E-Journal Kopertis Wilayah X (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi)
Not a member yet
909 research outputs found
Sort by
Lexical Variation of Sasak Kuto-Kute Dialect in North Lombok District
Despite Sasak community in five sub-districts of North Lombok uses the same dialect, namely kuto-Kute Dialect (BSDK), the people within those sub-districts demonstrate different lexicals to express the same meaning. The purpose of this study is to describe the lexicals variations in Kuto-Kute Dialect used by the community in North Lombok. This study used a descriptive-qualitative method. The data was taken by using observation and conversational method. Observation method was applied by observing the language used by communities within the observation spots in the village, while conversational method was used by having conversations with the informants from the observed villages. The data was analysed by using referential identity and distributional methods. The result of the analysis showed that Sasak Kuto-Kute dialect in certain gloss has lexical variations they are glosses having two lexical variation and three lexical variations
Pengaruh Performance Expectancy Terhadap Minat Implementasi Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) di Pemkot Padang
The purpose of this study is to examine the effect of performance expectancy on the interest in implementing a regional financial management information system (SIPKD). This research is based on the results of a test of 80 respondents using information systems of regional financial managers who work in the government of Padang City Hall. This study uses a research respondent that is distributed directly and uses a simple linear regression technique to test the research data with the help of SPSS 25. This study uses an independent variable performance expectancy and one dependent variable, namely: interest in implementing regional financial management information systems. The results of the study show that partially, performance expectancy has a significant effect on the interest in implementing the regional financial management information syste
Potensi Produk UMKM Menjadi Produk Unggulan Daerah Kota Tanjungpinang
Successful development in the economic field is the goal of the government in providing prosperity to the community. The various economic and trade transactions contained in Tanjungpinang City as the capital of the Riau Islands Province are very diverse and involve the whole community with a variety of ethnic, religious and cultural customs. Efforts in the field of SMEs is very strategic, given the growth of MSMEs in Tanjungpinang. And the development of the potential of MSMEs in urban communities that tend to spread in types and areas that are not planned. Methods in this study, as much as possible combine approaches that are quantitative and qualitative. The data analysis technique used is LQ (Location Quotient) analysis. Based on LQ analysis it is seen that there are many leading commodities of agriculture sector. These commodities are corn, spinach and mustard greens, papaya and jackfruit, cow, goat, chicken, fishery and its products. As for the industrial sector, there are commodities such as trade, hotels and restaurants, building, transportation and supporting, accommodation and accommodation, mining, banking, cooperativesKesuksesan pembangunan dibidang ekonomi merupakan tujuan pemerintah dalam memberikan kesejahteraan terhadap masyarakatnya. Berbagai transaksi ekonomi dan perdagangan yang terdapat di Kota Tanjungpinang sebagai ibukota Provinsi kepulauan Riau sangat beragam dan melibatkan seluruh masyarakat dengan keragaman suku/etnis, agama dan adat budaya yang potensial. Upaya dibidang UMKM sangat strategis, mengingat pertumbuhan UMKM di Tanjungpinang. Serta adanya perkembangan potensi UMKM dalam masyarakat kota yang cenderung tersebar dalam jenis dan bidang yang tidak terencana. Metode dalam penelitian ini, semaksimal mungkin mengkombinasikan pendekatan yang bersifat kuantitatif dan kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis LQ (Location Quotient). Berdasarkan analisis LQ terlihat bahwa terdapat banyak komoditas unggulan sektor pertanian. Komoditas tersebut adalah jagung, bayam dan sawi, papaya dan nangka, hasil peternakan sapi, kambing, ayam kampung, perikanan dan hasil-hasilnya. Sedangkan untuk sektor industri terdapat komoditas unggulannya adalah perdagangan, hotel dan restoran, bangunan, angkutan dan penunjang, perhotelan dan jasa akomodasi, pertambangan, perbankan, koperasi
STUDI KORELASI ANTARA CARING PERAWAT DENGAN KEPUASAN KLIEN YANG MENJALANI PERAWATAN
The purpose of this research is to find out relationship of client’s perception about the nurse’s caring behavior with client’s satisfaction at the Endocrinological Department of Bukittinggi National Stroke Hospital. The research is descriptive correlation by using cross-sectional approach. The research population consist of all patient who cared, totaling 64 respondents and all of them are taken as research respondent (total sampling). To collect data, the researcher uses questioners. The statistical analysis, indicates that there is significant the relationship of the nurse’s caring behavior with client’s satisfaction. On the based of the research findings, it is recommended to nurse’s to be able, to give the service by using the caring modality and polite request like keeping and eye on all patient all the time
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN TERAPI DIET CASEIN FREE GLUTEN FREE PADA ANAK AUTIS DI KOTA PEKANBARU
Pelaksanaan Terapi Diet casein free gluten free pada anak autis merupakan salah satu bentuk terapi pada autis untuk mengurangi gejala autistik pada anak autis sendiri.dimana pelaksanaan terapi diet ini harus dilakukan dengan ketat. Orang tua anak autis harus memahami terlebih dahulu mengenai makanan dan minuman apa saja yang mengandung casein dan gluten.dengan demikian pelaksanaan terapi diet casein free gluten free pada anak autis dapat dilaksanakan dengan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas pelaksanaan terapi diet Casein free glutein free terhadap prilaku autistik anak autis di Kota pekanbaru dengan memberikan kuisioner dan wawancara terhadap orang tua anak autis.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik observasional dengan jenis desain Quasi eksperiment, dengan rancangan Pre and Post Test With Control Design. Dengan membandingkan dua hasil evaluasi yaitu pre test dan post test. Populasi dalam penelitian ini adalah anak autis sebanyak 50 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 sebagai kelompok eksperimen yang diberikan kuesioner yang dilengkapi dengan Informed Concent terhadap orang tua anak autis. sekaligus diberikan terapi diet casein free glutein free pada anak autis selama 6 minggu .sedangkan kelompok 2 sebagai kelompok kontrol yang diberikan kuesioner meliputi data karakteristik naka autis yang diberikan kepada orang tua nya dengan menjawab 15 pertanyaan. Penelitian ini mengggunakan uji hipotesis Paired Sample T-test utuk mengetahui efektivitas pelaksanaan terapi diet casein free glutein free pada anak autis. Kemudian untuk uji beda pengaruh antara kelompok ekspersimen dan kelompok kontrol digunakan uji Independent Sample T-test
Formulasi Sediaan Topikal Ekstrak Etanol Kulit Buah Naga (Hylocereus costaricensis)
Ekstrak kulit buah naga super merah (H. costaricensis) setelah dilakukan pengujian antioksidan mempunyai nilai IC50 sebesar 4602,740 ppm. Dari hasil yang didapat maka konsentrasi ekstrak yang digunakan untuk formulasi sediaan topikal sebesar 2%. Antioksidan yang terkandung dalam kulit buah naga dapat ditingkatkan nilai ekonomisnya dengan membuat suatu sediaan yang digunakan pada kulit. Pengembangan formulasi sediaan topikal yang diaplikasikan pada kulit berupa sediaan lotion, krim dan gel. Sediaan lotion dan krim sebagai basis dengan menambahkan minyak zaitun dan VCO sebagai humektan dalam fase mainyak dan pada sediaan gel dengan menggunakan basis gel Carbopol-940, PVA dan HPMC. Dari semua sediaan yang dibuat dapat digunakan untuk sediaan topikal. Hasil uji hedonis didapatkan F8 (lotion minyak zaitun) merupakan formula yang terbaik dalam hal tekstur dan warna sediaan, F14 (gel HPMC) dalam hal bau dan F11 (krim VCO) dalam hal kenyamanan pemakaian. Penambahan ekstrak kepada basis sediaan mempengaruhi secara signifikan terhadap tekstur, warna dan bau tetapi tidak terhadap kenyamanan pemakaian
Identifikasi Penyaluran Zakat Menggunakan Algoritma C4.5 (Studi Kasus di BAZNAS Kabupaten Agam)
Hasil pengujian yang dilakukan oleh penulis menggunakan metode algoritma C4.5 terhadap data yang dihimpun dari BAZNAS Kabupaten Agam dalam mengklasifikasikan jenis zakat yang akan disalurkan kepada penerima zakat di ruang lingkup BAZNAS Kabupaten Agam. Algoritma C4.5 berhasil menghasilkan pohon keputusan yang dapat dijadikan sebagai acuan bagi BAZNAS Kabupaten Agam dalam menentukan jenis zakat yang akan disalurkannya kepada 8 asnaf. Dengan memanfaatkan rule yang dihasilkan oleh algoritma C4.5, penyaluran zakat akan menjadi tepat sasaran dan memakan waktu lebih sedikit untuk merealisasikannya
Peningkatan Kualitas Tidur Klien Kardiovaskuler dengan Pengaturan Posisi Tidur
The quality of sleep was someone’s satisfying feel for sleep, which made that person didn’t show any kind of tiredness, restlessness, worn out, apathy and constant yawning or sleepiness. One of the methods that could be done to overcome the bad quality of sleep was the giving of sleeping position. The aim of the giving of sleeping position was to lower oxygen consumption and increasing lungs expansion to maximal. The kind of this study was quasi experiment with one group pre-test and post-test design. The samples of this study were 33 respondents who had the match criteria in this study. The samples were taken with accidental sampling technique which the case or the respondents were taken by accident or available at that time. Analysis of the data in this study was done with Univariate and Bivariate. This study was using questioner as a helper in collecting data. The result of statistic test was p-value rate= 0,000 which meant there was significantly difference the estimate respondent’s quality of sleep before and after treatment. It could be concluded that there was an influence of the setting of sleeping position upon the quality of sleep for the clients at Cardio Ward. It was expected that the regional hospital's RadenMattaher Jambi could make this sleeping position 45o arrangement into an intervention and equality of positions on each of the clients Kualitas tidur adalah kepuasan seseorang terhadap tidur, sehingga seseorang tersebut tidak memperlihatkan perasaan lelah, gelisah, lesu, dan sering menguap atau mengantuk. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi adalah dengan pemberian posisi tidur. Tujuan tindakan memberikan posisi tidur adalah untuk menurunkan konsumsi oksigen dan meningkatkan ekspansi paru yang maksimal. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksprimen dengan desain one group pre-tes post-test. Sampel dalam penelitian ini 33 responden yang memiliki kriteria sesuai dengan yang akan diteliti. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara accidental sampling yaitu pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau tersedia. Analisa data dalam penelitian ini secarra Univariat dan Bivariat. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat bantu dalam pengumpulan data. Hasil uji statistic diperoleh nilai p-value = 0,000 artinya terdapat perbedaan signifikan nilai kualitas tidur responden sebelum dan sesudah perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pengaturan posisi tidur terhadap kualitas tidur pada klien di ruang rawat inap jantung. Diharapkan kepada pihak RSUD Raden Mattaher Jambi dapat menjadikan pengaturan posisi tidur 45o ini menjadi intervensi dan kesetaraan posisi pada setiap klie
Uji Kontaminan Koliform Susu Kedelai yang dijual di Pasar Bawah Kota Bukittinggi
Evaluation of coliform contamination from homemade soy milk sold in Bukittinggi city has been determined. Soy milk can be consumed to dietary nutritional of protein, because soy bean cantains high protein and fat. Soy milk from product of homemade process are done conventionally, so sanitation and hygiene processing be ignored. The presence of coliform and other pathogenic bacteria in bevearage can be cause some serious desease to human. One of the common contaminats present in drinks or food are coliform bacteria. The aim of this research to know coliform bacteria and presence or absence of Escherichia coli in soy milk using Most Probable Number / MPN methode. Research covering presumtif test, comfirmatif test of coliform and Escherichia coli identification. Based on the results of the three samples soy milk containing coliform bacteria respectively 23, 21 and 43 MPN/ ml and Escherichia coli contamination respectively 10, 4 and 10 MPN / ml. So from this study can be concluded all the samples has been polluted, and not fulfill the requirements of SNI No.7388:2009.Telah dilakukan uji kontaminan koliform terhadap susu kedelai hasil olahan rumah tangga yang dijual di Pasar Bawah Bukittinggi. Susu kedelai dapat dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan gizi, karena kedelai mengandung protein dan lemak. Pengolahan Susu kedelai hasil olahan rumah tangga dilakukan secara konvensional sehingga sanitasi dan kebersihan pengolahan kurang diperhatikan. Keberadaan koliform dan bakteri penyebab penyakit dalam susu kedelai dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Salah satu bakteri koliform yaitu Escherichia coli, dimana bakteri ini merupakan indikator terjadinya kontaminasi mikroorganisme penyebab penyakit pada minuman atau makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya cemaran bakteri koliform dan mengidentifikasi adanya Escherichia coli pada susu kedelai dengan cara Most Probable Number/Angka Paling Mungkin. Penelitian meliputi uji presumtif bakteri koliform, uji komfirmatif koliform dan identifikasi Escherichia coli. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ke 3 sampel susu kedelai yang diuji mengandung cemaran bakteri koliform 23, 21, dan 43 MPN/ml dan cemaran bakteri Escherichia coli sebanyak 10, 4 dan 10 MPN/ml. Maka dari penelitian ini dapat disimpulkan semua sampel tercemar Escherichia coli sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam SNI no. 7388 tahun 2009
Community Willingness to Participate in A Mosquito Breeding Site Eradication Program: A Study in Bandung, West Java, Indonesia
Despite many efforts to prevent dengue, vector control still promising specially through integrated vector management. This effort requires community participation. Therefore, it is crucial to understand the factors that are associated with the willingness of communities in high prevalence areas to participate in mosquito breeding eradication program. This study explored factors associated with the willingness of community members in Bandung to participate in the mosquito breeding eradication program initiated by Indonesian's government, called One House One Larvae Monitor. A community-based cross-sectional study was carried randomly at sub-district level in Bandung from January-November 2018. Interviews using a set of validated questionnaires were conducted to collect data on demography, socioeconomic status, knowledge, attitude and practice regarding implementation of the program. Among 210 participants, the proportion of low-to-middle knowledge, attitude, and practice (KAP) index is more prevalent. Yet, for attaining high-score on KAP, there are three main predictors observed; by being female, at least had attend undergraduate level of education, and being an entrepreneur. A good score in the attitude section does not necessarily translate to good score in the practice section. The results reflect the need for better tools for changing the behavior of society, and it should not be limited to enhancement of society’s knowledge