Portal Jurnal Elektronik UPG 1945 NTT (Universitas Persatuan Guru)
Not a member yet
    85990 research outputs found

    PENGARUH LATIHAN SIRKUIT TERHADAP KECEPATAN LARI 400 METER PADA ATLET PEMULA CLUB NAGA TIMOR NTT

    Full text link
    Rumusan Masalah dalam Penelitian ini adalah Apakah ada pengaruh latihan sirkuit terhadap kecepatan cari lari 400 meter pada atlit pemula Club Naga Timor NTT. Hipotesis dalam penelitian ini adalah Ada pengaruh latihan sirkuit terhadap kecepatan lari 400 meter. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimaen dengan desain penelitiannya adalah satu kelompok pre test dan post test.Teknik pengumpulan datanya adalah tes lari 400 m, serta teknis analisis data diolah menggunakan rumus t-test. Hasil penelitian  menunjukan bahwa : Ada peningkatan yang signifikan karna perbandingan t-hitung dan t-tabel dengan taraf signifikan 5 % N= 9, ternyata t-hitung 5.098 lebih besar dari t-tabel 2.  , sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kecepatan lari 400 m setelah diberi latihan sirkuit yang dilakukan oleh Atlet-atlet lari jarak pendek Club Naga Timor NTT yaitu sebesar 58 %

    Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VIII Di SMPN 3 Kalidawir Tulungagung : Indonesia

    Full text link
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk-bentuk kesulitan belajar, faktor penyebab, dan strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa dalam proses pembelajaran IPS kelas VIII di SMPN 3 Kalidawir Tulungagung tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) bentuk-bentuk kesulitan belajar yang dialami siswa meliputi siswa merasa kesulitan dalam memahami materi pembelajaran IPS, siswa merasa kesulitan dalam menghafal dan mengingat materi pembelajaran IPS, siswa merasa kesulitan dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. (2) faktor penyebab kesulitan belajar siswa dalam proses pelaksanaan pembelajaran IPS yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi tingkat intelegensi siswa, kurangnya minat belajar dari siswa, kurangnya motivasi, dan sikap malas pada siswa, sedangkan faktor eksternal meliputi faktor orang tua/keluarga, guru, dan lingkungan (3) strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa dalam proses pelaksanaan pembelajaran IPS meliputi strategi pembelajaran secara langsung, strategi pembelajaran tidak langsung dan strategi pembelajaran interaktif

    TINJAUAN PENERAPAN KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PJOK TERHADAP SISWA KELAS VIII DI SMP KRISTEN AMSAL LASI

    Full text link
    Yang membuat peneliti tertarik dan membuat skripsi dengan judul Tinjauan Penerapan Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran PJOK Terhadap siswa Kelas VIII karena dalam pencapaian tujuan pendidikan ini, sekolah menjadi unit terkecil yang membantu dan menjadi pelaksana pendidikan untuk siswa. Kurikulum menjadi komponen operasional yang cukup penting dan dikatakan pula sebagai jantung pendidikan. Melalui penerapan kurikulum yang efektif, sekolah akan dapat merumuskan kualifikasi dan kompetensi lulusan dari program pendidikan yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan sejauhmana penerapan kurikulum 2013 di SMP Kristen Amsal Lasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Tempat Penelitian di SMP Kristen Amsal Lasi selama 1 bulan. Teknik pengumpulan data menggunakan: Wawancara, Observasi, Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti adalah teknik analisis kualitatif dengan mendeskripsikan informasi atau data secara tertulis dengan kalimat yang sistematis.  Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa proses pembelajaran penjas yang terjadi di SMP Kristen Amsal Lasi menggunakan kurikulum 2013. Sebelum proses pembelajaran dilakukan, guru menyiapkan RPP dan silabus. Pada proses pembelajaran guru melakukan 3 tahap yaitu kegiatan pendahulu, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Proses pembelajaran berjalan dengan baik dan sesuai dengan kurikulum 2013. Berdasarkan data kelulusan bahwa SMP Kristen Amsal Lasi sudah sangat baik tingkat kelulusan siswanya dalam lima tahun terakhir dan terlihat semuanya lulus 100%. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan kurikulum 2013 pada mata pelajaran penjas di SMP Kristen Amsal Lasi sudah berjalan dengan baik, hal ini terlihat dari persiapan RPP dan silabus sesuai dengan kurikulum 2013 serta pelaksanaan proses pembelajaran juga sudah sesuai dengan RP

    Tinjauan Tentang Nilai Olahraga Dalam Gerak Dasar Tarian Adat Ikun Beta Kabupaten Sikka di Sanggar Loka Sora Kota Kupang

    Full text link
    The Ikun Beta dance is a dance originating from Sikka Regency, NTT. This type of dance has extraordinary characteristics. Because this type of dance can be used for events welcoming Heroes who return from the battlefield, it can also be used to welcome important guests and. the dancers are approximately 6 to 10 people. The data analysis technique used in this research is descriptive qualitative. In this study, the authors use indicators that are descriptive qualitative which is the process of describing the research. So this research will describe the basic movement values ​​in the Beta Ikun Traditional Dance at the Loka Sora Studio, Kupang City. The results of the study to find out the value of sport, namely in the ikun beta dance, there are forward and backward foot movements, namely there are movements that need togetherness, so everyone must go forward, and vice versa backwards, because in life, forward and backward are always hesitant but still go hand in hand together

    Peran Guru Untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Melalui Menggambar Pada Anak Bintang Timur Atambua: Indonesia

    No full text
    This study entitled Teachers' Role To Improve Smooth Motoric Skill Through Drawing In Children In Kindergarten Bintang Timur Atambua and conducted on the findings of problems related to fine motor in the Kindergarten Bintang Timur Atambua. The problem is some children who have not been able to creativity in drawing for it how the role of a teacher in giving a solution either in the form of approach, method or model of learning to handle it. The purpose of this study is to improve the fine motor skills of children through drawing techniques in children in Kaisarea Kindergarten Bintang Timur Atambua. Technique of collecting data in this research through observation, interview and documentation. Teknik analisis data used is a qualitative data analysis with the implementation of several stages such as data reduction, display data, and verification or withdrawal of conclusions. Recommendations given to early childhood educators are finger drawing lessons can be used as an alternative to improve the smooth motor creativity of children. There are several solutions as a teacher's role in improving children's fine motor through drawing techniques that the child is given the opportunity to draw with his own imagination by giving stimuli such as praise for his work and giving the opportunity to follow the competitions held through the school or cluster level after the child Get the award or the results achieved during the race should show the children who have not followed the race so as to motivate the childre

    Affixation in Seba Dialect of Sabu Language Used by the Sabunese in Matawaiatu Village East Sumba Regency: English

    Full text link
    Tulisan ini berjudul "Afiksasi dalam Bahasa Sabu Dialek Seba yang Digunakan oleh Orang Sabu di Desa Matawaiatu Kabupaten Sumba Timur". Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) apa saja bentuk-bentuk afiks yang terdapat dalam bahasa Sabu dialek Seba.  (2) Apa saja fungsi afiks dalam Bahasa Sabu Dialek Seba? Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui bentuk-bentuk afiks yang terdapat dalam bahasa Sabu dialek Seba (2) Untuk mengetahui fungsi afiks yang terdapat dalam bahasa Sabu dialek Seba. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penerjemahan dan metode analitik. Hasil penelitian ini menemukan afiks dalam bahasa Sabu yaitu {pe-, he-, ke-, dan ta-}

    STUDI TENTANG SARANA DAN PRASARANA OLAHRAGA REKREASI PADA PANTAI ABUDENOK DI KECAMATAN MALAKA BARAT KABUPATEN MALAKA

    Full text link
    Rekreasi merupakan fenomena sosial yang tumbuh dan berkembang pesat di negara-negara maju selain dari pada itu rekreasi juga mempunyai sifat universal karena merupakan salah satu kebutuhan hidup manusia dan di Indonesia. Rekreasi pendidikan sudah mulai menampakkan sebagai fenomena baru yang merupakan salah satu ciri kehidupan moderen dan apabila diarahkan dan dimanfaatkan dengan baik akan berguna bagi perkembangan kesejahteraan masyarakat serta untuk mendapatkan manfaat yang optimal. Dari fenomena ini maka rekreasi perlu diarahkan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional khusunya di bidang pendidikan olahraga. Metode penelitian merupakan suatu cara yang ditempuh dalam usaha untuk menemukan dan menguji kebenaran suatu ilmu pengetahuan. Oleh karena itu metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif karena penelitian ini bersifat kualitatif naturalistik. Metodologi kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Sesuai hasil observasi tentang sarana yang ada ditempat wisata ternyata sarananya sangat kurang memadai, ini terlihat pada saat pengunjung datang melakukan kegiatan rekreasi dengan membawa sarana sendiri. Sesuai hasil survey tentang hasil prasarana yang ada di taman wisata pantai Abudenok, penelitian dapat menganalisis bahwa prasarana (lapangan) yang bisa digunakan untuk melakukan kegiatan olahraga rekreasi bisa digunakan pada area pesisir pantai yang sangat luas dimana panjangnya sekitar 400 meter dan permainan bisa berlangsung diatas pasir yang sangat halus dan ukuran lapangan sepak bola dan lapangan bola voli dapat dimodifikasi. Perkembangan tempat rekreasi pantai Abudenok Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka dari tahun 2019 sampai sekarang perlu penataan secara teratur. Peneliti menyarankan agar perlu melakukan penelitian yang mendalam menyangkut sarana dan prasarana yang ada di pantai Abudenok sehingga dapat menarik perhatian para pengunjung

    MODIFIKASI SARANA DAN PRASRANA SEPAK BOLA PJOK di SEKOLAH DASAR GMIT TUAPAKAS

    Full text link
    Masalah yang di ajukan dalam penelitian ini adalah : “Modifikasi  sarana dan prasarana sepak bola dalam pembelajaran PJOK di SD GMIT Tuapakas. Berdasarkan rumusan masalah  tersebut, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu†Memodifikasi sarana dan prasarana yang kurang memadai  agar pembelajaran PJOK tetap bejalan.“ Penelitian menggunakan metode deskripsi dengan pendekatan kualitatif, yaitu memberikan gambaran tentang “ modifikasi sarana dan prasarana  pembelajaran PJOK di SD GMIT Tuapakasâ€.  Untuk mendapatkan data dan hasil maka peneliti menggunakan Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Lalu setelah melalui  hasil tahap pengolahan data, hasil penelitian menunjukan bahwa sarana dan prasarana PJOK di SD GMIT Tuapakas kurang memadai maka peneliti sedikit menagarahkan agar pembelajaran PJOK tetap berjalan harus melakukan “Modifikasi sarana dan prasarana dalam pembelajaran PJOK di SD GMIT Tuapakas.   Dengan hasil penelitian yang ada, dapat diberikan kesimpulan bahwa dengan pentingnya memodifikasi sarana dan prasarana agar pembelajaran PJOK tetap berjalan. Sebagai salah satu alternatif dalam upaya peningkatan hasil belajar pada siswa SD.&nbsp

    PENGARUH LATIHAN LARI SPRINT 2 REPETISI 4 SET TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN MAE GERI ATLET PUTRI DI DOJO KUPANG MANDIRI

    Full text link
    Berdasarkan pengamatan terhadap atlet putri senior yang berlatih di dojo kupang mandiri karate club sudah memiliki prestasi yang bagus, namun peneliti melihat bahwa kecepatan tendanga mae geri yang dilakukan atlet putri pemula di dojo tersebut masih lemah, kurang cepat dan keseimbangannya belum kuat saat melakukan tendangan tersebut, ada beberapa penyebab contohnya kurangnya latihan fisik, atlet tidak serius dalam latihan, kurangnya motivasi dari pelatih dan lain sebagainya. Tujuan dari penelitian ini adalah utuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan sprint 2 repetisi 4 set terhadap kecepatan tendangan Mae Geri dan untuk menyusun program latihan secara menarik dan menyenangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes ketrampilan dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif yang diolah menggunakan rumus Uji-t. Hasil analisis data menunjukan bahwa rerata tes awal = 61,1, rerata tes akhir = 76,1 dan hasil t-hitung =16.542. Hasil perhitungan selanjutnya dibandingkan df = N-1 (10-1) = 9. Maka didapat 1,833 pada taraf signifikansi 5%.Berarti t-hitung (16.542) > t-tabel (2.262).Yang berarti bahwa hipotesisalternatif/Ha “diterima” sedangkan hipotesis nihil/Ho “ditolak”, karena nilai t-hitung>t-tabel. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dan hasil analisis data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa: Latihan sprint 2 repetisi 4 set meningkatkan kecepatan tendangan Mae Geri pada atlet putri di Dojo Kupang Mandiri sebesar 24.54%

    Tindak Tutur Direktif dalam Stand up Comedy Ari Kriting: Indonesia

    No full text
    Directive speech acts in Ari Kriting's Stand up Comedy include the form and function of directive speech acts. This study aims to explain the form and function of directive speech acts. This type of research is descriptive qualitative research. The data source was obtained from Ari Kriting's Stand up Comedy video. Data collection techniques, namely techniques of observation and data recording and data analysis. The data analysis technique was carried out by listening to Ari Kriting's Stand up Comedy video in its entirety and translating his speech into written form and then marking the utterances that belong to the type of directive speech act. The research results in Ari Kriting's Stand up Comedy found several types of directive speech acts. These directive speech acts are: (a) Riquistives include: inviting. begging. (b) Quistions include: asking, interrogating. (c) Advisory includes: warning, suggesting

    215

    full texts

    85,990

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Elektronik UPG 1945 NTT (Universitas Persatuan Guru)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇