E-Journal UPN "Veteran" Jatim (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
1885 research outputs found
Sort by
ANALISIS BAURAN PEMASARAN TRANSPORASI BUS TRANS SEMANGGI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Bus Trans Semanggi dalam meningkatkan jumlah penumpang berdasarkan Marketing Mix (Bauran Pemasaran 4P). Metode yang digunakan berjenis kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif yang mengacu pada konsep bauran pemasaran 4P yakni Product (Bus Trans Semanggi), Price (Tarif Bus Trans Semanggi), Place (Rute dan Halte/Bus Stop Bus Trans Semanggi), dan Promotion (Kepopuleran Bus Trans Semanggi) melalui teknik pengumpulan data berupa pemungutan angket/kuisioner kepada 100 (Seratus) penumpang Bus Trans Semanggi berdasarkan random sampling untuk mengetahui gambaran, fenomena, kejadian, serta peristiwa secara langsung yang terjadi pada operasional Bus Trans Semanggi di Kota Surabaya. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pada Product (Bus Trans Semanggi) seluruh penumpang menilai interior dan eksterios Bus Trans Semanggi terlihat bagus dan dirasa nyaman. Pada Price (Tarif Bus Trans Semanggi) dirasa terjangkau dan mudah dalam metode pembayaran oleh mayoritas atau Sebagian besar penumpang Bus Trans Semanggi. Pada Place (Rute dan Halte/Bus Stop Bus Trans Semanggi) mayoritas penumpang merasa bahwa rute yang dilalui bisa menjangkau lokasi tujuan dengan tepat namun sangat perlu untuk menambah rute baru agar bisa menjangkau seluruh Kota Surabaya. Pada Promotion (Kepopuleran Bus Trans Semanggi) masih cukup banyak penumpang yang belum mengetahui akun media sosial Bus Trans Semanggi dan hampir setengah dari penumpang belum pernah menjumpai iklan Bus Trans Semanggi baik melalui media sosial, siaran televisi, siaran radio, media cetak, dan sebagainya. DOI : https://doi.org/10.33005/jbi.v13i2.345
Policy Formulation Of Banyumas Regency Regional Regulation Plan (RAPERDA) Concerning Detailed Spatial Plan (RDTR) Sokaraja District Banyumas Regency
ABSTRACT Policy formulation is one of the efforts used to develop various alternative policies aimed at solutions to problems that are included in the public agenda or policy agenda. This research was conducted in Sokaraja Urban Area. The reason for choosing the location was motivated by various Sokaraja people's rejection of the Sokaraja Urban RDTR, which was considered to be disturbing the community's interests. This led to a prolonged pause in RDTR discussions until 2018 when it again received a recommendation and approval from the Governor from the Ministry of Land and Spatial Planning. Therefore, this study aims to analyze and describe the process of developing regional regulations in more detail. (Raperda) Banyumas Regency on the Detailed Spatial Planning (RDTR) of Sokaraja City using qualitative research methods. Data collection in this study was carried out using in-depth interviews, observation, and recording techniques. The analytical method used is an interactive analysis model. The results of this study indicate the importance of identifying RDTR issues for the Sokaraja urban area in order to support urban spatial planning. The policy development process involves various actors from all walks of life, The results of this study indicate the importance of identifying RDTR issues for the Sokaraja urban area in order to support urban spatial planning. The policy development process involves various actors from all walks of life, The results of this study indicate the importance of identifying RDTR issues for the Sokaraja urban area in order to support urban spatial planning. The policy development process involves various actors from all walks of life, such as the Banyumas Regency Government, DPRD, the community, the private sector, and academics. The Policy Alternative Options Development process is carried out through zone agreements. The spatial planning is carried out to produce a general spatial plan and a detailed spatial plan. The development of urban areas is carried out in areas with high mobility. Urban areas are the center of each region. While at the stage of testing alternative policy options in the development of strategic areas. Keywords; Policy Alternative, Policy Formulation, Green open space ABSTRAKPerumusan kebijakan merupakan salah satu upaya yang digunakan untuk mengembangkan berbagai alternatif kebijakan yang ditujukan untuk pemecahan masalah yang masuk dalam agenda publik atau agenda kebijakan. Penelitian ini dilakukan di Kawasan Perkotaan Sokaraja. Alasan pemilihan lokasi tersebut dilatarbelakangi oleh berbagai penolakan masyarakat Sokaraja terhadap RDTR Perkotaan Sokaraja yang dinilai mengganggu kepentingan masyarakat. Hal ini menyebabkan pembahasan RDTR terhenti cukup lama hingga tahun 2018 ketika kembali mendapat rekomendasi dan persetujuan dari Gubernur dari Kementerian Pertanahan dan Tata Ruang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan proses pengembangan peraturan daerah secara lebih rinci. (Raperda) Kabupaten Banyumas tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Sokaraja menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan perekaman. Metode analisis yang digunakan adalah model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya mengidentifikasi isu RDTR untuk kawasan perkotaan Sokaraja dalam rangka mendukung penataan ruang kota. Proses pengembangan kebijakan melibatkan berbagai aktor dari semua lapisan masyarakat, Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya mengidentifikasi isu-isu RDTR untuk wilayah perkotaan Sokaraja dalam rangka mendukung penataan ruang kota. Proses pengembangan kebijakan melibatkan berbagai aktor dari semua lapisan masyarakat, Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya mengidentifikasi isu-isu RDTR untuk wilayah perkotaan Sokaraja dalam rangka mendukung penataan ruang kota. Proses pengembangan kebijakan melibatkan berbagai aktor dari semua lapisan masyarakat, seperti Pemerintah Kabupaten Banyumas, DPRD, masyarakat, swasta, dan akademisi. Proses Pengembangan Opsi Alternatif Kebijakan dilakukan melalui kesepakatan zona. Penataan ruang dilakukan untuk menghasilkan rencana tata ruang umum dan rencana rinci tata ruang. Pengembangan kawasan perkotaan dilakukan pada kawasan dengan mobilitas tinggi. Daerah perkotaan merupakan pusat dari setiap daerah. Sedangkan pada tahap pengujian alternatif pilihan kebijakan dalam pengembangan kawasan strategis
Hubungan Amerika Serikat dan Meksiko Menghadapi Money Laundering Tahun 2008-2012
Transnational crimes involving the United States and Mexico, especially money laundering, have had various impacts on both countries and have been a serious problem for many years. The United States and Mexico are cooperating in dealing with this problem, the aim is to as soon as possible overcome or resolve the problem of this transnational crime. This study uses qualitative research methods using the concept of transnational crime and international cooperation. Through this research, the author will analyze the relationship and cooperation between the United States and Mexico in tackling the problems of Money Laundering that occurred in the two countries
PENERAPAN VISUALISASI DATA DENGAN FITUR DRILLDOWN DAN ANALISIS WHAT-IF BERBASIS SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF
Sistem Informasi Eksekutif (SIE) merupakan salah satu langkah dalam melakukan visualisasi data, karena didalam SIE terdapat fitur drilldown dan analisis what-if yang sangat berguna bagi pemangku keputusan untuk memberikan gambaran data dengan kondisi terkini. Ruang Terbuka Hijau untuk wilayah kota minimal memiliki 30% dari luas wilayah, berdasarkan kondisi tersebut maka dalam paper ini bertujuan untuk mengembangkan SIE dengan fitur drilldown dan analisis what-if agar dapat memberikan saran kepada eksekutif atau pemerintah dalam pengambilan keputusan dengan melakukan visualisasi data (drilldown) dan simulasi sederhana (analisis what-if). Hasil yang disajikan pada paper ini menunjukkan bahwa SIE dengan fitur drilldown dan analisis what-if berhasil dikembangkan dan memberikan visualisasi data yang ringkas dan detail karena informasi dan data yang ditampilkan berupa grafik, sehingga pemangku keputusan bisa mengetahui wilayah kota/kabupaten mana saja di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) yang perlu ditingkatkan sehingga tercapai RTH minimal 30%
DAMPAK KEBIJAKAN PPKM BAGI PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN UMKM DI KELURAHAN PUCANG
The PPKM policy implemented by each Regional Government results in problems that arise in the wheels of the economy that exist in the community. The problems that arise do not exclude SMEs in Pucang Village because during the Covid-19 Pandemic they have experienced a decline in income, this interests us to examine how the impact of PPKM policies for SMEs in Pucang Village which experienced a decline in the economy previously caused by the Covid Pandemic -19. This study aims to determine how much impact the PPKM policy has on the economic development of MSME’s in Kelurahan Pucang Kabupaten Sidoarjo. The research method that we use in this study is a descriptive qualitative research method with data collection techniques using interviews and observations. The results we obtained in this study are that one of the impacts of this policy is the decline in the income of MSMEs around the Pucang village. The difficulty of turning the wheels of the local economy is because many residents depend on the income of these businesses. To be able to increase income, MSME actors market their products through online marketing such as marketplaces. DOI : https://doi.org/10.33005/jbi.v13i1.307
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. INDOFOOD CBP SUKSES MAKMUR TBK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2017 – 2019
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk periode tahun 2017 - 2019. Rasio keuangan yang digunakan yaitu rasio profitabilitas yang diwakili dengan Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), dan Gross Profit Margin (GPM). Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan tahunan yang diterbitkan oleh PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2017 - 2019. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Sedangkan teknik analisis yang digunakan yaitu analisis rasio profitabilitas. Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa Return on Asset (ROA) pada tahun 2017 sebesar 11,21%, tahun 2018 sebesar 13,55%, dan tahun 2019 sebesar 13,84%. Untuk Return on Equity (ROE) tahun 2017 sebesar 17,43%, tahun 2018 sebesar 20,51%, dan tahun 2019 sebesar 20,09%. Net Profit Margin (NPM) tahun 2017 menunjukkan persentase sebesar 9,95%, tahun 2018 sebesar 12,12%, dan tahun 2019 sebesar 12,67%. Sedangkan untuk Gross Profit Margin (GPM) tahun 2017 sebesar 31,06.%, tahun 2018 sebesar 31,93%, dan untuk tahun 2019 sebesar 34,05%. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ROA, NPM dan GPM mengalami kenaikan, sedangkan untuk ROE sedikit mengalami penurunan meskipun tidak signifikan selama masa penelitian. DOI : https://doi.org/10.33005/jbi.v13i1.308
STRATEGI DIFERENSIASI DALAM MENINGKATKAN KEUNGGULAN BERSAING DI KECAMATAN LECES KABUPATEN PROBOLINGGO
The industrial sector is an economic sector that provides jobs for the community by converting raw materials into goods that have more value. With the existence of the industrial sector in Indonesia, it helps improve the economy and development of the country for a better future. One that is included in the industrial sector is the furniture industry. The furniture industry is an industry that processes raw materials from wood or rattan into finished goods that have interior designs and artistic values that can provide comfort so that they can support consumer activities. This industry has an important role for consumers because it will continue to be needed and used at any time. . The results of the study by partially testing that the differentiation strategy has a positive and significant effect on competitive advantage. The differentiation strategy carried out by the Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in the furniture industry in Leces District, Probolinggo Regency has been quite well implemented. This can be seen from the dimensions of the differentiation strategy responded by the owners or leaders of the furniture industry MSMEs, which researchers can interpret that the differentiation strategy carried out by the company is good and has already been realized with many respondents' answers stating that they agree, although there are still a few shortcomings and doubts from one of them. One application of the dimension of differentiation strategy carried out by MSMEs in the furniture industry in Leces District, Probolinggo Regency that needs further attention. DOI : https://doi.org/10.33005/jbi.v13i1.308
IDENTIFIKASI DAN PEMETAAN MASALAH KEBIJAKAN UNTUK PENGEMBANGAN WISATA RELIGI DI DESA GIRI KECAMATAN KEBOMAS KABUPATEN GRESIK, JAWA TIMUR
AbstractThe high number of tourists visiting Indonesia certainly has a positive impact on state revenues. Gresik Regency, East Java Province is considered to be a district that is successful in managing tourism potential in its area. Meanwhile, Giri Village is one of the villages that has received serious attention from the Gresik Regency government to be developed as a religious tourism village. However, the Gresik Regency Government still faces many obstacles, the most important problem is coordination between stakeholders regarding media promotion or information and transportation and management, this is because Giri Village still gets the title of a village in Gresik Regency. Therefore, the purpose of this study was to determine the policy problem in the Development of Religious Tourism in Giri Village, Kebomas District, Gresik Regency, East Java. This study uses a descriptive qualitative research method, with the object of research on policy formulation. The results of this study indicate that the policies made cannot represent the needs of the human resources that are there both in terms of economic, social, and cultural. There are several stakeholder groups involved in it, but there are no standard policies and separate policies between the Giri Village government, cemetery managers, and mosque managers.Keywords: Tourism Village, management, formulationAbstrakTingginya jumlah wisatawan yang berkunjung di Indonesia tentu saja memberikan dampak positif pada pendapatan negara. Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur dinilai menjadi kabupaten yang berhasil dalam mengelola potensi wisata yang ada di daerahnya. Sementara itu, Desa Giri adalah salah satu desa yang mendapat perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Gresik untuk dikembangkan sebagai desa wisata religi. Akan tetapi, Pemerintah Kabupaten Gresik masih banyak menghadapi kendala, masalah yang paling utama adalah kordinasi antar stakeholder terkait media promosi atau informasi dan transportansi serta pengelolaan, hal ini disebabkan Desa Giri masih mendapat predikat desa kumuh yang ada di Kabupaten Gresik. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah mengetahui masalah kebijakan dalam Pengembangan Wisata Religi di Desa Giri Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, dengan obyek penelitian pada tahapan formulasi kebijakan (perumusan kebijakan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan yang dibuat tidak bisa mewakili kebutuhan sumber daya manusia yang ada disana baik dari segi ekonomi, sosial, dan budaya. Sehingga terdapat beberapa kelompok stakeholder yang terlibat didalamnya namun tidak terikat pada satu kebijakan yang baku dan menghasilkan kebijakan-kebijakan tersendiri baik itu antara pemerintah Desa Giri, pengelola makam, dan pengelola masjid.Kata Kunci: Desa Wisata, manajemen, formulasi DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v12i1.282
Perspektif Liberalisme dalam Analisis Kepentingan Nasional Jepang pada ASEAN+3
AbstrakJepang memiliki sejarah yang Panjang dalam posisi geopolitik di Kawasan Asia Timur, baik dari sudut pandang ekonomi maupun keamanan. Berdasarkan aspek historis Jepang sudah menjadi kekuatan unggul di Asia Timur, namun pada perkembangan politik kontemporer saat ini posisi Jepang mendapatkan tantangan dari negara kompetitornya, termasuk Tiongkok. Perubahan okonstelasi politik luar negeri di Kawasan Asia Timur mendorong Jepang untuk lebih adaptif, termasuk menjajakikerjasama dengan organisasi regiona di Kawasan sekitarnya terasuk ASEAN. Platform kerjasama ASEAN+3 mewadahi Kerjasama ASEAN dengan beberapa negara strategis di Kawasan Asia Timur. Artikel ini berfokus untuk mendeskripsikan kepetingan nasional Jepang yang mendasari negara tersebut untuk bergabung dalam ASEAN+3, termasuk kemungkinan untuk meningkatkan posisi tawar geopolitik dari Tiongkok, sekaligus memperkuat pasar domestic yang mengalami stagnansi ekonom sejak krisis 1997. Perspektif Liberalisme Institusional digunakan untuk melihat motif bergabungnya Jepang dalam ASEAN+3 Kata Kunci: Jepang, ASEAN+3, Kepentingan Nasional DOI : https://doi.org/10.33005/jgp.v9i2.301
KESEDIAAN KONSUMEN MEMBAYAR LEBIH DARI HARGA PEMBELIAN AYAM ORGANIK DI RANCH MARKET BASUKI RAHMAT SURABAYA
The development of demand for organic products is caused by public awareness to consume food products that are low in chemical residues as part of a tendency to live a healthy lifestyle and back to nature. Companies need to determine a price strategy that is suitable for consumers in Indonesia, research is needed that discusses how much consumers are able to pay ( WTP) for organic food products. Research Objectives 1) To analyze consumer interest in paying for organic chicken purchases at Ranch Market Surabaya; 2) Analyzing factors that influence consumers' willingness to pay for organic chicken at Basuki Rahmat's Ranch Market, Surabaya. The research data analysis method used WTP analysis with Contingent Valuation Method (CVM) and SEM PLS analysis. The average price that consumers can pay to benefit from organic chicken is Rp. 108,829.10 per head. The factors that influence consumer interest in paying for organic chicken are awareness and lifestyle variables that have a significant effect on willingness to pay for organic chicken at Basuki Rahmat Ranch Market Surabaya DOI : https://doi.org/10.33005/adv.v11i1.309