Portal Jurnal Elektronik UPG 1945 NTT (Universitas Persatuan Guru)
Not a member yet
85990 research outputs found
Sort by
SEJARAH KEPEMIMPINAN KEPALA DESA BENYAMIN PINIS PADA TAHUN 2010-2015 DI DESA LAKAT KECAMATAN KUATNANA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya kepemimpinan Benyamin Pinis sebagai Kepala Desa Lakat periode 2010-2015 dan menilai perubahan sosial serta ekonomi di Desa Lakat. Subjek penelitian adalah Desa Lakat, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Metode penelitian menggunakan analisis historis dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi pustaka, dan dokumentasi. Penentuan informan dilakukan dengan snowball sampling, menggunakan sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan upaya pembangunan yang dilakukan Benyamin Pinis meliputi Pos Kesehatan Desa, Sumur Bor, Embung, dan pembangunan jalan. Terjadi perubahan sosial berupa peningkatan partisipasi masyarakat serta akses pendidikan dan kesehatan. Perubahan ekonomi ditandai dengan pengembangan sektor pertanian masyarakat.
Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Artikulasi Pada Materi Pokok Kolonialisme Dan Imperialisme Di Kelas XI IPS SMA Negeri 4 Takari : Indonesia
Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Artikulasi Pada Materi Pokok Kolonialisme dan Imperialisme di Kelas XI IPS SMA Negeri 4 Takari Kabupaten Kupang. Pembimbing I Omiano Sabu, S.Pd.,M.Pd, Pembimbing II Moses Kollo, S.Pd.,M.Pd. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk (1) Mengetahui Model Pembelajaran Artikulasi Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 4 Takari, (2) Mendeskripsikan Penerapan Model Pembelajaran Artikulasi dalam Pembelajaran Sejarah untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 4 Takari, (3) Mengetahui Keefektifan Penggunaan Model Pembelajaran Artikulasi Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 4 Takari. Rancangan Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari 2 Siklus dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas XI IPS SMA Negeri 4 Takari yaitu sebanyak 11 siswa laki-laki dan sebanyak 13 siswi Perempuan. Data dikumpulkan melalui tes dan non tes yang dianalisis dengan cara analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran Artikulasi dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas XI IPS keterampilan guru siklus I memperoleh skor 21 (kategori baik) Siklus II memperoleh skor 29 (kategori sangat baik). Jumlah skor rata-rata aktifitas siswa siklus I 13 (kategori baik) siklus II mendapatkan 18 (kategori sangat baik). Ketuntasan klasikal siswa siklus I sebesar 65% dan siklus II sebesar 90%. Kesimpulan dari penelitian yaitu dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas XI IPS SMA Negeri 4 Takari Kabupaten Kupang
Praktik Rekrutmen Guru Berbasis Jaringan MGMP pada Sekolah Swasta Kota Bandung: Analisis Kesesuaian dengan SNP
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji serta mendeskripsikan proses perekrutan informal guru dan tenaga kependidikan yang berlangsung menggunakan jaringan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di SMA Kartika XIX-2. Penelitian ini berfokus pada Wakil Kepala Sekolah yang menangani bidang Kurikulum sebagai subjeknya yang berperan langsung dalam proses perekrutan guru. Pendekatan penelitian yang dipilih bersifat kualitatif dengan tipe studi deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam serta studi dokumentasi yang mencakup data kepegawaian dan struktur organisasi sekolah. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa proses rekrutmen guru di SMA Kartika XIX-2 tidak dilakukan secara resmi, melainkan melalui rekomendasi dari guru lain dalam jaringan MGMP atau sekolah mitra. Meskipun proses ini dianggap fleksibel dan cepat, praktik tersebut belum memenuhi prinsip profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas sebagaimana diatur dalam Standar Nasional Pendidikan. Sekolah telah melakukan evaluasi kinerja dan pelatihan internal secara rutin, namun masih menghadapi tantangan dalam hal kesejahteraan guru, dominasi status honorer, dan belum adanya sistem rekrutmen formal yang terdokumentasi.
This study aims to examine and describe the informal recruitment practices of teachers and educational staff through the MGMP network at SMA Kartika XIX-2. The research subject was the Vice Principal for Curriculum, who is directly involved in the recruitment process. A qualitative descriptive approach was used, with data collected through in-depth interviews and document analysis of staffing records and school organizational structure. The results show that teacher recruitment at SMA Kartika XIX-2 is conducted informally through recommendations from fellow teachers within the MGMP network or partner schools. Although considered flexible and efficient, this practice does not yet meet the principles of professionalism, transparency, and accountability as outlined in the National Education Standards. The school conducts regular performance evaluations and internal training, but continues to face challenges related to teacher welfare, the dominance of honorary status, and the lack of a formally documented recruitment system
STUDI TENTANG HUBUNGAN PERAN KOMITE OLAHRAGA NASIONAL INDONESIA ( KONI) KABUPATEN SABU RAIJUA DAN PRESTASI SEPAK TAKRAW KLUB PUTRA SABU
Masalah utama dalam meningkatkan prestasi olahraga di daerah terpencil seperti Kabupaten Sabu Raijua adalah kurangnya dukungan yang optimal dari lembaga pembinaan olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran Komite Nasional Keolahragakan (KONI) Kabupaten Sabu Raijua dengan prestasi Klub Sabu Putra Sepak Takraw. Metode yang digunakan adalah korelasi deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Sampel penelitian terdiri dari 40 responden yang terdiri dari pengurus KONI, pelatih, dan atlet sepak takraw. Teknik analisis data menggunakan rumus korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi r = 0,76 yang berarti adanya hubungan yang kuat dan positif antara peran KONI dengan prestasi atlet. KONI dinilai aktif dalam pembinaan olahraga melalui penyediaan fasilitas, dukungan keuangan, dan keterlibatan pemangku kepentingan dalam kegiatan olahraga. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran KONI sangat penting dalam meningkatkan prestasi olahraga khususnya sepak takraw di Sabu Raijua. Oleh karena itu, dengan adanya riset ini, diharapkan KONI terus meningkatkan infrastruktur dan fasilitas pembinaan secara berkesinambungan untuk mendukung prestasi atlet di tingkat nasional
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERD HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERDISKUSI SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS VIII SMP NEGERI SATU ATAP OELALI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Numberd Head Together (NHT) dalam meningkatkan kemampuan berdiskusi siswa pada mata pelajaran IPS. Subjek penelitian adalah 13 siswa kelas VIII SMP Negeri Satu Atap Oelali tahun ajaran 2024/2025. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, dengan fokus pada orientasi siswa pada masalah, pengorganisasian belajar, pembimbingan diskusi, serta analisis dan evaluasi pemecahan masalah. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mata pelajaran IPS adalah 70 dengan persentase ketuntasan klasikal 80%. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berdiskusi siswa, di mana rata-rata post-test meningkat dari 59,46% pada siklus I menjadi 78,92% pada siklus II. Ketuntasan klasikal juga meningkat dari 38,46% pada siklus I menjadi 92,30% pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran NHT efektif dalam meningkatkan kemampuan berdiskusi siswa
MENEMBUS BLOK START: ANALISIS BIOMEKANIKA CROUCH START MAHASISWA ILMU KEOLAHRAGAAN BERBASIS SOFTWARE KINOVEA
The crouch start is a fundamental technique in sprinting that requires in-depth biomechanical analysis to optimize performance. The use of Kinovea software as a motion analysis tool provides an objective approach to evaluating start techniques. This study aims to analyze the biomechanical characteristics of the crouch start (bounce start) among Sports Science students using video analysis with Kinovea software. The research employed a survey method with a descriptive quantitative design. The sample consisted of 22 Sports Science students selected through purposive sampling. Data were collected through video recordings of the crouch start technique and analyzed using Kinovea software to measure biomechanical parameters, including knee angle, hip angle, reaction time, and initial velocity. The analysis revealed an average knee angle of 108.5° ± 12.3° in the "set" position, a hip angle of 45.2° ± 8.7°, a reaction time of 0.18 ± 0.04 seconds, and an initial velocity of 4.2 ± 0.6 m/s. These findings indicate that Kinovea software is effective as a tool for biomechanical analysis of the crouch start and provides objective data to support technical evaluation
SEJARAH MUNCULNYA NAMA KAMPUNG NOBI-NOBI DI KECAMATAN AMANUBAN TENGAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk, Sejarah Munculnya Nama kampung Nobi-Nobi yang berada di Kecamatan Amanuban Tengah Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian kualitatif ini berfokus pada data-data penelitian yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dalam bentuk rekaman video dan foto. Subjek Penelitian adalah peninggalan-peninggalan atau bukti sejarah yang berkaitan dengan masalah penelitian dan orang-orang yang yang terlibat langsung dalam kejadian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sejarah munculnya nama kampung Nobi-Nobi tidak terlepas dari kehidupan kerajaan Amanuban. Ketika beralih pemerintahan di Niki-Niki, Kerajaan Amanuban dipimpin oleh Raja Nakamnanu namun pada jaman penjajahan terbentuknya fetor maka beralih ke Marga Nope. Nobi-nobi berasal dari bahasa dawan Amanuban yaitu nobif yang diartikan dalam bahasa Indonesia yaitu jejak kaki
ANALISIS POLA GERAK DASAR PADA TARIAN ADAT TUA RETA LOU DI SANGGAR BLIRANSINA WATUBLAPI KABUPATEN SIKKA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk, makna, serta struktur pola gerak dasar yang terdapat dalam tarian adat Tua Reta Lou, yang merupakan bagian dari warisan budaya masyarakat Watublapi, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi, melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pelaku seni dan tokoh adat, serta dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola gerak dasar dalam Tua Reta Lou terdiri atas sejumlah gerak simbolik yang memiliki makna filosofis terkait kultural masyarakat setempat. Setiap gerakan tidak hanya menggambarkan keindahan estetika tari, tetapi juga mencerminkan relasi manusia dengan alam dan leluhur. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi dalam pelestarian serta pengembangan seni tari tradisional sebagai bagian dari identitas budaya lokal
Kemampuan Menulis Teks Anekdot Bermuatan Kearifan Lokal Pada Siswa Kelas VIII-A SMP Negeri Noemuke Tahun Pelajaran 2024/2025: Indonesia
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas VIIIA SMP Negeri Noemuke dalam menulis teks anekdot bermuatan kearifan lokal. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan normatif. Pendekatan normatif adalah suatu metode penelitian yang berfokus pada penelitian dan evaluasi pada suatu fenomena atau objek yang sedang dipelajari berdasarkan pada standar, nilai, atau norma yang telah ditetapkan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif yaitu suatu mekanisme kerja penelitian yang mengandalkan uraian deskriptif kata atau kalimat yang disusun secara cermat dan sistematis mulai dari menghimpun data sehingga menafsirkan dan melaporkan hasil penelitian. Hasil penelitian kemampuan menulis teks anekdot bermuatan kearifan lokal pada siswa kelas VIIIA SMP Negeri Noemuke Tahun Pelajaran 2024/2025, menunjukkan sangat baik yang terdiri dari 8 orang, cukup baik terdiri dari 6 orang, baik terdiri dari 1 orang, dan kurang baik terdiri dari 5 orang. Kemampuan menulis teks anekdot bermuatan kearifan lokal pada siswa kelas VIIIA SMP Negeri Noemuke Tahun Pelajaran 2024/2025 dengan nilai rata-rata kelas 73,7 kategori baik.
The purpose of this study is to describe the ability of class VIIIA students of Noemuke State Junior High School in writing anecdotal texts containing local wisdom. The approach used is a normative approach. A normative approach is a research method that focuses on research and evaluation of a phenomenon or object being studied based on established standards, values, or norms. The method used is descriptive qualitative. Descriptive qualitative is a research work mechanism that relies on descriptive descriptions of words or sentences that are arranged carefully and systematically starting from collecting data to interpreting and reporting research results. The results of the study on the ability to write anecdotal texts containing local wisdom in class VIIIA students of Noemuke State Junior High School in the 2024/2025 Academic Year, showed very good consisting of 8 people, quite good consisting of 6 people, good consisting of 1 person, and poor consisting of 5 people. The ability to write anecdotal texts containing local wisdom in class VIIIA students of Noemuke State Junior High School in the 2024/2025 Academic Year with an average class value of 73.7 in the good category
Boablingin Sings of The Helong Soul : A Semiotic And Cultural Reading of A Traditional Song: English
This research explores the cultural, semiotic, and social meanings embedded in the traditional song "Boablingin", which originates from the Helong tribe of East Nusa Tenggara, Indonesia. As part of a rich oral tradition, the song plays a vital role not only in preserving musical heritage but also in transmitting values, beliefs, and the Helong people's worldview. Using a descriptive qualitative method, data were collected through documentation studies, in-depth interviews with local elders, and textual analysis of the lyrics. The findings reveal that Boablingin contains symbolic representations of nature, love, community solidarity, and ancestral reverence. These elements reflect the interconnectedness between humans and the environment, a fundamental aspect of Helong cosmology. Moreover, the song functions as a cultural text that reinforces ethnic identity, strengthens intergenerational transmission, and resists cultural erosion in the face of modernization. This study not only contributes to the preservation of intangible cultural heritage, but also offers a model for integrating semiotic analysis and ethnographic approaches in the study of indigenous music traditions