Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
8739 research outputs found
Sort by
Intercultural Sensitivity Perceptions among Graduate Students in Indonesia and Malaysia
The aim of this study was to measure the level of intercultural sensitivity (IS) exhibited by graduate students, explore their perceptions of IS, and analyze the strategies employed by graduate students to enhance their IS. The mixed methodologies employed to address the objectives of the study. The Intercultural Sensitivity Scale (ISS) developed by Chen and Starosta (2000) and two reflective items were included in the online questionnaire. The findings revealed there is no significant different level of IS among graduate students in Indonesia and Malaysia. The participants suggested various aspects of IS perceptions were proposed, encompassing the Perspective of Life: Acceptance, appreciation, and comprehension of cultural differences; Respect for multiple cultures; and Proficient guidance on encounters with different cultures. Multicultural educational environments within universities have the capacity to implement various strategies aimed at fostering IS among graduate students. These strategies include participation in multicultural classrooms, engagement in students' activities, cultivation of students' self-awareness, enhancement of communication skills, and provision of support services by the universit
PENGARUH PROMOSI DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN (Suatu Studi pada Konsumen Minimarket Indomaret Banjarsari)
Penelitian ini difokuskan pada Pengaruh Promosi Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen (Suatu Studi Pada Konsumen Minimarket Indomaret Banjarsari). Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1] Untuk mengetahui pengaruh promosi terhadap kepuasan konsumen Minimarket Indomaret Banjarsari; 2]. Untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen Minimarket Indomaret Banjarsari; 3]. Untuk mengetahui pengaruh promosi dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen Minimarket Indomaret Banjarsari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode deskriptif analisis dan korelasional dengan jumlah sampel sebanyak 99 responden yaitu konsumen/pelanggan Minimarket Indomaret Banjarsari yang pemecahan masalah dalam penelitiannya dilakukan dengan menggunakan analisis statistik berdasarkan data kuantitatif yang dikumpulkan melalui angket atau kuesioner dari subjek penelitian. Hasil dari penelitian dan pengolahan data menunjukkan bahwa Promosi dan Kualitas Layanan berpengaruh positif terhadap Kepuasan Konsumen pada Minimarket Indomaret Banjarsari dengan besarnya pengaruh 62,80% dan sisanya sebesar 37,20% dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis (Uji F) pengaruh promosi dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen diketahui bahwa thitung 36,69 > ttabel 3,09 maka hipotesis diterima berarti terdapat pengaruh promosi dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen. Berdasarkan uraian diatas bahwa semakin baik promosi dan semakin baik pula kualitas pelayanan yang diberikan perusahaan maka akan semakin tinggi kepuasan konsumen
PENGARUH COACHING DAN COUNSELING TERHADAP KINERJA PEGAWAI (Suatu Studi Pada Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran )
Penelitian ini difokuskan pada Pengaruh Coaching Dan Counseling Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Pada Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pangandaran). Permasalahan yang dihadapi dalam penelitiaan ini meliputi : 1) Bagaimana pengaruh coaching terhadap kinerja pegawai di Kantor BPBD Kabupaten Pangandaran ? 2) Bagaimana pengaruh counseling terhadap kinerja pegawai di Kantor BPBD Kabupaten Pangandaran ? 3) Bagaimana pengaruh coaching dan counseling terhadap kinerja pegawai di Kantor BPBD Kabupaten Pangandaran ?. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui : 1) Pengaruh coaching terhadap kinerja pegawai di Kantor BPBD Kabupaten Pangandaran. 2) Pengaruh counseling terhadap kinerja pegawai di Kantor BPBD Kabupaten Pangandaran. 3) Pengaruh coaching dan counseling terhadap kinerja pegawai di Kantor BPBD Kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Survey Pendekatan Kuantitatif, sedangkan untuk menganalisis data yang diperoleh menggunakan Analisis Statistik Deskriptif yang terdiri dari, Koefisien Korelasi Sederhana, Koefisien Determinasi, Koefisien Korelasi Berganda, Koefisien Regresi Linier Berganda, Uji Hipotesis dan Uji F. Hasil dari penelitian ini dan pengolahan data menunjukan bahwa, 1) Coaching berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai pada Kantor BPBD Kabupaten Pangandaran dengan besaran pengaruhnya 0,792% dan sisanya 99,207% diepengaruhi oleh faktor lain, sedangkan untuk nilai koefisien korelasi sedeherana nya sebesar 0,089%. 2) Counseling berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai pada Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pangandaran degan besaran 2,045% sedangkan sisanya 97,955% dipengaruhi oleh faktor lain , sedangkan untuk nilai koefisien sederhana nya sebesar 0,143%.3) Coaching dan counseling berpengaruh positif dengan perolehan 9,88%, sedangkan untuk nilai koefisien korelasi bergandanya sebesar 0,314 berada pada interval 0,20-0,399 dapat dikatakan rendah, lalu hasil regresi linier berganda menunjukan 62,564 +0,089X1+0,167X2, sehingga apabila nilai X1 bertambah 1 maka nilai Y akan mengalami peningkatan dan apabila dengan peningkatan X2 bertambah 1 maka nilai Y akan mengalami kenaikan, dan untuk pengujian hipotesisnya diperoleh dari Fhitung sebesar 24,65 dan sementara Ftabel sebesar 3,13. Maka dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini terdapat pengaruh yang positif antara coaching dan counseling terhadap kinerja pegawai. Diharapkan Kantor BPBD Kabupaten Pangandaran dapat menjaga dan meningkatkan coaching dan counseling agar agar dapat meningkatkan kinerja pegawainya. Kata Kunci : Coaching, Counseling, dan Kinerja Pegawa
PEMANFAATAN SITUS GUNUNG PASAREAN NAGARAPAGEUH SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS X DI SMK Al -IKHLAS SUSURU PANAWANGAN
Pembelajaran merupakan aspek penting bagi kemajuan individu dan dapat dilakukan di berbagai tempat. Sumber belajar sangat beragam, salah satunya adalah situs sejarah. Situs Gunung Pasarean Nagarapageuh di Ciamis bisa dijadikan sebagai materi ajar sejarah, yang menghubungkan siswa secara langsung dengan bukti nyata masa lalu. Namun, banyak siswa masih kurang memahami sejarah, dan informasi terkait situs perlu lebih mudah untuk diakses. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah Situs Gunung Pasarean di Nagarapageuh dan bagaimana pemanfaatannya sebagai sumber belajar di SMK Al-Ikhlas Susuru. Metode yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen utama, menggunakan teknik pengumpulan data kualitatif dan fokus pada analisis makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gunung Pasarean di Nagarapageuh, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, adalah situs bersejarah yang memiliki nilai arkeologis dan budaya yang tinggi. Situs ini dikenal sebagai kompleks makam yang merefleksikan warisan budaya serta struktur sosial masyarakat Sunda pada masa lampau. SMK Al-Ikhlas Susuru telah memanfaatkan situs Gunung Pasarean sebagai sumber belajar sejarah yang efektif. Metode pembelajaran yang digunakan mencakup pembelajaran berbasis proyek, studi kasus, dan kunjungan lapangan. Situs ini membantu siswa mengembangkan keterampilan analisis, memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, dan meningkatkan kesadaran akan pelestarian warisan budaya
PENGARUH MOTIVASI DAN SELF EFFICACY TERHADAP MINAT MENJADI GURU MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari 1) motivasi 2) self efficacy terhadap minat menjadi guru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan angkatan 2021, 2022, dan 2023 yang berjumlah 380 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional stratified random sampling. Sampel yang didapat pada penelitian ini sebanyak 195 mahasiswa. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan angket kuesioner. Uji validitas menggunakan Pearson correlation product moment dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach Alpha. Teknik analisis data penelitian menggunakan statistik deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) motivasi berpengaruh positif signifikan terhadap minat menjadi guru dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, (2) self efficacy berpengaruh positif signifikan terhadap minat menjadi gurudengan nilai signifikansi 0,000
ANALISIS PEMAHAMAN DAN PRAKTIK PENDIDIKAN KARAKTER OLEH GURU SEKOLAH DASAR (Studi Deskriptif Kualitatif di Gugus Prabu Jaya Pertika Kota Tasikmalaya)
Pendidikan karakter merupakan bagian penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, terutama di jenjang sekolah dasar sebagai fondasi pembentukan kepribadian. Namun, pemahaman guru terhadap pendidikan karakter masih beragam. Guru masih mengaitkan pendidikan karakter hanya dengan disiplin dan tata tertib, tanpa pemahaman yang komprehensif. Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan nasional tentang penguatan pendidikan karakter dan implementasinya di tingkat satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman dan penerapan pendidikan karakter oleh guru SD di Gugus Prabu Jaya Pertika Kota Tasikmalaya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data triangulasi melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang baik tentang konsep, tujuan, dan nilai-nilai utama pendidikan karakter. Penerapan dilakukan melalui integrasi dalam RPP dan modul ajar, keteladanan, serta pembiasaan kegiatan positif di sekolah. Faktor pendukung meliputi dukungan kelembagaan, pelatihan guru, dan sarana prasarana, sementara hambatan yang dihadapi antara lain kurangnya dukungan orang tua, latar belakang sosial ekonomi siswa yang beragam, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Meskipun demikian, guru tetap menunjukkan komitmen dan kreativitas dalam mengatasi kendala tersebut seperti menjalin komunikasi dengan orang tua, pendekatan personal kepada siswa, dan optimalisasi waktu belajar untuk integrasi nilai karakter
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA ELEMEN PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA DI SMK PGRI 13 SURABAYA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa terdapat siswa yang belum mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal KKM yang ditetapkan sekolah, yaitu 75. Di kelas XI MPLB 1, sebanyak 18 siswa (62%) dari total 29 siswa belum mencapai KKM. Sementara itu, di kelas XI MPLB 2, terdapat 13 siswa (43%) dari 30 siswa yang belum tuntas. Berdasarkan hasil observasi, pembelajaran di kelas X dan XI telah menggunakan “Kurikulum Merdeka”. Sedangkan untuk kelas XII masih menggunakan Kurikulum K13. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada elemen pengelolaan sarana dan prasarana di kelas XI MPLB. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Hasil analisis Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,008, yang lebih kecil dari < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada elemen pengelolaan sarana dan prasarana di kelas XI MPLB di SMK PGRI 13 Surabaya
TRADISI NGAIBAKAN BENDA PUSAKA DI KAMPUNG PULO DESA CANGKUANG KECAMATAN LELES KABUPATEN GARUT
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tradisi Ngaibakan Benda Pusaka di Kampung Pulo, Desa Cangkuang, Garut, serta nilai filosofis, sosial, dan budaya yang terkandung di dalamnya. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Ngaibakan adalah warisan turun-temurun yang melibatkan seluruh masyarakat dalam ritual yang dipimpin oleh ketua adat. Prosesnya mencakup pengambilan air dari tujuh sumur suci, pemandian benda pusaka dengan air yang diberkahi dan bunga tujuh rupa, serta diakhiri dengan doa dan penyajian nasi tumpeng. Tradisi ini tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga memperkuat identitas budaya masyarakat Kampung Pulo. Simbolisme dalam ritual mencakup kesucian, kesinambungan generasi, harmoni alam-manusia, kejujuran, kebijaksanaan, dan kesederhanaan. Ngaibakan berperan penting dalam mempertahankan nilai leluhur serta mempererat keterikatan sosial masyarakat
DESAIN MEDIA PECAHAN TAHU (PETA) OPERASI HITUNG PERKALIAN BILANGAN PECAHAN
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain dan mengembangkan media pembelajaran Pecahan Tahu (PETA) sebagai media pembelajaran inovatif untuk materi operasi perkalian bilangan pecahan. Tahap model penelitian pengembangan mengikuti model ADDIE, yang meliputi: mengidentifikasi kebutuhan akan media pembelajaran yang interaktif (analysis), merancang blueprint media pembelajaran magnetik yang memvisualisasikan konsep perkalian pecahan (design), merealisasikan desain menjadi produk fisik PETA (development), menerapkan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar (implementation), dan mengevaluasi hasil penggunaan media pembelajaran (evaluation). Berdasarkan hasil penelitian, media pembelajaran PETA dinyatakan sangat valid dan layak digunakan menurut penilaian ahli media dan ahli materi. Keunggulan utama desain PETA terletak pada kemampuannya sebagai media tunggal yang dapat memvisualisasikan operasi perkalian bilangan pecahan secara konkret dan interaktif melalui manipulatif magnet. Hal ini mengubah pembelajaran dari sekadar menghafal rumus menjadi memahami konsep secara mendalam. Hasil implementasi menunjukkan bahwa media pembelajaran PETA berhasil didesain dan merupakan media yang potensial untuk membantu mengatasi kesulitan belajar peserta didik pada materi perkalian bilangan pecahan. Perlunya pengembangan lebih lanjut untuk menciptakan versi digital dari media pembelajaran ini guna menyesuaikan dengan tren pembelajaran berbasis teknologi terutama untuk improper fraction (pecahan dengan nilai pembilang yang lebih besar dari penyebut)
PEMANFAATAN SITUS GALUH SALAWE DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMAN 1 CIMARAGAS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan Situs Galuh Salawe sebagai media pembelajaran sejarah berbasis audio visual di SMAN 1 Cimaragas. Pembelajaran sejarah yang konvensional seringkali menyebabkan rendahnya minat dan pemahaman mereka terhadap materi sejarah lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual yang memanfaatkan Situs Galuh Salawe dapat meningkatkan minat, pemahaman, dan motivasi belajar sejarah peserta didik. Situs Galuh Salawe merupakan petilasan Sanghyang Cipta Permana Prabu Digaluh yang menyimpan sejarah asal – usul Kabupaten Ciamis yang identik dengan sebuah kerajaan bernama Kerajaan Galuh. Guru Sejarah di kelas X-E-2 SMAN 1 Cimaragas memanfaatkan Situs Galuh Salawe dengan menggunakan Media Audio Visual dalam pembelajaran agar efektif dan efesien. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan model pembelajaran sejarah yang kontekstual dan inovatif di sekolah menengah atas. Penelitian merekomendasikan integrasi lebih lanjut dari Media Audio Visual dalam pembelajaran sejarah untuk mendukung pemahaman yang lebih mendalam mengenai warisan budaya