E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
    1885 research outputs found

    Deteksi Visual Makanan Berbasis BOT Telegram Menggunakan Layanan API IBM Watson

    Get PDF
    Food recognition merupakan salah satu implementasi dari penerapan computer vision yang telah berkembang sangat pesat. Sudah banyak pembuatan aplikasi untuk mengenali sebuah visual makanan. Dalam hal ini penelitian berfokus pada pembuatan platform dengan memanfaatkan fitur bot telegram sebagai tempat hasil klasifikasi visual makanan. Fitur bot yang ada pada aplikasi perpesanan telegram dapat melakukan berbagai hal perintah - perintah dalam melakukan pekerjaan, sehingga dapat memudahkan pekerjaan manusia. Tujuan dari makalah ini ditujukan bagaimana pembuatan bot telegram dengan memanfaatkan kecerdasan buatan yaitu deteksi visual makanan dengan memanfaatkan layanan API IBM Watson. Adapun hasil penelitian berupa aplikasi pendeteksi visual makanan melalui bot telegram.  DOI : https://doi.org/10.33005/sibc.v13i2.207

    ANALISIS PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA KPP PRATAMA SURABAYA MULYOREJO

    No full text
    Tujuan pemerintah Indonesia kembali memberlakukan kebijakan Tax Amnesty ini adalah pertama repatriasi atau untuk menarik dana warga Indonesia yang ada diluar negeri. Dan kedua untuk meningkatkan basis perpajakan nasional dimana aset yang disampaikan dalam permohonan pengampunan pajak dapat dimanfaatkan untuk pemajakan yang akan datang yang nantinya berdampak pada efektivitas penerimaan pajak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Jumlah Wajib Pajak Badan terdaftar yang mengikuti tax amnesty, SSP Badan yang disetorkan mengikuti tax amnesty terhadap penerimaan pajak penghasilan badan pada KPP Pratama Surabaya Mulyorejo. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan sumber data sekunder yang diperoleh dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Surabaya Mulyorejo berupa data jumlah Wajib Pajak Badan terdaftar, Surat Setoran Pajak (SSP) Badan yang disetorkan mengikuti tax amnesty dan Penerimaan Pajak Penghasilan Badan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda yang dihitung menggunakan SPSS (Statistical Package for Sosial Sciences). Hasil penelitian ini menunjukkan Jumlah Wajib Pajak Badan tidak berpengaruh secara Parsial terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Badan dan Surat Setoran Pajak (SSP) yang disetorkan mengikuti tax amnesty secara parsial berpengaruh positif terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Badan Pada KPP Pratama Surabaya Mulyorejo.  DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v10i2.231

    Indonesia Fair : Upaya Diplomasi Ekonomi dalam Membuka Gerbang Kerjasama Manufaktur Kereta Api Indonesia-Bangladesh

    Get PDF
    Indonesia under the administration Joko Widodo 2015-2019 is very concerned about the economic sector which realized in Indonesian economic diplomacy. These diplomacy is directed at the national interest, economic growth, and people’s welfare. In 2018, Indonesia has held the Indonesia Fair in Bangladesh in order to strengthen cooperation partners between Indonesia and Bangladesh. This event has opened trade cooperation between Indonesia and Bangladesh. This event is in form of business meetings and trade expo followed by companies from Indonesia. These program opened trade cooperation in the railway manufacturing industry sector. Bilateral relations that have existed for a long time are important factors in enhancing the economic advance of Indonesia. Therefore, this paper will further discuss the Indonesian economic diplomacy through Indonesia Fair 2018 in Bangladesh, what are the reasons for Indonesia to held this event, and how is the perspective of Bangladesh in deciding to cooperate with Indonesia in the field of railway manufacturing after Indonesia Fair 2018.Keywords: Economic Diplomacy, Indonesia Fair 2018, Railway Manufacture Industry, BangladeshIndonesia di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo 2015-2019 sangat konsen pada sektor ekonomi yang diwujudkan dengan gencarnya diplomasi ekonomi Indonesia. Diplomasi ini diarahkan untuk kepentingan nasional, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Pada tahun 2018, Indonesia mengadakan Indonesia Fair di Bangladesh dalam rangka penguatan mitra kerjasama antara Indonesia dan Bangladesh. Kegiatan ini berupa temu bisnis dan pameran dagang yang diikuti oleh perusahaan dari Indonesia. Kegiatan ini telah membuka kerjasama dagang di sektor industri manufaktur perkeretaapian. Hubungan bilateral yang terjalin sejak lama merupakan faktor penting dalam meningkatkan kemajuan ekonomi Indonesia. Oleh sebab itu, paper ini akan lebih dalam mengulas tentang diplomasi ekonomi Indonesia melalui Indonesia Fair 2018 di Bangladesh, apa saja yang menjadi konsiderasi Indonesia dalam menyelenggarakan kegiatan ini serta bagaimana sudut pandang Bangladesh dalam memutuskan untuk bekerjasama dengan Indonesia di bidang manufaktur perkeretaapian pasca Indonesia Fair 2018.Kata Kunci: Diplomasi Ekonomi, Indonesia Fair 2018, Industri Manufaktur Kereta Api, Bangladesh DOI : https://doi.org/10.33005/jgp.v8i01.217

    EKSPOR VANILI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

    Get PDF
    The purpose of this study is to analyze the factors that affect the export of Vanilla Indonesia and the influence of Vanilla Indonesia's exports to Indonesia's economic growth. The research method used SPSS by using Multiple Linier Regression Model. Data collected in this study are secondary data from 1998-2016 from the Central Bureau of Statistics (BPS), Directorate General of Estate Crops, Bank Indonesia, Ministry of Trade and other sources. The results showed that the nominal exchange rate (exchange rate of Rupiah to Dollar) and Export Price (FOB) gave insignificant influence to the export of Vanilla Indonesia, the production and consumption of Vanilla in the country gave a significant and positive influence to the export volume of Vanilla Indonesia. Vanilla export volumes have no significant and significant effect on Indonesia's economic growth and export volume Rubber positively affects economic growth in Indonesia. DOI : https://doi.org/10.33005/adv.v8i2.180

    PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) (Studi Kasus Pada Karyawan Divisi Sales PT Surya Agung Indah Megah Cabang Surabaya)

    Get PDF
    This study aims to determine: (1) the effect of job satisfaction and work motivation simultaneously on organizational citizenship behavior on sales employees of PT Surya Agung Indah Megah Branch Surabaya (2) the effect of partial job satisfaction on organizational citizenship behavior on sales employees of PT Surya Agung Indah Magnificent Branch of Surabaya (3) the influence of work motivation partially on organizational citizenship behavior on sales employees of PT Surya Agung Indah Megah Surabaya Branch. This research method uses quantitative methods. The sampling technique uses saturated samples by taking all 38 sales division employees as many as 38 respondents from PT Surya Agung Indah Megah Surabaya Branch. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis which is processed using SPSS 25 for windows. Based on the results of this study, Fcount, namely H0 is rejected and H1 is accepted so that it can be concluded that the variable job satisfaction (X1) and work motivation (X2) simultaneously have a significant influence on organizational citizenship behavior (Y) of the Surabaya branch of Surya Agung Indah Megah. The results of the Job Satisfaction calculation, H0 accepted and H1 rejected, this means that job satisfaction (X1) partially has a non-significant effect on organizational citizenship behavior (Y). The results of the Work Motivation count, namely H0 rejected and H1 accepted, this means that work motivation (X2) partially has a significant influence on organizational citizenship behavior (Y) employees of PT Surya Agung Indah Megah Surabaya Branch. Keywords: Job Satisfaction, Work Motivation, Organizational Citizenship Behavio

    PEMBERDAYAN EKONOMI PETANI LELE DALAM MENUJU IKON DESA LELE (KASUS DESA SENGGOWAR, KEC. GONDANG) KABUPATEN NGANJUK

    Get PDF
    Abstract Senggowar Village is a part of Gondang sub-district, Nganjuk district, a village that wishes to become a village with a “catfish” icon. Economic problems cause many parents to work outside the home, so that their children are less attention and get along with the environment that is not true. Some people work in agriculture as agricultural laborers, especially primary products with inadequate income. Village officials and community leaders look for solutions in various opportunities by introducing villages with the icon "Lele Village". Because Catfish is now an animal necessity at a price that is quite affordable by the wider community. The Village Government formed 2 Farmer Groups namely: Mina Tirta 1 and Mina Tirta 2. The activities of these farmer groups are still limited to exhibition activities held by the Nganjuk District Government related to village potential. Sustainability activities have not been carried out optimally, due to the limited knowledge and technology of the community about catfish cultivation and diversification of food made from raw catfish. For this reason, a program of activities for the "Lele Village" was considered. The solution offered by making artificial ponds with tarpaulins that can be done in a narrow yard. Post-harvest handling of processed products from catfish include: Abon Catfish, Catfish Meatballs, Catfish Chips, Catfish Flour, Catfish Dumplings. Marketing with an online model, accounting books, and empowerment of farmer group cooperatives. Keywords: Empowerment, tarpaulin ponds, catfish   Abstrak Desa Senggowar adalah bagian dari kecamatan Gondang, kabupeten Nganjuk, merupakan desa yang berkeinginan menjadi desa berikon “lele”.  Permasalahan ekonomi mengakibatkan banyak orang tua bekerja di luar rumah, sehingga  anak anaknya  kurang diperhatikan  dan bergaul dengan lingkungan yang kurang benar. Sebagian masyarakat  bekerja pun dibidang pertanian sebagai buruh tani khususnya produk primer dengan pengahasilan yang kurang memadai. Perangkat desa dan  tokoh masyarakat mencari solusi diberbagai kesempatan dengan mengenalkan desa ber ikon “Desa Lele”. Karena Lele sekarang menjadi kebutuhan hewani dengan harga yang cukup terjangkau oleh masyarakat secara luas. Pemerintah Desa membentuk 2 Kelompok Tani yaitu : Kelompok Mina Tirta 1 Mina Tirta 2 Senggowar. Kegiatan kelompok tani ini masih terbatas pada kegiatan pameran yang diadakan Pemerintah Kabupaten Nganjuk terkait potensi desa. Keberlanjutan kegiatan belum dilakukan secara optimal, karena keterbatasan pengetahuan dan teknologi masyarakat tentang budidaya lele dan diversifikasi pangan berbahan baku dari Lele.  Untuk itu dipikirkan program kegiatan menuju “Desa Lele”. Solusi yang ditawarkan dengan pembuatan kolam buatan dengan terpal yang bisa lakukan di pekarangan yang sempit. Penanganan pasca panen produk olahan dari lele diantaranya : Abon Lele,Bakso Lele, Kripik Lele, Tepung Lele, siomay lele.  Pemasaran dengan model on line, pembukuan akuntansi, serta pemberdayaan koperasi kelompok tani. Kata Kunci : Pemberdayaan, kolam terpal, lel

    STRATEGI PEMBERDAYAAN UMKM DI PEDESAAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI ERA INDUSTRI 4.0 MENUJU ERA SOCIETY 5.0

    Get PDF
    Abstracs To overcome poverty in rural areas, namely by carrying out community empowerment to be independent, competitive and able to compete in the 4.0 industrial revolution era or the digital era and potentially contribute to national income. The presence of the industrial revolution 4.0 caused the impact of intense competition, MSMEs must be able to overcome these challenges creatively, product innovation, marketing, product packaging, human resource development and technology. In empowering MSMEs, a strategy for preparing economic empowerment in MSMEs is needed in the face of the era of the Industrial Revolution 4.0. The MSME empowerment strategy can be pursued through the Government's role in issuing fiscal and non-fiscal policies, the role of universities in carrying out services to educate and prosper the community, and the role of stakeholders encouraging MSMEs to become more independent and innovative Keywords: Strategy, Empowerment, UMKM, local wisdom Abstrak Untuk menanggulangi kemiskianan di Pedesaan yaitu dengan melaksanakan pemberdayaan masyarakat  agar bisa mandiri, kompetitif dan mampu bersaing  di era revolusi industri 4.0 atau era digital  serta berpotensi menyumbang pendapatan nasional. Hadirnya revolusi industri 4.0 menimbulkan dampak persaingan yang ketat, UMKM harus mampu mengatasi tantangan itu dengan kreatif, inovasi produk, pemasaran, kemasan produk, pengembagan sumber daya manusia dan Teknologi. Dalam pemberdayaan UMKM diperlukan strategi  penyiapan pemberdayaan ekonomi pada UMKM dalam menghadapi  era revolusi Infdustri 4.0. Strategi pemberdayaan UMKM dapat ditempuh melaui peran Pemerintah mengeluarkan kebijakan fiskal maupun non fiskal, Peran perguruan tinggi dalam melaksanakan pengabdian untuk mencerdaskan dan mensejahterakan masyarakat, dan Peran stekholder mendorong UMKM semakin mandiri dan inovatif Kata kunci : Strategi, Pemberdayaan, UMKM, kearifan loka

    PENERAPAN DAN EVALUASI PENGEMBANGAN PERILAKU PETANI DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI KABUPATEN BANGKALAN MADURA.

    Get PDF
    Abstrak Ketahanan pangan nasional merupakan isu strategis bagi Indonesia dan upaya pemantapan ketahanan pangan tidak terlepas dari penanganan kerawanan pangan karena kerawanan pangan bisa menjadi penyebab instabilitas ketahanan pangan. Ketahanan pangan tidak hanya mencakup pengertian ketersediaan pangan yang cukup, tetapi juga kemampuan untuk mengakses termasuk juga membeli pangan dan tidak terjadi ketergantungan pangan pada pihak manapun. Petani memiliki kedudukan strategis dalam ketahanan pangan. Petani harus memiliki kemampuan untuk memproduksi pangan sekaligus juga mempunyai pendapatan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Kini melalui kebijakan implementasi Industri 4.0 disektor pertanian, diharapkan proses usaha tani menjadi semakin efisien. Penelitian ini bertujuan agar petani dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk mengetahui berbagai informasi pertanian, budidaya tanaman, hingga kepada cara mengatasi dan menanggulangi berbagai jenis masalah tanaman. Selain petani, teknologi informasi juga bisa dimanfaatkan oleh para penyuluh pertanian untuk memberikan bimbingan teknis dan berbagi informasi seputar pertanian tanpa harus turun langsung ke lapangan, hal tersebut dapat meningkatkan keberdayaan petani melalui penyiapan informasi pertanian yang tepat waktu dan relevan untuk mendukung proses pengambilan keputusan berusaha tani sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan rumah tangga. DOI : https://doi.org/10.33005/scan.v15i3.226

    FORTIFIKASI KALSIUM PADA KERUPUK DENGAN SUBTITUSI TEPUNG CANGKANG TELUR AYAM RAS

    Get PDF
    Kerupuk merupakan makanan khas Indonesia dan sudah sangat dikenal oleh masyarakat, namun mulaitergeser popularitasnya oleh jajanan modern kekinian. Oleh karena itu perlu dibuat inovasi baru untukmengembalikan kepopuleran kerupuk dengan cara meningkatkan kandungan gizi dalam kerupuk sehinggadapat menjadi makanan yang mengandung kecukupan gizi yang baik. Cangkang telur ayam diketahuimengandung 94% kalsium karbonat namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui pengaruh penambahan tepung cangkang telur terhadap kandungan air, abu, kalsium,kekerasan, dan uji organoleptik yang meliputi warna, rasa dan tekstur kerupuk. Penelitian ini disusun denganmenggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 perlakuan yaitu penambahan tepungcangkang telur ayam ras sebanyak (0%,5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%). Data yang diperoleh dianalisisdengan uji one way ANOVA jika terdapat beda nyata dilanjutkan uji Tukey untuk mengetahui beda nyata antarperlakuan pada tingkat signifikasi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air pada kerupuk berkisarantara 3.60%-3.64% dan tidak berbeda nyata antar perlakuan. Uji kandungan abu menunjukkan penambahancangkang telur 25% mengandung abu paling tinggi yaitu 2.65%. Uji kandungan kalsium menunjukkanpenambahan tepung cangkang telur 25% mengandung kalsium paling tinggi 4.94%, sedangkan untuk ujikekerasan dengan penetrometer didapatkan hasil yg beda nyata antar perlakuan dengan tekstur paling lunakpada penambahan tepung cangkang telur 0% dengan hasil 39.1 mm/dt/50 gr. Berdasarkan analisis statistikpenambahan tepung cangkang telur berpengaruh terhadap kadar abu, kalsium, warna, rasa dan teksturkerupuk, namun tidak berpengaruh terhadap kandungan air. Berdasarkan uji organoleptik penambahancangkang telur 15% merupakan kerupuk yang paling disukai panelis.Kata kunci: Cangkang Telur, Fortifikasi, Kalsium, Kerupuk DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v14i1.218

    Dampak Kebijakan Pemerintah Spanyol dalam Penanganan Covid-19 terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakatnya

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kebijakan pemerintah Spanyol dalam penangangan COVID-19 terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakatnya. Melalui analisis, kebijakan yang dilakukan pemerintah Spanyol dalam menangani COVID-19 memiliki dampak yang beragam. Dampak yang ditimbulkan mulai dari dampak positif sampai dampak negatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kepustakaan (library research). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kebijakan pemerintah Spanyol dalam penanganan COVID-19 di Spanyol sangat berdampak pada kehidupan sosial ekonomi masyarakatnya. Implikasi penelitian ini bagi perkembangan ilmu pengetahuan adalah sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam penanganan kasus COVID-19. DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v10i2.211

    1,629

    full texts

    1,885

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇