E-Journal Kopertis Wilayah X (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi)
Not a member yet
    909 research outputs found

    PENGARUH PEMBERIAN RAMUAN JAHE TERHADAP NYERI HAID MAHASISWI STIKES PMC TAHUN 2015

    Get PDF
    Nyeri haid adalah kondisi medis yang terjadi sewaktu haid atau menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas dan memerlukan pengobatan yang ditandai dengan nyeri atau rasa sakit di daerah perut maupun panggul. Ramuan jahe adalah suatu minuman yang diolah dengan bahan utama jahe. Secara alamiah jahe dipercaya memiliki kandungan bahan aktif yang dapat berfungsi sebagai analgetik dengan efek samping minimal. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian ramuan jahe terhadap nyeri haid pada mahasiswi STIKes PMC. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan penelitian two group intervensi kontrol. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 26 orang pada kelompok intervensi dan 26 orang pada kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sistematic random sampling. Penelitian ini dilakukan di STIKes PMC. Hasil uji statistik diperoleh ada perbedaan yang signifikan pada intensitas nyeri haid pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. dengan p value= 0.000. Hasil penelitian ini dapat dibuktikan bahwa ramuan jahe yang diberikan pada remaja yang mengalami nyeri haid dapat membantu mengurangi  nyeri haid. Jadi, ramuan jahe dapat digunakan untuk mengurangi nyeri haid pada remaja.Menstrual pain is a medical condition that occurs during menstruation or periods that can interfere with the activity and require treatment that is characterized by pain or pain in the abdomen and pelvic area. Herb ginger is a beverage mixed with the main ingredient of ginger. Naturally ginger is believed to contain active ingredients that can serve as an analgesic with minimal side effects. The purpose of this study to identify the effect of the herb ginger against menstrual pain on a student STIKes PMC. This study uses a quasi-experimental design with two research design intervention control group. The number of samples in this study were 26 people in the intervention group and 26 in the control group. Sampling was done by using systematic random sampling technique. This research was conducted in STIKes PMC. Statistical test results obtained were no significant differences in the intensity of menstrual pain in the intervention group and the control group. with p value = 0.000. The results of this study demonstrated that the herb ginger can be given to adolescents who experience menstrual pain may help reduce menstrual pain. So, the herb ginger can be used to reduce menstrual pain in adolescents

    PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP SUHU TUBUH BAYI BARU LAHIR DI BPM PADANG PANJANG

    No full text
    Intensive efforts by the government in obstetrics is doing early breastfeeding initiation (IMD), which is already included in the 58 steps APN. However, implementation is still very minimal IMD done, but a lot of benefits that can be learned from the implementation of the IMD, especially for infants, mothers and health professionals. IMD is one of the benefits of preventing hypothermia in newborns. Hypothermia is one of the causes of death of newborns. The purpose of this study was to determine the effect IMD against the newborn's body temperature.The research is a method of pre experiment with one group pretest posttest design. With non-random sampling method sampling accidental sampling which numbered 30 people. The data collected by measuring temperature directly after one hour the implementation of the IMD using an electric thermometer. Analysis of data using a computerized system with univariate and bivariate analysis.The results show the value of ρ value = 0.0001. So that the value ρ <α (0.05) which means that statistically there is a significant difference the average temperature of newborns before the implementation of the IMD after the implementation of the IMD. From this study it can be concluded that the IMD can stabilize the newborn's body temperature.Researchers expect the IMD can continue performing well and further improved. To the BPM in order to improve the ability of its workforce in providing services, especially in the implementation of the IMD. It is expected that birth mothers are willing to do IMD of the baby.Upaya yang gencar dilakukan pemerintah dalam ilmu kebidanan adalah melakukan inisiasi menyusu dini (IMD), yang dimasukkan dalam 58 langkah APN. Namun pelaksanaan IMD masih sangat minim terlaksana, padahal banyak manfaat yang dapat dipetik dari pelaksanaan IMD terutama bagi bayi, ibu. Salah satu manfaat IMD adalah mencegah hipotermi pada bayi baru lahir. Hipotermi merupakan salah satu penyebab kematian bayi baru lahir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh IMD terhadap suhu tubuh bayi baru lahir.Jenis penelitian ini adalah metode pre eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Dengan metode pengambilan sampel non random sampling yaitu accidental sampling yang berjumlah 30 orang. Data dikumpulkan dengan melakukan pengukuran suhu secara langsung setelah satu jam pelaksanaan IMD menggunakan termometer elektrik. Analisa data menggunakan sistem komputerisasi dengan analisa univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukkan nilai ρ value = 0,0001. Sehingga ρ value < α (0,05) yang berarti bahwa secara statistik ada perbedaan yang bermakna rata-rata suhu bayi baru lahir sebelum pelaksanaan IMD dengan sesudah pelaksanaan IMD. Dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa IMD dapat menstabilkan suhu tubuh bayi baru lahir. Peneliti mengharapkan IMD  terus dilaksana dan lebih ditingkatkan. Kepada pihak BPM agar dapat meningkatkan kemampuan tenaga kerjanya dalam memberikan pelayanan terutama dalam pelaksanaan IMD

    MODEL BLENDED LEARNING UNTUK MATA KULIAH INTRODUCTION TO LINGUISTICS PADA PRODI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS STKIP PGRI SUMBAR

    Get PDF
     Abstract               The development of technology, especially information technology (internet), gradually unintentionally gives influence to education either directly or indirectly. The influence is clearly visible one of them to the method of learning. Learning methods that used to be done only face-to-face in the classroom and make the educator as a center of information (conventional) gradually begin to change towards learning that is also on-line based on the internet as an information center (E-Learning internet based). In STKIP PGRI Sumatera Barat E-Learning internet based learning method itself has been introduced and implemented since 2014, but has not been maximally optimized. This is because the method does not have a standard in its implementation, and also conventional face-to-face learning method can not be abandoned completely, hence there is overlap between the two. Accordingly, this study developed a model of learning that combines the concept of conventional learning with the concept of E-Learning internet based called Blended Learning. Blended Learning model is expected to be a solution to the above problems, so that the learning process can be implemented effectively. This research is research and development research (R & D) with the outcome is a product that is learning model design. AbstrakBerkembangnya teknologi khususnya teknologi informasi (internet), berangsur angsur tanpa disadari memberikan pengaruh terhadap pendidikan baik secara langsung maupun tidak langsung. Pengaruh tersebut terlihat jelas salah satunya terhadap metode pembelajaran. Metode pembelajaran yang dulunya dilakukan hanya secara tatap muka di dalam kelas dan menjadikan pendidik sebagai pusat informasi (konvensional) berangsur mulai berubah ke arah pembelajaran yang juga bersifat on-line yang berbasis kepada internet sebagai pusat informasi (E-Learning internet based). Di STKIP PGRI Sumatera Barat metode pembelajaran E-Learning internet based sendiri sudah diperkenalkan dan diterapkan sejak tahun 2014, tetapi belum telaksana secara maksimal. Hal ini disebabkan karena metode tersebut belum memiliki standar baku dalam pelaksanaannya, dan juga metode pembelajaran tatap muka secara konvensional belum bisa ditinggalkan secara utuh, karenanya terjadi tumpang tindih antara keduanya. Sehubungan dengan itu, pada penelitian ini dikembangkan sebuah model pembelajaran yang menggabungkan konsep pembelajaran konvensional dengan konsep E-Learning internet based yang disebut dengan Blended Learning. Model pembelajaran Blended Learning ini nantinya diharapkan dapat menjadi solusi atas permasalahan tersebut di atas, sehingga proses pembelajaran dapat terlaksana secara efektif. Penelitian ini adalah penelitian riset dan pengembangan (Research and Development/RnD) dengan luarannya adalah sebuah produk yaitu desain model pembelajaran.

    PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS WEB PADA MATA PELAJARAN KKPI SMKN 3 PADANG

    No full text
    This research inteded to develop web-based instructional instrument for KKPI subject at SMK Negeri 3 Padang and find out its validity, practicality and effectivity of the instructional instrument that had been developed. This research was a Research and Development (R and D) method, and 4D (Four D) model of development that consist of four steps: define, design, develop and disseminate. The data used was prime data wich was given from expert, teachers, and students. The results of this development research was: (1) The validity of RPP of this instructional instrument was very good, the validity of media is good and its e-learning module validity considered good (2) The practicality of RPP of instructional instrument by teacher’s respond was considered very good, and judging from students the module considered very practical (3)The effectivity of this Instructional Instrument is good to improve learning outcomes of the students. Based on those results concluded that this Web-Based Instructional Instrument is valid, practical, and effective to be used as instructional instrument on KKPI subject

    Penggunaan Sistem Informasi Geografis Menumbuhkan Keinginan Perjalanan Wisata

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk menjawab permasalahan kondisi beragamnya informasi yang disajikan di berbagai web rendahnya keinginan wisatawan berkunjung kesuatu lokasi wisata. Sistem informasi GIS menggunakan informasi spasial yang efektif untuk kehidupan manusia, dalam konteks ini berarti serangkaian kegiatan yang terdiri dari interoperabilitas antara unsur-unsur dunia nyata untuk tujuan penggunaan secara umum. Informasi spasial berupa lokasi objek wisata dibutuhkan untuk menandai objek wisata pada peta, tempat atau posisi lokasi dalam bentuk koordinat berdasarkan garis bujur dan garis lintang untuk mengetahui letak objek wisata secara geografi. Query yang ditulis dalam fungsi-fungsi aplikasi akan terpicu membaca database untuk menghasilkan informasi peta lokasi wisata, jarak tempuh, hotel, restoran, biro perjalanan dan informasi lain ketika icon di click oleh wisatawan. Informasi yang tersedia dapat menumbuhkan keinginan wisatawan untuk berkunjung ketempat wisata.Kata Kunci : wisatawan; geografi informasi sistem; spasial; queryThe purpose of this study to address the condition of the diversity of the information presented in the various web reduce the desire of tourists visiting tourist destination. GIS information systems using spatial information effectively to human life, in this context means a series of activities consisting of interoperability between the elements of the real world for general purpose use. Spatial information in the form of tourist sites needed to mark the attraction on the map, place or position of the location in the form of coordinates based on the longitude and latitude to determine the geographical location of the attraction. Queries written in the application functions will be triggered to read the database to generate information maps tourist location, mileage, hotels, restaurants, travel agencies and other information when clicking the icon on tour. The information available to foster tourists to visit tourist attractions.Keywords: tourism, geographic information system, spatial, quer

    PENGARUH PEMBERIAN JUS PEPAYA MENGKALDALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PENDERITAHIPERTENSI DI PUSKESMAS

    No full text
    Jumlah kunjungan penderita hipertensi sebanyak 95 orang selama tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Jus Pepaya Mengkal dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Muaro Paiti Lima Puluh Kota Tahun 2016.Jenis penelitian ini adalah pre experiment dengan pendekatan one group  pretest posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi yang ada di Kenagarian Durian Tinggi yaitu sebanyak 95 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang penderita hipertensi. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi tekanan darah pretest dan posttest. Analisis data pada penelitian ini meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji t-dependent test yang dilakukan secara komputerisasi.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah pretest adalah 166,33/97 + 11,72/6,21 mmHg dan setelah intervensi menurun menjadi 148,33/86,00 + 8,99/6,60 mmHg. Terdapat perbedaan rata-rata tekanan darah responden antara sebelum dan sesudah intervensi dengan rata-rata perbedaan tekanan darah sistolik 18,00 + 10,14 mmHg (p = 0,000) dan rata-rata perbedaan tekanan darah diastolik 11,00 + 8,28 mmHg ( p = 0,000).Dapat disimpulkan pemberian jus pepaya mengkal efektif dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. diharapkan kepada penderita hipertensi untuk dapat memanfaatkan jus pepaya mengkal sebagai salah satu pengobatan non farmakologi yang terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensiIncidence of hypertension in Public Health Center Muaro Paiti that the number of visits of hypertensive patients as many as 95 people during the year 2015. This study aims to determine the effect of administration of young papaya juice in Lowering Blood Pressure in patients with hypertension in Public Health Center Muaro Paiti Lima Puluh Kota Of The Year 2016.This type of research is pre experiment with the approach of one group pretest posttest design. With a total sample of 15 people with hypertension. Collecting data in this study using observations of blood pressure pretest and posttest. The data analysis in this study include the analysis of univariate and bivariate analysis using t-dependent test is computerized.The results showed that the average blood pressure pretest is 166.33 / 97 + 11.72 / 6.21 mmHg and after the intervention decreased to 148.33 / 86.00 + 8.99 / 6.60 mmHg. There are differences in the average blood pressure of respondents between before and after intervention with an average difference in systolic blood pressure of 18.00 + 10.14 mmHg (p = 0.000) and the mean difference in diastolic blood pressure of 8.28 + 11.00 mmHg (p = 0.000).It can be concluded that the administration hung papaya juice is effective in lowering the blood pressure of hypertensive patients. For that is expected to society, especially people with hypertension to take advantage of papaya juice hung as one of the non-pharmacological treatments that have proven effective in lowering blood pressure in patients with hypertension

    KETERSEDIAAN P ANDISOL DAN HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus Vulgaris L) DENGAN PEMBERIAN CMA DAN KOTORAN SAPI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menentukan takaran inokulan CMA yang optimum terhadap hasil dan peningkatan P- tersedia pada Andisol (2) Menentukan takaran kotoran sapi yang optimum terhadap hasil dan peningkatan P- tersedia pada Andisol (3) Menentukan takaran inokulan CMA dan kotoran sapi yang optimum terhadap hasil dan peningkatan P- tersedia pada Andisol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan tiga ulangan. Dosis Inokulan CMA sebagai faktor pertama terdiri dari tiga taraf, yaitu pemberian inokulan CMA yang terdiri dari tiga taraf yaitu 0 g pot-1, 50 g pot-1 dan 100 g pot-1, dan faktor kedua adalah pemberian kotoran sapi terdiri dari tiga taraf, yaitu 0 g pot-1, 0,12 kg pot-1 dan 0,24 kg pot-1. Hasil penelitian menunjykkan bahwa pemberian inokulan CMA secara mandiri dengan dosis 100 g pot-1 dapat menurunkan P – Potensial pada Andisol dan meningkatkan ketersedian P – Tanah, pemberian kotoran sapi dengan dosis 1 x rekomendasi (0.24 g pot-1) dapat meningkatkan ketersediaan P tanah, tidak terdapat interaksi dari kedua perlakuan ini terhadap pertumbuhan tanaman buncis, demikian pula pemberian perlakuan secara mandiri, Interaksi antara inokulum CMA dan kotoran sapi dapat meningkatkan bobot kering tanaman buncis (Phaseolus vulgaris. L). Inokulum CMA juga memberikan pengaruh terhadap peningkatan persentase infeksi akar tanaman buncis (Phaseolus vulgaris. L)

    PENYERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA KEGIATAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DALAM BENTUK APLIKASI PENGOLAHAN NILAI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

    No full text
    Dalam penentuan nilai satu mata pelajaran yang menggunakan kurikulum 2013 di  SMP Negeri 1 Padang terdapat beberapa faktor yang menjadi penilaian  penilaian pertama yaitu penilaian pengetahuan yang terdiri dari nilai harian, nilai tugas, nilai ujian harian, nilai tengah semester, nilai semester. penilaian kedua yaitu penilaian sikap yanng terdiri dari kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, toleransi gotong royong, kesantunan, percaya diri. penilaian ketiga yaitu penilaian ketrampilan yang terdiri darai praktik, projek, portopolio. demi efisiensi dan efektifitas kerja maka sistem informasi penilaian sangat diperlukan. Ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem informasi yang mempunyai kemampuan analisa pemberian nilai siswa, dimana masing-masing penilaian dalam mencapai satu nilai harus melalui beberapa penilaian penilaian pengetahuan,penilaian sikap,penilaian ketrampilan, dalam hal ini guru dapat dengan mudah memberi nilai pada setiap siswa Sistem informasi  ini membantu melakukan penilaian pada setiap aspek aspek, dan perubahan nilai bobot. Hal ini berguna untuk memudahkan pemberian  nilai yang terkait dengan masalah pemberian nilai siswa, sehingga akan di dapatkan nilai yang tepat cepat untuk siswa. In determining the value of the subjects who used the curriculum in 2013 in SMP 1 Padang there are several factors which the assessment is the first assessment of knowledge assessment which consists of the daily value, the value of the task, the value of daily tests, midterm grades, grades semester. A second assessment, the assessment yanng consists of honesty, discipline, responsibility, caring, tolerance, mutual cooperation, politeness, confidence. The third assessment that is comprised riding skills assessment practices, projects, portfolios. for the sake of efficiency and effectiveness, the system of assessment information is needed. It aims to build an information system that has the ability to analyze the provision of student scores, which each assessment in reaching the value must be through some assessment of knowledge assessment, assessment of attitudes, skills assessment, in this case the teacher can easily assign a value to each student. This information system helps make an assessment on every aspect aspect, and change of weight values. It is useful to facilitate the provision of value associated with the problem of giving students grades, so it will be a quick get proper value for students

    SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI SISWA PADA SMAN 2 RANAH PESISIR, KABUPATEN PESISIR SELATAN

    No full text
    Sekolah merupakan instansi yang banyak mengolah data, terutama data siswa. Pada  SMAN 2 Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir system pengolahan data siswa masih secara manual, seperti menggunakan buku besar. Sehingga dalam pengolahan data administrasi siswa menjadi lambat dan hasilnya tidak maksimal. Dengan adanya masalah yang terjadi pada SMAN 2 Ranah Pesisir tersebut maka peneliti mencoba mencarikan jalan keluar Dengan merancang sebuah System Informasi Administrasi Siswa Pada SMAN 2 Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan yang dapat mengatasi permasalahan dibagian administrasi siswa pada SMAN 2 Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan. Dengan adanya sistem ini kebutuhan informasi dan pengguna sistem di bagian administrasi dapat terpenuhi dan disajikan dengan cepat dan tepat. Kelebihan dari sistem yang diusulkan ini adalah memudahkan bagian administrasi siswa pada SMAN 2 Ranah pesisir dalam mencari, mengolah dan memproses data administrasi siswa pada SMAN 2 Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan. School is an institution that many data processing, especially student data. In SMAN 2 Coastal Range, Coastal District student data processing system is still manually, like using a ledger. So in the processing of student administration data to be slow and the results are not maximal. With the problems that occur in SMAN 2 Coastal Ranah then the researchers try to find a way out By designing a Student Administration Information System In SMAN 2 Coastal Rupee, South Coastal District that can overcome the problems of student administration in SMAN 2 Coastal Rupee, Pesisir Selatan Regency. With this system needs information and system users in the administration can be met and presented quickly and precisely. The advantages of this proposed system is to facilitate the student administration in SMAN 2 Coastal Ranah in searching, processing and processing of student administration data at SMAN 2 Coastal Rupee, Pesisir Selatan Regency

    PENERAPAN METODE FUZZY LOGIC DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN GURU TELADAN MAS IT TJ. BARULAK

    No full text
    Artikel ini mengkaji tentang penerapan metode fuzzy logic tahani dalam pemilihan guru teladan di MAS Tanjung Barulak degan system penilai yang sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan oleh kepala sekolah, dengan metode fuzzy kriteria di masukan sebagai input fuzzynya dan dapat ouput dari proses kriteria sesau dengan rule-rule yang ada. Sebab guru merupakan ujung tombak sekolah tersebut, maju mundurnya sebuah sekolah akan ditentukan oleh gurunya sendiri, untuk itu guru tersebut harus diberi motivasi dan semangat untuk mengajar lebih rajin dan giat untuk menberikan ilmunya kepada siswa-siswanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah web enjinering dalam pengnbilan system keputusan untuk pemilihan guru teladan, selama ini pemilihan masih digunakan system manual sehingga untuk pengmbilan keputusan agak lama, dengan adanya aplikasi ini  lebih mempermudah untuk pengmbilan keputusan oleh kepala sekolah untuk pengmbilan keputusan untuk guru teladan., sehingga mahasiswa dengan mudah dapat mengecek keberhasilannya secara mandir

    183

    full texts

    909

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Kopertis Wilayah X (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇