Journal of IAIN Sultan Amai Gorontalo
Not a member yet
    2582 research outputs found

    PENGEMBANGAN MODEL APE BONEKA JARI SARONDE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA DI TAMAN KANAK-KANAK DI KECAMATAN KWANDANG

    Full text link
    This study aims to develop a model of Educational Play Tools (APE) in the form of Saronde Finger Dolls based on local culture to improve early childhood language skills in Kindergarten of Kwandang District, North Gorontalo Regency. The method used is research and development with a mix-method approach, which combines qualitative and quantitative data. Model development is carried out through several stages, ranging from identification of potentials and problems, product design, expert validation, design revision, to trials limited to 30 kindergarten children. The validation results from material and media experts show that the developed APE is included in the category of very valid. The limited trial showed a significant improvement in children\u27s language skills, with an average pre-test score of 62.3 and a post-test of 83.5. The results of the paired sample t-test analysis showed a calculated t value of 20.27, greater than the t table of 2.045 (α = 0.05), which means that there was a significant difference before and after the use of the model. These findings are supported by observational and interview data that show an increase in children\u27s interest, participation, and courage in communicating. This model is considered effective, contextual, and has the potential to strengthen the preservation of local culture in learningPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model Alat Permainan Edukatif (APE) berupa Boneka Jari Saronde yang berbasis budaya lokal guna meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan pendekatan campuran (mix-method), yang menggabungkan data kualitatif dan kuantitatif. Pengembangan model dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari identifikasi potensi dan masalah, perancangan produk, validasi ahli, revisi desain, hingga uji coba terbatas pada 30 anak TK. Hasil validasi dari ahli materi dan media menunjukkan bahwa APE yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat valid. Uji coba terbatas menunjukkan peningkatan kemampuan bahasa anak secara signifikan, dengan skor rata-rata pre-test sebesar 62,3 dan post-test sebesar 83,5. Hasil analisis paired sample t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar 20,27, lebih besar dari t tabel 2,045 (α = 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penggunaan model. Temuan ini didukung oleh data observasi dan wawancara yang menunjukkan peningkatan minat, partisipasi, dan keberanian anak dalam berkomunikasi. Model ini dinilai efektif, kontekstual, serta berpotensi memperkuat pelestarian budaya lokal dalam pembelajaran

    ENHANCING VOCATIONAL STUDENTS’ WORK READINESS THROUGH CURRICULUM MANAGEMENT AT SMK RADEN UMAR SAID KUDUS

    Full text link
    This study aims to describe the implementation of curriculum management to improve students’ work readiness at SMK Raden Umar Said Kudus. The main problem addressed is the high unemployment rate among vocational school graduates who are not yet fully work-ready. This research uses a qualitative approach with data collection techniques including interviews, observation, and documentation. The results show that the implementation of curriculum management encompasses planning, organizing, implementation, and evaluation stages. The school actively aligns its curriculum with industry needs through Project-Based Learning, Teaching Factory models, and partnerships with the Business and Industrial World (DUDI). The curriculum is designed thematically, integratively, and responsively to technological developments and the demands of the creative industry. Regular evaluations are conducted by both the school and industrial partners to ensure the achievement of student competencies. The conclusion of this study is that adaptive and industry-based curriculum management significantly enhances students’ work readiness and bridges the gap between education and employment sectors.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen kurikulum dalam meningkatkan kesiapan kerja siswa di SMK Raden Umar Said Kudus. Permasalahan utama yang diangkat adalah tingginya tingkat pengangguran lulusan SMK yang belum sepenuhnya siap kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen kurikulum dilakukan secara menyeluruh meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Sekolah secara aktif menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri melalui pendekatan berbasis proyek (Project-Based Learning), Teaching Factory, dan kemitraan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Kurikulum disusun secara tematik, integratif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri kreatif. Evaluasi dilakukan secara berkala baik oleh pihak sekolah maupun mitra industri untuk memastikan ketercapaian kompetensi siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa manajemen kurikulum yang adaptif dan berbasis industri mampu meningkatkan kesiapan kerja siswa secara signifikan serta menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja

    KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM PENANAMAN NILAI-NILAI RELIGIUS SISWA DI MTSN 4 KARANGANYAR

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan kepala madrasah dalam penanaman nilai-nilai religius siswa di MTsN 4 Karanganyar. Penelitian menggunakan pendekatan fenomenologis dengan metode penelitian lapangan, melibatkan kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian divalidasi menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah tercermin melalui program pembiasaan ibadah, pembinaan karakter melalui keputrian, pidato, dan tahfidz, penanaman akhlak dan disiplin, inovasi moderasi beragama, serta sistem evaluasi dan partisipasi guru. Keberhasilan kepemimpinan ini didukung oleh budaya madrasah yang religius dan moderat, keterlibatan aktif kepala madrasah, kolaborasi internal dengan guru, dukungan orang tua, serta responsif terhadap tantangan teknologi dan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala madrasah yang partisipatif, spiritual, dan adaptif berperan signifikan dalam internalisasi nilai-nilai religius serta pembentukan karakter Islami siswa

    Eksplorasi Aplikasi Arabic Muslim Adventure Berdasarkan Hierarchy of Design Don Norman

    No full text
    Background: This research discusses the Arabic Muslim Adventure application, an interactive app designed to help students learn Arabic through a game-based learning approach. The main issue explored is how this application affects students\u27 functional and emotional engagement. Aims: This research aims to explore the extent to which Don Norman\u27s hierarchy of design is applied in the user-centred AMA application from functional and emotional aspects. Methods: The research method used a descriptive qualitative approach. Data sources were obtained from field observations and interviews with participants. Sampling was carried out using a non-probability sampling technique with purposive sampling based on gender. The participants in this research were eight elementary school students. The data collection technique was carried out through two stages, namely observations and interviews. The data analysis process through: data display, data verification, and conclusion drawing. Results: AMA is easy to use because of the familiar icons and useful to help understand Arabic vocabulary. The AMA application has an Islamic cultural identity and attractive visuals that successfully increase learning motivation. Some improvements are proposed, such as adding notifications on the charades game and clearer explanations in the mufradat section. This application successfully combines functional and emotional aspects that create positive responses. Implications: This research is expected to provide new insights into the importance of a user-centred design approach in the development of educational applications, especially in the context of Arabic language education

    The Relationship between Implicit and Explicit Attitudes of Nursing Students Toward Persons with Intellectual Disabilities According to Islamic Review

    Full text link
    People with intellectual disabilities are a minority of individuals certainly have various kinds of problems in their social environment. These problems arise due to the stigma that has been embedded and developed in society towards people with intellectual disabilities. The stigma that grows in society affects a person\u27s attitude, especially health workers, both consciously (explicit) and unconsciously (implicit). It is important for the community, especially health workers, to have positive implicit and explicit attitudes because both attitudes can influence their intervention behavior towards people with intellectual disabilities. Islam always teaches its followers to be positive to Allah and other fellow humans. This study aims to find out how the relationship between implicit and explicit attitudes of nursing students toward people with intellectual disabilities is according to Islamic review. The research method used is a literature review by searching and analyzing several primary references from the Quran and hadith, as well as other supporting references, both from journals, articles, and relevant books. The results of this study indicate that explicit attitudes are concluded to be negatively related and implicit attitudes are positively related

    Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual Dalam Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Pai Di Sekolah Dasar

    Full text link
    In the era of modern digital development, the use of learning media such as audio-visual media is no longer common. These media provide a different learning impression because they provide a new, interesting and easy-to-understand impression for students. In the world of learning, the use of Audiovisual media is very important. This study uses a quantitative descriptive method with a single group pretest-posttest design. The subjects of this study were all 20 fifth-grade students of SDN Bulak Baru Jepara, who were also used as research samples. Data collection was carried out by testing students\u27 abilities in using audio-visual materials in Islamic Religious Education (PAI). Data analysis used statistical techniques, which included normality tests, validity tests, and t-tests. Based on the results of the analysis, it shows that audio-visual media can improve students\u27 critical thinking skills in PAI subjects with pretest results of 69.00 and posttest 82.35 t count ((-7.045> t table 1.729)), so the conclusion is Ha is accepted. Thus, it can be concluded that the use of audiovisual media can have a positive impact on the critical thinking skills of fifth-grade students of SDN Bulak Baru Jepara.ABSTRAK          Pembelajaran pendidikan agama islam adalah salah satu cara dalam membentuk karakter peserta didik sesuai dengan ajaran agama islam. Dalam era perkembangan digital yang serba modern penggunaan media pembelajaran seperti media audio visual menjadi hal yang sudah tidak umum lagi. Media tersebut memberikan kesan pembelajaran yang berbeda karena memberikan kesan inovatif, menarik dan mudah untuk dipahami siswa. Dalam dunia pembelajaran penggunaan media Audiovisual sangat penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar penggunaan media audiovisual dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN Bulak Baru Jepara dengan jumlah siswa 20. Penelitian ini menggunakan jenis metode kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dengan pendekatan kuantitatif “One Group pretest-posttest desaign”.  Populasi sampel dalam penelitian ini diambil dari siswa kelas V SDN Bulak Baru yang berjumlah 20 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dengan instrumen analisis kemampuan berpikir kritis menggunakan media audio-visual dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik, yang meliputi uji normalitas, uji validitas, dan uji t-test. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan penggunaan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa pada mata pelajaran PAI dengan perolehan hasil pretest 69,00 dan posttest 82,35 (( thitung 0,693 >ttabel 0,456)) maka kesimpulannya Ha diterima sehingga kesimpulannya penggunaan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritisi siswa kelas V SDN Bulak Baru Jepara

    Transformasi Pendidikan Islam di Indonesia: Analisis Kebijakan, Implementasi, dan Tantangan Masa Depan

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji transformasi pendidikan Islam di Indonesia melalui analisis komprehensif terhadap kebijakan, implementasi, dan tantangan dalam era globalisasi dan demokratisasi. Dengan menggunakan tinjauan literatur sistematis terhadap 22 publikasi ilmiah terpilih dari tahun 2023 hingga 2024, penelitian ini mengidentifikasi dinamika perubahan dalam sistem pendidikan Islam di Indonesia, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Temuan utama menunjukkan bahwa pendidikan Islam di Indonesia mengalami transformasi fundamental dalam empat dimensi: (1) reformasi kebijakan dan kerangka hukum, (2) inovasi paradigma pendidikan tinggi Islam, (3) modernisasi pesantren dan lembaga tradisional, serta (4) integrasi moderasi agama dan nilai-nilai demokratis. Meskipun telah terjadi kemajuan signifikan, tantangan tetap ada dalam implementasi kebijakan, profesionalisme guru Al-Quran, dan adaptasi terhadap perubahan global. Studi ini merekomendasikan pendekatan holistik dalam pengembangan pendidikan Islam yang mengintegrasikan tradisi dengan modernitas, memperkuat pengawasan pendidikan, dan mengembangkan kerangka spiritual untuk generasi muda MuslimThis study examines the transformation of Islamic education in Indonesia through comprehensive analysis of policies, implementation, and challenges in globalization and democratization era. Using systematic literature review of 22 selected scientific publications from 2023-2024, this research identifies dynamics of change in Indonesian Islamic education system from elementary to tertiary levels. Key findings indicate Indonesian Islamic education undergoes fundamental transformation in four dimensions: (1) reform of policies and legal frameworks, (2) innovation of Islamic higher education paradigms, (3) modernization of Islamic boarding schools and traditional institutions, and (4) integration of religious moderation and democratic values. Despite significant progress, challenges remain in policy implementation, professionalism of Quranic teachers, and adaptation to global change. This study recommends holistic approach to Islamic education development that integrates tradition with modernity, strengthens educational supervision, and develops spiritual framework for younger generation Muslims

    The Dynamics of Contemporary Islamic Thought: Between Traditionalism and Reform in the Context of Globalization

    Full text link
    Globalization has brought significant structural changes to the way Muslims understand, interpret, and articulate religious teachings in the contemporary public sphere. Contemporary Islamic thought is caught in a continuous tension between traditionalism, which emphasizes the continuity of classical scholarly authority, and reformism, which encourages contextual reinterpretation of normative Islamic texts. This article aims to analyze these dynamics by highlighting hermeneutic aspects, the transformation of religious authority, and responses to global issues such as democracy, human rights, and gender. This study uses a qualitative approach through a systematic literature review of the latest academic literature. The results show that the tension between traditionalism and reform has not produced a stable epistemological synthesis, thus requiring an integrative framework based on maqasid al-shariah and collective ijtihad to maintain the relevance of Islam in the global context without losing its traditional legitimacy

    INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM: INTEGRASI PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASANTRI

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam pembentukan karakter religius peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dihadapi dengan tantangan belum optimalnya pelaksanaan integrasi nilai yang dipengaruhi oleh latar belakang individu yang beragam, pengalaman hidup, dan tingkat kesadaran spiritual peserta didik. Hasil penelitian menemukan bahwa proses internalisasi berlangsung secara bertahap mengikuti teori perkembangan moral mulai dari tahap pra konvensional, konvensional, hingga pasca konvensional yang terintegrasi dengan nilai-nilai i’tiqadiyyah, khuluqiyyah, dan amaliyah. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengelola, musyrif-musyrifah dan mahasantri dalam merancang strategi serta pembentukan karakter religius, rasa tanggung jawab, dan kemandirian mahasantri dalam kesadaran sosial, emosional, dan spiritual sesuai dengan proses tahapan internalisasi

    KOMUNIKASI VERTIKAL DI DINAS PENDIDIKAN KOTA MAKASSAR

    Full text link
    Komunikasi vertikal merupakan elemen penting dalam manajemen organisasi, khususnya dalam instansi pemerintahan seperti Dinas Pendidikan Kota Makassar. Penelitian ini mengkaji tentang pola komunikasi vertikal di dinas pendidikan kota makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pola komunikasi vertikal yakni komunikasi antara atasan dan bawahan berperan dalam menunjang kinerja pegawai, berfokus pada lima indikator utama, yaitu kejelasan pesan, frekuensi komunikasi, kualitas umpan balik, keterbukaan, dan kelancaran arus komunikasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada pimpinan dan staf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi vertikal di Dinas Pendidikan Kota Makassar berjalan dengan baik. Pesan yang disampaikan oleh pimpinan umumnya jelas dan dapat dipahami oleh bawahan. Keunikan yang menonjol dalam komunikasi di instansi ini adalah penggunaan dialek lokal oleh para pegawai, yang memudahkan pemahaman dan mempererat hubungan antarpersonel. Selain itu, suasana kerja yang dilandasi rasa kekeluargaan yang tinggi membuat hubungan antara atasan dan bawahan menjadi lebih hangat dan terbuka. Tidak ada rasa sungkan dalam berkomunikasi, sehingga proses pertukaran informasi berlangsung secara lebih positif dan akrab. Komunikasi berlangsung secara rutin melalui berbagai, forum formal seperti rapat atau surat edaran maupun informal seperti aplikasi WhatsApp dan berkomunikasi secara langsung, serta mendapat respons timbal balik yang membangun dari kedua belah pihak seperti staf melaporkan adanya kendala ke atasannya. Atasan merespons dengan memberikan solus, lalu meminta masukan lanjutan dari staf untuk perbaikan ke depan. Pimpinan menunjukkan sikap terbuka dengan memberi ruang bagi pegawai untuk menyampaikan pendapat, kritik, maupun saran. Selain itu, arus komunikasi berjalan dua arah secara lancar, didukung oleh penggunaan media digital dan budaya kerja yang partisipatif. Namun demikian, masih ditemukan beberapa hambatan, seperti miskomunikasi akibat kurangnya pemahaman teknis, keterbatasan penguasaan teknologi oleh sebagian pegawai, serta tingginya beban kerja yang dapat mengganggu kelancaran komunikasi. Oleh karena itu, peningkatan latihan teknologi informasi, perbaikan sistem komunikasi, dan penciptaan lingkungan kerja yang lebih terbuka menjadi hal yang perlu diperkuat untuk mendukung kelancaran komunikasi vertikal di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Makassar

    2,210

    full texts

    2,582

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of IAIN Sultan Amai Gorontalo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇