Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
    8739 research outputs found

    Pemberian Tips Pengasuhan Positif kepada Orang Tua untuk Mencegah dan Mengatasi Perilaku Bermasalah Anak Prasekolah

    Get PDF
    Menghadapi anak prasekolah bukanlah hal yang mudah karena anak seringkali menunjukkan perilaku bermasalah seperti merajuk dan marah-marah. Pendampingan orang tua kepada anak prasekolah menjadi semakin berat pada masa pandemi Covid-19 karena orang tua harus mendampingi anak dalam kegiatan belajar di samping menjalankan kegiatan rumah tangga dan pekerjaannya. Hal ini membuat orang tua menggunakan cara-cara pengasuhan yang tidak efektif kepada anak seperti membentak. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memberikan informasi kepada orang tua mengenai strategi pengasuhan positif guna mencegah dan mengatasi perilaku bermasalah pada anak. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi internet untuk menyebarluaskan e-booklet dan video animasi yang berisikan strategi pengasuhan positif kepada orang tua prasekolah.  Mayoritas orang tua yang terlibat dalam kegiatan abdimas melaporkan bahwa mereka mengalami perubahan yang positif setelah membaca e-booklet dan/atau video animasi. Orang tua mendapatkan pemahaman baru mengenai strategi pengasuhan positif dan ingin menerapkan strategi tersebut. Dibandingkan dengan membaca e-booklet saja, orang tua melaporkan bahwa mereka mendapatkan lebih banyak manfaat dengan menonton video animasi. Orang tua menyarankan untuk memperbanyak ragam informasi mengenai pengasuhan anak dan menyebarkannya kepada lebih banyak orang tua.

    Use of Siskeudes (Village Financial System) Application to Improve Institutional Financial Accounting Practicum for Accounting Teachers of SMKN 1 Turen, Malang

    Get PDF
    Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di SMKN 1 Turen melalui pelatihan praktikum aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES). Siskeudes, yang dikembangkan oleh BPKP, merupakan alat yang penting bagi pengelolaan keuangan desa. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang penggunaan aplikasi Siskeudes mulai dari perencanaan sampai tahap pelaporan keuangan desa. Sebanyak 30 siswa mengikuti pelatihan yang dilaksanakan di laboratorium komputer SMKN 1 Turen secara langsung. Menggunakan metode pelatihan yang meliputi tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan dengan observasi dan perencanaan yang matang, diikuti oleh sesi pelatihan yang meliputi penginstalan aplikasi, penginputan data, penganggaran, penatausahaan, dan pembuatan laporan keuangan desa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan pada aspek pengoperasian aplikasi Siskeudes dengan rata-rata peningkatan mencapai 77%, meskipun terdapat tantangan pada beberapa tahapan akhir seperti penyusunan laporan keuangan. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru serta siswa akuntansi di SMK dari sebelum diadakan pelatihan. Kedepannya, melalui modul yang telah dibagikan, guru perlu mengadakan pelatihan lanjutan dan praktik mandiri untuk memastikan pemahaman yang lebih mendalam dan kesiapan guru dalam mengajarkan materi ini kepada siswanya, serta dapat memberikan manfaat jangka panjang dalam mendukung pengelolaan keuangan desa yang lebih efisien dan akuntabel.This service aims to improve the competence of teachers at SMKN 1 Turen through practical training on the Village Financial System (SISKEUDES) application. Siskeudes, developed by BPKP, is an important tool for village financial management. The training was designed to provide an in-depth understanding of using the Siskeudes application from the planning to reporting stages of village finances. A total of 30 students participated in the training, which was held in the computer laboratory of SMKN 1 Turen. A training method includes three stages: preparation, implementation, and evaluation. The preparation stage was carried out with careful observation and planning, followed by training sessions covering application installation, data entry, budgeting, administration, and preparation of village financial reports. The evaluation results showed a significant increase in competence in operating the Siskeudes application with an average improvement of 77%. However, there were challenges in some of the final stages such as preparing financial reports. This training proved to be effective in improving the understanding and skills of teachers and accounting students in SMK from before the training was held. In the future, through the modules that have been distributed, teachers need to conduct further training and independent practice to ensure a deeper understanding and readiness of teachers to teach this material to their students and can provide long-term benefits in supporting more efficient and accountable village financial management

    Penerapan Konsep Bangun Fraktal pada Pembelajaran Bilangan Berpangkat

    Get PDF
    Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa SD terhadap konsep bilangan berpangkat melalui visualisasi bangun fraktal Sierpinski menggunakan aplikasi Wolfram Alpha. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 60 Palembang dengan peserta 52 siswa kelas 5 dan 6 serta 17 guru. Metode kegiatan adalah pengenalan aplikasi dan pendampingan belajar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa kelas 6 dari rata-rata 35% pada pre-test menjadi 65% pada post-test. Sedangkan untuk kelas 5 meningkat dari 48% menjadi 52%. Pendampingan menggunakan Wolfram Alpha kepada guru dapat meningkatkan keterampilan dalam membuat media pembelajaran yang bervariasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis teknologi melalui penerapan bangun fraktal Sierspinski yang divisualisasikan menggunakan aplikasi Wolfram Alpha memberikan dampak positif

    Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dan Bokashi Padat Serta Pengaplikasian Bagi Tim Penggerak PKK Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo

    Get PDF
    Pengelolaan limbah organik, seperti limbah kulit bawang merah dan sisa sayuran, merupakan tantangan yang dihadapi masyarakat Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Pemanfaatan limbah organik menjadi produk bermanfaat, seperti pupuk organik cair (POC) dan bokashi padat, belum optimal akibat rendahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan Tim Penggerak PKK dalam mengolah limbah organik menjadi pupuk yang ramah lingkungan. Program terdiri atas penyuluhan tentang pentingnya pengelolaan limbah, demonstrasi pembuatan POC dari limbah kulit bawang merah, pembuatan bokashi padat dengan sisa sayuran, serta pengaplikasian pupuk pada tanaman. Sebelum pelatihan, hanya 33% peserta yang memiliki keterampilan dasar dalam pengelolaan limbah, namun angka ini meningkat menjadi 86% setelah pelatihan. Peserta mampu mempraktikkan pembuatan pupuk secara mandiri dan memahami manfaat serta aplikasinya dalam mendukung pertumbuhan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta secara signifikan dan tingginya minat untuk menerapkan teknik yang dipelajari dalam skala rumah tangga maupun komunitas. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya pertanian berkelanjutan sekaligus mengurangi dampak negatif limbah organik terhadap lingkungan

    Pelatihan Pestisida Nabati dari Limbah Lidah Buaya untuk Pengendalian Layu Bakteri Cabai di Kelompok Wanita Tani Sumber Rejeki

    Get PDF
    Penyakit layu bakteri pada tanaman cabai merupakan masalah utama dalam budidaya cabai yang menyebabkan penurunan produksi di wilayah Yogyakarta. KWT Sumber Rejeki sebagai kelompok yang bergerak di bidang organic urban farming tanaman cabai juga mengalami kendala tersebut. Salah satu cara pengendalian yang ramah lingkungan adalah dengan menggunakan bakterisida alami. Oleh karena itu, program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberikan solusi berkelanjutan bagi pengendalian penyakit layu bakteri pada cabai yang ramah lingkungan melalui kegiatan pelatihan. Kegiatan dalam program pengabdian ini dilakukan pada tanggal 26 November 2024 di Kebun Produksi cabai dan lidah buaya KWT Sumber Rejeki. Kegiatan yang dilakukan mencakup penyuluhan mengenai bakterisida, pelatihan pembuatan bakterisida alami, dan pengaplikasian secara langsung ke tanaman. Hasil program pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan serta pengetahuan anggota KWT Sumber Rejeki mengenai definisi bakterisida, manfaat, bahan-bahan alami yang dapat dijadikan bakterisida, teknik pembuatan, serta teknik aplikasinya. Hasil ini dapat tercapai karena antusiasme yang tinggi dari peserta dalam mengikuti program dengan aktif berdiskusi. Program ini diharapkan dapat meningkatkan keberlanjutan pertanian organik di daerah tersebut. Saran yang dapat diberikan adalah dilakukan evaluasi keefektifan aplikasi bakterisida kulit lidah buaya ini dalam menekan pertumbuhan layu bakteri R. solanacearum serta ujicoba aplikasi pada tanaman hortikultura lain

    Penguatan UMKM Melalui Pemisahan Keuangan Pribadi dan Modal Usaha: Pemberdayaan Masyarakat di Desa Juntinyuat, Kec. Juntinyuat Kab. Indramayu, Provinsi Jawa Barat

    Get PDF
    Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan memperkenalkan pentingnya pemisahan antara keuangan pribadi dan modal usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Juntinyuat. Kegiatan ini melibatkan pelatihan langsung kepada pelaku UMKM dengan materi mencakup pembuatan anggaran, pengelolaan utang, dan pemisahan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya manajemen keuangan yang baik untuk menjaga stabilitas usaha mereka. Pelaku UMKM menyatakan kesediaan untuk memulai pemisahan rekening pribadi dengan usaha dan mempraktikkan pencatatan keuangan sederhana

    Pelatihan Pengemasan dan Pelabelan Produk Olahan Tempe bagi Pelaku Usaha di Desa Wisata Kampung Tempe Ciomas Rahayu Kabupaten Bogor

    Get PDF
    Desa Wisata Kampung Tempe Ciomas Rahayu terbentuk pada tahun 2023 melalui pengabdian masyarakat oleh Dosen Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Teknik pengemasan dan pelabelan produk sangat penting untuk mendukung pemasaran dan promosi produk. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu belum memiliki pemahaman cukup terkait teknik pengemasan dan pelabelan produk olahan tempe. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan untuk mendukung pemasaran produk. Tujuan kegiatan pengabdian ini ialah memberikan pemahaman dan keterampilan teknik pengamasan dan pelabelan berbagai produk olahan tempe bagi para pelaku usaha di Desa Wisata Kampung Tempe Ciomas Rahayu. Kegiatan pengabdian ini terdiri atas persiapan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Tahapan persiapan yang dilakukan yaitu persiapan alat dan bahan, poster, dan materi penyuluhan. Penyuluhan dilakukan pada 9 September 2024 di Desa Wisata Kampung Tempe Ciomas Rahayu. Monitoring dilakukan selama 3 bulan setelah kegiatan penyuluhan selesai dan dilanjutkan evaluasi dari hasil pengabdian. Kegiatan penyuluhan berjalan dengan baik dan lancar. Sebanyak 100% peserta memahami materi yang diberikan selama penyuluhan seperti materi desain kemasan, karakteristik bahan kemasan, dan tujuan pengemasan. Sementara itu, sebanyak 82% peserta dapat memahani materi macam-macam bahan yang digunakan dalam pengemasan. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan sebanyak 10 pelaku usaha Kampung Tempe berhasil secara mandiri melakukan teknis pengemasan dan pelabelan produk olahan tempe menggunakan plastik polipropilen (PP) dan vakum. Para pelaku usaha Kampung Tempe masih membutuhkan pendampingan berkelanjutan dari tim pengabdi dalam pemasaran produk olahan tempe

    Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Merangkai Janur: Menggali Kearifan Lokal dan Meningkatkan Kompetensi

    Get PDF
    Pelatihan merangkai janur bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui penguasaan keterampilan tradisional yang memiliki nilai ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan melestarikan budaya lokal. Peserta pelatihan terdiri atas anggota masyarakat Kota Kediri yang memiliki minat dalam kerajinan tangan. Bahan utama yang digunakan adalah janur, yang merupakan daun kelapa muda, serta alat bantu seperti gunting dan tali. Metode yang diterapkan dalam pelatihan ini adalah demonstrasi langsung oleh instruktur berpengalaman, diikuti dengan sesi praktik. Peserta diajarkan teknik dasar menganyam janur untuk membuat ketupat dan rangkaian burung, dengan bimbingan dari asisten pemateri. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan produk yang menarik dan fungsional. Metode workshop terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan peserta, dan dukungan dari asisten pemateri menciptakan suasana belajar yang interaktif. Peserta juga menyatakan keinginan untuk melanjutkan kegiatan serupa guna meningkatkan kompetensi mereka. Pelatihan merangkai janur berhasil meningkatkan keterampilan dan rasa percaya diri peserta. Disarankan agar kegiatan ini dilaksanakan secara berkala dan melibatkan lebih banyak masyarakat untuk memperluas dampak positif terhadap ekonomi lokal dan pelestarian budaya

    Strategi Pengembangan Agrowisata Kebon Gulo, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali

    Get PDF
    Agritourism is an alternative to tourism that utilizes agricultural aspects as a tourist attraction. The agritourism object that is currently developing in Boyolali is Kebon Gulo Agrotourism, which is located in Musuk District, Boyolali Regency. Kebon Gulo Agritourism in its implementation has not shown optimal development. This is indicated by fluctuations in the number of visitor arrivals at Kebon Gulo Agrotourism. This research aims to identify internal factors and external factors of Kebon Gulo Agrotourism and formulate alternative strategies for the development of Kebon Gulo Agrotourism. This research was conducted in December 2024 - January 2025 at Kebon Gulo Agrotourism which is located in Musuk District, Boyolali Regency. The method used is a method with a case study approach, which is used to identify and control events that occur both from inside and outside Kebon Gulo Agrotourism based on field facts. The data used in this study are internal data (strengths and weaknesses) and external data (opportunities and threats) from Kebon Gulo Agrotourism. The data analysis method uses descriptive methods, IFAS, EFAS, SWOT and AHP analysis. The results showed that the position of Kebon Gulo Agrotourism was in quadrant I with a development strategy based on its priorities, among others; 1) a strategy to improve quality by improving the quality and development of human resources; 2) strategies to improve ancillary by creating message impression service boards and procuring socialization activities; 3) strategies to improve accessibility by developing websites and collaborating with schools; 4) strategies to improve amenities, namely adding photo spot facilities and souvenir centers; 5) strategies to increase attractions with attraction and agro-tourism innovation

    Kontribusi dan Minat Generasi Milenial Terhadap Pekerjaan di Sektor Pertanian di Kabupaten Ciamis

    Get PDF
    The agricultural sector is one of the main contributors to employment absorption. However, there has been a noticeable decline in the number of millennial workers entering this sector. Millennials tend to have a negative perception of agriculture, viewing it as a less prestigious profession and one that offers limited financial rewards. This negative perception has led to the belief that the agricultural sector lacks both status and profitability. This study aims to: (1) Identify interest in agricultural sector employment in Ciamis Regency,(2) Observe employment trends among millennials in the agricultural sector, (3) Analyze the influence and contribution of millennials’ perspectives on agriculture in Ciamis Regency, and (4) Propose alternatives, solutions, and strategies to attract millennials to work in the agricultural sector. The trendline forecast results yielded the equation Y = 1E+06x - 2E+09, indicating a potential increase in youth employment in agriculture, though the growth is not expected to be significant.The findings show that interest among young people is categorized as very high. This suggests that millennials in Ciamis Regency are beginning to realize that being a farmer is neither as difficult nor as unattractive as they may have previously thought. Despite limitations in land and capital, the growing availability and application of innovations and modern technologies are making agricultural work more accessible and appealing.The study also indicates that the influence on interest, contribution, and employment in the agricultural sector in Ciamis Regency has been positive. What remains necessary is continuous guidance, both in terms of knowledge and technical skills, to help millennials sustain their agricultural ventures, implement innovative and technology-driven approaches, and identify profitable market opportunities

    7,981

    full texts

    8,739

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Galuh
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇