Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Not a member yet
5673 research outputs found
Sort by
Systematic Literature Review (SLR): Efektivitas Penggunaan QRIS sebagai Alat Transaksi
Teknologi informasi yang berkembang saat ini dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis untuk mengembangkan bisnisnya dengan menyediakan layanan transaksi digital. Salah satu layanan transaksi secara digital yang saat ini marak digunakan adalah Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS). QRIS merupakan standar kode Quick Response Code (QR Code) terpadu yang diadopsi pemerintah Indonesia yang memungkinkan berbagai instrument pembayaran, seperti dompet digital, aplikasi perbankan seluler, dan metode pembayaran lain. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji literatur review terkait dengan efektivitas penggunaan QRIS. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Artikel yang relevan dan penelitian yang sesuai dengan topik didokumentasikan guna mendukung pengumpulan data. Artikel jurnal nasional yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 15 artikel yang diperoleh dari database Google Scholar melalui aplikasi Publish or Perish. Sesuai dengan kajian literatur yang dilakukan, penggunaan QRIS memungkinkan transaksi yang lebih efektif
Evaluating Capital Market Education to Enhance Investment Interest and Financial Inclusion: A Mixed Methods Aproach
The year 2020 witnessed a resurgence of domestic retail investors in the Indonesian Capital Market, fueled by the COVID-19 pandemic. The national trend in stock investor growth shows a significant increase, whereas at Investment Gallery at the University of Technology Sumbawa, there has been a declining trend in percentage terms. The prevalence of fraudulent investment schemes, such as the Financial FEC, claiming 80,000 victims, underscores the pivotal role of the Investment Gallery at the University of Technology Sumbawa in the Sumbawa Regency The research aims to: 1) Identify the characteristics of the Investment Gallery of the University of Technology Sumbawa education participants, capital market education, investment knowledge, investment interest, and financial inclusion. 2) Analyze the impact of capital market education and investment knowledge, mediated by investment interest, on the financial inclusion of the Investment Gallery of the University of Technology Sumbawa education participants. 3) Explore the strategies and methods used in education by Investment Gallery of the University of Technology Sumbawa. This research utilizes a mixed-method approach, with primary data collected through questionnaires from 100 respondents and in-depth interviews with 6 selected respondents and Investment Gallery at the University of Technology Sumbawa stakeholders, along with secondary data from Investment Gallery at the University of Technology Sumbawa and other sources. The research findings indicate that the levels of capital market education, investment knowledge, investment interest, and financial inclusion are at a moderate level. The results of the Structural Equation Modeling (SEM) indicate that capital market education and investment knowledge do not have a direct or indirect influence on financial inclusion through investment interest. Furthermore, the efforts in capital market education by Investment Gallery at the University of Technology Sumbawa are not yet optimal, the use of social media for education is underutilized, and collaboration with government and campus and non-campus organizations has not been established
Refleksi Guru pada Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar
Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang dibuat guru untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik di kelas meliputi kesiapan belajar, minat, dan profil belajar. Refleksi dalam pendidikan dapat mencakup berbagai aspek. Metode pada penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Metode studi kasus adalah salah satu metode penelitian yang menggunakan investigasi kasus tertentu untuk dikembangkan. Penelitian ini berupaya memperoleh informasi mengenai refleksi pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi di kelas 5, yang diperoleh dari observasi dan aktivitas penilaian. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Joho 01 Sukoharjo, Jawa Tengah. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas V SD Negeri Joho 01. Penelitian ini dilaksanakan selama kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Tantangan dalam refleksi meliputi kurangnya waktu dan kurangnya keterampilan dalam melaksanakannya. Sedangkan solusi dalam mengatasi tantangan refleksi dapat dilakukan melalui pelatihan profesional berkelanjutan, kolaborasi antar guru, dan penggunaan teknologi untuk memfasilitasi refleksi. Pelaksanaan refleksi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar haruslah dilaksanakan secara berkelanjutan dan memiliki perencanaan yang matang
Model Teams Games Tournament (TGT) Berbasis Kahoot Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan model kooperatif TGT berbasis aplikasi kahoot terhadap motivasi belajar siswa pada materi IPA kelas V SDN 01 Banyumanis Jepara. Penerapan metode dilakukan melalui kuantitatif eksperimen desain one group pre-test and post-test. Subjek penelitian sejumlah 13 siswa di kelas V. Teknik pengumpulan Pengumpulan data menggunakan data hasil angket motivasi berjumlah 25 butir untuk melihat hasil skor pre-test dan post-test. Analisis data menerapkan uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil penelitian diperoleh adanya signikansi perbedaan antara hasil skor pre-test dan post-test motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Melalui nilai rata-rata pre-test diperoleh nilai sejumlah 47,8 sedangkan post-test memperoleh nilai rata-rata sejumlah 83,3. Hasil uji-t diperoleh nilai signifikan (2-tailed) < 0,05 atau 0,000 < 0,005 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa penerapan model Teams Games Tournament (TGT) yang disertai dengan aplikasi kahoot mampu meningkatkan hasil motivasi belajar yang cukup besar sejumlah 35,5%
THE IMPACT OF TEMPORARY SYIRKAH FUNDS, ROA, AND CORPORATE GOVERNANCE ON ISLAMIC BANKING PERFORMANCE WITH MAQASHID SHARIA APPROACH
The Covid-19 pandemic has significantly impacted the global economy, including the banking sector in Indonesia. Islamic banks in Indonesia have demonstrated better stability compared to conventional banks due to their adherence to Sharia principles, including profit-sharing. This study aims to analyze the influence of temporary syirkah funds, ROA, and good corporate governance on Maqashid Sharia performance in Indonesian Islamic banks. Multiple linear regression is used to examine these relationships, using financial reports from Sharia banks registered with the Otoritas Jasa Keuangan from 2015 to 2020. The analysis reveals that temporary syirkah funds have a positive and significant effect on Maqashid Sharia performance. However, ROA, DPS, and good corporate governance variables do not significantly impact Islamic Maqashid performance. This study highlights that proper management of temporary syirkah funds is a crucial factor influencing Maqashid Sharia performance in Islamic banks. This effective management can enhance public trust and attract more investments in Islamic banks, ultimately providing a substantial source of funds for their operations. This underscores the role of Islamic banks as effective financial intermediaries
Tinjauan Yuridis Terhadap Anak Yang Melakukan Persetubuhan (Studi Putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2021/PN.Pwt)
AbstractChildren are the next generation who will realize the ideals of the nation in the future. The good and bad future of the nation also depends on the good and bad condition of children today. In this regard, treating children in a good way is the obligation of the state and all elements of society, so that children can grow and develop properly. However, in the process, there are children who do bad things, such as in the case of sexual intercourse in decision Number 11/Pid.Sus-Anak/2021/PN.Pwt where the perpetrator is a 16-year-old boy who had sexual intercourse more than 2 times with his 13-year-old girlfriend. The parents of the 13-year-old girl reported to the police and then the case reached the court, so the judge sentenced the child perpetrator to 1 year and 3 months imprisonment and 3 months of vocational training. This research aims to find out the reasons why the judge used the principle of salus populi suprema lex esto to impose a lenient sentence on the perpetrator and to find out the juridical considerations of the judge in passing a verdict on the crime of sexual intercourse with a child. The method used in this research is normative juridical method, which is a method conducted through library research. The results of this study indicate that the defendant was sentenced to a lenient sentence by the judge because it was based on the principle of salus populi suprema lex esto with the intention of the best interests of the child so as to impose a lenient sentence on the perpetrator and the legal considerations by the judge in imposing the verdict have reflected a sense of public justice because the elements of the defendant have been fulfilled. Kata kunci : child, intercourse, salus populi suprema lex esto principle AbstrakAnak adalah generasi penerus yang akan mewujudkan cita-cita bangsa di masa datang. Baik buruknya masa depan bangsa tergantung pula pada baik buruknya kondisi anak saat ini. Berkaitan dengan hal tersebut, maka perlakuan terhadap anak dengan cara yang baik adalah kewajiban negara dan semua elemen masyarakat, agar anak-anak bisa tumbuh berkembang dengan baik. Namun dalam prosesnya ada saja anak yang melakukan hal yang tidak baik seperti pada kasus persetubuhan dalam putusan Nomor 11/Pid.Sus-Anak/2021/PN.Pwt dimana pelakunya adalah anak laki-laki berusia 16 tahun yang berhubungan seksual sampai lebih dari 2 kali dengan pacarnya yang berusia 13 tahun. Orangtua dari anak perempuan berusia 13 tahun lapor ke polisi dan kemudian kasus tersebut sampai di pengadilan, sehingga hakim menjatuhkan putusan dengan pidana penjara 1 tahun 3 bulan dan pelatihan kerja selama 3 bulan pada anak pelaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan hakim menggunakan asas salus populi suprema lex esto sehingga menjatuhkan hukuman ringan terhadap pelaku dan mengetahui pertimbangan yuridis hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap tindak pidana persetubuhan terhadap anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yaitu metode yang dilakukan melalui library research. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdakwa dijatuhi hukuman ringan oleh hakim karena berdasar atas asas salus populi suprema lex esto dengan maksud untuk kepentingan terbaik bagi anak sehingga menjatuhkan pidana ringan terhadap pelaku dan pertimbangan hukum oleh hakim dalam menjatuhkan putusan telah mencerminkan rasa keadilan masyarakat karena unsur dari pasal yang didakwakan telah terpenuhi. Kata kunci: anak, persetubuhan, asas salus populi suprema lex est
Dampak Koping Religius pada Ibu yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus
Parents, particularly mothers of children with special needs, expressed emotions of sadness, disappointment, and resistance in coming to terms with their child's condition. This study aims to explore how religious coping influences these mothers. Employing a qualitative phenomenological approach, the researcher engaged three participants through snowball sampling. Triangulation was utilized in this research, employing semi-structured interviews and observations for data collection. Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) using Atlas.ti 9 software was employed for data analysis. Findings revealed that participants initially experienced sadness, disappointment, fear, and unreadiness upon their child's birth. Religious coping, such as seeking solace in Allah, prayer, and spiritual practices, emerged as a crucial mechanism for navigating this challenging period. Additionally, finding meaning in their child's condition as a divine mandate and receiving social support provided participants with a sense of comfort. Participants reported that religious coping helped them find tranquility, happiness, acceptance of their child's condition, and increased patience in managing their child's behaviors
Eksplorasi Fraud Intention pada Karyawan Ditinjau dari Status Hubungan Kerja
Fraud is an action carried out by individuals to seek personal gain at the expense of others. These events lead to large financial losses for the company. This study aims to explore fraud intention among 116 employees based on their employment status. The research employs a quantitative method with a sample of 116 employees positioned as crew store. The participants in this study consist of both contract and permanent employees. The data analysis technique used in this study is descriptive statistical analysis. Fraudulent behavior is difficult to measure; therefore, the instrument in this study uses a development from the theory of planned behavior to measure individual intentions. The results of the study indicate a difference in fraud intention between contract and permanent employees. Overall, the findings show that permanent employees have the highest average scores. Because the measurement of fraud intention in permanent employees is higher than contract employees, therefore, permanent employees have more fraud intention towards the agency than contract employeesKata kunci: fraud, intention to commit fraud, employment statu
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) TERHADAP HASIL BELAJAR PECAHAN SISWA SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN PAPAN PECAHAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATERI KELAS V DI SDN CARIU MULYA 3
faktor yang dapat menyebabkan rendahnya literasi sains siswa Indonesia antara lain siswa yang tidak terbiasa dengan pertanyaan dalam bentuk wacana dan proses pembelajaran yang kurang mendorong perkembangan literasi siswa. Abad ini menuntut perubahan yang signifikan dalam sistem pendidikan nasional. Kami memahami bahwa pendidikan kami adalah warisan dari sistem pendidikan sebelumnya, yang isinya dapat dipelajari dan memiliki makna. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menilai pengaruh dari pemberian media pembelajaran papan pecahan pada pembelajaran matematika dengan penilaian menggunakan model project based learning yang diterapkan di SDN karya Sari II pada kelas V. Menggunakan metode kualitatif dalam teknik pengumlan datanya. Hasilnya faktor internal berupa kesejahteraan jasmani dan rohani siswa mempengaruhi motivasi belajar siswa. Faktor eksternal ada di luar siswa dan siswa. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan menunjukan bahwa terdapat pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar pecahan siswa sekolah dasar menggunakan papan pecahan sebagai media materi pembelajaran kelas V di SDN Cariu Mulya 3
EFEKTIFITAS PROGRAM ENGLISH VIBES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS SANTRI DI PONDOK PESANTREN SALAF DAAR AL ZAHRA BABAKAN CIWARINGIN CIREBON
Jadwal santri yang padat dan kurangnya fokus pada satu aktivitas membuat sulit untuk mempraktikkan bahasa Inggris. Untuk mengatasi hal ini, program English Vibes diperlukan karena menyediakan materi dan praktik yang mendukung pengembangan kemampuan berbahasa Inggris melalui tulisan dan lisan.Program English Vibes tidak hanya sekadar suatu pendekatan pembelajaran, melainkan suatu sistem yang bertujuan mengembangkan keberanian santri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Artikel ini bertujuan: (1) untuk mendeskripsikan pelaksanaan program english vibes dalam meningkatkan kemampuan berbahasa inggris santri di pondok pesantren Daar al-Zahra, (2) untuk mendeskripsikan efektivitas program english vibes dalam meningkatkan kemampuan berbahasa inggris santri di pondok Daar al-Zahra. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode campuran (mix method), yaitu metode yang menggunakan 2 bentuk pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pada penelitian ini populasi berjumbah 68 santri. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan 2 metode yaitu kuesioner/angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan dalam dua bulan pelaksanaan, program English Vibes di Pondok Pesantren Daar al-Zahra berhasil mencapai perkembangan yang signifikan pada para santri. Awalnya, mereka mengalami kesulitan dalam berpartisipasi, namun seiring waktu, terjadi perbaikan mencolok. Santri tidak hanya meningkatkan vocabbulary dan kemampuan menjawab pertanyaan, tetapi juga mengalami perubahan positif dalam tingkat kepercayaan diri. Analisis efektivitas program dengan rumus Efektivitas (EP) menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 73%, menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif antara santri dan tutor membuktikan efektivitas program dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris di pesantren tersebut