E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
1885 research outputs found
Sort by
ANALISA PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PEMBANGUNAN PROYEK PURI KAHURIPAN KECAMATAN SUKO KABUPATEN SIDOARJO
Dalam pekerjaan suatu proyek pembangunan struktur dalam bidang konstruksi sangat membutuhkan tenaga kerja yang produktivitasnya sangat tinggi karena dalam proyek dibidang konstruksi sangat dibutuhkan ketepatan waktu dalam menyelesaikan proyek. Sehingga tidak akan ada biaya yang harus dikeluarkan lagi dikarenakan keterlambatan penyelesaian proyek yang dikerjakan. Produktivitas tenaga kerja dipengaruhi oleh berbagai macam hal dan saling berhubungan. Antara lain karakteristik dari tenaga kerja yaitu usia, pengalaman, pendidikan dan asal daerah. Hal–hal tersebut berpengaruh dalam tingkat produktivitas tenaga kerja. Setelah dilakukan analisa dari data pada proyek perumahan Puri Kahuripan di Sidoarjo pada tipe rumah 54 dan tipe rumah 70 didapatkan nilai produktivitas rata-rata untuk tipe 54 adalah 0,78 m³/jam dan untuk tipe 70 adalah 0,85 m³/jam. Dari data karakteristik pekerja dan produktivitas aktual dilakukan perhitungan statistik menggunakan program SPSS versi13 dengan metode Chi-square untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kedua variabel tersebut. Ternyata kedua variabel tersebut saling berhubungan dimana variabel yang berhubungan pada produktivitas yaitu variabel usia, variabel pengalaman dan variabel pendidikan. Sedangkan pada variabel asal daerah tidak memiliki hubungan karena karakteristik pekerjanya hampir sama dan proyek ini berada di Pulau Jawa. Mungkin bila proyek ini berada di luar Pulau Jawa maka asal daerah sangat berpengaruh dengan tingkat produktivitasnya.Kata kunci: karakteristik pekerja, produktivitas pekerja, metode Chi-square
PENGARUH PENAMBAHAN BENTONITE DAN SEMEN DALAM PROSES STABILISASI TANAH DASAR (SUBGRADE)
Kegagalan konstruksi jalan raya yang banyak terjadi, salah satunya akibat buruknya kualitastanah dasar (subgrade). Diperlukan proses stabilisasi untuk memperbaiki kualitas tanah.Diharapkan dengan adanya tambahan bentonite sebesar 4%, 8%, dan 12% pada campuran tanahdan semen 2%. mampu memperbaiki karakteristik fisik dan mekanik tanah. Metode pengujianlaboratorium yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan SNI dan ASTM. Permasalahan,sampai sejauh mana pengaruh bentonite sebagai bahan stabilisasi? Hasil Penelitianmenunjukkan ketika tanah asli ditambahkan semen 2%, kualitas karakteristik fisik dan mekaniktanah mengalami peningkatan. Terlihat dari naiknya berat jenis sebesar 10%, Indeks Plastisturun 11% , kadar air optimum turun 5%, Qu naik 80%, harga CBR naik 100%, dan swellingpotential mengalami penurunan sebesar 4% dari tanah asli. Dengan penambahan bentonite dansemen 2% pada tanah asli mengalami penurunan kualitas karakteristik fisik dan mekanik. Beratjenis turun sebesar 4%, Indeks Plastisitas (IP) bertambah 35%, kadar air optimum mengalamipeningkatan 11%, berat isi kering (γd) turun 1,4%, nilai CBR naik 100%, swelling potensialmengalami peningkatan 30% dan nilai Qu pada penelitian UCS mengalami kenaikan 82%.Berdasarkan hasil analisis, maka material stabilisasi tanah dasar (subgrade) sebaiknya hanyadengan menggunakan semen saja. Penambahan bentonite tidak membantu menstabilkan tanah,karena daya serap bentonite terhadap air yang tinggi sehingga tingkat plastis dan kembangsusutnya tinggi. Jadi bentonite hanya dapat digunakan sebagai filler atau bahan pengisi.Kata Kunci : Stabilisasi, tanah, semen, bentonite
ANALISIS PENGGUNAAN AGREGAT BERGRADASI GAP GRADING PADA CAMPURAN BETON BERPORI DITINJAU TERHADAP MUTU DAN BIAYA
Banyak faktor yang dapat mempengaruhi mutu beton salah satu diantaranya distribusi susunan butir agregat. Agregat bergradasi baik dalam campuran beton dapat menghasilkan beton yang berkualitas yaitu mudah dikerjakan (workability), awet (durability), kuat (strenght) dan ekonomis. Demikian sebaliknya fakta dari beberapa sumber agregat yang memiliki susunan butir agregat bergradasi terpisah (gap grading), bila dipakai dalam campuran beton akan menghasilkan beton yang keropos dan berpori. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis campuran beton dengan menggunakan agregat bergradasi terpisah (gap grading) ditinjau terhadap mutu dan biaya kebutuhan material beton berpori bila dibandingkan dengan beton normal berdasarkan berat volume beton . Metode penelitian eksperimental, dengan 75 benda uji berbentuk Silinder dengan ukuran tinggi 300 mm x diameter 150 mm dengan variasi konsentrasi agregat : #10, #20, #30, #40 dan campuran. Pengujian beton dilakukan pada umur 7, 14 dan 28 hari terhadap kekuatan tekan dan tarik belah, porositas dan resapan. Analisa pengujian dan mix design mengacu pada ASTM dan Standar Nasional Indonesia ( SNI ). Berdasarkan hasil penelitian dan analisa dapat disimpulkan bahwa Kuat tekan beton berpori variasi BP-C sebesar 20,48 Mpa, sedangkan kuat tarik belah beton pada variasi BP-C sebesar 5,92 MPa lebih rendah dari beton normal pada umur 28 hari. Dengan demikian mutu beton tidak mencapai kuat tekan rata-rata yang ditargetkan yaitu 30 Mpa. Porositas dan resapan beton berpengaruh pada mutu beton, semakin besar nilai porositas menyebabkan meningkatnya resapan dan menurunya mutu beton, begitu pula sebaliknya. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil penelitian ini bahwa variasi PB-C nilai porositas 21,42 % dan nilai resapan 3,91 %, diperoleh kuat tekan sebesar 20,48 MPa, sedangkan porositas beton normal 14,70 % dan nilai resapan 3,62 %, diperoleh kuat tekan sebesar 31,71MPa. Biaya kebutuhan material beton berpori sebesar Rp 567,057.00/m3 atau lebih rendah 12,12 %, jika dibanding dengan beton normal sebesar Rp 645,925.00/m3. Berdasarkan berat volume beton, sehingga berat volume padat beton berpori yang diperoleh dari hasil pengujian sebesar 2089 kg/m3 tidak mencapai berat beton normal (2400 kg/cm3).Kata kunci : beton berpori, kuat tekan, kuat tarik belah, porositas
PENURUNAN BOD DAN COD PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI RUMPUT LAUT DENGAN METODE ION EXCHANGE
Rumput laut merupakan salah satu komoditas strategis Indonesia disektor kelautan, disampingudang dan tuna. Dengan banyaknya Industri rumput laut akan menimbulkan permasalahan limbah cairyang mempunyai kandungan BOD awal 5297,78mg/liter dan COD 18.252,55mg/liter. Penelitian inibertujuan untuk menurunkan BOD dan COD dari limbah cair industri rumput laut melalui proses resinpenukar ion, dimana resin yang digunakan adalah resin anion. Variabel berat resin adalah 250, 300,350, 400, dan 450gr, dengan kecepatan pengadukan 200rpm, dan waktu pengadukan 15, 30, 45, 60dan 75menit. Kemudian setelah resin mengalami kejenuhan, maka dilakukan regenerasi, denganmenggunakan larutan NaOH 13%. Hasil penelitian penurunan COD terbaik adalah 9196 mg/literdidapat pada waktu pengadukan 45menit dengan penambahan resin 450gr. Hasil penurunan BODterbaik adalah 3002,66mg/liter didapat pada waktu pengadukan 75menit dan penambahan resin450gr.
DOI : https://doi.org/10.33005/tekkim.v13i2.141
TINGKAT PARTISIPASI PETANI WORTEL DALAM KELOMPOK TANI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (STUDI KASUS DI DESA LINGGA KECAMATAN SIMPANG EMPAT KABUPATEN KARO)
Agriculture as a central point of development in increasing social welfare, with the effortto increase agricultural product and should be based on existence of effort to affectfarmers. The farmers should be educated, guided, encouraged to join a team so theinteraction among the farmers occured. The aims of this research are to measure theparticipation level of carrot farmers in farming team, the characteristic relations offarmers social economy with the participation level of farmers. The participation levelwas analized by sums up and scoring the data were found and the characteristic relationsof farmers social economy with the participation level of farmers was analized by usingRank Spearmen correlation. The final research showed that the participation level offarmers in farming team including in high category with the score was 12.03. In partial,there was real relations found between the education level, the frequency in followingobservation, and the amount of obligation with the participation level in farming teamwhile the age, farming experience, farm land width, and product which did not have realrelations with the participation level
THE INFLUENCE OF VALUE ADDED TAX EXEMPTION TOWARDS PROCESSED SEAWEED EXPORTS OF INDONESIA
Seaweed is one of the prospective cultivated marine commodity that supports fisheryrevitalization program that is enacted by the government. In the downstream, thegovernment has made many efforts to increase the value added gain from this commodity. One of the efforts is by enacting a value added tax exemption policy throughGovernment Regulation about Import and/or Refferal of Certain Strategic Taxable Goodsthat are Free from Added Value Tax. This policy is enacted to encourage the businessworld especially in agriculture, where it is needed to give easier tax facility byestablishing agricultural products that are Taxable Goods. The purpose of this research isto analyze the influence of value added tax exemption policy that is enacted to domesticseaweed processing industry, towards Indonesia’s processed seaweed export. Indonesiawas the world’s biggest seaweed exporter for the last few of years. The government,through its value added tax exemption policy, aimed to encouraged domestic processingindustry to not only exporting seaweed as the raw materials but also to export processedproducts that have added value. The model used in this research was Error CorrectionModel (ECM). This research found that value added tax exemption policy has positiveand significant influences towards processed seaweed export in the long and short-run.This show that the government’s policy in relation to value added tax exemption waseffective in increasing exports
UALITAS PELAYANAN, HARGA DAN PENGARUHNYATERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA KLINIK PERAWATAN WAJAH DE LOVELY DI SURABAYA
Klinik perawatan wajah adalah salah satu usaha bisnis yang bergerak pada penjualan jasa dan produk. Dimana pelayanan dan harga merupakan inti pokok penjualan klinik perawatan wajah yang diberikan kepada pelanggan. Menerapkan pelayanan yang baik dan efisiensi serta memberikan harga yang terjangkau adalah salah satu kegiatan klinik perawatan wajah agar dapat meningkatkan volume penjualan jasa yang telah ditetapkan klinik perawatan wajah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis kualitas pelayanan, harga dan pengaruhnya terhadap kepuasan pelangan Klinik Perawatan Wajah De Lovely Surabaya.Metode penelitian ini adalah kuantitatif yang dilakukan di Klinik Perawatan Wajah De Lovely Surabaya. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan Klinik Perawatan Wajah De Lovely Surabaya. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 97 orang. Jenis data yang digunakan yaitu data primer. Teknik analisis yang digunakan adalah uknown population. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan membagikan kuisioner pada pelanggan Klinik Perawatan Wajah De Lovely Surabaya dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh Kualitas Pelayanan (X1) dan Harga (X2), terhadap Kepuasan Pelanggan (Y) di Klinik Perawatan Wajah De Lovely Surabaya.Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan variabel Kualitas Pelayanan (X1) dan Harga (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (Y) pada Klinik Perawatan Wajah De Lovely Surabaya. Dan secara parsial Variabel Harga (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (Y) pada Klinik Perawatan Wajah De Lovely Surabaya.Kata Kunci : Kualitas Pelayanan (X1), Harga (X2), dan Kepuasan Pelanggan (Y
STRATEGI PEMASARAN PARIWISATA DI WONOSALAM DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK PENGUNJUNG (Studi Kasus Pada Agrowisata di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang)
Kecamatan wonosalam merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Jombang, yang memiliki beragam kekayaan potensi wisata baik alami dan buatan, hal ini didukung oleh ketersediaannya potensi wisata alam yang sangat beragam. Dimana memiliki kenaikan jumlah pengunjung ditiap tahunnya secara signifikan. Yang berarti memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan oleh para pesaingnya Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan serta faktor eksternal yang menjadi peluang dan ancaman bagi wisata Wonosalam itu sendiri kemudian menganalisis strategi apa yang sesuai dengan kondisi wisata Wonosalam. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan tahapan formulasi strategi, yaitu matriks IFAS dan EFAS, dan analisis SWOT. Dan teknik yang digunakan menggunakan in deept interview, observasi partisipan dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal terdapat 6 kekuatan dan 5 kelemahan, dan faktor eksternal terdapat 7 peluang dan 5 ancaman. Berdasarkan matriks IFAS dan EFAS menghasilkan total skor kekuatan sebesar 1.88, kelemahan 1.5, peluang 1.58 dan ancaman 1.48. Hasil rumusan strategi matriks swot cenderung ke strategi SO karena menghasilkan nilai paling tinggi yaitu dengan nilai 3.46. startegi yang bisa diterapkan adalah Menjaga, meningkatkan serta melestarikan potensi alam yang ada kemudian mengembangkan program-program yang menarik dengan cara memberdayakan masyarakat lokal untuk saling membantu dan ikut berpartisipasi dalam menciptakan reputasi yang baik. Kata Kunci : Analisis SWOT, Strategi Pemasaran Pariwisata, Matrik IFAS dan Matrik EFAS, Agrowisata Kecamatan Wonosalam
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN JASA EKSPEDISI J&T EXPRESS (Studi Kasus Pada Konsumen J&T Express DP Driyorejo Gresik)
J&T Express merupakan perusahaan penyedia jasa ekspedisi yang baru muncul selama tiga tahun terkahir. Namun dengan durasi yang cukup singkat, J&T Express telah sangat dikenal oleh para konsumen dan dapat diterima oleh masyarakat dengan cukup baik. Populasi penelitian ini adalah konsumen yang telah menggunakan jasa ekspedisi J&T Express. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik insidental sampling. Adapun klasifikasi karakter responden yaitu seperti jenis kelamin, usia, jenis paket dan tujuan paket. Dalam penelitian ini menggunakan variabel latent dan variabel manifest yang telah di matrix. Teknik analisis yang digunakan yaitu teknik analisis faktor exploratory. Pada perhitungan hasil akhir analisis faktor dengan memasukkan variabel manifest dan menghasilkan variabel tetap yaitu mutu pelayanan, harga seuai kualitas, tempat mudah ditemui, gratis ongkos kirim, kesopanan karyawan, kebersihan, menawarkan jasa jemput paket, harga terjangkau, tempat yang terjangkau, kesigapan karyawan, proses pengiriman tepat waktu, strategis, selogan mudah diingat, iklan di sosial media, ruang pelayanan nyaman, pelayanan hotline konsumen, potongan harga / promo, penampilan karyawan, fasilitas, proses klaim cepat, proses distribusi jelas, dan logo. Didapat bahwa nilai KMO dan Measure of Sampling Adequency (MSA) telah memenuhi syarat. Berdasarkan analisis faktor dengan menggunakan rotasi (varimax) diperoleh lima faktor pembentuk yang baru.Kata kunci : Bauran Pemasaran, Faktor yang Dipertimbangkan, Analisis Faktor, J&T Express
STRATEGI BISNIS PADA SABLON BAJU BEATMAP DI WARU SIDOARJO
Penelitian ini berbentuk penelitian kualitatif, dimana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi apa yang tepat digunakan oleh sebuah perusahaan. Dengan menggunakan analisis SWOT, penelitian ini dilakukan dengan mengambil subyek penelitian Sablon Baju Beatmap di Waru Sidoarjo. Untuk mengetahui faktor-faktor strategis perusahaan alat yang dipakai untuk menyusun strategis perusahaan tersebut menggunakan matrik SWOT.Matrik ini dapat menggambarkan secara jelas bagaimana kekuatan dan kelemahan internal IFAS yang dihadapi perusahaan dapat disesuaikan dengan peluang dan ancaman eksternal EFAS yang dimilikinya. Hasil strategi bisnis ini menunjukkan bahwa kondisi perusahaan berada dalam kuadran 1, dimana hal tersebut berarti kekuatan perusahaan lebih dominan daripada kelemahan yang dimiliki perusahaan (secara internal), dan peluang lebih besar daripada ancamannya (secara eksternal). Kata Kunci : kekuatan (Strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), ancaman (threat