Jurnal Fakultas Ekonomi UM Metro (Universitas Muhammadiyah)
Not a member yet
40606 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPETENSI PEGAWAI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT DAERAH LAMPUNG TIMUR
Pengembangan karier pegawai di lingkungan kerja BKD Lampung Timur juga dilakukan dengan mengadakan program-program latihan, kursus-kursus pengembangan karier dan sebagainya. Sedangkan untuk meningkatka kompetensi Badan Kepegawaian Dan Diklat Daerah Lampung Timur memberikan kesempatan pegawainya studi lanjut untuk menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Kepegawaian Daerah yang didukung dengan sumberdaya manusia sebagai tenaga penggerak roda organisasi.Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Pengaruh Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Badan Kepegawaian Dan Diklat Daerah Lampung Timur, 2).Pengaruh Kompetensi Pegawai Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Badan Kepegawaian Dan Diklat Daerah Lampung Timur,3) Pengaruh Pengembangan Karir Dan Kompetensi Pegawai Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Badan Kepegawaian Dan Diklat Daerah Lampung Timur.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif . Populasi pada penelitian ini adalah Pegawai Badan Kepegawaian Dan Diklat Daerah Lampung Timur yang berjumlah 37 orang. sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 34 PNS Badan Kepegawaian Dan Diklat Daerah Lampung Timur.Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi ,Wawancara (interview), Dokumentasi dan angket. Sedangkan Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus regresi linear berganda.Hasil Penelitian menunjukan bahwa , Pengembangan karir berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai pada Pada Kantor Badan Kepegawaian Dan Diklat Daerah Lampung Timur. Kompetensi pegawai berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai pada Pada Kantor Badan Kepegawaian Dan Diklat Daerah Lampung Timur.Ada pengaruh secara signifikan antara pengembangan karir dan kompetensi pegawai secara bersama-sama terhadap terhadap kinerja pegawai. Kunci: Pengembangan karir, Kompetensi, kinerj
PROFIT PLANNING ANALYSIS WITH BREAK EVEN POINT APPROACH (BEP) ON BANANA CHIPS BUSINESS “BERKAH JAYA” IN METRO CITY
Planning a good profit will affect the industry's success in obtaining the optimal profit. Profit planning contains measures that will be taken for the industry to reach the magnitude of the desire profit target. Analysis of the Break Even Point is one way or technique use by the leadership of the company to find out on the volume of production or sales volume what is the company operating under the conditions of no benefit nor suffer losses. In General, this analysis also provides information on the Margin of Safety that has uses as an indication and an overview to the management what is the drop in sales can be estimating so that the efforts undertaken do not suffer losses. The purpose of this study is to (1) know the sales volume of the banana chips business berkah jaya to achieve break even point in january until december 2016 (2) knowing the great margin of safety achieved by the banana chips business berkah jaya in january until december 2016 (3) know the minimum amount of sales to be achieved by the banana chips business berkah jaya in order to meet the desire profit target in january until december 2016. Type of this research is descriptive research with quantitative approach. The source of the data used in this research is the primary data and secondary data.The analysis is the analysis of the Break Even Point, the Margin of Safety. The result of showed that based on the calculation of Break Even Point on Banana Chips Business Berkah Jaya on the rupiah is Rp. 8.465.006,51 and based on the units of 995 units in January 2016, amounting to Rp. 11.668.829,29 and 1372 units in February 2016, amounting to Rp. 14.077.171,05 and 1655 units by March 2016, amounting to Rp.12.622.901,73 and 1602 unit in april 2016, amounting to Rp. 9.515.236,749 and 1239 units in may 2016, amounting to Rp. 9.734.292,745 and 1145 units in June 2016, amounting to Rp. 8.297.777,357 and 967 units in July 2016, amounting to Rp. 10.349.909,75 and 1217 units in August 2016, amounting to Rp. 8.830.427,534 and 1034 units in september 2016, amounting to Rp. 11.516.173,31 and 1354 units in October 2016, amounting to Rp. 14.669.596,67 and 1725 units in november 2016, and Rp. 15.031.310,22 and 1965 units in December 2016. Keyword : Profit Planning, Break Even Point, Margin of Safety
PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, LEVERAGE, UMUR OBLIGASI DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PERINGKAT OBLIGASI PADA SEKTOR KEUANGAN YANG TERDAPAT DI BEI TAHUN 2015-2018
This study aims to examine the effects of profitability, liquidity, leverage, age of bondsand firmsize toward bond ratingin the financial sectors listed inIndonesia Stock Exchangeduring2015-2018using 86 samples chosen bypurposive sampling. Meanwhile, data analysis techniques used in this study were descriptive statistics,classic assumption tests, multiple linear regression analysisand hypothesis testing. The results of data analysis using regression analysis showed that profitability had not a significant negative effect on bond ratingin financial sectors, liquidity had a significant positive effect on bond ratings in financial sectors, leverage had a significant positive effect on bond rating in financial sectorand ageof bondhad a significant negative effect on bond ratingin financial sectors. While, firmsize had a significant negative effect on bond ratingin financial sectors.Keywords:Profitability, Liquidity, Leverage, Age of Bonds, FirmSize, Bond Ratin
Zmijewski dan Springate : Analisis Diskriminan dalam Memprediksi Financial Distress
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan model Zmijewski dengan model Springate dalam memprediksi financial distress pada perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Objek penelitian merupakan perusahaan sektor property dan real estate dari tahun 2011-2015. Total populasi 47 perusahaan. Sampel sebesar 35 perusahaan diambil dengan teknik purposive. Total pengamatan 175 perusahaan. Variabel pada penelitian ini adalah mengambil nilai cut-off yang tersaji pada model Zmijewski (X-score) dan model Springate (S-Score). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan dari 2011-2015. Hasil menunjukkan pada model Zmijewski ada beberapa perusahaan yang berpotensi mengalami kebangkrutan yaitu 15 perusahaan pada tahun 2011, 13 perusahaan pada tahun 2012 dan 2013, 17 perusahaan pada tahun 2014, dan 12 perusahaan pada tahun 2015. Sedangkan melalui model Springate ditemukan beberapa perusahaan yang berpotensi mengalami kebangkrutan, yaitu 24 perusahaan pada tahun 2011, 20 perusahaan pada tahun 2012, 17 perusahaan pada tahun 2013, 14 perusahaan pada tahun 2014, dan 19 perusahaan pada tahun 2015
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Perataan Laba
This study aims to examine the influence of factor analysis i.e. profitabilty, financial leverage, company size, public shareholders and liquidity on the income smoothing praxis of coal's sub-sector firm listed on the Stock Exchange in the 2013-2017 years. This research is a associative type. The data source used is secondary data in the form of the company's financial statements. The sampling technique used was purposive sampling, and samples of six coal's sub-sector firms. The data analysis method uses descriptive statistics analysis, panel data regression, the classical assumption test and hypotesis test. The results showed that income smoothing praxis can be influenced by profitabilty, financial leverage, company size, public shareholders and liquidity both simultaneously and partially
Uji Model Kualitas Audit: Studi Empiris Perusahaan yang Melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia
Various financial statement scandals lead to a low public perception of audit quality. The quality of the audit itself can be studied from various perspectives. This research uses the paradigm of thinking to test audit quality modeling in predicting financial ratios consisting of liquidity ratios, activity ratios, solvency ratios, profitability ratios, and market prospect ratios. The type of research is causality with a quantitative approach. The subject of this research uses a public company that does Initial Public Offerings (IPO) in 2019. Data analysis methods use logistic regression analysis. This study's findings show that it meets the model's specifications, with nagelkerke r square score of 0.151, which means it has a weak influence in explaining the model. Besides that, does not yield influence simultaneously with omnibus tests of model coefficients and only one proof of the hypothesis of the Financial Ratio's viz price-to-book value proxy test that has a partially significant effect with the wald testing
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, KEPERCAYAAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA CABANG BMT FAJAR METRO PUSAT
kan sebuah tindakan nasabah untuk menggunakan produk jasa. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui kualitas pelayanan dan kepercayaan berpengaruh terhadap kepuasan nasabah. Dalam penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan dengan metode explanatory research dan teknik pengumpulan data sampel berupa simple random sampling terhadap sembilan puluh delapan orang responden nasabah Cabang BMT FAJAR Metro Pusat menggunakan kuesioner dengan skala Likert pada Cabang BMT FAJAR Metro Pusat. Pengujian persyaratan instrumen yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas. Uji normalitas, uji linieritas, uji homogenitas. Uji parsial (uji t), uji simultan (uji f), dan uji koefisien determinasi (R2 ). Sebagai pengujian persyaratan analisis dan pengujian hipotesis. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan analisis regresi linier berganda diperoleh kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan nasabah dan kepercayaan berpengaruh terhadap kepuasan nasabah. Kualitas pelayanan dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial maupun secara simultan
PENGARUH PERUBAHAN LABA AKUNTANSI , ARUS KAS OPERASI, ARUS KAS INVESTASI DAN ARUS KAS PENDANAAN TERHADAP RETURN SAHAM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengaruh perubahan laba akuntansi, (2) pengaruh perubahan arus kas operasi, (3) pengaruh perubahan arus kas investasi, dan (4) pengaruh arus kas pendanaan terhadap return saham pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2018. Teknik pemilihan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling.Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan teknik pendekatan kuantitatif. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan bantuan program SPSS 22 dengan pengujian analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa perubahan laba akuntansi, perubahan arus kas operasi, dan perubahan arus kas investasi berpengaruh positif terhadap return saham sedangkan perubahan arus kas pendanaan tidak berpengaruh terhadap return saham. This study aims to analyze (1) the effect of changes in profitability, (2) the effect of changes in operating cash flow, (3) the effect of changes in investment cash flow, and (4) the effect of funding cash flows on stock returns on manufacturing companies in the Indonesia Stock Exchange in the period of 2016-2018. The sample selection technique used is purposive sampling. This research is a research that uses quantitative approach. The data in this study were analyzed by using SPSS 22 program with multiple linear regression analysis testing. The results show that changes in accounting profits, changes in operating cash flow, and changes in investment cash flows have a positive effect on stock returns while changes in funding cash flows do not affect stock returns
PENERAPAN COST PLUS PRICING DENGAN PENDEKATAN FULL COSTING DALAM MENENTUKAN HARGA JUAL PADA UD. LYLY BAKERY LAMONGAN
Setiap usaha yang didirikan mempunyai tujuan penting yaitu pencapaian laba yang optimum dan dapat bersaing dalam pasar. Harga jual merupakan faktor penting dalam bisnis perusahaan, karena harga jual yang terlalu tinggi akan menjadikan produk kurang bersaing dalam pasar, sedangkan harga jual terlalu rendah tidak akan memberikan keuntungan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui cara penetapan harga jual yang tepat dengan metode Cost Plus Pricing pada UD. Lyly Bakery Lamongan dan anaka cabangnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan strategi penetapan harga jual dari UD. Lyly Bakery Lamongan adalah strategi penetapan harga produk gabungan dan strategi penyesuaian harga. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan penetapan harga jual dengan metode Cost Plus Pricing dengan pendekatan full costing tahun 2013 – 2015 harga jualnya lebih rendah dibandingkan dengan harga jual yang ditetapkan oleh UD. Lyly Bakery Lamongan, namun pada tahun 2015 ada dua jenis produk bakery dan donat yang harga jualnya mendekati harga jual yang ditetapkan oleh UD. Lyly Bakery Lamongan.Kata kunci: Cost Plus Pricing, full costing, harga jual
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PADA SAHAM-SAHAM PERUSAHAAN SEKTOR PERTANIAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2016-2018
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah: (1). Untuk mengetahui apakah layak membeli saham emiten bidang Pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai sarana investasi jika dihitung dengan metode Capital Asset Pricing Model (CAPM) Periode Tahun 2016-2018 dan (2).Untuk mengetahui tingkat pengembalian saham dan risiko dengan menggunakan Metode Capital Asset Pricing Model (CAPM) dalam menentukan keputusan investasi pada saham emiten bidang Pertanian yang terdaftar di BEI periode 2016-2018.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sehingga terpilih sampel sebanyak 14 perusahaan yang kesemuanya merupakan perusahaan pertanian utama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Berdasarkan analisis data terdapat hubungan non linear antara risiko sistematis (beta) dengan tingkat pengembalian saham yang diharapkan [E(Ri)]. Saham-saham tersebut memiliki nilai Ri lebih besar daripada E(Ri) atau [Ri > E(Ri)]. Keputusan investasi yang harus diambil oleh investor adalah membeli saham tersebut. Sedangkan 11 saham perusahaan yang termasuk dalam kategori saham tidak layak yaitu saham ANJT, BISI, DSFI, DSNG,BWPT, GZCO, JAWA, LSIP, SIMP, SGRO, dan SSMS. Saham-saham tersebut memiliki nilai Ri lebih kecil daripada E(Ri) atau [Ri <E(Ri)]. Keputusan investasi yang harus diambil oleh investor adalah menjual saham tersebut sebelum harga turun.Kata kunci: Metode CAPM, beta, Indeks Harga Saham Gabungan, Emiten