Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung
Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati BandungNot a member yet
53115 research outputs found
Sort by
Expressive speech acts of anger by Instagram users in the comment section of the Israel Government's Instagram Account
This research aims to examine the types, intentions, and forms of expressive speech acts of anger by Instagram users in the comments section on posts shared by the Israeli government on Instagram after the attack by Israel on the refugee camp in Rafah. This research uses qualitative method with descriptive research type. The theories used are Mack LeMouse's (2011) theory for types, Yule's (1996) theory for intentions, and Madow's (1972) theory to find out the forms of anger expression speech acts. From the results that 72 data were found to indicate anger expressions. First, for the types of expressive speech act of anger, there are only 5 types found, where 26 data for the type of verbal anger expression and the most data, the next highest data is the expression of judgmental anger with 19 data, the average Instagram user uses harsh words to vent their anger. Second, for the intentions in expressive speech acts of anger, the most common are swearing intention with 15 data, and then followed by mocking intention with 13 data, when expressing anger apart from swearing also tend to use mocking intentions to ridicule and humiliate the Israeli side. Third, in the form of expressing anger, 50 data were found for direct form, followed by 18 data for thinly veiled form, and 4 data for indirect form. Based on the research, the expression of anger expressed by Instagram users towards Israel as a response to news about Israel's actions that violate by attacking civilians and the rights of Palestinians who are protected. Suggestions in this research that can use this research as reference to develop speech acts of anger expression using new objects on other social media platforms and clear theories
Kalam Khabari dalam kitab Washaya Al Aba Lil Abna karya Syeikh Muhammad Syakir (Kajian Ilmu Ma’ani)
يقدم كتاب وصايا الآباء للأبناء لشيخ محمد شاكر دليلا مناسبا لمواجهة تحديات العصر من خلال التأكيد على أهمية التربية الأخلاقية. يتميز هذا الكتاب بأن فيه جملا تستخدم كثيرا كلاما خبريا، ولفهم الكلام الخبري حاجة إلى قدرة عميقة في القراءة وتحليل دقيقة وهذا لمنع سوء الفهم في إيصال الرسالة وتلقيها.
يهدف هذا البحث إلى تحديد نوع الكلام الخبري وغايةه في كتاب وصايا الآباء للأبناء لشيخ محمد شاكر، وكذلك للكشف عن رسالة مركزية فيه. والمنهج المستخدم في هذا البحث هو المنهج الوصفي التحليلي بأسلوب علم المعاني. ومصدر البيانات مأخوذ من كتاب وصايا الآباء للأبناء لشيخ محمد شاكر. أما تقنية جمع البيانات في هذا البحث فهي تقنية الملاحظة.
إستنتجت الباحثة من هذا البحث أنه من حيث أنواعه يحتوي على أربعة وستون كلامًا ابتدائيًّا، وأربعة وستون كلامًا طلبيًّا، و أربعة أكلام إنكارية. وبناء على تحليل البيانات، فإن أقل أنواع الكلام الخبري وجودًا هو الكلام الإنكاري، وذلك لأن أسلوب تقديم النصائح في هذا الكتاب يميل إلى الإقناع واللطف والبناء. وأمّا من حيث أغراضه، فيحتوي الكتاب على مائة وست وعشرون فائدة الخبر، وثلاثة لازمة الفائدة، وثلاث تذكيرات بما بين المراتب. وبناء على تحليل البيانات، فإن أكثر الأغراض ورودًا هو فائدة الخبر، لأن هذا الكتاب كُتب في صورة وصايا مليئة بالقيم التربوية والأخلاقية.
الكلمات المفتاحية: الأخلاق، الكلام الخبري، شيخ محمد شاكر, وصايا الآباء للأبنا
Transformasi kalimat Syartiyah dalam kitab Fathul Qarib pada pembahasan fardhu wudhu karya Imam Ibnu Qassim Al-Ghazi (Transformatif Generatif Noam Chomsky)
This study analyzes the transformation of syartiyah (conditional) sentences in the book Fathul Qarib in the discussion of fardhu wudhu by Imam Ibn Qasim Al-Ghazi, focusing on Noam Chomsky's transformative generative
theory. This study is motivated by the importance of Arabic in Islamic studies, especially the science of Nahwu and Sharaf, and the lack of specific studies on the transformation of syartiyah sentences. The research method
used is qualitative descriptive with textual analysis. Data in the form of syartiyah sentences from Fathul Qarib fasal fardhu wudhu, collected through documentation. The analysis includes identification of deep and surface structures, application of transformational grammar, and analysis
of transformations such as al-ibdal, i'adah al-tartib, al-ziyadah, and hadzf. The results of the study indicate that transformation affects the understanding of the law of ablution, and can be returned to the initial structure to find out the meaning before and after the transformation. This study also confirms the relevance of Chomsky's theory in analyzing classical Islamic texts. This study aims to reveal the types of transformations in conditional sentences and changes in meaning from deep to outer structure. This research is expected to increase understanding, improve the quality ofworship, and develop transformation analysis methods
Pembinaan jemaah haji dalam meningkatkan sikap kemandirian: Penelitian di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah Tarbiyatul Falah Kota Bekasi
Pembinaan jemaah haji menjadi bagian penting dalam persiapan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembinaan yang dilakukan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Tarbiyatul Falah Kota Bekasi dengan memperhatikan sasaran pembinaan, kemudian melaksanakan pendekatan pembinaan, dan menggunakan metode pembinaan dalam meningkatkan sikap kemandirian terhadap jemaah.
Penelitian ini menggunakan teori pembinaan menurut A Mangunhardja yang mengatakan untuk mencapai setinggi tingginya hasil dari pembinaan, maka kerja pembinaan harus dilandasi dengan menyusun strategi dan rencana yang matang dengan memperhatikan sasaran, isi, pendekatan serta metode pembinaan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif menggunakan paradigma konturktivisme. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan tiga narasumber yang berkaitan dengan penelitian, dan dokumentasi. berupa arsip dan foto yang relevan dengan penelitian. Analisis data dilakukan dengan model reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap kemandirian jemaah haji meningkat setelah di laksanakan nya pembinaan yang optimal. KBIHU Tarbiyatul Falah menerapkan pembinaan dengan pendekatan spiritual, psikologis, sosial, dan edukatif. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, simulasi, praktik lapangan, serta bimbingan personal dan kelompok. Pembinaan ini membantu jemaah dalam memahami tata cara ibadah haji, mengelola kondisi fisik dan mental selama ibadah, serta meningkatkan kemandirian dalam menghadapi berbagai situasi di Tanah Suci. Dengan demikian jika pembinaan dilakukan dengan memperhatikan sasaran pembinaan, melaksanakan dengan pendekatan pembinaan, dan menggunakan metode pembinaan, maka akan menghasilkan kemandirian warga binaan yang cukup baik
kualitas layanan aplikasi mobile JKN terhadap kepuasan peserta BPJS kesehatan cabang Soreang
BPJS Kesehatan memanfaatkan aplikasi Mobile JKN guna memberikan kemudahan bagi peserta dalam mengakses layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan aplikasi Mobile JKN terhadap kepuasan peserta BPJS Kesehatan Cabang Soreang dan untuk mengetahui sumbangan efektif dari dimensi-dimensi M-Government Service Quality terhadap kepuasan pengguna. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah M-Government Service Quality. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada 100 responden yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan SPSS dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linear sederhana dan uji sumbangan efektif dari tiap dimensi kualitas layanan terhadap kepuasan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan Mobile JKN memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan peserta BPJS Kesehatan Cabang Soreang. Berdasarkan hasil uji t, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 t tabel 1,660. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Adapun sumbangan efektif dari tiap dimensi M-Government Service Quality menunjukkan pengaruh yang bervariasi, yaitu kualitas interaksi 0,08%, kualitas lingkungan sebesar 13,88%, kualitas informasi sebesar 11,01%, kualitas sistem 5,41%, kualitas jaringan sebesar 2,93%, dan kualitas hasil sebesar 13,66%
Tindakan sosial komunitas Gojek dalam menjamin kesejahteraan anak : Penelitian pada komunitas Gojek Peduli Anak Yatim (GOPAY) Kabupaten Bekasi
Penelitian ini mengkaji permasalahan mengenai kesejahteraan sosial anak yatim di Kabupaten Bekasi. Ketiadaan ayah sebagai kepala keluarga sering kali menimbulkan ketidakstabilan ekonomi yang berdampak pada keterbatasan akses pendidikan dan kesejahteraan mereka secara keseluruhan. Dalam menghadapi permasalahan ini, komunitas menjadi aktor penting yang berperan dalam mengisi kekosongan peran keluarga. Salah satu komunitas yang aktif dalam upaya tersebut adalah Gojek Peduli Anak Yatim (GOPAY).
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap alasan dibalik tindakan sosial yang dilakukan oleh komunitas Gojek Peduli Anak Yatim (GOPAY) Kabupaten Bekasi, serta mengidentifikasi tipe tindakan sosial yang mereka terapkan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis bentuk konkret dari tindakan sosial yang dilakukan komunitas GOPAY dan menelaah dampaknya terhadap kesejahteraan anak yatim. Dengan memahami aspek-aspek tersebut, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi masyarakat luas dan komunitas lain mengenai pentingnya bersedekah.
Penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial Max Weber dalam menganalisis tindakan sosial komunitas Gojek Peduli Anak Yatim (GOPAY) dalam menjamin kesejahteraan anak yatim di Kabupaten Bekasi. Teori ini mengkategorikan tindakan sosial ke dalam empat tipe: rasional instrumental, rasional nilai, afektif, dan tradisional. Penelitian ini mengkaji motif di balik kepedulian komunitas Gojek, bentuk dan pelaksanaan tindakan sosial yang dilakukan, serta dampaknya terhadap kesejahteraan anak yatim.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memahami secara mendalam tindakan sosial komunitas Gojek Peduli Anak Yatim (GOPAY) di Kabupaten Bekasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif utama yang melatarbelakangi tindakan sosial yang dilakukan oleh komunitas GOPAY adalah solidaritas antar mitra Gojek, kepedulian terhadap hak anak yatim, serta keyakinan bahwa berbagi membawa keberkahan. Tindakan sosial yang dilakukan mencerminkan kombinasi rasionalitas nilai, tindakan afektif, dan tradisi, dengan tujuan utama membantu anak yatim. Implementasi program meliputi santunan rutin, program SeGo, serta kegiatan tahunan seperti lebaran anak yatim, buka bersama dan rekreasi. Tindakan sosial ini berdampak pada terjaminnya kesejahteraan anak yatim, sehingga mereka dapat hidup lebih layak dan memperoleh masa depan yang lebih baik
Pengaruh penggunaan media game edukatif mari belajar terhadap kemampuan berpikir kritis anak usia dini: Penelitian kuasi eksperimen di Kelompok B RA Persis 235 Nasrullah Kecamatan Ujungberung Kota Bandung
Pendidikan saat ini terpengaruhi oleh kehidupan abad 21 yakni perlu mengembangkan pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan abad 21 salah satunya kemampuan berpikir kritis. Ciri umum kemampuan berpikir kritis pada anak usia dini yaitu memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, mampu bertanya maupun menjawab, mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan. Pada kenyataannya beberapa anak kelompok B RA Persis 235 Nasrullah belum mampu menyampaikan pendapatnya, tidak mau bertanya dan menjawab serta belum mampu menentukan keputusan. Hal tersebut disebabkan kurang efektifnya media pembelajaran yang digunakan terutama untuk merangsang rasa ingin tahu anak sebagai ciri kemampuan berpikir kritis anak.
Tujuan dari penelitian yang dilakukan di Kelompok B RA Persis 235 Nasrullah adalah untuk mengetahui: 1) Kemampuan berpikir kritis anak usia dini dengan menggunakan media game eduktif Mari Belajar pada kelas eksperimen. 2) Kemampuan berpikir kritis anak usia dini dengan menggunakan media puzzle pada kelas kontrol. 3) Perbandingan kemampuan berpikir kritis anak usia dini antara menggunakan media game edukatif Mari Belajar dan media puzzle.
Penelitian ini didasari teori bahwa media game dapat menstimulasi kemampuan dalam berpikir, memecahkan masalah, meningkatkan rasa ingin tahu, motivasi dan minat serta kemandirian. Oleh sebab itu, penulis menggunakan media game edukatif Mari Belajar sebagai alat untuk membantu anak dalam memberikan stimulus pada kemampuan berpikir kritisnya.
Metode penelitian ini yaitu kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design melalui pola pretest, treatment yang berbeda dan posttest terhadap dua kelompok untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis anak usia dini. Pada kelas eksperimen terdiri dari 14 anak dan pada kelas kontrol terdiri dari 14 anak. Data yang diperoleh dari hasil tes tersebut selanjutnya dianalisis secara kuantitatif.
Hasil analisis kuantitatif menunjukkan nilai rata-rata pretest pada kelompok eksperimen sebesar 67,2 dengan kriteria “cukup” dan nilai rata-rata posttest sebesar 86,34 dengan kriteria “sangat baik”, sedangkan nilai rata-rata pretest pada kelompok kontrol sebesar 58,6 dengan kriteria “kurang” dan nilai rata-rata posttest sebesar 77 dengan kriteria “baik”. Terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis anak antara pembelajaran menggunakan media game edukatif Mari Belajar dengan media puzzle di Kelompok B RA Persis 235 Nasrullah Kecamatan Ujungberung Kota Bandung. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji hipotesis bahwa diperoleh nilai t_hitung=2,1550>t_tabel=2,0555 pada taraf signifikansi 5%
Al-Muḥassināt Al-Lafẓiyyah dalam Antologi Al-Maḥfūẓāt karangan Zainudin Fananie (Kajian Ilmu Balaghah)
تُعَدُّ البلاغةُ فرعًا من فروعِ اللغةِ العربيةِ، تَتناولُ جَمالَ التعبيرِ وعمقَ المعنى، صريحًا كان أو ضمنيًّا. ومن أهمِّ موضوعاتِها المحسِّناتُ اللفظيةُ، وهي جمالُ اللفظِ المرتبطُ بالسياقِ والمعنى. ويُعَدُّ كتابُ المحفوظاتِ، بما يَحويهِ من أمثالٍ ونصائحَ حياتيةٍ، مصدرًا مناسبًا لدراسةِ جماليةِ اللغةِ العربيةِ. ويهدف هذا البحث إلى معرفة أنواع وأساليب ومعاني التراكيب البلاغية التي وردت في الجناس والسجع والاقتباس في كتاب المحفوظات لزين الدين فَنَّانِي.
ويُعد هذا البحث من البحوث المكتبية (البحث المكتبي)، وقد اعتمد المنهج الوصفي التحليلي النوعي. وقد استخدم الباحث منهج علم البديع، مستندًا إلى نظريات جارم وأمين، بالإضافة إلى نظرية الأخضري، من خلال دراسة وتحليل البيانات المأخوذة من كتاب المحفوظات، وهي على شكل اقتباسات تتضمن تراكيب بلاغية من نوع الجناس والسجع والاقتباس.
وقد توصّل البحث إلى أن عدد التراكيب التي تم استخراجها بلغ سبعةً وستين (٦٧) تركيبًا، وتوزعت على النحو الآتي: من الجناس التام المتشابه (7), من الجناس المُماثِل(5), من الجناس المتقارب (2), من الجناس المستوفي (1٣), من الجناس الناقص (4), من جناس الاشتقاق(3), من السجع المطرف (1), من السجع المتوازي (٦), من الاقتباس المُحوَّل (16), من الاقتباس الثابت المعاني (10) من الاقتباس الذي تغيّر وزنه قليلًا (1)
Pelaksanaan pembacaan Al-Barzanji untuk meningkatkan mahabbah kepada Nabi Muhammad SAW: Studi pada jama’ah Masjid Al-Jihad Mekarjati Cibiru Bandung
Penerapan model pembelajaran Talking CHIPS dalam meningkatkan kemampuan komunikasi siswa pada mata pelajaran IPS di sekolah dasar: Penelitian tindakan kelas di kelas V SDN Kertawesi
Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang ditemukan pada saat melakukan studi pendahuluan. Selama proses pembelajaran berlangsung, suasana kelas cenderung pasif. Hal tersebut disebabkan oleh masih banyaknya siswa yang belum berani untuk mengemukakan pendapat, sehingga kemampuan komunikasi siswa dalam pembelajaran tergolong rendah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Kemampuan komunikasi peserta didik Kelas V SDN Kertawesi sebelum diterapkannya model pembelajaran Talking CHIPS, 2) Proses penerapan model pembelajaran Talking CHIPS dalam meningkatkan kemampuan komunikasi peserta didik Kelas V SDN Kertawesi Pada mata pelajaran IPS di setiap siklusnya, 3) Peningkatan kemampuan komunikasi peserta didik Kelas V SDN Kertawesi setelah diterapkannya model pembelajaran Talking CHIPS pada mata pelajaran IPS pada setiap siklusnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method (campuran) dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik data yang digunakan meliputi observasi, unjuk kerja dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkan model pembelajaran Talking CHIPS, kemampuan komunikasi siswa tergolong sangat rendah. tingkat ketuntasan klaksikal pada aspek kemampuan komunikasi lisan hanya mencapai 38,46% dan komunikasi tulis mencapai 23,07%. Proses pembelajaran IPS dengan menerapkan model pembelajaran Talking CHIPS berjalan dengan baik dan menunjukkan peningkatan di setiap siklusnya. Pada siklus I, aktivitas guru mencapai 90% kemudian meningkat menjadi 100% pada siklus II dan III. sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 78,4% pada siklus I, menjadi 88,6% pada siklus II, dan mencapai 89,3% pada siklus III. Kemampuan komunikasi siswa juga mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada siklus I, kemampuan komunikasi lisan siswa mencapai 53,84% dan kemampuan komunikasi tulis mencapai 46,15%. Pada siklus II, kemampuan komunikasi lisan meningkat menjadi 66,67% dan komunikasi tulis menjadi 66,67%. Pada siklus III, kemampuan komunikasi lisan mencapai 86,66% dan komunikasi tulis meningkat menjadi 80%, sehingga keduanya masuk dalam kategori sangat baik.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Talking CHIPS terbukti dapat meningkatkan kemampuan komunikasi siswa kelas V di SDN Kertawesi, yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap siklus