Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Mataram - Open Journal System
Not a member yet
    1728 research outputs found

    IDENTIFYING READING COMPREHENSION QUESTIONS OF NATIONAL EXAMINATION FOR SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS

    Get PDF
    Reading is the complex cognitive process of decoding symbols to derive meaning. It is a form of language processing. Success in this process is measured as reading comprehension. The aim of the researcher is to identify the types of question reading comprehension of the national examination of the textbook. The form of this research is descriptive by analyzing the reading question in the Sonar Eksplorasi USBN/UNBK’s book 2019. Indicators data are grouped based on qualitative. To maintain the results of research carried out to collect data using descriptive qualitative. Then the data can be seen means out of reading comprehension questions into five types, namely question of literal comprehension, a question involving reorganization or reinterpretation, the question of inference, the question of evaluation and question of personal responses. The question of literal comprehension gets 5 data (5,05%). The next types are the question involving reorganization or reinterpretation it gets 6 data (6, 06%). The question of inference gets 5 data (5,05%). The question of evaluation gets 4 data (4, 04%). The last type is the question of personal responses which gets 10 (10, 10%).  Data obtained through book evaluation text by looking at the form and level of questions.  Based on this result, it can be concluded that the dominant type of used test is multiple-choice items in testing the reading comprehension

    EXAMINING THINK TALK WRITE (TTW) STRATEGY IN STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY

    Get PDF
    This research aimed at finding out the effect of Think-Talk-Write (TTW) in students’ vocabulary mastery. This research was conducted in the first-grade students of Junior High School 5 Praya in the academic year 2019/2020. This research used an experimental design in which it employed two groups pre-test and post-test. The experimental group was treated by using TTW, while the control group was treated by using Acrostic strategy. The two classes were chosen as the samples in this research which consist of 46 students. In analyzing the data, researchers applied statistical analysis. The result of the research showed that there was a significant effect of Think-Talk-Write (TTW) in students’ vocabulary mastery. The finding shows that the t-test value was higher than the t-table (8.693>1.680). Therefore, it comes to the conclusion that the hypothesis set is accepted (Ha)

    PELAKSANAAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR GURU DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 17 PALEMBANG

    Get PDF
    ABSTRAK: Guru sebagai pendidik memiliki banyak keterampilan mengajar, maka akan semakin mudah dalam memotivasi belajar siswa dalam mencapai hasil belajar yang optimal. Sehubungan dengan keterampilan mengajar yang harus dimiliki pendidik, Mardia Hayati menyatakan bahwa ada beberapa keterampilan dasar mengajar yang harus dimiliki seorang pendidik, yaitu: 1). Keterampilan membuka pelajaran, 2). Keterampilan bertanya, 3). Keterampilan memberi penguatan, 4). Keterampilan mengadakan variasi, 5). Keterampilan menjelaskan, dan 6). Keterampilan mengelola kelas (Mardia Hayati 2008, hlm. 204). Dari beberapa keterampilan dasar mengajar yang harus dimiliki oleh seorang pendidik diatas, jelaslah bahwa melaksanakan tugas mengajar bagi seorang pendidik bukanlah perkara yang mudah. Mengajar adalah membimbing kegiatan siswa, mengatur dan mengorganisasikan lingkungan yang ada disekitar siswa sehingga dapat mendorong dan menumbuhkan semangat siswa untuk melakukan kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan keterampilan dasar mengajar guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 17 Palembang, dan untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa dari aspek guru menggunakan keterampilan dasar mengajar guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 17 Palembang. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan metode kualitatif dengan informan penelitian 3 orang guru. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan keterampilan dasar mengajar guru dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 17 Palembang sudah baik. Hal ini sesuai hasil wawancara dan observasi penulis dari aspek-aspek yang di amati meliputi keterampilan menjelaskan, keterampilan bertanya, keterampilan memberi variasi stimulasi, keterampilan memberi penguatan, keterampilan membuka pelajaran dan keterampilan menutup pelajaran, keterampilan mengajar kelompok kecil dan perseorangan, dan keterampilan mengelola kelas. Adapun tingkat keberhasilan siswa dari aspek guru menggunakan keterampilan dasar mengajar dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 17 Palembang antara lain di lihat dari efektivitas, daya tarik, minat, dan motivasi belajar.Kata Kunci : Pelaksanaan, Keterampilan Dasar Mengajar, Pendidikan Agama Isla

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA

    Get PDF
    Problem that occur at school in Indonesia language course, when teacher do teachingstill use conventional methods such as speech, discussions, and group work,that is make studentsless motivated in learning and then when the teacher delivering the material still uses chalk andblackboard,because it does not heaving an LCD projector at school. In this causes student be lessable to actively participate in the learning process of Indonesia language course. Purpose f thisresearch was to determine effect of Jigsaw Learning Model towards Student Learning Motivationto Indonesian language course in 7th Grade Studen,AL-Ahyar Nw Islamic Junior high School StateBagik Polak, West Lombok, 2018/2019 Academic Year. Research methode use experimentalmethode and research design One Group Pre-tes Pos-tes Design. Research population using in7thGrade Student with 115 student,because number of population using more than 100 student so inthis research using sample random sampling, withs sample of research use 28 studen totally. Datacollection method used was the questionnaire method white documentation as acomplementarymethod. Analyz sinthe chi square formula(x2). The results of the study are x2 count of 19.551 andthe value of x2 tables at a significant level of 5% with dk (fh-1)=2-1=1 greater than the value of x2in the table (19,551>15,507) which means that HO is rejected and Ha is accepted it means: Thereis an Efect of Jigsaw Learning Model toword Student Learning Motivation to Indonesia languagecaerse in 7th Grade student AL-ahyar NW Islamic Junior High School State Bagek Polak WestLombok Regency 2018/2019 Academic Year.”significant

    PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN OTENTIK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR

    Get PDF
    Permasalahan yang terjadi di lapangan yaitu pembelajaran yang diterapkan oleh guru kurang bervariasi, yaitu hanya menggunakan metode ceramah,diskusi, danitukurang mendukung dalam proses pembelajaran dalam mata pelajaran khususnya IPS.guru juga kebanyakan hanya menjelaskan teori di dalam kelas dan kurang melakukan praktik sehingga menyebabkan siswa kurang mampu mengeksplorasikan sehingga motivasi belajar siswa kurang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiPengaruh Penggunaan Model pembelajaran Otentik ( Autentic Learning ) Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas VII Di SMPNegeri 3 Terara Kabupaten Lombok Timur Tahun Pelajaran 2018/2019”.Populasi dalam penelitian ini adalah: siswa kelas VIIdi SMPN 3 Terara.Instrumen dalam penelitian ini digunakan untuk mengumpulkan data.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket sebagai metode pokok sedangkan dokumentasi, dan observasi sebagai metode pelengkap. Teknik analisis data menggunakan analisis data statistik dengan rumus chi square.Kenyataan ini menunjukkan bahwa nilai chi square hitung lebih besar dari pada nilai chi square tabel (5,116 >3,841), karena 2 hitung lebih besar dari 2 tabel, maka penelitian ini dikatakan signifikan. Hal ini berarti bahwa hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: Ada Pengaruh Model PembelajaranOtentik ( Autentic Learning ) Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas VII di SMPN 3Terara Kabupaten Lombok Timur Tahun Pelajaran 2018/2019

    PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN AUGMENT REALITY UNTUK ANAK USIA DINI DI INDONESIA

    No full text
    PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) merupakan suatu pusat pendidikan yang dikhususkan untuk anak usia dini dengan tujuan agar anak-anak usia dini dapat mempersiapkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Anak Usia Dini mempunyai karakteristik yaitu suka dengan bermain, mudah bosan dan memiliki rasa keingin tahuan yang tinggi. Sehingga, dalam melaksanakan pembelajaran untuk anak usia dini harus lebih berfariatif. Maka dari itu, dibutuhkan pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan salah satunya yaitu menggunkan Augment Reality (AR). Tujuan dari penulisan artikel telaah ini adalah untuk mengetahui efek penggunaan Augmented Reality pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dari hasil kegiatan telaah tersebut menyebutkan bahwa dengan menggunakan Augment Reality(AR) siswa lebih termotivasi dan dapat mudah memahami pembelajaran, serta dapat belajar dan bermain menggunakan Augment Reality (AR) sehingga anak usia dini mendapatkan pengalaman belajar secara langsung.PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) merupakan suatu pusat pendidikan yang dikhususkan untuk anak usia dini dengan tujuan agar anak-anak usia dini dapat mempersiapkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Anak Usia Dini mempunyai karakteristik yaitu suka dengan bermain, mudah bosan dan memiliki rasa keingin tahuan yang tinggi. Sehingga, dalam melaksanakan pembelajaran untuk anak usia dini harus lebih berfariatif. Maka dari itu, dibutuhkan pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan salah satunya yaitu menggunkan Augment Reality (AR). Tujuan dari penulisan artikel telaah ini adalah untuk mengetahui efek penggunaan Augmented Reality pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dari hasil kegiatan telaah tersebut menyebutkan bahwa dengan menggunakan Augment Reality(AR) siswa lebih termotivasi dan dapat mudah memahami pembelajaran, serta dapat belajar dan bermain menggunakan Augment Reality (AR) sehingga anak usia dini mendapatkan pengalaman belajar secara langsung.PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) merupakan suatu pusat pendidikan yang dikhususkan untuk anak usia dini dengan tujuan agar anak-anak usia dini dapat mempersiapkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Anak Usia Dini mempunyai karakteristik yaitu suka dengan bermain, mudah bosan dan memiliki rasa keingin tahuan yang tinggi. Sehingga, dalam melaksanakan pembelajaran untuk anak usia dini harus lebih berfariatif. Maka dari itu, dibutuhkan pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan salah satunya yaitu menggunkan Augment Reality (AR). Tujuan dari penulisan artikel telaah ini adalah untuk mengetahui efek penggunaan Augmented Reality pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dari hasil kegiatan telaah tersebut menyebutkan bahwa dengan menggunakan Augment Reality(AR) siswa lebih termotivasi dan dapat mudah memahami pembelajaran, serta dapat belajar dan bermain menggunakan Augment Reality (AR) sehingga anak usia dini mendapatkan pengalaman belajar secara langsung.PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) merupakan suatu pusat pendidikan yang dikhususkan untuk anak usia dini dengan tujuan agar anak-anak usia dini dapat mempersiapkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Anak Usia Dini mempunyai karakteristik yaitu suka dengan bermain, mudah bosan dan memiliki rasa keingin tahuan yang tinggi. Sehingga, dalam melaksanakan pembelajaran untuk anak usia dini harus lebih berfariatif. Maka dari itu, dibutuhkan pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan salah satunya yaitu menggunkan Augment Reality (AR). Tujuan dari penulisan artikel telaah ini adalah untuk mengetahui efek penggunaan Augmented Reality pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dari hasil kegiatan telaah tersebut menyebutkan bahwa dengan menggunakan Augment Reality(AR) siswa lebih termotivasi dan dapat mudah memahami pembelajaran, serta dapat belajar dan bermain menggunakan Augment Reality (AR) sehingga anak usia dini mendapatkan pengalaman belajar secara langsung

    Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dengan Pendekatan Simulasi

    No full text
    This study aims to develop a learning model for Islamic religious education with a simulation approach in STKIP Banten. This research method uses research and development through 7 stages, namely research and data collection, needs analysis, development planning, expert evaluation, revision, user evaluation, development and revision. The experts involved in this study were material experts, instructional design experts, instructional media experts, while the test included one-on-one tests, small group tests and field tests. The instruments used to collect data were questionnaires and interviews. Ended with a test, an evaluation of the effectiveness of learning is carried out in the form of multiple choice tests (cognitive areas) and practice (psychomotor fields). The learning evaluation determines the competency standards that students must achieve after studying Islamic Education is 75 (seventy five). The results of this research data analysis can be concluded that the PAI learning model used is effective for students, because it can make it easier for students to understand competencies

    Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Lompat Jauh Gaya Jongkok Melalui Penggunaan Media Alat Bantu Box bagi Siswa SDN 38 Ampenan

    No full text
    This study aims to improve learning outcomes squat-style long jump through the use of the media as a tool for students at SD Negeri 38 Ampenan. This research method uses classroom action research methods with research subjects namely fifth grade students of SD Negeri 38 Ampenan. The research instrument used observation, interviews, and tests. The data analysis technique used in this research was qualitative and quantitative descriptive analysis. The results of this study indicate that learning the long jump squat style through the use of assistive media can increase student focus and activeness as well as a pleasant learning atmosphere which has an impact on improving student learning outcomes

    PENGEMBANGAN PROGRAM LAYANAN SEKOLAH INKLUSI DI KOTA MATARAM

    No full text
    Artikel ini adalah hasil penelitian yang mengungkap tentang identifikasi kebutuhan pengembangan program layanan bagi anak berkebutuhan khusus pada sekolah inklusi. Dalam praktiknya, pengembangan program mengacu pada visi, misi dan tujuan sekolah. Aspek sumber daya sekolah yang berkaitan dengan kompetensi tenaga pendidik, persepsi, sikap dan perilaku mereka terhadap ABK serta ketersediaan guru khusus, jumlah, jenis dan tingkat kebutuhan ABK serta kemitraan antara sekolah dan stakeholder menjadi acuan dalam menyusun program layanan yang akan diberikan kepada ABK di sekolah inklusi.Kata Kunci. Pengembangan program, Sekolah inklus

    PENGARUH LATIHAN DELORME TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT QUADRICEPS PADA PEMAIN SEPAK BOLA

    No full text
    Penelitian ini berjudul “Pengaruh Latihan Delorme Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot pada Pemain Sepak Bola. Sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang dimainkan oleh dua tim yang saling memperlihatkan tehnik bermain yang baik, masing- masing tim terdiri dari sebelas orang, kedua tim akan berusaha memasukkan bola kedalam gawang lawan sebanyak mungkin sehingga tim yang memasukkan bola paling banyak akan memenangkan permainan. Untuk mencapai prestasi yang optimal diperlukan kekuatan dalam berlari dan menendang bola pada pemain sepak bola. Kekuatan berlari dan menendang bola di lakukan oleh otot quadriceps pada pemain sepak bola yang dapat ditingkatkan dengan latihan yang memerlukan adanya tahanan yang optimal. Salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan otot adalah pemberian latihan Delorme. Delorme dikenal dengan Progressive Resistance Exercise (PRE) dengan menggunakan pendekatan latihan strengthening. Prosedur nya menentukan 10RM memberikan beban yang paling berat dan dapat digerakkan samai 10 kali repitisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor – faktor overload dan daya tahan otot yang mempengaruhi latihan delorme terhadap peningkatan kekuatan otot quadriceps pemain sepak bola. Metode  penelitian eksperimen dengan desain penelitian pre test and post test with control design. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Subyek penelitian berjumlah 22 orang pemain yang terbagi menjadi 2 kelompok (kelompok kontrol dan kelompok eksperimen). Tehnik analisis data, dalam penelitian mengunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan pengolahan data mengunakan progam komputer SPPS for Windows versi 17 dengan taraf signifikan 5 % (α = 0,05). Luaran wajib dalam penelitian ini adalah (1) Publikasi ilmiah pada jurnal nasional tidak terakreditasi ber ISSN. Luaran Tambahan (1) Accepted Artikel ilmiah dimuat di prosiding.Kata Kunci: Delorme, kekuatan otot quadricep

    1,213

    full texts

    1,728

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Mataram - Open Journal System
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇