E-Journal Kopertis Wilayah X (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi)
Not a member yet
    909 research outputs found

    RANCANG BANGUN PENGUPAS BIJI LADA MENGGUNAKAN SISTEM CRUSHER

    Get PDF
    Processing of post-harvest pepper includes threshing pepper from its stem, soaking and paring of pepper seeds. Paring of pepper seeds is still traditional. Pepper put into sacks and soaked for 10-14 days then trampled using human power. Using the traditional system takes a long time and the peel is not perfectly flaked and the energy required is huge. Therefore, it is necessary to design and manufacture the machine to replace the human power function, process and  time of paring. The tool will be made by using a crusher system where 2 pieces of rubber-coated disks are rubbing against each other and flooded with the goal of shifting the pepper's peel meet the rubber. The disc consists of one dish in permanent and another will rotate that is transmitted by the bevel gear and the source of energy is electric motor. The dimension of the dish is 400 mm in diameter, the dimensions of the hole to put pepper is 30 mm and rotating speed of dish 15 rpm. The pepper used in this research is freshly picked pepper without soaking. Variables measured by time and exfoliation results. The research was found that 89% of the pepper was flaked perfectly, 11% did not exfoliate perfectly, the machine capacity is 1 kg/hour.Alat pengupas biji lada merupakan alat untuk membantu para petani lada dalam mempercepat proses pengupasan biji lada di mana pengupasan kulit biji lada secara tradisional memerlukan waktu selama 10-14 hari. Alat ini dirancang untuk  dapat digunakan di rumah-rumah penduduk yang berdaya listrik rendah. Mekanisme pengupasan dengan menggunakan sistem crusher dengan 2 buah piringan yang dilapisi karet di mana biji lada berada di antara 2 buah piringan. Piringan terdiri dari piringan diam dan piringan berputar beralur yang diputar dengan motor listrik berdaya 735 watt yang ditransmisikan oleh bevel gear. Dimensi piringan berdiameter 400 mm dengan kemiringan 0,68° dan dimensi lubang masuk lada berdiameter 30 mm serta piringan berputar sebesar 15 rpm. Pengujian alat menggunakan lada yang baru dipetik tanpa dilakukan perendaman. Parameter kinerja yang diamati dan dianalisis meliputi waktu proses pengupasan lada, persentase lada terkelupas, persentase lada yang tidak terkelupas dan lada yang hilang terbawa air serta kapasitas mesin dengan jumlah sampel sebanyak 3 sampel dengan berat masing-masing sampel lada sebesar 100 gram. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa 89% lada terkelupas dengan sempurna, 11% tidak terkelupas secara sempurna dengan kapasitas mesin sebesar 1 kg/jam. Dari hasil uji coba didapatkan bahwa waktu proses pengupasan biji lada menggunakan alat ini lebih singkat dibandingkan dengan pengupasan biji lada secara tradisional dan dapat digunakan di rumah-rumah yang berdaya rendah

    HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN KEJADIAN RAWAT ULANG PASIEN GAGAL JANTUNG DI RSUD ARIFIN ACHMAD

    Get PDF
    Heart failure is a complex clinical syndrome that results from any structural or functional impairment of ventricular filling or ejection of blood. Unhealthy lifestyle can affect heart health that impact on the incidence of re-hospitalization. This study aims to determine the relationship of lifestyle by re-hospitalization incidence of congestive heart failure patients at Arifin Achmad Hospital. The method of this study was retrospektif study.  Samples in this study are patients with congestive heart failure who have re-hospitalization was 30 respondents. The analysis used in this study were univariate and bivariate analysis using chi square. The results of this study indicate that there is a relationship between lifestyle with re-hospitalization incidence of congestive heart failure patients (p value: 0,004). Recommendation of this research are congestive heart failure patients are expected to implement a better lifestyle and expected room nurse member discharge planning on a better lifestyle and for further research to develop research on factors affecting re-hospitalization Gagal jantung merupakan sindrom klinik komplek yang disebabkan oleh kerusakan struktural ataupun fungsional ventrikel untuk menisci atau memompakan darah. Gaya hidup yang tidak sehat dapat mempengaruhi kesehatan jantung yang akan berakibat kejadian rehospitalisasi meningkat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan gaya hidup dengan kejadian rawat ulang pasien gagal jantung kongestif di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau.Sampel pada penelitian ini adalah pasien gagal jantung kongestif yang mengalami rehospitalisasi yang berjumlah 30 responden. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi square.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaya hidup dengan kejadian rawat ulang pasien gagal jantung kongestif (p value 0,004). Rekomendasi penelitan ini diharapkan pasien gagal jantung kongestif  menerapkan gaya hidup yang lebih baik dan diharapkan perawat ruangan memberikan discharge planning mengenai gaya hidup yang lebih baik dan bagi penelitian selanjutnya dapat mengembangkan penelitan tentang faktor yang mempengaruhi rawat ulang

    Hubungan Pola Makan Dan Durasi Tidur Dengan Kejadian Obesitas Pada Anak Usia 6-7 Tahun Di Sd Unggul Sakti Kota Jambi

    No full text
    Obesity is a health problem that occurs because of an imbalance between energy intakes with energy out thus causing the accumulation of fat tissue in the body excessively. Many factors contribute to obesity, such as dietary pattern and the sleep duration. This research is a quantitative study using case control method. The study pupolation numbered 157 people, totaling 56 samples consisting of 28 cases and 28 controls were choosen by purposive sampling. The data was analyzed by using Chi-Square test. Based on the results of the relationship analysis by chi-square test with α=0,05 showed that there was correlation between dietary pattern (p-value=0,000) and sleep duration (p-value=0,003) with the incidence of obesity. Suggested for the school to implement of health program to students who are obese through the School Health Programme (UKS) and collaborate with health institution arounding school to giving health education about obesity and the danger that caused by obesity. Obesitas merupakan suatu kelainan atau penyakit yang terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara energi yang masuk dengan energi yang keluar sehingga menyebabkan terjadinya penimbunan jaringan lemak dalam tubuh secara berlebihan. Banyak faktor yang menyebabkan obesitas, salah satunya adalah pola makan dan durasi tidur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Case Control. Populasi penelitian berjumlah 157 orang, sampel berjumlah 56 yang terdiri dari 28 kelompok kasus dan 28 kelompok kontrol dengan teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menggunakan analisis Chi Square dengan α=0,05 menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola makan (p-value=0,000) dan durasi tidur (p-value = 0,003) dengan kejadian obesitas. Disarankan bagi pihak sekolah perlu diadakannya program kesehatan pada anak penderita obesitas. Dengan melalui usaha kesehatan sekolah (UKS) dan bekerja sama dengan instansi kesehatan disekitar sekolah, diharapkan dapat memberikan pendidikan kesehatan tentang penyakit obesitas dan bahaya yang diakibatkan dari penyakit obesitas

    PERBAIKAN FASILITAS KERJA UNTUK MENGURANGI KELUHAN MUSKULOSKELETAL

    No full text
    Hand embroidery worker is one of the forms of informal sectors in Nagari Koto Gadang, Sumatera Barat which has not yet applied an ergonomic working facilities in its daily activity. There were 84% worker who complain of pain during work.The purpose of this experimental study with pretest-posttest with control group design was to analyze the influence of intervention of working facilities work posture to reduce musculoskeletal disorder in the hand embroidery workers in Nagari Koto Gadang, Sumatera Barat. The populations of this study was 36 embroidery workers and 26 of them were selected to be samples for this study. The technique of sampling was total sampling, where there were 10 respondents who do not meet the criteria of inclusion.The result of this research, before the working facility intervention, their work posture was on the high and medium levels. After working facility intervention, their work posture was improved to small level. The result of Wilcoxon test showed there were difference musculoskeletal disorder working (p=0.01)in the experiment group before and after working facility intervention. The hand embroidery workers are suggested to use the working facilities which have been ergonomically design, to do some relaxation when they are working, it’s needed to make an adjustable work (pamedangan) and using a lumbar brace to minimize the musculoskeletal disorder. Perajin sulaman tangan merupakan salah satu bentuk usaha sektor informal di Nagari Koto Gadang Sumatera Barat yang belum menerapkan fasilitas kerja(pamedangan) yang ergonomis dalam bekerja.Terdapat 84% perajin yang mengeluh sakit pinggang selama bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbaikan fasilitas kerja untuk mengurangi keluhan muskuloskeletal pada perajin sulamantangan di Nagari Koto Gadang Sumatera Barat. Populasi dari penelitian ini adalah sebanyak 36 orang dengan jumlah sampel sebanyak 26 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling, dimana terdapat 10 orang responden yang tidak memenuhi kriteria inklusi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan bentuk rancangan Pretest – Postestwith Control Group. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu sikap kerja sebelum intervensi fasilitaskerja berada pada level tindakan tinggi dan sedang. Sesudah intervensi fasilitas kerja,terjadi perbaikan sikap kerja menjadi level tindakan menjadi kecil. Hasil ujiWilcoxon menunjukkan adanya pengaruh perbedaan keluhanmuskuloskeletal pada saat bekerja (p=0,01)pada kelompok perlakuan sebelum dan sesudah intervensi fasilitas kerja.  Perajin sulaman tangan disarankan agar dapat menggunakan fasilitas kerjayang telah didesain secara ergonomis, melakukan relaksasi selama bekerja, perlunyamembuat meja kerja (pamedangan) yang adjustable dan penahan lumbar agar dapatmengurangi keluhan muskoloskeletal

    HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA

    No full text
    Maternal Mortality Rate (MMR) is one indicator of the success of health services in a country. Maternal deaths occur for several reasons, including anemia The purpose of this research is to know the relationship of knowledge of pregnant women with Fe tablet with anemia occurrence in jorong Koto Malintang Puskesmas Agam District 2014. This research is cross sectional research design conducted in Jorong Koto Malintang Puskesmas Kamih Agam on 23 s / d 29 August 2014. The sample in this study pregnant women in Jorong Koto Malintang 30 people. Univariate analysis has been done descriptive and bivariate analysis using chi-square test. The results showed 30 respondents classified as less knowledgeable (36.7%) and more than half of pregnant women (63.3%) suffered from anemia. The result of bivariate analysis with trust level 0,05 indicates a significant relationship between the existence of Knowledge about Tablet Fe Pregnancy with Genesis Anemia where value p = 0,002 (p = <0,05). Can be concluded in this research there is a significant relationship between mother's knowledge about Fe tablet with anemia. It is expected to improve the knowledge of pregnant women about the importance of Fe tablets consumed by pregnant women during pregnancy to prevent anemiaAngka Kematian Ibu (Maternal Mortality Rate / MMR) merupakan salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan di suatu negara. Kematian ibu terjadi karena beberapa alasan, termasuk anemia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil dengan tablet Fe dengan kejadian anemia di jorong Koto Malintang Puskesmas Kabupaten Agam tahun 2014. Penelitian ini adalah rancangan penelitian cross sectional yang dilakukan di Jorong Koto Malintang Puskesmas Kamih Agam pada 23 s/d 29Agustus 2014. Sampel dalam penelitian ini ibu hamil di Jorong Koto Malintang 30 orang. Analisis univariat telah dilakukan analisis deskriptif dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasilnya menunjukkan 30 responden tergolong kurang berpengetahuan (36,7%) dan lebih dari setengah ibu hamil (63,3%) menderita anemia. Hasil analisis bivariat dengan tingkat kepercayaan 0,05 menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara adanya Pengetahuan Tentang Tablet Fe Hamil dengan Anemia Genesis dimana nilai p = 0,002 (p = <0,05). Dapat disimpulkan dalam penelitian ini ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang tablet Fe dengan anemia. Diharapkandapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya tablet Fe dikonsumsi oleh ibu hamil selama kehamilan untuk mencegah anemia.

    IMPLEMENTASI VISUAL BASIC 6.0 UNTUK PENGUKURAN SUDUT KONTAK MENGGUNAKAN PENDEKATAN GEOMETRI DUA LINGKARAN

    Get PDF
    The contact angle is an important parameter to know whether the surface of the object is hydrophobic or hydrophilic. Hydrophobic is a water-resistant property and has a contact angle between 90 ° -150 °, whereas the hydrophilic has a contact angle value of between 10 ° -90 °. The contact angle is also one of the determinants of a surface wetting. The measurement of contact angle based on digital image processing usually uses a circular shape, because it is assumed the droplets are perfectly circular. In practice liquid droplets are not always perfectly circular, therefore required the calculation contact angel according to the liquid droplet surface. The purpose of this research is build visual basic 6.0 implementation for measurement contact angle on the hydrophobicsurface, hydrophilic as well as on the droplet is not perfect circle based on digital image processing. The implementation was made using a two-loop geometry approach by assuming that the liquid dripped on the test material is in the form of two overlapping circles. The results show that the built application is able to calculate the contact angle on the hydrophobic surface with a maximum difference of 2.4 ° and hydrophilic with a maximum difference of 1.85 ° and capable of measuring the contact angle on a perfectly circular droplet with a maximum difference of 2.59 ° against the default value.To obtain maximum resultsthe digital image processing need to be improved so that the detection of wide spread and droplet height is more accurateSudut kontak merupakan parameter penting untuk mengetahui permukaan benda bersifat hidrofobik atau bersifat hidrofilic. Hidrofobik merupakan sifat anti air dan memiliki sudut kontak antara 90°-150°, sedangkan sifat hidrofilic memiliki nilai sudut kontak antara 10°-90°. Sudut kontak juga merupakan salah satu faktor penentu pembasahan suatu permukaan. Pengukuran sudut kontak berbasis pengolahan citra digital biasanya menggunakan bentuk lingkaran, karena diasumsikan bahwa droplet berbentuk lingkaran sempurna. Pada prakteknya droplet cairan tidak selalu berbentuk lingkaran sempurna oleh karenanya diperlukan perhitungan sudut kontak sesuai dengan permukaan droplet cairan. Tujuan pada penelitian ini yaitu membangun implementasi visual basic 6.0 untuk pengukuran sudut kontak pada permukaan yang bersifat hidrofobik, hidrofilik serta pada droplet tidak  lingkaran sempurna berbasis pada pengolahan citra digital.Implementasi dibuat menggunakan pendekatan geometri dua lingkaran dengan mengasumsikan bahwa cairan yang diteteskan pada bahan uji berupa dua lingkaran yang saling tumpang tindih. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa aplikasi yang dibangun mampu untuk menghitung sudut kontak pada permukaan hidrofobik dengan selisih maksimum 2,4° dan hidrofilik dengan selisih maksimum 1,85°  serta mampu melakukan pengukuran sudut kontak pada droplet berbentuk tidak lingkaran sempurna dengan selisih maksimum 2,59° terhadap nilai standar.Untuk memperoleh hasil yang maksimal maka pengolahan citra digital perlu ditingkatkan sehinga deteksi lebar sebaran dan tinggi droplet lebih akura

    SISTEM INFORMASI APLIKASI PENGELOLAAN TRANSAKSI KEUANGAN DAN PENDATAAN KONSUMEN PADA CV. PUPLAS

    No full text
    The author conducted research on Cv. Puplas s, aims to know about financial management and data collection of consumers in  Cv. Puplas. Transaction management and report creation that is still manual and do not have a database, so often the occurrence of errors in the processing of financial transactions. Likewise, when the consumer data processing and reporting process given to the leadership takes a long time and less efficient, because the data is still in the form of archives. To overcome this problem, the writer tries to design a system that can solve the problem. This research is done using field research method with direct observation and interview, then in Library Research for Literature study and laboratory research to design Information System using Web Programing CodeIgniter and SQLyog as database manage

    OPTIMALISASI JALUR EVAKUASI TSUNAMI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA PADANG BERBASIS WEB

    Get PDF
    Sistem Informasi Geografi adalah suatu sistem informasi yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, memanggil kembali, mengolah, menganalisa dan menghasilkan data bereferensi geografis atau geospatial, untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu perencanaan. Pemberian pengetahuan ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi dan ilmu pegetahuan yang berkembang saat ini yaitu sistem Informasi Geografis. Sistem ini akan dapat memberikan suatu informasi yang berguna bagi user dengan pemanfaatan pemetaan GIS.        Sistem Informasi Geografi ini dibangun untuk pemilihan jalur evakuasi yang paling optimal sedangkan metode yang digunakan untuk menggambarkan pemodelannya yaitu menggunakan UML. Sistem ini penulis rancang dengan menggunakan Mapserver dan merupakan berbasis web

    PENGARUH LIFE REVIEW THERAPY TERHADAP HARGA DIRI RENDAH LANSIA DI KABUPATEN BUNGO

    No full text
    Every one will experience age, where the elderly will arise changes as a result of the aging process. The aging process will cause both physical, psychosocial and spiritual issues. Psychosocial problems in the elderly one of them is low self-esteem. Low self-esteem problems in the elderly need to be addressed one of them with the action life review therapy. This purpose study is to determine the effect of life review therapy in the elderly who have low self-esteem in Social Home in Bungo Regency. Design of this study is quasi-experimental pretest and posttest with control group. Technic sampling by random sampling technique asignment as many as 40 people and classified into 20 peoples to intervention groups and 20 peoples to control group. The instrument used in this study is the Rosenberg Self Esteem Scale. The Analysis of paired t test obtained an average low self-esteem in the intervention group before therapy is given at 17.95 and after therapy is given at 10.20, with p value = 0.000. This results that is a significant difference in low self-esteem after being given a life review therapy in the intervention group. Therapy life review is recommended to overcome low self-esteem of the elderly living in Social Home.Setiap individu akan mengalami pertambahan usia, dimana lansia akan timbul perubahan-perubahan sebagai akibat proses penuaan. Proses penuaan tersebut akan menyebabkan masalah-masalah baik fisik, psikososial dan spiritual. Masalah psikososial pada lansia salah satunya adalah harga diri rendah.  Masalah harga diri rendah pada lansia perlu diatasi salah satunya dengan tindakanlife review tehrapy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh life review therapy pada lansia yang mengalami harga diri rendah di PSTW Kab.Bungo. Desain penelitian ini adalah quasi experiment pretest and posttest with control group. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling asignment yaitu sebanyak 40 orang dan diklasifikasikan menjadi 20 orang pada kelompok intervensi dan 20 orang pada kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rosenberg Self Esteem Scale. Hasil uji paired t test didapatkan rata-rata harga diri rendah pada kelompok intervensi sebelum diberikan terapi sebesar 17,95 dan setelah diberikan terapi sebesar 10,20, dengan nilai p value = 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna harga diri rendah setelah diberikan terapi life review pada kelompok intervensi. Terapi life review direkomendasikan untuk mengatasi harga diri rendah pada lansia yang tinggal di PST

    PENGARUH TEMAN SEBAYA, PENGETAHUAN, MEDIA MASA TERHADAP PERILAKU DIET MAHASIWI STIKES PAYUNG NEGERI PEKANBARU

    No full text
    Background: Diet is actually a way of combining between 60-70% carbohydrate, 10-15% protein and 20-25% fat. Based on research conducted Sasti (2015) Indonesia specifically no exact figures regarding dietary behaviors in adolescents. The prediction is based on data the average prevalence of adolescents in Indonesia who do unhealthy diets found a figure of42.6%.Objective: to determine the relationship of peer influence, knowledge and the role of mass media on the behavior of student diet STIKes Payung Negeri Pekanbaru. Methodology: This type of research is quantitative analytical research with correlation design with cross sectional research usingtechnique stratified random sampling yaitu a population made up of units that have different characteristics orheterogeneous.The sample in this study sebayak 71 sophomore I DII Midwifery. The data analysis univariate and bivariate withtest chi-squareResults showed that the influence of peers(pvalue 0.046 <0.05 and POR = 3.725 and the influence of mass media exposure(pvalue 0.041 <0.05 and POR = 3.321) have a relationship significantly to the dietary behavior of respondents.Conclusions: there is a significant correlation between the influence of peers and mass media exposure to dietary behavior  Diet yang sebenarnya adalah cara mengkombinasi antara 60-70% karbohidrat, 10-15% protein, dan 20-25% lemak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Sasti (2015) Indonesia secara khusus belum ada angka yang pasti mengenai perilaku diet pada remaja. Prediksi yang didasarkan data rata-rata prevalensi remaja di Indonesia yang melakukan diet tidak sehat ditemukan angka sebesar 42,6%.Tujuan penelitian : untuk mengetahui hubungan pengaruh teman sebaya, pengetahuan dan peran media masa terhadap perilaku diet mahasiswi STIKes Payung Negeri Pekanbaru. Metodologi : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik kuantitatif dengan Desain korelasi dengan pendekatan cross sectional peneliti menggunakan teknik Stratified Random Sampling yaitu suatu populasi terdiri dari unit yang mempunyai karakteristik yang berbeda-beda atau heterogen. Sampel dalam penelitian ini sebayak 71 orang mahasiswi tingkat I DII Kebidanan. Analisa data secara univariat dan bivariat dengan uji chi-squareHasil : menunjukan bahwa pengaruh teman sebaya (p value 0,046 < 0,05 dan POR = 3,725 dan pengaruh paparan media massa (p value 0,041 < 0,05 dan POR = 3,321)memiliki hubungan yang signifikan terhadap perilaku diet responden.Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara pengaruh teman sebaya dan paparan media massa terhadap perilaku diet mahasiswi DIII Kebidanan TIKes PayungNegeri Pekanbaru

    183

    full texts

    909

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Kopertis Wilayah X (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇