Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
8739 research outputs found
Sort by
EFISIENSI PEMASARAN JAGUNG HIBRIDA (Zea Mays L) DI DESA KEPEL KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS
Jagung adalah sebuah komoditas penting dalam pertanian. Tidak untuk konsumsi melainkan jagung memiliki peran krusial dalam pakan ternak. Dalam memenuhi akan kebutuhan, para petani menyalurkan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Saluran tersebut bisa secara langsung kepada konsumen atau melalui pengepul.Penelitian ini bertujuan untuk 1). Mengetahui pemasaran jagung hibrida 2). Mengetahui biaya, margin, dam keuntungan pemasaran jagung hibrida 3). farmer’s share jagung hibrida 4). Efisiensi pemasaran jagung hibrida.Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran. Populasi yang diambil adalah petani jagung di desa Kepel. Sampel yang diambil melibatkan 31 orang petani jagung dan 2 orang dilembaga pemasaran dengan penerapan metode snowball sampling.Hasil dari penelitian ini 1). Terdapat dua saluran dalam pemasaran. Saluran pertama dari petani-konsumen, saluran kedua dari petani – pengumpul – konsumen. 2). Saluran pertama memperoleh nilai margin sebesar 300/kg dengan tidak adanya biaya tambahan lainnya, sedangkan saluran kedua margin pemasaran mencapai Rp. 500/kg namun terdapat potongan sebesar Rp. 63,07/kg jadi total keuntungan pemasaran yang diperoleh sebesar Rp. 436,93/kg. 3). Nilai farmer share pada saluran pertaman sebesar 93,02% sedangkan pada saluran kedua sebesar 88,89%. 4). Nilai efisiensi saluran pertama sebesar 0,00% dan nilai efisiensi saluran kedua sebesar 1,40%.Kata Kunci : Efisiensi, Jagung Hibrida, Pemasara
MANAJEMEN PRODUKSI BUDIDAYA PEMBESARAN IKAN NILA (KASUS PADA PEMBUDIDAYA IKAN NILA DI KELURAHAN CIBUNIGEULIS, KECAMATAN BUNGURSARI, KOTA TASIKMALAYA)
Perkembangan sektor perikanan ke arah yang lebih baik perlu didukung oleh manajemen yang tepat dalam pengelolaan usahanya. Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya merupakan wilayah yang unggul dalam budidaya sektor perikanan. Salah satunya adalah budidaya pembesaran ikan nila yang dilakukan oleh Bapak Dede Abdul Azis yang tingkat produksinya masih belum mampu memenuhi permintaan pasar sehingga perlu dikaji terkait penerapan manajemen produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan fungsi manajemen pada produksi pembesaran Ikan Nila yang dilakukan oleh responden. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober sampai November 2023. Tempat serta informan penelitian ditentukan secara purposive. Data yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara serta studi pustaka kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya pembesaran Ikan Nila sudah menerapkan fungsi-fungsi manajemen dalam kegiatan produksinya. Perencanaan dilakukan dengan memilih mitra supplier benih ikan nila yang sudah bersertifikat, merencanakan waktu panen, melakukan persiapan kolam dan pengaturan sumber pengairan. Pada fungsi pengorganisasian sudah dilakukan penyusunan rincian tugas dari masing-masing tenaga kerja. Pelaksanaan budidaya pembesaran Ikan Nila dilaksanakan secara monokultur dengan tahapan diawali persiapan kolam ikan, pemilihan benih ikan, penebaran benih ikan, serta tahap pemberian pakan, pemeliharaan, hingga proses panen Ikan Nila. Selama satu bulan terdapat dua kolam ikan nila yang dipanen dan menghasilkan 400kg ikan. Proses pengawasan dilakukan pada pemilihan benih, pemberian pakan dan pengawasan terhadap penyakit
ANALISIS DAYA SAING KOMODITAS JERUK INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL
Jeruk (Citus sp.) khususnya jeruk manis (Citus sinensis) merupakan salah satu komoditas buah-buahan yang memiliki kontribusi terbesar terhadap produksi hortikultura di Indonesia. Selain itu, jeruk manis juga merupakan komoditas yang diekspor. Adapun negara tujuan ekspor utama untuk komoditas jeruk adalah Prancis dan Malaysia. Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara merupakan salah satu daerah yang memproduksi jeruk manis dimana terdapat banyak petani yang mengelola lahan jeruk manis disana. Melihat banyaknya pengusaha ataupun petani jeruk manis baik di Indonesia maupun di luar negeri, maka diperlukan penelitian untuk menganalisis keunggulan kompetitif dan komparatif terhadap usahatani jeruk manis di Kecamatan Purba, serta analisis kebijakan pemerintah. Analisis-analisis tersebut dilakukan dengan menggunakan Policy Analysis Matrix (PAM). Dari hasil analisis ini diketahui bahwa usahatani jeruk manis di Kecamatan Purba memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif sehingga jeruk manis yang diproduksi tersebut memiliki daya saing baik di pasar domestik maupun di pasar internasional. Secara keseluruhan kebijakan yang telah diterapkan oleh pemerintah selama ini belum cukup efektif dimana kebijakan tersebut belum memberikan insentif yang signifikan kepada para petani jika dibandingkan dengan tanpa adanya kebijakan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN APLIKASI WORDWALL, QUIZIZ PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V MI PUI SINDANGWARGI 2
Penelitian ini berjudul “Pengembangan Media Pembelajaran menggunakan Aplikasi Worwall dan Quiziz dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Tema 7 di Kelas V MI PUI Sindangwargi 2Penggunaan Bahasa Indonesia”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pengembangan dan hasil kelayakanpengembangan Media Pembelajaran menggunakan Aplikasi Worwall dan Quiziz dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Tema 7 di kelas V MI PUI Sindangwargi 2Penggunaan Bahasa Indonesia.Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan R & D (Research and Development) penelitian pengembangan yang menghasilkan suatu produk, penelitian ini merupakan penelitian metode pengembangan (R&D) versi Borg and Gall yang dibatasi pada beberapa tahap. Tahapan tersebut meliputi: a)potensi, masalah b) tahap pengumpulan informasi, c) tahap pengembangan produk,d) tahap validasi e) tahap uji coba. Berkaitan dengan teknik pengumpulan data, dikembangkan alat pengumpul data yaituinstrumen, intrumen pada penelitian ini menggunakan angket dan wawancara. Angket ditujukan kepada validator materi, validator media serta subjek uji coba responden sejumlah 15 siswa kelas VB MI PUI Sindangawargi 2. Hasil Pengembangan Media Pembelajaran menggunakan aplikasi Worwall dan Quiziz dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Tema 7 kelas V MI PUI Sindangwargi 2dapat disimpulkan bahwa perencanan media pembelajaran menggunakan aplikasi Wordwall dan Quiziz dapat di terapkan sesuai silabus dan RPP, pengembanganmedia pembelajaran menggunakan aplikasi Wordwall dan Quizizdapat memudahkan siswa memahami materi dan menumbuhkan semangat dalam belajar, serta hasil kelayakan aplikasi Worwall dan Quiziz dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Tema 7 di kelas V MI PUI Sindangwargi 2 di validasi ahli materi, ahli media dan responden siswa. Hasil validasi 2 ahli materi mendapatkan skor keseluruhan sebanyak 44 dengan persentase sebesar 97,8% termasuk kriteria Sangat Layak. Hasil validasi oleh ahli media mendapatkan skor keseluruhan sebanyak 94 dengan persentase sebesar 94% termasuk kriteria Sangat Layak, hasil responden atau tanggapan siswa mendapatkan skor keseluruhan sebanyak 842 dengan persentase sebesar 93,5%termasuk dalam kriteria “Sangat Layak”PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARANMENGGUNAKAN APLIKASI WORDWALL, QUIZIZ PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V MI PUI SINDANGWARGI
Nilai Sosial dalam Filam "Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini" (Alternatif Model Bahan Ajar)
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis pada film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, terdapat 3 nilai sosial yang ditemukan yaitu nilai kasih sayang, nilai tanggung jawab dan nilai keselarasan hidup. Adapun nilai sosial yang terkandung dalam film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini karya Angga Dwimas Sasongko layak dijadikan model bahan ajar pada Kompetensi Dasar 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel dengan memenuhi kriteria keberadaan isi, penyajian materi, dan penggunaan bahas
Eksplorasi Etnomatematika pada Kain Songket Palembang
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi etnomatematika yang terkandung dalam kain songket Palembang, sebuah warisan budaya yang kaya akan nilai-nilai matematis. Kain songket tidak hanya melambangkan keindahan estetika, tetapi juga mencerminkan konsep matematika yang diterapkan oleh masyarakat dalam proses pembuatannya, termasuk pola, simetri, dan pengukuran. Metode kualitatif dengan pendekatan etnografi digunakan dalam penelitian ini . Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan interpretasi, yang bertujuan untuk mengidentifikasi elemen-elemen matematis, seperti simetri, pola, dan proporsi, yang terkandung dalam desain kain. Hasil penelitian mengindikasikan adanya keterkaitan erat antara teknik pembuatan kain songket dan prinsip-prinsip matematika, yang mencakup penggunaan pola geometris dan perhitungan waktu serta bahan. Rekomendasi penelitian ini yiatu untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan kurikulum pendidikan matematika yang berbasis budaya, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian warisan budaya Indonesia
MENCOBA MEMAHAMI TINDAK PIDANA KETERANGAN PALSU DI ATAS SUMPAH BERDASARKAN KETENTUAN PASAL 373 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2023 TENTANG KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA
Bahwasanya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana disahkan dan diundangkan pada tanggal 2 Januari 2023 dan berdasarkan ketentuan Pasal 624 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana menentukan sebagai berikut. Undang-undang ini mulai berlaku setelah 3 tahun terhitung sejak tanggal diundangkan. Berdasarkan ketentuan tersebut diatas, maka dengan demikian dapat dimaknai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana akan mulai berlaku sebagai hukum positif di Indonesia mulai tanggal 3 Januari 2026 yang tentu saja ketentuan Tindak Pidana Keterangan Palsu Di Atas Sumpah pun akan berlaku. Artikel ini memncoba memahami tindak pidana keterangan palsu di atas sumpah berdasarkan Ketentuan Pasal 373 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan teori-teori yang mendukungnya.
Correlation Analysis of Teachers' Health Literacy and Cardiovascular Risk Factors: A Spearman Rank Study
Hypertension and hypercholesterolemia are major cardiovascular risk factors that can be prevented through healthy behaviors. This study aims to analyze the correlation between teachers' knowledge of CERDIK behavior (Check health, Eliminate smoking, Be physically active, Healthy diet, Get enough rest, Manage stress) and the incidence of hypertension and hypercholesterolemia in high schools in Ciamis Regency. The study employed a descriptive quantitative correlational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 72 teachers selected through purposive random sampling. Data collection included a CERDIK behavior knowledge questionnaire, blood pressure measurement, and cholesterol level examination. Spearman Rank correlation test showed a significant correlation between CERDIK behavior knowledge and the incidence of hypertension (p = 0.000; r = 0.695) and hypercholesterolemia (p = 0.000; r = 0.622) with a strong correlation strength (0.60-0.799). In conclusion, improving teachers' health literacy is crucial to support cardiovascular disease prevention. Further research should explore school-based health education interventions
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN SAYURAN SELADA HIDROPONIK DI KOTA PADANG
Hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah, melainkan menggunakan air yang telah diperkaya dengan nutrisi dan oksigen dalam kadar tertentu. Selada hidroponik dikenal memiliki kualitas yang lebih unggul dibandingkan sayuran konvensional karena bebas dari pestisida dan lebih higienis. Peningkatan permintaan terhadap selada hidroponik memberikan peluang besar bagi pelaku usaha untuk mengembangkan pasar dan meningkatkan produksi. Keputusan pembelian merupakan proses yang dilalui individu dalam memilih dan membeli suatu produk berdasarkan pertimbangan tertentu. Di Kota Padang, keputusan pembelian selada hidroponik dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya harga, kualitas produk, promosi, dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian selada hidroponik di Kota Padang, dengan latar belakang meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat dan kebutuhan akan produk pertanian yang aman dikonsumsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 102 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, promosi, dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan kualitas produk tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Nilai Adjusted R² sebesar 0,610 mengindikasikan bahwa 61% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut. Temuan ini menekankan pentingnya strategi pemasaran yang komprehensif, khususnya dalam hal penetapan harga, peningkatan kualitas layanan, dan promosi yang tepat sasaran guna meningkatkan minat beli konsumen terhadap produk hidroponik.Kata Kunci : Keputusan Pembelian, Perilaku Konsumen, Hidroponi
STRATEGI PEMASARAN KERIPIK PAKIS (Studi Kasus pada Agroindustri Keripik Pakis di Desa Selasari Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran)
Kabupaten Pangandaran merupakan kabupaten yang memiliki kondisi geografis yang beragam, dari pegunungan hingga kawasan pantai. Salah satu kegiatan agroindustri yang dapat dilakukan yaitu dengan mengolah tanaman hortikultura. Tanaman hortikultura yang dimaksud ialah tumbuhan pakis sayur. Usaha agroindustri keripik pakis yang pemasarannya belum optimal, menjadi daya tarik tersendiri untuk dilakukan kajian penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) faktor internal 2) factor eksternal 3) alternatif strategi pada agroindustri keripik pakis. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Alat analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Faktor internal untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan. Adapun kekuatan pada agroindustri keripik pakis yaitu keharmonisan antara pemilik dan pekerja, kondisi modal yang relative tercukupi,produk yang berkualitas baik, harga yang murah, sudah memiliki sertifikat halal, kemasan produk yang sudah bagus dan letak usaha yang strategis. Adapun kelemahan pada agroindustri keripik pakis di Desa Selasari yaitu keterbatasan dalam pencatatan keuangan, penggunaan alat produksi yang masih sederhana dan promosi belum maksimal. 2) Faktor eksternal untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman. Adapun peluang pada agroindustri keripik pakis yaitu adanya kredit bagi usaha kecil, pangandaran memiliki tempat wisata yang sering dikunjungi wisatawan sehinggga mampu membangkitkan sektor industri makanan dan minat konsumen tinggi. Adapun ancaman pada agroindustri keripik pakis yaitu harga bahan baku yang semakin meningkat,penawaran pembeli kuat, pasokan bahan baku relatif tidak kontiniu,barang subtitusi tinggi,jaringan pemasaran pesaing lebih luas. 3) Alternatif Strategi yang relevan digunakan pada agroindustri keripik pakis di Desa selasari adalah Strategi S-T yaitu dengan mengupayakan ketersediaan bahan baku secara kontiniu dan melakukan efisiensi dalam biaya produksi