E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
1885 research outputs found
Sort by
KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK DAN FISIK YOGURT DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK HERBAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan ekstrak herball yang berbeda diantaranya kayu manis, lidah buaya, dan biji klabet terhadap karakteristik organoleptik dan fisik yogurt probiotik. Formulasi yogurt terdiri atas susu sapi, starter yogurt (Streptococcus thermophillus ENCC 0040, Lactobacillus bulgaricus ENCC 0041, Lactobacillus casei FNCC 0090, dan Bifidobacterium longum ATCC 15707) dan ekstrak kayu manis, lidah buaya dan biji klabet. Karakterisrik organoleptik yang diuji diantaranya warna, rasa, ketajaman aroma herbal, ketajaman rasa herbal, dan kekentalan, sedangkan sifat fisik yang diuji yaitu viskositas dan aktivitas air. Data organoleptik dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis dilanjutkan dengan Uji Mann-Whitney, sedangkan data sifat fisik menggunakan analisis ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan jenis ekstrak herbal pada yogurt probiotik memberikan pengaruh yang nyata (P<0.05) terhadap warna, ketajaman aroma herbal, dan ketajaman rasa herbal, tetapi tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap, rasa, kekentalan, viskositas, dan aktivitas air DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v15i2.294
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERLANJUTAN MODEL PENGEMBANGAN AGROWISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL (Studi Kasus di Desa Karangtengah Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta)
To anticipate and develop rural areas, the government is currently promoting rural social and economic development, including the development of rural agribusiness and rural agro-tourism programs. This study aims to determine the factors that influence the sustainability of the agro-tourism development model based on local wisdom. The research was conducted by surveying interviews with farmers and related parties as well as field observations. Factors that have a relationship with the sustainability of agro-tourism development based on local wisdom are skills, amount of finance, access to capital sources and availability of facilities. It is recommended that stakeholders need to improve skills, ease of access to sources of capital from local governments and the need for additional agro-tourism facilities DOI : https://doi.org/10.33005/adv.v10i2.2746
STUDI LITERATUR : FRAMEWORK COBIT 5 PADA TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI
Penerapan tata kelola teknologi informasi yang maksimal dapat menekan biaya diluar perkiraan serta meningkatkan kualitas penggunaan teknologi informasi (TI). Tujuan pokok dilakukannya pengelolaan TI ialah menyelaraskan antara tujuan bisnis organisasi dengan tujuan IT yang berperan sebagai strategi. Tata kelola teknologi informasi atau IT Governance memiliki 5 fokus area yaitu strategic alignment, resource management, performance measurement, risk management, value delivery. Semakin tingginya perkembangan teknologi informasi serta penerapannya di segala bidang membuat para instansi berlomba memberikan pelayanan yang maksimal sehingga perlu adanya audit teknologi informasi sebagai bahan evaluasi. Framework COBIT 5 salah satu kerangka kerja serta panduan dalam melaksanakan audit teknologi informasi dengan acuan 5 domain. COBIT 5 adalah regenerasi dari COBIT 4.1 dengan beberapa tambahan komponen integrasi antara ITIL, Value IT, Risk IT, serta ISO. Metode yang digunakan dalam penulisan jurnal adalah studi literatur baik dari buku maupun jurnal terkait COBIT 5. Tujuan penulisan jurnal ini untuk memberikan gambaran serta menunjukkan kekurangan dan kelebihan dari COBIT 5 sebagai kerangka kerja yang digunakan dalam rencana audit TI serta mengetahui keterkaitan framework COBIT 5 dengan fokus area pada tata kelola teknologi informasi. DOI : https://doi.org/10.33005/scan.v16i2.259
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROWISATA EDUKASI PERTANIAN DI DESA BESUR KECAMATAN SEKARAN KABUPATEN LAMONGAN
This research aims to identify internal and external factors in the development of agricultural education agrotourism in Besur Village and analyze the strategies that have been implemented and formulate alternative strategies for agricultural education agrotourism in Besur Village. The data used in this study are primary data and secondary data. Primary data is data taken directly from the research location of the agro-tourism area for agricultural education through direct observation at the site, and interviews. 46 respondents were selected including 10 agro-tourism structuralists and 36 agro-tourism visitors. Secondary data is data obtained through agencies related to this research. The analytical method used is SWOT analysis. Based on the results of the study, it was concluded that the dominant strength factor was cheap ticket prices. The dominant weakness factor is post-harvest processing that is less than optimal. The dominant opportunity factor is agro-tourism as a place for learning outside the classroom so that it is not saturated in the classroom. The dominant threat factor is the change of seasons which reduces the aesthetic elements of the tourist attraction. The strategy that must be carried out is aggressive (Growth oriented strategy). Strategies that need to be optimized include, maximizing tourism with the concept of rural nature and education, utilizing low ticket prices as alternative tourism, optimizing tourism services with local institutions and communities, utilizing information technology to promote educational tourism as a place to learn outside the classroom. DOI : https://doi.org/10.33005/adv.v10i1.262
PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN JENIS PERAWATAN GIGI MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS ANDROID
Menjaga kesehatan gigi merupakan perilaku yang sering diabaikan oleh banyak orang. Dengan abai dalam melakukan perawatan gigi akan mengakibatkan berbagai permasalahan dalam bentuk penampilan maupun kesehatan pada gigi. Sehingga tidak jarang pula diantara kita akan takut atau tidak percaya diri untuk melakukan pemeriksaan pada sebuah klinik gigi. Untuk itu diperlukan sebuah sistem yang dapat memberikan informasi mengenai perawatan apa yang sebaiknya dilakukan, sebelum seorang pasien datang untuk melakukan sebuah perawatan. Dengan mengidentifikasi kondisi gigi yang tengah dialami, agar seseorang dapat mempersiapkan dirinya sebelum datang pada sebuah klinik gigi. Sistem tersebut berbentuk sistem pakar, sebuah sistem yang mengadopsi keilmuan yang dimiliki oleh seorang ahli. Kemudian dirancang menggunakan basis android yang pada era saat ini banyak orang menggunakan sistem operasi tersebut. Langkah yang dilakukan dalam perancangan sistem tersebut yaitu dengan melakukan wawancara langsung dengan dokter gigi sebagai pakar atau sumber informasi, yang kemudian data konvensional yang didapat diterapkan kedalam teknologi ponsel pintar berbasis android. Dalam perancangan sistem pakar ini digunakan Metode forward chaining, metode tersebut ialah teknik pencarian yang diawali dengan fakta, kemudian fakta tersebut dibandingkan dengan fakta lain menggunakan aturan IF – THEN. Selanjutnya akan dieksekusi jika terdapat fakta yang sama, pencocokan akan berhenti jika tidak terdapat lagi rule yang dijalankan. Diharapkan perancangan sistem ini dapat membantu para calon pasien untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan gigi mereka dan membantu dokter dalam tugasnya menyampaikan informasi dari keluhan gigi yang pasien derita serta menambah informasi bagi calon pasien klinik gigi yang akan berkunjung. DOI : https://doi.org/10.33005/sibc.v14i2.263
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN JASA LAYANAN EKSPEDISI POS INDONESIA
Pos Indonesia is a company engaged in goods delivery services that already have about24,000 service points that reach almost all sub-districts and villages/ villages, to remotelocations in Indonesia. This study explains what factors consumers consider in using PosIndonesia expedition services, which aims to know what factors influence consumers in usingPos Indonesia expedition services. Research method using quantitative research type, Factors - factors studied is marketingmix (7P). In this study, the population is Kebon Rojo Surabaya post office, while the sampleis as many as 100 respondents who have used Pos Indonesia expedition services. The sampleis obtained from unknown population formula with accidental sampling method that usescriteria to be considered as a sample (Purposive Sampling). The results of the calculation of factor analysis by including 18 variables obtained thatKMO measure of sampling adequency (MSA) of 0.858 and barlett's test of 672,998 with asignificance rate of 0.000. Based on the analysis of factors using rotation (varimax) it can beobtained manifest variables with a total of 4 new factors, namely consumer satisfactionfactors, service factors, consumer perception factors, and Branding factors. Of the 4 newfactors obtained, the four factors qualify as factors because they have an eign value of morethan 1, and the most considered variable is a comfortable waiting room variable. Keywords: Product Variations, Memorable Brand, Service Quality, Price Variants,Affordable Prices, Price According to Quality, Strategic Location, Easy to FindLocation, Interesting Ads, Promotions Through Social Media, Promotions ThroughBrochures, Employee Appearance, Employee Courtesy, Employee Responsiveness,Timely Delivery, Fast Claim Process, Comfortable Waiting Room, Cleanliness. DOI : https://doi.org/10.33005/jbi.v12i1.259
Perancangan Alat Ukur Tingkat Kapabilitas Manajemen Risiko Keamanan Informasi Berdasarkan COBIT 5
Ada berbagai cara untuk meningkatkan kinerja organisasi dalam memenuhi kebutuhan dalam bisnisnya. Salah satu kebutuhan yang menjadi bagian yang sangat penting dalam organisasi adalah informasi. Perlu adanya teknologi informasi sebagai alat bantu meningkatkan efisiensi pengerjaan. Namun dalam penerapannya TI tidak selalu menjadi solusi yang baik, muncul berbagai risiko yang dapat menjadi hambatan dan kerugian bagi organisasi. Salah satu organisasi yang bertanggung jawab dalam pengelolaan informasi adalah Lembaga XYZ. Telah terdapat beberapa SOP atau kebijakan yang mengatur penggunaan, perawatan, dan keamanan TI pada Lembaga XYZ. Namun masih ditemukan beberapa aktivitas yang belum mencapai target perencanaan kinerja, khususnya dalam manajemen risiko keamanan informasi pada Sistem Informasi Pengelolaan Surat (SIPS). Maka dari itu untuk meminimalisir kerugian dan mencegah risiko yang akan terjadi, pengukuran tingkat kapabilitas manajemen risiko keamanan informasi harus dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat ukur manajemen risiko keamanan informasi dari SIPS berdasarkan COBIT 5. Domain yang terpilih adalah EDM03 (Ensure Risk Optimisation) dan APO12 (Manage Risk). Hasil penelitian ini berupa alat ukur tingkat kapabilitas manajemen risiko keamanan informasi yang didasarkan pada metode Process Assessment Model (PAM) COBIT 5 yang dapat digunakan Lembaga XYZ atau peneliti lainnya untuk melakukan pengukuran secara mandiri. Hasil dari pengukuran dapat menjadi tolak ukur untuk meningkatkan manajemen risiko keamanan informasi. DOI : https://doi.org/10.33005/scan.v16i3.287
KLASIFIKASI BERITA MENGGUNAKAN METODE MULTINOMIAL NAÏVE BAYES
Berita pada awalnya disampaikan melalui media surat kabar, majalah, radio dan televisi, namun sekarang bergeser menggunakan sistem berbasis internet. Berita memiliki kategori berita, seperti polhukam, bisnis, olahraga, hiburan, teknologi, otomotif, kesehatan, dll. Saat ini kategorisasi artikel berita online masih dilakukan secara manual, sehingga hal ini sangat merepotkan dan membutuhkan banyak waktu. Untuk mengatasi masalah tersebut, dibutuhkan sebuah sistem yang dapat mengkategorikan atau mengklasifikasi artikel berita secara otomatis. Sistem klasifikasi ini dibangun menggunakan metode Text Mining dan Multinomial Naïve Bayes untuk membentuk dataset dan model klasifikasi artikel berita. Pengujian dilakukan menggunakan 10.500 dataset dan tujuh kategori. Pengujian diukur dengan menggunakan confusion matrix. Hasil pengujian menunjukkan bahwa implementasi Multinomial Naïve Bayes pada sistem klasifikasi artikel berita memiliki tingkat accuracy 96%, precision 96%, recall 96% dan f1-score 96%. DOI : https://doi.org/10.33005/scan.v16i3.287
ANALISIS PENENTUAN DESAIN INSTALASI PENGOLAHAN LUMPUR TINJA (IPLT) DI KABUPATEN MUSI RAWAS (MURA)
Instalasi Pengolahan lumpur tinja (IPLT) merupakan bangunan pengolahan khusus lumpur tinja sebelum dibuang ke lingkungan atau badan air. Pengolahan lumpur tinja bertujuan untuk mengurangi dampak pencemaran terhadap lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah Tersedianya perencanaan desain sistem IPLT di kabupaten Musi Rawas yang menyeluruh untuk jangka pendek, menengah dan panjang yang ditinjau dari pertumbuhan jumlah masyarakat. Dari data yang didapat Jumlah proyeksi penduduk yang akan dilayani pada tahun 2026 sebanyak 65.623 jiwa maka di pilih Alternatif II yaitu Pengolahan Lumpur Tinja Dengan Jumlah Jiwa < 100.000. Berdirinya IPLT ini direncanakan di Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas. Sistem pengolahan yang akan diterapkan untuk IPLT Kabupaten Musi Rawas direncanakan terdiri dari Tangki Imhoff dengan dimensi panjang 2 m dan lebar 1 m, Kolom Anaerobic panjang 19 m, lebar 9,5 m, Kolam Fakultatif dengan panjang 32 m dan lebar 16 m,, kolam Maturasi panjang 46 m dan lebar 2 3m. DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v16i1.284
PENGARUH PROMOTION MIX DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN SUBSCRIPTION APLIKASI LAYANAN STREAMING PREMIUM MUSIK SPOTIFY
Aplikasi yang sedang populer bagi individu yang memiliki hobi atau menggemari musiksaat ini adalah aplikasi streaming music Spotify. Tujuan dari penelitian ini adalah untukMengetahui Pengaruh promotion mix dan citra merek secara parsial terhadapKepuasan Pelanggan Subscription Aplikasi Layanan Streaming Premium Musik Spotifysecara parsial maupun simultan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif denganmetode survey. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden yang sudah pernahmenggunakan dan mengunduh aplikasi music streaming Spotify dengan menggunakanteknik probability sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah denganmenyebarkan kuesioner. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan analisiregresi linier berganda. Hasil analisis dalam penelitian ini dibuktikan bahwa: (1)Promotion Mix dan Citra Merek secara simultan berpengaruh terhadap KepuasanPelanggan; (2) Promotion Mix secara parsial berpengaruh terhadap KepuasanPelanggan; (3) Citra Merek secara parsial berpengaruh terhadap KepuasanPelanggan.Kata kunci : Promotion Mix, Citra Merek, Kepuasan Pelanggan DOI : https://doi.org/10.33005/jbi.v12i2.289