Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
    8739 research outputs found

    OPTIMALISASI PENGAWASAN INTERNAL KINERJA PEGAWAI OLEH ITWASDA DALAM MENANGANI PENGADUAN MASYARAKAT (DUMAS) KEPOLISIAN DAERAH JAWA BARAT

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kendala dalam pengawasan internal kepolisian, khususnya pada Inspektorat Pengawasan Daerah di Polda Jawa Barat, dalam menangani pengaduan masyarakat. Permasalahan utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, tingginya beban kerja, keterlambatan proses verifikasi, serta kurang optimalnya komunikasi dengan masyarakat. Tujuan penelitian adalah menganalisis kinerja pegawai dalam menangani pengaduan masyarakat berdasarkan aspek kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, dan pengaruh interpersonal, serta merumuskan strategi optimalisasi pengawasan internal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis secara interaktif untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai pelaksanaan pengawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pegawai dalam penanganan pengaduan masyarakat masih belum optimal karena keterbatasan jumlah personel, ketidakseimbangan antara banyaknya laporan dengan tindak lanjut, lambatnya respon, serta kurangnya sosialisasi mekanisme pengaduan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya penguatan sistem pengawasan internal melalui perbaikan prosedur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penerapan standar pelayanan yang jelas, serta penguatan komunikasi dengan masyarakat guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.Kata Kunci : Pengawasan internal, kinerja pegawai, pengaduan masyarakat, Itwasda, Polda Jawa Bara

    PEMENUHAN HAK PENYANDANG DISABILITAS DALAM PELAYANAN DI PENGADILAN NEGERI KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Akses terhadap keadilan sangat penting bagi seluruh warga negara, tak terkecuali bagi penyandang disabilitas yang seringkali terpinggirkan dari kehidupan bermasyarakat sehingga akses mereka dalam berbagai bidang terbatas. Keterbatasan mereka seringkali menimbulkan keraguan untuk dapat secara mandiri mengakses fasilitas publik yang disediakan pemerintah pada unit penyelenggara pelayanan publik, termasuk unit bidang peradilan di Pengadilan Negeri. Melalui Keputusan Direktorat Jenderal Kehakiman Umum Nomor 1692 Tahun 2020 dan Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 11 Tahun 2017, pemerintah menjamin perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas sesuai dengan pedoman pelaksanaan pelayanan penyandang disabilitas di Pengadilan Tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terpenuhinya hak penyandang disabilitas dalam pelayanan yang diselenggarakan Pengadilan Negeri Kota Samarinda. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan fokus penelitian berdasarkan teori model implementasi kebijakan publik dari Edward III yang terdiri dari empat parameter: komunikasi, sumberdaya, disposisi/sikap pelaksana, struktur birokrasi. Teknik observasi dan dokumentasi pada lokasi penelitian digunakan untuk memperoleh data, serta wawancara terhadap Kepala Subbagian Umum dan staf Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) layanan prioritas Pengadilan Negeri Kota Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem peradilan di Kota Samarinda bisa diakses dan dipergunakan seluruh masyarakat, tak terkecuali bagi para penyandang disabilitas, yang meliputi penyediaan infrastruktur, prosedur hukum dan paradigma aparatur pengadilan yang responsif, aman dan dapat mendukung kemandirian penyandang disabilitas.Kata Kunci : Penyandang disabilitas; Difabel; Disabilitas; Pelayanan inklusif; Layanan pengadilan

    Analysis of the Needs for Developing Multicultural Learning Media Based on Local Wisdom through Virtual Digital Storytelling to Strengthen Students’ Tolerance Attitudes in Senior High Schools in Singkawang City

    No full text
    This study analyzes the need for developing multicultural learning media based on local wisdom through Virtual Digital Storytelling (VDS) to strengthen students’ tolerance at SMA Santo Ignasius, Singkawang. The research employed a qualitative descriptive approach (needs analysis) involving purposively selected informants: the Principal, Vice Principal for Curriculum, Vice Principal for Student Affairs, History Teacher, and a Sister as a cultural figure. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, then analyzed thematically. The findings reveal a pedagogical gap where teaching media remain conventional while students show a strong preference for visual and interactive content. All informants agreed on the urgency of developing VDS that incorporates local narratives (e.g., Cap Go Meh and Naik Dango) to enhance empathy, solidarity, and intercultural collaboration among students. The study recommends developing short and interactive VDS prototypes, organizing digital literacy training for teachers, and collaborating with local cultural figures to ensure content authenticity. These findings provide an empirical foundation for subsequent media design research aimed at promoting tolerance through multicultural education.AbstractThis study aims to analyze the needs for developing multicultural learning media based on local wisdom through a Virtual Digital Storytelling (VDS) approach to strengthen students’ tolerance attitudes at Santo Ignasius Senior High School, Singkawang City. The research employed a descriptive qualitative design using purposive sampling. The main informants consisted of the Principal, Vice Principal for Curriculum Affairs, Vice Principal for Student Affairs, History Teacher, and a local sister (nun) figure. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and documentation, and were analyzed thematically following the Miles and Huberman model (data reduction, data display, and conclusion drawing), with data validity ensured through triangulation and member checking. The findings indicate that although the school has a strong foundation of tolerance culture and supportive curricular programs (P5), there remains a pedagogical gap characterized by the dominance of conventional learning media and students’ preference for visual–interactive formats. Informants agreed on the urgency of developing VDS containing narratives of local wisdom (e.g., Cap Go Meh, Naik Dango, and interfaith traditions) to provide contextual learning experiences that foster empathy, solidarity, and cooperation among students. The study recommends developing short-duration VDS prototypes with interactive elements and mobile accessibility, conducting digital literacy training for teachers, and collaborating with local cultural figures to ensure content authenticity. The implications of this study highlight that integrating local content with narrative technology can serve as an effective strategy for instilling tolerance values in multicultural schools. Keyword: Virtual Digital Storytelling, local wisdom, multicultural education, tolerance, character education

    Penyusunan Kerangka Konseptual Program “DATANI” Sebagai Strategi Pengurangan Ketergantungan Impor Kedelai

    Get PDF
    Indonesia menghadapi ketergantungan impor kedelai yang mencapai 89% dari kebutuhan nasional sebesar 2,8 juta ton per tahun, yang berdampak pada volatilitas harga domestik dan inflasi pangan. Penelitian ini menganalisis potensi pengembangan Program DATANI (Adaptasi Pertanian) sebagai instrumen kebijakan untuk mengurangi ketergantungan impor melalui optimalisasi produksi kedelai domestik di Desa Sukorejo, Kabupaten Jember. Menggunakan pendekatan analisis dokumen dan studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi hambatan struktural produksi kedelai serta merumuskan kerangka program komprehensif yang mengintegrasikan peningkatan produktivitas teknis, penguatan akses pasar, dan jaminan harga. Analisis menunjukkan bahwa Desa Sukorejo memiliki potensi signifikan untuk menjadi model pengembangan produksi kedelai berkelanjutan, dengan produktivitas potensial mencapai 1,7-2,0 ton per hektar dibandingkan rata-rata saat ini 1,02 ton per hektar. Program DATANI dirancang dengan empat komponen utama yaitu penyediaan input berkualitas, pendampingan teknis intensif, jaminan harga minimum, dan pembangunan infrastruktur pascapanen. Proyeksi ekonomi menunjukkan program berpotensi meningkatkan pendapatan petani hingga 1.200%, mengurangi volume impor, dan menurunkan tekanan inflasi pangan. Artikel ini memberikan rekomendasi kebijakan untuk implementasi dan replikasi program di sentra produksi kedelai lainnya

    ADMINISTRASI PUBLIK DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN PUBLIK

    No full text
    Pengelolaan administrasi publik khususnya terkait dengan data kependudukan masih menjadi permasalahan klasik yang sampai saat ini masih menjadi persoalan di berbagai daerah. Pengelolaan administrasi kependudukan merupakan tugas dan tanggungjawab Pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah, adapun penelitian ini bertujuan untuk mengungkap faktor-faktor penghambat dan pendukung dalam pengelolaan administrasi kependudukan di Kota Tasikmalaya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jenis penelitian deskriptif dengan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara secara mendalam. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, display data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan adanya faktor penghambat dalam pelaksanaan administrasi kependudkan diantaranya kurangnya komunikasi dan koordinasi baik dari pegawai di setiap kelurahan dengan kecamatan, antara kecamatan dengan Dinas Kependudukan Kota Tasikmalaya, serta dengan Badan Pusat Statistik Kota Tasikmalaya sehingga data kependudukan menjadi memiliki perbedaan. Faktor lain kurangnya sumberdaya terutama di tingkat kelurahan, baik pegawai maupun sarana dan prasarana dalam mendukung administrasi kependudukan, serta respon atau sikap yang dimiliki oleh para pelaksana masih kurang, ditambah dengan kurangnya tanggungjawab keabsahan atau validitas data kependudukan oleh masih-masing pelaksana tugas terkait dengan data kependudukan di Kota Tasikmalay

    PENGARUH KEPEMIMPINAN, REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA POLISI DI SATUAN POLRES CILACAP

    No full text
    Sumber daya manusia merupakan tokoh sentral dalam organisasi maupun perusahaan, termasuk organisasi Kepolisian Republik Indonesia. Semakin tinggi kemampuan Satuan dalam Kepolisian, semakin tinggi pula kinerja organisasi. Agar Kinerja Polisi di Satuan Polres Cilacap mampu konsisten dan maksimal maka organisasi harus memperhatikan lingkungan kerja pegawai yang dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya seperti penerapan kepemimpinan, Reward dan Punishment Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Kepemimpinan, Reward dan Punishment terhadap Kinerja Polisi di Satuan Polres Cilacap. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik purposif sampling. Sampel dalam penelitian adalah 93 responden yang merupakan Polisi di Satuan Polres Cilacap Untuk mengetahui besarnya pengaruh kepemimpinan, Reward ,dan Punishment terhadap kinerja karyawan digunakan metode analisis regresi linier berganda. Untuk menguji pengaruh secara keseluruhan digunakan uji F dengan derajat kebebasan (df) = k dan (n-k-2) dengan tingkat keyakinan (α = 0,05). Untuk mengetahui pengaruh secara parsial digunakan uji T derajat kebebasan (df) = k dan (n-k-2) dengan tingkat keyakinan (α = 0,05). Hasil dari pengujian dapat disimpulkan bahwa baik secar parsial dan simultan, kepemimpian, Reward dan Punishment berpengaruh terhadap Kinerja Polisi di Satuan Polres Cilacap

    Analisis Kinerja Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis

    No full text
    Masalah Utama dalam penelitian ini terjadinya kenaikan realisasi, namun tidak mencapai anggaran yang telah ditentukan. Tujuan Penelitian ini untuk untuk mengetahui kinerja keuangan Puskesmas Payungsari setelah ditetapkan sebagai BLUD. Dalam pengelolaan keuangannya Puskesmas Payungsari pasti memiliki kendala yang dihadapi, permasalahan mengenai anggaran merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Target perencanaan yang tinggi terkadang tidak sebanding dengan realisasi anggaran yang rendah atau sebaliknya. Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Data diperoleh dengan melakukan dokumentasi. Teknik analisis data deskriptif kuantitatif, untuk mengukur kinerja keuangan berdasarkan rasio keuangan.Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja keuangan Puskesmas Payungsari setelah menyandang sebagai BLUD dilihat dari pengukuran menggunakan rasio keuangan seperti: rasio kas, rasio lancar, periode penagihan piutang, perputaran aset tetap, imbalan atas aset tetap, imbalan ekuitas, perputaran persediaan, dan rasio PNBP terhadap biaya operasional. Dari perhitungan rasio-rasio keuangan tersebut menghasilkan total skor yang berfluktuasi, dari hasil tersebut berdasarkan Peraturan Dirjen Perbendaharaan NOMOR PER-36/PB/2016 dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan Puskesmas Payungsari dalam kriteria SEDANG dalam predikat B

    ANALISIS MANAGEMENT KEUANGAN PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 1 CIKONENG KABUPATEN CIAMIS PADA MASA PANDEMI COVID 19

    No full text
    This Education Finance Management Analyst at SMPN 1 Cikoneng describes: (1) the planning process in the preparation of the RKAS at SMPN 1 Cikoneng. (2) Implementing education financing management during the pandemic at SMPN 1 Cikoneng. (3) Examining, controlling, supervising financing carried out at SMPN 1 Cikoneng. The research method uses a qualitative descriptive approach with the aim of describing analysts regarding Education Financial Management Analysts at SMPN 1 Cikoneng. The results of this study indicate that: (1) The planning process in preparing the RKAS is carried out by a team consisting of: Principal, Treasurer, Secretary, Deputy Principal, PKS Curriculum, Student Affairs, Sapras and Public Relations, as well as Chair, Secretary, Treasurer of the Committee and represent parents. The preparation steps are in accordance with the provisions. (2) The implementation of education financing management is distributed to finance 8 education standards, during the pandemic, the financing standards experienced a significant change because they financed the purchase of health care facilities and infrastructure. (3) The auditing, controlling, and supervision of financing is carried out in accordance with applicable regulations so that targets can be achieved effectively, supervision is carried out by socializing the use of BOS funds on information boards, Monitoring and evaluation activities are carried out by the inspectorate, BPKD, the Department of Finance, The Education Office has the authority to examine the use of BOS funds. Reports are carried out at the Education Office and BPK

    STRATEGI PEMASARAN PRODUK KREDIT PERBANKAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus pada BNI Cabang Banjar)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dan menganalisis strategi pemasaran produk kredit perbankan pada masa pandemi covid 19. Untuk mengetahui dan menganalisis hambatan yang dihadapi pada saat pelaksanaan strategi pemasaran produk kredit perbankan pada masa pandemi covid 19. Untuk mengetahui dan menganalisis upaya yang dialkukan untuk mengatasi hambatan yang dihadapi pada saat pelaksanaan strategi pemasaran produk kredit perbankan pada masa pandemi covid 19. Sedangkan metode yang diginakan adalah penelitian bersifat deskriptif kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Pelaksanaan strategi pemasaran produk kredit perbankan pada masa pandemi covid 19, berdasarkan aspek produk PT BNI mengelluarkan beberapa prodik unggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen, seperti dengan menambah featur dalam mobile banking, mengeluaskan BNI Direct dan BNI API sebagai sarana bertansaksi nasabahnya. Berdasarkan aspek promosi, BNI cabang banjar tidak terlalu banyak merubah strategi hanya dalam pelayanan yang di berikan yang agak berbeda, meningat tuntutan untuk menghindari mobilitas maka pelayanan dilakukan melalui mobile. Sedangkan physical evidence yang dimiliki oleh BNI Cabang Banjar sudah memenuhi SOP.Hambatan yang dihadapi pihak BNI mengenai pelaksanaan strategi pemasaran produk kredit perbankan pada masa pandemi covid 19, adalah : adanya regulasi yang berubah dan pembatasan mobilitas, tuntutan situasi dan kondisi yang terjadi di lapangan semenjak adanya covid 19, Daya beli masyarakat di masa pandemi sangat rendah, media komunikasi yang tidak bisa dilakukan secara langsung mengingat adanya perubahan yang diakibatkan kebijakan yang berubah akibat pandemi covud 19. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan strategi pemasaran produk kredit perbankan pada masa pandemi covid 19 perusahaan melakukan beberapa hal seperti: mengimbangi regulasi yang keluar dengan membuat sistem-sistem baru sebagai terobosan untuk menjawab tantangan, melakukan inovasi proses pemasaran secara terus menerus, memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai produk kredit perbankan, dan perusahaan terus melakukan inovasi produk didasarkan pada situasi dan kondisi yang ad

    PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KUALITAS PRODUK DAN IKLAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH (Studi pada BNI Cabang Banjar)

    No full text
    Penelitian ini berawal dari adanya berbagai permasalahan di lapangan yang menunjukkan bahwa kepuasan nasabah masih belum optimal. Tujuan dilakukanya penelitian ini adalah ingin mengetahui dan mendeskripsikan: pengaruh dari kualitas layanan, kualitas produk dan pengaruh iklan terhadap kepuasan nasabah pada BNI Cabang Banjar. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif yaitu dengan cara membuat gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta atau sifat objek serta menginterpretasikan hubungan antara fenomena yang diselidiki. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kualitas dari pelayanan, memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan nasabah, yang artinya jika dilakukan peningkatan pada kualitas pelayanan maka akan diikuti oleh peningkatan kepuasan nasabah. Tanggapan responden juga menunjukan kualitas produk berpengaruh positif pada, kepuasan nasabah. Dapat disimpulan bahwa jika kualitas produk ditingkatkan maka kepuasan nasabah juga akan meningkat. Diketahui juga pengaruh positif iklan terhadap kepuasan nasabah. Dapat disimpulkan bahwa apabila iklan dilakukan peningkatan maka akan diikuti oleh peningkatan kepuasan nasabah. Tanggapan responden terhadap variabel kualitas pelayanan, kualitas produk dan iklan cenderung baik, begitu juga dengan kepuasan nasabah, termasuk kategori baik. Dapat dimspulkan bahwa apabila kualitas pelayanan, kualitas produk dan iklan terus ditingkatkan maka akan diikuti oleh peningkatan kepuasan nasabahnya

    7,981

    full texts

    8,739

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Galuh
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇