E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
    1885 research outputs found

    APLIKASI BERBAGAI JENIS EDIBLE COATING TERHADAP SIFAT KIMIA DAN UJI ORGANOLEPTIK BUAH BELIMBING (Averrhoa carambola L.)

    Get PDF
    Edible coating termasuk kemasan biodegradable yang merupakan teknologi baru yang diperkenalkan dalam pengolahan pangan yang berperan untuk memperoleh produk dengan masa simpan lebih lama. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) faktorial yaitu faktor pertama adalah bahan edible coating (C), terdiri dari lilin lebah/ beeswax 6 % (C1); kitosan 2 % (C2); dan karagenan 2.5 % + gliserol 2% (C3). Faktor kedua adalah tingkat kematangan belimbing (M), terdiri dari Indeks 3 yaitu buah berwarna hijau kekuningan dan buah matang (M1); Indeks 4 yaitu buah berwarna kuning hijau dan buah hampir masak (M2). Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Parameter yang diukur adalah padatan terlarut total, asam tertitrasi total, dan uji sensoris. Tujuan dari penelitian ini adalah guna mengetahui pengaruh pemberian pelapis edible coating terhadap sifat kimia dan organoleptik dari buah belimbing. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai edible coating pada buah belimbing memberikan pengaruh yang nyata terhadap nilai padatan terlarut total, asam tertitrasi total dan organoleptik DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v15i2.294

    HALAMAN BELAKANG SCAN VOL. XVI NO. 2 - JUNI 2021

    No full text

    HALAMAN DEPAN SCAN VOL. XVI NO. 2 - JUNI 2021

    No full text

    KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK FLAKES : KAJIAN PROPORSI TEPUNG TALAS TERMODIFIKASI DAN TEPUNG KACANG TUNGGAK SERTA PENAMBAHAN NATRIUM BIKARBONAT

    Get PDF
    Talas merupakan bahan potensial yang dapat diolah menjadi berbagai olahan makanan karena kandungan pati tinggi, salah satunya adalah  Flakes. Flakes merupakan makanan sarapan siap santap yang memiliki karakteristik fisik tipis, dengan tekstur renyah berongga. Penggunaan tepung talas termodifikasi pada produk flakes memiliki masalah terhadap tekstur, untuk mengatasi permasalahan dilakukan penambahan natrium bikarbonat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi perlakuan terbaik antara proporsi  tepung talas termodifikasi : tepung kacang tunggak dan  penambahan natrium bikarbonat terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik flakes. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor. Faktor I proporsi tepung talas termodifikasi : tepung kacang tunggak (50:50), (60:40), dan (70:30). Faktor II penambahan natrium bikarbonat (0,25%, 0,50%, 0,75%). Data dianalisis menggunakan ANOVA. Untuk mengetahui adanya perbedaan diantara perlakuan digunakan Duncan Multiple Range Tes (DMRT) pada α 5%. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan terbaik pada kombinasi perlakuan proporsi tepung talas termodifikasi : tepung kacang tunggak (60:40) dan penambahan natrium bikarbonat 0,50% yang menghasilkan produk flakes dengan nilai kadar air 2,876%, kadar abu 2,549%, kadar protein 13,928%, kadar lemak 1,419%, kadar karbohidrat 79,687%, kadar pati 61,830%, kadar amilosa 15,659%, kadar serat kasar 1,573%, daya rehidrasi 101,611%, daya patah 3,464 N. Uji organoleptik (warna, rasa, aroma dan kerenyahan) menunjukkan nilai rasa 5,88 (suka); warna 5,98 (suka); aroma 5,7 (suka); dan kerenyahan 6,24 (sangat suka).Kata kunci : Flakes, tepung talas, tepung kacang tunggak, natrium bikarbonat DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v15i1.271

    PROFIL PASTING DAN MUTU FISIK TEPUNG KACANG BAMBARA BOGOR BERDASARKAN WARNA KULIT ARI

    Get PDF
    Kacang Bambara varietas Bogor merupakan tanaman lokal berasal dari Afrika yang memiliki variasi warna kulit dan dapat diolah menjadi tepung. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh warna kulit ari terhadap profil pasting dan mutu fisik tepung kacang Bambara Bogor serta potensi pemanfaatannya. Penelitian meliputi pembuatan tepung kacang Bambara Bogor dengan kulit ari berwarna putih, ungu muda, ungu tua, dan hitam. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap 1 faktor dengan dua ulangan. Analisis yang dilakukan meliputi profil pasting yang terdiri dari suhu pasting, viskositas puncak, waktu puncak, viskositas breakdown, dan setback viscosity. Analisis fisik meliputi rendemen, tingkat kecerahan, daya serap air dari tepung kacang Bambara Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna kulit ari yang semakin gelap mengakibatkan penurunan pada parameter suhu pasting, viskositas puncak, breakdown, dan setback viscosity, sedangkan waktu puncak cenderung meningkat. Selain itu, warna kulit ari yang semakin gelap menyebabkan tingkat kecerahan semakin meningkat, sedangkan rendemen dan daya serap air semakin menurun. Berdasarkan profil pasting dan daya serap air, tepung kacang Bambara Bogor cocok untuk cookies, produk rehidrasi, dan produk yang membutuhkan kestabilan pasta pada suhu rendah, seperti saos dan pudding. Kata kunci : Vigna subterranea (L.) Verdcourt, tepung kacang bogor, variasi warna epidermis, gelatinisasi, mutu fisik DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v15i1.271

    RANCANG BANGUN PROGRAM AFILIASI KONTEN DIGITAL STUDI KASUS: PRODUK DIGITAL MAHASISWA DAN ALUMNI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO

    Get PDF
    Metode promosi dengan sistem afiliasi lebih banyak digunakan oleh e-commerce dan perusahaan teknologi, tidak banyak sistem afiliasi di Indonesia yang menaungi pemilik usaha menengah ke bawah. Merespon hal tersebut maka peneliti mencoba merancang dan mengembangkan sistem afiliasi dengan tujuan dapat memudahkan pemilik usaha menengah ke bawah dalam mempromosikan produk digital; studi kasus dilakukan pada mahasiswa dan alumni Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Mahasiswa dan alumni dipilih sebagai objek penelitian karena mereka lebih memahami produk digital. Sistem afiliasi ini berbasis web dan dibuat menggunakan flask framework dengan nama youneed affiliate. Dalam pengujiannya, peneliti memilih menggunakan user acceptance test dan black box dengan teknik equivalence partitioning. Hasil penelitian ini adalah berupa sistem afiliasi berbasis web yang dapat berjalan dengan baik mulai dari membuat akun, login, menyalin dan membagikan referral link, akses laporan harian, mingguan, dan bulanan. Sistem afiliasi juga hadir dengan antarmuka yang nyaman dan mudah digunakan. Sementara hasil dari nilai persentase rata-rata untuk pengujian user acceptance test adalah 80,64% dan nilai persentase rata-rata untuk pengujian black box dengan teknik equivalence partitioning adalah 100%. DOI : https://doi.org/10.33005/scan.v16i3.287

    Implementasi Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Covid-19 di Kota Surabaya

    Get PDF
    AbstrakPPKM merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia. Pemberlakuan kebijakan ini juga dilakukan di Kota Surabaya Sehingga perlu adanya sebuah studi ilmiah untuk mengukur implementasi kebijakan PPKM di Kota Surabaya. Dalam penelitian, ini metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan studi literatur. Penilaian implementasi menggunakan empat variabel dari George III yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur organisasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi yang dilakukan oleh pemerintah Kota Surabaya adalah dengan melakukan sosialisasi ke masyarakat mengenai kebijakan PPKM. Sumberdaya manusia terdiri dari elemen pemerintah dan swasta serta membentuk Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo guna memfasilitasi partisipasi masyarakat. Sedangkan sumberdaya finansial terdiri dari APBD dan Sumber dana yang sah sesuai undang-udang. Disposisi dalam hal pemahaman masyarakat, masih terdapat masyarakat yang masih belum memahami akan kebijakan PPKM dan disposisi pemberian insetif tidak memberikan dampak yang signifikan. Struktur organisasi dalam hal ini, pemerintah Kota Surabaya membentuk satuan tugas yang terdiri dari berbagai elemen yang berada di Kota Surabaya. Simpulan dari penelitian ini adalah, bahwa Implementasi kebijakan PPKM di Kota Surabaya masih belum berjalan dengan optimal. Khususnya dalam hal pemahaman masyarakat terhadap kebijakan PPKM, sehingga Pemerintah Kota Surabaya perlu bekerjasama dengan tokoh masyarakat dalam memberikan pemahaman mengenai kebijakan PPKM.Kata Kunci : Implementasi, PPKM Darurat, Covid-19AbstractPPKM is a policy issued by the government to reduce the spread of Covid-19 in Indonesia. The implementation of this policy is also carried out in the city of Surabaya so that there is a need for a scientific study to measure the implementation of the PPKM policy in the city of Surabaya. In this research, the method used is qualitative with data collection using literature studies. Implementation assessment uses four variables from George III, namely communication, resources, disposition and organizational structure. The results of this study indicate that the communication carried out by the Surabaya City government is to disseminate information to the public regarding PPKM policies. Human resources consist of government and private elements and form Tangguh Wani Jogo Suroboyo Village to facilitate community participation. While financial resources consist of APBD and legal sources of funds according to law. Disposition in terms of public understanding, there are still people who still do not understand the PPKM policy and the disposition of giving incentives does not have a significant impact. The organizational structure in this case, the Surabaya City government formed a task force consisting of various elements in the city of Surabaya. The conclusion of this research is that the implementation of the PPKM policy in the city of Surabaya is still not running optimally. Especially in terms of public understanding of PPKM policies, so that the Surabaya City Government needs to cooperate with community leaders in providing an understanding of PPKM policies.Keyword : Implementation, PPKM Darurat, Covid-19  DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v11i2.276

    HALAMAN DEPAN SCAN VOL. XVI NO. 1 - FEBRUARI 2021

    No full text

    PIRING KUE BERBAHAN CMC DENGAN PELAPIS EDIBLE FILM DARI TALAS SATOIMO

    Get PDF
    Satoimo (Colocasia esculenta (L.) Schott var antiquorum) merupakan salah satu jenis talas yangmemiliki ukuran umbi kecil (small corm taro) disebut juga sebagai talas jepang. CMC (Carboxy MethylCellulose) memiliki rumus molekul C8H16NaO8, bersifat biodegradable, tidak berwarna, tidak berbau,tidak beracun, berbentuk butiran atau bubuk yang larut dalam air namun tidak larut dalam larutanorganik. Penelitian ini memanfaatkan CMC dan pati talas Satoimo dijadikan produk edible film yaituberupa Piring Kue yang dapat dimakan serta untuk upaya mengurangi dampak negatif dari piringkertas yang membutuhkan waktu cukup lama dalam proses penguraiannya di lingkungan. PengolahanEdible film diawali dengan melarutkan 3gr kitosa dengan asam asetat 1%, melarutkan pati satoimo (1;1,5; 2 ; 2,5 ; 3 gr) dengan aquadest. Mencampurkan larutan Pati Satoimo-aquadest kedalam larutankitosan-asam asetat dan 10ml gliserol, dicetak, dioven suhu 70oC. Kemudian melarutkan CMC(0,1;0,2;0,3;0,4;0,5 %w/v) dengan aquadest, didiamkan suhu 4oC, dicetak, dioven suhu 70oC. Kemudianmenggabungkan Edible film dengan CMC dioven suhu 70oC, didiamkan suhu 25oC. Dari hasil penelitiandiperoleh hasil yang optimum, komposisi pati: CMC (3 gram: 0,5%) kuat tarik 0,454 MPa, Kuattekan 0,3572 MPa, Ketebalan 3,92 mm. Serta persentase kelarutan 50 % komposisi pati: CMC (3 gram:0,1%).DOI : https://doi.org/10.33005/jurnal_tekkim.v15i2.254

    Analisis Penyelenggaraan Etika Administrasi dalam Netralitas ASN Pada Pilkada 2020

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada sejauh mana kualitas netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui penyelenggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang dilakukan serentak hampir di seluruh wilayah Indonesia. Hal tersebut mengingat bahwa netralitas ASN dapat dikatakan sebagai salah satu kunci keberhasilan dalam pelaksanaan pemilihan umum yang jujur dan adil. Dalam melakukan tinjauan secara lebih lanjut mengenai pelaksanaan Netralitas ASN pada Pilkada 2020 diperlukan penegakan atas etika administrasi yang meliputi empat aspek utama yakni ketertiban, efisiensi, produktivitas, dan kesadaran moral. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dari etika administrasi dalam netralitas ASN pada penyelenggaraan Pilkada tahun 2020 dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan teknik pengambilan data melalui studi kepustakaan. Berdasarkan penelitian yang telah dijalankan, dapat disimpulkan bahwa kualitas netralitas ASN dalam Pilkada 2020 lalu masih belum memenuhi aspek etika administrasi sehingga memerlukan perbaikan lebih lanjut baik dari sisi sumber daya manusianya maupun sistem yang mengatur. Kata kunci: Netralitas ASN, Pilkada 2020, Etika Administrasi ABSTRACT This research focuses on the extent to which the quality of the neutrality of the State Civil Service (ASN) through the holding of the 2020 Regional Head Elections (Pilkada) which are carried out simultaneously in almost all regions of Indonesia. This is because ASN neutrality can be said to be one of the keys to success in the implementation of an honest and fair general election. In conducting a further review of the implementation of ASN Neutrality in the 2020 Pilkada, it is necessary to enforce administrative ethics which includes four main aspects, namely discipline, efficiency, productivity, and moral awareness. Therefore, this study aims to analyze the implementation of administrative ethics in the neutrality of ASN in the 2020 Pilkada using a qualitative descriptive approach and data collection techniques through literature study. Based on the research that has been carried out, it can be concluded that the quality of ASN neutrality in the 2020 Pilkada still does not meet the aspects of administrative ethics which requires further improvement both in terms of human resources and the governing system. Keywords: ASN Neutrality, 2020 Pilkada, Administrative Ethics DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v11i1.251

    1,629

    full texts

    1,885

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇