Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Not a member yet
5673 research outputs found
Sort by
Prototipe Alat Pendeteksi Pengguna Masker Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19
Upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 salah satunya dapat dilakukan dengan cara memakai masker, terutama diruang publik. Pengawasan terhadap sesorang memakai masker atau tidak memakai masker sangat membosankan terutama jika orang yang diawasi sangat banyak misalnya di terminal, bandara dan sebagainya. Oleh karena itu diperlukan terobosan alat untuk membantu pengawasan terhadap seseorang memakai masker atau tidak memakai masker untuk mengurangi beban kerja pengawas, dan alat dapat bekerja 24 jam tanpa lelah. Implementasi detektor masker pada penelitian ini menggunakan cara cepat dengan memanfaatkan google teachable machine. Hasil pengujian alat dapat mendeteksi seseorang memakai masker atau tidak memakai masker dengan tingkat kebenaran 100% baik pada obyek riil maupun obyek berupa foto atau video di komputer
Antigenotoxic Potential of Dayak Onion Bulb and Leaf (Eleutherine bulbosa Urb.) Ethanol Extract with Allium cepa Assay
Dayak onion (Eleutherine bulbosa Urb.) has the potential as an antigenotoxic agent capable of counteracting the effects of damage to DNA due to ROS (Reactive Oxygen Species). The bioactive compounds in Dayak onions have antiradical scavenging activity that plays a role in counteracting free radicals so that they can improve the genotoxicity that occurs. The purpose of this study was to determine the antigenotoxic potential of the ethanol extract of Dayak onion bulb and Dayak onion leaf using the Allium cepa assay. This study used a completely randomized design with various treatments of extract concentration (0.5, 1, 5, and 10 ppm) after immersion of 3% hydrogen peroxide (H2O2) with 3 replications. Chromosome observations of shallot (Allium cepa L.) roots were carried out between 09.00-10.00 am and then the mitotic index and percentage of inhibition were determined. Data were analyzed descriptively qualitatively, quantitatively, and through the ANOVA test followed by the 5% DMRT test. The ethanolic extract of 10 ppm Dayak onion bulb showed the highest antigenotoxic activity with a mitotic index reaching 6.78% and an inhibition percentage of 92.25%. The antigenotoxic activity of the ethanolic extract of Dayak onion bulb was higher than the ethanolic extract of Dayak onion leaf. These results are related to the antiradical scavenging activity of the ethanolic extract of Dayak onion bulb which is also higher than the ethanolic extract of Dayak onion leaf
Isolasi, Formulasi, dan Uji Efektivitas Antibakteri Granul Liofilisat Bakteri Asam Laktat Asal Kimchi terhadap Bakteri Penyebab Diare
Kimchi merupakan salah satu makanan fermentasi yang mengandung bakteri asam laktat. Bakteri asam laktat merupakan kelompok bakteri gram positif yang tidak membentuk spora dan dapat memfermentasikan karbohidrat untuk menghasilkan asam laktat dan bersifat katalase negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat bakteri asam laktat asal kimchi dengan karakteristik spesifik, serta formula granul liofilisat bakteri asam laktat yang stabil dan memiliki efektivitas terhadap bakteri penyebab diare. Metode yang digunakan pada penelitian ini untuk isolasi yaitu metode tuang, pengujian aktivitas dengan metode difusi agar atau Kirby-Bauer terhadap bakteri uji Escherichia coli dan Salmonella typhimurium, sedangkan untuk formula granul dibuat dengan metode granulasi basah dan menggunakan variasi zat aktif yaitu liofilisat bakteri asam laktat. Dari hasil isolasi didapatkan sebanyak 8 isolat bakteri asam laktat asal kimchi dengan karakteristik makroskopik, mikroskopik serta uji katalase menyerupai bakteri asam laktat dan hasil uji aktivitas dari 8 isolat, isolat K8 memiliki aktivitas terbesar dengan diameter penghambatan 11,015±1,0 mm terhadap Escherichia coli dan 11,68±0,6 mm terhadap Salmonella typhimurium. Hasil dari formulasi granul liofilisat menunjukkan formula F3 memiliki sifat kestabilan yang baik serta efektifitas yang baik dengan diameter penghambatan terbesar pada granul yaitu 8,31±0,03 mm terhadap Escherichia coli dan 13,97±1,4 mm terhadap Salmonella typhimurium
Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Apoteker terhadap Pharmaceutical Care
Pharmaceutical care didefinisikan sebagai pelayanan yang bertanggung jawab terhadap terapi obat dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang pasti serta meningkatkan kualitas pasien. Pharmaceutical care menggambarkan tujuan dari farmasi klinik apabila dilihat dari praktek pofesional kefarmasian. Pharmaceutical care melibatkan peran Apoteker untuk mengembangkan rencana terapeutik yang akan menghasilkan hasil terapeutik yang spesifik untuk pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat kuesioner standar siap pakai untuk penelitian tentang pengetahuan, sikap, dan perilaku apoteker tentang pharmaceutical care. Tiga puluh apoteker yang diberikan kuesioner untuk diisi menjadi sampel dalam penelitian ini. Sebuah teknik digunakan untuk mengevaluasi validitas kuesioner secara expert judgement sedangkan pada uji reliabilitas digunakan dengan melihat nilai korelasi item-total. Pengujian validitas instrument dengan expert judgment dihasilkan ada beberapa item pernyataan yang mengalami perbaikan kalimat. Sedangkan uji reliabilitas, item pernyataan pengetahuan ada 7 item yang memiliki nilai korelasi item-total > 0,20, pada item pernyataan sikap ada 22 item yang memiliki nilai korelasi item total > 0,20 dan pada item pernyataan perilaku ada 14 item yang memiliki nilai koralasi item total > 0,20. Hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen dapat diterima untuk digunakan dalam menilai pengetahuan, sikap, dan perilaku apoteker terhadap pharmaceutical care
Implementation of Convolutional Neural Network Method in Identifying Fashion Image
The fashion industry has changed a lot over the years, which makes it hard for people to compare different kinds of fashion. To make it easier, different styles of clothing are tried out to find the exact and precise look desired. So, we opted to employ the Convolutional Neural Network (CNN) method for fashion classification. This approach represents one of the methodologies employed to utilize computers for the purpose of recognizing and categorizing items. The goal of this research is to see how well the Convolutional Neural Network method classifies the Fashion-MNIST dataset compared to other methods, models, and classification processes used in previous research. The information in this dataset is about different types of clothes and accessories. These items are divided into 10 categories, which include ankle boots, bags, coats, dresses, pullovers, sandals, shirts, sneakers, t-shirts, and trousers. The new classification method worked better than before on the test dataset. It had an accuracy value of 95. 92%, which is higher than in previous research. This research also uses a method called image data generator to make the Fashion MNIST image better. This method helps prevent too much focus on certain details and makes the results more accurate
K-Means Clustering for Grouping Rivers in DIY based on Water Quality Parameters
The Special Region of Yogyakarta (DIY) has rivers that cross rural and urban areas that are still used by the community and industry. However, cases of river water pollution in DIY are a major issue in 2021. It is very important to classify rivers according to class so that further analysis and action can be carried out. This study conducted a grouping analysis of rivers in DIY based on water quality parameters such as Total Suspended Solid (TSS), Dissolved Oxygen (DO), Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Phosphate, Fecal Coli, and Total Coliform. The grouping method uses the K-means algorithm. The data source is secondary data from the DIY Provincial Environment and Forestry Service. The data is in the form of 56 river samples observed in November 2020. The description of the data shows that the average of the 56 river water samples is 24.95 for TSS, 8.84 for DO, 4.33 for BOD5, 20.36 for COD, 0 .54 for Phosphate, 22.820 for Fecal Coli, and 59.210 for Total Coliform. The results of grouping with k=6 are the best compared to k = 2, 3, 4, 5, 7, and 8. The number of members in this grouping is n1 = 14, n2 = 1, n3 = 1, n4 = 5, n5 = 18, and n6 = 17. The cluster that has the highest average TSS, BOD, and COD values is the 3rd cluster (Rivers in Bantul and Sleman Regencies). The cluster that has the highest DO value is the 6th cluster (Rivers in Bantul Regency). The cluster that has the highest average Phosphate value is the 2nd cluster (Rivers in Bantul, Sleman, and Gunungkidul Regencies). The cluster that has the highest average Fecal Coli and Total Coliform values are the 4th cluster (Rivers in Bantul Regency, Yogyakarta City, and Sleman Regency)
A Smart Greenhouse Production System Utilizes an IoT Technology
Food is an essential need for every living creature. Choosing the wrong food leads to serious problems e.g. indigestion, obesity, diabetes mellitus, stroke, including heart disease that causes death. To prevent those diseases from harming the body, people should be concerned about food consumption, for example by consuming organic food. Organic food is obtained by cultivating plants in a greenhouse to increase production, minimize risk, prevent disease, and be safer against environmental risk. However, some obstacles faced by farmers such as disease or pests, water supply, temperature, and so on. Based on some previous research, the problem is dominated by soil moisture since the farmer has to water all plants manually. It has affected crop yields directly. If this phenomenon is not handled properly, farmers are threatened with losses so organic farming becomes a catastrophe. Therefore, in this research, an IoT technology is proposed to increase soil moisture in real time. The proposed system is also equipped with a Web-based information system to expose the cultivation phase, and market crops, as well as a tool for buyers as interaction media through the feedback provided. In the end, the proposed system is adequate to increase the productivity of vegetable cultivation grown in a greenhouse. Based on some experiments that have been done, the proposed method is capable to work optimally and effectively meet user needs by 95.55%
Penerimaan Diri Ditinjau Dari Kebersyukuran dan Kesabaran Ibu dengan Anak Berkebutuhan Khusus
Sanggar inklusi di Sukoharjo menunjukkan para ibu bersama anaknya yang berkebutuhan khusus bergabung untuk mengikuti kegiatan dan layanan di tempat ini dengan ekspresi syukur dan sabar menemani anaknya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran kebersyukuran dan kesabaran dengan penerimaan diri ibu dengan anak berkebutuhan khusus. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat peran kebersyukuran dan kesabaran terhadap penerimaan diri ibu. Responden penelitian adalah 103 orang ibu yang memliki anak berkebutuhan khusus dan bergabung di Sanggar inklusi di 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Sukoharjo yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Pengambilan data menggunakan skala kebersyukuran, skala kesabaran, skala penerimaan diri, dan data yang terkumpul dianalisis dengan regresi berganda. Hasil analisis menujukkan adanya peran yang sangat signifikan antara kebersyukuran dan kesabaran terhadap penerimaan diri pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus, dengan F=193.664 signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), kebersyukuran sangat dominan dalam memberikan perannya hingga 76,03% sedangkan kesabaran berkontribusi sebesar 3,47% terhadap penerimaan diri. Hal ini menunjukkan hipotesis yang diajukan terbukti
Kecenderungan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Melakukan Bullying: Kecerdasan Spiritual Sebagai Prediktor
Perilaku membuly merupakan tindakan yang dilakukan dengan sadar yang bermaksud menyakiti seseorang secara fisik atau verbal yang dilakukan berulang. Kecerdasan spiritual diperlukan untuk menyadarkan seseorang dalam bersikap dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi dengan kemampuan pikiran serta pengelolaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan spiritual terhadap kecenderungan perilaku membuly pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Pendekatan penelitian menggunakan kuantitatif korelasional. 172 siswa terlibat sebagai partisipan dan dipilih dengan teknik proportionale stratified random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala kecerdasan spiritual dan skala bullying. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Hasil analisis data diperoleh nilai (R2=0,193; t = -6.372; p<0,000) sehingga disimpulkan terdapat pengaruh negatif kecerdasan spiritual terhadap kecenderungan perilaku membuly siswa Sekolah Menengah Kejurua