Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Mataram - Open Journal System
Not a member yet
    1728 research outputs found

    SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT LPPM IKIP MATARAM DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI RISET DOSEN INTERNAL

    No full text
    Sistem informasi merupakan hal penting yang perlu dimiliki oleh lembaga, baik itu perusahaan-perusahaan maupun institusi pendidikan tinggi dalam mengolah data-data mereka. Seperti perancangan dalam penelitian ini yaitu pembuatan sistem infomasi manajemen pengelolaan data-data proposal penelitian dan pengabdian dosen IKIP Mataram. Karena selama ini penerimaan hibah penelitian dan pengabdian dosen IKIP Mataram masih dilakukan secara manual, untuk itu perlu dalam penelitian ini mengangkat judul melakukan pengambangan Sistem Informasi Manajemen Penelitian Dan Pengabdian Masyarkat Lppm Ikip Mataram Dalam Meningkatkan Motivasi Riset Dosen Internal, rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah sistem informasi manajemen penelitian dan pengabdian dapat meningkatkan motivasi riset dosen IKIP Mataram. Tujuannya adalah mempermudah proses pengusulan dan laporan penelitian dan pengabdian dosen IKIP Mataram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi yang memfokuskan untuk memperoleh jawaban atas pertanyaan mengapa? dan bagaimana?. Dengan metode studi kasus (case study). Sedangkan untuk pengembangan sistem informasi manajemen menggunakan metode RAD (Rapid Application Development), mulai dari pengamatan (Observasi), kepustakaan (Libarary Research) dan laboratorium (Laboratorium Research). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa produk berupa website SIM LPPM sudah bisa manfaatkan karena dari hasil observasi dan pengamatan bahwa (1) sistem mampu melakukan valiadsi terhadap penamaan username untuk masuk ke dalam aplikasi, (2) sistem mampu melakukan validasi akan password yang dimasukkan tidak sesuai maka login tidak akan berhasil, (3) sistem mampu melakukan valiadsi terhadap penamaan kategori proposal, Judul, Abstrak dan upload File Proposal untuk menyimpan ke dalam aplikasi, (4) sistem mampu melakukan edit, update, tambahkan revisi dan unapproved saat akan melakukan perbaikan isi proposal kembali dan dosen-dosen bisa memanfaatkan produk tersebut sehingga ada peningkatan motivasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bagi dosen IKIP Mataram.Sistem informasi merupakan hal penting yang perlu dimiliki oleh lembaga, baik itu perusahaan-perusahaan maupun institusi pendidikan tinggi dalam mengolah data-data mereka. Seperti perancangan dalam penelitian ini yaitu pembuatan sistem infomasi manajemen pengelolaan data-data proposal penelitian dan pengabdian dosen IKIP Mataram. Karena selama ini penerimaan hibah penelitian dan pengabdian dosen IKIP Mataram masih dilakukan secara manual, untuk itu perlu dalam penelitian ini mengangkat judul melakukan pengambangan Sistem Informasi Manajemen Penelitian Dan Pengabdian Masyarkat Lppm Ikip Mataram Dalam Meningkatkan Motivasi Riset Dosen Internal, rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah sistem informasi manajemen penelitian dan pengabdian dapat meningkatkan motivasi riset dosen IKIP Mataram. Tujuannya adalah mempermudah proses pengusulan dan laporan penelitian dan pengabdian dosen IKIP Mataram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi yang memfokuskan untuk memperoleh jawaban atas pertanyaan mengapa? dan bagaimana?. Dengan metode studi kasus (case study). Sedangkan untuk pengembangan sistem informasi manajemen menggunakan metode RAD (Rapid Application Development), mulai dari pengamatan (Observasi), kepustakaan (Libarary Research) dan laboratorium (Laboratorium Research). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa produk berupa website SIM LPPM sudah bisa manfaatkan karena dari hasil observasi dan pengamatan bahwa (1) sistem mampu melakukan valiadsi terhadap penamaan username untuk masuk ke dalam aplikasi, (2) sistem mampu melakukan validasi akan password yang dimasukkan tidak sesuai maka login tidak akan berhasil, (3) sistem mampu melakukan valiadsi terhadap penamaan kategori proposal, Judul, Abstrak dan upload File Proposal untuk menyimpan ke dalam aplikasi, (4) sistem mampu melakukan edit, update, tambahkan revisi dan unapproved saat akan melakukan perbaikan isi proposal kembali dan dosen-dosen bisa memanfaatkan produk tersebut sehingga ada peningkatan motivasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bagi dosen IKIP Mataram.

    PENGARUH PROGRAM PELIBATAN KELUARGA DALAM KELAS INSPIRASI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR ANAK USIA DINI DI PAUD CERIA DUSUN MUHAJIRIN DESA SESELA KECAMATAN GUNUNG SARI KABUPATEN LOMBOK BARAT TAHUN AJARAN 2019/2020

    No full text
    Abstrak : Orang tua tidak boleh menyerahkan sepenuhnya pendidikan anak usia dini kepada lembaga PAUD. Orang tua harus ikut terlibat dalam kegiatan pendidikan anak di sekolah. Keterlibatan keluarga dalam pendidikan anak di sekolah dapat mengurangi pengaruh negatif dari persoalan sosial dan kemajuan teknologi. Bentuk keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak, misalnya ikut serta dalam pelaksanaan kelas inspirasi. Orang tua dapat menjadi motivator, sehingga anak dapat termotivasi dalam belajar untuk meraih prestasi dan mewujudkan cita-citanya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah ada pengaruh program pelibatan keluarga dalam kelas inspirasi terhadap motivasi belajar anak usia dini di PAUD Ceria Dusun Muhajirin Desa Sesela Kecamatan Gunung Sari Kabupaten  Lombok Barat Tahun Ajaran 2019/2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh program pelibatan keluarga dalam kelas inspirasi terhadap motivasi belajar anak usia dini di PAUD Ceria Dusun Muhajirin Desa Sesela Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat Tahun Ajaran 2019/2020.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket dan metode observasi sebagai metode utama, serta metode dokumentasi sebagai metode pelengkap. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus Chi Square (X²). Dari hasil X² hitung dari data angket dan observasi masing-masing adalah 46,85 dan 10,99. Berdasar nilai X² tabel dengan taraf signifikan 5% dk = 4 adalah 9,488. Pernyataan ini menunjukkan bahwa nilai X² hitung dari data angket lebih besar dari nilai X² tabel (46,85 > 9,488) yang berarti signifikan. Sedang nilai X² hitung dari data observasi lebih besar dari nilai X² tabel (10,99 > 9,488) yang berarti signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh program pelibatan keluarga dalam kelas inspirasi terhadap motivasi belajar anak usia dini di PAUD Ceria Dusun Muhajirin Desa Sesela Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat Tahun Ajaran 2019/2020.Kata Kunci : Pelibatan Keluarga, Kelas Inspirasi, Motivasi Belaja

    PENGARUH PENYELENGGARAAN PROGRAM PARENTING PARENTS GATHERING (PERTEMUAN ORANG TUA) TERHADAP POLA ASUHANAK PADA PAUD PERMATA BANGSA JEMPONG BARU KOTA MATARAM 2019

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini menjawab rumusan masalah, apakah ada pengaruh penyelenggraan program parenting parents gathering ( pertemuan orang tua ) terhadap pola asuh anak pada paud permata bangsa jempog baru Kota Mataram 2019. Kemudian penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh program parenting parents gathering ( pertemuan orang tua ) terhadap pola asuh anak pada paud permata bangsa jempog baru Kota Mataram 2019. Subjek penelitian ini adalah orang tua/wali murid, kemudian metode penentuan subjek pada penelitian ini adalah studi populasi karna jumlah subjek kurang dari 100 orang melainkan hanya 25 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket sebagai metode utama, observasi dan dokumentasi sebagai metode pelengkap. Teknik analisis data yang digunakan yaitu rumus statistik Chi Kuadrat  Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pola asuh pada anak yang dirasakan oleh orang tua/wali murid setelah mengikuti program parenting. Hal ini diperkuat dari hasil perhitungan Chi Kuadrat  yang menghasilkan nilai 15,61 sedangkan dari jumlah derajat kebebasan (DK) dengan taraf kesalahan 5% maka harga Chi Kuadrat  tabel yaitu 9,488. Hal ini berarti bahwa hipotesis nol (H0) ditolak sedangkan (Ha) diterima. Berdasarkan dari perhitungan tersebut bisa dikatakan bahwa pengaruh yang terjadi  dari  program parenting parents gathering ( pertemuan orang tua ) terhadap pola asuh anak pada paud permata bangsa sangat tinggi dan patut dipertahankan agar melahirkan anak-anak yang cerdas dan aktif bagi kehidupan bangsa dikemudian hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh pengaruh program parenting parents gathering ( pertemuan orang tua ) terhadap pola asuh anak pada paud permata bangsa karna semakin siap orang tua/wali murid dalam pengasuhan terhadap anak maka semakin cerdas dan aktif pula anak yang dilahirkan demi kehidupan bangsa dan negara kedepan. Kata kunci:  Perenting, Pola Asu

    ANALISIS PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MATA KULIAH PENDIDIKAN MULTIMEDIA OLEH MAHASISWA PRODI TEKNOLOGI PENDIDIKAN IKIP MATARAM

    No full text
    Penelitian ini dilakukan berdasarkan pentingnya media pembelajaran dalam proses kegiatan belajar mengajar didalam kelas. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana kemampuan Mahasiswa dalam pembuatan media pembelajaran yang layak digunnakan dalam proses pembelajaran.  Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dan angket. Teknik analisis data berdasarkan kriteria kelayakan media pembelajaran, yaitu aspek Pewarnaan, aspek Pemakaian Kata dan Bahasa, aspek Tampilan pada Layar, aspek Penyajian, aspek Animasi dan Suara. Berdasarkan hasil uji kelayakan oleh ahli media untuk pembuatan media pembelajaran oleh Mahasiswa pada mata kuliah pendidikan multimedia di program studi Teknologi Pendidikan, perolehan persentase untuk setiap aspek yaitu  aspek Pewarnaan 57 %, aspek Pemakaian Kata dan Bahasa 55 %, aspek  Tampilan pada Layar 58 %, aspek Penyajian 57 %, aspek Animasi dan Suara 56 % yang  artinya media pembelajaran yang dibuat oleh Mahasiswa dalam kategori Layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Sedangkan  untuk uji kelayakan ahli materi memiliki 3 aspek, yaitu aspek Kelayakan Isi, aspek Kelayakan Penyajian, aspek Kontekstual. Hasil analisis  kelayakan oleh ahli materi diperoleh persentase untuk masing-masing aspek yaitu, aspek Kelayakan Isi 99 %, aspek Kelayakan Penyajian 87 %, dan aspek Kontekstual 88 %, dimana semua aspek dalam kategori Sangat Layak. Hal ini dapat dilihat  dari kesesuaian antara media yang dibuat sesuai dengan pemanfaatan dan tujuan pembelajaran. sehingga hal ini dapat disimpulkan bahwa Mahasiswa memiliki kemampuan yang layak dalam pembuatan media pembelajaran untuk digunakan dalam proses pembelajaran.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Pendidikan Multimedi

    Upaya Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Mahasiswa dengan Penerapan Model Pembelajaran E–Learning Berbasis Google Classroom pada Masa Pandemi Covid-19

    No full text
    The purpose of this research is to improve students’ motivation and learning outcomes by applying the Google classroom-based E-Learning model in the Satya Wacana Christian University Economic Education Study Program. The research method used was a classroom action research with the application of 2 cycles. The research subjects were 17 students who took Basic Accounting courses and research objects that took place during the learning process. The data analysis technique used was quantitative descriptive with percentages used to measure the level of student motivation, and for learning outcomes an evaluation was conducted at the end of each lesson. Classroom action research results obtained by implementing Google Classroom could improve students’ motivation and learning outcomes. This improvement could be proved from the implementation of actions starting from pre-action, cycle I, and cycle II. Student learning motivation was said to succeed with an average of 75-100%. The results of the study obtained in the first cycle of action amounted to 74.11% and 80.11% in the second cycle. While the percentage of student learning outcomes had also increased. The increase occurred in pre-action from 50.75 to 73.53 in which the first cycle increased by 22.77, and from 73.53 to 87.35 in the second cycle meaning that an increase amounted to13.82

    REKONSTRUKSI PEMAHAMAN PENILAIAN PEMBEJALARAN: GUGATAN TERHADAP UJIAN NASIONAL PENDIDIKAN KESETARAAN

    No full text
    Assessment in learning has a very important meaning, because from the assessment activities we can determine and know the results of children's learning development (read: learning citizens) during the learning process. Assessment is part of evaluation activities that must exist in both formal and non-formal education. This paper examines some of the tutors' misconceptions about assessment, especially alternative assessment concepts, authentic assessments and written tests (paper-and-pencil tests). Assuming that conventional written tests cannot fulfill the need to obtain accurate and comprehensive information about the competence of learning citizens, tutors are encouraged to implement alternative assessments. However, the alternative assessments were not well understood by the tutors in terms of their roles, objectives, and ways of implementing them. Therefore, in order to provide insight into the concept of comprehensive assessment, this paper explores the issue of alternative assessment and compares it to conventional tests in order to make clear its role and function in education, along with the advantages and disadvantages of each. Some of the tutors' misconceptions about the assessment are described and discussed so that the understanding of the assessment concept can be corrected, so that in the end the tutors are not trapped in understanding the concept of assessment limited to conventional assessment (call it: written test

    INDEFATIGABLE WILLINGNESS TO ACCOMPLISH OBJECTIVES: THE RELATIONSHIP BETWEEN EFL LEARNERS’ MOTIVATION AND AUTONOMY

    No full text
    The common widespread interest in the socio-cultural aspect of language learning among applied linguists has made ESL researchers draw attention to learners' motivation and autonomy in the European and Asian educational circles. The rationale of this study is to pinpoint the relationship between EFL learners’ motivation and autonomy. To gather relevant data, motivation and autonomy questionnaires were distributed among 100 EFL learners, who were chosen through Quick Placement Test (QPT), and were put them into B2, C1, and C2 levels of linguistic proficiency based on Common European Framework Rubric (CEFR) model. To fulfill the objectives of this study, both descriptive and inferential statistics were utilized in the process of data analysis. Regarding the statistical analysis, learners’ motivation significantly correlated with their autonomy. Additionally, it was found that there was a significant positive correlation between autonomy and intrinsic motivation, while the correlation between autonomy and extrinsic motivation was significant but negative. This study can shine a light on language teaching in general and in particular on the relationship between EFL learners' motivation and autonomy

    PEMANFAATAN MEDIA ANIMASI 3D di SMA

    No full text
    Seiring berkembangnya zaman, kebutuhan dan gaya hidup di masyarakat dalam proses pembelajaran semakin mengalami perubahan dan  perkembangan. Perubahan perkembangan dalam pembelajaran dibutuhkan agar masyarakat mampu mengikuti perkembangan teknologi yang semakin maju. Ini ditandai dengan munculnya pemanfaatan media dalam proses pembelajaran di Indonesia yang sudah mulai mengalami perkembangan yang sangat meningkat. Contohnya dalam pemanfaatan media berbasis animasi 3D yang digunakan  dalam proses pembelajaran pada jenjang SMA. Penggunaan animasi 3D ini sangat membantu proses mengajar bagi peserta didik agar memahami pelajaran yang dijelaskan.: Seiring berkembangnya zaman, kebutuhan dan gaya hidup di masyarakat dalam proses pembelajaran semakin mengalami perubahan dan  perkembangan. Perubahan perkembangan dalam pembelajaran dibutuhkan agar masyarakat mampu mengikuti perkembangan teknologi yang semakin maju. Ini ditandai dengan munculnya pemanfaatan media dalam proses pembelajaran di Indonesia yang sudah mulai mengalami perkembangan yang sangat meningkat. Contohnya dalam pemanfaatan media berbasis animasi 3D yang digunakan  dalam proses pembelajaran pada jenjang SMA. Penggunaan animasi 3D ini sangat membantu proses mengajar bagi peserta didik agar memahami pelajaran yang dijelaskan

    The Situational Leadership Style In Education

    No full text
    Situational leadership plays an important role in improving the performance of teachers because of situational leadership is the ability of a leader to direct subordinates in carrying out tasks according to their readiness but in fact the principal still participate less in giving examples of how to work right on subordinates. The focus of the problem is knowing how to apply situational leadership in education. Become subjects in this study is a teacher with a population of 46 people. Data collection techniques used questionnaire as the principal method while the method of observation and documentation as a complementary method. Further data analysis is the method of statistical analysis with Simple Linear Regression formula. Based on the analysis of data obtained value of 7.438 t_count further the value of consultation with t_table value of 1.679 at significance level of 5% with N = 46 The facts demonstrate that t_hitunglebih value greater than the value tcount > ttable or 7.438 > 1.679.  Keywords: Situational Leadership in Educati

    Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Melalui Pengadaan Fasilitas Cuci Tangan pada Masa Pandemi Covid-19 di Masjid dan Mushala Dusun Montong Are Tengah

    No full text
    The purpose of community service is to provide education to the people of Montong Are Tengah village about the importance of maintaining cleanliness, one of which is by washing hands with soap and running water to break the chain of covid-19 spread. The method of dedication is to provide hand washing facilities directly to the mosque and mushalla. The hand washing facilities provided are in the form of buckets that are equipped with taps, making it easier for people to wash their hands before and after performing worship at mosques and mushalla. Participants of this service consisted of marbots of mosques and mushalla and the people of Montong Are Tengah village. The conclusion of this community service activity provides education to the people of Montong Are Tengah village about the importance of maintaining cleanliness, one of which is by washing hands with soap and running water to break the chain of covid-19 distribution by providing hand washing facilities for mosques and mushalla in Montong Are Tengah villag

    1,213

    full texts

    1,728

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Mataram - Open Journal System
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇