Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
    8739 research outputs found

    PENGARUH KINERJA DAN KREATIVITAS GURU TERHADAP PRODUKTIVITAS KELOMPOK KERJA GURU (Studi pada SD di UPTD Pendidikan Kecamatan Cikatomas)

    Full text link
    Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah: 1) Kelompok Kerja Guru (KKG) diketahui memiliki sejumlah rencana untuk meningkatkan kinerja guru, akan tetapi dalam implementasinya tidak lepas dari masalah, terutama berkaitan dengan komitmen guru dan proses pengelolaan yang kurang profesional; 2) Mayoritas guru hadir dalam setiap pelaksanaan KKG. Mesti begitu ada di antaranya yang hadir setelah pelaksanaan KKG berlangsung; dan 3) Peserta KKG terlihat kurang aktif, terutama apabila diminta sumbangan pemikiran yang inovatif terkait dengan hasil teknologi pendidikan dan apalagi manakala diminta menyertakan hasil ujicobanya untuk dijadikan tolak ukur bagi yang lain. Sedangkan rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah ada pengaruh kinerja guru terhadap produktivitas kelompok kerja guru?; 2) Apakah ada pengaruh kreativitas guru terhadap produktivitas kelompok kerja guru?; dan 3) Apakah ada pengaruh kinerja dan kreativitas guru terhadap produktivitas kelompok kerja guru?. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif, teknik analisis data korelasi Pearson Product Moment. Sedangkan objek dalam penelitian adalah guru Penjas pada SD di UPTD Pendidikan Kecamatan Cikatomas sejumlah 32 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kinerja guru berpengaruh positif terhadap produktivitas kelompok kerja guru. Artinya semakin baik kinerja guru, maka semakin baik pula produktivitas kelompok kerja guru; 2) Kreativitas guru berpengaruh positif terhadap produktivitas kelompok kerja guru. Artinya semakin baik kreativitas guru, maka semakin baik pula produktivitas kelompok kerja guru; dan 3) Kinerja dan kreativitas guru berpengaruh positif terhadap produktivitas kelompok kerja guru. Artinya semakin baik kinerja guru dan kreativitas guru, maka semakin baik pula produktivitas kelompok kerja guru.Kata kunci : Kinerja, Kreativitas Guru, Kelompok Kerja Guru

    PENGARUH MANAJEMEN SARANA PRASARANAKINERJA GURU TERHADAPPRESTASISISWADALAM BIDANG OLAHRAGA (Studi pada Guru PJOK SD di UPTD Pendidikan Kec. Bungursari Kota Tasikmalaya)

    Full text link
    Masalah utama dalam penelitian ini adalah “Seberapa besar pengaruh manajemen sarana prasarana dankinerja guru terhadap prestasisiswadalam bidang olahraga?”.Tujuan penelitian untuk mengetahui besaran pengaruh manajemen sarana prasarana dan kinerja guru terhadap prestasi siswa dalam bidang olahraga di lingkungan UPTD Pendidikan Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya.Metode penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif menggunakan angket dan observasi.Responden penelitian ini adalah Guru-guru PJOK SD sejumlah 27 responden.Sumber data angket dan teknik analisis data korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menginformasikan bahwa (1) pengaruhmanajemen sarana prasarana terhadap prestasisiswadalam bidang olahraga termasuk tinggi (0,665) dengan kontribusi 44,22%; (2) pengaruhkinerja guru terhadap prestasisiswadalam bidang olahraga termasukcukup tinggi (0,5336) dengan kontribusi (28,73%) ; (3) pengaruh manajemen sarana prasarana dan kinerja guru secara bersama terhadap prestasi siswa dalam bidang olahragatermasuk tinggi (0,68) dengan kontribusi (46,2%). Disarankan (1) Kepala sekolah dapat mendukung dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada guru PJOK untuk meningkatkan manajemen sarana prasarana olahraga agar dapat mengupayakan kebutuhan akan peralatan dan perlengkapan olahraga sehingga dapat dipergunakan, dimanfaatkan serta dipelihara dengan sebaik-baiknya. (2) Guru PJOK sebaiknya lebih meningkatkan kinerjanya dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan tugasnya serta lebih meningkatkan kompetensinya melalui pendidikan dan pelatihan, kursus-kursus baik dalam skala regional maupun nasional serta diadakan studi banding.(3) Guru PJOK sebaiknya lebih meningkatkan lagi dalam pembinaan ektrakurikuler di sekolah serta lebih giat lagi bekerja agar kegiatan eksrtakurikuler tersebut lebih terprogram dan terlaksana dengan baik. (4) Untuk siswa sebaiknya lebih meningkatkan motivasi dan partisifasi belajar serta lebih meningkatkan pengembangan dirinya melalui kegiatan ekstrakurikuler dengan berlatih secara teratur dan continue.Kata kunci : Manajemen Sarana Prasarana, Kinerja Guru, Prestasi, Olahrag

    MENINGKATKAN POTENSI KECERDASAN ANAK MELALUI PENDEKATAN TEORI MULTIPLE INTELLIGENCE

    Full text link
    Beragam kecerdasan yang dimiliki oleh setiap individu merupakan anugerah yang Alloh SWT berikan kepada setiap hambaNya. Berawal dari dunia psikologi, kini Teori Multiple Intelligence (kecerdasan majemuk) mulai merambah ke dunia pendidikan. Teori ini pertama kali dicetuskan oleh Dr. Howard Gardner pada tahun 1983 di Harvard University. Howard Gardner membagi kecerdasan tersebut menjadi 8 kecerdasan, yaitu : 1) Cerdas Alam (Naturalis), 2) Cerdas Diri (Intrapersonal), 3) Cerdas Sosial (Interpersonal), 4) Cerdas Angka (Matematis Logis), 5) Cerdas Gambar (Spasial), 6) Cerdas Gerak (Kinestetik), 7) Cerdas Bahasa (Linguistik), dan 8) Cerdas Musik (Music). Keberagaman kecerdasan tersebut dikenal dengan istilah Multiple Intelligence. Kenyataan yang ada saat ini, seseorang dikategorikan pintar atau cerdas apabila memiliki nilai IQ tinggi atau di atas rata-rata. Padahal setiap individu yang terlahir ke dunia ini dibekali kecerdasan masing-masing oleh AllohSWT.Tulisan ini memaparkan tentang sebuah strategi pendekatan pembelajaran yang berdasarkan teori Multiple Intelligence sehingga anak-anak diharapkan mampu meningkatkan potensinyamelalui proses pembelajaran.Kata kunci : potensi kecerdasan, pendekatan, multiple intelligence

    STUDI TERHADAP KINERJA KEPALA SEKOLAH BERDASARKAN KEPEMIMPINAN DAN KOMPETENSI PADA SD NEGERI DI KECAMATAN MAOS KABUPATEN CILACAP

    Full text link
    Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana Kepemimpinan kepala sekolah SD Negeri di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap (2) Bagaimana Kompetensi kepala sekolah SD Negeri di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap (3) Seberapa besar pengaruh Kepemimpinan terhadap kinerja kepala SD Negeri di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap. (4) Seberapa besar pengaruh Kompetensi terhadap kinerja kepala SD Negeri di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap. (5) Seberapa besar pengaruh Kepemimpinan dan kompetensi terhadap kinerja kepala SD Negeri di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan menganalisis serta menyimpulkan : (1) Kepemimpinan kepala sekolah SD Negeri di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap (2) Kompetensi kepala sekolah SD Negeri di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap (3) Pengaruh Kepemimpinan terhadap kinerja kepala SD Negeri di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap. (4) Pengaruh Kompetensi terhadap kinerja kepala SD Negeri di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap. (5) Pengaruh Kepemimpinan dan kompetensi terhadap kinerja kepala SD Negeri di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap. Objek dalam penelitian ini adalah guru-guru SD Negeri di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap baik yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah maupun mata pelajaran.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskritif analisis survei dan penjelasan (explanatory survey method) dengan pendekatan kuantitatif melalui korelasi dan analisis jalur. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Analisis ini untuk menguji besarnya pengaruh yang ditunjukkan oleh koefisien korelasi antar variabel (X1, X2, Y).Hasil penelitian menginformasikan bahwa : (1) Kepemimpinan kepala sekolah SD Negeri di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap dapat menjalankan fungsi kepemimpinannya dengan baik, (2) Kompetensi kepala sekolah SD Negeri di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap sangat tinggi (3) Kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja kepala SD Negeri di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap. (4) Kompetensi berpengaruh terhadap kinerja kepala SD Negeri di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap. (5) Kepemimpinan dan kompetensi berpengaruh terhadap kinerja kepala SD Negeri di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap.Kata kunci : kinerja, kepemimpinan , kompetensi

    PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA GURU PENJAS

    Full text link
    Inti masalah dalam penelitian ini adalah “Seberapa besar Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Iklim Organisasi terhadap Kinerja Guru Penjas?”. Tujuannya untuk mengetahui Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Iklim Organisasi terhadap Kinerja Guru Penjas. Hipotesis yang diajukan (1) Kepemimpinan Kepala Sekolah berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Guru Penjas, (2) Iklim Organisasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Guru Penjas, dan (3) Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Iklim Organisasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Guru Penjas. Metode penelitian adalah metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Sampel diambil dari seluruh populasi yang ada karena jumlahnya kurang dari 100 yaitu berjumlah 47 responden. Instrumen berupa angket dengan Skala Likert, teknik analisis yang digunakan adalah Korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian ditemukan bahwa pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Iklim Organisasi terhadap Kinerja Guru Penjas sebesar 79,57% sedangkan sisanya 20,43% ditentukan oleh variabel lain.Kata kunci : kepemimpinan kepala sekolah, iklim organisasi, kinerja guru penjas

    PENGARUH BUDAYA ORGANISASI SEKOLAH DAN MANAJEMEN SARANA PRASARANA TERHADAP PRESTASI SEKOLAH (Studi pada SMK di Kota Tasikmalaya)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara parsial masing-masing pengaruh budaya organisasi sekolah terhadap prestasi sekolah, pengaruh manajemen sarana prasarana terhadap prestasi sekolah dan secara simultan pengaruh budaya organisasi sekolah dan manajemen sarana prasarana terhadap prestasi sekolah.Penelitian ini dirancang dengan menggunakkan pendekatan deskriftif analitik dari data yang diperoleh melalui penyebaran angket terhadap 94 responden sebagai sampel dari guru-guru SMK se-Kota Tasikmalaya yang berjumlah 1520 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : pertama, terdapat pengaruh positif secara signifikan dari budaya organisasi sekolah terhadap prestasi sekolah yang dinyatakan dalam bentuk persamaan regresi Y = 2,370 + 0,704 X 1 , dengan tingkat determinasi R Square sebesar 0,548 yang berarti budaya organisasi sekolah memberikan kontribusi terhadap prestasi sekolah sebesar 54,8%. Kedua terdapat pengaruh positif secara signifikan dari manajemen sarana prasarana terhadap prestasi sekolah yang dinyatakan dalam bentuk persamaan regresi Y = 14,486 + 0,562 X 2 , dengan tingkat determinasi R square sebesar 0,312 yang berarti manajemen sarana prasarana memberikan kontribusi terhadap prestasi sekolah sebesar 31,2%. Ketiga, terdapat pengaruh positif secara signifikan dan simultan terhadap prestasi sekolah yang dinyatakan dalam persamaan regresi Y = 4,725 + 0,628 X 1 + 0,122 X 2 , dengan tingkat determinasi R square sebesar 0,556 yang berarti budaya organisasi sekolah dan manajemen sarana prasarana memberikan kontribusi terhadap prestasi sekolah sebesar 55,6%.Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi sekolah dan manajemen sarana prasarana harus ditingkatkan dan digalakkan secara terus menerus di lingkungan sekolah sehingga dapat meningkatkan prestasi sekolah.Kata kunci : budaya organisasi, manajemen sarana prasarana, prestasi sekola

    PENGARUH PENGANGGARAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH DAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KEPUASAN GURU (Studi pada SMPN di Kabupaten Ciamis)

    Full text link
    Kepuasan kerja guru ditandai dengan munculnya rasa puas dan terselesaikannya tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab guru tersebut secara tepat waktu, disamping itu munculnya dedikasi, kegairahan, kerajinan, ketekunan, inisitif dan kreativitas kerja yang tinggi dalam bekerja. Kepuasan kerja guru menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan, apabila guru merasakan kepuasan dalam dalam bekerja, maka akan tercipta suasana yang penuh kebersamaan, memiliki tanggung jawab yang sama, iklim komunikasi yang baik dan juga semangat kerja yang tinggi sehingga tujuan organisasi atau sekolah dapat tercapai secara maksimal. Tetapi sebaliknya apabila guru tidak merasa puas, maka akan tercipta suasana yang kaku, membosankan, dan semangat tim yang rendah.Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut; 1) Penganggaran pendidikan di SMPN Kabupaten Ciamis telah dilaksanakan dengan baik, hal tersebut dilihat dari hasil jawaban responden. Anggaran pendidikan di SMPN Kabupaten Ciamis meliputi; perencanaan penyusunan anggaran biaya pendidikan melalui rapat RAPBS, pelaksanaan pembiyaan pendidikan dengan optimal dan pengawasan anggaran sesuai standar pelaporan. 2) Keterampilan komunikasi kepala sekolah di SMPN Kabupaten Ciamis telah dilaksanakan dengan baik. Keterampilan kepala sekolah tersebut meliputi; Komunikasi dengan guru dan berlaku adil dan bijak dalam pengambilan keputusan, maka kepuasan kerja guru meningkat. Keterampilan komunikasi kepala sekolah meliputi; menyiapkan ide /gagasan, menegur dan member sangsi bawahan, menyampaikan pesan dan kedekatan dengan bawahan. 3) Kepuasan guru di SMPN Kabupaten Ciamis telah dilaksanakan dengan baik. Berdasarkan jawaban responden, bahwa guru sudah merasa puas terhadap penghargaan yang diberikan sekolah. Kepuasan guru meliputi; kepuasan personal, kepuasan sosial, kepuasan ekonomi dan budaya..Kata kunci : anggaran, komunikasi, kepala sekolah, kinerja, guru

    PENGARUH IKLIM KERJA DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU (Studi pada MA di Kabupaten Cilacap)

    Full text link
    Permasalahan pada penelitian ini adalah belum optimalnya kinerja guru di MA Kabupaten Cilacap, terutama yang berkaitan dengan perilaku kepemimpinan kepala sekolah dan kinerja mengajar guru. Berdasarkan observasi di lapangan tentang kinerja guru Pada MA Di Kabupaten Cilacap masih perlu ditingkatkan. Hal tersebut diduga faktor-faktor penyebabnya yaitu sebagai berikut: 1) Kepribadian dan dedikasi guru masih perlu ditingkatkan contohnya; masih ada beberapa guru dalam bekerja hanya memenuhi tugas dan kewajiban kerja, tanpa memikirkan inovasi, perkembangan dan kemajuan sekolah. 2) Pengembangan profesi guru masih perlu ditingkatkan, contohnya; masih ada guru yang menerapkan pola lama, seperti gaya mengajar tradisonal, tidak ada inisiatif untuk mengembangkan diri, tidak melanjutkan pendidikan, tidak mau menyempatkan diri untuk mengikuti kegiata-kegiatan ilmiah seperti seminar, loka karya dan kegiatan akademik lainnya. 3) Kemampuan mengajar guru masih perlu dikembangkan, contohnya; gaya mengajar guru menjenuhkan dan monoton, sehingga siswa belajar kurang semangat dan tidak menyenangkan. 4) Antar hubungan dan komunikasi guru perlu diharmoniskan, contohnya; pada sekolah-sekolah tertentu, ada beberapa guru yang belum terbiasa berkomunikasi dengan baik. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut; 1) Pengaruh iklim kerja terhadap kinerja guru diperoleh nilai sebesar 28,4 %, nilai tersebut termasuk dalam kategori rendah. 2) Pengaruh budaya sekolah terhadap kinerja guru sebesar 53,7 %, nilai tersebut termasuk dalam kategori cukup kuat. 3) Pengaruh iklim kerja dan budaya sekolah terhadap kinerja guru di MA Kabupaten Cilacapsebesar 55,1 %, nilai tersebut termasuk dalam kategori cukup kuat.Kata kunci : Iklim, Budaya, Kinerja, Guru, Sekolah

    PENGARUH PROGRAM SERTIFIKASI DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU (Studi pada SD di UPTD Kecamatan Cilebak Kabupaten Kuningan)

    Full text link
    Latar belakang penelitian ini dilaksanakan, karena guru merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan setiap upaya pendidikan. Kinerja guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, merupakan faktor utama dalam pencapaian tujuan pengajaran, keterampilan peguasaan proses pembelajaran ini sangat erat kaitannya dengan tugas dan tanggung jawab guru sebagai pengajar dan pendidik, secara sempit dapat diinterpretasikan sebagai pembimbing atau fasilitator belajar siswa. Pentingnya kinerja guru terhadap hasil belajar siswa dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasannya.Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Bagaimana Pengaruh program sertifikasi guru terhadap kinerja guru/; Bagaimana pengaruh budaya sekolah terhadap kinerja guru?; Bagaimana Pengaruh program sertifikasi dan budaya sekolah secara bersama-sama terhadap kinerja guru?. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui Pengaruh program sertifikasi terhadap kinerja guru; (2) untuk mengetahui pengaruh budaya sekolah terhadap kinerja guru; (3) untuk mengetahui Pengaruh program sertifikasi dan budaya sekolah terhadap kinerja guru.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan guru SD di Kecamatan Cilebak Kabupaten Kuningan.Bertolak dari deskripsi masing-masing variabel, dan pembuktian hipotesis serta intrepretasi lainnya, maka disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: Hasil penelitian menunjukkan bahwa program sertifikasi guru termasuk kategori baik. Begitu juga dengan kinerja guru termasuk kategori baik. Dengan demikian maka program sertifikasi guru berpengaruh positif terhadap Kinerja Guru. Artinya semakin meningkat program sertifikasi guru, maka akan semakin baik Kinerja Guru.Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah termasuk kategori baik. Begitu juga dengan kinerja guru termasuk kategori baik. Dengan demikian maka budaya sekolah berpengaruh positif terhadap Kinerja Guru. Artinya semakin baik budaya sekolah, maka akan semakin baik Kinerja Guru.Hasil penelitian menunjukkan bahwa program sertifikasi guru termasuk kategori baik, begitu juga dengan budaya sekolah termasuk kategori baik. Dengan demikian program sertifikasi guru dan budaya sekolah berpengaruh positif terhadap Kinerja Guru. Artinya semakin baik Program Sertifikasi Guru dan budaya sekolah, maka akan semakin baik Kinerja Guru.Kata kunci : Program Sertifikasi, Budaya Sekolah, Kinerja Gur

    7,981

    full texts

    8,739

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Galuh
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇