E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
    1885 research outputs found

    INTEGRASI DATA SISTEM INFORMASI AKADEMIK DAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB

    Get PDF
    Organisasi bisnis telah banyak yang memiliki sistem informasi, namun kebanyakan masihberjalan secara terpisah. Masalah yang timbul yaitu terjadi ketidakefektifan dalam prosespemanfaatannya dan terjadi duplikasi data. Sehingga perlunya dibuat sistem informasiterintegrasi yang dapat mengakses dua atau lebih sistem pada organisasi. Proses Integrasisistem dilakukan dengan menggunakan Enterprise Application Integration (EAI). Metodeini digunakan untuk mengintegrasikan sistem informasi akademik (SIAKAD) dan sisteminformasi perpustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah kedua aplikasi terhubung tanpamengubah kedua aplikasi. Rancangan sistem yang sudah terintegrasi dapatmempermudah dan mempercepat dalam pengelolaan data serta membantu admin dalamproses pengolahan data

    Back Cover Vol 13 No.1 Februari 2020

    No full text

    Perencanaan Strategis Sistem Informasi UPN “VETERAN” Jawa Timur Menggunakan Metode Ward & Peppard

    Get PDF
    Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) merupakan salah satu Lembaga Pendidikan Tinggi yang bedomisili di Surabaya, Jawa Timur. UPNVJT mempunyai visi untuk menjadi World Class University, salah satu strateginya adalah dengan pengembangan Teknologi informasi untuk mendukung setiap aktivitas di UPNVJT. Namun dalam rencana pengadaan Sistem Informasi/ Teknologi Informasi pada UPNVJT masih belum terinci dan kurang maksimal. Untuk itu diperlukan perencanaan strategis SI/TI yang baik dan dapat diterapkan pada UPNVJT agar investasi yang dikeluarkan untuk teknologi informasi sesuai dengan kebutuhan dan memberi manfaat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat Perencanaan strategis Sistem Informasi yang sesuai dengan visi, misi, sasaran/tujuan dan proses bisnis yang ada di UPNVJT. Proses perancangan ini menggunakan metodologi model perencanaan strategis SI/TI Ward & Peppard. Hasil penelitian berupa analisis internal dan eksternal UPN “Veteran” Jawa Timur dan perencanaan strategis SI/TI yang digunakan sebagai dasar dalam perencanaan pengembangan 7 proyek sistem informasi baru di UPN “Veteran” Jawa Timur DOI : https://doi.org/10.33005/sibc.v13i1.176

    PENGARUH MEDIA SOSIAL DAN KEPERCAYAAN KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ONLINE DI ADORABLE PROJECTS CIMAHI JAWA BARAT

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pengaruh media sosial dan kepercayaan konsumen secara bersama-sama terhadap keputusan pembelian online di Adorable Projects Cimahi Jawa Barat ; (2) pengaruh media sosial terhadap keputusan pembelian online di Adorable Projects Cimahi Jawa Barat. (3) pengaruh kepercayaan terhadap keputusan pembelian online di Adorable Projects Cimahi Jawa Barat.  Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sampling insidental jumlah 100 responden yang telah membeli produk Adorable Projects Cimahai Jawa Barat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara bersama-sama serta mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara individu.  Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa hasil Fhitung yaitu dimana nilai Fhitung (43,314 ) > Ftabel (3,09) sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel media sosial (X1), kepercayaan (X2) berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian (Y). Hasil thitung 3,699) > ttabel (1,660) maka H0 ditolak dan H1 diterima, hal ini berarti media sosial (X1) mempunyai pengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian (Y). Hasil thitung (4,566) > ttabel (1,660), maka H0 ditolak dan H1 diterima hal ini berarti kepercayaan (X2) mempunyai pengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian (Y). Kata Kunci : Media Sosial, Kepercayaan, dan Keputusan Pembelian.

    SOCIAL INCLUTION DAN PENGUATAN KELEMBAGAAN SOSIAL DALAM OTONOMI PENANGGULANGAN KEMISKINAN PEDESAAN

    Get PDF
    Kemiskinan menjadi persoalan global disebabkan oleh multidimensi persoalan sehingga melahirkan beragam pendekatan yang digunakan oleh pemerintah untuk mengatasinya. Program MDGs yang digantikan dengan SDGs menjadi bukti bahwa kemiskinan menjadi persoalan serius bangsa dalam menata pembangunannya, namun belum mampu menyentuh akar persoalan yang dialami oleh masyarakat. Oleh sebab itu penelitian yang dilakukan ini menggunakan pendekatan social inclution untuk menguatkan kelembagaan sosial masyarakat pedesaan dalam menanggulangi kemiskinan. Artikel ini akan mendiskusikan tentang model penyelesaian masalah kemiskinan di Pedesaan yang ditangani oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Malang.  Metode penelitian. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Data primer dikumpulkan dari interview dan observasi, sementara data sekunder dikumpulkan dari dokumen-dokumen relevan, dan untuk mendapatkan validitas data digunakan tranggulasi dengan FGD. Data analisis. Data dianalisis dengan teknik analisa interaktif yang dikembangkan oleh Miles & Haberman. Hasil dan Pembahasan. Aspek penting dalam penanganan kemiskinan local adalah pendekatan kelembagaan sosial secara otonom dilakukan untuk mendorong seluruh sumberdaya sosial masyarakat yang digerakkan dengan kesadaran bersama. Melalui kesadaran bersama dalam menanggulangi kemiskinan, akar persoalan kemsikinan local dapat diatasi sehingga jaringan lintas actor dapat diwujudkan dalam menjalankan program-program penanggulangan kemiskinan yang dicanangkan oleh Pemerintah. Masyarakat pedesaan yang kaya dengan nilai-nilai sosial serta  norma-norma sosial dapat dijadikan sebagai instrument pembentukan tatanan sosial baru dalam implementasi kebijakan penanggulangan kemiskinan. Tatanan kelembagaan sosial dengan spirit local akan menjadi penggerak implementasi kebijakan nasional, dan bahkan kebijakan global dalam memerangi kemiskinan. Kesimpulan dan Saran. Khazanah kekayaan sosial yang dimiliki oleh masyarakat pedesaan bukan saja dapat dijadikan sebagai perekat kebersamaan dalam interaksi sosialnya, melainkan dapat membentuk sebuah tatanan kelembagaan yang kokoh untuk memerangi kemiskinan ditataran local dengan semangat kebersaan. Kebijakan politik - ekonomi global dan nasional akan mempengaruhi penetapan standar kemiskinan sehingga hal ini sangat penting untuk diteliti dimasa akan datang. DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v10i1.163

    Faktor – Faktor Penyebab Berkembangnya Terorisme di Indonesia Kurun Waktu 2002 – 2005

    Get PDF
    ABSTRACTJama’ah Islamiyah (JI) is international terrorism was build in 1993 by Abdullah Sungkar andtargeting Indonesia as his preaching area. Since there was conflict in JI international causedthree thoughts. Ideologist faction led by Abu Rushdan, moderate faction led by Abu BakarBa’asyir, extreme radical faction led by Hambali and Zulkarnaen. Jama’ah IslamiyahIndonesia Mantiqi Tsani II, Mantiqi Ula I which led by Hambali and Noordin M. Top jihadused bomb exploded in Bali. That tragedy happened because there was terrorism enteredIndonesia’s weak borders and the use of internet as a tool to share information for spreadingterrorism in Indonesia. This article uses descriptive analysis method which included inqualitative research. Qualitative method is based on Miles and Huberman (1992) theory,which has 3 qualitative data analysis. First, data reduction; second, data serving; and third,conclusion. Concepts in this article are National Security, Territorial Border, and Network.Result of this research is based on literature analysis which can help writer finds connectedvalid data and gives conclusion to know the causes of spreading terrorism in Indonesia.Keywords: Territorial Border, Terrorism, Networ

    UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN BELA NEGARA DAN CIVIC COMPETENCE MELALUI MODEL PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL

    Get PDF
    ABSTRACTInnovations of the learning module are needed to cover loopholes and weaknesses of the conventional learning. The goal of this research is to create a learning module of the nation‟s defence education based on local wisdoms through a citizen project learning as an effort to increase nation‟s defence awareness and civic competence. This is a mixed method research, using both qualitative and quantitative method with “the dominant-less dominant design” pattern. The analysis shows that citizen project learning module gives a positive impact towards the knowledge, attitude and student skill‟s improvement in internalizing nation‟s defence awareness values and civic competence. The advantage of citizen project learning module is that this model gave a vast space for student to dig all aspects in themselves, whether it is cognitive, affective and psychomotor.Keywords: Learning Module, Local Wisdom, Citizen Project, Nation‟s Defence Awareness, Civic Competenc

    The AEC and a Technology-Driven Industrial Catch-Up: Three ASEAN Country Cases

    Get PDF
    ABSTRACTThere is a growing consensus that effective Science, Technology, and Innovation (STI) policies, aimed at supporting long-term national structural transformation, are a crucial element in helping latecomer countries escape from the middle-income trap. Citing cases of Northeast Asian catch-up and Latin American middle-income traps, scholars emphasize that the key to catch-up is a triple-helix coordination that is used to transform foreign technology into indigenous technological capabilities. Thus, ideally, the expansion of the global production network, as promoted by the ASEAN Economic Community (AEC), provides opportunities for middle-income ASEAN countries to implement this technology-driven industrial catch-up strategy. This paper investigates three middle-income ASEAN countries (Malaysia, Thailand, and Indonesia) to argue that the AEC, as an open market-led economic regionalism scheme, does not have the ability to create a strong sense of urgency on the part of national governments to alter their national STI policy directions. As resource-abundant countries, Malaysia, Thailand, and Indonesia have yet to find any urgent need to prioritize the upgrading of indigenous manufacturing over natural resource-based technological developments. For these three countries, the AEC amplifies the need to compete against other ASEAN member countries instead pushing them to pursue industrial catch-up collectively.Keywords: economic regionalism, STI, industrial catch-up, ASEAN DOI : https://doi.org/10.33005/jgp.v7i02.183

    Alasan Iran Memblokir Konsensus Dalam Sidang Arms Trade Treaty Tahun 2013

    Get PDF
    ABSTRACTThe purpose of this paper is to explain the importance of Iran which is the main reason for blocking consensus in the Arms Trade Treaty session held in 2013. Meanwhile, the object of this research leads to the activities of transferring Iranian weapons to terrorist groups such as Hezbollah, Hamas, and Palestinian Islamic Jihad making Iran block consensus in the Arms Trade Treaty session held in 2013. This research is a qualitative-explanative research supported by accurate data sources, both primary through official sites that are related and secondary through books, scientific journals, online articles, and other references. Then the explanative explanation of causality, in this study explains the reason Iran blocked consensus at the 2013 Arms Trade Treaty session because Iran had an interest in dealing with the proposal of the Arms Trade Treaty agreement. The results showed that in the same year when Iran did not report the results of its weapons exports to the United Nations, Iran exported weapons to terrorist groups. This was proven through statements issued through representatives of both parties and weapons evidence found. So that illegal weapons transfer activities made Iran block consensus because the contents of the Arms Trade Treaty proposal that explained the prohibition of arms transfers for matters that violate international provisions and related to terrorism, genocide, transnational crime.Keywords: Arms Trade Treaty, Iran, Illegal Arms Transfer DOI : https://doi.org/10.33005/jgp.v7i02.183

    ANALISIS KEBIJAKAN LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT DALAM PENEMPATAN THAAD (TERMINAL HIGH ALTITUDE AREA DEFENSE WEAPON) DI KOREA SELATAN

    No full text
    ABSTRACTThis article explaining about the influence of national attributes in the foreign policy decision making process. Using proposition of Hudson, this article focuses on military and economic capabilities of the state. In this case, United States of America (USA) has been chosen as the best example because of two factors. First, USA known as an aggressive state. It can be seen in her involvement in some military show of force, such as deployment her THAAD (Terminal High Altitude Area Defense) system in South Korea to countervails North Korea. Second, USA had a great economic capability that used to support the development of their military capability. At last, the proposition that a great military and economic capabilities influence a more aggressive foreign policy is proven.Keywords: Military Capability, Economic Capability, Foreign Policy, Terminal High Altitude Area Defense, United States of America

    1,629

    full texts

    1,885

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇