Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung

Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati Bandung
Not a member yet
    53115 research outputs found

    Contemporary Western in Rango (2011)

    No full text
    This research aims to analyze how Western elements are represented in Rango (2011) and also to find out how Rango's characterization as the protagonist can help create Western elements in this film. The reason why the researcher focuses on finding these two points is to prove that Rango (2011) is actually a contemporary western film. In order to find the data contained in Rango (2011), the researcher uses a qualitative research method with a descriptive approach. This type of method is very suitable for analyzing films because qualitative methods allow researchers to conduct in-depth analysis of the symbols, themes and narratives contained in Rango (2011). In addition, the descriptive approach can also make it easier for the researcher to explain the visual and narrative details in this film. To analyze the Western elements contained in Rango (2011), the researcher uses the Western formula theory by Wyatt & Saricks in the book The Reader Advisory Guide to Genre Fiction, Third Edition (2019). Furthermore, to analyze the characterization of Rango, the researcher uses the characterization theory of Petrie & Boggs in the book The Art of Watching Film, Ninth Edition (2018). The results of this research prove that Rango (2011) adopts various classic Western conventions ranging from landscape to archetype Western hero. However, the reason why Rango (2011) can be considered as a contemporary Western is because this film also directly and openly deconstructs and modifies these Western elements in order to create a more modern and relevant narrative. In addition, Rango (2011) also explores the theme of inner conflict and the search for identity in order to raise social problems and issues that occur in the modern era, so that this film can present a deeper story for the audience. Therefore, Rango (2011) is a contemporary Western film that focuses to deconstructs the classic Western conventions and challenges the old myths contained in the Western genre

    Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada Objek Wisata D'Castello dengan pendekatan Pentahelix : Community Based Research di Desa Cisaat Kecamatan Ciater Kabupaten Subang

    Full text link
    Objek Wisata merupakan salah satu penyediaan lapangan pekerjaan, objek wisata juga dapat dipandang sebagai industri yang kompleks karena dalam industri pariwisata yang tidak terlepas dari industri-industri UMKM yang berkaitan seperti UMKM kerajinan tangan, cindera mata, pengiapan, dan transportasi yang sangat memudahkan masyarakat Indonesia. Begitupun Objek Wisata D’Castello yang berada di Desa Cisaat yang menjadi aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya para pelaku UMKM. Dengan dibantu oleh peran multistakeholder pentahelix masyarakat bisa memaksimalkan potensi wisata yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan ekonomi melalui UMKM yang dilakukan di Objek Wisata D’Castello pada masyarakat di Desa Cisaat Sebagai upaya peningkatan taraf ekonomi masyarakat melalui pedagangpedagang UMKM rumahan dan asongan di kawasan Objek Wisata D’Castello. Dengan fokus pada Proses Pemberdayaan dan Hasil Proses Pemberdayaan. Landasan pemikiran mengacu pada teori Edi Suharto (2014:59-60). Sebuah proses yang dilakukan untuk memberi kekuatan pada kelompok lemah di masyarakat, termasuk manusia yang memiliki masalah terhadap kemiskinan agar masyarakat memiliki kekuatan dan pengetahuan untuk memenuhi kebutuhan fisik, ekonomi, dan sosial mereka. Konsep ini mencerminkan paradigma pemberdayaan yang bersifat proses dengan hasil tujuan yang telah ditetapkan. Makna proses dan hasil sebagai satu kesatuan dalam menciptakan perubahan dan memberikan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan aspirasi, potensi, dan kekuatan bersama masyarakat dengan partisipatif dalam proses perencanaan sampai hasil proses, sehingga tercapainya pemberdayaan yang dibutuhkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Community Based Research yang termasuk ke dalam metodologi penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui Observasi Lapangan, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa keberhasilan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui UMKM pada Objek Wisata D’Castello dipengaruhi beberapa faktor kunci, termasuk Identikasi yang terencana, dukungan peran aktor pentahelix, dan masyarakat terlibat dalam meningkat potensi yang ada. Meski menghadapi tantangan seperti komunikasi yang kurang efektif, kebiasaan berdagang asongan, dan kesenjangan sosial, pemberdayaan ini berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat di bawah “Rp500” ribu menjadi “Rp1-5" juta. Selain itu, penguatan kepemilikan produksi dan label kemasan UMKM memperkuat daya saing di pasar wisata

    Pengaruh konseling Islami terhadap penurunan perilaku prokrastinasi akademik: Penelitian pada siswa kelas XI K MAN 1 Cianjur

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konseling islami terhadap penurunan perilaku prokrastinasi akademik pada siswa kelas XI K MAN 1 Cianjur. Menggunakan metode kuantitatif pre-experimental one-group pretest-posttest design dengan skala prokrastinasi akademik. Populasi dari penelitian ini berjumlah 394 orang siswa, dengan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan skala likert. Berdasarkan analisis hasil penelitian, dari 15 orang sampel penelitian diperoleh skor pretest 1.626 dengan st.deviasi 108,4 dan skor posttest 1.014 dengan st.deviasi 67,6. Dengan itu, terjadi penurunan skor sebanyak 40,8%. Maka hasil dari uji Paired Sample t-Test memperoleh skor sig. (2 tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Maka layanan konseling berbasis islami melalui pendekatan hikmah, mujadalah dan mauidhah hasanah mampu menurunkan perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas XI K MAN 1 Cianjur

    Pola dakwah kuncen dalam tradisi ziarah: Studi kasus pada kuncen Makam Godog Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut

    Full text link
    Aktifitas dakwah tidak hanya semata dilakukan diatas mimbar, di indonesia pada khususnya sejak ajaran islam datang ke tanah nusantara yang dibawa oleh para Waliyullah proses penyebaran ajaran-ajaran islam banyak yang dilakukan melalui adaptasi tradisi dan budaya lokal, kegiatan dakwah islamiyah banyak yang melebur dalam sebuah tradisi dan budaya sehingga islam dapat menyebar sacara luas dan berkembang pesat tanpa ada pertentangan. Penelitian ini mengkaji pola dakwah yang dilakukan oleh kuncen (juru kunci makam) dalam tradisi ziarah di makam keramat Syekh Sunan Rohmat yang terletak di Godog, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Para kuncen memiliki peran sentral dalam membimbing para peziarah secara spiritual serta menyampaikan ajaran Islam melalui praktik keagamaan dan budaya lokal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Adapun metode yang digunakan adalah metode deskriftif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi lapangan, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan tafsir logika yang dihubungkan dengan konteks komunikasi dan penyiaran Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuncen berperan sebagai mediator budaya dan agama yang mampu menyampaikan pesan Islam secara kontekstual dan inklusif. Model dakwah kultural ini tidak hanya menjaga kelestarian tradisi lokal, tetapi juga mempermudah internalisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari masyarakat

    Konseling individu dalam meningkatkan kesehatan mental siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 51 Bandung pada penggunaan sosial media

    Full text link
    Sekolah Menengah Pertama Negeri 51 Bandung merupakan salah satu sekolah negeri yang ada di bagian Timur Bandung, Jawa Barat dan berada diantara kota dan perbatasan kabupaten. Siswa yang menempuh jenjang akademik di sekolah tidak hanya melaksanakan pembelajaran tetapi juga terjalinnya sosial baik secara langsung ataupun tidak langsung. Jika terjalinnya hubungan secara tidak langsung atau melalui sosial media, maka sosial media akan sangat memengaruhi kesehatan mental siswa yang harus ditangani. Tujuan dalam penelitian secara umum yakni untuk mengetahui bagaimana cara guru BK membentuk kesehatan mental siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 51 Bandung yang mengalami permasalahan pada sosial media melalui konseling individu. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam pada pelaksanaan. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan terhadap guru BK serta siswa di SMP Negeri 51 Bandung. Pendekatan ini dipilih agar peneliti dapat memahami pengalaman, proses, dan perubahan yang terjadi secara alami dalam konteks konseling individu di lingkungan sekolah. Penelitian ini didasari beberapa teori yakni Cognitive Behavior Therapy (CBT) yaitu teori perubahan cara pandang dan perilaku yang semula irasional menjadi rasional. Teori Humanistik yakni teori yang mendorong pemahaman diri dan aktualisasi diri siswa melalui hubungan konseling yang empatik. Teknik behavior diterapkan melalui pemberian tugas dan penguatan positif untuk membentuk kebiasaan baru yang lebih adaptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami perubahan positif, ditandai dengan berkurangnya intensitas penggunaan sosial media, peningkatan kesadaran diri, serta dukungan aktif dari lingkungan keluarga. Penelitian ini menunjukkan bahwa layanan konseling individu dengan pendekatan yang tepat dapat berkontribusi secara signifikan dalam membentuk kesehatan mental siswa sekolah menengah pertama negeri 51 Bandung di era digital. Maka dengan penggunaan konseling individu melalui pendekatan CBT dan Teori Humanistik dapat dijadikan sebagai alternatif solusi bagi permasalahan yang serupa

    Disparitas putusan cerai gugat: Analisis putusan no. 1184/Pdt.G/2023/PA.Po dan no. 35/Pdt.G/2024/PTA.Sby

    Full text link
    Dalam hubungan perkawinan tidak menutup kemungkinan terjadinya sebuah masalah yang akan berdampak pada keharmonisan hubungan rumah tangga. Salah satu permasalahan yang terjadi dalam rumah tangga adalah permasalahan terjadi karena pertengkaran terus menerus. Dalam perkawinan yang dialamnya terjadi pertengkaran terus menerus maka perkawinan dapat diakhiri dengan mengajukan perceraian ke Pengadilan Agama. Namun dalam memutus perkara perceraian terkadang hakim memiliki pendapat yang berbeda sehingga terjadi disparitas putusan seperti yang terjadi dalam putusan No. 1184/Pdt.G/2023/PA.Po dan putusan No. 35/Pdt.G/2024/PTA.Sby. Dimana dalam pengadilan tingkat pertama gugatan cerai dapat dikabulkan akan tetapi dalam pengadilan tingkat banding memutuskan untuk menolak dan membatalkan putusan pengadilan tingkat pertama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar hukum, dasar pertimbangan hakim dan metode penemuan hukum hakim dalam Putusan No. 1184/Pdt.G/2023/PA.Po dan putusan No. 35/Pdt.G/2024/PTA.Sby tentang perkara cerai gugat. Kerangka berpikir sebagai penunjang dalam terbentuknya penelitian menggunakan UU No. 48 Tahun 2009 tentang kekuasaan kehakiman, dimana hakim sebagai pejabat hukum berhak untuk memimpin proses pemeriksaan di pengadilan dan menetapkan putusan yang berkekuatan hukum terhadap perkara tersebut. Terdapat pula beberapa teori penjatuhan putusan oleh hakim, serta metode penemuan hukum hakim yaitu metode interprentasi dan metode konstruksi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian analisis isi (content analysis) dengan pendekatan yuridis normatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan diantara dua putusan dilihat dari ladasan hukum dasar, pertimbangan serta metode hukum yang digunakan. Putusan No. 1184/Pdt.G/2023/PA.Po berfokus pada pertengkaran Penggugat dan Tergugat terus menerus dan sangat sulit dirukunkan kembali sehingga hakim berpegang pada Pasal 19 Huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 juncto. Pasal 116 Huruf (f) Kompilasi Hukum Islam sehingga menggunakan metode interpretasi teleologis dalam mengabulkannya. Sedangkan Putusan No. 35/Pdt.G/2024/PTA.Sby berfokus pada gugatan Terbanding yang tidak memenuhi syarat formil sebagaimana diatur dalam Pasal 22 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975. sehingga dengan metode interpretasi gramatikal hakim memutuskan membatalkan putusan sebelumya

    Praktik pemasaran melalui diskon pada produk sneakers di toko X pada aplikasi Shopee perspektif hukum ekonomi syariah

    Full text link
    Pesatnya perkembangan e-commerce di Indonesia telah mendorong berbagai strategi pemasaran, salah satunya adalah pemberian diskon yang menjadi daya tarik utama bagi konsumen. Namun, fenomena diskon di platform Shopee, di mana Toko X menaikkan harga sebelum memberikan diskon, menimbulkan pertanyaan terkait etika bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis praktik pemasaran diskon di Shopee pada produk sneakers 2) menganalisis praktik pemasaran diskon dari perspektif hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi dari platform Shopee dan konsumen Toko X, serta analisis terhadap kebijakan Shopee terkait transparansi harga. Seluruh data tersebut dianalisis untuk memahami sejauh mana praktik pemasaran diskon di e-commerce memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini didasarkan pada teori hukum ekonomi syariah, yang menekankan pada prinsip ṣidq (kejujuran), tadlīs(penipuan), dan gharar (ketidakjelasan) dalam transaksi. Prinsip-prinsip tersebut digunakan untuk memahami dan mengevaluasi kesesuaian praktik pemasaran diskon yang dilakukan oleh pelaku usaha dalam konteks jual beli digital di platform e-commerce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik diskon yang dilakukan oleh Toko X tidak seluruhnya mencerminkan prinsip kejujuran karena adanya kecenderungan manipulasi harga awal sebelum diskon. Dalam perspektif hukum ekonomi syariah, praktik ini dapat menyalahi prinsip akad yang sahih karena terdapat unsur tadlis (penipuan) yang tersembunyi. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan dan edukasi yang lebih kuat terhadap pelaku usaha agar strategi pemasaran tetap berada dalam koridor etika syariah

    Kesesuaian fatwa DSN MUI nomor 04/DSN/MUI/IV/2000 terhadap pelaksanaan akad murabahah pada Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BSI KCP Bandung Buah Batu 2

    Full text link
    Sistem perekonomi Indonesia, yang diatur dalam UUD 1945 Pasal 33, mengalami perkembangan dinamis seiring perubahan zaman. Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai salah satu lembaga keuangan syariah, menawarkan produk pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan akad murabahah. Namun, implementasi akad murabahah dalam KUR BSI KCP Bandung Buah Batu 2 perlu diteliti lebih lanjut untuk memastikan kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah yang ditetapkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pelaksanaan kredit usaha rakyat di bank BSI Bandung Buah Batu 2 dan menganalisis kesesuaian produk tersebut dengan akad murabahah yang tercantum dalam fatwa DSN MUI Nomor 04/DSN/MUI/IV/2000. Fokus penelitian adalah pada implementasi akad murabahah dalam pembiayaan KUR, serta potensi adanya unsur gharar dan riba yang dapat mempengaruhi kesesuaian dengan prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan akad murabahah yang merupakan salah satu akad yang banyak diminati dalam pembiayaan syariah. Dalam praktiknya, murabahah didasarkan pada prinsip kepercayaan dan amanah, di mana penjual (bank) mengungkapkan harga beli barang kepada pembeli (nasabah) dan menyepakati margin keuntungan. Namun, implementasi murabahah di lapangan seringkali menimbulkan pertanyaan terkait kesesuaiannya dengan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara, studi pustaka, dokumentasi. Analisis data melibatkan pengumpulan dan penelaahan data dari berbagai sumber, pengolahan dan klasifikasi data sesuai dengan masalah penelitian, menghubungkannya dengan teori yang relevan, dan penyimpulan data secara sistematis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mekanisme pelaksanaan akad murabahah pada Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BSI KCP Bandung Buah Batu 2 meskipun memiliki prosedur yang jelas dan pengawasan ketat, penerapannya masih belum sepenuhnya sesuai dengan fatwa DSN-MUI. Hal ini disebabkan oleh praktik penggabungan akad murabahah dan akad wakalah dalam satu waktu, yang seharusnya dilakukan secara terpisah. Penelitian ini merekomendasikan pemisahan akad murabahah dan akad wakalah untuk memastikan kesesuaian dengan prinsip syariah dan fatwa DSN-MUI

    Penerapan sistem informasi manajemen pada pelayanan elektronik sistem pendaftaran antrean via Whatsapp (E-SPASI) di Geulis D’Botanica Disdukcapil Kota Bandung

    Full text link
    Penerapan sistem informasi dalam pelayanan publik menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam administrasi kependudukan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung mengembangkan layanan E-Spasi sebagai upaya digitalisasi dalam pengelolaan dokumen kependudukan. Namun, dalam implementasinya masih terdapat kendala seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya pemahaman petugas terhadap sistem, serta efektivitas antrian layanan yang belum optimal. Oleh karena itu, penerapan Sistem Informasi Manajemen (SIM) diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan di Gerai untuk Layanan Istimewa (GEULIS) D’Botanica. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Manajemen dalam layanan E-Spasi, mengidentifikasi hambatan dalam operasionalnya, serta merumuskan strategi penerapan sistem informasi manajemen agar sistem dapat berjalan lebih efisien dan efektif. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi dampak penerapan SIM terhadap peningkatan kepuasan masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan secara digital. Kerangka berpikir dalam penelitian ini menggunakan teori Sistem Informasi Manajemen (Davis, 1991), serta model Technology Acceptance Model (TAM). Model ini menjelaskan bagaimana persepsi pengguna terhadap kemudahan dan manfaat sistem dapat mempengaruhi penerimaan teknologi. Penelitian ini juga mengacu pada teori administrasi publik yang menekankan pentingnya efisiensi dan transparansi dalam pelayanan publik berbasis digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan petugas Disdukcapil, observasi langsung terhadap pelayanan di Gerai GEULIS D’Botanica, serta studi dokumentasi terkait kebijakan implementasi SIM. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan kendala dalam penerapan sistem informasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIM dalam layanan E-Spasi telah meningkatkan efisiensi administrasi kependudukan, tetapi masih menghadapi kendala seperti keterlambatan pemrosesan akibat lonjakan permintaan serta kurangnya integrasi sistem. Penerapan SIM dapat dilakukan melalui peningkatan pelatihan petugas, perbaikan infrastruktur teknologi, serta pengembangan fitur yang lebih adaptif. Dengan demikian, penerapan SIM di Gerai GEULIS D’Botanica berpotensi meningkatkan kualitas layanan publik serta mendukung transformasi digital dalam administrasi kependudukan

    Penerapan metode Shared Reading untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas III di Madrasah Ibtidaiyah Matlaul Atfal Kota Bandung

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh suatu permasalahan mengenai rendahnya keterampilan membaca siswa. Berdasarkan tudi pendahuluan yang telah dilakukan peneliti, bahwa keterampilan membaca siswa di kelas III hanya 41,67% siswa yang keterampilan membacanya tinggi. Hal ini terjadi karena pembelajaran selalu berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Keterampilan membaca siswa sebelum penerapan metode shared reading. (2) Proses penerapan metode shared reading dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa pada setiap siklusnya. (3) Keterampilan membaca siswa setelah penerapan metode shared reading pada setiap siklusnya. Metode shared reading dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa dengan melibatkan interaksi aktif antara guru dan siswa, metode ini efektif dalam meningkatkan pemahaman teks dan minat baca siswa, karena menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama tiga siklus dengan melewati empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas III MI Matlaul atfal yang berjumlah 24 siswa, yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 9 siswi perempuan. Adapaun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes unjuk kerja, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan membaca siswa sebelum diterapkan metode shared reading masih tergolong rendah dengan memperoleh presentase ketuntasan klasikal 25% termasuk kategori sangat kurang. Adapun keterampilan membaca siswa setelah penerapan metode shared reading meningkat pada setiap siklusnya. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 68 dengan ketuntasan klasikal 41% termasuk kategori kurang, pada siklus II meningkat menjadi 74 dengan ketuntasan klasikal 58% termasuk kategori cukup, dan pada siklus III meningkat lagi menjadi 80 dengan ketuntasan klasikal 83% termasuk kategori baik. Berdasarkan ketuntasan klasikal secara keseluruhan penelitian ini sudah mencapai ≥75% dari jumlah siswa yang mencapai KKM yakni sebesar 83% dengan kategori baik. Dengan demikian menunjukan bahwa keterampilan membaca siswa setelah diterapkannya metode shared reading mengalami peningkatan

    50,733

    full texts

    53,115

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati Bandung is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇