E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
1885 research outputs found
Sort by
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN BUAH MERAH TERBAIK MENGGUNAKAN METODE MULTI-OBJECTIVE OPTIMIZATION BY RATIO ANALYSIS (MOORA)
Buah merah adalah tanaman tradisional Indonesia yang tumbuh di daerah sub-tropis. Buah merah adalah sejenis buah tradisional dari papua. Masyarakat Wamena ( Papua), biasa menyebut buah ini dengan sebutan kuansu. Nama ilmiahnya Pandanus Conoideus karena tanaman Buah Merah termasuk tanaman keluarga pandan-pandanan dengan pohon menyerupai pandan, Penelitian tentang khasiat pengobatan Buah Merah pertama kali dilakukan oleh peneliti dosen Universitas Cendrawasih (UNCEN) di Jayapura yaitu Drs. I Made Budi M.S. sebagai ahli gizi di Universitas Cendrawasih (UNCEN). Sistem pendukung keputusan adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan). Yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu sistem yang bersifat semiterstruktur. Untuk mendapatkan kualitas yang terbaik maka costumer membutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan. Pada penelitian ini penulis menerapkan metode Multi Objective Optimization On The Basic Of Ratio Analysis (MOORA) sebagai metode yang akan diterapkan di dalam sistem pendukung keputusan.Salah satu metode dalam pemilihan keputusan adalah metode Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis Atau biasa disingkat dengan metode MOORA. DOI : https://doi.org/10.33005/sibc.v14i1.238
Analisis Kepraktisan Balance Scorecard dalam COBIT 5 Goals Cascade sebagai Penentu Prioritas Proses Teknologi Informasi
Teknologi informasi menjadi bagian penting dari organisasi karena selain dapat membantu keefektifan aktivitas bisnis, TI secara langsung mendukung proses bisnis. Secara otomatis kompleksitas dalam manajemen TI semakin meningkat sehingga memunculkan peran strategis TI. Perlunya tata kelola TI guna menyelaraskan strategi dan tujuan organisasi dengan infrastruktur TI yang tersedia. Salah satu kerangka kerja tata kelola TI adalah COBIT. Meskipun diklaim sebagai kerangka kerja tata kelola TI yang komprehensif, pada nyatanya tahun 2013 penggunaan COBIT menurun 1,1% dari 2008. Beberapa peneliti menyatakan COBIT memakan waktu lama dalam memahami maupun mengimplementasikannya. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kepraktisan balance scorecard yang menjadi salah satu alat COBIT 5 Goals Cascade dalam menentukan proses atau domain yang akan dilakukan evaluasi. Penelitian dalam artikel dilakukan dengan metode kualitatif melalui studi literatur dan pengumpulan data serta informasi dari penelitian terdahulu, artikel jurnal, dan buku COBIT 5. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa kepraktisan balance scorecard dari COBIT 5 Goals Cascade masih rendah. Hal itu dibuktikan dari masih ditemukannya penelitian yang menentukan fokus pada domain tertentu secara langsung yang sesuai dengan permasalahannya. DOI : https://doi.org/10.33005/scan.v16i2.262
PROFIL ASAM AMINO DAN ASAM LEMAK DALAM FERMENTASI INASUA GURARA
Pengolahan inasua yang dilakukan masyarakat Teon, Nila, dan Serua di Maluku terdiri atas inasua tanpa nira kelapa dan inasua nira kelapa. Kedua produk fermentasi ini memiliki karakteristik sensorik dan masa simpan yang berbeda. Karakteristik sensorik bahan pangan sangat ditentukan oleh kadar asam amino dan asam lemak dalam pangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi profil asam amino dan asam lemak dalam kedua jenis inasua. Sampel inasua menggunakan ikan gurara (Lutjanus vitta) sebagai bahan dasar yang diambil dari pengrajin di Desa Layeni, Maluku Tengah. Analisis kadar asam amino menggunakan High Performance Liquid Chromatography (HPLC), sedangkan kadar asam lemak menggunakan Gas Chromatography (GC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar asam amino dan asam lemak meningkat sejalan bertambahnya waktu fermentasi. Kadar asam amino total inasua tanpa nira adalah 20,96 %, sedangkan inasua nira hanya mencapai 15,31%. Kadar asam lemak total inasua nira adalah 87,48 %, sedangkan inasua tanpa nira hanya mencapai 58,59 %. Asam amino tertinggi pada kedua inasua adalah asam glutamat, sedangkan asam lemak tertinggi adalah asam palmitat. Profil asam amino dan asam lemak diperlukan sebagai referensi untuk memperbaiki nilai nutrisi dan cita rasa inasua sebagai salah satu produk pangan lokal di Maluku. Kata kunci : Asam glutamat, asam palmitat, karakteristik sensorik, nira kelapa DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v15i1.271
ANALISIS PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH (eWOM) DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG KE AGROWISATA KAMPOENG ANGGREK KEDIRI
The purpose of this study are: 1) Describe the characteristics of visitors to the Kampoeng Anggrek Kediri Agro-tourism. 2) Analyzing the influence of Electronic Word Of Mouth (eWOM) on the decision to visit Kampoeng Anggrek Kediri Agro-Tourism. 3) Analyzing the effect of service quality on the decision to visit the Kampoeng Anggrek Kediri Agro-tourism. The research method was done intentionally (purposive) with a purposive sampling of 50 people. Research testing is done by studying the Structural Equation Model (SEM) software based on WarpPLS 5.0 Partial Least Square (PLS). The results of this study show the characteristics of Kampoeng Anggrek Kediri Agro-tourism visitors based on gender that is equal between men and women, dominant visitors get 21-30 years obtained from Kediri. Education visitors gather high school status as students, and the level of income between Rp. 0-500,000. The first visit was to the Kampoeng Anggrek Kediri Agro-tourism and a personal visit using a type of motorcycle transportation. The word of mouth electronic variable (eWOM) (X1) has a positive effect on the visit decision variable. service quality variables were significantly positive for visit decision variables. DOI : https://doi.org/10.33005/adv.v10i1.261
Digital Marketing Adoption Among Food Products Home Industry: A Study of Melinjo Chips Producer In Bantul
Digital marketing has become a new trend recently, which is not only applied by large-scale industries but also small industries. Similarly, melinjo chips home industries producer, some of whom have implemented digital marketing using their devices. This study aims to describe the marketing conditions of the melinjo chips and to determine the perceptions of melinjo chips producers towards the adoption of digital marketing. Data were collected through interviews with 63 producers of the melinjo chips selected using census method from all producers in Pandak District, Bantul Regency, Yogyakarta Special Region. Descriptive analysis and 5-point Likert Scale were used to determine the producers’ perception of the adoption of digital marketing in the marketing of melinjo chips. The results showed that in general, the marketing of melinjo chips was mostly using conventional marketing, although some producers have implemented digital marketing. Moreover, the adoption of digital marketing was perceived in neutral category. The neutral perception was due to the fact that although the adoption of digital marketing has positive view such as benefits, and marketing efficiency, there were also obstacles in using it, not providing innovation and low trust in digital marketing technology. DOI : https://doi.org/10.33005/adv.v10i1.261
END TO END ENKRIPSI MENGGUNAKAN ADVANCED ENCRYPTION STANDARD PADA PERANGKAT INTERNET OF THINGS
Penerapan teknologi Internet of Things (IoT) di berbagai bidang di dalam kehidupan sehari-hari menyebabkan diperlukannya sebuah teknik pengamanan data untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan yang dapat merugikan pengguna. Penggunaan algoritma kriptografi Advanced Encryption Standard (AES) dapat dimanfaatkan untuk mengamankan data yang tersimpan pada perangkat IoT sehingga data tersebut tetap dalam keadaan aman pada saat proses pengiriman dilakukan dengan perangkat IoT lainnya. Penerapan AES dilakukan pada sistem IoT dengan menguji mekanisme monitoring dan controlling untuk memastikan keamanan data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan AES mode Cipher Block Chaining (CBC) dapat memberikan pengamanan data saat melakukan proses pengiriman data dari perangkat IoT sampai dengan aplikasi dashboard monitoring. DOI : https://doi.org/10.33005/sibc.v14i2.273
PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK MEMBANTU CALON MAHASISWA MEMILIH JURUSAN DI PERGURUAN TINGGI (CARIJURUSAN)
Berdasarkan penelitian Indonesia Career Center Network (ICCN) tahun 2017, diketahui sebanyak 87 persen mahasiswa Indonesia mengakui bahwa jurusan yang diambil tidak sesuai dengan minatnya. Sedangkan, 71,7 persen pekerja memiliki profesi yang tidak sesuai dengan pendidikannya. Oleh karena itu, pemilihan jurusan bagi calon mahasiswa merupakan pijakan awal dari pemilihan karir di masa depan. Sehingga dibutuhkan beberapa pertimbangan yang beragam, beberapa pertimbangan tersebut antara lain nilai mata pelajaran yang sudah didapatkan semasa SMA, minat bakat dan prestasi, juga peluang karir di masa mendatang. Saat ini, telah ada beberapa pendekatan yang digunakan untuk membantu calon mahasiswa untuk memilih jurusan, salah satunya adalah lingkaran karir. Pada lingkaran karir, terdapat 12 pilihan lingkaran yang mencerminkan mata pelajaran yang dikuasai oleh calon mahasiswa dengan baik. Dalam satu lingkaran, terdapat 4 level yang merupakan urutan level karir sesuai dengan rentang nilai raport untuk mata pelajaran tersebut. Namun, pada lingkaran ini terdapat 2 gap yang harus difasilitasi dengan sebuah sistem pakar. Dua gap tersebut adalah (1) belum adanya fungsi agregat untuk menentukan lingkaran mana yang sesuai, juga termasuk level mana yang tepat untuk digunakan. (2) Juga, belum adanya proses otomatis untuk menerjemahkan karir menjadi jurusan yang relevan. Dua gap ini dapat direpresentasikan dengan membentuk sebuah sistem pakar yang bisa memberikan rekomendasi jurusan-jurusan untuk setiap karir yang dihasilkan dari lingkaran karir. Singkat kata, artikel ini berisi tentang rancangan arsitektur sistem pakar, desain database, model-base, knowledge-base, dan antarmuka input dan output dari sistem pakar, CariJurusan. DOI : https://doi.org/10.33005/sibc.v14i2.259
PENGARUH KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN UD AGRO ALAM RAYA Dsn. Gambyok, Ds. Sidoharjo, Kec. Tanjunganom, Kab. Nganjuk
To achieve organizational goals, one of the things that managers need to do is to improve leadership and provide the driving force that results in,channeling, and maintaining employee behavior to be willing to work inaccordance with what the organization wants. The driving force is the motivationand discipline of work for employees. The problem raised in this study is the lackof clarity in making decisions and the lack of motivation and work disciplinegiven by the company to employees. This study aims to determine the effect ofleadership, motivation and work discipline on the Employee performance of UD.Agro Alam Raya in Nganjuk. This research uses descriptive research and quantitative approach. Thepopulation in the study was 50 employees of UD. Agro Alam Raya in Nganjuk.The sampling technique used is saturated sampling technique so that the samplingtechnique by taking all members of the population as respondents. Data iscollected by questionnaire which has been tested for validity and reliability. Thedata analysis technique used is multiple linear regression. Based on data analysis, it can be concluded that there is a simultaneousand partial influence between the variables of Leadership, Motivation and WorkDiscipline on Employee Performance UD. Agro Alam Raya in Nganjuk Keywords: Leadership, Motivation, Work Discipline and EmployeePerformance DOI : ttps://doi.org/10.33005/jbi.v12i1.260
PENGARUH KEMATANGAN KARYAWAN DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KEPEMIMPINAN SEBAGAI VARIABEL MODERATING (STUDI PADA KARYAWAN TERAS RUMAH CAFÉ KOTA SURABAYA)
Sumber Daya Manusia sangatlah penting bagi suatu perusahaan sebagai salah satupenentu dalam pencapaian suatu tujuan. Oleh karena itu, sebuah perusahaan dalammengelola, mengatur, dan menentukan karyawan yang tepat harus secara baik danproduktif agar kinerja karyawan dapat maksimal. Untuk meningkatkan kinerja karyawanada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti Kematangan Karyawan, KomitmenOrganisasional dan Kepemimpinan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Teras Rumah Café Surabaya yangberjumlah 30 orang yang terletak di jalan Rungkut Industri Kidul No.17, Surabaya.Sampel yang dipilih sebanyak 30 responden. Teknik penarikan sampel pada penelitian inimenggunakan teknik penarikan sampel jenuh. Penelitian ini menggunakkan data primeryang diperoleh dari kuisioner. Variabel bebas pada penelitian ini yaitu KematanganKaryawan dan Komitmen Organisasional, variabel terikat yaitu Kinerja Karyawan, danvariabel moderating yaitu Kepemimpinan. Teknik analisis yang digunakan dalampenelitian ini yaitu Analisis Regresi Linier Berganda dengan Variabel Moderating danuntuk uji hipotesis menggunakan Uji t dan Uji F. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Kematangan Karyawan danKomitmen Organisasional berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan,sedangkan Kepemimpinan berpengaruh signifikan dalam memperkuat pengaruhKematangan Karyawan dan Komitmen Organisasional terhadap Kinerja Karyawan. Kata Kunci : Kematangan Karyawan, Komitmen Organisasional, Kepemimpinan,Kinerja Karyawan DOI : https://doi.org/10.33005/jbi.v12i1.260
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN BRAND IMAGE TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN MELALUI KEPUASAN PELANGGAN PADA PT. MITRA PINASTHIKA MUSTIKA (Studi Kasus Pelanggan Ahass MPM Motor Bojonegoro)
This study aims to determine whether Service Quality and Brand Image affect Customer Loyaltythrough Customer Satisfaction. This research is motivated by the emergence of many motorcyclerepair shops which create a competition to attract and retain customers. The quality of serviceprovided and a good corporate image is judged to increase each customer's satisfaction and isexpected to be able to deduce loyalty in using the company's services.In this study the respondents used are regular customers, what is meant by regular customersare users of workshop services who have used service services more than twice at AHHAS MPMMotor Bojonegoro. The number of samples is determined by the calculation of Slovin formula andobtained as many as 110 respondents. The analytical method used in this study is path analysis,which has previously been tested for validity, reliability, and classic assumptions.The results of this study indicate that service quality has a direct effect on customer loyaltyand indirect effect on customer loyalty through customer satisfaction. While brand image has nodirect effect on customer loyalty, but brand image has an indirect effect on customer loyalty throughcustomer satisfaction Keywords: Service Quality, Brand Image, Customer Loyalty, Customer Satisfaction DOI : https://doi.org/10.33005/jbi.v12i1.260