Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
8739 research outputs found
Sort by
Pengaruh Intensitas Bermain Game Online, Konformitas Teman Sebaya dan Regulasi diri Terhadap Prokrastinasi Akademik Siswa di SMA Negeri 7 Surakarta
adanya permasalahan prokrastinasi akademik di SMA negeri 7 Surakarta dengan faktor intensitas bermain game online, konformitas teman sebaya dan regulasi dir
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN STATISTIS SISWA SMP PADA MATERI STATISTIKA
Menganalisis kemampuan penalaran statistis siswa smp pada materi statistik
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN SCRAMBLE TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN EKONOMI
Rendahnya hasil belajar disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya penggunaan metode pembelajaran yang belum optimal. Menyikapi permasalahan tersebut penulis menerapkan metode pembelajaran scramble di kelas eksperimen dan metode konvensional di kelas control. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran scramble pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen; 2) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode konvensional pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas control; 3) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran scramble dengan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir (posttest). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen desain dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Teknik analisis data menggunakan uji t dan uji N-Gain. Dari hasil penelitian diketahui bahwa: 1) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran scramble pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen; 2) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas kontrol; 3) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran scramble dengan yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir (posttest)
Meningkatkan Hasil Belajar dan kemampuan Bekerjasa Sama Siswa Melalui Model Pembelajaran Jigsaw
Perubahan diharapkan terjadi pada pengetahuan, pemahaman, keterampilan, nilai, dan sikap siswa saat belajar. Perubahan ini dapat dicapai dengan dukungan berbagai faktor, dan faktor-faktor ini juga berpengaruh pada peningkatan bekerja sama dan hasil belajar. Hasil belajar adalah jumlah kemampuan yang dimiliki siswa untuk menerapkan materi yang diajarkan oleh guru. Oleh karena itu, hasil belajar merupakan faktor yang sangat penting dalam proses belajar mengajar. Hal ini juga berlaku untuk pelajaran IPS, yang telah diajarkan sejak kelas rendah sehingga mereka dapat mempersiapkan materi untuk pelejaran berikutnya. Gambar fenomena soaial, bola, dan peta adalah beberapa media pembelajaran IPS yang diberikan oleh sekolah untuk meningkatkan partisipasi siswa..Anita Lie (2013) menyatakan bahwa kompetensi dan eksploitasi merupakan bagian dari kehidupan yang mempengaruhi evolusi karakter dan nilai-nilai sosial. Dengan demikian, institusi pendidikan harus memiliki kapasitas yang lebih besar untuk berkontribusi pada pergeseran nilai-nilai sosial. Sekolah tidak hanya harus mengajarkan siswa bekerja sama, tetapi juga harus membekali mereka dengan keterampilan dasar dan keterampilan informasi. Mereka juga harus mengajarkan siswa berkehidupan sosial, berpikir kritis, kreatif, dan berkomunikasi. Anita Lie (2013: 28) mengemukakan bahwa kerjasama merupakan hal yang sangat penting dan diperlukan dalam kelangsungan hidup manusia. Tanpa adanya kerjasama tidak akan ada keluarga, organisasi, ataupun sekolah, khusunya tidak akan ada proses pembelajaran di sekolah. Lebih jauh pendapat Anita Lie dapat diartikan, bahwa tanpa adanya kerjasama siswa, maka proses pembelajaran di sekolah tidak akan berjalan dengan baik dan akhirnya tujuan pembelajaran tidak akan tercapai. Melihat pentingnya kerjasama siswa dalam pembelajaran di kelas maka sikap ini harus dikembangkan
Analisis Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis P5 di Kelas IV SDN Kaligawe Kota Semarang
Penelitian ini sebagai relasi untuk mendapatkan data secara lansung terkait pembelajaran berdiferensiasi berbasis P5 terhadap anak usia dini di lingkup sekolah dasar dan merealisasikan dengan bentuk artikel. Dari penelitian ini pembelajaran berdiferensiasi yang sudah ditetapkan Pendidikan di Indonesia melalui Kurikulum Merdeka dan dalam pembelajaran tersebut harus ada P5 yakni Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik analisis data dalam penelitian ini digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, di mana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data yang dilakukan secara triangulasi (observasi, wawancara, angket dan dokumentasi). Subjek pada penelitian ini adalah sampel peserta didik kelas V berjumlah 4 peserta didik dan wali kelas IV sebagai informan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembelajaran berdiferensiasi berbasis P5 di kelas IV SDN Kaligawe Kota Semarang.Berdasarkan hasil penelitian yang sudah berlangsung selama proses KBM peneliti mendapatkan hasil yang menyatakan bahwa peserta didik melalui guru kelas IV di SDN Kaligawe Kota Semarang sudah menerapkan dengan baik pembelajaran berdiferensiasi berbasis P5 pada saat pembelajaran dan setelah penelitian yang berjudul Analisis Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis P5 di Kelas IV SDN Kaligawe Kota Semarang ini diharapkan bisa berjalan kedepannya dan meluas di semua kelas serta pihak sekolah menjadikan menjadi literasi pembelajaran sesuai dengan Kurikulum Merdeka yang sudah berjalan di lingkup Pendidikan di Indonesia
PERAN TEORI BELAJAR DALAM MEWUJUDKAN KURIKULUM YANG ADAPTIF DAN INKLUSIF : KAJIAN LITERATUR
Pendidikan yang bersifat adaptif dan inklusif harus menekankan pentingnya kurikulum yang sensitif terhadap kebutuhan setiap murid tanpa membedakan latar belakang, kondisi awal, kecerdasan, atau minat serta bakat mereka. Dalam konteks globalisasi dan digitalisasi, kehadiran pendidikan yang adaptif dan inklusif sangat penting untuk mendukung masa depan murid. Berbagai teori belajar, seperti konstruktivisme, behaviorisme, koneksionisme, dan teori belajar sosial, berperan dalam pengembangan kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan murid. Konstruktivisme memainkan peran kunci dalam menciptakan pembelajaran yang berfokus pada murid, sementara behaviorisme memberikan struktur dan reinforcement yang diperlukan untuk meningkatkan hasil belajar. Koneksionisme, dengan memanfaatkan teknologi, memungkinkan kurikulum untuk beradaptasi dengan kebutuhan murid secara langsung, sedangkan teori belajar sosial memfasilitasi kolaborasi dan pembelajaran melalui observasi. Integrasi berbagai teori belajar dapat menghasilkan kurikulum yang komprehensif, mendukung pengembangan keterampilan akademik, sosial, emosional, dan teknologi yang sesuai dengan tuntutan abad ke-21
PENGARUH LATIHAN MENGGUNAKAN NET TERHADAP KEMAMPUAN CHEST PASS BOLA BASKET
Tujuan dari penelitian yang penulis ajukan yaitu untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan latihan menggunakan net terhadap kemampuan chest pass bola basket pada siswa SMA Negeri 1 Baregbeg. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-experimental designs. Desain yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah desain one-group pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Baregbeg berjumlah 16 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 16 orang. Untuk lebih mengakuratkan akan dilakukan uji signifikan korelasi product moment rhitung lebuh kecil dari rtabel, maka H0 diterima dan Ha ditolak. Tetapi jika sebaliknya rhitung lebih besar dari rtabel (rh>rtabel) maka Ha diterima. Ternyata rh (0,86) lebih besar dari rtabel (0,60) maka Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan latihan menggunakan net terhadap terhadap kemampuan chest pass bola basket pada siswa SMA Negeri 1 Baregbeg
PENGARUH LATIHAN PASSING AKTIF SEGI TIGA DAN SEGI EMPAT TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PASSING PADA PERMAINAN FUTSAL
Tujuan dari penelitian yang penulis ajukan yaitu untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan latihan passing aktif segitiga dan segiempat terhadap peningkatan kemampuan passing pada permainan futsal siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di MTs Babakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pre-experimental design. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di kelas MTs Babakan yang berjumlah 16 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah 16 orang. Berdasarkan hasil analisisi uji t independent sampel t test diperoleh nilai-nilai t hitung < t tabel (1,761), hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih kecil dari pada t tabel. Hasil tersebut menunjukan jika pada hasil prettest tidak ada perbedaan yang signifikan pada kemampuan passing pada permainan futsal siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di MTs Babakan, dan hasil perbedaan posttest juga diperoleh nilai-nilai t hitung < t tabel (1,761)
Dampak Keberlanjutan Peternakan Ayam Broiler Pola Kemitraan (Kasus di Pasini Farm, Ciamis)
Broiler chickens are one of the livestock commodities that have an important role in fulfilling people's animal protein needs. However, the growth of the broiler farming industry is also followed by several significant negative impacts on the environment, local economy, and public health. This study aims to (1) analyze the environmental impacts of broiler farming, (2) determine community perceptions of the environmental impacts of broiler farming, and (3) analyze the sustainability and sensitive attributes of broiler farming. This study used survey methods, interviews, and secondary data analysis to collect information about the impacts of broiler farming in Pasini Farm. The research respondents were determined by purposive sampling method with the criteria of living around the farm environment within a 2 km radius and 10 informants from Jelat Ciamis Village were selected. Data analysis used in this study was problem tree analysis and descriptive percentage. The results showed that the existence of Pasini Farm broiler farms has made a positive contribution to the local economy, by creating jobs and increasing the income of local farmers and in social contributions helping to develop social communities, infrastructure and provision of animal protein. However, the increase in broiler production has also presented environmental challenges such as water and air pollution and the health problems of the surrounding community
Analisis Indeks Keterancaman Lahan Sawah Di Kawasan Perkotaan Yogyakarta
The occupation of paddy fields especially in the sub-urban areas of cities. The Yogyakarta Urban Area (KPY) as a National center activity has its magnet for the surrounding area, the physical development of the city forms the conurbation of the City of Yogyakarta with the surrounding satellite areas which is marked by the development of industrial activities, trade in services, education, and settlements. The conversion of agricultural land is unavoidable, especially in sub-urban areas or administrative area transitions, but by estimating the vulnerable paddy fields it is hoped that it can consider the benefits and impacts produced after the conversion of paddy fields. This study aims to analyze the level of threat of paddy fields in the Yogyakarta urban area. Qualitative descriptive approach methods and spatial analysis techniques are based on village administrative units. Analysis of the vulnerability index of paddy fields using GIS (Geographic Information System) analysis techniques which are divided into a level of vulnerability index and an index of disturbance level. The results of the study identified the distribution of paddy fields which were categorized as having low, medium, and high levels of vulnerability and disturbance levels. Then a typological analysis of the Threat level was produced, a low hazard level of +17.7 ha (0.37%), a medium hazard level of +3,741.3 ha (78.45%), and a high hazard level of +1,009.7 ha (21 .17%), the existence of rice fields that have a moderate to high level of threat tends to be scattered around shopping centers, educational centers, near settlements and around the outer ring road corridors