Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
8739 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MANAJEMEN RESIKO PEMBAYARAN CASH ON DELIVERY (COD) DALAM APLIKASI BELANJA ONLINE SHOPPE
Penerapan manajemen resiko pembayaran Cash on Delivery (COD) dalam aplikasi belanja online merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko yang terjadi dalam transaksi pembayaran melalui aplikasi belanja online. Dengan adanya penerapan manajemen resiko pembayaran COD ini, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap aplikasi belanja online dan mengurangi resiko yang mungkin terjadi dalam proses transaksi pembayaran.
Manajemen resiko pembayaran COD dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya adalah dengan menyediakan fasilitas verifikasi pembayaran saat konsumen melakukan pembayaran di tempat, menyediakan jaminan keamanan transaksi, serta memberikan pelayanan yang baik dan cepat kepada konsumen. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap aplikasi belanja online yang menyediakan pembayaran COD, sehingga dapat meningkatkan jumlah transaksi yang dilakukan melalui aplikasi tersebut.
Jadi, penerapan manajemen resiko pembayaran COD dalam aplikasi belanja online dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap aplikasi tersebut dan mengurangi resiko yang terjadi dalam proses transaksi pembayaran. Oleh karena itu, sangat penting bagi aplikasi belanja online untuk melakukan penerapan manajemen resiko pembayaran COD agar dapat terus berkembang dan menjadi lebih sukses di masa yang akan datang
ANALISIS BAGIAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN DALAM RANGKA PERSIAPAN RUANG COVID 19 SESUAI DENGAN UNDANG-UNDANG TATA RUANG INFEKSIUS (Studi pada RSUD Cilacap)
Penelitian ini melakuakn sebuah Analisis program perencanaan dan pengembangan dalam rangka persiapan ruang covid 19 sesuai dengan undang-undang tata ruang infeksius.
Rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut: 1) Bagaimana analisis perencanaan di RSUD Cilacap ?; 2) Bagaimana strategi perencanaan RSUD Cilacap ?; 3) Bagaiaman analisis perencanaan dan pengembangan dalam rangka persiapan riang covid 19 di RSUD Cilacap ?;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kulitatif deskriptif dengan metode wawancara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi pustaka dan studi lapangan. Sedangkan teknis analisis data yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu wawancara .
Dari hasil penelitian diperoleh bahwa: 1) Hasil wawancara dari Direktur Rsud Cilacap,bagian keuangan, supervisior,serta masyarakat RSUD Cilacap tetap memberikan pelayanan yang baik dan juga perlu perencanaan dalam pembanguanan ruang covid 19 sesuai dengan tata ruang dan aturan-aturan yang sudah ditetapkan dalam penambahan ruangan covid 19
PENGARUH FASILITAS PARIWISATA DAN EXPERIENTIAL PURCHASING TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG (Studi pada Pengunjung Destinasi Wisata di Kota Tasikmalaya)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya beberapa masalah yang berhasil diidentifikasi sebagai berikut: Sebagian besar fasilitas wisata di Kota Tasikmalaya masih belum tertata dengan baik, seperti masih kurangnya WC untuk pengunjung, masih rusaknya jalan menuju tempat wisata dan sebagainya. Pelaksanaan experiential purchasing pada objek wisata yang ada di Kota Tasikmalaya masih belum maksimal. Kepuasan pengunjung masih belum optimal. Hal ini tampak dari jumlah pengunjung domestik di tahun 2020 mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2019. Hal ini sangat dimaklumi bahwa di tahun 2020 seluruh dunia mengalami bencana kesehatan, sehingga seluruh objek wisata mengalami penutupan. Dengan demikian maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis: Pengaruh fasilitas pariwisata terhadap kepuasan pengunjung Destinasi Wisata di Kota Tasikmalaya. Pengaruh Experiential Purchasing terhadap kepuasan pengunjung Destinasi Wisata di Kota Tasikmalaya. Pengaruh fasilitas pariwisata dan Experiential Purchasing terhadap kepuasan pengunjung Destinasi Wisata di Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fasilitas pariwisata pada Destinasi Wisata di Kota Tasikmalaya, menurut hasil tanggapan responden cendetung baik. Begitu juga dengan kepuasan pengunjung, cenderung puas. Dengan demikian maka terdapat pengaruh fasilitas pariwisata terhadap kepuasan pengunjung Destinasi Wisata di Kota Tasikmalaya. Experiential purchasing pada Destinasi Wisata di Kota Tasikmalaya, menurut hasil tanggapan responden cendetung baik. Begitu juga dengan kepuasan pengunjung, cenderung puas. Dengan demikian maka terdapat pengaruh experiential purchasing terhadap kepuasan pengunjung Destinasi Wisata di Kota Tasikmalaya. Fasilitas pariwisata dan experiential purchasing pada Destinasi Wisata di Kota Tasikmalaya, menurut hasil tanggapan responden cendetung baik. Begitu juga dengan kepuasan pengunjung, cenderung puas. Dengan demikian maka terdapat pengaruh fasilitas pariwisata dan experiential purchasing terhadap kepuasan pengunjung Destinasi Wisata di Kota Tasikmalay
IMPLEMENTASI POLA PIKIR ASN DOSEN SEBAGAI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK)
Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi pola pikir dosen sebagai ASN dalam meningkatkan kompetensi dan profesioanlisme Di dalam artikel ini memuat tentang pola pikir yang dapat diimplementasikan oleh dosen selaku Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam melayani kepentingan public dalam hal ini adalah mahasiswa dan masyarakat. . Dosen sebagai bagian dari ASN yang diatur di dalam undang-undang no.5 tahun 2014 yang menjadi bagian penting dan strategis dalam menciptakan pelayanan prima terhadap mahasiswa dan masyarakat , karena ASN bukan lagi sekedar menjadi alat kekuasaan tetapi bagaimana menjadi pelayan public yang baik dalam upaya mewujudkan kecerdasan , kesejahteraan dan kemakmuran bangsa . Dosen selaku ASN mempunyai tanggung jawab yang besar dengan posisinya sebagai ASN baik sebagai Pegawai Negeri Sipil ataupun sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, tentu harus dapat melaksanakan pelayanan yang maksimal sesuia dengan fungsi dan tugasnya . Dengan demikian Pola pikir ASN diharapkan dapat memberika perubahan yang signifikan terhadap kelulusan mahasiswa dapat melahirkan mahasiswa yang unggul dan kompeten
PENGARUH KELELAHAN TERHADAP KINERJA PETUGAS INSTALASI GAWAT DARURAT DI ERA PANDEMI (Studi pada RSUD Cilacap)
Penelitian ini melakuakn sebuah riset penelitian dalam menilai pengaruh kelelahan terhadap kinerja petugas instalasi gawat darurat di era pandemic. Rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut: 1) Seberapa besar pengaruh kelelahan kinerja petugas di UGD Terhadap Kinerja Petugas ?; 2) Bagaimana strategi perencanaan RSUD Cilacap ?;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan metode penyebaran kusioner atau angket. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi pustaka dan studi lapangan. Sedangkan teknis analisis data yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu dengan penyebaran kusioner Dari hasil penelitian diperoleh bahwa: 1) Hasil dari penelitian di RSUD Cilacap Kelelahan akan berpengaruh positif terhadap kinerja petugas di instalasi gawat darurat RSUD Cilacap dan berpengaruh signifikan, artinya apabila kelelahan yang sangat tinggi makan akan berpengaruh terhadap kinerja petugas.Jadi kelelahan adalah factor utama dalam menurunnya kinerja petugas di instalasi gawat darurat RSUD Cilacap
Faktor yang Memengaruhi Persepsi Petani dalam Usahatani Kapulaga di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas
The increase in production and productivity of cardamom plants is a continuous effort by the Banyumas Regency Government. One of the efforts made is through a cardamom development program. Farmers' perceptions of cardamom farming are a crucial factor in the development of cardamom, as they can influence the decision to engage in farming. This research aims to: (1) understand farmers' perceptions of cardamom farming, and (2) identify the factors influencing farmers' perceptions of cardamom farming. The study was conducted in July 2024 in Sambirata Village, Cilongok District. A total of 40 cardamom farmers were selected as research respondents. Primary data were collected through observations and interviews using a prepared questionnaire. Secondary data were gathered from various sources, literature, and records related to the research. The data were processed and analyzed descriptively to determine the level of perception and using multiple linear regression analysis to identify the factors influencing perceptions. The results of the research indicate that the overall level of farmers' perceptions of cardamom farming in Banyumas Regency falls into the good category, with a percentage of 77.71%. Factors influencing farmers' perceptions of cardamom farming include age, formal education, number of family dependents, farming experience, and institutional support. Meanwhile, perceptions are not influenced by non-formal education and income (Sig value <0.05)
Analisis Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Buah Melon di Super Indo Ngesrep, Kota Semarang
Melon is the holticultural that is popular with people because of its distinctive taste and aroma. The aim of the research was to identified purchasing decision process and analyze the influence of marketing mix on the decision purchase melons at Super Indo Ngesrep. The research was carried out in May-June 2024. The research location was in Super Indo Ngesrep, Semarang. The research method was case study. Sampling was taken by accidental sampling of 100 respondents who had bought melons at Super Indo Ngesrep, Semarang . Data analysis method used descriptive and linear regression. Product, price, location and promotion variables simultaneously influence purchasing decisions. The product, price and location variables have a partial influence on purchasing decisions, while the promotion variable has no partial influence on the decision to purchase melons at Super Indo Ngesrep, Semarang City
Analisis Struktur, Perilaku, dan Kinerja Pasar Jeruk Siam di Kota Batu
The context of the structure, market behavior, and performance of the Siamese citrus market in Batu City, which is one of the citrus producing areas, will have a significant influence on the formation of Siamese orange prices in Batu City. This study analyzes the market structure, market behavior, and market performance in Siamese oranges which have the potential to be one of the shapers of Siamese prices that will determine the price of Siamese oranges and the income that will be received by farmers. The purpose of this study is to (1) know and analyze the structure of the Siamese citrus market (2) know and analyze the behavior of the Siamese citrus market (3) know and analyze the performance of the Siamese market in Batu City. The method used in this study is a survey, with a sampling technique using snowball sampling. Data analysis was carried out in a quantitative descriptive way. The results of the research show that: (1) qualitatively, the market structure is included in the market of perfect competition; (2) market behavior shows two marketing channels, namely Marketing Channel I (farmers-middlemen-wholesalers-retailers) and Marketing Channel II (farmers-middlemen-retailers); and (3) the most profitable marketing performance was found on Marketing Channel II
Manajemen Karung Brondolan PT. Gunung Sejahtera Dua Indah, Kalimantan Tengah
This research was conducted at PT. Gunung Sejahtera Dua Indah, Kotawaringin Barat, Central Kalimantan. The aim of this research is to understand the management flow of loose fruit sacks and to gauge the responses of employees involved in the management of loose fruit sacks. This research uses a descriptive method with a qualitative approach, employing primary and secondary company data collected through interviews using questionnaires, observations, and documentation. The data analysis method used is Miles & Huberman’s interactive analysis. The results of this research indicate that (1) The management flow of loose fruit sacks at PT. Gunung Sejahtera Dua Indah in Central Kalimantan is implemented according to the management functions of P-O-A-C (Planning, Organizing, Actuating, and Controling). The responses regarding job responsibilities from the harvesters and the person charge (PIC) of the sacks:harvesters find their tasks enjoyable, while the PIC of the sacks finds the color-coding system for harvesters somewhat challenging.This research was conducted at PT. Gunung Sejahtera Dua Indah, Kotawaringin Barat, Central Kalimantan. The aim of this research is to understand the management flow of loose fruit sacks and to gauge the responses of employees involved in the management of loose fruit sacks. This research uses a descriptive method with a qualitative approach, employing primary and secondary company data collected through interviews using questionnaires, observations, and documentation. The data analysis method used is Miles & Huberman’s interactive analysis. The results of this research indicate that (1) The management flow of loose fruit sacks at PT. Gunung Sejahtera Dua Indah in Central Kalimantan is implemented according to the management functions of P-O-A-C (Planning, Organizing, Actuating, and Controling). The responses regarding job responsibilities from the harvesters and the person charge (PIC) of the sacks:harvesters find their tasks enjoyable, while the PIC of the sacks finds the color-coding system for harvesters somewhat challenging.
Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Padi Sawah Tadah Hujan Kabupaten Bone
Farmers' income levels are generally influenced by components, namely: the amount of production, selling prices, and costs incurred by farmers in their agriculture. Generally, the characteristics of farming in Indonesia are narrow land, relatively small capital, limited knowledge of farmers, and less dynamic which results in low farm income. Feasibility studies need to be carried out to avoid capital that is too large for an activity that turns out to be unprofitable. The purpose of this study was to analyze the income and feasibility of rainfed rice farming in Talabagi Village, Patimpeng District, Bone Regency, South Sulawesi. The study was carried out in January - March 2023. The population of this study was rainfed rice farmers, totaling 300 families. The number of samples is 10% of the total population of 30 farmers. Farmers' samples were taken using a simple random sampling method. Data collection techniques used in this study were observation, interviews, and documentation. The types of data in this study are qualitative data and quantitative data. There are two sources of data, namely primary and secondary data. The data analysis method used in this research is descriptive quantitative. Data were analyzed by income and feasibility analysis. The results showed that the average income received by farmers in rainfed lowland rice farming in Talabagi Village, Patimpeng District, Bone Regency was Rp. 11,081,258.61/MT. Rainfed lowland rice farming carried out by farmers in Talabagi Village, Patimpeng District, Bone Regency is feasible