Jurnal Online Universitas Galuh
Not a member yet
8739 research outputs found
Sort by
Pelatihan Visualisasi Data Menggunakan Aplikasi Tableau di BPS Kota Tangerang Selatan
Pembangunan sumber daya manusia untuk segera mewujudkan Indonesia maju sesegera mungkin tidak hanya dilakukan dari pemerintah kepada masyarakat saja (upper-bottom), namun bisa dilakukan dari masyarakat kepada pemerintah (bottom-upper) sebagai wujud nyata partisipasi masyarakat kepada negara. Seperti halnya pengabdian kepada masyarakat (PKM) kali ini, adalah dari masyarakat dan untuk masyarakat. Kegiatan PKM ini adalah pelatihan visualisasi data menggunakan Tableau untuk pegawai BPS Kota Tangerang Selatan. Perlu disadari bahwa teknologi semakin maju, dan perkembangan aplikasi untuk visualisasi data sudah tidak hanya dengan excel saja, namun mampu dikerjakan menggunakan Tableau. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan pegawai BPS Kota Tangerang mengenai visualisasi data menggunakan Tableau. Adapun alasan pelatihan ini diadakan adalah aplikasi Tableau belum dikenal oleh pegawai BPS Kota Tangerang. Analisa data yang digunakan adalah menggunakan non-parametrik sign test. Peserta pelatihan sebanyak 20 orang dan yang mengikuti pre-test dan post-test lengkap sebanyak 17 peserta. Hasil analisa data diperoleh kesimpulan bahwa pelatihan visualisasi data dengan menggunakan aplikasi Tableau efektif untuk meningkatkan pengetahuan visualisasi data pegawai BPS Kota Tangerang Selatan
Budidaya Hidroponik di Pekarangan Rumah dengan Memanfaatkan Botol Plastik di Desa Sukahurip
Penduduk dan tata kelola pembuatan rumah yang kebanyakan setiap rumah memiliki lahan pekarangan yang cukup luas, Potensi tersebutlah yang akan dikembangkan lebih untuk mengembangkan potensi yang ada di Desa Sukahurip. Tujuan dari kegiatan ini mendorong masyarakat untuk menanam berbagai jenis tanaman pangan di pekarangan rumah. Untuk menunjang keberhasilan program kerja ini, maka kami mengadakan dua kegiatan utama, yaitu penyuluhan mengenai budidaya hidroponik, lalu demonstrasi pembuatan media tanaman hidroponik dengan memanfaatkan botol bekas. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 10 Juli 2024 di Aula Desa Sukahurip dengan mengundang pemateri dari Balai Pelatihan Pertanian yang dihadiri oleh masyarakat Desa Sukahurip
Peningkatan Ketahanan Pangan dan Pelestarian Lingkungan di Kelompok Tani Usapi Mnasi
Lahan sub-optimal dengan kesuburan tanah rendah dan keterbatasan akses sayur serta tantangan air saat musim kemarau yang mengancam ketahanan pangan Kelompok Tani Usapi Mnasi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada kelompok tani tentang pembuatan pupuk kompos biochar dan penggunaannya dalam pertanian berkelanjutan, mengedukasi petani tentang budidaya sayur di pekarangan menggunakan pupuk organik, dan melakukan pelatihan konservasi lingkungan melalui penanaman pohon di sekitar embung untuk menjaga sumber mata air. Adapun metode yang digunakan yaitu sosialisasi learning by doing. Anggota kelompok tani secara antusias terlibat dalam kegiatan ini sehingga mereka memperoleh pengetahuan dan keterampilan pembuatan pupuk kompos biochar, persiapan lahan, penyemaian benih, pencampuran media tanam, penanaman, dan pemanenan sayur pakcoy di pekarangan serta penanaman pohon dengan menggunakan system self watering bottle dripper sebagai irigasi sederhana
Pemanfaatan Aplikasi Android dan Quantum GIS Untuk Pembuatan Peta Bagi Taruna-Taruni SMK Penerbangan Techno Terapan Makassar
Pemanfaatan SIG dalam dunia perkerjaan sangat membantu agar memudahkan segala sesuatu yang memerlukan data spasial. Berbagai sektor telah memanfaatkan fungsi dari SIG, di antaranya yaitu sektor pendidikan dan pertambangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan aplikasi Android (Avenza) dan Quantum GIS (QGIS) dalam pembuatan peta bagi taruna-taruni SMK Penerbangan Techno Terapan Makassar. Seiring dengan perkembangan teknologi, kemampuan untuk memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki oleh siswa, khususnya di bidang pendidikan kejuruan. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis dalam menggunakan aplikasi berbasis Android dan perangkat lunak QGIS, yang dapat diterapkan dalam dunia kerja, khususnya di sektor penerbangan dan industri terkait. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan praktis berbasis proyek dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang dilakukan sebelum dan sesudah pelatihan, wawancara mendalam, serta observasi selama sesi pelatihan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS 27 dengan uji t (T-test). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan siswa terkait penggunaan aplikasi SIG, analisis data spasial, serta penerapannya dalam pembuatan peta. Ini dapat dilihat dari nilai sig (2-tailed) yang rendah yaitu 0,000 dibandingkan dengan nilai acuan 0,05. Selain itu, faktor-faktor keberhasilan pelatihan seperti kualitas instruktur, metode pengajaran interaktif, dan materi pelatihan yang relevan dengan kebutuhan siswa turut mempengaruhi efektivitas pelatihan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kurikulum pendidikan kejuruan di Indonesia serta sebagai referensi bagi institusi pendidikan lain yang ingin mengadopsi teknologi SIG dalam proses pembelajaran mereka
Peningkatan Kapasitas Petani Pangan Melalui Manajemen Usahatani di Desa Ambarawa Timur, Kabupaten Pringsewu
Resiko dan ketidakpastian usahatani merupakan hal yang dihadapi petani dalam menjalankan usahataninya. Ketidakpastian merupakan suatu hal yang tidak dapat diprediksi seperti terjadinya bencana alam. Penting bagi petani untuk memiliki perencanaan usahatani untuk menghindari atau mengurangi resiko. Usahatani yang efisien harus menerapkan manajemen yang baik dengan memanfaatkan kelembagaan yang ada agar dapat menerapkan strategi manajemen. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan petani mengenai konsep resiko dalam usahatani, meningkatkan kemampuan petani dalam membuat rencana usahatani, meningkatkan kemampuan petani dalam menghitung pendapatan usahatani, dan berkembangnya keterampilan petani dalam mengelola kelompok. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) terdiri dari ceramah, diskusi, dan simulasi/praktik. Mitra sasaran kegiatan yaitu anggota kelompok tani Pelita Muda di Desa Ambarawa Timur, Kabupaten Pringsewu. Selama kegiatan penyuluhan berlangsung, terlihat antusiasme yang tinggi dari para peserta dengan memberikan respon terhadap pertanyaan yang diberikan oleh para narasumber dan berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi maupun simulasi. Hasil post-test peserta menunjukkan skor sebesar 76,67% yang berarti peserta penyuluhan memiliki skor baik dan jika dibandingkan dengan skor hasil pre-test terjadi kenaikan 28,89% yang berarti terdapat peningkatan pemahaman dan pengetahuan peserta setelah pelaksanaan kegiatan. Peningkatan nilai juga menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan memang diperlukan oleh petani karena memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kapasitas mereka sebagai pelaku usahatani. Melalui penyuluhan, petani dapat melaksanakan manajemen usahatani dengan lebih baik sehingga akan memberikan hasil lebih optimal. Selain itu, pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diteruskan dan disebarluaskan kepada masyarakat luas dan memberikan dampak yang lebih besar
Peningkatan Pemahaman Literasi Keuangan Syariah Bagi Generasi Z
Pengabdian kepada masyarakat yang bertajuk Peningkatan Pemahaman Literasi Keuangan Syariah bagi Generasi Z di Kota Malang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman literasi keuangan syariah di kalangan generasi Z. Generasi Z sebagai kelompok usia yang akan mendominasi penduduk usia kerja masa depan, memerlukan pemahaman literasi keuangan syariah yang baik untuk mengelola keuangannya secara bijak sesuai dengan prinsip syariah. Mitra yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Masterprima Malang. Dengan syarat mayoritas peserta merupakan generasi Z dan telah menggunakan keuangan digital, seperti Paylater, namun masih minim literasi terkait keuangan dan ekonomi syariah. Diharapkan dari hasil kegiatan ini akan menunjukkan peningkatan pemahaman literasi keuangan syariah peserta secara signifikan, yang diukur melalui pre-test dan post-test. Selain itu, peserta juga menyatakan adanya peningkatan motivasi untuk menerapkan prinsip keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi muda yang lebih melek finansial dan mampu berkontribusi bagi pengembangan ekonomi syariah di Indonesi
Peningkatan Digitalisasi Sejarah dan Tradisi Lisan Untuk Mendukung Wisata Religi Makam KHR. Bagus Khasantuka di Senuko
Secara praksis pengembangan pariwisata dan kebudayaan memegang peranan krusial dalam kemajuan ekonomi serta penguatan identitas nasional. Salah satu destinasi wisata religi di wilayah Sleman Yogyakarta adalah komplek Sendang dan Makam K.H.R. Bagus Khasantuka. Komplek tersebut adalah masuk katagori wisata religi di Padukuhan Senuko Desa Sidoagung Godean-Sleman. Namun, sejak tahun 2015 sampai 2024 kawasan wisata religi Makam K.H.R. Bagus Khasantuka mendapatkan tantangan dalam menghadapi era digital saat ini. Tantangan tersebut salah satunya adalah dalam mempromosikan dan melestarikan destinasi wisata religi secara digital melalui teknologi informasi yang terpadu. Kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat sekitar tentang pentingnya digitalisasi dalam pelestarian dan promosi sejarah lisan serta tradisi lokal menjadi salah satu hambatan utama dalam memperluas jangkauan promosi wisata. Tujuan Pengabdian ini untuk mengatasi gap antara potensi wisata religi dan realisasi kunjungan, serta rendahnya kapasitas digital masyarakat Senuko Sidoagung. Secara spesifik, program ini dirancang untuk meningkatkan digitalisasi tradisi lisan dan mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dalam promosi pariwisata, dengan harapan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan, pada akhirnya mendukung ekonomi lokal. Pengabdian ini dilaksanakan menggunakan metode kolaboratif antara tim Pengabdi dengan masyarakat Padukuhan Senuko melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan pengembangan konten digital, promosi digital, teknik digitalisasi, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan Pengabdian diantaranya masyarakat mulai terbangun kesadarannya untuk ikut mengembangkan destinasi wisata religi di komplek Sendang Bagusan dan Makam K.H.R Bagus Khasantuka dengan partisipatif aktif. Kelompok masyarakat yang telah mendapatkan pelatihan digitalisasi mendapatkan keterampilan khusus berupa pengembangan media sosial khususnya dalam pengelolaan website, instagram, tiktok, facebook dan yutube secara aktif untuk mengembangkan platform media Khasantuka.id.
MEMBANGUN KONSTRUKSI BERPIKIR MAHASISWA MELALUI KECERDASAN BUATAN: TANTANGAN DAN DAMPAKNYA
Perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah mengubah paradigma pembelajaran di pendidikan tinggi, termasuk dalam membentuk konstruksi berpikir mahasiswa. Kajian ini merupakan kajian konseptual yang bertujuan untuk mengidentifikasi peran AI dalam mendorong atau justru menghambat proses berpikir kritis dan reflektif mahasiswa, dengan fokus khusus pada mahasiswa calon guru matematika. Pendekatan analitis digunakan untuk mengkaji literatur mutakhir terkait integrasi AI dalam pembelajaran, penguatan berpikir tingkat tinggi, serta tantangan etis dan pedagogis yang menyertainya. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI memiliki potensi positif dalam mempercepat konstruksi pengetahuan melalui representasi visual, umpan balik adaptif, dan pemodelan masalah kontekstual. Namun, di sisi lain, ketergantungan pada AI tanpa literasi kritis dapat melemahkan kemampuan berpikir mandiri, reflektif, dan kreatif. Bagi calon guru matematika, risiko terbesar terletak pada menurunnya kepekaan pedagogik dan hilangnya kemampuan menjelaskan konsep secara variatif. Implikasinya, pendidikan tinggi perlu merancang kurikulum yang mengintegrasikan literasi AI secara etis dan pedagogis, disertai asesmen berbasis proses dan pelatihan dosen yang mendorong pemanfaatan AI secara reflektif. AI harus diposisikan bukan sebagai pengganti nalar, tetapi sebagai katalis dalam membentuk generasi pendidik yang berpikir kritis, kreatif, dan transformatif di era digital
HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI, KOORDINASI MATA-KAKI, DAN KESEIMBANGAN TERHADAP KEMAMPUN SERVIS ATAS SEPAK TAKRAW PADA ATLET SEKOLAH OLAHRAGA NEGERI SRIWIJAYA
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dari power otot tungkai, koordinasi mata-kaki, dan keseimbangan terhadap kemampuan servis atas sepak takraw pada atlet sekolah olahraga negeri sriwijaya. Penggunaan metode penelitian yaitu kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Atlet SMA Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya , yaitu berjumlah 20 atlet. Sampel diambil secara total samplling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah vertical jump test, soccer wall volley test, stork stand test untuk servis atas sepak takraw digunakan tes servis atas sepak takraw. Hasil perhitungan menunjukan nilai korelasi / hubungan (R) adalah 0,347 dengan nilai koefisien determinasi (R Square) adalah 0,121 dan juga sesuai table pedoman untuk memberika interpeksi koefisien korelasi dengan interval koefisien 0,60 -0,799 tingkat hubungan nya adalah kuat, maka dari data yang telah diperoleh adanya hubungan antara variabel X terhadap variabel Y, dan terdapat hubungan yang siginifikan antara power otot tungkai terhadap hasil kemampuan servis atas sepak takraw pada atlet SMA sekolah olahraga negeri sriwijaya, besarnya hubungan power otot tungkai terhadap kemampuan servis atas adalah dengan rhitung 0,730 yang lebih besar dari rtabel 0,374. Terdapat hubungan yang signifikan antara koordinasi mata-kaki terhadap hasil kemampuan servis atas sepak takraw dengan besarnya hubungan koordinasi mata-kaki terhadap hasil servis atas adalah dengan rhitung 0,555 yang lebih besar dari rtabel 0,374, Besarnya hubungan Keseimbangan terhadap hasil servis atas adalah dengan rhitung 0,555 yang lebih besar dari rtabel 0,374 yang berarti ada hubungan yang signifikan. Dengan demikian kesimpulannya adalah Ha diterima
Desain E-LKPD Program Linear Berbasis Masalah Kontekstual untuk Pembelajaran Matematika di SMK Farmasi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya bahan ajar interaktif yang mengaitkan pembelajaran matematika dengan konteks keilmuan farmasi, serta kurangnya keterlibatan aktif peserta didik dalam membangun pemahaman konsep program linear. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar digital berupa E-LKPD berbasis masalah kontekstual menggunakan platform Liveworksheets yang dapat membantu peserta didik SMK Farmasi belajar secara aktif dan bermakna. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang dibatasi hingga tahap validasi, yaitu tahap analysis, design, dan development. Penilaian kelayakan E-LKPD didasarkan pada validasi oleh ahli materi dan ahli media. Data validitas dikumpulkan menggunakan instrumen angket dan dianalisis dengan teknik analisis persentase. Hasil analisis menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak, dengan persentase penilaian sebesar 98,33% dari ahli materi dan 98% dari ahli media. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa E-LKPD berbasis masalah kontekstual yang dikembangkan dapat menjadi alternatif bahan ajar yang efektif dan relevan untuk mendukung pembelajaran matematika yang terintegrasi dengan bidang keahlian peserta didik