Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Not a member yet
5673 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI 2D UNTUK MENGEDUKASI PENGARUH TEMAN SEBAYA TERHADAP PEMBELAJARAN PPKN
Dalam kegiatan pembelajaran, peran teman sebaya mempunyai pengaruh yang cukup signifikan. Maka perlu adanya kegiatan pembelajaran kolaboratif agar tidak terjadi hambatan antar teman sejawat. Oleh karena itu, pengembangan produk ini bertujuan untuk mendidik siswa sekolah dasar dalam meningkatkan karakternya sehingga dapat berkolaborasi dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE. Tahap perancangan menghasilkan video 2D dengan menggunakan aplikasi Canva, Adobe Premiere Pro, Adobe, Photoshop, disertai materi tentang pengaruh teman sejawat dalam kegiatan pembelajaran, dan gambar video. Pengembangan produk ini dilanjutkan dengan validasi oleh ahli materi dan media. Selanjutnya implementasi dilakukan melalui uji coba kelas tinggi yang menunjukkan kualitas media yang sangat baik. Hasil evaluasi memastikan validitas dan kesesuaian video animasi sebagai media pembelajaran layak digunakan di sekolah dasar dengan tingkat persetujuan materi mencapai 90,12% pada kelompok individu 10 siswa, 90,88% pada kelompok kecil 20 siswa, dan 89,36% pada kelompok besar 40 siswa. siswa. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan media pembelajaran 2D.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PPKN PESERTA DIDIK KELAS II MENGGUNAKAN MEDIA BELAJAR KREATIF DI SDN PAJANG 3 SURAKARTA
This research aims to improve PPKn learning outcomes using creative learning media for grade 2 students at SD Negeri Pajang 3 Surakarta. The type of research is classroom action research with a design adopted from Stephen Kemmis and Mc. Taggart. The research subjects were 25 class 2 students. The research was carried out in two cycles consisting of planning, action, observation and reflection. Data collection techniques use observation, tests and interviews. From the results of data analysis, the use of creative learning media can improve the learning outcomes of class 2 students. The use of creative media can provide stimulation for students to find out more detailed information about the learning material being studied. The increase in learning outcomes can be proven by the increase in quality in the cognitive domain of the pretest that has been carried out, namely 67.24, increasing to 68.97 in cycle I, then increasing again to 87.58 in cycle II. So it was concluded that through the use of creative learning media there was an increase in the learning outcomes of class 2 students at SD Negeri Pajang 3 Surakarta for the 2023/2024 academic year
MENGANALISIS MODEL-MODEL PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF BERBASIS ICT (INFORMATION AND COMMUNICATION OF TECHNOLOGY) DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0
Seiring dengan berkembangnya teknologi, ICT telah menjadi fasilitas pembelajaran modern yang sangat populer di dunia dan telah dikembangkan menjadi berbagai model untuk membantu guru dan siswa dalam memudahkan kegiatan pembelajaran menjadi lebih aktif dan interaktif. Maka dari itu, pemerintah dan instansi pendidikan perlu memberikan perhatian penuh terhadap perkembangan teknologi saat ini dan memastikan bahwa penggunaan ICT dibidang pendidikan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi peserta didik dan pendidik. Era revolusi industri 5.0 dalam dunia pendidikan adalah konsep yang berkembang di masa depan dan belum mencapai tahap implementasi. Namun, di era revolusi industri 5.0 diharapkan akan menghadirkan transformasi lebih lanjut dengan perkembangan seperti kecerdasan buatan, teknologi pembelajaran online, serta metode pengajaran yang inovatif. Tujuan adanya analisis model-model pembelajaran berbasis ICT adalah untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan setiap model, serta memikirkan kapan dan dimana model-model ini dapat mendukung pembelajaran sehingga lebih efektif
DAMPAK PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI
The environment is a factor that plays an important role in early childhood development. The environment can influence children's growth and Submitted Jun xx, 201x Accepted Jul xx, 201x Published Aug xx, 201x development in terms of physiological, psychological, and sociocultural aspects. The purpose of the study was to determine the influence of the environment on early childhood development. The research method used a qualitative approach, namely a literature study by collecting data from articles Keywords: related to the topic over the past ten years. Collect and analyze information from books, journals, newspapers and other research articles. Based on the Environment Early Childhood Development Impact of influence results of the study, it is concluded that the environment around children affects early childhood development. There are factors that can affect children's growth and development, namely environmental factors which include family parenting and nutrition, school and community. By paying attention to environmental factors that affect children's growth and development and their impact, we can take the necessary actions to create an environment that supports optimal growth and development for future generations Keywords: Envioronment Early Childhood Development Impact of influenc
ANALISIS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PRESTASI AKADEMIK SISWA SD
Smartphones have an influence on technological advances that cover several aspects that are basically limited to communication tools. Now smartphones are the main needs for each individual that will continue to develop to facilitate daily activities. Smartphones can have positive and negative effects on their users. If the smartphone is used properly, it will have a positive impact, but if the smartphone is not used properly, it will have a negative impact on its users. The use of smartphones is not only from adults or teenagers, but many elementary school children are already using smartphones to facilitate their activities. The purpose of this study was to analyze the effect of smartphone use on academic achievement of elementary school students. The method used in this research is a literature study by reviewing 10 selected articles. The data collection technique was carried out by reviewing and analyzing data in the form of literature review so as to obtain conclusions. The results showed that smartphones can cause student learning achievement to decline due to the lack of proper utilization of smartphones. Students will be less motivated to learn if they are addicted to smartphones, causing a decrease in concentration while studying and a lack of interest in learning
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI PASCA COVID
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar intrinsik dan ekstrinsik siswa serta mendeskripsikan motivasi yang paling dominan antara motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa dalam pembelajaran geografi di kelas XI IPS 1 SMA Negeri 6 Pontianak. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan sampel sebanyak 33 siswa. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar intrinsik siswa termasuk dalam kategori motivasi rendah pada siswa yang memilih pilihan jawaban tidak setuju dan sangat tidak setuju, 27,16% memilih tidak setuju dan 6,38% memilih sangat tidak setuju.Motivasi belajar ekstrinsik termasuk dalam kategori motivasi rendah pada siswa yang memilih pilihan jawaban tidak setuju dan sangat tidak setuju, 8,18% memilih tidak setuju dan 1,51% memilih sangat tidak setuju
Identification of the PAUD to SD Transition Period Program at the Mobilization Elementary School in Bandung City
Readiness of children to enter elementary school (SD) is always based on their ability to read, write and count (calistung) so that some elementary schools provide calistung ability requirements when entering elementary school. Stages of early age based on The Independent curriculum is 0-8 years old, so early education still lasts until the child steps on the 2nd grade. Therefore the government has launched a transition period program from early childhood to elementary school, which starts in 2023, so that children get their rights acquire the capabilities of the already established foundation. Based on the results of initial observations, the implementation of the transition period in each schools are different so that one reference is needed that can help the school to implement the program. Research it aims to identify the transition period program in 4 (four) schools by using phenomenological methods, so that can produce a transition period program model that can be adapted by other schools
Analisis Nilai Parameter Kuat Geser Tanah Lempung Organik Akibat Perubahan Kadar Air Di Sekitar Underpass Di Desa Kebocoran
Underpass Kebocoran merupakan salah satu dari sejumlah lokasi kritis di Kabupaten Banyumas yang dilalui oleh jalur kereta api. Struktur tebing yang muncul sebagai hasil dari penggalian untuk underpass telah mengalami beberapa insiden kelongsoran yang menyebabkan runtuhnya dinding penahan tanah, terutama saat musim hujan. Terkait dengan kondisi ini, tim peneliti bermaksud untuk menjalankan penelitian guna mengeksplorasi dampak kadar air terhadap kekuatan geser tanah di lokasi tersebut. Berdasarkan klasifikasi USCS, tanah termasuk dalam kategori MH-OH, dan berdasarkan klasifikasi AASHTO tanah termasuk pada jenis A-7-5, merupakan tanah lempung organik dengan plastisitas sedang sampai tinggi. Parameter kuat geser tanah (nilai kohesi dan sudut gesek internal) sangat dipengaruhi oleh kondisi kadar air. Pada kadar air 14.86% nilai kohesi adalah 0.29 kg/cm2 mengalami peningkatan pada kadar air 24.98% menjadi 0.31 kg/cm2, demikian juga selanjutnya mengalami peningkatan pada kadar air 34.97% yaitu 0.35 kg/cm2, sampai dengan 0.38 kg/cm2 pada kadar air 50.05%. Sedangkan untuk nilai sudut gesek internal makin besar kadar air akan makin kecil nilai f nya, yaitu: (w = 14.86%; f = 22.68°), (w = 24.98%; f = 21.16°), (w = 34.97%; f = 19.38°), (w = 44.91%; f = 18.47°), (w = 50.05%; f = 17.56°)
Redesign Jembatan Mengunakan Balok-T Beton Bertulang (T Beam Structure)
Jembatan Jalan Bromo terletak pada desa Mojounggul, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang dengan bentang yang direncanakan 10 meter. Jembatan ini awalnya menggunakan struktur pelengkung yang dibangun masa Belanda sehingga harus dilakukan perencanaan struktur jembatan. Disini peneliti memodifikasi desain jembatan menggunakan balok-T (T-Beam Structure). jembatan Jalan Bromo digunakan sebagai objek penelitian untuk memodifikasi desain struktur jembatan bagian atas yang meliputi: balok-T jembatan dan bangunan bawah meliputi: abutmen, pondasi, dan diafragma dengan menghitung aspek pembebanan mengacu pada SNI 1275-2016, aspek penulangan dan dimensi penulangan pada balok-T, selanjutnya kontrol kekuatan terhadap abutmen dan daya dukung pada tiang pancang. Hasil perhitungan pada redesign jembatan didapatkan hasil momen ultimit (MU) pada balok 116 kNm dan gaya geser ultimit (VU) 598 kN dengan tulangan yang digunakan pada balok tulangan lentur 12 D 32 mm, tulangan bagi 2 D 13 mm tulangan geser D 16-150 mm. Stabilitas guling pada abutmen 12.4 arah x, 4.8 arah y. stabilitas geser pada abutmen didapatkan nilai 14 arah x, dan 432 arah y. Daya dukung tiang pancang 31899 ton lebih besar dari beban aksial 5272.2 ton
Pengaruh Client Request Pada Web Server Apache dan Nginx Dengan Ipv6 Menggunakan Apache Benchmark
A number of studies show that Hypertext Transfer Protocol (HTTP) data dominates the data path through the internet network by more than 75%. Based on the results of the netcraft web server survey, which is based on the open source apache and nginx web servers, every year the number of users has increased. With the rapid development of the internet, the availability of IPv4 is increasingly limited, to overcome this problem, IPv6 allocation is used on the web server because it has a larger number of addresses and better security. In this study, the web server performance is tested with the test parameters, namely Time Taken for Tests, Request Per Second, Transfer Rate (Kb/s), Time per Request (ms), and Memory Usage. Testing with Apache Bench is done by providing client requests with varying amounts, with the number of requests from 500 to 500000 requests. The results of this study using Apache Benchmark testing that Nginx is superior to Apache in terms of 4 seconds faster in completing client requests and less memory usage