E-Journal Kopertis Wilayah X (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi)
Not a member yet
    909 research outputs found

    Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Terhadap Pengetahuan Keluarga Tentang KDRT

    No full text
    Approximately 10-50% of women have experienced domestic violence, such as being hit or hurt by their partners followed by psychological aberrations. The purpose of this study is to determine the effect of health education on domestic violence (KDRT) on family knowledge about domestic violence. This research is a quantitative research with pre experimental design with one group pre and post test design approach. The samples is 20 respondents. Sampling technique is purposive sampling. Data obtained by interview using questioner and univariate and bivariate analyzed by paried t-test. The result of the research from 20 respondents got the knowledge of the family before the health education as much as 6 respondents (30%) have poor knowledge and as many as 14 respondents (70%) have good knowledge, after health education as many as 20 respondents (100%) have knowledge the good one. The result of statistical test obtained (p-value = 0,000 <0,05) means that there is influence of health education about domestic violence (KDRT) to family knowledge about domestic violence (CID) in Lebak Bandung .  Sekitar 10-50% wanita pernah mengalami kejadian kekerasan dalam rumah tangga, seperti dipukul atau disakiti oleh pasangannya yang diikuti oleh penyimpangan secara psikologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap pengetahuan keluarga tentang KDRT. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra eksperimen dengan pendekatan one group pra dan post test design. Jumlah sampel yaitu 20 responden. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Data diperoleh dengan cara wawancara dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji paried t-test. Hasil penelitian dari 20 responden didapat pengetahuan keluarga sebelum dilakukan pendidikan kesehatan sebanyak 6 responden (30%) memiliki pengetahuan yang kurang  baik dan sebanyak 14 responden (70%) memiliki pengetahuan yang baik, sesudah dilakukan pendidikan kesehatan sebanyak 20 responden (100%) memiliki pengetahuan yang baik. Hasil uji statistik didapat      (p-value = 0,000 < 0,05) artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap pengetahuan keluarga tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di kelurahan Lebak Bandung

    Evaluation Of Drugs Use With Who Prescribing Indicator In Kuta Primary Health

    No full text
    The Government of Indonesia has a lot of intervention for rationalizing drug use of all levels of health services including Primary Health Care. One of the programs of rational use of drugs at Primary Health Care is monitoring and evaluation of drug use conducted by pharmacist. The purpose of this research was to evaluate the rationality of drug usein Kuta Primary Health Care that review from WHO prescribing indicators and knowing the difference percentage of rationality of drug use between Kuta Primary Health Care. This research used cross sectional design research conducted in Kuta Primary Health Care on October 2017. Data analyzed using descriptive analysis and Kruskall-Wallis test. The average number of drug prescribed per en counter was 2.9. The percentage of drugs prescribed by generic drugs was 85.91percent. The percentage prescribed of encounters in which an antibiotic on ARI non Pneumonia was 29.94 pecent  and percentage prescribing antibiotic drugs in a non-specific diarrhea was 23.84 percent. The percentage prescribed of encounters injection was 0 percent. On the basic of the finding of this study the prescribed practices for polypharmacy, generic prescribing, and antibiotic shows deviation from the standard recommended by WHO and Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices Indonesia. These finding suggested increase health workers knowledge through scientific meetings or Focus Group Disscution (FGD) that can support a rational use of drugs in the Primary Health Care. Pemerintah Indonesia telah banyak melakukan intervensi untuk merasionalkan penggunaan obat dari segala tingkat pelayanan kesehatan termasuk Puskesmas. Salah satu program Penggunaan Obat Rasional (POR) di Puskesmas adalah monev penggunaan obat yang dilakukan oleh farmasis. Tujuan penelitian ini adalah melakukan evaluasi rasionalitas penggunaan obat di Puskesmas Kecamatan Kuta ditinjau dari indikator peresepan (% peresepan obat generik, % persentase antibiotik, % peresepan injeksi) dan mengetahui perbedaan persentase rasionalitas penggunaan obat antar Puskesmas Kecamatan Kuta. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional yang dilakukan pada Puskesmas Kuta I, Kuta II, dan Kuta Utara pada bulan Oktober 2017. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji Kruskall-Wallis. Analisis deskriptif dari tenaga kesehatan menunjukkan bahwa, profesi Apoteker masih langka di Puskesmas Kecamatan Kuta yaitu hanya ada di Puskesmas Kuta 1 per November 2018. Hasil penelitian tiap parameter pada Puskesmas Kecamatan Kuta tidak ada yang memenuhi target kriteria POR dari target Dirjen Binfar kecuali parameter peresepan injeksi. Rata-rata obat tiap pasien adalah 2,9, % peresepan obat generik adalah 85,91%, % peresepan obat antibiotik pada ISPA non Pneumonia adalah 29,94%, % peresepan obat antibiotik pada diare non spesifik adalah 23,84%, dan % peresepan injeksi adalah 0%. Hal tersebut menunjukkan bahwa Puskesmas Kecamatan Kuta masih mengalami masalah polifarmasi dan penggunaan antibiotik berlebihan. Hasil penelitian ini dapat menunjukkan adanya kebutuhan untuk meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan melalui pertemuan ilmiah atau Focus Group Disscution (FGD) yang dapat mendukung penggunaan obat yang rasional di Puskesmas

    MODEL PENGENDALIAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS

    No full text
    According to the International Diabetes Federation (IDF) there are 382 million people living with diabetes in the world by 2013. It is estimated that of the 382 million people, 175 million of whom remain undiagnosed, so the danger of developing progressive complications unwittingly and without prevention. Complications from diabetes can be prevented or delayed by keeping blood sugar levels are in the normal category so that metabolism can be well controlled. Blood sugar levels can be maintained by a healthy lifestyle. The purpose of this study was to determine the control of blood sugar levels by making healthy lifestyle in patients with diabetes mellitus type II in London in 2017: a grounded theory study. Participants in the study of 18 people. Intake of participants in this study begins with purposive sampling. The results showed the main concept of grounded theory is "Behavior Control Blood Sugar Levels". Forms of behavior in blood sugar control in this study consisted of a) the body's response to changes result DM, b) forms of motivation patients with DM, c) Physical Activity DM patients, d) Compliance diet, e) Management DM therapy, f) Compliance controls, g) A healthy lifestyle DM family, h) Impact of changes in lifestyle. The results of this study can serve as a reference, especially for people with diabetes mellitus and family in order to implement the behavior of controlling blood sugar levels.  Menurut International Diabetes Federation (IDF) terdapat 382 juta orang yang hidup dengan diabetes di dunia pada tahun 2013. Diperkirakan dari 382 juta orang tersebut, 175 juta diantaranya belum terdiagnosis, sehingga terancam berkembang progresif menjadi komplikasi tanpa disadari dan tanpa pencegahan. Komplikasi akibat diabetes dapat dicegah atau ditunda dengan menjaga kadar gula darah berada dalam kategori normal sehingga metabolisme dapat dikendalikan dengan baik.  Kadar gula darah dapat dijaga dengan melakukan gaya hidup yang sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengendalian kadar gula darah dengan melakukan gaya hidup sehat pada penderita diabetes mellitus tipe II di Bukittinggi tahun 2017: study grounded theory. Partisipan dalam penelitian sebanyak 18 orang. Pengambilan partisipan dalam penelitian ini diawali dengan purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan Konsep utama dari grounded theory adalah “Perilaku Pengendalian Kadar Gula Darah”. Bentuk perilaku pengendalian gula darah dalam penelitian ini terdiri dari a) Respon tubuh terhadap Perubahan Akibat DM, b) Bentuk motivasi pasien DM, c) Aktivitas Fisik Pasien DM, d) Kepatuhan diet, e) Manajemen terapi DM, f) Kepatuhan melakukan kontrol, g) Gaya hidup sehat keluarga DM, h) Dampak perubahan gaya hidup. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi khususnya bagi penderita diabetes mellitus dan keluarga agar menerapkan perilaku pengendalian kadar gula darah.

    EFEKTIFITAS TERAPI ASMAUL HUSNA TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN FRAKTUR DI RSUD PROVINSI RIAU

    No full text
    Fracture in Indonesia becomes the third rank death causing under the coronary heart attack and tuberculosis. Fracture is dissolution of the bone continuality which is caused by suddenly or more spirit, causing the according to licking, bending destruction, twisting and pulling. The research aims to determine effectivity of the Asmaul Husna therapy on the fracture patient in the dahlia room of Arifin Achmad general hospital of riau province. The research was operated on 01 March until 26 March. The research design was quasy experiment by pre test design and post test design with control. Sample in this research is as many as 30 peoples, 15 peoples for the experiment group and 15 peoples for the control group. The used measurement equipment was observation sheet and given the Asmaul Husna therapy for the experiment group. The use analisys was univariate and bivariate by T-test . Outcome of the T-test showed that there is the difference of asmaul husna therapy average on p = 0,000 / p > 5 % (0,05), then it can be concluded than Ho rejected. The research outcome shows that the Asmaul Husna therapy is effective to reduce the pai scale on the fracture patient. Based on the research outcome, hopefully the nurse teaches the Asmaul Husna therapy for the patient and applies for the fracture patient.Fraktur di Indonesia menjadi penyebab kematian terbesar ketiga di bawah penyakit jantung koroner dan tuberkulosis. Fraktur  adalah terputusnya kontinuitas tulang yang disebabkan oleh kekuatan yang tiba-tiba dan berlebihan, yang dapat berupa pemukulan, penghancuran penekukan, pemuntiran atau penarikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi Asmaul Husna pada pasien fraktur di ruangan Dahlia Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 01 Maret sampai 26 Maret Desain penelitian ini quasy eksperiment dengan rancangan pre test and post test design with control. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 orang, 15 orang sampel untuk kelompok eksperimen dan 15 orang untuk kelompok kontrol. Alat ukur yang digunakan adalah lembaran observasi dan diberikan terapi asmaul husna pada kelompok eksperimen. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji T-test. Hasil uji T-test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata terapi Asmaul Husna dengan nilai p=0,000 / p<5 % (0,05). Jadi dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi Asmaul Husna efektif untuk mengurangi skala nyeri pada pasien fraktur. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan perawat mengajarkan penggunaan terapi asmaul husna pada pasien dan menerapkannya pada pasien fraktur

    FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMERIKSAAN DINI KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR

    No full text
    Based on cancer data in 13 laboratory pathology centers, cervical cancer is a type of cancer that has the largest number of patients in Indonesia, which is as many as 36% of patients. Data from Lubuk Buaya Community Health Center were obtained that performed IVA examination as many as 50 people (0,4%) from 14,199 target. This study aims to determine factors related to visual inspection of Acetic Acid on Women of Infertile Age in the Work Area of Lubuk Buaya Community Health Center in 2017. The study employed the survey deskriptif analitik ,the data analis used chi squre, population is 384 people fertile age women, the research sampel were 384 stratified random sampling. The result showed that 60.9% of women of childbearing age had never done cervical cancer early testing by IVA method, 45.6% knowledge was low, 50% negative attitude, 77,9% did not get husband support, 38,8% did not get health promotion . There was a significant relationship between knowledge (P = 0,000), attitude (P = 0,000), husband support (P = 0,000), promotion (P = 0,000) health with early cervical cancer screening by IVA method. Lubuk Buaya Community Health Center and local officers should pay more attention to the success of early cervical cancer screening program IVA method with the formation of cadres in each Urban Village so that the information can be given thoroughly. Berdasarkan data kanker di 13 pusat laboratorium patologi, kanker serviks merupakan jenis kanker yang memiliki jumlah penderita terbanyak di Indonesia, yaitu sebanyak 36% penderita. Data dari Puskesmas Lubuk Buaya didapatkan yang melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 50 orang (0,4%) dari 14.199 sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya tahun 2017. Metode yang digunakan deskriptif analitik dengan analisis data chi square, populasi adalah wanita usia subur yang berjumlah 384 orang. Pengambilan sampel yaitu stratified random sampling sebanyak 384. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada pasien dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu univariat dan bivariat. Hasil Penelitian didapatkan 60,9% wanita usia subur belum pernah melakukan pemeriksaan dini kanker serviks dengan metode IVA, 45,6% pengetahuan rendah, 50% sikap negatif, 77,9% tidak mendapat dukungan suami, 38,8% tidak mendapat promosi kesehatan. Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan(P=0,000 ), sikap(P=0,000), dukungan suami(P=0,000), promosi (P=0,000) kesehatan dengan pemeriksaan dini kanker serviks dengan  metode IVA. Pihak Puskesmas Lubuk Buaya Padang serta petugas setempat harus lebih memperhatikan keberhasilan program pemeriksaan dini kanker serviks metode IVA dengan adanya pembentukkan kader pada setiap kelurahan sehingga pemberian informasi dapat diberikan secara menyuluruh.Based on cancer data in 13 laboratory pathology centers, cervical cancer is a type of cancer that has the largest number of patients in Indonesia, which is as many as 36% of patients. Data from Lubuk Buaya Community Health Center were obtained that performed IVA examination as many as 50 people (0,4%) from 14,199 target. This study aims to determine factors related to visual inspection of Acetic Acid on Women of Infertile Age in the Work Area of Lubuk Buaya Community Health Center in 2017. The study employed the survey deskriptif analitik ,the data analis used chi squre, population is 384 people fertile age women, the research sampel were 384 stratified random sampling. The result showed that 60.9% of women of childbearing age had never done cervical cancer early testing by IVA method, 45.6% knowledge was low, 50% negative attitude, 77,9% did not get husband support, 38,8% did not get health promotion . There was a significant relationship between knowledge (P = 0,000), attitude (P = 0,000), husband support (P = 0,000), promotion (P = 0,000) health with early cervical cancer screening by IVA method. Lubuk Buaya Community Health Center and local officers should pay more attention to the success of early cervical cancer screening program IVA method with the formation of cadres in each Urban Village so that the information can be given thoroughly. Berdasarkan data kanker di 13 pusat laboratorium patologi, kanker serviks merupakan jenis kanker yang memiliki jumlah penderita terbanyak di Indonesia, yaitu sebanyak 36% penderita. Data dari Puskesmas Lubuk Buaya didapatkan yang melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 50 orang (0,4%) dari 14.199 sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya tahun 2017. Metode yang digunakan deskriptif analitik dengan analisis data chi square, populasi adalah wanita usia subur yang berjumlah 384 orang. Pengambilan sampel yaitu stratified random sampling sebanyak 384. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada pasien dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu univariat dan bivariat. Hasil Penelitian didapatkan 60,9% wanita usia subur belum pernah melakukan pemeriksaan dini kanker serviks dengan metode IVA, 45,6% pengetahuan rendah, 50% sikap negatif, 77,9% tidak mendapat dukungan suami, 38,8% tidak mendapat promosi kesehatan. Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan(P=0,000 ), sikap(P=0,000), dukungan suami(P=0,000), promosi (P=0,000) kesehatan dengan pemeriksaan dini kanker serviks dengan  metode IVA. Pihak Puskesmas Lubuk Buaya Padang serta petugas setempat harus lebih memperhatikan keberhasilan program pemeriksaan dini kanker serviks metode IVA dengan adanya pembentukkan kader pada setiap kelurahan sehingga pemberian informasi dapat diberikan secara menyuluruh

    PERILAKU NONVERBAL JESSICA DALAM SIDANG PERADILAN

    No full text
    Jessica’s nonverbal behavior has been phenomenal in recent years. Media coverage of court room hearing Live and watched by the audience. The role of language is very important in deciding a judge decision. Nonverbal behavior is a part of language evidence in the court room. This research is aimed at describing and explaining function and meaning of Jessica’s nonverbal behavior. This research used qualitative descriptive method by using observational method and pragmatic approach. The object of this research was court room taken from KPI (Indonesia Broadcasting Commission.). The result of this research showed that two from the five language functions, i.e. representative function and directive function. Based on Jessica’s nonverbal behavior meaning found on from five nonverbal behavior, i.e, the meaning of hand gesture. The function and the meaning of Jessica’s nonverbal behavior was committed Jessica to prove her innocence action

    Rekonstruksionisme: Metode Komunikatif Dalam Pemerolehan Dan Pembelajaran Bahasa Untuk Mengembangkan Kemampuan Berbahasa

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena berbahasa Indonesia pada peserta didik, bagaimana pandangan rekonstruksionisme dan peran metode komunikatif dalam mengembangkan kemampuan berbahasa pada peserta didik. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dilakukan dengan teknik. Adapun hasil dari penelitian ini, yaitu peserta didik masih kesulitan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar pada situasi formal. Hal ini tidak terlepas dari pemerolehan dan pembelajaran bahasa yang diperoleh peserta didik sebelumnya. Dengan berpijak pada teori rekonstruksionisme dan metode komunikatif, peserta didik dapat memperoleh dan menggunakan suatu bahasa dengan baik jika bahasa itu sering digunakan atau bersifat komunikatif. Hal ini mengimplikasikasikan bahwa seseorang dapat membangun kemampuan berbahasa dari pengalaman-pengalaman yang diperolehnya, artinya peserta didik harus sering mengalami atau menggunakan bahasa tersebut. Adapun peran dari metode komunikatif itu sendiri, yaitu meningkatkan atau mengembangkan kemampuan berbahasa peserta didik. Peran sekolah dan guru adalah mendorong anak untuk menggunakan bahasa-bahasa tersebut dengan mencipatakan situasi-situasi tertentu (situasi komunikatif) agar kemampuan berbahasa peserta didik berkembang dengan baik, baik itu berbahasa Indonesia maupun berbahasa Asing.This study aims to find out the phenomenon of Indonesian language in learners, how the views of reconstructionism and the role of communicative methods in developing language skills in learners. The research method that I use is qualitative research method. Descriptive qualitative research method is done by technique. The results of this study, namely learners are still difficult to use the Indonesian language is good and true in the formal situation. This can not be separated from the acquisition and learning of language obtained by previous learners. Based on the theory of reconstructionism and communicative methods, learners can acquire and use a language well if the language is often used or communicative. This implies that a person can build the language skills of the experiences he / she obtains, meaning that learners should often experience or use the language. The role of the communicative method itself, which is to improve or develop the language skills of learners. The role of schools and teachers is to encourage children to use these languages by creating specific situations (communicative situations) so that the language skills of learners develop well, be it Indonesian-speaking or foreign languages.

    INDIKASI MACHIAVELLIANISM DALAM PEMBUATAN KEPUTUSAN ETIS AUDITOR PEMULA

    No full text
    This research is a continuation from the previous research who find inconsistent results. The purpose of this study is to examine the machiavellianism relationship with ethical decisions in earnings management in Indonesia in two forms of manipulation, namely manipulation of operations and accounting manipulation. Data collection methods in this study used as many as 34 respondent. Machiavellianism does not affect the ethical decision of earnings management in the Public Accountant Office in West Sumatra. Independent accountants who support are those who have the majority of first-level education with an average age of 26-35 years, who are generally male and have more than 10 years of experience. This is because the customary system of ABS - SBK (Adat Bersandi Syara '- Syara' Bersandi Kitabullah) in West Sumatra has an impact on the machiavellian nature of accountants, and there is a significant difference between operating manipulation and accounting manipulation. Penelitian ini merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya yang menemukan hasil yang tidak konsisten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan machiavellianism dengan keputusan etis dalam manajemen laba di Indonesia dalam dua bentuk manipulasi, yaitu manipulasi operasi dan manipulasi akuntansi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan sebanyak 34 responden. Machiavellianism tidak mempengaruhi keputusan etis manajemen laba di Kantor Akuntan Publik di Sumatera Barat. Akuntan independen yang mendukung adalah mereka yang memiliki mayoritas pendidikan tingkat pertama dengan usia rata-rata 26-35 tahun, yang umumnya laki-laki dan memiliki lebih dari 10 tahun pengalaman. Hal ini karena sistem adat ABS - SBK (Adat Bersandi Syara '- Syara' Bersandi Kitabullah) di Sumatera Barat memiliki dampak pada sifat machiavellian akuntan, dan ada perbedaan yang signifikan antara manipulasi operasi dan manipulasi akuntansi

    PEMBUKTIAN FRAUD TRIANGLE THEORY PADA FINANCIAL REPORT QUALITY

    No full text
    A perfect and qualified financial statements are the financial statements that each company wants to present. In this competitive era, presenting a good quality reports is a difficult thing for companies, so the thought arises to commit fraudulent financial reporting. A poor quality financial statements is a financial statements that have an element of fraud. Factors in the fraud triangle theory include financial targets, financial stability, external pressure, ineffective monitoring, institutional ownership, external audit quality and change in auditor. The object of this study is the financial statements of all companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2012-2016. The sample in this research is taken by using purposive sampling method with total sample as many as 372 companies. The data obtained will be tested using SPSS version 22.0 with binary logistic regression method. Based on the results of research that has been done shows that ineffective monitoring and change in auditor have a significant influence on fraudulent financial reporting. Meanwhile, financial targets, financial stability, external pressure, institutional ownership and external audit quality have no significant influence on fraudulent financial reporting. Laporan keuangan yang sempurna dan berkualitas merupakan laporan keuangan yang ingin disajikan oleh setiap perusahaan. Di era yang semakin kompetitif ini, menyajikan laporan yang berkualitas adalah hal yang sulit bagi perusahaan sehingga muncul pemikiran untuk melakukan tindakan kecurangan terhadap laporan keuangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan faktor-faktor yang terdapat dalam teori fraud triangle terhadap kualitas laporan keuangan. Laporan keuangan dikatakan tidak berkualitas apabila memiliki unsur kecurangan didalam laporan keuangan. Faktor-faktor yang terdapat dalam teori fraud triangle antara lain target keuangan, stabilitas keuangan, tekanan eksternal, ketidakefektifan pengawasan, kepemilikikan saham institusi, kualitas audit eksternal serta pergantian auditor. Objek dari penelitian ini berupa laporan keuangan dari seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2012-2016. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 372 perusahaan. Data yang diperoleh akan diuji dengan menggunakan SPSS versi 22.0 dengan metode regresi logistik biner. Dari hasil pengujian terhadap data yang telah dikumpulkan, terbukti bahwa ketidakefektifan pengawasan dan pergantian auditor berpengaruh signifikan terhadap kecurangan pelaporan keuangan. Sementara, target keuangan, stabilitas keuangan, tekanan eksternal, kepemilikan saham institusi dan kualitas audit eksternal tidak berpengaruh signifikan terhadap kecurangan pelaporan keuangan

    PENGARUH LIKUIDITAS, SOLVABILITAS DAN PERPUTARAN MODAL KERJA TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    No full text
    This study aims to determine the effect of liquidity, solvency and working capital turnover on profitability at manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange. In this study, the sample used as many as 32 companies. The data used in the form of financial statements listed on the Indonesia Stock Exchange. The data analysis technique used multiple linear regression analysis after passing the classical assumption test consisting of normality test, multicollinearity test, autocorrelation test and heteroscedasticity test. The results prove that liquidity has a significant effect on profitability, solvency has no effect on profitability and turnover of working capital has a significant positive effect on profitability. Of the two influential variables, liquidity has a greater impact than the working capital turnover. Simultaneously liquidity, solvency and turnover of working capital have a significant effect on profitability. The value of R2 Adjusted in this study is 0.159 which means that 15.9% profitability can be influenced by liquidity, solvency and working capital turnover. While the remaining 84.1% influenced by other variables. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh likuiditas, solvabilitas dan perputaran modal kerja terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dalam penelitian ini, sampel yang digunakan sebanyak 32 perusahaan. Data yang digunakan berupa laporan keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda setelah melewati uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinieritas, uji autokorelasi dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian membuktikan bahwa likuiditas berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, solvabilitas tidak berpengaruh terhadap profitabilitas dan perputaran modal kerja berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas. Dari kedua variable yang berpengaruh tersebut, likuiditas mempunyai pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan perputaran modal kerja. Secara simultan likuiditas, solvabilitas dan perputaran modal kerja berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Nilai R2 Adjusted dalam penelitian ini sebesar 0.159 yang berarti bahwa 15.9%  profitabilitas dapat dipengaruhi oleh likuiditas, solvabilitas dan perputaran modal kerja. Sedangkan sisanya 84.1% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain

    183

    full texts

    909

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Kopertis Wilayah X (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇