E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
1885 research outputs found
Sort by
KARAKTERISTIK KIMIA TEPUNG JAGUNG P21 TERMODIFIKASI MENGGUNAKAN METODE NIKSTAMAL DENGAN PERLAKUAN LAMA PERENDAMAN DAN KONSENTRASI Ca(OH)2
Jagung merupakan salah satu serealia dan menjadi sumber karbohidrat dan memiliki nilai ekonomi. Jagungdapat diolah menjadi produk setengah jadi yaitu tepung. Tepung jagung perlu dimodifikasi untuk memperbaikisifat kimia seperti kadar proksimat, serat kasar, dan amilosa. sehingga mempunyai prospek sebagai bahanpangan dan bahan baku industri. Nikstamalisasi menggunakan kalsium hidroksida (Ca (OH)2) merupakansalah satu metode modifikasi tepung jagung yang dapat diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh konsentrasi Ca(OH)2 dan lama perendaman terhadap karakteristik kimia tepung jagung P21nikstamal. Rancangan yang digunakan yaitu metode faktorial dengan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL).Faktor yang digunakan yaitu konsentrasi Ca(OH)2 20%; 40% dan 60%, serta lama perendaman 8 jam; 16 jamdan 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung jagung P21 yang dimodifikasi menggunakan metodenikstamal dapat meningkatkan nilai kadar air (7,37 %) dan kadar abu (2,15 %) serta dapat menurunkan nilaikadar lemak (5,19 %), kadar protein (1,43 %), karbohidrat (by different) (84,94 %), serat kasar (2,36 %), danamilosa (32,21 %).Kata kunci: jagung P21, karakteristik kimia, nikstamalisasi, lama perendaman DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v14i1.217
JEMBATAN PERSPEKTIF MASYARAKAT TRADISIONAL DAN MASYARAKAT URBAN MENUJU INDONESIA EMAS 2045
Indonesia sebagai negara yang memiliki luas wilayah sekitar 7,9 juta km tidak mustahil apabila terjadi ketidakmerataan pengembangan infrastuktur. Khususnya dalam hal kesenjangan digital yang ditinjau berdasarkan pengguna internet, masyarakat urban lebih besar daripada masyarakat rural dimana ditunjukkan dengan presentase sebesar 74,1% banding 61,6 %. Kesenjangan tersebut muncul karena berbagai faktor. Disamping itu, adanya kesenjangan berbanding terbaik dengan gagasan Indonesia Emas 2045. Melaui penggunaan metode penulisan berdasarkan studi literatur, penulisan ini akan mengkategorikan kesenjangan yang terjadi antar masyarakat serta menguraikannya berdasarkan perspektif antar masyarakat kemudian mengusulkan solusi agar kesenjangan digital terjembatani melalui kolaborasi antara seluruh pihak terkait, dimana pemerintah sebagai fasilitator dan generasi millennial sebagai eksekutor. DOI : https://doi.org/10.33005/sibc.v13i2.212
EXPLORASI HUBUNGAN KUALITAS PRODUK, ENDORSER DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPATU SPECS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk, harga, dan endorser terhadap keputusan pembelian sepatu olahraga specs di Medan. Penelitian ini dilakukan pada konsumen yang menggunakan dan memakai sepatu olahraga merek specs. Sampel ditentukan dengan metode Nonprobability Sampling, dengan jumlah responden sebanyak 100. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas produk secara parsial berpergaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Harga, endorser, secara parsial berpergaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Harga, atribut produk, citra merek secara simultan berpergaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Variabel-variabel harga, kualitas produk, endorser, mampu menjelaskan variabel keputusan pembelian yang sangat besar dan dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian. Kata Kunci : Kualitas Produk, harga, endorser, Keputusan Pembelian, Produk Specs
PKM KELOMPOK KADER DALAM PENYULUHAN CEGAH ANEMIA PADA REMAJAPUTRI DI KELURAHAN PASIR PUTIH DEPOK
Abstract Nutrition problems that often occur in adolescent girls are an increase in nutrient intake which will cause malnutrition, lack of energy, lower energy proteins and anemia can occur. Based on Riskesdas data in 2013 and 2018, anemia problems and TTD consumption occur in Indonesia (Riskesdas 2013,2018). Jakarta Veterans National Development University represented by LPPM encourages lecturers to do community service (PKM) to help solve problems in the Pasir Putih Village, Depok. The purpose of the program for the community (PKM) is to renew the knowledge of cadres related to adolescent problems that are often found in the Pasir Putih Village area. Community service activities (PKM) take place in the Pasir Putih Village. At the community service (PKM) activity, the head of the village, the head of community welfare, the PKK woman and the cadres attended. The cadres who participated in this main activity represented all RWs in the Pasir Putih village administration. In total there were 29 cadres. Participants received anemia leaflet and booklet. Keywords: Anemia, Diet, Cadre Abstrak Masalah gizi yang sering terjadi pada remaja putri adalah kurangnya asupan zat gizi yang akan menyebabkan gizi buruk, kurang energi kronis, kurang energi protein dan dapat terjadi anemia.Berdasarkan data Riskesdas pada tahun 2013 dan 2018, masasah anemia dan konsumsi TTD merupan masalah yang masih banyak terjadi di Indonesia (Riskesdas 2013,2018). Universtias Pembangunan Nasional Veteran Jakarta diwakilkan LPPM mendorong dosen untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat (PKM) untuk membantu menyelesaikan masalah yang terdapat di Kelurahan Pasir Putih, Depok. Tujuan program kepada masyarakat (PKM) adalah untuk membaharui pengetahuan para kader terkait masalah remaja putri yang sering ditemukan di daerah Kelurahan Pasir Putih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) berlangsung di Kelurahan Pasir Putih. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) hadir kepala kelurahan, kepala kesejahteraan masyarakat, ibu PKK dan para kader. Para kader yang menjadi peserta utama kegiatan ini mewakili seluruh RW yang ada di daerah pemerintahan Kelurahan Pasir Putih. Total yang hadir mencapai 29 kader. Peserta mendapatkan leaflet dan booklet Anemia. Kata Kunci: Anemia, Diet, Kader
ANALISA PENINGKATAN KUALITAS PADA PELAYANAN JASA PT. SUCOFINDO ANALYTICAL LABORATORIUM SURABAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) DAN POTENTIAL GAIN IN CUSTOMER VALUE (PGCV)
Customer satisfaction is comparison between customer's expected performance and actual performance. When actual performance is higher than customer expectation, customer will be satisfied and vice versa. Case at service companies, customer satisfaction is one of the important factor in creating good climate for business, in this case study, PT Sucofindo Analytical Laboratory Surabaya has not maximized in serving customer needs. Therefore, it needs to be analyzed the factors affecting that matter. From the quality service and the application of marketing mix, consist of Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, Tangible, at PT Sucofindo Analytical Laboratory Surabaya which have been analyzed by using Importance Performance Analysis from twenty one attributes which represent the five variables show there are five things to be improved. The gap analysis between actual performance and expectation shows that performance of PT Sucofindo Analytical Laboratory Surabaya has not surpassed customer expectations. Keywords : service quality, marketing mix applications, importance performance analysis (IPA),potential gain in customer value (PGCV) customer satisfactio
SISTEM PAKAR PENEMPATAN STAF HIMPUNAN MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR
Penempatan sumber daya manusia ke dalam tiap unit kerja/departemen yang sesuai dengan kemampuan dan pengalamannya dapat mengoptimalkan kinerja dan produktifitasnya. Kegiatan tersebut memerlukan banyak pertimbangan dan waktu, sehingga adanya sistem pakar yang membantu dalam pemberian rekomendasi akan sangat membantu organisasi. Sistem pakar dipilih karena pengetahuan dari pakar dapat disimpan dan digunakan melalui sistem ini tanpa perlu adanya kehadiran pakar tersebut. Pengumpulan pengetahuan dari pakar ini dapat dilakukan dengan berbagai metode yang mana dari hasil pengumpulan informasi tersebut dirancanglah tabel keputusan dan pohon keputusan. Tabel keputusan dan pohon keputusan berisi aturan yang berasal dari kondisi/premis dan aksi/kesimpulan. Aturan tersebut adalah pengetahuan yang menjadi dasar dalam sistem pakar. Sayangnya aturan tersebut tidak mengakomodasi ketidakpastian. Oleh karenya ditambahkan metode certainty factor (CF) yang diharapkan mampu memberikan bobot yang merupakan representasi dari ketidakpastian. DOI : https://doi.org/10.33005/sibc.v13i2.214
Globalisasi dan Resistensi: Studi Kasus Kemunculan Gerakan Occupy Wallstreet
The main globalist argument is to depict globalization as a universalization process. The notion chains several debates on how the future of resistance takes place within globalization. The interconnectivity, which became the main feature of the recent globalization, issues a dominant narrative concerning universal governance in the form of capitalism. Those dominant narrative results in an inevitable globalization paradigm. On the other hand, the skeptic critics stated that interconnectivity made possible towards resistance upon globalization in terms of relations between market and state. This research departs from the skeptic notions of globalization to argue that there is a robust future of resistance and ideology along with the globalization process. Globalization brought up a discussion concerning the nature of the paradox of power, which lies beneath interconnectivity. On the one hand, interconnectivity connects the capitalist impacting the hegemon nature of nowadays capitalism. On the other hand, the hegemony caught up in a vis-a-vis position with the ideological resistance in the Occupy Wallstreet movement.Keywords: Globalization, Resistance, Occupy Wallstreet Movement, Power, InterconnectivityArgumen kaum globalis yang mengidentifikasi globalisasi sebagai proses universalisasi memunculkan perdebatan mengenai eksistensi resistensi. Di satu sisi, interkoneksi dalam globalisasi memunculkan narasi mengenai standar tata kelola nilai yang seragam. Sehingga dimensi ideologi didominasi oleh pemilik modal melalui paham kapitalisme. Konsekuensinya, globalisasi dalam kerangka kapitalisme global dimaknai sebagai proses tunggal yang tidak mungkin dihindari. Di sisi lain, kaum skeptis menyatakan interkoneksi dalam globalisasi justru memfasilitasi munculnya struktur perlawanan terhadap narasi tunggal globalisasi. Interkoneksi dalam globalisasi memungkinkan pengorganisaan gerakan perlawanan dari akar rumput, untuk menentang relasi negara dengan pasar dalam globalisasi. Berangkat dari posisi tersebut tulisan ini berargumen bahwa interkoneksi dalam globalisasi menimbulkan paradoks dari konsep power . Internkoneksi antara pemilik modal membentuk standar nilai kapitalistik, namun vis-a-vis dengan hal ini resistensi juga muncul dalam skala global. Studi kasus yang digunakan adalah kemunculkan Gerakan Occupy Wallstreet di tahun 2011.Kata Kunci: globalisasi, resistensi, gerakan occupy wallstreet, power, interkoneksi DOI : https://doi.org/10.33005/jgp.v8i01.216
STRATEGI BRANDING MERK ZLCH CLOTHING DI SURABAYA DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN
ZLCH Clothing adalah brand atau merk yang bergerak pada bidang clothing yang menjualpakaian dan aksesoris.Brand ini mempunyai toko di Surabaya yang diberi nama ZLCH ConceptStore dan memiliki kantor yang tepisah dari gerainya.Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi baranding yangdilakukan oleh ZLCH Clothing ini dalam meningkatkan penjualannya agar tetap menjadi brandyang bisa berkembang di era pasar bebas ini. Penelitian ini dapat memberikan gambaranbagaimanakah implementasi atau cara branding yang dilakukan dan memperbaiki kelemahanyang ada.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang merupakan bagian dari analisiskualitatif dengan menggunakan teknik pengambilan data secara observasi, dokumentasi danwawancara mendalam yang berkaitan dengan strategi branding produk berdasarkan denganmenggunakan atribut produk yang meliputi, segi kualitas, fitur, desain, kemasan,label, pelayanan,jaminan, harga serta komponen identitas merk yaitu nama merk, logo dan simbol, slogan,karakter, jingle, URL/ Website yang digunakan oleh peneliti dalam menemukan kekuatan,kelemahan, peluang, dan ancaman dengan metode SWOT.Hasil dari penelitian ini menghasilkan diketahui Internal Factor Analysis Sumarry yangmenunjkan kekuatan sebesar 1,75 dan kelemahan sebesar 1,00. Sedangkan hasil EksternalFactor Analysis Sumarry menunjukan ancaman sebesar 1,10 dan peluang sebesar 1,35. Pilihanstrategi adalah SO, sehingga pada diagram SWOT terletak di kuadran I, yaitu perusahaanmemiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada sehinggastrategu yang harus dilakukan adalah mendukung kebijakan pertumbuhan agresif (GrowthOriented Strategy