Portal Jurnal Elektronik UPG 1945 NTT (Universitas Persatuan Guru)
Not a member yet
    85990 research outputs found

    LATIHAN OTOT TUNGKAI UNTUK MENINGKATKAN KETEPATAN SMASH ATLET VOLI DI KLUB LEDIS PERTAMINA KOTA KUPANG

    Full text link
    Masalah utama yang diselidiki adalah :“Belum maksimalnya kemampuan smash atlet voli putridi klub Ledis Pertamina Kota Kupang.” Tujuan penelitian ini yaitu : Untuk mengetahui pengaruh latihan otot tungkai terhadap ketepatan smash bola voli pada atlet putri klub Ledis Pertamina Kota Kupang. Metode penelitiannya adalah Metode Eksperimen dengan One Group Pretest posttest Design. Penelitian dilakukan di lapangan Leadis Pertamina dan lapangan Brimob selama 4 minggu. Teknik pengumpulan data menggunakan tes ketrampilan dan dokumentasi. Teknik analisis data digunakan yaitu analisis kuantitatif yang diolah menggunakan rumus t-test sampel sejenis. Hasil olahan data ditemukan bahwa pada tes awal sampel sebelum diberikan perlakuan diperoleh besar rata: 20,4 dan tes akhir dilakukan setelah duberikan perlakuan dengan rata-ratanya sebesar: 40,2. Sedangkan hasil t-hitung sebesar 12,619. hasil perhitungan selanjutnya dibandingkan dengan t-tabel yaitu df = N-1 = (14-1) = 13 Dalam tabel taraf signifikansi 2,160 (5%) maka didapat t-hitung (12,619) > t-tabel (2,160 (5%). Dengan demikian  Hipotesis Altrnatif (HA) diterima sedangkan Hipotesis Nihil (H0) ditolak, kerena nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis data maka dari kesimpulan bahwa: Ada Pengaruh Latihan Kakuatan Otot Tungkai Pada Ketepatan SmashPada Atlet Voli Di Klub Voli Ledis Pertamina Kota Kupang yaitu sebesar 97,5 setelah diberikan perlakuan selama 4 mingg

    STUDI TENTANG PROSES PEMBELAJARAN OLAHRAGA PRA REMAJA DALAM CABANG OLAHRAGA SENAM ARTISTIK PADA SISWA-SISWI KELAS VIII A SMP NEGERI SATAP OEUSAPI SOE

    Full text link
    Dalam Proses Pembelajaran Pendidkan jasmani guru di harapkan mengajarkan berbagai keterampilan gerak dasar, teknik dan strategi permainan dan olahraga, intenalisasi nilai-nilai (sportifitas, jujur, kerja sama, dll) serta pembiasaan pola hidup sehat. Pelaksanaannya bukan melalui pengajaran konvensional di dalam kelas yang bersifat kajian teoritis, namun melibatkan unsur fisik, mental, intelektual, emosi dan sosial. Maka tujuan dalam peneliatian ini adalah untuk mengetahui proses pembelaaran olahraga pra remaja dalam cabang olahraga senam artistik siswa-siswi kelas VIII A SMP Negeri Satap Oeusapi Soe Kecamatan Amanuban Barat Kabupaten Timor Tengah Selatan. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Penelitian di lakukan di SMP Negeri Satap Oeusapi Soe selama 1 bulan. Teknik pengumpulan data mengunakan obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif naturalistik. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa proses pembelajaran senam artistik di kelas VIII A SMP Negeri Satap Oeusapi Soe Kecamatan Amanuban Barat Kabupaten Timor Tengah Selatan terdiri dari tahap pendahuluan, tahap inti dan tahap penutup berpatokan pada KTSP. Proses pembelajaran selalu di dampingi oleh guru penjas sehingga ketika ada kesalahan langsung di perbaiki. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran olahraga pra remaja dalam cabang olahraga senam artistik siswa-siswi kelas VIII A SMP Negeri Satap Oeusapi Soe Kecamatan Amanuban Barat Kabupaten Timor Tengah Selatan sudah sangat baik

    A Correlation Study Between Listening And Pronunciation Skills of Efl Learners: English

    Full text link
    This article aimed in finding out the correlation between students’ scores in listening and pronunciation tests, the degree of the correlation, and the contribution of listening towards pronunciation and vice versa. It is a correlational study to find out the correlation between listening and pronunciation and chose 25 students of first semester as the representative subjects in conducting this research. The result shows that there is a correlation between listening and pronunciation skills, which are shown by the index of correlation, that are 0, 008 and 0, 031 as the results of both tests given. These results are classified as a slight correlation. So, there is no significant contribution for both variable

    Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Senam Lantai Guling Depan Pada SMP

    Full text link
    Peranan pendididkan jasmani olahraga dan kesehatan adalah sangat penting, yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung dalam berbagai pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, bermain, dan olahraga yang dilakukan secara sisematis. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) (classroom action research), yaitu penelitian yang mengangkat masalah-masalah yang aktual yang dilakukan oleh para guru yang merupakan pencermatan kegiatan belajar yang berupa tindakan untuk memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran dikelas secara lebih profesional. Pada siklus I yang memiliki kategori tuntas 42,86% sebanyak 9 siswa, kategori tidak tuntas 57,14% sebanyak 12 siswa. Setelah adanya penerapan media memantul bola ke dinding terlihat peningkatan yang  cukup baik pada siswa. Kesimpulan Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari siklus I dan siklus II. Hasil belajar Gulng depan pada siklus I dalam kategori tuntas adalah 42,86% jumlah siswa yang tuntas adalah 9 siswa. Pada siklus II terjadi peningkatan prosentase hasil belajar siswa dalam kategori tuntas sebesar 80,95%,sedangkan siswa yang tuntas

    Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran Guna Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas IV SD Inpres Kerora

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan motivasi belajar siswa melalui peran guru bimbingan konseling kelas IV SD Inpres Kerora tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif. Metode ini bertujuan untuk mencari, menganalisis mengorganisasikan, dan memilih data. Metode kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran bimbingan konseling dalam pembelajaran sangat dibutuhkan siswa untuk memotivasi dalam hal belajar. Penelitian ini bermaksud untuk membantu melihat gejala fenomenal-fenomenal riil di lapangan seperti fenomena siswa korban bullying, fenomena siswa yang korban broken home, dan lain-lain. Hasil dari penelitian yang diperoleh, peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SD Inpres Kerora terdapat peran guru bimbingan konseling yaitu guru bk berperan sebagai pembimbing agar berjalannya proses Pendidikan dengan baik, guru bk berkolaborasi dengan guru mata pelajaran dan memantau absen peserta didik setiap kelasnya. Dengan berbagai macam peran guru bk, mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik untuk lebih semangat dalam belajar

    Pengaruh Pergaulan Terhadap Pemilihan Karir Siswa SMA Negeri 1 Amarasi

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pergaulan terhadap pemilihan karir siswa Kelas X SMA Negeri 1 Amarasi. Penelitian ini berlokasi di SMA Negeri 1 Amarasi, Kabupaten Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timurâ€. Dengan jumlah populasi sebanyak 137 siswa. Pengambilan sampel ini berdasarkan pendapat dari Arikunto (1993: 107) bahwa populasi lebih dari 100, sampel yang diambil sebaiknya minimal 10% dari populasi yang ada. Jadi sampel dalam penelitian ini 30 siswa, (22% x 137 = 30.14Close Panel, dengan demikian dibulatkan menjadi 30). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana. Hasil penelitian adalah pergaulan pengaruh terhadap pemilihan karir siswa kelas X SMA Negeri 1 Amarasi. Karena berdasarkan hasil penelitian, F tabel 0.05 = 3.316 < F hitung 0.05 = 15189,072, maka hipotesis Ha ada pengaruh yang signifikan antara pergaulan dengan pemilihan karir siswa. Dengan adanya pengaruh pergaulan terhadap pemilihan karir siswa. Berdasarkan perhitungan statistik F hitung > F tabel. Hal ini berarti membuktikan bahwa dengan pergaulan dapat berdampak pada pemilihan karir siswa

    Implementasi Permainan Tradisional Benteng Dalam Pembelajaran Penjas Terhadap Pembentukan Perilaku Sosial Siswa Sekolah Dasar

    Full text link
    Cara guru dalam membentuk karakter peserta bukan hanya semata dengan ceramah, namun bisa melewati permain yang mampu membuat seorang peserta didik kerja sama dalam mengatasi kesulitan pada timnya disitulah pembentukkan perilaku sosial siswa itu tumbuh dengan sendirinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana Implementasi Permainan Benteng dalam pembelejaran pendidikan jasmani terhadap pembentukan perilaku sosial siswa kelas VI pada SD GMIT Kolhua. Untuk memperoleh data, penulis menggunakan beberapa metode yakni observasi, dokumentasi dan wawancara, sedangkan menganalisa data penulis menggunakan teknik kualitatif dengan penelitian kualitatif  penulis dapat menemukan data secara alamiah berdasarkan kenyataan yang ada di tempat penelitian. Hasil yang  diperoleh berdasarkan kenyataan di tempat penilitian menunjukan bahwa implementasi permainan tradisional benteng dalam pembelajaran pendidikan jasmani terhadap pembentukan perilaku sosial siswa kelas VI DI SD GMIT Kolhua telah meningkatkan perilaku peserta didik dalam hidup bersosial serta kerja sama peserta dalam menyelesaikan permainan dan menumbuhkan rasa percaya diri pada peserta didik. Beberapa kendala yang peneliti dapatkan adalah ketidak teraturan peserta didik dalam permainan tradisional namun peserta didik telah menemukan kerja sama adanya kekompakan dalam permainan ini. Saran dari peneliti agar pihak sekolah  sesering mungkin untuk mengadakan permainan yang memerlukan kerja sama antar peserta didik dalam menyelesaikan permainan tersebut

    Pengaruh Kemandirian Belajar dan Kuriositas terhadap Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam

    Full text link
    Based on preliminary observations of teachers in several Junior High Schools in the Bekasi Regency, students' achievement in science subjects was still low. The purpose of this study was to determine the effect of learning independence and curiosity both together and partially on the science learning achievement of SMPN's students in the Bekasi Regency. This research used a sample size of 93 students from the population of 1156 students of three Junior High Schools in Bekasi, selected with cluster random sampling technique. The study concluded with the following (1) there is a positive and significant relationship between learning independence and curiosity on science learning achievement, (2) there is a positive and significant relationship between independent learning and science learning achievement, and (3) there is a positive and significant relationship between curiosity and science learning achievement.  Increasing students' learning independence and curiosity will result in better science learning achievement than only increasing students' learning independence or increasing student curiosity

    Survei Peran Guru Penjas Dalam Kegiatan Ekstrakulikuler Bulu Tangkis Di SMP

    Full text link
    Penelitian ini difokuskan pada guru penjas dalam mengembangkan ekstrakurikuler dan bertujuan untuk memecah rumusan masalah yang diangkat yaitu: apakah ada perkembangan minat dan baka siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler bulu tangkis di SMP Kristen 4 Amanatun Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana upaya guru penjas dalam mengembangkan ekstrakulikuler bulu tangkis di SMP Kristen 4 Amanatun Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini dilakukan selama 1 bulan dan pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini penulis menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh maka peneliti dapat menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1) Kemampuan kerja guru penjas dalam memberi arahan baik dalam roses kegiatan ekstrakurikuler, guru sangat menentukan keberhasilan peserta didik, terutama dalam kaitannya dalam proses kegiatan ektrakurikuler, 2) Ada program latihan yang dibuat oleh guru penjas SMP Kristen 4 Amanatun Selatan, 3) Sarana dan prasarana di SMP Kristen 4 Amanatun Selatan sangat memadai dan menunjang terlaksanannya program latihan ektrakurikuler bulu tangkis dan 4) Ada hambatan dan permasalahan dalam upaya melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler bulu tangkis yaitu SDM, sarana dan prasarana yang belum lengkap dan tingkat kepedulian orang tua, masyarakat dan pendidik masih rendah

    Speech Act Analysis in the Talk Show Hitam Putih on Trans 7

    Full text link
    The study aims to find out the types of speech acts and the types of speech acts are mostly used in the talk show hitam putih on Trans 7. In this research, the writer used descriptive method. The media was used in this study is the youtube video of the talk show hitam putih on Trans 7. The presenter and the guess sta stars of  talk show hitam putih became the subject of the research.  Then, the utterances uttered by the presenter and the guess stars became the object of this study. The criteria that were used by the writer in order to analyze the data were based on the types of speech acts given by Austin in (Levinson, 1997:236). The result of this research shows that (1) there are three types of speech acts found in the talk show hitam putih on Trans 7, namely; Illocutionary speech act, lucutionary speech act and perlocutionary speech act; (2) In this study, the illocutionary act that mostly used in talk show Hitam Putih are asking clarity and statement

    215

    full texts

    85,990

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Elektronik UPG 1945 NTT (Universitas Persatuan Guru)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇