Journal of IAIN Sultan Amai Gorontalo
Not a member yet
2582 research outputs found
Sort by
I IMPLEMENTASI PROGRAM PEER TEACHING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU LULUSAN SISWA DI MADRASAH ALIYAH SWASTA (MAS) UMMUL QURO AS-SUYUTY PAMEKASAN: IMPLEMENTASI PROGRAM PEER TEACHING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU LULUSAN SISWA DI MADRASAH ALIYAH SWASTA (MAS) UMMUL QURO AS-SUYUTY PAMEKASAN
The peer teaching program is an effort to improve the quality of graduates with existing learning innovations. The principal is the main key in the implementation and planning of the peer teaching program. This study aims to describe the implementation, supporting factors, and results of the implementation of the peer teaching program as an effort to improve the quality of student graduates at the Ummul Quro As-Suyuty Pamekasan Private Islamic Senior High School (MAS). The author uses a qualitative approach research method with a descriptive research type to conduct a study. The results of this study state that the implementation of the peer teaching program is carried out at the end of each semester before graduation. Final year students are given the opportunity to carry out teaching/peer teaching practices directly in class. The implementation stages start from selecting material titles through meetings, intensive guidance with teachers, material improvements, scheduling teaching practices, implementing teaching in real classes, assessments from various parties, to final evaluations carried out through meetings. This new finding from the peer teaching program compares favorably with other institutions. The Ummul Quro As-Suyuty Pamekasan Private Islamic Senior High School (MAS) has been in existence since its inception, employing distinctive Islamic materials including Nahwu (National Language), Mahfodzat (Quotes), English, and story-based Arabic (Qiraatu al-Rasyidah). This has become a distinctive feature of the institution in implementing a peer teaching program tailored to students\u27 needs.Program peer teaching menjadi upaya dalam peningkatan mutu lulusan dengan inovasi pembelajaran yang ada. Kepala madrasah menjadi kunci utama dalam implementasi dan perencanaan Program peer teaching. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi, faktor pendukung, dan hasil Implementasi program peer teaching sebagai upaya peningkatan mutu lulusan siswa di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Ummul Quro As-Suyuty Pamekasan. Penulis menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskrptif untuk melakukan sebuah penelitian. Hasil Dari penelitian ini yaitu menyatakan bahwa Implementasi program peer teaching dilaksanakan setiap akhir semester sebelum kelulusan. Siswa kelas akhir diberikan kesempatan untuk melaksanakan praktIk mengajar/peer teaching secara langsung di kelas. Tahapan pelaksanaannya dimulai dari pemilihan judul materi melalui rapat, bimbingan intensif dengan guru, perbaikan materi, penjadwalan praktek mengajar, pelaksanaan mengajar di kelas nyata, penilaian dari berbagai pihak, hingga evaluasi akhir yang dilaksanakan melalui rapat. Temuan baru dari program peer teaching ini dibandingkan dengan lembaga lain, di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Ummul Quro As-Suyuty Pamekasan sudah ada mulai lembaga tersebut didirikan, yang menggunakan ciri khas materi keislaman meliputi pelajaran Nahwu, Mahfodzat (Qoutes), Bahasa inggris, dan Bahasa arab yang berbasis cerita (Qiraatu al-Rasyidah). Sehingga menjadi ciri khas lembaga tersebut dalam menerapkan program peer teaching sesuai kebutuhan siswa
Implementasi Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam Di MADIN Takmiliyah Al-Munawwarah Pengulon Bali
Penelitian ini berfokus pada kasus-kasus intoleransi antar agama di Bali, yang telah sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, Desa Pengulon berbeda, menunjukkan kerukunan yang kuat karena pendidikan Islam di MADIN Takmiliyah Al-Munawwarah. Meskipun sukses, lembaga ini menghadapi tantangan seperti keterbatasan kurikulum dan kendala sumber daya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan implementasi nilai-nilai toleransi dalam kurikulum dan metode pengajaran di MADIN, serta tantangan yang dihadapi oleh para pendidik dalam menanamkan nilai-nilai toleransi pada siswa. Penelitian ini diuraikan dalam dua fokus utama: 1. Bagaimana nilai-nilai toleransi diimplementasikan dalam kurikulum dan metode pengajaran di MADIN Takmiliyah Al-Munawwarah Pengulon? 2. Tantangan apa yang dihadapi para pendidik dalam menerapkan nilai-nilai toleransi dalam pendidikan Islam di MADIN Takmiliyah Al-Munawwarah Pengulon? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, orang tua, tokoh masyarakat, dan warga. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai toleransi dilakukan melalui integrasi nilai-nilai ke dalam kurikulum, metode pengajaran berbasis praktik, ceramah, bernyanyi, dan diskusi kelompok. Tantangan yang dihadapi antara lain kurangnya kompetensi guru, terbatasnya bahan ajar, sarana dan prasarana yang kurang memadai, serta rendahnya kesadaran akan pentingnya pendidikan toleransi sejak dini.Penelitian ini fokus pada kasus intoleransi antaragama di Bali, yang kerap terjadi belakangan ini namun Desa Pengulon berbanding terbalik yakni menunjukkan kerukunan yang kuat berkat pendidikan agama Islam di MADIN Takmiliyah Al-Munawwarah. Meskipun berhasil, Lembaga ini menghadapi tantangan seperti batasan kurikulum dan sumber daya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi nilai toleransi dalam kurikulum dan metode pengajaran di MADIN dan tantangan apa saja yang dihadapi oleh para pendidik dalam mengimplementasikan nilai toleransi kepada para murid yang kemudian dijabarkan dalam dua fokus: 1. Bagaimana penerapan nilai toleransi dalam kurikulum dan metode pengajaran di MADIN Takmiliyah Al-Munawwarah Pengulon 2. Apa saja tantangan yang dihadapi oleh pendidik dalam mengimplementasikan nilai toleransi dalam pendidikan Islam di MADIN Takmiliyah Al-Munawwarah Pengulon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, wali murid, tokoh masyarakat serta masyarakat. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai toleransi dilakukan melalui integrasi nilai-nilai ke dalam kurikulum, metode pengajaran berbasis praktik, ceramah, bernyanyi serta diskusi kelompok. Tantangan yang dihadapi mencangkup kurangnya kompetensi, keterbatasan materi pembelajaran, sarana prasarana yang kurang memadai, serta minimnya kesadaran akan pentingnya toleransi pendidikan sejak dini
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI ALAT PERMAINAN EDUKATIF TUTUP BOTOL ANGKA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan simbolik anak usia 4-5 tahun di KB Latanssa. Berdasarkan data observasi di KB Latanssa sebelum diterapkannya pembelajaran menggunakan alat permainan edukatif (APE) tutup botol angka, mayoritas anak usia 4-5 tahun berada pada kategori BB (Belum Berkembang) di semua indikator. Sebagian kecil anak berada pada kategori MB (Masih Berkembang), sementara kategori BSH (Berkembang Sesuai Harapan) dan BSB (Berkembang Sangat Baik) belum tercapai secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang digunakan belum mampu mengoptimalkan perkembangan kemampuan simbolik anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas, Melalui penerapan APE tutup botol angka, terjadi peningkatan signifikan pada kemampuan simbolik anak. Pada Pra Siklus, sebanyak 67% anak berada pada kategori BB, tetapi pada Siklus II persentase ini menurun drastis menjadi 0%. Sebaliknya, kategori BSB mengalami peningkatan yang signifikan, yaitu dari 0% pada Pra Siklus menjadi 87% pada Indikator I, 80% pada Indikator II, dan 73% pada Indikator III di Siklus II. Penurunan pada kategori BB dan MB menunjukkan adanya pergeseran ke tingkat perkembangan yang lebih tinggi, sementara peningkatan pada kategori BSH dan BSB mencerminkan efektivitas penggunaan APE dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa APE tutup botol angka dapat menjadi metode yang efektif dalam meningkatkan kemampuan simbolik anak secara bertahap. Dengan pendekatan yang menarik dan interaktif, APE ini membantu anak lebih memahami konsep bilangan melalui pengalaman langsung dan menyenangkan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi pembelajaran berbasis permainan edukatif di pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangan kognitif mereka
Persepsi Mahasiswa Terhadap Kualitas Layanan Bimbingan Skripsi Di Perguruan Tinggi Kota Makassar
The improvement of thesis supervision service quality in higher education is a crucial aspect in supporting the smooth progression of studies and the academic success of students. This study aims to explore students’ perceptions of the quality of thesis supervision services at the Faculty of Education, , focusing on five SERVQUAL dimensions: Tangibles, Reliability, Responsiveness , Assurance, and Empathy. A descriptive quantitative approach was employed using a survey method. The instrument was a closed-ended questionnaire based on a 10-point semantic differential scale, consisting of 34 statement items, and was distributed online to 327 students. The data were analyzed using descriptive statistics through frequency and percentage distribution. The findings indicate that, in general, students’ perceptions fall into the “very good” category across most service dimensions. The Tangibles dimension was rated as very good, reflecting the availability of adequate supervision rooms, comprehensive thesis guidelines, and the effective use of digital communication media. The Reliability dimension also received a very good evaluation, indicating the consistency and accuracy of supervisors in performing their supervisory duties. The Responsiveness dimension was rated as good, suggesting that supervisors were reasonably responsive in providing feedback and allocating time for students. The Assurance dimension received the highest score within the very good category, demonstrating students’ strong trust in their supervisors’ competence, integrity, and professionalism. Meanwhile, the Empathy dimension was also rated as very good, reflecting the care, concern, and ability of supervisors to understand students’ individual conditions. Overall, the results indicate that the thesis supervision services have met students’ expectations, although some aspects, particularly within the Responsiveness dimension, still require improvement.Peningkatan kualitas layanan bimbingan skripsi di perguruan tinggi merupakan aspek krusial dalam mendukung kelancaran studi dan keberhasilan akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap kualitas layanan bimbingan skripsi , dengan berfokus pada lima dimensi SERVQUAL, yaitu Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Instrumen berupa angket tertutup disusun dalam bentuk skala semantic diferensial 10 poin, terdiri dari 34 item pernyataan, dan disebarkan secara daring kepada 327 mahasiswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum persepsi mahasiswa berada dalam kategori baik sekali pada hampir seluruh dimensi layanan. Dimensi Tangibles dinilai baik sekali, mencerminkan tersedianya ruang bimbingan yang memadai, pedoman skripsi yang lengkap, dan penggunaan media komunikasi digital yang efektif. Dimensi Reliability juga menunjukkan penilaian baik sekali, mengindikasikan konsistensi dan ketepatan dosen dalam menjalankan tugas bimbingan. Dimensi Responsiveness berada pada kategori baik, menandakan bahwa dosen cukup tanggap dalam memberikan respon dan meluangkan waktu untuk mahasiswa. Dimensi Assurance memperoleh nilai tertinggi kategori baik sekali, menunjukkan adanya kepercayaan mahasiswa terhadap kompetensi, integritas, dan profesionalisme dosen pembimbing. Sementara itu, dimensi Empathy juga dinilai baik sekali, menggambarkan perhatian, kepedulian, dan kemampuan dosen dalam memahami kondisi mahasiswa. Secara keseluruhan, hasil ini mengindikasikan bahwa layanan bimbingan skripsi telah memenuhi ekspektasi mahasiswa, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, terutama pada dimensi Responsiveness.
 
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA MEMILIH PROGRAM STUDI MANAJEMEN ZAKAT DAN WAKAF FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM UIN SUNAN AMPEL SURABAYA
This research aims to determine the factors that influence students\u27 interest in choosing the Zakat and Waqf Management Study Program. The population of this research is all students of the Zakat and Waqf Management study program class of 2021, 2021, 2023 and 2024, totaling 264 students and the sample used is 157 people, however Only 107 people filled out or returned the questionnaire, so the sample used in this study was 107 people. This research is quantitative research with a descriptive statistical approach and the method used is a survey. The validity test uses Product Moment correlation and the reliability test uses Cronbach\u27s alpha and the data analysis technique uses descriptive analysis with percentages. The research results show that there are six factors that are the most dominant in influencing students\u27 interest in choosing the Zakat and Waqf management study program. The influence of each factor that influences students\u27 interest in choosing a zakat and waqf management study program is a) the family support factor has an influence of 17.9%, b) the educational facilities factor has an influence of 16.95% c) the education cost factor has an influence of 16.60% . d) The job opportunity factor has an influence of 16.52%, e) The study program accreditation factor has an influence of 16.4% f) The self-encouragement factor has an influence of 16.30%
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa memilih Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf, Populasi penelitianini adalah seluruh mahasiswa prodi Manajemen Zakat dan Wakaf angkatan 2021, 2021, 2023 dan 2024 sebanyak 264 mahasiswa dan sampel yang digunakan adalah 157 orang, namun yang mengisi atau mengembalikan angket hanya 107 orang, sehingga ampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 107 orang. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan pendekatan statistic deskriptif dan metode yang digunakan adalah survey. Uji validitas menggunakan korelasi Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan alpha cronbach dan teknik analisis datanya menggunakan analisis deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat enam faktor yang mempengaruhi paling dominan dalam mempengaruhi minat mahasiswa memilih Prodi manajemen Zakat dan Wakaf. Pengaruh masing-masing faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa memilih prodi manajemen zakat dan wakaf adalah a) faktor dukungan keluarga berpengaruh sebesar 17,9%, b) faktor fasilitas pendidikan berpengaruh sebesar 16,95% c) faktor biaya pendidikan berpengaruh sebesar 16,60%. d) Faktor peluang kerja berpengaruh sebesar 16,52%, e) Faktor Akreditasi Prodi memperoleh berpengaruh sebesar 16,4 % f) Faktor Dorongan diri sendiri berpengaruh sebesar 16,30%
Kata Kunci: minat, manajemen zakat dan waka
Analisis Faktor Kesuksesan Berwirausaha pada Usaha Mikro dan Kecil di Kota Makassar
This study aims to examine the effect of Personality Traits Dimensions, consisting of five variables: Openness, Emotional Stability, Conscientiousness, Agreeableness, Extraversion, on entrepreneurial success. The researcher developed a structural model to test 5 hypotheses within the model. The data were analyzed multivariately using Structural Equation Modeling (SEM) with confirmatory factor analysis. The sample for this study included micro and small enterprises (MSEs) in Makassar city, totaling 342 MSEs. The results show that the ability of the five independent variables within the personality dimensions to influence entrepreneurial success is 17.7%, while the remaining percentage is influenced by other unexamined variables. The Openness variable is the only construct that significantly influences Entrepreneurial Success, while the other four constructs in the independent variables (Emotional Stability, Conscientiousness, Agreeableness, Extraversion) do not show significant effects on Entrepreneurial Success. The researcher found that openness (Openness) to everything faced and anticipated by MSE entrepreneurs, with indicators such as intellect and imagination, is proven to be a key to their success in running a business.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Dimensi Karakter Kepribadian yang terdiri dari lima variabel yaitu Openness, Emotional Stability, Conscientiousness, Agreeableness, Extraversion, terhadap variabel Kesuksesan berwirausaha. Peneliti membangun model struktural untuk menguji 5 hipotesis pada model. Data dianalisis secara multivariate dengan teknik Structural Equation Modelling/SEM menggunakan confirmatory factor analysis. Sampel pada penelitian adalah usaha mikro dan kecil (UMK) di kota Makassar berjumlah 342 UMK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan lima variabel bebas pada dimensi kepribadian, dalam mempengaruhi variabel kesuksesan berwirausaha adalah sebesar 17,7%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Variabel Openness adalah satu-satunya konstruk yang berpengaruh signifikan terhadap Kesuksesan Berwirausaha, adapun 4 konstruk lainnya pada variabel independen dalam model yaitu Emotional Stability, Conscientiousness, Agreeableness, Extraversion tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap Kesuksesan Berwirausaha. Peneliti menemukan sifat keterbukaan (Openness) terhadap segala yang dihadapi dan akan dihadapi oleh pelaku usaha UMK, dengan indikator intellect (intelek) dan imagination (imajinatif) terbukti menjadi kunci kesuksesan mereka dalam menjalankan bisnis
Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Profitabilitas dengan Kinerja Keuangan Sebagai Variabel Moderasi
This study aims to determine the effect of the Good Corporate Governance (GCG) system on profitability with financial performance as a moderating variable in Sri-Kehati index companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2020-2022 period. The sample was determined by saturated sample technique. The samples in this study were 35 companies. This research is quantitative research. The data used is secondary data, namely company financial report data obtained from the annual report of each company website. Data analysis techniques using SmartPLS 4.0 software. The results showed that: Good Corporate Governance variables represented by institutional ownership and independent commissioners have a positive and significant effect on company profitability. And the financial performance variables projected through DER and TATO strengthen the influence of Good Corporate Governance on company profitability. This means that the better GCG is moderated by the ratio of activity and solvency, the company\u27s profitability will increase.Profitabilitas menjadi indikator utama keberhasilan bisnis, namun penting bagi perusahaan untuk mengimbanginya dengan tata kelola perusahaan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem Good Corporate Governance (GCG) terhadap profitabilitas dengan kinerja keuangan sebagai variabel moderasi pada perusahaan indeks Sri-Kehati yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2022. Sampel ditentukan dengan teknik sampel jenuh. Adapun sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 perusahaan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu data laporan keuangan perusahaan yang diperoleh dari annual report masing-masing website perusahaan. Teknik analisis data dengan menggunakan software SmartPLS 4.0.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: variabel Good Corporate Governance yang diwakili oleh kepemilikan institusional dan komisaris independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Dan variabel kinerja keuangan yang diproyeksikan Melalui DER dan TATO memperkuat pengaruh Good Corporate Governance terhadap profitabilitas perusahaan. Artinya, semakin bagus GCG dengan dimoderasi oleh rasio aktivitas dan solvabilitas maka profitabilitas perusahaan akan semakin meningkat
Optimalisasi Pengelolaan Jurnal Ilmiah Elektronik Menuju Jurnal Bereputasi di IAIN Sultan Amai Gorontalo
Abstract: This study aims to optimize the management of electronic-based scientific journals at IAIN Sultan Amai Gorontalo toward becoming nationally accredited and internationally reputed journals. The optimization was carried out through a series of activities consisting of journal roadshows, sharing sessions, and workshops involving 38 journal editors within IAIN Sultan Amai Gorontalo. The implementation method includes five main activities: (1) Journal roadshow for strengthening journals and publications, (2) First sharing session on editorial and review processes, (3) Second sharing session on writing tools and global indexing, (4) Third sharing session on journal website design and manuscript management, and (5) Workshop on electronic journal management based on Arjuna assessment. The results show significant progress in journal management capabilities, including the establishment of editorial teams displayed on each journal\u27s OJS layout, strengthened understanding of OJS 3 management, improved knowledge of writing tools implementation, and enhanced journal website appearances. Additionally, several journals have successfully submitted to DOAJ and other indexing institutions, marking a step forward towards achieving national and international journal reputation
Peningkatan Pemahaman Pola Asuh Positif Melalui Seminar Parenting bagi Wali Murid PAUD dan TK Muslimat Mazroatul Ulum 02: Seminar Parenting
Parenting seminars have become one of the most effective approaches to enhancing parents’ or guardians’ understanding and awareness of the importance of implementing positive parenting, especially for early childhood who are in a crucial phase of development at the Early Childhood Education (PAUD) and Kindergarten (TK) levels. These seminars function not only as a means of delivering information but are also designed as interactive forums where parents can receive education, gain practical skills, share experiences, and discuss the daily challenges of parenting. Positive parenting plays a significant role in shaping a child\u27s character, building self-confidence, and supporting their physical, emotional, and social development. Parenting seminars also serve as a strategic platform for building collaboration between schools and parents in creating a safe, comfortable environment that maximally supports children’s development. Through an approach that emphasizes affection, effective communication, and the habituation of positive behavior, it is expected that parents can move away from authoritarian or permissive parenting styles, which are considered less suitable for supporting early childhood development. This article specifically discusses the implementation of a parenting seminar at PAUD and TK Muslimat Mazroatul Ulum 02, involving teachers, parents, and professional speakers in the field of child education and psychology. The discussion includes the seminar’s implementation methods, the content presented, participant engagement levels, the outcomes achieved, and the tangible impact on parenting practices in the family environment. Additionally, this article highlights the importance of sustaining parenting programs as regular activities that enhance parents\u27 capacity to support their children\u27s holistic development amid the dynamics of modern life
OPTIMALISASI PERAN HUMAS INTERNAL DAN EKSTERNAL DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF SMP NEGERI KABUPATEN KEPAHIANG
Hubungan Masyarakat (Humas) di lembaga pendidikan memegang peranan strategis dalam membangun citra positif dan mendukung keberhasilan lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran humas internal dan eksternal di SMP Negeri di Kabupaten Kepahiang dan memberikan rekomendasi strategi optimalisasi. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen di lima sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa sekolah memanfaatkan media sosial dan menjalin hubungan eksternal, pengelolaan humas belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya strategi komunikasi, dan minimnya penggunaan teknologi. Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang disesuaikan dengan kondisi setempat, seperti penguatan komunikasi internal melalui forum rutin, optimalisasi media sosial, dan peningkatan kapasitas staf humas. Penerapan strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan citra positif sekolah, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan mendukung tujuan pendidikan yang berkelanjutan.Hubungan Masyarakat (Humas) di lembaga pendidikan memegang peran strategis dalam membangun citra positif dan mendukung keberhasilan institusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manusia internal dan eksternal di SMP Negeri Kabupaten Kepahiang serta memberikan rekomendasi optimalisasi strategi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen di lima SMP Negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian sekolah telah memanfaatkan media sosial dan membangun hubungan eksternal, pengelolaan manusia belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya strategi komunikasi, dan minimnya pemanfaatan teknologi. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategi berbasis lokal, seperti penguatan komunikasi internal melalui forum diskusi, optimalisasi media sosial, dan peningkatan kapasitas staf humas. Dampak dari penerapan strategi ini diharapkan dapat memperkuat citra positif sekolah, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan mendukung tujuan pendidikan yang berkelanjutan