E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
    1885 research outputs found

    PENGARUH RONGGA DALAM BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON

    Get PDF
    Dunia usaha properti dan  jasa kontruksi selain mempertimbangkan unsur  ekonomis dan kekuatan,  juga memperhatikan segi estetika.  Dalam hal memenuhi tuntutan  estetika, misalnya dengan  menyembunyikan atau menutup instalasi air kotor, air bersih, listrik dan sebagainya ke dalam beton, dengan cara membuat  beton berongga (berlubang) pada bagian tengahnya sehingga terlihat rapi, namun hal ini kurang diperhatikan dampak  yang terjadi dalam hal kekuatannya. Diantara beberapa dampak yang mungkin akan timbul dengan adanya lubang adalah kemampuan beton menahan beban. Dalam penelitian ini yang diamati adalah  pengaruh rongga pada beton silinder  15 cm x 30 cm. dengan beban aksial tekan yang mampu dipikul oleh beton dengan  variasi rongga, 0%, 2,2%(½”), 3%(3/4”), 4,5%(1”), 9%(11/4”)  dari luas penampang pada umur 28 hari. Dari hasil penelitian didapat, adanya lubang 0% - 9 % dari luas penampang benda uji,  kuat tekan beton mengalami penurunan secara signifikan. Pada rongga 2,2% kekuatan beton 328,23 kg/cm² (menurun16,76%), pada rongga 3% kekuatan beton 313,20 kg/cm² (menurun 20,57%), pada rongga 4,5% kekuatan beton 279,19 kg/cm² (menurun 29,19%), sedangkan pada rongga 9% kekuatan beton 224,53 kg/cm² (menurun 43,05%) dibandingkan dengan yang tanpa rongga (0% ). Hasil  penelitian ini menguatkan pernyataan yang ada di SNI 03 – 2847 – 2002 yang menyatakan, bahwa saluran dan pipa, bersama kaitnya, yang ditanam pada kolom tidak boleh menempati lebih dari 4 % luas penampang yang diperlukan untuk kekuatan atau untuk perlindungan terhadap kebakaran. Sehingga apabila lebih besar dari 4 % maka pengaruh rongga perlu diperhitungkan terhadap kekuatannya yang akan menyebabkan penurunan kekuatan dari kolom tersebut.Kata kunci : estetika, beton berlubang, beban aksial, kuat tekan

    STUDI EFEK PENAMBAHAN LIMBAH PRODUKSI PABRIK GENTENG PADA CAMPURAN BETON DENGAN RASIO TERHADAP AGREGAT HALUS

    Get PDF
    Limbah pabrik genteng beton (LPGB) didapatkan dari PT.Varia Usaha Beton Sidoarjo memiliki unsur oksida SiO2 yang reaktif bereaksi dengan kalsium hidroksida menjadi kalsium silikat hidrat sehingga menambah kuat tekan beton. Dalam penelitian proyek akhir ini, pengaruh LPGB ditambahkan pada komposisi campuran beton dengan rasio terhadap berat agregat halus. Desain komposisi campuran beton menggunakan tata cara pembuatan rencana campuran beton normal, SNI 03-2834-1993. Benda uji silinder yang digunakan dengan ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Variasi persentase tambahan LPGB pada komposisi campuran beton sebesar 0%, 5%, 10%, 15%, dengan rasio terhadap berat pasir. Hasil penelitian ini menunjukkan tambahan LPGB mempunyai pengaruh yang dapat menaikkan kuat tekan beton. Pada mutu K500 dengan proporsi limbah 10% menghasilkan kuat tekan sebesar 811 kg/cm² dibandingkan dengan komposisi 5% limbah sebesar 673 kg/cm². Hal ini menunjukkan kenaikan  sebesar 17% disertai perbandingan korelasi antar pengikat dan pengisi dengan variasi penambahan limbah, menunjukkan bahwa rasio korelasi semakin naik, disertai dengan penambahan kuat tekan beton.Kata kunci: kuat tekan, limbah pabrik genteng, rasio agregat halus,  unsur kimia

    EVALUASI PENGGUNAAN LAHAN DAN PREDIKSI PERKEMBANGAN SEKTOR PRIMER, SEKUNDER DAN TERSIER PADA WILAYAH KOTA SURABAYA BERDASARKAN PDRB I

    Get PDF
    Makalah ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan lahan di Kota Surabaya bila dikaitkan dengan tata guna lahan dalam RTRW tahun 2007 dan menganalisa prediksi PDRB Kota Surabaya bila dilihat dari perkembangannya dari tahun 2006-2010 pada masing-masing sektor primer, sekunder dan tersier pada tahun 2011 dan 2012. Metodologi analisa dilakukan dengan mengkaji data sekunder yang diterbitkan oleh Pemkot Surabaya dan BPS Kota Surabaya dengan kondisi realita yang terjadi di kota Surabaya. Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, dapat diambil beberapa kesimpulan yakni: 1. a). Sampai dengan sepuluh tahun ke depan diprediksikan 85% peruntukkan lahan semuanya terbangun sedangkan lahan tak terbangun 15% hanya berupa RTH, harus diupayakan lebih intensif dan konsisten untuk mencapai proporsi luas ruang terbuka hijau sebesar 20%, b). Cluster dengan fungsi utama rekreasi pada UP VI Tunjungan yang meliputi Kecamatan Genteng dan Tegalsari, terutama di kawasan sempadan sungai Kalimas harus tertulis dengan jelas agar dapat konsisten dalam pengembangan dan pengelolaannya, c). Zona pengembangan wilayah laut harus ada pembatas yang jelas pada areal pengembangan, sehingga luas areal yang dikembangkan dan dikelola dapat tetap dipertahankan, 2. Potensi PDRB ADHB dan ADHK 2000 Kota Surabaya terjadi yang paling besar (dominan) pada sub sektor: Perdagangan Hotel dan Restoran, Industri Pengolahan, Pengangkutan dan Komunikasi, Jasa-jasa, Konstruksi, Keuangan, Persewaaan dan Jasa Perusahaan, Listrik, Gas dan Air bersih, Pertanian, Pertambangan dan Penggalian.Kata kunci: RTRW, PDRB, ADHB, ADHK

    PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN PEKERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS PEMBANGUNAN RUKO DI JEMBER

    No full text
    Perusahaan konstruksi yang berada pada level yang lebih tinggi akan meningkatkan performance pada proyek yang akan berpengaruh pada performance perusahaan, antara lain peningkatan produktivitas. Dalam faktor tenaga kerja lapangan tidak meningkat produktivitasnya karena tidak ditangani dengan tepat, yang menyebabkan permasalahan serius dalam pencapaian tujuan proyek. Penelitian ini akan membahas korelasi antara motivasi dan disiplin dari tenaga kerja terhadap produktivitas pada proyek bangunan komersial di Jember. Populasi adalah tenaga kerja proyek (tukang) pada pembangunan ruko di Jember. Sampel penelitian adalah 10 % dari populasi jumlah responden 50. Pada penelitian diambil dari kuesioner. Pilot studi dilakukan pada 15 responden yang mempresentasikan 51,5 % dari target 97 responden. Metode yang digunakan adalah  uji validitas dan reliabilitas untuk mendapatkan instrumen penelitian yang dapat menimbulkan efek signifikan. Analisa multipel regresi terdiri dari beberapa asumsi sebagai model penelitian. Asumsi digunakan untuk tes normalitas, heterokesdasitas, multikolinearitas dan autokorelasi. Selanjutnya, analisa multipel regresi dapat digunakan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan displin kerja mempunyai efek signifikan pada tenaga kerja lapangan pada proyek bangunan komersial sebesar 51,5% dan 48,5% sisanya ditunjukkan oleh variabel yang tidak termasuk dalam model. Untuk meningkatkan produktivitas, managemen pada proyek konstruksi perlu untuk lebih menekankan pada pemberian motivasi dalam hal keamanan, physiological dan sosial. Penghargaan diperlukan untuk meningkatkan aktualisasi diri, sebagai tambahan, untuk itu diperlukan regulasi yang tegas untuk meningkatkan kedisiplinan tenaga kerja pada saat melaksanakan tugasnya dilapangan.Kata kunci : motifasi, disiplin, produktifita

    PEMETAAN SPASIAL DAN NON SPASIAL KINERJA LALU LINTAS BUNDARAN WARU SURABAYA

    Get PDF
    Kepadatan kendaraan merupakan masalah yang dihadapi oleh hampir sebagian besar kota  di Indonesia saat ini,  karena jumlah kendaraan yang terus meningkat dari tahun ke tahun sedangkan tidak ada solusi untuk jalur transportasi yang signifikan, sehingga  kepadatan ini akan menimbulkan kemacetan dibanyak kota. Surabaya diantaranya, dengan bertambahnya jumlah penduduk di kota Surabaya, maka bertambah pula peningkatan kebutuhan transportasi yang ada, baik di setiap simpang maupun ruas jalan. Bundaran Waru merupakan salah satu bundaran terpenting di perbatasan kota Surabaya dan Sidoarjo, karena Bundaran Waru merupakan akses keluar masuknya kendaraan dari dan menuju kota Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja dalam mengakomodasikan lalu lintas yang ada. Daerah penelitian dibagi menjadi tiga segmen. Metode yang digunakan untuk proses analisa dan pemetaan adalah metode MKJI (Manual Kapasitas Jalan Indonesia), dan Sistem Informasi Geografis sebagai alat bantu. Dari hasil perhitungan diperoleh analisa jumlah kendaraan arus lalu lintas minimum (Q) 4419,8 smp/jam pada waktu sore hari dengan nilai Derajat Kejenuhan (DS) 0,52 dan Tingkat Pelayanan LOS(Level Of Service) adalah B yang definisinya adalah arus lalu lintasnya stabil, tetapi kecepatannya mulai terbatas yaitu terjadi pada Segmen II Jl Jendral Ahmad Yani (Sidoarjo) Menuju Jl Raya Bungurasih & Jl Jendral Ahmad Yani. Sedangkan jumlah kendaraan arus lalu lintas maximum (Q) 6020,6 smp/jam pada waktu pagi hari dan nilai Derajat Kejenuhan (DS) 0,87 dan Tingkat Pelayanan LOS (Level Of Service) adalah D yang definisinya adalah arus lalu lintas tidak stabil dan perubahan volume lalu lintas sangat mempengaruhi besarnya kecepatan perjalanan yaitu terjadi pada Segmen III Jl Raya Bungurasih Menuju Jl Jendral Ahmad Yani & Jl Jendral Ahmad Yani (Sidoarjo).Kata Kunci:  metode MKJI (Manual Kapasitas Jalan Indonesia), derajat kejenuhan, kapasitas bundaran, volume lalu linta

    PENGARUH PENGGUNAAN INTERNET TERHADAP ADOPSI TEKNOLOGI BUDIDAYA BAWANG MERAH DI LAHAN PASIR PANTAI KABUPATEN BANTUL

    Get PDF
    This research was conducted in Sanden subdistrict Bantul district with the purpose offinding out: 1) the use of internet by onion farmers and the factors that affect it, 2) Levelitation the technology adoption of onion cultivation and the factors that affect it,and 3) the influence of the internet use and other factors toward technology adoption ofonion cultivation. The method that used in this research was descriptive approach bysurvey technique. The sampling of village and farming groups were done purposively,while the sampling of respondent farmers were done randomly. The number of totalsample was 60 farmers consisted of 30 farmers from Manunggal Farming Group,Srigading Village, and 30 farmers from Phitisari Farming Group, Gadingsari Village.The analysis methods used were proportion test and multiple linier regressionanalysis. The result of this research showed that the use of internet by farmer’s isbelonged to low category. The education and farmer’s attitude positively affected towardthe use of internet, while age and credibility of internet didn’t have significant affect. Thetechnology adoption of onion cultivation by farmer’s is belonged to high category. Therole of the extension worker and the role of farming group positively affected towardtechnology adoption of onion cultivation. The use of internet and motivation didn’t havesignificant affect toward technology adoption of onion cultivation

    PERILAKU KONSUMEN AGROWISATA DI KAMPUS UPN“VETERAN” JAWA TIMUR

    Get PDF
    The Agriculture Faculty of the East Java “Veteran” National Development University shall develop the agrotour in the campus area which can be utilized by students and thesurroundings community as the health, pleasant and useful recreation place for itsvisitors. In order that the development of the agrotour meet with the concumersexpectation, it is needed a good planning, in which one of them should consider theresponses and behaviors of the agrotour consumers or consumers to be. The purposes ofthis research are: 1) To study the responses of consumers to the agrotour development, 2)To study the aim of consumers to visit to agrotour, and 3) To study the behavior ofagrotour consumers in the East Java “Veteran” National Deelopment University campus.The result of research found that the largely consumers/consumers to be of the East Java“Veteran” National Deelopment University agrotour agreed or very agreed with thedeveloped the agrotour. The aim of consumers to visit is, prima facie, to relax whileincreasing knowledge. Whereas, the behaviors of agrotour consumers are: 1) Thefrequence to visit mostly once a week, 2) The visiting time mostly at noon and afternoon,3) The trasnportations the consumers utilize mostly motorcycles, 4) The consumersmostly come together with friends or families. The expectations of consumers to theexisting agrotour are, largely, that it is able to be a recreation place and city lungs, to bea medium of environmental conservation and science development and to be a medium ofentrepreneurship development

    STRATEGI BISNIS USAHA KECIL MENENGAH PADA PABRIK TAHU MEGA JAYA DI DOMAS MENGANTI GRESIK

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui dan menganalisis strategi bisnis yang dilakukan oleh UD. Mega Jaya Domas Menganti Gresik dengan menggunakan metode analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) guna memaksimalkan kekuatan untuk merebut peluang yang ada dan meminimalisir kelemahan dan mencari jalan keluar dari setiap ancaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data indepth interview, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling dimana sampel yang diambil adalah pemilik, pegawai, dan konsumen tetap. Berdasarkan hasil analisis menggunakan teknik analisis SWOT, pada tabel IFAS menunjukkan faktor kekuatan yang dimiliki oleh adalah sistem keuangan sudah tertata rapi, memiliki kualitas produk yang baik, terkenal di semua kalangan, memiliki pelayanan yang baik. Sedangkan faktor kelemahannya adalah teknologi masih tradisional, produk tidak tahan lama, area produksi kurang luas, kurang memperhatikan promosi, sdm karyawan melemah. Pada tabel EFAS menunjukkan peluang yang dimiliki oleh adalah lokasi yang strategis, pertumbuhan penduduk masyarakat, hubungan dengan supplier terjaga dengan baik, ketersediaan tenaga kerja. Sedangkan ancaman yang dimiliki adalah bahan baku tidak yang tidak stabil, munculnya pengusaha tahu dengan fasilitas dan harga yang memadai, perubahan selera konsumen, limbah pabrik tahu, banyaknya bahan makanan subtitusi, situasi perekonomian negara yang memburuk.Kata Kunci : Strategi Bisnis, Analisis SWO

    VARIABEL – VARIABEL YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMBELI PRODUK FINGER PRINT DIZ TECH INDONESIA

    Get PDF
    Analysis method used in this study quantitative descriptive method, simultaneous This study aimed to analyze the effect of the decision variables posed by consumers of the product variable, the variable price, location variables and variable promotion of consumer decision in buying finger print products at Z Tech Indonesia This study using purposive sampling technique then selected sample of 100 people and the object of this study is that mebeli consumer finger print products at Z Tech Indonesia. The analysis and partial (multiple linear regression analysis using SPSS). Based on the results of the analysis of multiple linier regression then it can be determined that free variables are simultaneously examined have a significant influence on the buying decision variables, while partially indicate that the variable products, variable pricing, and location variable has a significantly to the purchase decision variables, only the variable promotional that has no effect significant influence on the purchase decision variables. Variable products have the most significant influence on purchasing decisions. While most small pricing variables significantly influence the purchase decision. Not all independent variables or independent variables influence, so it can be concluded that the only variable that affects the location of simultaneously against the decision to buy the product at Z Tech Indonesia.   Keywords: Purchasing Decision, Product Variables, Variable Rates, Variable Area, Variable Promotio

    PENGARUH BRAND CHARACTERISTIC DAN POSITIONING PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ULANG KOSMETIK WARDAH PADA MAHASISWI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAWA TIMUR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh variabel brand characteristic dan positioning secara bersamaan terhadap keputusan pembelian ulang kosmetik Wardah dan pengaruh variabel brand characteristic terhadap keputusan pembelian ulang kosmetik Wardah serta  pengaruh variabel positioning terhadap keputusan pembelian ulang kosmetik Wardah. Populasi penelitian ini adalah Mahasiswi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Sedangkan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sebanyak 100 responden yang didominasi oleh usia 22 tahun yakni sebanyak 23 responden atau 23% dan didominasi frekuensi membeli kosmetik Wardah lebih dari dua kali yakni 56 responden atau 56%. Instrumen yang digunakan oleh peneliti menggunakan kuesioner yang telah diuji coba dan memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Sedangkan untuk analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa variabel brand characteristic dan positioning secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian ulang kosmetik Wardah. Secara Parsial Brand Characteristic berpengaruh signifikan dan Positioning tidak berpengaruh secara signifikan. Sedangkan variabel yang memiliki nilai β paling dominan dengan kata lain variabel yang berpengaruh paling besar terhadap keputusan pembelian ulang kosmetik Wardah adalah variabel brand characteristic yaitu sebesar 0,436.   Kata Kunci:Brand Characteristic, Positioning dan Keputusan Pembelian Ulan

    1,629

    full texts

    1,885

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇