Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Not a member yet
    5673 research outputs found

    Tinjauan Yuridis Terhadap Peralihan Hak Asuh Anak Pasca Perceraian Karena Pemegang Hak Asuh Anak Tidak Menjalankan Kewajibannya

    Full text link
    AbstractChild custody is often a very big problem for divorced husband and wife. Arguing over child custody is no stranger to hearing. But not all mothers can fulfill these aspects to become child custody holders. This article discusses the Juridical Review of the Transfer of Child Custody Rights After Divorce Because Having Child Custody Rights is not entitled to the obligations. The purpose of this research is to find out post-divorce child custody because the child custody holders do not carry out their obligations.The research method used by the writer to answer the problem is normative yuridis method and uses the secondary method. The data collection method used to collect secondary data in this research is library research. Post-divorce custody holders who do not carry out their obligations, the child’s custody rights can be revoked and can be transferred to parents or other relatives by submitting a transfer application to the Court. Before the court decides that child custody goes to the mother or father or other relatives, justice must alsobe given priority, especially fair for children who dop not get their rights property. Child protection whose rights are not fulfilled then what is done is by means of relatives of family can report to the Commission for Child Protection as regulated in article 74 of the UUPA. After the KPAI has received information on complaints related to the non-fulfillment of children’s right the KPAI can mediate by a moderator bearing in mind the importance of protecting children’s maintenance and fulfilling children’s rights so that they are guaranteed in accordance with Article 76 letter (e)of the UUPA Keyword: child custody, transtition, post divorce AbstrakHak asuh anak sering menjadi suatu permasalahan besar bagi suami istri yang telah bercerai. Pada umumnya pemegang hak asuh bagi anak yang masih kecil akan jatuh kepada ibu. Tetapi tidak semua ibu dapat memenuhi persyaratan untuk menjadi pemegang hak asuh anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peralihan hak asuh anak pasca perceraian karena pemegang hak asuh anak tidak menjalankan kewajibannya. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam menjawab permasalahan adalah metode yuridis normatif serta menggunakan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data sekunder dalam penelitian ini ialah studi kepustakaan (Library Research). Pemegang hak asuh anak pasca perceraian yang tidak menjalankan kewajibannya maka hak asuh anak dapat dicabut dan dapat dialihkan kepada orangtua atau kerabat yang lainnya dengan cara mengajukan permohonan peralihan ke Pengadilan.  Sebelum pengadilan memutuskan hak asuh anak jatuh ke pihak ibu atau ayah ataupun kerabat lain juga harus mementingkan sebuah keadilan, khususnya adil bagi anak yang tidak mendapatkan haknya dengan baik. Perlindungan bagi anak yang tidak dipenuhi haknya maka yang dilakukan adalah dengan cara kerabat atau keluarga dapat melaporkan ke pihak Komisi Perlindungan Anak sebagaimana diatur dalam pasal 74 UUPA. Setelah pihak KPAI mendapatkan informasi atas pengaduan terkait tidak dipenuhinya hak anak maka KPAI bisa melakukan mediasi oleh moderator mengingat pentingnya perlindungan pemeliharaan anak dan pemenuhan hak anak agar tetap terjamin sesuai dengan pasal 76 huruf(e)UUPA.  Kata kunci: hak asuh anak, peralihan, pasca perceraia

    ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI PELUANG TINGKAT SMA

    Full text link
    Problem solving skills are important skills for every learner. This study aims to analyze the mathematical problem solving ability of students in solving class X opportunity problems for 2022/2023 school year. This study used survey research methods with data collection techniques through interviews and tests of mathematical problem solving skills as many as three questions. This research uses content analysis techniques namely by analyzing the result of student work in accordance with scoring guidelines. After the mathematical problem solving ability test is given, learners will be classified into three categories, namely high,medium, and low. The results of the analysis show that students still make many mistakes in the Polya problem solving procedure. They are only able to solve problems by following the example given during learning.  The conclusion of this study is that the problem solving ability of students is solving opportunity problem is still lacking, In addition, they did not perform the last stage of Polya, which was to re-examine the answers.

    UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI BANGUN DATAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PjBL PADA SISWA KELAS I SD MUHAMMADIYAH ALAM SURYA MENTARI

    Full text link
    This research aims to improve students' understanding and learning outcomes by using the Project Based Learning (PjBL) learning model. This research design uses classroom action research with two cycles. The stages in this cycle consist of planning, implementing actions, observing and reflecting. The subjects of this research were all class I B students of SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari. The results of this research show that implementing the PjBL model can improve student understanding and learning outcomes. This increase in understanding is evidenced by the number of students who succeeded in achieving the learning objectives created in cycle I as many as 8 students with a classical learning completion percentage of 62% then increasing again in cycle II to 92% with 12 students successfully achieving the learning objective criteria. Increasing student learning outcomes and student understanding of the material studied using the PjBL learning model is said to be successful because it has met the success indicators that have been set

    PENERAPAN STRATEGI PEER TUTORING UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PPKn KELAS II di SEKOLAH DASAR

    Full text link
    Rasa percaya diri merupakan salah satu faktor kunci yang menentukan perkembangan belajar seorang siswa. Jika seorang siswa mempunyai rasa percaya diri yang baik maka ia dapat mengembangkan potensi dirinya secara maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa melalui penerapan strategi Peer Tutoring pada siswa kelas II SD Muhammadiyah Plus Malangjiwan tahun pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 24 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas partisipatif dan kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan angket untuk mengukur indikator ketercapaian proses pengembangan rasa percaya diri melalui penerapan tutor sebaya. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dan indikator keberhasilan yang digunakan adalah peningkatan rata-rata skor percaya diri siswa pada setiap siklusnya yaitu sebesar 6,2%. Indikator ketercapaian penelitian ini ditetapkan untuk meningkatkan rata-rata skor percaya diri siswa pada setiap siklusnya sebesar 75%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi Peer Tutoring dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa. Hal ini didukung oleh data penelitian yang menunjukkan peningkatan pada aspek-aspek seperti keyakinan terhadap kemampuan diri, kemauan mengambil risiko, optimisme, penerimaan pujian, dan rasa hormat terhadap orang lain. Perhitungan skor rata-rata peningkatan rasa percaya diri siswa pada setiap siklusnya juga menunjukkan peningkatan sebesar 29,4%. Berdasarkan hasil angket kepercayaan diri siswa mengalami peningkatan dan berada pada kategori “Cukup Baik” sehingga memenuhi indikator keberhasilan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini telah selesai pada siklus II, dan diharapkan rasa percaya diri siswa dalam pembelajaran khususnya pembelajaran PPKn dengan strategi Peer Tutoring terus meningkat hingga mencapai hasil belajar yang memuaskan

    PENERARAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER BERBANTUAN QUIZIZZ PAPER MODE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI KERJASAMA DALAM KEBERAGAMAN KELAS I MI TINJOMOYO

    No full text
    Tujuan umum dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan penerapan pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan Quizizz Paper Mode pada pembelajaran Pendidikan Pancasila materi Kerjasama dalam Keberagaman di kelas I SD. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validasi data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Sedangkan teknik analisis data yaitu dengan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data. Penelitian ini dilaksanakan dengan menganalisis penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together berbantuan Quizizz pada pembelajaran pendidikan Pancasila pada materi Kerjasama dalam keberagaman kelas I di MI Tinjomoyo Kota Semarang. Dari hasil pengamatan, peserta didik menjadi lebih tertarik dan sangat antusias untuk mengikuti pembelajaran pendidikan pancasila dengan penerapan model kooperatif tipe NHT dan berbantuan media Quizizz. Hal ini menjadikan minat belajar  peserta didik kelas I menjadi lebih meningkat dari sebelumnya

    Optimasi Suhu dan Lama Pemanasan dalam Pembentukan Kompleks Inklusi Ibuprofen dengan Agen Inklusi β-Siklodekstrin dengan Metode Sealed Heating

    Full text link
    Ibuprofen merupakan obat yang tergolong kedalam BCS kelas II dengan sifat kelarutan yang buruk. Salah satu metode untuk memperbaiki sifat kelarutan yaitu dengan pembentukan kompleks inklusi dengan β-siklodekstrin. Suhu pemanasan dan waktu pemanasan yang tidak tepat dapat memutus ikatan kompleks inklusi. Metode factorial design digunakan untuk optimasi suhu dan waktu pemanasan dalam pembentukan kompleks inklusi ibuprofen-β-siklodekstrin sehingga diperoleh 9 run. Kondisi optimum ditentukan dengan parameter kelarutan dan disolusi. Hasil penelitian bahwa waktu pemanasan 10 menit dan suhu 90°C merupakan kondisi optimum dengan nilai desirability 0,619. Peningkatan kelarutan dan disolusi ibuprofen dalam kompleks inklusi terjadi dengan waktu pemanasan yang lebih singkat dan suhu pemanasan yang lebih tinggi

    Pembentukan Kader Relawan Aisyiyah untuk Mengkampanyekan Gerakan Berantas Narkoba

    Full text link
    Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membekali ibu-ibu Aisyiyah di tingkat ranting di Yogyakarta tentang gerakan memberantas narkoba dan penyalagunaan obat-obat terlarang di masyarakat. Metode yang digunakan melalui beberapa tahapan yaitu, 1) koordinasi dengan mitra dalam menentukan perwakilan kader setiap ranting Aisyiyah di Yogyakarta, 2) melakukan penyuluhan dengan menggunakan zoom meeting tentang bahaya narkoba, dampak narkoba, upaya pencegahan, deteksi dini narkoba. Di tahap kedua ini juga diberikan penguatan kaderisasi tentang peran Aisyiyah dalam pencegahan narkoba serta konsep team working dalam pemberantasan narkoba. Tahap terakhir adalah melakukan pendampingan melalui whattapp group supaya kegiatan ini dapat berjalan secara kontinyu. Tingkat pengetahuan kader diukur dengan cara memberikan pre-post test, dan menunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat pengetahuan kader tentang narkoba setelah diberi pelatihan. Terbentuknya kader Aisyiyah dalam gerakan berantas narkoba sangat diperlukan sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat serta dalam upaya penyelamatan generasi bangsa

    Screening Kebugaran dengan Six Minute Walking Test (6MWT) pada Petugas KPUD Seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta

    Full text link
    Pemilihan umum adalah proses demokrasi di mana anggota parlemen dan pejabat pemerintah dipilih langsung oleh rakyat. Pemilu yang diselenggarakan serentak merupakan salah satu penyebab terjadinya peningkatan beban kerja bagi komisi pemilihan umum daerah (KPUD) khususnya kelompok petugas pemungutan suara (KPPS). Pada pemilu tahun 2019, ratusan petugas KPPS meninggal akibat kelelahan. Hal ini disebabkan karena kurangnya kebugaran dan kesehatan fisik akibat tidak dilakukannya pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Kebugaran kardiorespirasi yang buruk dapat menyebabkan kelelahan yang relatif cepat karena kebutuhan oksigen tidak terpenuhi selama beraktivitas. Salah satu upaya mengurangi kelelahan berlebih yang dapat dilakukan dalam pemilu mendatang adalah melakukan screening kebugaran. Screening ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi para petugas KPUD untuk meningkatkan pengetahun dan pemahaman pentingnya menjaga tingkat kebugaran. Selain itu, data hasil screening dapat digunakan sebagai acuan dalam menentukan latihan yang tepat untuk meningkatkan kebugaran kardiorespirasi. Responden dalam penelitian ini adalah petugas KPUD DIY sebanyak 102 orang. Hasil screening petugas KPUD DIY menggunakan six minute walking test (6MWT) dengan nilai rata-rata adalah 23,69 atau dalam kategori kurang. Hal ini menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap kebugaran kardiorespirasi petugas KPUD DIY untuk meningkatkan kapasitas aktivitas fisik dan mencegah kelelahan berlebih saat bertugas pada pemilu selanjutnya

    Penguatan Legalitas Usaha dan Komunikasi Pemasaran pada KWT Margi Mulyo Desa Trirejo, Kecamtan Loano, Kabupaten Purworejo

    Full text link
    Salah satu jenis KKN untuk mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo adalah KKN Tematik, yang memberikan kesempatan kepada pengajar dan mahasiswa untuk mempraktikkan salah satu keterampilan Catur Dharma pengabdian kepada masyarakat.  Kegiatan KKN ini berlokasi di Desa Trirejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, di mana sebagian warga mengoperasikan beragam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bahkan saat ini, sejumlah besar warga desa dengan UMKM tidak menyadari pentingnya legalitas usaha, terutama yang berkaitan dengan mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB). Solusi ini bertujuan untuk memperkuat legalitas serta meningkatkan komunikasi pemasaran. Fase persiapan, pelaksanaan, dan pengajuan NIB merupakan tiga fase di mana fase sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan metode implementasi dilakukan. Tujuan kegiatan ini, UMKM memiliki NIB dan pemasaran yang semakin luas, karena komunikasi pemasaran dilakukan dengan berbagai media, baik konvensional maupun digital melalui media sosial

    Memahami Simularcm: Menyingkapi Dunia Ilusi di Balik Simulasi

    Full text link
    Ilusi kenikmatan media sosial menjerat masyarakat ke dalam dunia fantasi yang tiada henti. Dari data tersebut yang diperoleh Indonesia menjadi negara dengan pengguna internet yang cukup tinggi, yakni 73.3% dari total populasi Indonesia dengan rata-rata penggunaan selama 8 jam 52 menit. Kondisi ini membuat dunia sosial yang asli semakin pudar, buram, dan samar. Relasi batiniah manusia menjadi hilang, digantikan sebatas relasi badaniah yang kosong. Mereka berada dalam keramaian yang sepi, karena hubungan antar individu tidak lagi melibatkan faktor afeksi, melainkan faktor transaksi. Penelitian ini kualitatif dengan menggunakan analisis fenomena Citayem Fashion Week. Media sosial menjerat manusia melalui simbol-simbol yang didramatisir, sehingga mereka mudah terbius ke dalam dunia simulasi. Akibatnya, banyak pengguna media sosial masuk ke dalam dunia ilusi dan saling bertarung, yakni menjadi penjerat untuk memainkan simulasi atau terjerat yang menikmati ilusi, padahal mereka berada dalam kondisi yang sama, yakni terjerat oleh ilusi kenikmatan yang disimulasi

    4,042

    full texts

    5,673

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Purwokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇