Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
8739 research outputs found
Sort by
MANAJEMEN RANTAI PASOK RESTORAN SEHAT DI CARBS N CO KOTA BANDUNG
Tren mengonsumsi makanan sehat saat kini sedang populer di masyarakat, hal ini didorong oleh perubahan gaya hidup dan masyarakat semakin peduli dengan pola hidup sehat setelah terjadinya covid-19, dengan lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi untuk kesehatan tubuh. Salah satu usaha yang menghadirkan menu makanan dan minuman sehat yaitu Carbs N Co. Dalam menjalankan usaha, terdapat tantangan yang dihadapi, salah satunya yaitu pada proses produksi dalam pemenuhan bahan baku agar tetap terjaga kuantitas dan kualitasnya. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana rantai pasok yang terjadi di Carbs N Co dengan melihat pada aliran barang, aliran informasi, dan aliran uang. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah rantai pasok yang terjadi di Carbs N Co meliputi aliran barang yang bergerak dari petani – supplier – Carbs N Co – konsumen, sedangkan untuk aliran uang sebaliknya yaitu dari konsumen hingga petani, dan aliran informasi bergerak dua arah pada setiap pelaku rantai pasok. Strategi perbaikan yang dapat dilakukan yaitu memperkuat komunikasi dan kerjasama dengan supplier dalam pemenuhan bahan baku
Analisis Kebutuhan Guru terhadap Media Matematika Inklusif melalui Pendekatan Komunikasi Total
Pendidikan inklusif menuntut tersedianya media pembelajaran yang mampu mengakomodasi kebutuhan siswa dengan hambatan komunikasi, khususnya yang termasuk kategori speech, language, and communication needs (SLCN). Namun, media yang tersedia di sekolah dasar inklusi umumnya masih bersifat umum dan belum sepenuhnya ramah komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru terhadap media pembelajaran matematika inklusif berbasis komunikasi total sebagai dasar pengembangan media KASUMA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan desain analisis kebutuhan. Responden penelitian terdiri atas 32 guru dari 15 sekolah dasar inklusi yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Sumedang. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan komunikasi siswa dalam pembelajaran matematika terwujud pada empat aspek utama, yaitu kesulitan memahami instruksi lisan, melafalkan istilah matematika, mengucapkan angka, dan memahami soal cerita. Guru menegaskan kebutuhan yang sangat tinggi terhadap media dengan dukungan audio-visual, aktivitas hands-on, serta fitur interaktif yang fleksibel. Namun, dukungan fasilitas sekolah dan keterlibatan orang tua masih terbatas, sehingga kebutuhan tersebut belum sepenuhnya terpenuhi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media berbasis komunikasi total yang dikontekstualisasikan dengan kearifan lokal sangat dibutuhkan untuk menjembatani hambatan komunikasi sekaligus memperkuat pemahaman matematika siswa sekolah dasar. Temuan ini memberikan dasar konseptual dan praktis bagi pengembangan media matematika inklusif yang ramah komunikasi, sesuai dengan karakteristik perkembangan anak dan tuntutan Kurikulum Merdeka
Analisis Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Penggunaan Media Edukognitif Blocks (Studi Deskriptif Kualitatif pada TK Atraktif Bunda Tami Kabupaten Tasikmalaya)
Observasi awal di TK Atraktif Bunda Tami, Kabupaten Tasikmalaya, menunjukkan adanya hambatan kognitif pada sebagian anak yang membutuhkan stimulus tambahan. Media pembelajaran yang digunakan masih terbatas pada puzzle berpola tetap yang kurang menstimulasi imajinasi dan eksplorasi. Penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan merupakan strategi efektif untuk menstimulasi perkembangan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun melalui media Edukognitif Blocks, menggambarkan bentuk aktivitas pembelajaran, respon dan keterlibatan anak, serta tantangan yang dihadapi guru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik triangulasi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak dan 2 guru. Tahapan analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Edukognitif Blocks efektif menstimulasi kemampuan memecahkan masalah, berpikir logis, dan berpikir simbolis anak. Aktivitas belajar yang dilakukan meliputi membangun, mengelompokkan, menghitung, bermain peran, dan berdiskusi. Anak menunjukkan antusiasme, keterlibatan aktif, kerja sama, eksplorasi kognitif, serta peningkatan sikap dan refleksi. Tantangan yang dihadapi guru meliputi perbedaan kemampuan anak, kurangnya fokus, keterbatasan media, pengaturan waktu, dan evaluasi perkembangan kognitif yang bersifat subjektif
Transformasi Pembelajaran PJOK: Peran Media Interaktif Terhadap Motivasi Peserta Didik
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan media pembelajaran kuis interaktif, khususnya aplikasi Canva, mempengaruhi motivasi peserta didik untuk belajar tentang topik sepak bola dalam pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah dasar. Rendahnya motivasi peserta didik untuk belajar tentang sepak bola dan kurangnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif adalah fokus penelitian ini. Melibatkan 61 siswa kelas VI di salah satu sekolah Madrasah Ibtidaiyah di wilayah Bungah Gresik, metode pre-eksperimental yang menggunakan Desain Satu Grup Pretest-Posttest digunakan. Angket motivasi belajar untuk digunakan instrumen penelitian, memiliki nilai validitas 0,32-0,73, lebih tinggi dari r tabel (0,28), dan nilai reliabilitas 0,90. Hasilnya rata-rata motivasi belajar meningkat dari 19,26 menjadi 25,44, dan hasil Uji-t Sampel Berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlaķuan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Oleh karena itu, kuis interaktif berbasis Canva telah terbukti meningkatkan keinginan peserta didik untuk belajar PJOK dan menciptakan lingkungan belajar yang menarik, menyenangkan, dan relevan.
PENGARUH BRAND AWARENESS DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA JARINGAN 4G LTE KARTU TELKOMSEL (Studi Pada Pelanggan PT Telkomsel Di Kecamatan Pangandaran)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum optimalnya keputusan pembelian pada PT Telkomsel di Kecamatan Pangandaran yang dapat dilihat dari terjadinya penurunan jumlah konsumen selama periode tahun 2015 sampai tahun 2020. Hal tersebut terjadi karena adanya persaingan antara perusahaan Telkomsel dengan perusahaan lainnya, hal tersebut terjadi dikarenakan belum optimalnya pelaksanaan brand awareness dan brand image yang dilakukan oleh pihak perusahaan Telkomsel. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: Apakah Brand Awareness berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada pelanggan jaringan 4G LTE PT. Telkomsel di Kecamatan Pangandaran ?; Apakah Brand Image berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada konsumen jaringan 4G LTE PT. Telkomsel di Kecamatan Pangandaran?; Apakah Brand Awareness dan Brand Image berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada konsumen jaringan 4G LTE PT Telkomsel di Kecamatan Pangandaran?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pendekatan kuantitatif dan analisis deskriptif. Jumlah populasi yang akan dijadikan objek penelitian adalah pelanggan PT. Telkomsel di Kecamatan Pangandaran yang berjumlah 1.950 orang, ukuran sampel yang dipilih adalah sebanyak 96. Dalam penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan beberapa teknik yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan. Sedangkan untuk menganalisis data yang diperoleh digunakan Analisis Koefisien Korelasi, Uji Koefisien Determinasi dan Uji Hipotesis menggunakan Uji Signifikansi (Uji t). Hasil dari penelitian dan pengolahan data menunjukan bahwa brand awareness dan brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada PT. Telkomsel di Kecamatan Pangandaran dengan tingkat pengaruh sebesar 80,46% sisanya 39,54% dipengaruhi faktor lain. Berdasarkan hal tersebut diharapkan PT. Telkomsel dapat memaksimalkan brand awareness dan brand image sehingga dapat meningkatkan keputusan pembelian konsumen terhadap produk Telkomsel khususnya di daerah Kec. Pangandaran, namun selain hal tersebut pihak perusahaan juga perlu memperbaiki permasalahan yang dikeluhkan konsumennya seperti sinyal menjadi kurang bagus secara tiba-tiba dan mengurangi harga produk-produk yang dimilikinya agar dapat menarik konsumen dalam melakukan pembelian terhadap produk perusahaan Telkomsel.
PENGARUH CUSTOMER SATISFACTION DAN SWITCHING COST TERHADAP CUSTOMER RETENTION ( Studi Pada Pelanggan Telkomsel di Telkomsel Distribution Center Pangandaran)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya keluhan dari pelanggan yang kurang puas akan harga produk Telkomsel yang terbilang cukup mahal serta pelayanan dari karyawan Telkomsel Distribution Center (TDC) yang kurang tersenyum. Switching cost yang dilakukan Telkomsel pada setiap kartunya terbilang rendah bila dibandingkan dengan provider lain. Diduga hal tersebut disebabkan Customer Satisfaction belum sepenuhnya terlaksana dengan optimal dan Switching Cost masih rendah. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu:1) Bagaimana Pengaruh Customer Satisfaction Terhadap Customer Retention Pada Pelanggan Telkomsel di Telkomsel Distribution Center 2) Bagaimana Pengaruh Switching Cost Terhadap Customer Retention Pada Pelanggan Telkomsel di Telkomsel Distribution Center 3) Bagaimana Pengaruh Customer Satisfaction dan Switching Cost Terhadap Customer Retention Pada Pelanggan Telkomsel di Telkomsel Distribution Center. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif verfikatif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian maka penulis menyimpulkan: 1)Terdapat pengaruh positif dan signifikan Customer Satisfaction terhadap Customer Retention Pada Pelanggan Telkomsel Di Telkomsel Distribution Center Pangandaran. Artinya apabila Customer Satisfaction meningkat maka Customer Retention di TDC Pangandaran akan meningkat. 2)Terdapat pengaruh positif dan signifikan Switching Cost Terhadap Customer Retention Pada Pelanggan Telkomsel Di Telkomsel Distribution Center Pangandaran. Artinya apabila Switching Cost meningkat maka Customer Retention di TDC Pangandaran akan meningkat. 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Customer Satisfaction dan Switching Cost terhadap Customer Retention di Telkomsel Distribution Center Pangandaran. Artinya apabila Customer Satisfaction dan Switching Cost meningkat maka Customer Retention di TDC Pangandaran akan meningkat
PEMBELAJARAN SEJARAH DENGAN METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK KELAS XI IPS 1 SMAN 1 LUMBUNG
Tingkat kreativitas pada proses pembelajaran sejarah di kelas XI IPS 1 SMAN 1 Lumbung masih kurang. Hal ini dibuktikan berdasarkan observasi yang dilakukan peneliti, bahwa masih ada peserta didik yang kurang termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran berlangsung. Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui apakah ada efektivitas dari penerapan metode bermain peran terhadap kreativitas peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang merupakan bagian dari penelitian kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa dalam penggunaan metode pembelajaran yang dilakukan guru masih terbilang minim. Kemudian hasil pengukuran kreativitas pada siklus I mendapatkan nilai rata-rata sebesar 55,16 dan meningkat pada siklus II yaitu sebesar 65,4. Dari data tersebut menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran bermain peran sangat efektif dapat meningkatkan kreativitas peserta didik. Dengan demikian, dalam proses pembelajaran guru menggunakan metode pembelajaran bermain peran, mampu meningkatkan kreativitas peserta didik
EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU (Studi Kasus di SMPN 1 Lakbok dan SMPN 2 Lakbok)
Penilaian kinerja guru di SMPN 1 dan 2 Lakbok yang masih berada pada kategori “baik” (rata-rata 82), namun belum mencapai standar “sangat baik” (di atas 90) sesuai Perdirjen GTK No. 7607/B.B1/HK.03/2023. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kinerja guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan: 1) Kepemimpinan manajerial Kepala Sekolah ditinjau dari aspek conceptual skill dalam meningkatkan kinerja guru. 2) Kepemimpinan manajerial Kepala Sekolah ditinjau dari aspek Human Skill dalam meningkatkan kinerja guru. 3 ) Kepemimpinan manajerial Kepala Sekolah ditinjau dari aspek Technical skill dalam meningkatkan kinerja guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini analisis desain deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepemimpinan manajerial Kepala Sekolah dalam meningkatkan kinerja guru ditinjau dari aspek conceptual, human, dan technical skill. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan meliputi Kepala Sekolah, Pengawas, Komite, dan Guru. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kepemimpinan manajerial Kepala Sekolah ditinjau dari aspek conceptual skill efektif dalam meningkatkan kinerja guru. 2) Kepemimpinan manajerial Kepala Sekolah ditinjau dari aspek Human Skill efektif dalam meningkatkan kinerja guru. 3) Kepemimpinan manajerial Kepala Sekolah ditinjau dari aspek technical skill efektif dalam meningkatkan kinerja guru
NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL UPACARA ADAT BENTANG BOEH LARANG DI SITUS GEGER SUNTEN DESA TAMBAKSARI KECAMATAN TAMBAKSARI
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosesi upacara adat bentang boeh larang serta untuk mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal yang ada pada upacara bentang boeh larang. Metode yang digunakan ialah metode sejarah atau historis dengan pendekatan kualitatif. Tahapan metode sejarah diri dari Heuristik, Kritik sumber, Interpretasi, dan Historiografi. Pengumpulan data menggunakan studi literatur, observasi, dan wawancara dengan juru kunci Situs Geger Sunten, ketua Adat Masyarakat Geger Sunten, tokoh masyarakat, tokoh agama, budayawan Ciamis, ketua pemuda dusun Sodong, dan masyarakat setempat, dan dokumentasi terhadap prosesi pelaksanaan Upacara Adat Bentang Boeh Larang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosesi upacara adat Bentang Boeh Larang biasa dilaksanakan setiap tanggal 1 Muharam untuk menyambut tahun baru Islam, prosesi upacara adat bentang boeh larang yaitu perispan peralatan, perisapan sesaji dan prosesi pelaksanaan. Temuan kedua adalah nilai-nilai kearifan lokal pada upacara adat Bentang Boeh Larang ialah nilai agama, nilai sosial, nilai budaya, nilai sejarah, nilai ekonomi, nilai seni dan nilai estetis.