Portal Jurnal Elektronik UPG 1945 NTT (Universitas Persatuan Guru)
Not a member yet
    85990 research outputs found

    Strategi Pengembanga Manajemen Diklat untuk Meningkatakan Kualitas Sumber Daya Manusia : Indonesia

    No full text
    In today's global world, developing human resources through education and training is very important for a company's success. This research looks at the challenges organizations face in a competitive environment, where the quality of human resources often decides the outcome. The goal of this study is to create good strategies for managing training programs to improve the skills and performance of employees. The study uses a review of three main journals, looking at both the ideas and real-world practices of training management. The findings show that using digital tools, focusing on employee skills, and regularly checking progress can make training more effective. The study concludes that these strategies are important for long-term improvements in employee quality, and suggests that companies should use mixed methods in managing their training programs

    Makna Upacara Adat Reba (Syukuran Atas Hasil Panen) Bagi Masyarakat Bajawa Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur: Indonesia

    Full text link
    The Meaning of the Reba Traditional Ceremony (Thanksgiving for the Harvest) for the Bajawa Community, Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province." The results of this research show that, (1) Reba is a ceremony of thanksgiving to ancestors which is carried out in the Bajawa community, especially Bobou village. Crops will fail and people will get various kinds of diseases. In carrying out the Reba ceremony in the Bajawa community, especially Bobou village. The values ​​and meanings contained in the traditional reba ceremony in the Bajawa community, especially in Bobou village, namely a). Historical meaning (history). b) The meaning of brotherhood. A). Social value, b). Cultural values, c). The value of fortitude and hope, d). magical value, e). Peace value, f). Moral values

    Bentuk, Makna, Fungsi Ritual Natoik Masyarakat Rote Desa Dalek Esa Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao: Indonesia

    Full text link
    This research aims to find out the Form, Meaning and Function of the Natoik Ritual of the Rote Community in Dalek Esa Village and to find out the Description of the Form, Meaning and Function of the Natoik Ritual of the Rote Community in Dalek Esa Village, District, Southwest Rote, Rote Ndao Regency. The benefits of this research can add insight and knowledge, research on the Form, Meaning and Function of the Rote Community Natoik Ritual in Dalek Esa Village, District, Southwest Rote, Rote Ndao Regency. This research uses a qualitative descriptive method. The theory used is cultural linguistic theory. The results show that the implementation of the Natoik ritual is divided into three parts, namely, (1) initial ritual preparation; (2) ritual implementation; and (3) closing. While the meaning contained in the Natoik ritual is as follows: (1) Farewell meaning; (2) Consolation meaning; (3) Religious meaning, and (4) Spiritual meaning. The function of the Natoik ritual consists of 3 parts, namely (1) Poetic function; and (3) Directive function

    Pembentukan Karakter Siswa Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Ekspositori Pada Mata Pelajaran Sejarah: Indonesia

    Full text link
    This study aims to analyze the effectiveness of expository learning strategies in shaping students’ characters at the high school level through history subjects, with a focus on the internalization of moral values. This study uses qualitative methods and the collection technique uses library research methods by reviewing previous sources. The results of the study indicate that expository strategies are effective in transferring basic historical knowledge and shaping characters through the integration of moral values, although the risk of students having passive nature in learning can be overcome by a combination of interactive elements. The conclusion of this study states that expository is not only effective for mastering academic content but also crucial in developing students’ ethical character; the novelty of this study lies in the integrative approach that combines expository with specific character formation in the context of Indonesian high schools in the era of globalization

    Makna Dalam Tuturan Sul A’tolo' Pada Perkawinan Masyarakat Desa Nobi-Nobi Kecamatan Amanuban Tengah Kabupaten Timor Tengah Selatan: Indonesia

    Full text link
    The Sul A'tolo speech is one of the stages of marriage in the Nobi-nobi Village community, Amanuban Tengah District, South Central Timor Regency, where the man's family sends someone to deliver the sul a 'tolo in the form of a package containing jewelry as a sign of engagement to the desired woman. The problem in this study is how the meaning of the sul a'tolo' speech is in the marriage of the Nobi-Nobi Village community, Amanuban Tengah District, South Central Timor Regency. The purpose of this study is to describe the meaning of the sul a 'tolo' speech in the marriage of the Nobi-Nobi Village community, Amanuban Tengah District, South Central Timor Regency. The theory used is the theory of cultural linguistics. This study uses a qualitative descriptive method. In data collection, the researcher used observation, interview, listening, recording and documentation techniques. Based on the results of data analysis, the meaning found in the sul a 'tolo speech is as follows: (1) The meaning of requests and hopes, (2) The meaning of respect and ethics (3) Symbolic and metaphorical meaning, and (4) The meaning of love framed by custom

    PEMBAGIAN WARISAN MASYARAKAT MATRILINEAL DI DESA ANGKAES KABUPATEN MALAKA DALAM PERSPEKTIF HAM

    Full text link
    Judul penelitian ini adalah “Pembagian Warisan Masyarakat Matrilineal di Desa Angkaes, Kabupaten Malaka dalam Perspektif Hak Asasi Manusia”. Pembagian warisan merupakan aspek penting dalam hukum waris yang terkait erat dengan sistem kekerabatan dan adat. Dalam masyarakat matrilineal, penerapan hukum waris menghadapi dinamika tersendiri, terutama terkait kesetaraan antara laki-laki dan perempuan sebagai ahli waris, sehingga perlu dikaji dari perspektif hak asasi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembagian warisan di masyarakat matrilineal Desa Angkaes dan mengkaji hubungan praktik pewarisan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia. Rumusan masalah meliputi bagaimana proses pembagian warisan dilaksanakan, kendala yang muncul, serta sejauh mana prinsip HAM terintegrasi dalam praktik tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif, melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Lokasi penelitian berada di Desa Angkaes, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, yang menganut sistem waris matrilineal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat matrilineal Desa Angkaes sebagian besar sudah memahami proses pembagian warisan. Dahulu, hak warisan lebih dominan diberikan kepada perempuan, namun saat ini laki-laki juga mulai memperoleh hak waris, meski tidak sepenuhnya, dengan prinsip kesetaraan dan keadilan. Hal ini menunjukkan adanya adaptasi sosial dalam praktik waris tradisional sesuai prinsip HAM. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa sistem waris matrilineal memberikan posisi kuat bagi perempuan sebagai ahli waris, namun perlunya peningkatan kesadaran terhadap hak laki-laki juga penting. Saran penelitian meliputi perlunya sosialisasi hukum waris dan penguatan kapasitas tokoh adat untuk mendukung keadilan dalam pembagian warisan bagi anak perempuan maupun laki-laki

    Penerapan Layanan Konseling Pribadi Bagi Remaja Putus Sekolah Di Lingkungan Masyarakat Desa Tuapakas Kecamatan Kualin Kabupaten Timor Tengah Selatan: Indonesia

    Full text link
    The purpose of this research is to explore the implementation of career counseling services for school dropout adolescents in the Tuapakas Village community, Kualin District, South Central Timor (TTS) Regency. This study uses a qualitative descriptive method with observation and interview techniques. The research was conducted in Tuapakas Village, involving 8 participants, consisting of 1 guidance and counseling teacher and 7 adolescents who have dropped out of school. The findings reveal that school dropout is caused by various factors, including economic conditions, household responsibilities, early marriage, and feelings of boredom or pressure at school. These results are in line with the Ecological Systems Theory by Bronfenbrenner, updated by Narayan (2016), which states that individual development is heavily influenced by surrounding systems such as family, local economy, community culture, and access to public services. For instance, one respondent dropped out of school due to economic hardship and chose to work on a farm, illustrating how the microsystem (family) and mesosystem (village environment) influence educational continuity

    Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa Melalui Penerapan Metode Diskusi Kelompok Pada Mata Pelajaran Sejarah Di Kelas XI SMA Sudirman Kupang: Indonesia

    Full text link
    Upaya meningkatkan minat belajar siswa melalui penerapan metode diskusi kelompok pada matapelajaran sejarah di kelas XI IPA SMA Sudirman Kupang. Metode diskusi merupakan metode pembelajaran berbentuk tukar menukar informasi, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil minat belajar  sebelum menerapkan metode diskusi kelompok proses penerapan metode diskusi dalam meningkatkan minat belajar siswa dam efektifitas penerapan metode diskusi kelompok dalam pembelajaran  untuk meningkatkan minat belajar siswa. Hasil belajar siswa merupakan permasalahan yang menjadi fokus utama dalam penelitian untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan metode diskusi kelompok berdasarkan data observasi hasil belajar setelah dikenai tindakan adalah meningkat minat belajar siswa sudah meningkatkan karena merupakan perubahan, kemampuan dan keberhasilan seorang siswa dalam mengikuti pembelajaran dalam jenjang pendidikan dan terlihat berhasil meningkatkan minat belajar siswa dalam menggunakan metode diskusi, pada analisis ini ada tiga tahap untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pada mata pelajaran sejarah sebelum dan setelah di ajarkan dengan menerapkan metode diskusi

    Komponen Media Pembelajaran Inovatif Kreatif Kurikulum Merdeka Mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD: Indonesia

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis komponen kualitas media pembelajaran inovatif dan kreatif guna meningkatkan kompetensi abad ke-21 dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka melalui kajian kritis terhadap literatur dan publikasi jurnal ilmiah periode 2020–2025 yang relevan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa esensi inovasi media terletak pada konvergensi yang efektif antara media berbasis fisik dan media berbasis digital. Integrasi strategis kedua kategori media tersebut terbukti mampu mendukung pengembangan literasi multimodal dan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa secara optimal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kerangka kerja ekosistem pembelajaran multimodal yang terstruktur dan holistik untuk menjembatani keterampilan digital siswa dengan kebutuhan pedagogis materi konkret. Melalui sinkronisasi ini, diharapkan tercipta model pembelajaran yang lebih dinamis dan relevan dengan tuntutan kurikulum saat ini

    MAKNA KOIN FATIN (UANG PERAK) DALAM PERKAWINAN BAGI MASYARAKAT ADAT TIMOR DI DESA NUNUHKNITI

    No full text
    Perkawinan adat memegang posisi sentral dalam masyarakat adat Timor, dengan simbol-simbol sakral seperti koin fatin yang memiliki makna hukum dan sosial mendalam. Penelitian ini bertujuan memahami makna hukum koin fatin dalam perkawinan masyarakat adat Timor di Desa Nunuhkniti, Kecamatan Fautmolo, Kabupaten Timor Tengah Selatan—meliputi kedudukannya dalam struktur hukum adat, prosedur prosesi, dan nilai-nilai yang terkandung. Pendekatan kualitatif-yuridis digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat dan pasangan pengantin adat, serta analisis dokumen dan naskah adat. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif untuk menggambarkan realitas sosial dan hukum secara holistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koin fatin merupakan simbol legitimasi sosial dan spiritual atas ikatan perkawinan dan berfungsi sebagai perjanjian sakral antar keluarga. Selain itu, koin fatin juga berperan dalam penyelesaian sengketa, mempererat hubungan antar-suku, dan menjaga stabilitas sosial. Meski modernisasi menghadirkan perubahan sosial, masyarakat Desa Nunuhkniti tetap mempertahankan penggunaan koin fatin sebagai identitas budaya dan instrumen hukum adat. Dengan demikian, koin fatin tidak hanya bernilai tradisional, tetapi juga menjadi instrumen utama dalam menjaga keberlanjutan hukum adat di tengah dinamika sosial saat in

    215

    full texts

    85,990

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Elektronik UPG 1945 NTT (Universitas Persatuan Guru)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇