Jurnal Fakultas Ekonomi UM Metro (Universitas Muhammadiyah)
Not a member yet
    40606 research outputs found

    PENGARUH KOMITE AUDIT DAN INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA MAQASHID SYARIAH

    Full text link
    Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji adanya pengaruh intellectual capital dan komite audit terhadap kinerja maqashid Syariah pada perbankan Syariah. Sampel pada penilitan ini berjumlah 28 yang berasal dari 2 laporan tahunan dari 15 perbankan Syariah yang ada di Indonesia untuk periode 2019-2020. Penelitian ini menggunakan meotde purposive sampling, diuji menggunakan analisis regresi linear berganda dan hasilnya menunjukkan bahwa intellectual capital tidak berpengaruh terhadap kinerja maqashid Syariah, Hal ini karena operasional rutin dari operasional perbankan yang diatur dan prosedur bisnis perusahaan hanyalah formalitas dan bukan karena didasarkan pada prinsip kesengajaan. Jika dilihat dari teori dasar sumber daya, dapat diketahui bahwa perbankan syariah masih menggunakan teori konvensional untuk mengelola sumber dayanya. Dan  dikarenakan mayoritas perbankan syariah di Indonesia berasal dari perbankan konvensional, hal ini yang menjadi alasan perbankan syariah masih menganut prinsip konvensional. Sedangkan komite audit berpengaruh positif terhadap kinerja maqashid Syariah. Komite Audit memantau memberikan informasi yang dapat dipercaya kepada stakeholder dan pengendalian internal perusahaan, sehingga diharapkan tingkat transparansi dan keandalan laporan keuangan akan lebih baik, dan menciptakan keadilan sehingga kinerja bank syariah Maqashid dapat ditingkatkan.Kata Kunci : Intellectual Capital, Komite Audit, Kinerja Maqashid  Syaria

    Time-Travelling Rules of Interpretation:Of 'Time-Will' and 'Time-Bubbles'

    No full text
    International courts and tribunals are fond of paying lips service to the fact that Articles 31-33 of the Vienna Convention on the Law of Treaties (VCLT) reflect customary international law. This allows them to draw inspiration from the text of the VCLT even in cases where a treaty that is being interpreted was concluded either before 1980 (the date of entry into force of the VCLT), or between parties that are not parties to the VCLT. This fiction may be useful for relatively recent treaties but the question is whether it can hold water in situations where the treaties being interpreted are from the early 20th, 19th century or even earlier. The present Chapter examines, whether the customary rules of interpretation can indeed be considered to have remained relatively unchanged through the ages, as was briefly suggested in Kasikili/Sedudu, or whether international courts and tribunals sometimes when interpreting old treaties apply the wrong rules of interpretation in clear contravention of the non-retroactivity principle

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Undeprricing Saham pada Perusahaan Non Keuangan yang Melakukan Initial Public Offering (IPO)

    Full text link
    The underpricing phenomenon is a condition when stock price in primary market (IPO) is lower than that stock price in secondary market. This study aims to analyze the effect of profitability, liquidity, financial leverage, firm size, share offering percentage, underwriter reputation and auditor reputation to the level of underpricing of share in non financial companies that conduct initial public offering on Indonesia Stock Exchange for the 2019-2021 period. The samples were 109 non financial companies which has been selected by using the pusposive sampling technique. This study uses quantitative analysis techniques with multiple linear regression with the help of SPSS. The study results showed that firm size, share offering percentage and underwriter reputation had significant influence to the level of underpricing where as profitability, liquidity, financial leverage and auditor reputation had did not significantly influence on the level of underpricing

    MOMEN PASCA PANDEMI COVID-19 TERHADAP INVESTASI DI INDONESIA

    Full text link
    Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis hasil dari pembentukan portofolio pada Indeks saham LQ45 periode Februari 2020 - Juli 2021 dengan metode analisis Single Index Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 (enam) saham perusahaan yang menjadi prioritas dalam membentuk portofolio optimal beserta proporsi dana masing-masing saham yaitu TBIG sebesar 28%, ANTM sebesar 22%, TOWR sebesar 15%, ERAA sebesar 16%, ITMG sebesar 7% dan INCO sebesar 13%. Nilai expected return portofolio sebesar 6,31% per bulan lebih besar dibandingkan return pasar dengan risiko portofolio yang ditanggung investor sebesar 5,72% per bulan. Kata kunci : Diversifikasi, Investasi, Portofoli

    PENGARUH STRUKTUR MODAL, PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2019-2021

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas, Likuiditas, Dan Leverage Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Food And Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2019-2021. Variabel bebas terdiri dari Struktur modal diproyeksikan dengan Debt to Equity Ratio, Profitabilitas diproyeksikan dengan Return On Asset, Likuiditas diproyeksikan dengan Current ratio, dan Leverage diproyeksikan dengan Debt ratio, sedangkan variabel terikat nilai perusahaan diproyeksikan dengan Price to Earning Ratio. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data yang digunakan yaitu data sekunder yang diambil dari annual report website resmi perusahaan selama periode 2019-2021. Populasi dalam penelitian ini yaitu 43 perusahaan food and beverage yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan sampel berjumlah 21 perusahaan yang diambil sesuai kriteria dengan teknik purposive sampling. Data diolah menggunakan alat bantu eviews. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel struktur modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai probabilitas 0.0003 F tabel yaitu 2.743023 > 2.53

    ASPEK PERPAJAKAN TERHADAP PENSION PLAN DAN EMPLOYEE STOCK OWNERSHIP PLAN (ESOP)

    Full text link
    The purpose of this research is to analyze the implementation of the Employee Stock Ownership Plan (ESOP) in several countries and to analyze the taxation aspects of the Pension Plan and Employee Stock Ownership Plan (ESOP). This research uses a qualitative approach with data collection techniques through literature study. The results of the study show that the Employee Stock Ownership Plan (ESOP) is a form of incentive given by the company to its employees to become owners of company shares by giving employees the opportunity to buy shares at a certain price and time that has been carried out, which aims to provide rewards, create harmony , as well as increasing motivation and commitment to its employees. Ease in the field of taxation is one of the drivers of increased arrests of share ownership by employees. The United States, British Columbia, Canada and Ireland have specific rules governing relief from the issuance of shares to employees. In Indonesia, there is no tax regulation governing the granting of relief for the issuance of shares to employees. Tax regulations in Indonesia stipulate that in the event that the shares are given free of charge, then when the shares are issued they will be subject to Article 21 Income Tax (PPh) on their market value (in the case of being listed on an Exchange) or their nominal value (in the case of not being issued on a stock exchange). However, since 1999, Indonesia has issued regulations governing the tax treatment of stock options, namely by issuing Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-13/PJ.43/1999

    ANALISIS PENGARUH GREEN MARKETING TERHADAP MINAT BELI PRODUK SUKIN

    Full text link
    Maraknya isu pencemaran lingkungan, kini konsumen mulai mempertimbangkan penggunaanprodukramahlingkungan.Munculupayamengurangilimbahbaikkertas,plastik,maupunlimbahkimia. Fenomenaini menimbulkan tantangan yang harus dijawab bagi perusahaan, termasukperusahaanskincareatau perawatan kulit, agar eksistensinya tidak tergeser oleh perubahan polahidup konsumen. Tujuan dari peneIitian ini adaIah untuk memahami bagaimana pemasaran hijaumempengaruhi cara individu membeIi produk perawatan kuIit Sukin. Sekitar deIapan puIuh orangdari Kota Surabaya yang teIah menjadi penduduk Indonesia seIama 18 tahun terakhir merupakansampeIuntuk peneIitian ini. Jenis pengambiIan sampeIyang diIakukan adaIah non-probabiIitysampIing, dan strategi pengambiIan sampeIyang digunakan dikenaIsebagai purposive sampIing.JenisanaIisisyangdigunakandisebutpartiaIIeastsquares(PIS).UjiVaIiditasdanReIiabiIitasDatamemanfaatkan data dengan menggunakan pendekatanIikert untuk mengekstrak informasi darihasiIsurvei guna menganaIisis informasi tersebut. HasiIpeneIitian menunjukkan bahwa metodepemasaran yangIebih efisien dan ramahIingkungan berpotensi mempengaruhi penjuaIan produkperawatankuIitSukindiSurabaya.Sukinjugadapatmemperluaspemasaranmelaluimedia-mediadigitaldan lainnyauntuk meningkatkan minat beli konsumen.Kata kunci: Green Marketing, Minat Bel

    PENGARUH MOTIVASI KERJA, BUDAYA ORGANISASI, KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BANYUMAS

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis secara parsial pengaruh motivasi kerja, budaya organisasi dan komunikasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang disebarkan menggunakan kuesioner. Sampel yang digunakan sejumlah 100 pegawai. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakanStatistical Package for the Social Sciences(SPSS). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa motivasi kerja secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai, budaya organisasi secara parsial berpengaruh dan signifikan terdahap kinerja pegawai dan komunikasi secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi R2 adjusted sebesar 32,7%.Kata kunci: Motivasi Kerja, Budaya Organisasi, Komunikasi, Kinerja Pegawa

    PENGARUH E-TRUST DAN E-SERVICE QUALITY TERHADAP E-LOYALTY DENGAN E-SATISFACTION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus pada Pelanggan yang Berbelanja di E-Commerce Shopee)

    Full text link
    Teknologi internet mampu memberikan perubahan pada dunia bisnis, serta memberikan kemudahan kepada pengguna dengan adanya transaksi bisnis yang dilakukan menggunakan teknologi. Banyak berbagaie-commercebelanja yang digunakan di Indonesia pada masa sekarang, salah satunya adalahe-commerceShopee. Berdasarkan pembahasaan tersebut tujuan dari penelitian ini adalah menguji pengaruhe-trustdane-service qualityterhadape-loyaltydengane-satisfactionsebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakanmetode kuanitatifdengan mengambil 100 sampel pada pelanggane-commerceShopee di Kota Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan metodepurposive samplingdimana elemen populasi dipilih berdasarkan kriteria terntentu. Pengumpulan data dilakukan secaraonlinedengan cara mengirimkan link kuesioner kepada responden. Data dianalisis dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS. Hasilpenelitian ini menunjukan bahwa variabele-trust(X1) berpengaruh positif akan tetapi tidak signifikan terhadape-satisfaction(Z) dengan nilai 0.134. Kemudian variabele-service quality(X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadape-satisfaction(Z) dengan nilai 0.000. Selanjutnya variabele-satisfaction(Z) berpengaruh positif dan signifikan terhadape-loyalty(Y) dengan nilai 0.000. Lalu variabele-trust(X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadape-loyalty(Y) dengan nilai 0.023. Terakhir variabele-service quality(X2) berpengaruh positif akan tetapi tidak signifikan terhadape-loyalty(Y). Selain itu hasil penelitian ini juga menunjukan bahwae-satisfaction(Z) tidak mampu memediasie-trust(X1) terhadape-loyalty(Y). selanjutnyae-satisfaction(Z) mampu memediasie-service quality(X2) terhadape-loyalty(Y).Kata kunci:E-Trust, E-Service Quality, E-Satisfaction, E-Loyalt

    PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI INTRINSIK TERHADAP PROSOCIAL ORGANIZATIONAL BEHAVIOR DENGAN KOMITMEN ORGANISASIONAL SEBAGAI PEMEDIASI PADA KARYAWAN CV KARTA JAFA INDO DAN UMKM PECI ABBAS GROUP DI KEBUMEN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan motivasi intrinsik terhadap Prosocial Organizational Behavior (POB) dengan komitmen organisasional sebagai pemediasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang datanya diambil di CV Karta Jafa Indo sebanyak 160 karyawan dan UMKM Peci Abbas Group sebanyak 51 karyawan secara sensus. Data diuji validitas dan reliabilitasnya, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda dengan memanfaatkan aplikasi software SPSS 23, dan uji sobel. Hasil penelitian menunjukkan budaya organisasi dan motivasi intrinsik berpengaruh positif terhadap komitmen organisasional. Budaya organisasi dan komitmen organisasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap POB. Motivasi intrinsik tidak berpengaruh signifikan terhadap POB. Pengaruh budaya organisasi dan motivasi intrinsik terhadap POB dimediasi variabel komitmen organisasional. Pimpinan organisasi dapat mendorong peningkatan budaya organisasi dan motivasi intrinsik untuk meningkatkan komitmen organisasional serta meningkatkan budaya organisasi dan komitmen organisasional untuk menguatkan PO

    501

    full texts

    40,606

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Fakultas Ekonomi UM Metro (Universitas Muhammadiyah)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇