Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
8739 research outputs found
Sort by
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN KELAYAKAN USAHA AGROINDUSTRI KERUPUK KULIT (Studi Kasus Pada Kerupuk Kulit Sapi Barokah di Kelurahan Ciamis Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis) Value Added Analysis and Feasibility of Agroindustry Business of Cowhide Crackers (Case Study on Barokah Cowhide Crackers in Ciamis Village, Ciamis District, Ciamis Regency).
ABSTRAK Strategi pembangunan pertanian yang berwawasan agribisnis pada dasarnya menunjukkan arah bahwa pembangunan agribisnis merupakan suatu upaya penting. dimana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran sale pisang, besarnya biaya pemasaran dan keuntungan dan efisiensi pemasaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, metode penlitian yang digunakan yaitu studi kasus, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder untuk penarikan sampel cara sengaja (purposive sampling) Penentuan responden menggunakan sensus. penentuan sampel lembaga menggunakan snowball sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan Agroindustri Sale Pisang di Desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran yaitu 3 saluran pemasaran diantaranya.Kata Kunci : Efisiensi Pemasaran, Saluran, Agroindustri, Sale Pisang ABSTRACT The strategy of agricultural development with an agribusiness perspective basically shows the direction that agribusiness development is an important effort. where this study aims to determine the marketing channels of banana sale, the amount of marketing costs and profits and marketing efficiency. The type of research used is descriptive qualitative, the research method used is a case study, while the data collection technique uses primary and secondary data for purposive sampling. Determination of respondents using a census. determination of institutional samples using snowball sampling. Based on the results of the study, it shows that the Banana Sale Agroindustry in Karangpawitan Village, Padaherang District, Pangandaran Regency, namely 3 marketing channels including.Keywords: Marketing Efficiency, Channels, Agroindustry, Banana Sal
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS KONSUMEN BELIMBING MADU
ABSTRAK Perkembangan komoditas hortikultura terutama buah semakin diminati oleh para konsumen mengingat manfaatnya bagi kesehatan. Namun kualitas dan kuantitasnya masih belum mampu menandingi buah impor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas konsumen Belimbing Madu di Desa Waringinsari Kecamatan Langensari Kota Banjar. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah konsumen belimbing madu di Desa Waringinsari Kecamatan Langensari Kota Banjar secara berkelanjutan atau continue yaitu sebanyak 30 orang konsumen. Dalam penelitian ini, digunakan beberapa analisis, yaitu analisis koefisien korelasi sederhana, analisis koefisien korelasi berganda, koefisien determinasi, uji t, uji F, serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, harga, kualitas produk, dan promosi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen Belimbing Madu di Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Selain itu, secara simultan, harga, kualitas produk, dan promosi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen Belimbing Madu di lokasi yang sama
Edukasi Komunikasi dan Literasi Digital Remaja Sebagai Upaya Preventif Stunting dan Promosi Wisata Desa Karedok
Desa Karedok memiliki potensi agribisnis dan pariwisata yang besar, bahkan desa ini telah dinobatkan sebagai desa wisata sejak 2021, namun desa ini masih menghadapi dua permasalahan utama, yaitu minimnya jumlah kunjungan wisatawan dan tingginya angka stunting, dengan 17 anak teridentifikasi mengalami stunting. Kurangnya promosi wisata yang efektif serta rendahnya pemahaman masyarakat tentang stunting menjadi faktor yang memperburuk kondisi ini. Remaja desa memiliki potensi besar sebagai agen perubahan dalam mengatasi kedua permasalahan tersebut melalui pemanfaatan literasi digital dan komunikasi yang efektif. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi komunikasi dan literasi digital kepada remaja agar mereka mampu menyerap informasi tentang pencegahan stunting melalui keterampilan literasi serta mempromosikan potensi wisata desa secara digital. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif yang mencakup survei kebutuhan, pelatihan literasi digital dan komunikasi, pendampingan, evaluasi serta tindak lanjut. Sebanyak 55 remaja (24 perempuan dan 31 laki-laki) mengikuti program ini. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan remaja tentang stunting, dengan lebih dari 85% peserta memahami urgensi pencegahan stunting dan cara mengatasinya. Keterampilan komunikasi peserta meningkat, yang terlihat dari keaktifan mereka dalam menyampaikan informasi melalui media sosial. Selain itu, partisipasi aktif remaja dalam mempromosikan wisata digital berhasil meningkatkan eksposur Desa Karedok sebagai destinasi wisata unggulan. Sebagai bentuk keberlanjutan program, disarankan desa dan karang taruna terus bersinergi mendorong remaja untuk berperan aktif dan mengekspor lebih jauh keterampilan komunikasi serta literasi yang dimiliki. Pendampingan dari praktisi dan tenaga kesehatan sesekali perlu diberikan kepada remaja
Penyuluhan Investasi di Era New Normal di SMAN 1 Baleendah
Penyuluhan investasi telah dilaksanakan di SMAN 1 Baleendah dengan tujuan meningkatkan literasi keuangan siswa, khususnya dalam bidang investasi. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan generasi muda dan pentingnya pemahaman investasi sejak dini. Metode yang digunakan meliputi presentasi interaktif, diskusi, simulasi investasi, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada literasi keuangan siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai dari pre-test ke post-test sebesar 82.5%. Simulasi investasi terbukti efektif dalam memberikan pengalaman praktis dan meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep risiko, imbal hasil, dan diversifikasi. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan dan investasi di kalangan siswa. Disarankan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah
Edukasi Terapi Hypnobreastfeeding pada Ibu Menyusui Untuk Meningkatkan Produksi ASI
Angka stunting di Indonesia masih tinggi walau terjadi penurunan 21,6% tahun 2022 dari 24,4% tahun 2021. Mencegah stunting, perlu memperhatikan gizi calon ibu, ibu hamil dan ibu menyusui. Gizi ibu menyusui penting untuk memastikan kualitas Air Susu Ibu (ASI) yang menjadi sumber asupan selama 6 bulan pertama dengan ASI Eksklusif. Banyak ibu menyusui mengalami kendala memberikan ASI seperti faktor pekerjaan, kesehatan, anatomi payudara, stress dan rendahnya rasa percaya diri. Tujuan kegiatan ini, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui dalam melakukan terapi hypnobreastfeeding. Sebelum diberikan materi peserta mengisi pretest, diberi penyuluhan, pelatihan dan pendampingan diakhiri dengan posttest di Puskesmas Sitada-tada terhadap 25 ibu menyusui. Hasil posttest menunjukkan pengetahuan ibu menyusui meningkat menjadi 100%. Setelah pelatihan dan pendampingan, frekuensi menyusui menjadi >12x/hari (56%), dan lama menyusui >20 menit (48%). Disimpulkan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan terapi hypnobreastfeeding meningkatkan pengetahuan, frekuensi, lama menyusui yang membuat ibu percaya diri memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan hingga anak usia 2 tahun. Harapannya, kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga ibu-ibu menyusui yang belum terpapar bisa mendapat ilmu dan manfaat yang sama dari terapi hypnobreastfeeding ini
Pendampingan Digitalisasi Dakwah Untuk Da’i Muda di Kabupaten Batang Hari
Program Pendampingan Digitalisasi Dakwah untuk Da’i Muda di Kabupaten Batang Hari bertujuan untuk meningkatkan keterampilan Da’i Muda dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana dakwah yang efektif. Menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), program ini berfokus pada pemberdayaan aset yang ada dalam komunitas, seperti pengetahuan dakwah yang sudah dimiliki peserta dan minat mereka terhadap dakwah dan teknologi. Program ini melibatkan pelatihan mengenai pembuatan konten dakwah digital. Melalui hasil evaluasi program ini didapatkan peningkatan keterampilan peserta rata-rata sebesar 70%. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi peserta meliputi keterbatasan infrastruktur yang kurang memadai, serta kesulitan dalam mengelola waktu antara dakwah offline dan online. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta pelatihan merasa lebih termotivasi dan percaya diri dalam menggunakan media digital untuk dakwah, serta berhasil membangun jaringan kolaborasi antar peserta. Program ini juga berhasil memperkenalkan konsep dakwah digital yang relevan dengan perkembangan zaman. Rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut termasuk pelatihan lanjutan, peningkatan infrastruktur teknologi, dan pendampingan berkelanjutan bagi peserta. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif bagi Da’i Muda untuk keterampilan yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan dakwah di era digital
Pemanfaatan Rebung Sebagai Bahan Baku Makanan Sehat oleh Kelompok Wanita Kreatif “Tanginas” Desa Cimareme
Pengabdian Masyarakat di Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat untuk membantu Kelompok Wanita Kreatif (KWK) “Tanginas” yang terkendala dalam pemanfaatan Rebung sebagai bahan baku makanan sehat, meliputi terbatasnya: kapasitas produksi, pengetahuan dan keterampilan, inovasi pengembangan produk, IPTEKS dan pemasaran masih konvensional, Pengabdian melibatkan 43 peserta dari KWK “Tanginas”, komunitas virageawie. Pemerintah daerah, dan Universitas. Peserta memperoleh pelatihan dan pendampingan pengelolaan website, fotografi, digital marketing, pembuatan laporan keuangan, standar mutu produksi, sertifikasi halal dan NIB. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, FGD, dan pre-test-post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pengelolaan website, membuat foto produk, serta pemenuhan mutu produksi. Rata-rata skor post-test meningkat menjadi 85 dibandingkan pre-test 67. Website Awisfoddie.com yang dibangun membantu produk KWK “Tanginas” lebih dikenal dan meningkat penjualannya, terbukti dengan peningkatan interaksi dan pesanan melalui platform digital. Partisipasi aktif KWK “Tanginas” menunjukkan relevansi teknologi dan inovasi dalam menciptakan peluang ekonomi baru. Pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemandirian ekonomi KWK “Tanginas” dalam produksi, pengembangan dan pemasaran produk melalui pemanfaatan teknologi digital. Untuk memastikan keberlanjutan usaha, KWK “Tanginas” terus berinovasi dan berkreasi dalam pengembangan produk, berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah, akademisi, dan instansi terkait
Penguatan Moderasi Beragama Melalui Literasi Ayat-ayat Jihad dan Ayat-ayat Nasionalisme Bagi Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Islam Universitas Airlangga Surabaya
Ideologi takfiri sebagai pondasi dari aksi terorisme senantiasa meresahkan dan mengundang keprihatinan dari banyak pihak. Ideologi ini tidak pernah mati. Mereka bergerak secara senyap untuk menyebarkan dan merekrut anggota baru, terutma di era new media. Basis ideologi mereka didasari pada teks-teks suci al-Qur’an yang berisi pesan jihad-pesan nasioanalisme. Yang menjadi incaran mereka adalah pada mahasiswa kampus negeri umum yang salah satunya adalah Universitas Airlangga. Tujuan dilakukannya pengabdian ini adalah untuk melakukan penguatan moderasi beragama melalui literasi ayat-ayat jihad dan ayat-ayat nasionalisme bagi unit kegiatan mahasiswa kerohanian Islam Universitas Airlangga Surabaya. Pengabdian ini menggunakan metode problem besed service learning. Metode ini diterapkan sebagai upaya untuk memberikan problem-solving bagi mitra komunitas. Dalam penerapannya tim pengabdi melakukan worshop dengan tiga kali kegiatan dihadiri oleh tiga puluh orang dari mitra komunitas melalui beberapa tahapan pengabdian, diantaranya perencanaan, pelaksanaan, refleksi, dan evaluasi. Hasil pelaksanaan pengabdian ini menunjukkan bahwa: 1). Penguatan moderasi beragama melalui literasi ayat-ayat jihad dan ayat-ayat nasionalisme bagi unit kegiatan mahasiswa kerohanian Islam Universitas Airlangga dapat menjadi modal dalam kehidupan berbangsa dan beragama yang ditunjukkan dengan komitmen kebangsaan, memiliki sikap toleransi dan menerima terhadap tradisi lokal. 2). Wujud aktualisasi sikap moderat unit kegiatan mahasiswa kerohanian Islam Universitas Airlangga ditransformasikan ke dalam dunia digital dengan menciptakan ruang sosial yang inklusif dan saling menghargai. 3). Kerja sama yang baik antara pelaku service learning dengan mitra komunitas dapat melahirkan sinergi antara wacana pengetahuan dan realitas ditengah kehidupan berbangsa dan bernegara dengan meng-implementasikan ayat-ayat jihad dan ayat-ayat nasionalisme secara tepat dan benar
Bimbingan Teknis Transisi PAUD ke SD: Kolaborasi Guru di Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi
Berdasarkan Surat Edaran Dirjen PAUD Dasmen No 0759/C/HK.04.01/2023 tentang Penguatan Transisi PAUD_SD mempersyaratkan forum komunikasi antara guru sebagai sarana pembelajaran mengenai konsep pendidikan anak usia dini yang holistik dan integratif. Fakta empirik di kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari menunjukkan bahwa forum komunikasi guru yang sudah terbentuk belum berjalan disebabkan perbedaan cara pandang maupun cara bekerja antar guru. Berdasarkan temuan ini, prodi PIAUD Universitas Islam Batanghari berupaya mensukseskan program pemerintah melalui kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk bimbingan teknis untuk mengaktivasi program kolaborasi sebagai wadah keterlibatan bersama antar guru. Kegiatan ini melibatkan 50 guru terdiri atas 30 guru SD kelas rendah dan 20 guru PAUD di Kecamatan Bajubang kabupaten Batang hari menggunakan pendekatan ABCD (Asset Based Community Development) yaitu perbaikan yang dilakukan melalui penggalian kekuatan dan kompetensi peserta sendiri. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kolaborasi dan peran guru dalam mewujudkan keselarasan praktik pembelajaran mengacu pada 4 arah pendampingan, yaitu: a) Mendorong partisipasi aktif guru dalam mengidentifikasi masalah, perencanaan program, dan melaksanakan program transisi PAUD SD; b) Menempatkan guru sebagai pelaku aktif dari program, serta peran aktif dinas terkait; c) Menguatkan potensi guru melalui jejaring kerja sama dengan instansi terkait; d) Mendampingi guru menyelesaikan masalahnya melalui koordinasi lewat Focus Group Discussion disertai dengan praktik. Hasil menunjukkan penyatuan persepsi antara guru tentang cara belajar serta prinsip pembelajaran anak usia dini. Hal ini terlihat dari peningkatan skor yang signifikan antara nilai pre test dan post test peserta serta kemampuan guru melakukan praktek persiapan kegiatan MPLS bagi siswa.
Pembuatan Pupuk Organik dengan Memperkecil Ukuran Bahan Baku Sebagai Upaya Mandiri Pupuk Di Desa Bulus, Bandung Tulungagung
Kelangkaan pupuk bersubsidi telah menjadi permasalahan bagi petani di seluruh Indonesia, termasuk di Desa Bulus, Bandung, Tulungagung. Terjadi ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, yang berdampak pada produktivitas pertanian. Penggunaan pupuk urea yang berlebihan dapat merusak kesuburan tanah dan berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan. Pupuk organik menjadi solusi alternatif bagi lingkungan dan kesehatan tanah jangka panjang. Selain itu dapat meningkatkan retensi air, dan keberagaman mikroba, sehingga mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Salah satu metode yang menjanjikan untuk produksi pupuk organik adalah komposting, khususnya metode Takakura, yang menggunakan fermentasi terkontrol dari bahan organik. Selain itu, pengurangan ukuran sampah organik melalui perajangan dapat mempercepat proses dekomposisi, meningkatkan efisiensi dan kualitas kompos. Program pengabdian masyarakat di Desa Bulus ini bertujuan untuk mengedukasi petani tentang produksi pupuk organik yang efisien, menggunakan metode Takakura, tong komposter, dan pupuk cair organik. Pelatihan ini melibatkan 30 petani dan berfokus pada peningkatan efisiensi produksi pupuk melalui perajangan sampah organik. Evaluasi pasca-pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan rata-rata nilai meningkat sebesar 25-30 poin. Penggunaan bahan organik yang dipotong kecil-kecil mengurangi waktu pengomposan dan meningkatkan kualitas pupuk. Evaluasi program menunjukkan kepuasan yang tinggi di kalangan peserta, terutama terkait relevansi dan penerapan praktis materi yang disampaikan. Hasil ini menunjukkan bahwa produksi pupuk organik, bersama dengan teknik pengolahan sampah yang efisien, dapat mendukung pertanian yang berkelanjutan di komunitas pedesaan yang menghadapi kelangkaan pupuk