Portal Jurnal Elektronik UPG 1945 NTT (Universitas Persatuan Guru)
Not a member yet
85990 research outputs found
Sort by
TANGGUNG JAWAB PANITIA A ATAS DOKUMEN PENDAFTARAN TANAH DI BADAN PERTANAHAN KABUPATEN KUPANG
This study aims to analyze the responsibility of Committee A in the verification process of land registration documents at the Land Office of Kupang Regency and to identify the factors contributing to document forgery. This issue is significant because land document forgery undermines legal certainty and protection of land ownership rights.
This research employs an empirical method with a qualitative approach. Primary data were collected through interviews and field observations, while secondary data were obtained from literature studies and relevant statutory regulations. The research was conducted in Tarus Village, Kupang Tengah District, Kupang Regency, East Nusa Tenggara.
The findings indicate weaknesses in the verification and supervision system of land administration, creating opportunities for document forgery. Committee A is responsible for carefully and objectively verifying both physical and juridical data. In cases of negligence or involvement in forgery, administrative, civil, and criminal liabilities may arise. Strengthening supervision and institutional integrity is essential to ensure legal certainty in land administration
Peningkatan Literasi Membaca Melalui Penerapan Metode Membaca Kontesktual Pada Siswa Kelas X1 SMA Negeri 2 Kota Kupang Tahun Pelajaran 2024/2025: Indonesia
This study aims to determine the improvement of reading literacy through the application of contextual reading methods in class X1 students of SMA Negeri 2 Kota Kupang in the 2024/2025 academic year. This type of research uses classroom action research (PTK), by going through several stages, namely: planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this study were 30 students of class X1 SMA Negeri 2 Kota Kupang. Data were collected using observation, test and documentation techniques. The results of this study showed that out of 30 students in Cycle I and Cycle II that the application of contextual reading methods can improve students' reading literacy
FAKTOR PENYEBAB MASYARAKAT DI KELURAHAN MANULAI II KECAMATAN ALAK KOTA KUPANG TIDAK MEMBUAT PERJANJIAN PERKAWINAN
A study was conducted to examine the factors causing couples in Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak, Kota Kupang, not to create a marriage agreement. This research aimed to identify and analyze married couples in Kelurahan Manulai II who did not make such agreements. The study began with unstructured interviews to explore information and data regarding the underlying causes, followed by structured interviews, in which the researcher used a pre-prepared questionnaire related to the topic. Additionally, direct observations were conducted to monitor the behavior of individuals or groups over an extended period, accompanied by documentation in the form of letters and photographs. Analysis of responses from 16 participants (husbands and wives) revealed that, in terms of general knowledge, the community in Kelurahan Manulai II has limited understanding of normative aspects, such as age and rights/obligations, but lacks awareness of legal protection through marriage agreements. Regarding mindset, the community still holds conservative and traditional views, with social and cultural norms being significant barriers to the acceptance of marriage agreements. However, there is also a sense of mutual trust, and marriage is perceived as sacred. Although legally, marriage agreements support household stability and clarity, there are emerging signs of adaptation in economic matters and individual responsibilities, which could serve as an entry point for legal education
ANALISIS YURIDIS KEKUATAN PEMBUKTIAN SURAT PAJAK DAN KETERANGAN SAKSI DALAM PUTUSAN PENGADILAN NOMOR 42/PDT.G/PT/2016/KPG
Penelitian ini membahas kekuatan pembuktian surat pajak dan keterangan saksi dalam Putusan Pengadilan Nomor 42/PDT.G/PT/2016/KPG terkait sengketa pertanahan di Indonesia. Surat pajak dan keterangan saksi sering digunakan sebagai alat bukti dalam perkara perdata, namun nilai pembuktiannya sering menimbulkan perdebatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara yuridis kekuatan pembuktian kedua alat bukti tersebut dan implikasinya terhadap putusan pengadilan.
Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus, melalui analisis dokumen hukum dan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surat pajak memiliki kekuatan pembuktian sebagai bukti awal kepemilikan, tetapi akan lebih kuat jika didukung bukti lain yang sah. Keterangan saksi dinilai berdasarkan objektivitas, konsistensi, dan kredibilitas; jika bersesuaian dengan bukti lain, dapat menjadi alat bukti signifikan.
Implikasi penelitian ini menekankan perlunya kehati-hatian dalam menilai alat bukti non-formal dalam sengketa tanah, agar putusan pengadilan berlandaskan keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi hakim, praktisi hukum, dan pengembangan ilmu hukum agraria serta hukum acara perdat
A. Buku Al-Balali, Abdul Hamid. Madrasah Pendidikan Jiwa. Jakarta: Gema Insani, 2013. Ali, Zainuddin. Metodologi Penelitian Hukum. Jakarta: Sinar Grafika, 2015. Arikunto, Suharsimi. Metodologi Research. Yogyakarta: UGM Press, 1998. Hartono. Metodologi Pen
Pengelolaan limbah medis yang baik dan sesuai dengan regulasi merupakan tanggung jawab penting setiap fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk rumah sakit. Limbah medis dikategorikan sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan apabila tidak dikelola dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah medis di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang serta menilai kesesuaiannya dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah B3 dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang telah melaksanakan beberapa tahapan pengelolaan limbah medis sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain pemilahan limbah, penyimpanan sementara, serta kerja sama dengan pihak ketiga dalam proses pengangkutan dan pemusnahan limbah. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas tempat penyimpanan sementara dan minimnya pelatihan bagi tenaga kesehatan dalam penanganan limbah medi
PEREMPUAN SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA STUDI KASUS“ LAPAS PEREMPUAN KELAS IIB KUPANG ”
Penelitian ini berjudul Perempuan sebagai Pelaku Tindak Pidana Narkotika (Studi Kasus Lapas Perempuan Kelas IIB Kupang). Penelitian dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Kupang dengan fokus pada faktor-faktor yang melatarbelakangi keterlibatan perempuan dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab perempuan terlibat dalam tindak pidana narkotika ditinjau dari aspek lingkungan, ekonomi, dan keluarga, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang hukum pidana narkotika. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris. Narasumber dalam penelitian ini berjumlah lima orang, terdiri dari tiga staf Lapas Perempuan Kelas IIB Kupang dan dua warga binaan kasus penyalahgunaan narkotika. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan berupa wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya pemahaman hukum, tekanan ekonomi, kondisi keluarga yang tidak harmonis, serta pengaruh lingkungan sosial menjadi faktor utama yang mendorong perempuan melakukan penyalahgunaan narkotika. Upaya pencegahan yang dilakukan pihak Lapas meliputi pembinaan kepribadian, pelatihan keterampilan, serta pembentukan pola hidup yang positif bagi warga binaan perempua
PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENYEDIAKAN LAYANAN KEPADA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI KOTA KUPANG DI TINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 18 TAHUN 2014 TENTANG KESEHATAN JIWA
Penelitian ini berjudul Peran Dinas Sosial dalam Menyediakan Layanan kepada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Kupang Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran Dinas Sosial Kota Kupang dalam penyediaan layanan serta rehabilitasi bagi ODGJ berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan lokasi penelitian di Kantor Dinas Sosial Kota Kupang. Data diperoleh melalui wawancara dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan jiwa masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius. ODGJ sering mengalami keterbatasan dalam berpikir, berperilaku, dan berinteraksi sosial, sehingga membutuhkan peran aktif pemerintah, khususnya Dinas Sosial. Upaya yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Kupang meliputi operasi simpatik enam bulan sekali di wilayah kecamatan dan desa, identifikasi ODGJ, pembinaan dan pelatihan di Rumah Sakit Jiwa Naimata Kupang, serta pengembalian ODGJ kepada pihak keluarga setelah perawatan. Namun, dalam pelaksanaannya, belum seluruh ODGJ di Kota Kupang mendapatkan layanan rehabilitasi secara optimal. Salah satu faktor penghambat utama adalah ketiadaan tempat penampungan atau rehabilitasi lanjutan bagi ODGJ setelah keluar dari rumah sakit. Hal ini menyebabkan proses pemulihan dan reintegrasi sosial ODGJ belum berjalan maksima
Perlindungan Hukum Bagi Hasil Karya Tenun Ikat Nunkolo Di Desa Hoineno Kecamatan Nunkolo Kabupaten Timor Tengah Selatan Ditinjau Dari UndangUndang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta
This research examines the legal protection of Nunkolo ikat weaving works in Hoineno Village,Nunkolo District, South Central Timor Regency, based on Law Number 28 of 2014 concerningCopyright. Ikat weaving is a traditional cultural work with distinctive motifs and economicvalue. The main issue addressed in this study is the form of legal protection provided to ikatweavers in Hoineno Village. This research employs a qualitative method, with data collectedthrough interviews with local weavers. The findings indicate that the weavers lack knowledgeregarding copyright and legal protection for their weaving creations and have not registeredtheir works. This situation creates the risk of external parties claiming Nunkolo ikat motifs astheir own. Therefore, government-led socialization and increased public awareness of copyrightprotection are necessary to ensure adequate legal protection for ikat weaving works
Pelaksanaan Penggantian Pidana Denda Dengan Pidana Pelatihan Kerja Terhadap Anak Dalam Undang-Undang No. 11 Tahun 2012
Law Number 11 of 2012 on the Juvenile Criminal Justice System emphasizes a restorative justice approach in handling cases involving children in conflict with the law. One implementation of this principle is the substitution of fines with job training sanctions. This study aims to analyze the implementation of substituting fines with job training for children, as well as to examine its effectiveness and the obstacles encountered in its application. The research method employed is normative legal research with a statutory approach and case studies in several juvenile courts. The results indicate that the substitution of fines with job training constitutes a more humane and rehabilitative alternative, in line with the objectives of child development and rehabilitation. However, its implementation still faces various challenges, including limited training facilities, lack of coordination among institutions, and insufficient awareness among law enforcement officers regarding restorative justice principles. Therefore, it is necessary to strengthen derivative regulations, enhance human resource capacity, and improve inter-institutional synergy to ensure that the implementation of job training sanctions for children can be carried out optimally and in accordance with the spirit of Law Number 11 of 2012
Pengaruh Persepsi Layanan Informasi Terhadap Penyesuaian Diri Siswa Kelas VII SMP Kristen 1 Amanuban Timur: Indonesia
This study aims to determine the influence of students' perception of information services on the adjustment of seventh-grade students at SMP Kristen 1 Amanuban Timur. The research used a quantitative approach with a simple linear regression analysis method. The population consisted of all 95 seventh-grade students. The instrument used was a questionnaire that had been tested for validity and reliability. The results showed a significant influence of perception of information services on students' adjustment, with a contribution of 13.1%, while 86.9% was influenced by other factors beyond this study. The ANOVA test yielded an F-value of 13.987, which was greater than the F-table value of 3.943 (α = 0.05), indicating a positive and significant effect between the two variables. These findings suggest that a positive perception of information services can help improve students' ability to adapt to the school environment