Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung

Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati Bandung
Not a member yet
    53115 research outputs found

    Kepemimpinan Kepala Kantor Urusan Agama dalam meningkatkan kinerja pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Panyileukan Kota Bandung

    Full text link
    Pelayanan publik merupakan salah satu bentuk tanggung jawab negara kepada masyarakat yang pelaksanaannya harus memenuhi standar pelayanan minimal sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam memberikan layanan keagamaan kepada masyarakat. Kinerja pegawai menjadi faktor penting dalam menunjang kualitas layanan tersebut, sehingga diperlukan kepemimpinan yang efektif dari Kepala KUA. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kepemimpinan Kepala KUA Kecamatan Panyileukan Kota Bandung dalam meningkatkan kinerja pegawai di tengah keterbatasan anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kepemimpinan Kepala KUA Kecamatan Panyileukan dalam meningkatkan kinerja pegawai, dengan menggunakan kerangka berpikir teori kepemimpinan Kartini Kartono (2018) yang mencakup enam indikator, yaitu pengambilan keputusan, motivasi, pengendalian pegawai, pengendalian emosional, komunikasi, dan tanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Kepala KUA, pegawai KUA, serta pihak terkait lainnya di lingkungan KUA Kecamatan Panyileukan. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala KUA Kecamatan Panyileukan, Bapak Lukman Nugraha, S.Ag, telah menerapkan gaya kepemimpinan demokratis-partisipatif. Proses pengambilan keputusan dilakukan secara musyawarah dan melibatkan pegawai dalam forum rapat rutin maupun koordinasi informal. Motivasi pegawai diberikan melalui pendekatan personal, apresiasi verbal, dan pembinaan, meskipun belum didukung oleh sistem penghargaan materiil yang terstruktur akibat keterbatasan anggaran. Pengendalian pegawai dilakukan melalui supervisi langsung, evaluasi kinerja triwulanan (SKP), serta pemantauan rutin terhadap pelaksanaan tugas. Selain itu, Kepala KUA mampu menjaga pengendalian emosional yang baik, menjalin komunikasi dua arah yang terbuka dan efektif, serta menunjukkan tanggung jawab yang tinggi dengan terlibat langsung dalam pelayanan masyarakat. Secara keseluruhan, kepemimpinan Kepala KUA telah berjalan sesuai prinsip administrasi publik dan kepemimpinan modern, yakni kolaboratif, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan pegawai serta masyarakat, meskipun masih terdapat kendala terkait keterbatasan anggaran yang memengaruhi motivasi dan sistem penghargaan (reward) pegawai

    Pengaruh nilai pasar dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sub sektor industri dasar pengolahan semen periode 2014-2023

    Full text link
    Salah satu tujuan perusahaan adalah meningkatkan nilai perusahaannya agar bisa menarik calon investor dan mempertahankan investor dengan melihat kondisi perusahaannya. Latar belakang penelitian ini adalah terdapat ketidaksesuaian antara data hasil laporan keuangan dengan teori yang ada. Dimana, jika Nilai Pasar naik, maka Nilai Perusahaan naik, dan jika Profitabilitas naik, maka Nilai Perusahaan juga akan mengalami kenaikan. Oleh karena itu, peneliti beranggapan bahwa terdapat adanya pengaruh Nilai Pasar dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan. Selain itu, ditemukan pula perbedaan hasil penelitian dari penelitian-penelitian sebelumnya mengenai objek serupa. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui pengaruh Nilai Pasar secara parsial terhadap Nilai; 2) Untuk mengetahui pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan; 3) Untuk mengetahui pengaruh Nilai Pasar dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) Sub Sektor Industri Dasar Pengolahan Semen periode 2014-2023; Landasan pemikiran dalam penelitian ini merujuk pada teori dan mengungkapkan bahwa Nilai Pasar dan Profitabilitas berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan Artinya, jika Nilai Pasar dan Profitabilitas naik, maka Nilai Perusahaan juga akan mengalami kenaikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui teknik purposive sampling, dengan memilih sebanyak tiga perusahaan sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah regresi data panel, yang mencakup Analisis Deskriptif, Uji Asumsi Klasik, Analisis Regresi Panel, serta Uji Hipotesis (uji t dan uji f). dengan menggunakan bantuan perangkat lunak Eviews 13. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Nilai Pasar tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Nilai Perusahaan; 2) Profitabilitas berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Nilai Perusahaan; 3) Nilai Pasar dan Profitabilitas berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Nilai Perusahaan dengan koefisien determinasi sebesar 33,4%

    Strategi pemerintah desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk pembangunan desa: Studi kasus di desa Cipagalo Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung

    Full text link
    Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya partisipasi masyarakat sebagai faktor utama dalam keberhasilan pembangunan desa yang berkelanjutan. Pemerintah desa memiliki peran strategis dalam merancang dan menerapkan kebijakan yang dapat mendorong keterlibatan aktif warga. Namun, dalam praktiknya, partisipasi masyarakat belum selalu optimal, sehingga diperlukan strategi yang tepat dan terarah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi Pemerintah Desa Cipagalo dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, dengan menggunakan lima dimensi strategi menurut Geoff Mulgan, yaitu tujuan (purpose), lingkungan (environment), pengarahan (direction), tindakan (action), dan pembelajaran (learning). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Cipagalo telah menerapkan kelima dimensi strategi dengan berbagai upaya, seperti musyawarah desa, program pembangunan berbasis usulan warga, dan evaluasi berkala. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala, terutama dalam hal pemerataan sosialisasi tujuan pembangunan, adaptasi terhadap lingkungan sosial yang berubah, dan keterlibatan masyarakat dalam proses evaluasi. Kesimpulannya, strategi yang diterapkan sudah cukup baik dan mencerminkan prinsip partisipatif, namun masih memerlukan penguatan pada aspek komunikasi, inovasi pendekatan, dan sistem evaluasi partisipatif agar pembangunan desa lebih efektif dan berkelanjutan

    Pengaruh promosi dan harga terhadap keputusan pembelian E-Commerce Tokopedia pada pengguna Tokopedia di Kabupaten Bandung

    Full text link
    Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi khususnya internet, telah mengubah perilaku konsumen Indonesia dalam melakukan transaksi melalui e-commerce. Tokopedia sebagai salah satu platform e-commerce terbesar di Indonesia mengalami persaingan ketat dengan platform lain, serta adanya persepsi negatif konsumen terhadap efektivitas promosi dan tingkat harga pada platform Tokopedia yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh secara parsial dan simultan dari Promosi dan Harga terhadap Keputusan Pembelian E-Commerce Tokopedia pada pengguna Tokopedia di Kabupaten Bandung. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teori yang dikemukakan oleh (Tjiptono, 2015) mengenai promosi, (Kotler & Armstrong, 2018) mengenai harga, dan (Kotler & Keller, 2016) mengenai keputusan pembelian. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode desktiptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 120 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner menggunakan google form. Teknik analisis data menggunakan uji statistik deskriptif, uji instrument data (uji validitas dan uji reliabilitas), analisis regresi linier berganda, uji hipotesis (uji statistik t dan uji statistik f), dan analisis koefesien determinasi (R2) dengan menggunakan program SPSS versi 26. Berdasarkan hasil menunjukan bahwa Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian E-Commerce Tokopedia, dibuktikan dengan uji t nilai thitung > ttabel dan nilai signifikansi. Harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian E-Commerce Tokopedia, dibuktikan dengan uji t nilai thitung > ttabel dan nilai signifikansi. Promosi dan Harga secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap Keputusan Pembelian E-Commerce Tokopedia, dibuktikan dengan nilai Fhitung > Ftabel dan nilai signifikansi. Berdasarkan persentase pengaruh secara keseluruhan menggunakan uji koefisien determinasi sebesar 60% dan sisanya 40% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dengan demikian, tingkatan pengaruh antara variabel yang ada pada penelitian ini memiliki tingkat pengaruh yang kuat

    Pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda Bandung

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran karyawan dalam mendukung keberhasilan organisasi, khususnya di sektor layanan kesehatan. Di RSIA Melinda Bandung, ditemukan permasalahan utama terkait kinerja karyawan yang belum optimal. Hal ini diduga dipengaruhi oleh motivasi kerja yang belum maksimal, lingkungan kerja yang kurang kondusif, serta tingkat disiplin yang belum optimal. Kinerja karyawan yang tidak optimal dapat berdampak langsung pada kualitas layanan rumah sakit secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada RSIA Melinda Bandung, (2) mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada RSIA Melinda Bandung, (3) mengetahui pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada RSIA Melinda Bandung, dan (4) mengetahui pengaruh simultan ketiganya terhadap kinerja karyawan pada RSIA Melinda Bandung. Teori yang digunakan mencakup motivasi kerja dari McClelland (dalam Mangkunegara, 2017), lingkungan kerja dari Sedarmayanti (2011), disiplin kerja dari Afandi (2018), dan kinerja karyawan dari Bangun (2012). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode probability sampling dan teknik random sampling terhadap 60 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, studi kepustakaan, dan wawancara. Analisis data mencakup uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial: (1) motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja (t hitung = 1,968 2,003; signifikansi 2,003; signifikansi < 0,001). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Nilai R² sebesar 0,477 menunjukkan bahwa 47,7% kinerja karyawan dipengaruhi oleh variabel-variabel tersebut

    Analisis peran marketing mix 4p dalam customer interest pembiayaan pensiun: Studi kasus di Bank Syariah Indonesia KCP Sumedang Tanjungsari 2

    Full text link
    Perbankan syariah di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap prinsip-prinsip keuangan yang sesuai dengansyariah. Salah satu produk yang semakin diminati adalah pembiayaan pensiun, yang menawarkan solusi finansial bagi nasabah dalam mempersiapkan masa tua.Bank Syariah Indonesia KCP Sumedang Tanjungsari 2 berperan penting dalam memberikan layanan ini, namun tidak sedikit tantangan yang harus dihadapi dalam meningkatkan customer interest (minat nasabah) untuk pengambil pembiayaanpensiun di Bank Syariah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Marketing Mix 4P yangmeliputi product (produk), price (harga), place (lokasi/distribusi), dan promotion(promosi) dalam meningkatkan minat nasabah terhadap produk pembiayaanpensiun di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP)Sumedang Tanjungsari 2. Penelitian ini berfokus pada bagaimana implementasi masing-masing elemen marketing mix dapat memengaruhi keputusan calon nasabah untuk memilih produk pembiayaan pensiun berbasis syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung di lokasi penelitian.Pendekatan kualitatif deskriptif dipilih karena sesuai untuk menggali pemahamanyang mendalam tentang fenomena yang sedang diteliti, dalam hal ini adalah peran marketing mix 4P dalam customer interest pembiayaan pensiun di Bank Syariah Indonesia KCP Sumedang Tanjungsari 2. Penelitian ini menunjukkan bahwa keempat elemen bauran pemasaran produk, harga, tempat, dan promosi telah diterapkan secara sinergis, dengan elemen produk sebagai faktor paling dominan karena kesesuaiannya dengan kebutuhan finansial dan spiritual nasabah. Produk unggulan berbasis akad syariah serta fitur inovatif seperti program pra-pensiun dan fasilitas asuransi menjadi nilai tambah utama. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1). Marketing Mix 4p dijalankan secara terpadu oleh BSI KCP Sumedang Tanjungsari 2. 2). Aspek produk menjadi elemen yang paling berpengaruh dalam menarik minat nasabah. Hal ini didorong oleh keunikan produk berbasis prinsip syariah dan fitur unggulan seperti pra pensiun serta kontribusi asuransi yang memberikan kemudahan dan rasa aman bagi nasabah. 3). Meskipun demikian, bank masih menghadapi beberapa tantangan. Oleh karena itu, disarankan agar BSI memperkuat edukasi digital,mengembangkan fitur inovatif, memperluas kolaborasi lintas sektor, meningkatkan kapasitas tim pemasaran, dan melakukan survei kepuasan nasabah secara berkala untuk menjaga relevansi dan daya saing produk di segmen pembiayaan pensiun

    Pengelolaan keuangan haji di Indonesia oleh Badan Pengelola Keuangan haji upaya menjaga keberlanjutan keuangan haji : Perspektif Maqāṣid al-Syarī’ah

    Full text link
    INDONESIA: Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) didirikan untuk memisahkan fungsi pengelolaan keuangan haji dari Kementerian Agama dengan tugas utama mengelola keuangan haji yang meliputi penerimaan, pengembangan, pengeluaran dan pertanggungjawaban dengan tujuan meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, meningkatkan rasionalitas dan efisiensi penggunaan BPIH dan meningkatkan manfaat bagi kemaslahatan umat Islam. Isu keberlanjutan keuangan haji menjadi penting mengingat masa tunggu calon jamaah haji cukup panjang, kebijakan pendistribusian nilai manfaat keuangan haji oleh BPKH saat ini dinilai tidak mendukung keberlanjutan sesuai masa tunggu calon jamaah haji, terutama dalam menghadapi stress test dua kali penyelenggaraan haji di tahun 2027, 2030 dan 2039. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) strategi BPKH dalam mengelola keuangan haji, (2) pengembangan keuangan haji oleh BPKH, (3) pendistribusian nilai manfaat dan keberlanjutan keuangan haji, (4) pengelolaan keuangan haji perspektif maqāṣid al-syarī’ah, dan (5) implikasi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 terhadap pengelolaan keuangan haji di Indonesia. Penelitian ini menggunakan teori maslahat sebagai grand theory, teori keadilan dan teori manajemen strategik sebagai middle range theory dan teori investasi sebagai applied theory guna menganalisis (1) strategi BPKH dalam mengelola keuangan haji, (2) pengembangan keuangan haji oleh BPKH, (3) pendistribusian nilai manfaat dan keberlanjutan keuangan haji, (4) pengelolaan keuangan haji perspektif maqāṣid al-syarī’ah, dan (5) implikasi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 terhadap pengelolaan keuangan haji di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif dengan sumber data diperoleh dari penelitian lapangan, wawancara dan literatur kepustakaan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis empiris dengan metode deskriptif analitik. Penelitian dilakukan di Badan Pengelola Keuangan Haji antara kurun waktu bulan Juli sampai dengan bulan Desember 2024. Hasil penelitian menemukan (1) Strategi BPKH dalam mengelola keuangan haji dilakukan dengan membuat rencana strategis lima tahunan yang mencakup visi, misi dan tujuan, rencana strategis, kerangka regulasi dan kelembagaan serta target kinerja dan pengembangan keuangan haji, (2) pengembangan keuangan haji berdasarkan akad wakālah dan wadī’ah, karakteristik dasar kedua akad tersebut tidak sesuai dengan tujuan utama pengelolaan keuangan haji yaitu investasi, (3) pendistribusian nilai manfaat belum memenuhi prinsip proporsional berkeadilan yang mendukung keberlanjutan, (4) pengelolaan keuangan haji telah mendekati maqāṣid al-syarī’ah terutama klausul hifžu al-māl dari potensi kerusakan dan berkurangnya nilai harta yang dikelola berdasarkan prinsip syari’ah namun dari aspek pendistribusian nilai manfaat, ada catatan, dan (5) implikasi dari pemberlakuan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Haji, adalah pemisahan fungsi pengelolaan keuangan haji dari Kementerian Agama, pengelolaan keuangan haji dikhususkan melalui perbankan syariah, pengelolaan keuangan haji untuk investasi, kewenangan pendistribusian nilai manfaat oleh BPKH. ENGLISH: The Hajj Financial Management Agency (BPKH) was established to separate the function of managing hajj finances from the Ministry of Religion with the main task of managing hajj finances which include receipts, development, expenditures and accountability with the aim of improving the quality of hajj pilgrimage management, increasing the rationality and efficiency of the use of Hajj Pilgrimage Management Costs and increasing benefits for the welfare of Muslims. The issue of the sustainability of hajj finances is important considering the waiting period for prospective hajj pilgrims is quite long, the current policy of distributing hajj financial benefits is considered not supported sustainability according to the waiting period for prospective hajj pilgrims, especially in facing the stress test of two hajj implementations in 2027, 2030 and 2039. This research aims to analyze (1) BPKH's strategy in managing Hajj finances, (2) Hajj financial development by BPKH, (3) distribution of benefit value and sustainability of hajj finances, (4) Hajj finance management from a maqāṣid al-syarī’ah perspective, and (5) implications of the law Number 34 of 2014 on hajj financial management in Indonesia. This research uses maslahat theory as the main theory, justice theory and strategic management theory as an intermediate range theory and investment theory as an application theory to analyze (1) BPKH's strategy in managing Hajj finances, (2) Hajj financial development by BPKH, (3) distribution of benefit value and sustainability of hajj finances, (4) Hajj finance management from a maqāṣid al-syarī’ah perspective, and (5) implications of the law Number 34 of 2014 on hajj financial management in Indonesia. This research is qualitative research with data sources obtained from field research, interviews and library literature. The approach used in this study is an empirical legal approach with a descriptive analytical method. The research was conducted at the Hajj Financial Management Agency between July and December 2024. The research results are (1) The BPKH strategy in managing hajj finances is carried out by creating a five-year strategic plan that includes a vision, mission and objectives, strategic plan, regulatory and institutional framework and performance and development targets of hajj financial, (2) development of hajj finances based on wakālah and wadī'ah contracts, the basic characteristics of the two contracts do not correspond to the main objective of hajj financial management, namely investment, (3) the distribution of benefit values has not fulfilled the principle of proportional justice that supports sustainability, (4) Hajj financial management has approached the maqāṣid al-syarī'ah, especially the hifdzu al-māl clause from the potential for damage and reduction in the value of assets managed based on sharia principles, but from the aspect of the distribution of benefits, there are notes, and (5) the implications of the implementation of Law Number 34 of 2014 concerning Hajj Financial Management, are the separation of the function of hajj financial management from the Ministry of Religion, management of hajj finances is specifically through sharia banking, management of hajj finances for investment, authority to distribute benefit values by BPKH. ARABIC: تأسست هيئة الإدارة المالية للحج (BPKH) لفصل وظيفة الإدارة المالية للحج عن وزارة الشؤون الدينية لتتولى المهمة الرئيسية المتمثلة في إدارة المالية الحج والتي تشمل الإيرادات والتطوير والنفقات والمساءلة بهدف تزويد جودة إدارة مناسك الحج والزيادة العقلانية والكفاءة في استخدام رسوم تنظيم الحج وزيادة الفوائد لصالح المسلمين. وتعتبر مسألة استدامة تمويل الحج مهمة بالنظر إلى أن فترة الانتظار للحجاج طويلة جدًا، وتعتبر السياسة الحالية لتوزيع قيم المنافع لا تدعم الاستدامة وفقًا لفترة الانتظار للحجاج، خاصة في مواجهة اختبار الجهود لتنفيذ مناسك الحج مرتين في كل عام في ٢٠٢٧ و٢٠٣٠ و٢٠٣٩. تهدف هذه الدراسة إلى تحليل (١) استراتيجية هيئة الإدارة المالية للحج في إدارة المالية للحج، (٢) تنمية الموارد المالية للحج من قبل هيئة الإدارة المالية للحج، (٣) توزيع قيم المنافع واستدامة إدارة المالية للحج، (٤) إدارة المالية للحج من نظر مقاصد الشريعة، و(٥) آثار قانون رقم ٣٤ سنة ٢٠١٤م علي إدارة المالية للحج في اندونيسيا. تستخدم هذه الدراسة نظرية المصلحة كنظرية رئيسية، ونظرية العدالة ونظرية الإدارة الاستراجية كنظرية وسيطة، ونظرية الاستثمار كنظرية تطبيقية لتحليل (١) استراتيجية هيئة الإدارة المالية للحج في إدارة المالية للحج، (٢) تنمية الموارد المالية للحج من قبل هيئة الإدارة المالية للحج، (٣) توزيع قيم المنافع واستدامة إدارة المالية للحج، (٤) إدارة المالية للحج من نظر مقاصد الشريعة، و(٥) آثار قانون رقم ٣٤ سنة ٢٠١٤م علي إدارة المالية للحج في اندونيسيا هذا البحث هو بحث نوعي حيث تم الحصول على مصادر البيانات من البحث الميداني والمقابلات والأدبيات المكتبية. المنهج المتبع في هذا البحث هو المنهج القانوني التجريبي مع المنهج الوصفي التحليلي. تم إجراء البحث في ومكتب هيئة الإدارة المالية للحج في الفترة من يوليو إلى ديسمبر ٢٠٢٤. توصلت نتائج البحث إلى أن (١) تم تنفيذ استراتيجية هيئة الإدارة المالية للحج في إدارة المالية الحج من خلال إنشاء خطة استراتيجية مدتها خمس سنوات تتضمن رؤية ورسالة وأهدافًا وخطة استراتيجية وإطارًا تنظيميًا ومؤسسيًا وأهدافًا لأداء وتطويرالمالية للحج، (٢) ) تنمية الموارد المالية للحج مبنية على عقد الوكالة والوديعة، الخصائص الأساسية للعقدين لا تتوافق مع الهدف الرئيسي لإدارة المالية للحج، ألا وهو الاستثمار، (٣) توزيع قيم المنافع لم يحقق مبدأ العدالة النسبية التي تدعم الاستدامة، (٤) إدارة المالية للحج اقتربت مقاصد الشريعة خاصة من جانب حفظ المال من الهلاك وانخفاض القيمة المدارة وفق مبادئ الشريعة الإسلامية، إلا أن توزيع قيم المنافع، فيه نظر، و (٥) آثار تطبيق القانون رقم ٣٤ لسنة ٢٠١٤ هي فصل وظيفة إدارة المالية للحج عن وزارة الشؤون الدينية، وإدارة المالية للحج تتم على وجه التحديد من خلال الخدمات المصرفية الشرعية، وإدارة المالية للحج للاستثمار، والسلطة في توزيع قيم المنافع من قبل هيئة الإدارة المالية للحج

    Pemahaman siswa SMA BPI 1 Bandung tentang jurnalistik radio

    Full text link
    INDONESIA: Jurnalistik radio sudah menjadi salah satu kegiatan untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan siswa-siswa di SMA karena memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan ide, melatih kemampuan komunikasi, dan mengasah kepekaan terhadap isu-isu sosial di sekitarnya. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar menyampaikan informasi secara akurat dan menarik, tetapi juga membentuk sikap kritis dan tanggung jawab terhadap informasi yang mereka produksi. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan pemahaman siswa anggota Radio B One di SMA BPI 1 Bandung mengenai jurnalistik radio, serta mendeskripsikan pemaknaan siswa anggota Radio B one di SMA BPI 1 Bandung mengenai jurnalistik radio, dan mendeskripsikan pengalaman siswa anggota Radio B One di SMA BPI 1 Bandung mengenai jurnalistik radio. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mencakup teori fenomenologi dan teori interaksi simbolik, karena keduanya memberikan kerangka yang relevan untuk memahami bagaimana siswa membentuk makna dari pengalaman mereka dalam kegiatan jurnalistik radio.Teori ini digunakan karena memungkinkan peneliti untuk menggali lebih dalam persepsi subjektif siswa terhadap kegiatan yang mereka ikuti, serta bagaimana pengalaman tersebut memengaruhi cara berpikir dan perilaku mereka dalam konteks pembelajaran non-formal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang menggunakan paradigma konstruktif sebagai sumber data. Pendekatan ini dipilih karena mampu menggambarkan secara mendalam dan holistik realitas sosial yang kompleks, khususnya dalam memahami pengalaman subjektif siswa yang terlibat dalam kegiatan jurnalistik radio sekolah. Dalam penelitian ini dilakukan wawancara secara mendalam dan berinteraksi langsung dengan siswa Tujuannya adalah untuk mengetahui individu informan secara lebih utuh melalui interaksi dan pengalaman mereka, serta untuk menangkap realitas sosial dari sudut pandang mereka sendiri. Hasil penelitian berdasarkan tujuan penelitian,yang pertama pemahaman jurnalistik radio sebagai pusat informasi, sebagai profesi, dan jurnalistik radio memiliki peran untuk menghibur juga menambah wawasan. Pemaknaan dibuat menjadi dua kategori yaitu pemaknaan jurnalistik radio sebagai pembentukan kepribadian dan sebagai prestasi belajar. Pengalaman jurnalistik radio dibagi menjadi tiga bagian untuk mendeskripsikan pengalaman informan. Tiga bagian ini diantaranya adalah pengalaman melakukan kegiatan secara langsung, pengalaman menyenangkan, dan pengalaman belajar. ENGLISH: Radio journalism has become one of the key activities for developing creativity and skills among high school students, as it offers a platform for students to express their ideas, practice communication skills, and cultivate awareness of surrounding social issues. Through this activity, students not only learn to convey information accurately and engagingly, but also develop critical thinking and a sense of responsibility toward the information they produce. The aim of this research is to describe the understanding of radio journalism among student members of Radio B-One at BPI 1 High School Bandung, to explore how they interpret the concept of radio journalism, and to examine their experiences in engaging with radio journalism activities. This study employs phenomenological theory and symbolic interactionism theory, as both provide relevant frameworks for understanding how students construct meaning from their experiences in radio journalism. These theories enable a deeper exploration of the students’ subjective perceptions and how these experiences shape their thinking and behavior in the context of non-formal learning environments. A qualitative research method was adopted, using a constructivist paradigm as the basis for data collection. This approach was selected to provide an in-depth and holistic description of complex social realities, especially in understanding the subjective experiences of students participating in school-based radio journalism. In-depth interviews and direct interactions with students were conducted to gain comprehensive insights into their individual perspectives and to capture social reality from their point of view. The research findings, based on the stated objectives, indicate three main areas of understanding: radio journalism is perceived as a source of information, a professional path, and a medium for entertainment and expanding knowledge. The meaning attributed to radio journalism was categorized into two: as a tool for personal development and as an academic achievement. Student experiences in radio journalism were grouped into three categories: direct participation in activities, enjoyable experiences, and learning experiences

    Analisis penyelesaian perceraian pada perkawinan campuran dalam Undang Undang nomor 1 tahun 1974 pasal 39 dan konvensi perceraian Den Haag 1968 pasal 2

    Full text link
    Meningkatnya perceraian dalam perkawinan campuran merupakan permasalahan hukum perdata internasional karena menyangkut dua sistem hukum perkawinan yang berbeda. Masalah Perceraian Internasional telah mendapat kesepakatan dalam Konvensi Internasional Den Haag pada Tahun 1968 namun Indonesia belum menjadi anggota Konvensi Den Haag. Status hukum perceraian antar kewarganegaraan di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyelesaian dan kepastian hukum pada Pasal 39 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Pasal 2 Konvensi Perceraian Den Haag antara warga negara Indonesia dan warga negara asing peserta Konvensi Den Haag. Penelitian ini bertujuan untuk 1) memaparkan penyelesaian perceraian perkawinan campuran dalam beberapa kasus di Indonesia menurut Pasal 39 UU No. 1 Tahun 1974 dan Pasal 2 Konvensi Den Haag 1968 (Konvensi 1 Juni 1970 tentang Pengakuan Perceraian dan Pemisahan Hukum), serta memberikan 2) kepastian hukum bagi pasangan WNI dan WNA dari negara peserta konvensi terkait perceraian perkawinan campuran. Secara teoritis, penelitian ini menambah wawasan tentang hukum perkawinan campuran dan mendukung pengembangan kajian hukum nasional. Secara praktis, hasilnya diharapkan menjadi acuan masyarakat dalam menghadapi kasus perceraian serupa sesuai hukum yang berlaku di Indonesia. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif menggunakan teknik analisis deskriptif dari data yang diperoleh, disusun secara sistematis kemudian dianalisis berdasarkan kajian teori untuk mendapatkan deskriptif tentang perceraian perkawinan campuran kemudian menguji data dalam bentuk analisis berdasarkan Pasal 39 Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Pasal 2 Konvensi Perceraian Den Haag 1968 (Konvensi 1 Juni 1970 tentang Pengakuan Perceraian dan Pemisahan Hukum). Serta penelitian yuridis normatif untuk meneliti penerapan hukum dalam hubungannya dengan perceraian perkawinan campuran, baik dari sudut ketentuan perundang undangan maupun perjanjian internasional, darisudut penyelesaian dan akibat hukum lainnya. Penelitian skripsi ini dikaji menggunakan teori yurisdiksi, yang menentukan apakah pengadilan Indonesia berwenang menangani perceraian lintas negara. Teori hukum yang berlaku, yaitu pemilihan antara hukum Indonesia, hukum negara asal salah satu pihak, atau hukum internasional. Serta pengakuan dan pelaksanaan putusan asing, terkait syarat agar putusan cerai dari luar negeri dapat diakui dan berlaku di Indonesia. Penyelesaian perceraian juga mempertimbangkan asas-asas seperti joint nationality, joint residence, dan lex fori sebagai dasar penentuan hukum yang tepat. Hasil penelitian yang diperoleh menjelaskan 1) perceraian dalam perkawinan campuran di Indonesia hanya dapat dilakukan di depan pengadilan dan harus didahului mediasi, sebagaimana diatur dalam Pasal 39 UU No. 1 Tahun 1974. Meskipun melibatkan warga negara asing, jika pernikahan dicatat di Indonesia dan para pihak berdomisili di Indonesia, maka yurisdiksi pengadilan Indonesia tetap berlaku. Namun, agar putusan perceraian tersebut diakui di luar negeri, dapat mengikuti prinsip yurisdiksi sah sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Konvensi Den Haag 1968, sesuai dengan unsur domisili dan unsur kewarganegaraa. 2) perbedaan sistem hukum dapat menciptakan kekosongan yurisdiksi, sehingga dibutuhkan forum alternatif dan harmonisasi hukum nasional dengan prinsip hukum internasional privat untuk menjamin keabsahan dan keberlakuan putusan lintas negara, serta melalui prosedur pengakuan putusan asing agar putusan perceraian dapat sah antara negara para pihak perceraia

    Penerapan model kooperatif tipe team game tournament berbantu media teka-teki silang untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata Pelajaran PAI: Penelitian kuasi eksperimen pada siswa kelas VIII SMPN 71 Bandung

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa kelas VIII SMPN 71 Bandung pada mata pelajaran PAI. Hal ini berdasarkan hasil observasi awal yang menunjukkan bahwa siswa kurang memperhatikan saat guru menjelaskan materi, apabila diberi tugas hanya sebagian siswa yang mengerjakan, dan siswa kurang terlibat langsung saat proses pembelajaran. Untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, peneliti menggunakan model kooperatif tipe team game tournament berbantu media teka-teki silang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Penerapan model kooperatif tipe team game tournament berbantu media teka-teki silang terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 71 Bandung, 2) Motivasi belajar siswa setelah menerapkan model kooperatif tipe team game tournament berbantu media teka-teki silang pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 71 Bandung, 3) Pengaruh model kooperatif tipe team game tournament berbantu media teka-teki silang terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 71 Bandung. Melalui model kooperatif tipe team game tournament berbantu media teka-teki silang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, hipotesis yang diajukan adalah “penerapan model kooperatif tipe team game tournament berbantu media teka-teki silang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 71 Bandung”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen pada nonequivalent group design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan wawancara. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, uji n-gain dan uji hipotesis dengan statistik paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Penerapan model kooperatif tipe team game tournament berbantu media teka-teki silang terlaksana dengan sangat baik dan mengalami peningkatan dari pertemuan pertama dengan skor 85,71% hingga 100% pada pertemuan kedua, 2) Motivasi belajar siswa setelah menerapkan model kooperatif tipe team game tournament berbantu media teka-teki silang menunjukkan adanya kenaikan rata-rata nilai sebesar 68,43 menjadi 68,89, 3) Pengaruh model kooperatif tipe team game tournament berbantu media teka-teki silang terhadap motivasi belajar siswa berdasarkan perhitungan n-gain sebesar 0,014 atau 1,47% dikategorikan rendah. Adapun hasil uji paired sample t-test diperoleh nilai signifikansi 0,821 > 0,05, maka hipotesis ditolak. Artinya tidak terdapat pengaruh pada model kooperatif tipe team game tournament berbantu media teka-teki silang terhadap motivasi belajar siswa

    50,733

    full texts

    53,115

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati Bandung is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇