E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
    1885 research outputs found

    ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PENCAIRAN DANA DI KANTOR PELAYANAN PERBENDAHARAAN NEGARA (KPPN) MEDAN I

    Get PDF
    Abstract Reform is one of the hopes to provide an increase in the quality of public services in every agency in the government in order to realize a better government. Based on the Decree of the Director-General of Treasury Number KEP-02/PB/2009 dated January 6, 2009, on February 2, 2009, KPPN was inaugurated as a Pilot KPPN by the Director-General of Treasury who implemented the “Standard Operating Procedure”. The bureaucratic reform carried out by the Pilot KPPN is seen from the services provided, which are known as excellent service services. In improving the quality of public services at KPPN Medan I continue to implement programs that support the performance of employees in their environment. This study aims to determine the ability of employees to provide quality disbursement services to work units or the community. The method used in this research is descriptive qualitative, which is carried out to determine the quality of service and the ability of the performance of employees in the KPPN Medan I environment. The quality of public services is inseparable from the results of the elements of simplicity, convenience, fairness, and clear time certainty in services so that they can provide quality good service. The service also uses the SPAN, SAKTI, SAS application systems, which are used well even though they are not optimal due to the limited ability of the work unit in implementing this program.Keywords: Service Quality, Fund Disbursement Service, KPPN Medan IAbstrak Reformasi menjadi salah satu harapan untuk memberikan peningkatan kualitas pelayanan publik disetiap instansi yang ada di pemerintahan dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang lebih baik. Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-02/PB/2009 tanggal 6 Januari 2009, pada tanggal 2 Pebruari 2009  KPPN diresmikan operasionalnya sebagai KPPN Percontohan oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan yang menerapkan “Standart Operating Procedure”. Reformasi birokrasi  yang dijalankan  oleh KPPN Percontohan dilihat dari pelayanan yang diberikan, dimana dikenal dengan pelayanan pelayanan prima. Dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di KPPN Medan I terus melaksanakan program-program yang mendukung kinerja pegawai dilingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan para pegawai dalam memberikan kualitas layanan pencairan dana kepada satuan kerja atau masyarakat.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang dilakukan untuk mengetahui kualitas layanan dan kemampuan kinerja pegawai dilingkungan KPPN Medan I. Kualitas layanan publik tidak terlepas dari hasil unsur kesederhanaan, kemudahan, keadilan, dan kepastian waktu yang jelas dalam layanan sehingga dapat memberikan kualitas layanan yang baik. Pelayanan juga menggunakan sistem aplikasi SPAN, SAKTI, SAS, yang digunakan dengan baik walaupun belum maksimal karena keterbatasan kemampuan satuan kerja dalam mengimplementasikan program ini.Kata kunci : Kualitas Layanan, Pelayanan Pencairan Dana , KPPN Medan I  DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v11i2.277

    SIFAT FISIKO-KIMIA KEMASAN BERBASIS GELATIN DENGAN VARIASI PENAMBAHAN GLISEROL DAN EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntingia calabura)

    Get PDF
    Kemasan yang dapat hancur terurai oleh aktivitas mikoorganisme setelah digunakan dan dibuang pada lingkungan yaitu kemasan yang terbuat dari bahan alam. Kemasan tersebut dapat terbuat dari lipid, hidrokoloid terdiri dari bahan yang bersumber dari protein dan polisakarida dan komposit kombinasi antara kelompok bahan tersebut. Gelatin merupakan salah satu golongan protein yang bersifat hidrokoloid yang larut dalam air mampu membentuk gel, membentuk lapisan tipis yang elastis dan membentuk kemasan menjadi transparan serta kuat. Gliserol merupakan salah satu komponen yang sangat besar dalam pembuatan kemasan dapat mengurangi gaya inter molekuler sepanjang rantai polimer sehingga mampu meningkatkan gaya, mudah digunakan untuk mengembangkan lebih lanjut sifat plastisnya, mempunyai sifat peningkatan penyerapan air dan meningkatkan fleksibelitas pada kemasan. Daun kersen (Muntingia calabura) mengandung kumpulan senyawa kimia antioksidan seperti flavonoid, tanin, triterpen, saponin, polifenol, dan senyawa lignin lainnya. Flavonoid bekerja sebagai antimikroba, antioksidan, antivirus, antihipertensi, menghidupkan perkembangan estrogen, dan mengobati fungsi hati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sifat fisiko-kimia kemasan berbasis gelatin dengan variasi penambahan gliserol dan ekstrak daun kersen. Kemasan berbasis gelatin dibuat dengan variasi penambahan gliserol 10%;20%;30% dan ekstrak daun kersen yang berbeda yaitu 5%;10%;15%. Parameter yang dianalisis adalah uji ketebalan, kuat tarik, persen pemanjangan, kelarutan, kadar air dan aktivitas antioksidan. Perlakuan variasi penambahan gliserol dan ekstrak daun kersen terhadap sifat fisiko-kimia menghasilkan meningkatkan nilai ketebalan, menurunkan nilai kuat tarik (tensile strength), meningkatkan nilai persen pemanjangan (elongasi) dan meningkatkan nilai persen kelarutan, meningkatkan nilai kadar air, dan meningkatkan nilai aktivitas antioksidan pada kemasan. DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v15i2.294

    KARAKTERISTIK NORI ANALOG DARI SAYUR PAKIS DAN IKAN TERI DAN PENAMBAHAN GLISEROL

    Get PDF
    Nori analog merupakan nori tiruan yang terbuat dari sayur-sayuran hijau yang memiliki sifat fisikokimia dan organoleptik hampir sama dengan nori yang terbuat dari rumput laut. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan nori analog dari sayur pakis. Penambahan ikan teri bertujuan untuk meningkatkan kandungan protein dan kalsium nori analog. Sedangkan penambahan gliserol bertujuan untuk memperbaiki tekstur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi perlakuan terbaik dari proporsi sayur pakis : ikan teri dan konsentrasi gliserol terhadap karakteristik nori analog. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2 faktor yaitu proporsi sayur pakis : ikan teri (91,5:8,5 ; 95:5 ; 98,5:1,5) dan konsentrasi gliserol (5%; 7,5%; 10%) dengan 2 kali ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis Ragam dan jika terdapat perbedaan yang nyata dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik adalah proporsi sayur pakis : ikan teri (95:5) dan konsentrasi gliserol 5% yang menghasilkan nori analog dengan kadar air 8,12%, kadar abu 7,20%, kadar protein 18,72%, kadar serat kasar 3,03%, kadar lemak 0,29%, aktivitas antioksidan 14,84%, kuat tarik 0,88 N dan ketebalan 0,285 mm; kadar kalsium sebesar 715,09 mg/kg dan aw 0,435. DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v15i2.294

    KAJIAN LITERATUR: POTENSI PEMANFAATAN PROTEIN TEMPE NON-KEDELAI

    Get PDF
    Tempe merupakan salah satu produk olahan fermentasi yang umumnya berbahan dasar kacang kedelai. Di Indonesia, terdapat bahan baku selain kedelai yang digunakan untuk membuat tempe. Bermacam jenis tanaman yang memiliki kandungan protein tidak kalah dengan kedelai juga tumbuh di Indonesia. Bahan tersebut diharapkan mampu untuk dijadikan alternatif bahan baku tempe, mengingat produktivitas kedelai yang semakin menurun tiap tahunnya. Proses pembuatan tempe non-kedelai dilakukan dengan memodifikasi proses pembuatan tempe pada umumnya. Terdapat 12 macam jenis bahan yang dapat digunakan dalam pembuatan tempe non-kedelai yang dibagi menjadi 3 kelompok yaitu Fabeaceae, Amaranthaceae dan Gramineas. Pada metode pembuatan tempe non-kedelai terdapat perbedaan perlakuan dari proses pembuatan tempe kedelai. Perbedaan tersebut pada lama waktu perendaman, perebusan/pengukusan serta fermentasi. Potensi kandungan protein pada tempe non-kedelai dipengaruhi oleh prosentase jumlah inokulum yang ditambahkan, penggunaan inokulum tempe serta lamanya waktu fermentasi. Protein yang terkandung pada tempe non-kedelai memiliki banyak manfaat seperti penghasil rasa umami, mencegah diare serta sebagai sumber isolat protein  DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v14i2.245

    DAFTAR ISI SCAN VOL. XVI NO. 1 - FEBRUARI 2021

    No full text

    HALAMAN BELAKANG SCAN VOL. XVI NO. 1 - FEBRUARI 2021

    No full text

    PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG CANGKANG TELUR TERHADAP DAYA TERIMA DAN TITIK LELEH ES KRIM YOGHURT

    Get PDF
    Nutrisi yang terkandung dalam yoghurt antara lain energi, protein, karbohidrat, kalsium, dan potasium yang lebih tinggi daripada susu segar. Selain memiliki gizi yang cukup tinggi, bermanfaat juga bagi penderita lactose intolerance. Penambahan tepung cangkang telur ke dalam es krim berguna untuk membantu meningkatkan asupan kalsium. Inovasi yang beragam pada produk es krim dapat mengoptimalkan khasiat yoghurt dan tepung cangkang telur. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan tepung cangkang telur terhadap tingkat kesukaan panelis dan titik leleh es krim. Penelitian eksperimen dengan desain penelitian RAL (Rancangan Acak Lengkap) ini dilakukan dengan 3 perlakuan yaitu yoghurt 32% pada setiap perlakuan dan tepung cangkang telur (0%, 2%, 4%). Pengaruh penambahan tepung cangkang telur dianalisis menggunakan uji statistik dengan α 0,05 untuk daya terima menggunakan uji friedman rank, serta α 0,01 untuk uji titik leleh menggunkan uji One Way ANOVA. Persentase daya terima panelis terhadap parameter warna, panelis lebih menyukai P1 (yoghurt 32% : tepung cangkang telur 2%), aroma yang paling disukai P2 (yoghurt 32% : tepung cangkang telur 4%), rasa yang paling disukai P1 (yoghurt 32% : tepung cangkang telur 2%), dan tekstur yang paling disukai P0 yoghurt 32% : tepung cangkang telur 0%), sedangkan untuk pengujian titik leleh, waktu leleh tertinggi terdapat pada P2 (36 menit 43 detik). Disarankan untuk memperhatikan proporsi penambahan yoghurt dan tepung cangkang telur agar didapatkan daya terima yang baik dan titik leleh sesuai dengan standart yang ditetapkan. Kata kunci: : Yoghurt, es krim, tepung cangkang telur, daya terima, titik leleh DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v15i1.272

    TANTANGAN DAN PROSPEK SARJANA AGRIBISNIS DALAM PERSPEKTIF ALUMNI EMPAT PERGURUAN TINGGI NEGERI DI JAWA TIMUR

    Get PDF
    The agricultural sector is not only influenced by the technology, but also influenced by human resources. Human resources in the agricultural sector has a very important to improve the agricultural sector in Indonesia. The agricultural sector in Indonesia is currently experiencing a phenomenon of the aging farmers that is not in balance with the regeneration of young farmers, So also many scholars agribusiness who work outside the agricultural sector. It is a serious problem for the agricultural sector in Indonesia. The purpose of this Study is to Analyze the Challenges and Prospects of Bachelor of Agribusiness in the future based on the Perceptions of Alumni of the department Agribusiness Four National University in East Java. Determination of the respondents using a Quota sampling technique by using Respondents from the Alumni of the department of Agribusiness Four National University in East Java. Four alumni of the university that made the respondents are Brawijaya University, Jember University, Trunojoyo University and National Development “Veteran” East Java University. Following analyzed data collected using analysis descriptive and presented in the form of a Table. The results of the Analysis showed that the Main Challenges Undergraduate Agribusiness is the Revolution of Industry 4.0 with the actual  score 4,45 as well as the percentage of 89% and the Prospect of Bachelor of Agribusiness has an average score of 3,68 with the percentage of 73,62% to get into the good category. DOI : https://doi.org/10.33005/adv.v10i1.255

    ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA PERUSAHAAN TOPSELL OPPO REALME DI KOTA MOJOKERTO

    Get PDF
    Perusahaan ini bergerak dalam bidang ritel smartphone dan aksesoris yangberlokasi di kota Mojokerto, Jawa Timur. Setiap perusahaan pasti pernahmelakukan kegagalan dalam layanan. Namun, yang penting bagi pelanggan, bukanseberapa besar kesalahan yang telah dilakukan, tetapi sejauh mana perusahaanbersedia memperbaiki kondisi itu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiapakah Bauran Pemasaran berpengaruh terhadap Volume Penjualan. Penelitian inimenggunkan objek Perusahaan TOPSELL Mojokerto.Dalam penelitian ini populasinya ialah pelanggan TOPSELL Mojokerto.Sedangkan sampelnya sebanyak 100 responden, yaitu pelanggan yang memilikiusia 20 tahun keatas, jenis kelamin dan pendidikan. Sampel tersebut diperolehdengan rumus unknown population, sedangkan pengumpulan datanyamenggunakan kuisioner dengan menggunkan metode Non Probality Sampling dandengan teknik Purposive Sampling.Penggunaan hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis model stastikyang terdiri dari Uji Validitas, Uji Reabilitas, Uji Asumsi Klasik, Regresi LinierBerganda, Uji F dan Uji t. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh secara parsial darimasing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat yaitu menggunakan uji t.Pada Uji F juga menghasilkan fakta bahwa F hitung lebih besar dari F tabel yaitu9,460 > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Bauran Pemasaran secarasimultan mempunyai pengaruh terhadap Volume Penjualan.  DOI : https://doi.org/10.33005/jbi.v12i1.260

    PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM SISTEM INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER BELA NEGARA BERBASIS ANDROID

    Get PDF
    Aksi bela  negara ditengah  terpaan  perubahan  dunia  sudah  bukan  lagi  dilakukan dengan  memanggul  senjata  (hard  power),  melainkan  dengan  cara  pendekatan  soft  power  yang  merupakan  perang  penguasaan  4C  (Critical  thinking,  Creativity,  Collaboration,  dan Communication). Dalam konteks penguasaan teknologi, bela negara terkini atau yang aktual adalah  upaya  melakukan  pemanfaatan  teknologi  dan  digitalisasi  dalam  rangka  mencegah disinformasi yang bisa memicu konflik. Oleh sebab itu, bangsa ini harus mampu beradaptasi dan  bersinergi  agar  tetap  menjaga  laju  pertumbuhan  dan  pembangunan.  Jika  tidak,  roda  disrupsi akan menggerus dan mengganggu seluruh elemen bangsa khususnya generasi muda yang akan menjalankan  tongkat  estafet  di  masa  mendatang.  Sosialisasi  dan edukasi  terkait pendidikan  karakter  Bela  Negara  hendakya  terus  disesuaikan  dengan  berkembangnya  era digitalisasi  seperti  saat  ini,  termasuk  dalam  penggunaan  telepon  pintar  berbasis  android.   Menurut  survei  Kominfo  pada  tahun  2017  disebutkan  bahwa  66,3%  masyarakat  Indonesia sudah  memiliki  telepon  pintar  dan  akan  terus  meningkat  setiap  tahunnya.  Dari  sekian banyaknya  pengguna  telopon  pintar  di  Indonesia  menurut  data  statcounter  92% menggunakan  android  pada  telepon  pintar  yang  dimiliki.  Melihat  situasi  tersebut,  fokus penelitian  terapan  kami  adalah  Penerapan  Teknologi  Informasi  Dalam  Sistem  Integrasi Pendidikan Karakter Bela Negara Berbasis Android. DOI : https://doi.org/10.33005/scan.v16i3.286

    1,629

    full texts

    1,885

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇