia sebagai saksi dan penerima wahyu; 3) Sirkumstansi dalam surat ini, seperti tujuan, tempat, sebab, dan cara, memberikan konteks yang lebih dalam mengenai makna dan motivasi di balik setiap peristiwa; 4) Implikasi dari analisis ini terhadap kompetensi profesional guru dalam mengembangkan materi ajar adalah bahwa guru dapat memanfaatkan analisis transitivitas untuk merancang materi yang lebih kontekstual dan mendalam, yang mengintegrasikan keterampilan bahasa Arab secara holistik, serta menghubungkan nilai-nilai moral dan teologis dalam pengajaran. Dengan demikian, perlunya penerapan analisis transitivitas untuk memperkaya pengalaman belajar siswa, baik dalam aspek linguistik maupun pemahaman terhadap wahyu Al-Qur'an, dan meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui berbagai pendekatan kreatif
Resepsi jama'ah Masjid Raya Bingkudu Agam Sumatera Barat terhadap pengajian tafsir Jalalain
Pengajian Tafsir Jalalain merupakan salah satu tradisi keilmuan Islam klasik yang masih bertahan di tengah masyarakat Minangkabau. Salah satu tempat yang aktif melestarikannya adalah Masjid Raya Bingkudu, Agam, Sumatera Barat. Kegiatan pengajian ini tidak hanya menjadi wadah pembelajaran agama, tetapi juga turut membentuk pemahaman keagamaan jama'ah serta memperkuat dimensi sosial dan spiritual dalam kehidupan masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pengajian Tafsir Jalalain di Masjid Raya Bingkudu serta mengkaji resepsi jama'ah terhadap pengajian tersebut dalam memahami isi tafsir dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif, metode penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif analitis. Adapun pendekatan yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan Living Qur' an serta dibantu dengan teori resepsi yang di kemukakan oleh Wolfgang Iser. Adapun dalam teknik pengumpulan data, tentu saja peneliti mengumpulkan data dengan berupa wawancara, mengikuti kegiatan yang ada, observasi, dan juga dokumentasi. Data primer pada penelitian ini yaitu wawancara langsung bersama para narasumber, adapun data sekunder penelitian ini yaitu dokumen yang berkaitan dengan penelitian.
Hasil penelitian ini membahas pelaksanaan pengajian Tafsir Jalalain di Masjid Raya Bingkudu yang dilaksanakan secara rutin setiap ba'da maghrib dan diikuti oleh jama'ah dari berbagai kalangan usia dan latar belakang pendidikan. Pengajian ini dipimpin oleh seorang ustadz yang memiliki keahlian dalam bidang tafsir, dengan metode penyampaian yang komunikatif dan kontekstual, sehingga memudahkan jama'ah dalam memahami kandungan ayat-ayat Al-Qur’an, khususnya melalui pendekatan Tafsir Jalalain. Dan juga menjelaskan bagaimana resepsi jama'ah Masjid Raya Bingkudu terhadap Tafsir Jalalain yakni pertama, Aktualisasi Resepsi dalam Kehidupan Jama'ah Tafsir Jalalain yakni 1)Peningkatan Pemahaman Jama'ah melalui Pengajian Tafsir Jalalain 2) Perubahan Sikap kepada Keluarga atau Masyarakat 3) Meningkatnya Kualitas Ibadah Jama'ah 4) Pengamalan Nilai-nilai al-Qur'an dalam Kehidupan Jama'ah. Dan selanjutnya Proses pemaknaan teks oleh jama'ah (Gaps of Indeterminacy) yaitu proses pemaknaan yang berlangsung ketika jama'ah berinteraksi dengan isi tafsir, di mana sering muncul celah pemahaman (gaps) antara teks dan pengalaman hidup mereka yang akhirnya melahirkan interpretasi beragam sebagaimana ada yang relevan dengan pemahaman jama'ah yang terjadi katika penjelasan tafsir yang disampaikan ustadz terasa sangat dekat atau sesuai dengan pengalaman hidup jama'ah dan ada yang kurang relevan dengan pemahaman jama'ah karena bagian dari tafsir yang sulit dipahami atau belum pernah terjadi di pengalaman hidup jama'ah. Dan yang terakhir ada Harapan Jama'ah terhadap Pengajian Tafsir Jalalain (Reader's Expectation) yaitu harapan-harapan yang dibawa oleh jama'ah sebelum dan selama mengikuti pengajian yaitu 1)Memahami isi al-qur'an secara mendalam 2)Dapat mengamalkan isi al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari 3)Mendapatkan ketenangan dan kebijaksanaan dalam hidup 3)Harapan pengajian Tafsir Jalalin terus berlanjut seiring dengan perkembangan zaman
Penegekan hukum terhadap tindak pidana pengeroyokan oleh geng motor di wilayah Kota Tasikmalaya dihubungkan dengan KUHP BUKU II BAB V tentang kejahatan ketertiban umum tahun 1946: Studi kasus Polres Tasikmalaya Kota
Meningkatnya kasus tindak pidana pengeroyokan yang dilakukan oleh geng motor di Kota Tasikmalaya telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan mengganggu ketertiban umum. Fenomena ini menjadi tantangan serius bagi aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya Kota, dalam menjalankan fungsi penegakan hukum secara efektif terhadap berbagai bentuk kejahatan jalanan yang semakin kompleks.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penegakan hukum pidana terhadap geng motor yang melakukan pengeroyokan di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam proses penegakan hukum tersebut. Analisis ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai dinamika penegakan hukum dalam menangani kasus-kasus pengeroyokan oleh geng motor.
Landasan teoretis penelitian ini menggunakan teori penegakan hukum oleh Soerjono Soekanto yang mencakup tiga aspek utama: struktur hukum (kelembagaan penegak hukum), substansi hukum (peraturan perundang-undangan), dan kultur hukum (budaya hukum masyarakat). Penelitian ini juga berlandaskan pada ketentuan pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Buku II Bab V tentang Kejahatan terhadap Ketertiban Umum sebagai dasar hukum materiil. Kerangka teoritis ini menjadi landasan untuk menganalisis efektivitas penegakan hukum pidana terhadap geng motor secara komprehensif.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis dengan spesifikasi penelitian yuridis empiris. Pendekatan ini diterapkan untuk mengkaji pelaksanaan hukum pidana di lapangan melalui wawancara dengan pihak kepolisian, studi dokumen perkara, serta pengamatan terhadap kasus-kasus pengeroyokan oleh geng motor di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penegakan hukum terhadap geng motor yang melakukan pengeroyokan masih menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan personel, minimnya saksi, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Meskipun demikian, Polres Tasikmalaya Kota telah melakukan upaya preventif dan represif, seperti patroli rutin, penyuluhan hukum, dan tindakan langsung terhadap kelompok geng motor. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penegakan hukum masih perlu ditingkatkan melalui sinergi antara aparat, masyarakat, dan kebijakan yang lebih responsif terhadap dinamika kejahatan di ruang publik
Pengaruh indikator volume dan kebijakan dividen terhadap harga saham pada perusahaan yang tercatat di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI): Studi di PT Baramulti Suksessarana Tbk periode 2014-2023
Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan yang memiliki sumber daya alam melimpah, terutama pada sumber daya alam batu bara dan energi. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia serta permintaan dan kebutuhan akan batu bara yang masih tinggi membuat berbagai perusahaan tambang baik swasta maupun BUMN untuk melakukan eksploitasi tambang batu bara secara intensif. Dalam penelitian ini, indikator teknikal direpresentasikan oleh variabel Trading Volume, kebijakan dividen direpresentasikan melalui variabel Dividend per Share, dan harga saham berdasarkan harga penutupan akhir tahun.
Tujuan dari penelitian adalah untuk mengkaji tingkat signifikansi pengaruh Trading Volume terhadap harga saham di PT Baramulti Suksessarana Tbk selama periode 2014 hingga 2023, mengkaji tingkat signifikansi pengaruh Dividend per Share terhadap harga saham di PT Baramulti Suksessarana Tbk dalam rentang waktu 2014–2023, dan menilai seberapa besar pengaruh simultan antara Trading Volume dan Dividend per Share terhadap harga saham PT Baramulti Suksessarana Tbk dalam rentang tahun 2014–2023.
Harga saham atau Sa’r as Sahm adalah nilai jual ataupun beli suatu saham yang terbentuk di pasar modal pada waktu tertentu. Indikator volume atau Mu’ashshir al Hajm adalah sebuah instrumen analisis yang digunakan untuk mengukur jumlah unit saham yang diperdagangkan dalam rentang waktu tertentu. Kebijakan dividen atau Siyasat Tawzī’ al Arbah adalah keputusan strategis dalam pengelolaan laba bersih perusahaan, yakni keputusan terkait laba bersih akan didistribusikan kepada investor dalam bentuk dividen, atau ditahan sebagai laba ditahan (Retained Earnings) untuk diinvestasikan kembali dan pengembangan usaha di tahun mendatang.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder dari laporan keuangan PT Baramulti Suksessaran Tbk pada periode 2014-2023. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji asumsi klasik, uji asosiatif dan uji hipotesis (uji t dan F).
Hasil penelitian menunjukan secara parsial Trading Volume (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga Saham (Y) dan Dividend Per Share (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga Saham (Y). Sedangkan Trading Volume (X1) dan Dividend Per Share (X2) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham (Y)