E-Journal Kopertis Wilayah X (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi)
Not a member yet
909 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TENTANG PENILAIAN GURU DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SMAN 5 PADANG
This article aimed to obtain information, analyze and discuss data on the Relationship Between Students' perceptions of teacher assessment and Motivation to Learn Geography SMAN 5 Results Padang. The research method used was a survey method, type of correlational research study population was all class XI IPS is comprised of local, amounting to 4 162 people. The samples were taken with a proportional random sampling technique, where for each class taken at random with a proportion of 50% so that the sample was 81 students. The results: (1) Students' perceptions of teacher assessment is mostly good (45.68%). Results of hypothesis testing there is a positive relationship between students' perceptions of teacher assessment to student learning outcomes geography class XI IPS SMA N 5 Padang, including low power and small contributions made including, (2) motivation most students of class XI IPS SMAN 5 Padang generally poor (39.5%). Results of this study indicate there is a relationship between motivation and learning outcomes geography class XI IPS SMA N 5 Padang, the power relationship between motivation and learning outcomes geography including moderate and included a small contribution and (3) there is a positive relationship between students' perceptions of teacher assessment and motivation to the learning outcomes of students in class XI IPS SMA N 5 Padang, by the strength of the relationship between the two variables on the variable Y includes medium and small contributions made including. Motivation is the most dominant variables on learning outcomes as compared to the variable geography student perceptions of teacher assessment
EFEKTIVITAS DAUN NANGKA DALAM RANSUM RUMINANSIA TERHADAP, KECERNAAN BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK DAN KANDUNGAN TANIN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Daun Nangka Dalam Ransum RuminansiaTerhadap, Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik dan Kandungan Tanin. Daun nangka tersebut dikombinasikan dengan rumput lapangan sebagai pakan ternak. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan dalam penelitian ini merupakan kombinasi daun Nangka dan rumput lapangan yang terdiri dari : I. 100% Rumput lapangan dan 0% daun nangka, II. 80% Rumput lapangan dan 20% daun nangka, III. 60% Rumput lapangan dan 40% daun nangka, IV. 20% Rumput lapangan dan 80% daun nangka, V. 0% Rumput lapangan dan 100% daun nangka. Parameter penelitian ini adalah melihat konsentrasi kandungan tanin dari masing-masing perlakuan, kecernaan bahan kering dan bahan organik. Berdasarkan hasil penelitian terlihat pengaruh sangat nyata (P<0.01) pada kandungan tanin, semakin tinggi persentase daun nangka dalam ransum perlakuan semakin tinggi kandungan tanin, akan tetapi pengaruh yang tidak nyata terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik .This researched aimed to know the effect of jackfruit leaves in the ruminant feed on the tannin content, dry matter and organic matter digestibility. The jackfruit leaves was combined with the grass field as fodder. This study used an experimental method a completely randomized design used in combination Jackfruit leaves and grass field with treatment : I. 100% grass field and 0% Jackfruit leaves, II. 80% grass field and 20% Jackfruit leaves, III. 60% grass field and 40% Jackfruit leaves, IV. 20% grass field and 80% Jackfruit leaves, V. 0% grass field and 100% Jackfruit leaves. The parameters of this study was the concentration of tannin content of each treatment, dry matter and organic matter digestibility. Based on the results of research, there was highly significant effect (P <0.01) in the treatment ration base of jackfruit leaves on tannin content. The higher tannin content when higher persentage the jackfruit leaves and the no effect significant on dry matter and organic matter digestibility
Pemberian Air Seduhan Bawang Putih terhadap Penurunan Tekanan Darah
Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas pemberian air seduhan bawang putih terhadap penurunan tekanan darah lansia hipertensi di Kecamatan Nanggalo Padang.Penelitianini bersifatQuasyEksperimentdengan desainOne Group Pretest Postest, dilakukan diPosyanduLansia RW 01 KelurahanSurauGadangtanggal 19-26 Februari 2014. Populasi berjumlah 70 orang dan sampel 15 lansia hipertensi. Alatpengumpulan data yaitu format pengumpulan data dan lembar observasi yang dianalisa secara univariat dan bivariatdenganuji t test (dependen).Hasil penelitian didapatkanrata-rata tekanan darah sistolik sebelumdansesudah pemberian seduhan bawang putih yaitu165,33±9,9 mmHg dan154±9,1 mmHg, t hitung 12,588. Rata-rata tekanan darah diastolik sebelum dansesudahpemberian seduhan bawang putih 96,66±16,858 mmHgdan94±12,98 mmHg, t hitung 14,492. Ada perbedaan yang signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dan sesudah pemberianseduhan bawang putih.Dapat disimpulkan konsumsi seduhan bawang putih dapat menurunkan tekanan darahpada lansia hipertensi. Diharapkan pada kaderdan lansia hipertensi di posyandu agar dapat mengaplikasikan pembuatan seduhan bawang putih untuk hipertensidengankonsumsisetiappagiselama 7 hariberturut-turut. Kata Kunci : Bawang putih; tekanan darah; hipertensi; posyandu; lansiaThis research aims to determine the effectiveness of the provision of water infusion of garlic on blood pressure in elderly hypertensive at Nanggalo Padang.This research is quasy experiment with one group pretest Posttest design, do atRW 01 Elderly IHC Surau Gadang village dated February 19 to 26, 2014. The population numbered 70 people and 15 elderly hypertensive sample. Data collection tool that formats data collection and observation sheets were analyzed using univariate and bivariate with t test (dependent).Research results show that average systolic blood pressure before and after the infusion of garlic is 165.33±9.9 mmHg and 154±9.1 mmHg, t value 12.588. The average diastolic blood pressure before and after the infusion of garlic 96.66±16.858 mmHg and 94±12.98 mmHg, t value 14.492. There are significant differences in systolic and diastolic blood pressure before and after the infusion of garlic.It can be concluded steeping consumption of garlic can lower blood pressure in elderly hypertension. Expected in the cadres and the elderly hypertension in neighborhood health center in order to apply the manufacture of steeping garlic for hypertension to consume every morning for 7 days.Keywords : Blood pressure; garlic; hypertensi; health center; agin
ISOLASI SENYAWA AKTIF “BRINE SHRIMPS“ AKAR Garcinia cowa Roxb FRAKSI ETIL ASETAT
AbstractFlavonoid compound has been isolated as yellow crystalline which has melting point at 218-220˚C from root of Garcinia cowa Roxb. The compound was isolated by using column chromatography and characteristic with ultra violet spectroscopy, infrared spectroscopy, mass, 1H-NMR, and 13C-NMR. The indicated this compound was hegoflavon (B). Anticancer activities of aethyl acetat fraction and hegoflavon (B) using “Brine Shrimps“ gave LC50 37,325 µg/ml and 1,95 µg/ml
ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN FISIK (STUDI KASUS DI DESA PUNGUT HILIR, KECAMATAN AIR HANGAT TIMUR, KABUPATEN KERINCI)
Peran masyarakat untuk memujudkan pembangunan fisik sangat penting sekali. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Pungut Hilir, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci telah diikutsertakan dalam proses pembangunan desa. Namun, terdapat beberapa warga yang tidak ingin ikut terlibat dalam proses pembangunan tersebut. Umumnya masyarakat telah dilibatkan dalam kegiatan pertemuan desa. Terdapat lima indikator analisis partisipasi yang digunakan, yaitu indikator prakarsa/inisiatif, pembiayaan, pengambilan keputusan, mobilisasi tenaga, dan pelaksanaan pembangunan
FAKTOR -FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STIGMA TERHADAP ORANG DENGAN HIV DAN AIDS (ODHA)
Stigma terkait AIDS adalah segala prasangka, penghinaan dan diskriminasi yang ditujukan kepada orang dengan HIV/AIDS (ODHA) serta individu, kelompok atau komunitas yang berhubungan dengan ODHA tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stigma terhadap ODHA di kalangan remaja SMA. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi seluruh siswa-siswi kelas I dan 2 di SMA Se kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru dengan jumlah 1701, sampel berjumlah 212 orang. dengan systematic random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data meliputi analisis univariat, bivariat dengan uji chi square, multivariat dengan uji regresi logistic ganda. Hasil penelitian diperoleh proporsi remaja yang memiliki stigma berat terhadap ODHA berjumlah 148 (69,8%), ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan (POR: 2,180; CI 95% ; 1,119-4,250), Persepsi (POR: 2,071; CI 95%: 1,059-4,049), Interaksi dengan ODHA (POR : 3,841; CI 95%: 1,275-11,569) Status ekonomi keluarga (POR: 2,025; CI 95%: 1,068-3,841) dengan stigma pada ODHA. Kesimpulan dalam penelitian ini ada kecenderungan pengetahuan rendah, persepsi negatif, tidak pernah berinteraksi dengan ODHA dan status ekonomi keluarga rendah memiliki stigma berat terhadap ODHA. Saran agar remaja menambah wawasan tentang HIV/AIDS, aktif dalam organisasi (PIK) Pusat Informasi Konseling Remaja, tenaga kesehatan dan orang tua agar tidak memberikan stigma terhadap ODHA. AIDS-related stigma is any prejudice, humiliation and discrimination directed at people living with HIV / AIDS (PLWHA) as well as individuals, groups or communities associated with these PLWHA. The aim of research to determine the factors associated with stigma against people living with HIV among high school teenagers. Type of analytical research withdesign. cross sectionalThe population of the entire students of class I and 2 in high school Senapelan Pekanbaru City Se districts with the number in 1701, totaling 212 samples. by systematic randomsampling.Methods of data collection using questionnaires. Analysis of the data include univariate, bivariate with chi squaretest,multivariateregression. logistic multipleThe results obtained by the proportion of teenagers who have severe stigma against people living with HIV amounted to 148 (69.8%), there was a significant relationship between knowledge (POR: 2.180; CI 95%; 1.119 to 4.250), Perception (POR: 2.071; 95% CI: 1.059 to 4.049), interaction with PLHA (POR: 3.841; 95% CI: 1.275 to 11.569) family economic status (POR: 2.025; 95% CI: 1.068 to 3.841) with the stigma on people living with HIV. The conclusion in this study there was a trend of knowledge is low, negative perceptions, never interacting with people with HIV and low economic status has a heavy stigma against people living with HIV. Suggestions for teens add knowledge about HIV / AIDS, is active in the organization (PIK) Youth Counseling Center, health professionals and parents to not leave the stigma against people living with HIV
PROFITABILITAS BANK PERKREDITAN RAKYAT DI KOTA PADANG DI TINJAU DARI RASIO LIKUIDITAS
The purpose of this study is to examine the effect of liquidity as measured by LDR (Loan to Deposit Ratio) and Loan to Asset Ratio on the profitability (Return on Asset) of Rural Bank (BPR) in Padang City. The data used are secondary data obtained by documentation method taken from publication reports of Bank Indonesia and Rural Banks in Padang City during the period of 2010 - 2015 quarter. The population used in this study are all existing BPR in Padang city and sample selection Based on purposive sampling with the number of 93 observations. Data analysis was done by using multiple linear regression. The results showed that the liquidity measured by the ratio of LDR and LAR did not significantly affect the profitability (ROA) of BPR in Padang City
ANALISA PERDAGANGAN ANTAR DAERAH KOMODITAS TELUR AYAM RAS DI PROVINSI SUMATERA BARAT
The purpose of this study is to investigate the flow of trade and factors affecting the inter-regional trade of race chicken eggs commodity in West Sumatra. The data used in this analysis are primary and secondary data. Primary data was obtained from survey results to wholesalers of race chicken eggs in 15 districts/cities in West Sumatera Province. The number of samples is 146 wholesalers of race chicken eggs. The secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics of West Sumatra. The trade flow of race chicken egg commodity between regions in West Sumatera Province is done by descriptive analysis to primary data. Factors affecting inter-regional trade of race chicken eggs were analyzed by multiple regressions based on the developed gravity model. The results showed that inter-regional trade of race chicken eggs occur between regions that do not produce these commodities with regions that produce these commodities. Besides that there are regions that do not produce these commodities but become the intermediary between the regions that produce race chicken eggs with the regions that do not produce commodities of race cihicken eggs. The results of this study also found that using the primary data of factors affecting inter-regional trade of egg commodity commodities in West Sumatra Province is the difference in price. While using secondary data, it is found that factors affecting inter-regional trade of race chicken eggs are: the number of residents of destination regions, the number of residents of origin regions and distance between the origin regions with the destination regions.Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki aliran perdagangan dan faktor-faktor yang mempengaruhi perdagangan antar daerah komoditas telur ayam ras di Sumatera Barat. Data yang digunakan dalam analisa ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil survey ke pedagang besar ayam ras di 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat. Jumlah sampel adalah 146 pedagang besar ayam ras.Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik Sumatera Barat. Aliran perdagangan komoditas telur ayam antar daerah di Provinsi Sumatera Barat dilakukan dengan analisa deskriptif terhadap data primer. Faktor-faktor yang mempengaruhi perdagangan antar daerah komoditi telur ayam ras tersebut dianalisa dengan regressi berganda yang berdasarkan kepada model gravitasi yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perdagangan antar daerah komoditas telur ayam ras terjadi antara daerah yang tidak memproduksi komoditas tersebut dengan daerah yang memproduksi komoditas tersebut. Disamping itu ada daerah yang tidak menghasilkan komoditas tersebut tetapi jadi perantara antara daerah yang memproduksi telur ayam ras dengan daerah yang tidak menghasilkan komoditas telur ayam ras. Hasil penelitian ini juga menemukan bahwa dengan menggunakan data primer faktor-faktor yang mempengaruhi perdagangan antar daerah komoditas telur ayam ras di Provinsi Sumatera Barat adalah selisih harga. Sedangkan dengan menggunakan data sekunder ditemukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi perdagangan antar wilayah komoditi telur ayam ras adalah: jumlah penduduk daerah tujuan, jumlah penduduk daerah asal dan jarak antar daerah asal dengan daerah tujuan
KONSTRIBUSI KNOWLEDGEMANAGEMENT DALAM MENGEMBANGKAN DAN MEMPERTAHANKAN COMPANY’S COMPETITIVE ADVANTAGE
The method used in this studydescriptive qualitative approach. The data used are primary data obtained through field survey. The object of research are employees of PT. Putra Mustika Prajasa Cargo (PMPC) Jakarta with a population of 137 people were directly sampled. The sampling technique in this study using census method. Knowledge into a powerful force to win the competition in this knowledge economy era Executives and managers who manage and direct the organization needs the support of information and knowledge in developing corporate strategy and perform better decisions in order to maintain and build a strong competitive edge. How does an organization manage information and knowledge will be a critical success factor to become the market leader. Knowledge that contain experience, intuition, best practices and lessons learned into intangible assets which can be used to achieve the goals and objectives. The management system will process, store, retrieve, communicate and share data, information and knowledge becomes a tool to create value for the organization and shareholders and accelerate the development of culturally appropriate to become a knowledge-based organization. The results showed no major competitive advantage of knowledge, and for a company to be put into practice knowledge management operations. Pengetahuan menjadi kekuatan yang kuat untuk memenangkan persaingan dalam pengetahuan ini ekonomi Eksekutif era dan manajer yang mengelola dan mengarahkan organisasi membutuhkan dukungan informasi dan pengetahuan dalam mengembangkan strategi perusahaan dan melakukan keputusan yang lebih baik dalam rangka untuk mempertahankan dan membangun keunggulan kompetitif yang kuat. Bagaimana sebuah organisasi mengelola informasi dan pengetahuan akan menjadi faktor penentu keberhasilan untuk menjadi pemimpin pasar. Pengetahuan yang mengandung pengalaman, intuisi, praktik terbaik dan pelajaran menjadi aset tak berwujud yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan dan sasaran perusahaan. Sistem manajemen pengetahuan satu collect, memproses, menyimpan, mengambil, berkomunikasi dan berbagi data, informasi dan pengetahuan menjadi atool untuk menciptakan nilai bagi organisasi dan pemegang saham dan mempercepat pengembangan budaya yang tepat untuk menjadi organisasi berbasis pengetahuan. Paper adalah tinjauan literatur yang ada pada diskusi masalah. Apakah keunggulan kompetitif utama pengetahuan? Bagaimana sebuah perusahaan akan menempatkan manajemen pengetahuan dalam praktek? Apakah Praktek manajemen pengetahuan akan menghasilkan keunggulan kompetitif dan mempertahankan itu? Inilah isu-isu dan fokus terkait dari tulisan ini
AN ANALYSIS OF THE STUDENTS’ READING COMPREHENSION IN COMPREHENDING DESCRIPTIVE TEXT
Penelitian ini adalah teks deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan siswa dalam memahami teks deskriptif pada kelas VIII SMP Negeri 1 Sungai Penuh tahun ajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sungai Penuh.Jumlah populasi adalah 144 siswa, dan dibagi menjadi beberapa kelas. Sampel diambil dengan teknik cluster sampling. Dalam kasus ini, salah satu dari dua kelas akan menjadi sampel dan akan dipilih secara acak karena ada beberapa kelas yang homogeny karena mereka diajar oleh guru yang sama dengan materi yang sama. Jadi untuk melihat homogenitas populasi, penulis menggunakan rumus Fisher.Data penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam memahami teks deskriptif. Ini difokuskan pada struktur generik dan informasi spesifik. Data dikumpulkan dengan menggunakan uji bacaan. Sebelum penulis memberikan tes baca ke sampel, tes tersebut diujicobakan. Untuk mengetahui validitas dan reliabilitas uji, penulis menggunakan rumus Pearson Product Moment dan Spearman-Brown. Ditemukan bahwa reliabilitas uji korelasi tinggi (0,61).Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa dalam memahami teks deskriptif rendah. Bisa dilihat dari data, mayoritas siswa mendapat skor tinggi adalah 4,76%, dan total skor rendah adalah 33,33%.Berkaitan dengan hasilnya, penulis menyarankan agar siswa mempraktikkan kemampuan membaca mereka secara khusus dalam teks deskriptif. Jika mereka berlatih lebih banyak, mereka akan memiliki kemampuan membaca yang baik. Kepada guru bahasa Inggris, penulis menyarankan untuk memberikan lebih banyak penjelasan dan latihan untuk siswa yang terkait dengan teks deskriptif. Kemudian untuk peneliti lainnya, penulis menyarankan untuk mempelajari kesulitan siswa dalam teks deskriptif