E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
    1885 research outputs found

    Dampak Kerjasama Pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat terhadap Pencapaian Minimum Essential Force (MEF) Tahap II

    Full text link
    ABSTRACTWith so many unwanted threats waiting to bring peril to anyone in the Asia-Pacific region, Indonesia is required to increase its defense capabilities to an ideal level, in order to be ready to face disputes that may have the potential to pose a threat not only to Indonesia's stability but also to the region or even the world. Therefore, a modernization program that aims to increase Indonesia's defense capability, called the Minimum Essential Force (MEF), was initiated in 2010, followed by predetermined stages that have been agreed upon by the Indonesian government. To complete all MEF stages, Indonesia must carry out various kinds of defense acquisitions, which can be done through bilateral cooperation. The United States, a country that is capable of producing advanced defense equipment, has become a strong partner for Indonesia and has contributed to the MEF program through many defense procurement contracts. During MEF phase II (2015–2019), the two countries reached many defense agreements in terms of military equipment. Therefore, through this research, the author will analyze the contribution of Indonesia-US defense cooperation in MEF phase II, which will lead to the improvement of Indonesia's defense capability.Keywords: Threats, Defense, Cooperation, MEF, Procuremen

    Pengaruh Suhu dan Lama Penyimpanan terhadap Karakteristik Fisik dan Kimia Susu Bubuk Edamame

    No full text
    Susu bubuk edamame akan memiliki peluang yang sangat baik di pasaran karena memiliki kandungan nutrisi yang baik. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui hubungan suhu dan lama penyimpanan terhadap karakteristik mutu susu bubuk edamame menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 2 faktor yakni faktor suhu penyimpanan (35°C, 45°C, dan 55°C) dan lama penyimpanan (hari ke-0, 7, 14, 21, 28, dan 35). Data dianalisis dengan ANOVA dengan selang kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan uji Fisher, uji Tukey, dan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa susu bubuk edamame memiliki kadar air awal 4,67%, kelarutan 88,14%, aw 0,51, tingkat penggumpalan 12,29%, nilai TBA 0,353 mg/kg, dan rerata uji warna L: 76,3, a: -2,8, dan b: +26,7. Setelah dilakukan penyimpanan selama 35 hari terlihat bahwa suhu dan lama penyimpanan berpengaruh nyata terhadap kadar air, aw, penggumpalan, nilai TBA dan warna (L*, a*, b*) dari susu edamame. Sementara itu, parameter kelarutanhanya dipengaruhi oleh lama penyimpanan. DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v16i2.347

    PEMISAHAN ION LOGAM PERAK NITRAT DARI LIMBAH CAIR PENCUCIAN FOTOGRAFI MELALUI METODE PERTUKARAN ION

    Full text link
    Perak adalah jenis logam berat yang bersifat polutan terhadap lingkungan pada batas tertentu. Konsentrasi Ag pada limbah fotografi bisa mencapai 1.000 – 10.000 mg/L. Apabila limbah fotografi dibuang ke lingkungan tanpa adanya penanganan khusus, maka hal tersebut dapat menyebabkan masalah yang serius. Adapun cara kerja penurunan kandungan ion perak (Ag+ ) dalam limbah cair bekas pencucian fotografi menggunakan resin dengan pertukaran ion adalah dengan cara mengontakkan limbah cair dan resin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berat resin dalam pemisahan ion Ag+ . Penelitian pemisahan ion Ag+ ini dilakukan dengan variabel berat resin sebesar 125gr; 150gr; 175gr; 200gr, dan 225gr serta kecepatan pengadukan sebesar 100 rpm; 150 rpm; 200 rpm, 250 rpm; dan 300 rpm. Berdasarkan hasil penelitian, kandungan perak (Ag+ ) pada limbah cair bekas pencucian fotografi didapatkan sebesar 5,711 mg/L. Penurunan kandungan ion perak (Ag+ ) tertinggi pada berat resin 225gr dengan kecepatan pengadukan sebesar 300 rpm, dengan kadar ion Ag+ yang tersisa pada limbah cair bekas pencucian fotografi 0,012 mg/L. Kadar ion Ag+ yang tersisa pada limbah fotografi telah memenuhi standart baku mutu air limbah untuk dibuang ke lingkungan yaitu sebesar 5 mg/L. DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v17i2.378

    Pengaruh Marketing Mix Terhadap Penjualan (Studi Pada Toko Pakaian Bekas Remaja)

    Full text link
    Keputusan pemasaran seringkali berkaitan erat dengan empat masalah pokok, yakniproduk, harga, tempat, dan promosi yang merupakan varibel-variabel dalam marketing mix.Dalam memilih sebuah produk konsumen tentunya memiliki kriteria evaluasi diantaranyaadalah bagaimana kualitas produk, harga serta pelayanan yang diberikan dan tentunyamarketing yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan melihat seberapapengaruhnya marketingmix terhadap penjualan pada toko pakaian bekas di kota Surabaya. Teknik pengumpulandatanya dengan menggunakan kuesioner, populasi dalam penelitian ini para konsumen yangdatang dan membeli pakaian bekas toko, sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 responden.Pengambilan sampelnya, menggunakan teknik purposive sampling dimana konsumen yangmemeli pakaian bekas. Teknik analisis data dan uji hipotesis menggunakan analisis regresilinier bergandadimana untuk menentukan ketepatan prediksi dan pengaruh yang terjadi antara variabelindependen dan dependen. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan (Uji F) variabelbebas Product (X1), Price (X2), Place (X3), Promotion (X4) secara simultan bersama-samamempunyai pengaruh terhadap variabel terikat Tingkat penjualan (Y) pada toko pakaian bekasSenja SecondBrand. Sementara itu secara parsial (uji T) variabel yang berpengaruh secarasignifikan adalah Product dan Price, sedangkan Place dan Promotion memiliki pengaruhtetapi tidak signifikan terhadap keputusan konsumen dan tingkat penjualan pada toko pakaianbekas Senja SecondBrand

    EVALUASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA GUNUNG LURAH KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS

    Full text link
    The Family Hope Program is a government program aimed at conditionally poor people with assistance in the form of social protection guarantees in various fields. The Social Protection Program was formed on the basis of the problem of poverty that continues to grow in Indonesia, so that it becomes an alternative step to overcome it. The aim of the Family Hope program in general is to overcome and overcome the problem of poverty that occurs in the community and to create a thriving economy in the community and specifically to help every family that has low income to meet all needs that could not be accessed before. This study aims to describe the evaluation process carried out from the implementation of the Family Hope Program in Gunung Lurah Village, Cilongok District, Banyumas Regency. The method used in this study is a qualitative method through a descriptive approach to describe the analysis of the evaluation of a problem based on the answer to the problem. Data collection techniques through interviews, observation and documentation. In testing the validity of the data using the source triangulation technique, namely by checking the data that has been obtained through several sources. From the results of the study it can be concluded that the program evaluation process for the implementation of the Family Hope Program in Gunung Lurah Village, Cilongok District, Banyumas Regency in general can run in the community which is carried out by implementing actors with the program's target group. The progress of the Family Hope program can be seen from the activity agenda in the program starting from the initial meeting, disbursement of aid, updating of data on Beneficiary Families and verification of the commitment of the Family Hope Program participants. The commitment built through this program requires an effort to increase public awareness of the use of social assistance in the education sector, which has not yet seen a real increase in this field. A serious effort that can be made is to carry out socialization and education activities on the importance of education in the future to serve as a generation and pioneer of community mobilization in accelerating poverty alleviation. AbstraksiProgram Keluarga Harapan merupakan program pemerintah yang diperuntukan kepada masyarakat miskin secara bersyarat dengan bantuan berupa jaminan perlindungan sosial diberbagai bidang. Program Perlindungan sosial dibentuk atas dasar masalah kemiskinan yang terus berkembang di negara Indonesia, sehingga menjadi langkah alternatif untuk menanggulanginya. Tujuan program keluarga harapan secara umum mengatasi dan menanggulangi Permaslahan kemiskinan yang terjadi dimasyarakat dan menciptakan perekonomian yang berkembang dimasyarakat dan secara khsusus membantu setiap keluarga yang meinim akan penghasilannya untuk mencukupi segala kebutuhan yang belum bisa diakses sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses evaluasi yang dilakukan dari pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Desa Gunung Lurah Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakandalam penelitian ini ialah metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif untuk mendeskripsikan analisis evaluasi suatu masalah berdasarkan jawaban dari masalah tersebut. Teknik pengumpulan data melalui proses wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam menguji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber yaitu dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan menunjukan dalam proses evaluasi program terhadap pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Desa Gunung Lurah Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas secara umum dapat berjalan di masyarakat yang dilakukan oleh para aktor pelaksana bersama kelompok sasaran program. Berjalannya program keluarga harapan dilihat dari agenda-agenda kegiatan dalam program mulai pertemuan awal, pencairan bantuan, pemutakhiran data Keluarga Penerima Manfaat dan verifikasi komitmen peserta Program Keluarga Harapan. Komitmen yang dibangu melalui program tersebut perlu adanya uapay peningkatan kesadaran bagi masyarakat terhadap pemanfaatan bantuan sosial pada bidang pendidikan yang masih belum terlihat secara nyata peningkatan pada bidang tersebut. Upaya serius yang dapat dilakukan ialah melakuak kegiatan sosialiasi dan edukasi pentingnya pendidikan dimasa mendatang untuk dijadikan sebagai generasi dan pionir penggerak masyarakat dalam mempercepat penanggulangan masalah kemiskinan

    ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI ASAM LAKTAT DARI TAPE SINGKONG YANG BEREDAR DI KECAMATAN JOMBANG

    No full text
    Tape singkong merupakan makanan ringan yang dihasilkan dari fermentasi singkong dengan menggunakan ragi. Pangan fermentasi merupakan sumber isolat bakteri asam laktat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah isolat dan karakteristik bakteri asam laktat pada tape singkong. Isolasi bakteri asam laktat dari tape singkong dilakukan pada tiga sampel tape singkong dengan merk berbeda yang beredar di Desa Kepatihan Kecamatan Jombang. Isolasi bakteri asam laktat dilakukan menggunakan media de Man Rogosa Sharpe Agar (MRSA). Bakteri asam laktat yang diperoleh dari hasil isolasi selanjutnya dikarakterisasi. Karakterisasi dilakukan dengan mengamati karakter makroskopis, mikroskopis, dan biokimia. Hasil dari isolasi tersebut didapatkan dua isolat dari tape singkong yang beredar di Desa Kepatihan Kecamatan Jombang yang diberi kode TL13 dan TL23. Sel bakteri asam laktat dari kedua isolat tersebut berbentuk kokus. Kedua isolat tersebut termasuk Gram positif, katalase negatif, oksidase negatif, tidak berspora, serta bersifat non motil. Isolat yang diperoleh dapat dieksplorasi lebih lanjut potensinya sebagai probiotik  maupun penghasil bakteriosin. DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v16i2.354

    Analisis Kimia Tepung Agar-agar (Gracilaria verrucosa) melalui Praekstraksi Asam Basa

    No full text
    Agar-agar adalah produk hasil olahan rumput laut berbentuk gel yang dapat dikonsumsi. Gracilaria verrucosa merupakan rumput laut penghasil agar-agar yang  mudah dijumpai di Indonesia. Namun agar-agar yang dihasilkan dari pengolahan rumput laut Gracilaria verrucosa bermutu bagus masih terbatas jumlahnya, ini disebabkan sulitnya  proses ekstraksi rumput laut Gracilaria verrucosa sehingga memerlukan pengolahan yang tepat supaya menghasilkan agar-agar bermutu bagus. Tujuan pada penelitian ini untuk mempelajari pengaruh mutu tepung agar-agar dari jenis rumput laut Gracilaria verrucosa dengan menambahkan konsentrasi  NaOH dan HCl  pada pra perlakuan ekstraksi. Konsentrasi NaOH yang digunakan yaitu 3,5%, 5,5%, dan 7,5%. Konsentrasi HCl yang digunakan yaitu 0.035% dan 0.040%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis of variance (ANOVA) dan uji lanjut DMRT 5 %.  Praperlakuan NaOH 5,5% dan HCl 0,040% merupakan praperlakuan terpilih karena sifat kimia penentu mutu tepung agar-agar yaitu kadar air, kadar abu, kadar abu tak larut asam, dan derajat keasaman (pH), masuk kedalam spesifikasi SNI tepung agar-agar. DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v16i2.326

    RANCANGAN SISTEM CALL CENTER LAYANAN KOMUNIKASI MENGGUNAKAN PLATFORM ARCHITECT GENESYS CLOUD

    Full text link
    Seiringnya berkembangnya teknologi dan informasi di lingkup masyarakat, terciptanya sebuah layanan website Call Center N-HOME melalui website Architect Genesys Purecloud menjadi solusi kemudahan dalam pelayanan komunikasi. Website ini dirancang melalui Interactive Voice Response (IVR). Call Center N-HOME merupakan sistem layanan komunikasi oleh perusahaan untuk melayani dan menyediakan pengaduan dan keluhan dalam komunikasi. Pada proses perancangan IVR, pelanggan N-HOME dapat berinteraksi dengan call center perusahaan melalui input nomor telepon dan memperoleh respon interaktif. Selanjutnya, sistem ini memiliki nada dering dari input nomor DTMF melalui papan tombol. Penelitian ini mengenakan metodologi studi literatur, observasi dan implementasi. Sistem layanan ini mengenakan jam operasional pada hari Senin-Jum’at mulai dari pukul 08.00-17.00 wib. Sistem ini hanya melayani pada jam tersebut, jika agent customer menghubungi di luar jam operasional maka tidak direspon oleh call agent. Sehingga, agent customer diarahkan ke voicemail. Sistem layanan ini digunakan oleh agent customer dalam mencari informasi dan keluhan mengenai internet tidak bisa dan tidak bisa aktivasi nomor kepada call agent perusahaan. Agent Customer dapat memilih Bahasa Indonesia sebagai bahasa default (bawaan sistem). Rancangan call center ini mempermudah pelanggan dalam mencari informasi dan memberikan keluhan ketika layanan internet tidak bisa dan tidak bisa aktivasi nomor. Call Center N-HOME menyediakan beberapa menu dan submenu bagi pelanggan. Keunggulan sistem ini dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dengan mengurangi biaya layanan dalam mencari informasi dan menyampaikan keluha

    SINTESIS GREEN DIESEL DARI VARIASI FEEDSTOCK DAN KATALIS DENGAN PROSES HIDROGENASI

    Full text link
    Minyak biji kapuk, minyak biji jarak kepyar, dan CPO Off-grade merupakan minyak nabati yang tidak dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, namun berpotensi besar sebagai Bahan Bakar Nabati (BBN) seperti green diesel yang secara langsung dapat diaplikasikan tanpa penambahan solar. Pembuatan green diesel terdiri dari proses pretreatment bahan baku dan sintesis green diesel. Penelitian ini bertujuan untuk membuat green diesel dari ketiga bahan baku dan variasi katalis CoMo/ɣ-Al2O3 dan NiMo/ɣ-Al2O3 melalui proses hidrogenasi yang memenuhi SNI Biodiesel. Proses pembuatan green diesel dimulai dengan pemberian tekanan awal 30 bar, suhu 300ºC untuk tahap reaksi (stage) 1 selama 1 jam dan suhu 400ºC untuk stage 2 selama 1 jam pada reaktor hidrogenasi jenis batch. Hasil green diesel terbaik didapatkan pada bahan CPO Off-grade dengan katalis NiMo/ɣ-Al2O3 dengan %yield sebesar 96,4626% dan didapat hasil karakterisasi flash point, pour point, nilai kalor, kandungan sulfur, GC-FID liquid, densitas, dan cetane number telah memenuhi standar SNI Biodiesel, namun untuk nilai viskositas kinematik belum memenuhi standar SNI biodiesel. DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v17i2.378

    HIDROLISIS ASAM α-SELULOSA PADA IMPERATA CYLINDRICA L DAN KARAKTERISASI MIKROKRISTALIN SELULOSA

    Full text link
    Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak hutan tropis, total luas kawasan hutan di seluruh Indonesia adalah 120 juta hektar. Pada lahan tersebut tentunya tumbuh subur gulma. Alang-alang (Imperata cylindrica L.) merupakan gulma yang dapat tumbuh di berbagai tanah hutan di Indonesia, kandungannya terdiri dari α-selulosa sebesar 40,22%, kadar holoselulosa sebesar 59,62% dan kadar lignin 31,29%. Penelitian ini dilakukan untuk mencari pengaruh konsentrasi dari HCl dan waktu pemasakan terhadap pembuatan mikrokristalin selulosa. Mencari kondisi optimal terhadap karakteristik mikrokristalin selulosa yang sesuai dengan ketentuan SNI yang berlaku. Proses pembuatan mikrokristalin selulosa menggunakan beberapa metode, yaitu pre-hidrolisis, delignifikasi, bleaching, dan hidrolisis menggunakan HCl. Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil mikrokristalin dengan rendemen tertinggi diperoleh pada sampel dengan hidrolisis pada konsentrasi asam klorida sebesar 1,5N, dengan waktu pemanasan 30 menit, dan rendemen mikrokristalin sebesar 74,11%, warna putih, dan ber-Ph netral. Dari hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa mikrokristalin yang dihidrolisis dengan menggunakan asam klorida sebesar 1,5N sudah sesuai dengan SNI yang berlaku. Dengan indikasi tidak dapat larut dalam air, kadar alcohol sebesar 95%, maupun asam lemah. Susut pengeringan sebesar 0,0871%. Ukuran rata-rata mikrokristalin yang didapatkan saat penelitian yaitu sebesar 26,62 µm. mikrokristalin merupakan selulosa dengan ukuran berkisar antara 2,94 hingga 117,6 µm. DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v17i2.378

    1,629

    full texts

    1,885

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇