Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
    8739 research outputs found

    Pengaruh Inovasi Agrovoltaic Terhadap Pendapatan Petani Cabai di Daerah Transmigrasi

    Get PDF
    Agrivoltaic (AV) systems increase land productivity through the combined production of renewable energy and food. Although several studies have addressed its impact on crop production, many aspects remain unexplored. The aim of this research is to determine the effect of AV on increasing the income of chili farmers, a chili plant commonly cultivated in South Sulawesi, Indonesia. Chili plants are cultivated using 2 types of technology, namely agrovoltaic and conventional farmers, both under an AV system and in full sunlight. Under AV, photosynthetically active radiation is reduced by about 30%. Monitoring of plant development showed that in both types of technology, plant height increased significantly under AV. Production output increased by about 12% on the AV system, but the change was not significant. Therefore, the profit obtained by cayenne pepper farming by applying agrovoltaic technology is IDR 7,836,000/1000 m² greater than conventional technology on transmigration land with a B/C ratio value of 1.76 and the farming is feasible to be developed with an MBCR value of 1.63 . we conclude that rice plants can be considered as suitable crops for cultivation under AV

    Implementasi Diversifikasi Konsumsi Pangan Lokal dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhinya dalam Menu Keluarga untuk Menunjang Ketahanan Pangan

    Get PDF
    Diversification based on local food is the most feasible alternative to increase food security. Currently the dominant food consumed by the people of Tasikmalaya city is rice with consumption/capita/month of 8.25 kg, so it requires 5,964 tons per month. Only 73.50 percent can be fulfilled by yourself, the rest is imported from outside the region. Until now, it is not yet known whether families in Tasikmalaya City have diversified local food-based consumption into their daily menus in order to reduce dependence on rice. The specific aim of this research is to determine the implementation of diversification of local food consumption and the factors that influence it in the family menu to support food security. The research method used a survey of households in Tasikmalaya City with a sample size of 100 households from 170,486 households in Tasikmalaya City. Sampling used the Slovin method and applied proportional random sampling in 10 sub-districts in Tasikmalaya City. The data used consists of primary data and secondary data. Data analysis use descriptive and multiple regression analysis. The research results show that of the 100 household respondents studied, 31 percent regularly consume it, 59 percent of respondents only consume it on certain occasions and 10 percent never consume local food in their daily menu. Meanwhile, simultaneously the variables Household Characteristics, Income, Knowledge, Tastes about Rice, influence Implementation. Meanwhile, partially only characteristics have a significant effect on implementation, while other variables have no effect on implementation

    Analisis Faktor Produksi dan Efisiensi Alokatif Usahatani Kentang di Desa Sumberejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang Jawa Tengah

    Get PDF
    Sumberejo village is located in Ngablak sub-district where most of the people work as potato farmers. Some of the problems faced by potato farmers are limited land area (X1), manure (X2), labor (X3), seeds (X4), and pesticides (X5). The purpose of this research is to analyze the effect of the use of production factors on potato production and analyze the efficiency of the use of production factors in potato farming. This research was conducted in Sumberejo Village, Ngablak Subdistrict, Magelang District from June to September 2023. The sampling technique used simple random method with 38 farmers as respondents. Data were collected by interview using a questionnaire. The dependent variable is potato production and the independent variables are land area (X1), manure (X2), labor (X3), seeds (X4) and pesticides (X5). The results showed that production factors that affect potato production in Sumberejo Village are labor (X3), seeds (X4), while land area (X1), manure (X2), and pesticides (X5) have no effect on potato production. The use of production factors of land area (X1), labor (X3), seeds (X4) and pesticides (X5) in potato farming in Sumberejo Village is not efficient, while the use of manure (X2) is inefficient

    Analisis Perbandingan Produksi Cabai di Kabupaten Ciamis

    Get PDF
    Ciamis Regency is one of the main areas for horticultural agriculture in West Java for chili commodities, where there are five sub-districts as the main contributors to chili production, including Sukamantri, Panumbangan, Panjalu, Cihaurbeuti and Panawangan sub-districts. The aim of this research is to see whether there are significant differences in chili production and evaluate the production levels of the five sub-districts in Ciamis Regency during the period 2018 to 2022. The data collection method uses library research using secondary data taken from BPS Ciamis Regency. One Way ANOVA test was carried out to test the proposed hypothesis. The results of the research show that there are significant differences in chili production between Sukamantri sub-district and four other sub-districts, namely Panjalu, Panumbangan, Cihaurbeuti and Panawangan sub-districts. However, there are no significant differences between the four sub-districts, so it is assumed that the average production output is almost the same

    PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM ADOPSI INTENSIFIKASI USAHATANI DI DESA SEPATNUNGGAL KECAMATAN SODONGHILIR KABUPATEN TASIKMALAYA

    Get PDF
    Sebagai komoditas sumber pangan, pakan dan bioenergi, inovasi komoditas dan usahatani jagung semakin intensif dikembangkan, bahkan semakin cerdas, namun untuk mengubah perilaku petani agar mengadopsi inovasi tersebut membutuhkan peran penyuluh pertanian. Penelitian bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam adopsi inovasi intensifikasi usahatani jagung dan menganalisis tingkat adopsinya pada petani jagung di Desa Sepatnunggal Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian didesain secara kuantitatif dengan metode survei. Data primer dikumpulkan dari 36 orang petani yang ditentukan secara purposive sampling dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam adopsi inovasi intensifikasi usahatani jagung, penyuluh berperan sebagai pembimbing, motivator, fasilitator dan dinamisator dengan kategori tinggi (55 persen). Tingkat adopsi inovasi intensifikasi usahatani jagung pada petani terkategori tinggi (53 persen), yang berarti petani sudah mampu menerapkan perilaku intensifikasi pada usahatani jagung

    PEMASARAN PUPUK ORGANIK

    Get PDF
    Pupuk organik adalah solusi meningkatkan kesuburan tanah dan meminimalisir dampak negatif yang diakibatkan oleh penggunaan pupuk kimia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal serta menentukan strategi pemasaran pupuk organik di UPPO Ngundu Mulyo, Desa Mekarsari, Kecamatan Cipari. Metode penelitian yang digunakan didesain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus di di UPPO Ngundu Mulyo Desa Mekarsari, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap. Responden dalam penelitian ini terdiri dari 7 orang. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan matriks IFE (Internal Factor Evaluation) dan EFE (External Factor Evaluation), serta dilakukan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil penelitian menunjukkan Faktor internal (kekuatan dan kelamahan) berada di posisi kuat, yaitu positif 3.31 dan Faktor eksternal (peluang dan ancaman) berada di posisi peluang yang kuat, yaitu 3.17 yang berada pada Kuadran I dan menerapkan Strategi Pertumbuhan/ Growth Strategy. Strategi pemasaran yang direkomendasikan meliputi pendekatan edukasi dan promosi kepada petani dan masyarakat sekitar, kerjasama dengan toko pertanian lokal untuk memperluas distribusi, penggunaan media sosial sebagai sarana promosi, dan pengembangan sertifikasi organik untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Selain itu, disarankan agar pihak terkait melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran yang diterapkan, serta melakukan penelitian lebih lanjut mengenai potensi pasar dan inovasi produk pupuk organik di masa depan

    NILAI TAMBAH DAN STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KERIPIK SINGKONG (Studi Kasus Pada Agroindustri Keripik Singkong Ibu Nining di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Berapa besar biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri keripik singkong ibu Nining di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis, 2) Berapa besarnya nilai tambah agroindustri keripik singkong ibu Nining di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis, 3) Bagaimana strategi alternatif pengembangan usaha keripik singkong ibu Nining di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan Nilai Tambah, IFAS, EFAS, Diagram SWOT dan Matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Biaya yang dikeluarkan oleh agroindustri keripik singkong ibu Nining di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi adalah Rp 575.598,88 dan penerimaan Rp. 750.000 sehingga memperoleh pendapatan Rp. 174.401,12. 2) Nilai tambah yang diperoleh pengusaha agroindustri keripik singkong ibu Nining di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis yaitu Rp. 2.955,- per kilogram dan rasio nilai tambah 40 persen. Hal ini berarti bahwa nilai tambah yang dihasilkan termasuk dalam kategori rasio tinggi. Sehingga usaha keripik singkong tersebut harus dikembangkan lebih lanjut karena memiliki potensi yang besar. 3) Alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan agroindustri keripik singkong ibu nining yaitu terdiri atas mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk keripik singkong dengan memanfaatkan dengan kemajuan teknologi produksi, mempertahankan kualitas produk keripik singkong dan meningkatkan pelayanan untuk mempertahankan pelanggan tetap

    PERSPEKTIF HIERARKI KEBUTUHAN MASLOW PADA NOVEL "MY PERFECT IMPERFECTION" KARYA ERLIN CAHYADI

    Get PDF
    Penelitian ini difokuskan pada konteks psikologi humanistik Abraham Maslow. Tujuan penelitian guna mendeskripsikan hierarki kebutuhan dalam psikologi humanistik Abraham Maslow secara detail pada novel "My Perfect Imperfection" karya Erlin Cahyadi. Metode dari penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif guna mendeskripsikan secara runtut, padat, sistematis, dan akurat fakta jelas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pustaka, baca, dan catat. Dari hasil penelitian teori hierarki kebutuhan menurut Maslow ditemukan berhasil ke jenjang pernikahan pada kebutuhan bertingkat, kebutuhan makan, minum, dan berciuman pada kebutuhan fisiologis, kebutuhan saling melengkapi, dan nyaman pada kebutuhan rasa aman, kebutuhan cinta, komunikasi, dan sefrekuensi pada kebutuhan cinta dan memiliki, kebutuhan perasaan malu pada kebutuhan rasa harga diri, dan kebutuhan kepastian hubungan pada kebutuhan aktualisasi diri.Kata Kunci: humanistik, novel, My Perfect Imperfectio

    MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENLUIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR (Penelitian Tindakan Kelas VIII A MTs Negeri 1 Ciamis)

    Get PDF
    ABSTRAKPenelitian ini dilatar belakangi dari adanya masalah yaitu rendahnya kemampuan siswa dalam menulis puisi sehingga guru melakukan treatment dengan menggunakan media gambar dalam upaya meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis puisi. Menurut keterangan guru terkait, faktor yang menyebabkan siswa belum mencapai KKM atau kriteria ialah karena kurangnya imajinasi siswa dan kurangnya kemampuan siswa dalam menulis puisi tersebut, dan juga media yang digunakan hanya menggunakan media alam sekitar sekolah atau dalam kelas. Oleh karenannya harus ada peningkatan dalam menulis puisi walaupun belum relatif sempurna dengan memperhatikan unsur-unsur puisi yaitu intrinsik dan ekstrinsik. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsian langkah-langkah penggunaan media gambar dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa. (2) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis puisi siswa setelah menggunakan media gambar. Hasil penelitian sebagai berikut : Rencana pelaksanaan pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan media gambar sesuai dengan prosedur kurikulum 2013. Langkah-langkah pembelajaran dilaksanakan sebagai berikut : (1) Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai oleh siswa. Mengemukakan KD dan SK. (2) Guru memberikan materi. (3) Siswa dibagi kelompok dengan teman sebangkunya untuk mendiskusikan unsur-unsur, ciri-ciri, dan Langkah Langkah pembuatan puisi. (kurang dimengerti.   (5) Guru memberikan tanggapan apa yang ditanyakan siswa. (6) Guru memberikan contoh teks puisi kepada siswa untuk dianlisis. (7) Guru membagikan gambar pada masing-masing kelompok siswa. (8) Dari contoh teks yang telah diberikan dan dianalisis, siswa mencoba mengembangkan ide mereka melalui media gambar menjadi teks puisi. (9) Setelah menulis puisi, siswa diberikan kesempatan untuk membacakan hasil menulis puisi di depan kelas.. Terdapat perubahan kemampuan siswa setelah mengikuti pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan media gambar. Hal ini dibuktikan dengan hasil pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan media gambar di kelas VIII A MTs Negeri 1 Ciamis. Hal ini ditunjukan dengan terjadinya peningkatan dari Siklus 4) Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya apabila ada yang I dengan pencapaian ketuntasan belajar dari Siklus I yaitu 14 siswa dari 25 siswa yang sudah masuk kriteria tuntas dengan rata-rata nilai 73,8 dan meningkat pada Siklus II yaitu 25 siswa atau seluruh siswa sudah masuk kriteria tuntas dengan rata-rata nilai 82,8. ABSTRACT This research is motivated by a problem, namely the low ability of students to write poetry so that the teacher treats it using media images in an effort to improve students' ability to write poetry. According to the teacher's statement, the factors that caused students to not reach the KKM or criteria were due to the lack of imagination of students and the lack of students' ability to write poetry, and also the media used only used natural media around the school or in the classroom. Therefore there must be an increase in writing poetry, although it is not yet relatively perfect by paying attention to the elements of poetry, namely intrinsic and extrinsic. The aims of this study were (1) to describe the steps for using media images in improving students' poetry writing skills. (2) Describe the increase in students' poetry writing ability after using media images. The results of the study are as follows: The implementation plan for learning to write poetry using media images is in accordance with the 2013 curriculum procedures. The learning steps are carried out as follows: (1) The teacher conveys the competencies students want to achieve. Present KD and SK. (2) The teacher gives the material. (3) Students are divided into groups with their peers to discuss the elements, characteristics, and steps for making poetry. (not understood. (5) The teacher gives responses to what students ask. (6) The teacher gives examples of poetry texts to students to analyze. (7) The teacher distributes pictures to each group of students. (8) From the sample text that has been given and analyzed, students try to develop their ideas through media images into poetry text.(9) After writing poetry, students are given the opportunity to read the results of writing poetry in front of the class.. There is a change in students' abilities after participating in learning to write poetry using image media. this is evidenced by the results of learning to write poetry using picture media in class VIII A MTs Negeri 1 Ciamis This is indicated by the increase from Cycle 4) The teacher gives students the opportunity to ask if there is a I with the achievement of learning mastery from Cycle I, namely 14 students of the 25 students who have entered the criteria for completion with an average score of 73.8 and increased in Cycle II, namely 25 students or all students have entered the criteria for completion with an average score of 82.8. Keywords: qualitative, media images, learning to write poetr

    Penggunaan Ragam Bahasa Gaul Pada Kalangan Remaja di Kota Banjar

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul “Penggunaan Ragam Bahasa Gaul pada Kalangan Remaja di Kota Banjar”. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana karakteristik penggunaan ragam bahasa gaul pada kalangan remaja di Kota Banjar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan data analisis kualitatif dengan teknik yang mengungkap sebuah fakta yang jelas tentang gejala-gejala yang ada pada suatu objek yang ada, tanpa adanya manipulasi. Teknik pengumpulan data yakni dengan cara telaah pustaka, teknik observasi, teknik rekam, teknik catat dan teknik dokumentasi. Setelah data yang berhubungan dengan ragam bahasa gaul terkumpul maka peneliti akan dapat memahami makna kata bahasa gaul kemudian proses pengolahan data dengan cara transkip ke dalam bentuk kalimat, pengelompokan data, dan penyimpulan data hasil analisis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan ragam bahasa gaul yang digunakan oleh remaja di Kota Banjar lebih banyak dibandingkan dengan menggunakan alih kode dan campur kode. Hal ini dibuktikan oleh peneliti dalam data yang didapatkan berjumlah 49 kata ragam bahasa gaul dengan persentase 92,5% dan 4 kata  yang menggunakan campur kode dengan persentase 7,5%.

    7,981

    full texts

    8,739

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Galuh
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇